Beranda blog Halaman 2914

Bupati Rohul Teken MoU dengan Perguruan Tinggi Favorit di Indonesia

Untuk memajukan kwalitas pendidikan putra-putri asli Daerah, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melakukan kesepakatan kerjasama bersama Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Gajah Mada (UGM), Universita Indonesia UI, Yayasan Puri Mutiara Bunda dan SMA plus di Pekanbaru.

Nota Kesepakatan Memorandum of understanding (MoU) tersebut di tandatangani oleh Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi, Wakil DPRD Erizal,ST dan perwakilan dari Universitas, Institut, Yayasan dan sekolah SMA Plus bertepatan di Hari Pendidikan Nasional, Kamis (2/5/13) usai upacara di gedung Bupati.

Dalam kesepakatan tersebut disebutkan Bupati bahwa, putra-putri Rokan Hulu bisa melanjutkan kuliah di masing-masing universitas ternama tersebut 10 orang. Begitu juga siswa yang mau melanjutkan sekolah di SMA PLUS Pekanbaru. Sedangkan bagi 200 guru akan mengikuti diklat di Yayasan Puri Mutiara Bunda.

 

Bupati Achmad serah terima Mou bersama perwakilan UGM Ika Dewi MKes PhD Direktur kemitraan
Bupati Achmad serah terima Mou bersama perwakilan UGM Ika Dewi MKes PhD Direktur kemitraan

 

Bupati Achmad teken MoU bersama Kepala SMA Plus Pekanbaru Drs H Basri MPd
Bupati Achmad teken MoU bersama Kepala SMA Plus Pekanbaru Drs H Basri MPd

 

Bupati Achmad teken Mou bersama perwakilan UGM Ika Dewi MKes PhD Direktur Kemitraan
Bupati Achmad teken Mou bersama perwakilan UGM Ika Dewi MKes PhD Direktur Kemitraan

 

 

Bupati Achmad teken MoU bersama Yayasan Puri Mutiara Bunda MI. Dewi Nugra Heni SPd MM
Bupati Achmad teken MoU bersama Yayasan Puri Mutiara Bunda MI. Dewi Nugra Heni SPd MM

 

 

Bupati foto bersama perwakilan perguruan tinggi ITB TPB UGM dan SMA Plus
Bupati foto bersama perwakilan perguruan tinggi ITB TPB UGM dan SMA Plus

 

Pelajar yang ikut upacara Hardiknas
Pelajar yang ikut upacara Hardiknas

 

 

Rombongan Perwakilan dan Direktur perguruan tinggi memberikan penghormatan saat upacara Hardiknas
Rombongan Perwakilan dan Direktur perguruan tinggi memberikan penghormatan saat upacara Hardiknas

 

 

Sekda Rohul Ir Damri beserta pejabat Pemkab Rohul dan Kapolres AKBP Yudi Kurniawan SIK Msi menghadiri Upacara Hardiknas
Sekda Rohul Ir Damri beserta pejabat Pemkab Rohul dan Kapolres AKBP Yudi Kurniawan SIK Msi menghadiri Upacara Hardiknas

 

Bupati Achmad memberikan arahan di upacara Hardiknas
Bupati Achmad memberikan arahan di upacara Hardiknas

 

Bupati memberikan penghormatan di Upacara Hardiknas
Bupati memberikan penghormatan di Upacara Hardiknas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wow, Orang Gila Mengamuk Polisi Panik

ilustrasi
ilustrasi

Hulu Kuantan (SegmenNews.com)– Warga dan aparat Kepolisian di Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuansing panik. Pasalnya, Bujang Rusman (40) warga Desa Koto-Kombu yang diduga mengalami gangguan jiwa mengamuk menggunakan parang di tangannya, Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (1/5) sekira pukul 17.00 WIB.

Bujang Rusman, yang akrab disapa Bujang, kerap mengacungkan dan melempari warga yang berada didekat nya dengan parang yang dipegangnya, kontan saja warga lari tunggang langgang menyelamatkan diri.

Takut aksi Bujang ini akan membahayakan warga sekitar, anggota Kepolisian dari Sektor Hulu Kuantan langsung turun tangan untuk menangkap Bujang, namun upaya penangkapan tersebut tidak berhasil. Pasalnya, Bujang bersembunyi di atas plafon rumahnya.

Selain bersembunyi, bujang juga membawa senjata tajan seperti pisau dan parang, sehingga untuk melakukan penangkapan polisi dan warga kesulitan karena takut mengalami sabetan parang milik Bujang.

Berbagai upaya telah dilakukan warga antara lain, melempari Bujang dengan air cabe dengan maksud warga supaya mata miliknya mengalami kepedihan sehingga upaya penangkapan bisa berhasil, namun upaya tersebut tidak juga membuahkan hasil.

Berbagai rayuan dan bujukan dilakukan oleh pihak keluarga untuk menaklukan Bujang, namun rayuan tersebut tidak diindahkannya, bahkan amukannya semakin menjadi. Hingga berita ini diturunkan Bujang belum berhasil ditangkap.

Pantauan di lapangan Bujang tidak lagi berada di dalam rumah, dirinya melarikan diri ke kedalam hutan yang ada di desa tersebut, situasi kini mencekam sebab warga ketakutan sebab Bujang melarikan diri dengan senjata di tangan.

Menurut informasi, beberapa waktu lalu Bujang sempat di tangkap warga lalu di bawa kerumah sakit jiwa di Pekan Baru, namun entah mengapa meskipun belum sembuh Bujang dikeluarkan oleh pihak keluarga dari rumah sakit tersebut.(akr/knc)

BEM se-Riau Blokir Fly Over Pekanbaru

BEM-demo

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Hampir seratus mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa se-Riau memblokir fly over Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (2/5). Aksi yang mereka itu untuk menuntut Pemprov Riau menggratiskan pendidikan.

Sebelum membolir fly over, massa long march dari bundaran Tugu Zapin menuju Tugu Ikan Selais yang berada di depan Kantor Walikota Pekanbaru. Di situ mereka berorasi dan membentangkan sejumlah spanduk yang mereka usung dengan berisi berbagai tuntutan.

Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian, karena dinilai sudah mengganggu masyarakat yang melintas di jalan tersebut.

Tidak hanya berorasi, mereka juga membakar spanduk di tengah jalan. Melihat kondisi yang sudah tidak menentu, pihak kepolisian langsung melakukan negosiasi dengan perwakilan mahasiswa.

Setelah dilakukan berunding, akhirnya mengalah dan beralih melakukan orasi di depan pintu masuk Kantor Walikota Pekanbaru yang tak jauh dari ujung fly over tersebut. (rn/knc)

Chevron Bantu Pembangunan Perpustakaan Hubbul Wathan Duri

chevron

Duri (SegmenNews.com)– PT. Chevron Pacific Indonesia (Chevron), Kamis (2/5) menggelar acara peletakan batu pertama Gedung Perpustakaan Yayasan Habbul Wathan di Duri. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Investasi Sosial di bidang pendidikan.

Acara peletakan batu pertama Gedung Perpustakaan Yayasan Habbul Wathan ini dihadiri oleh antara lain Senior Vice President – Sumatra Light Oil Harris Djauhari, IndoAsia Business Unit Social Investment Advisor Syaifuddin Abdullah, Camat Mandau Drs. H. Hasan Basri, MSi, Ketua Yayasan Hubbulwathan Riau – Duri Drs. Hamka, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Gedung perpustakaan seluas 12 x 8 meter persegi itu nantinya juga akan dilengkapi dengan meubelair penunjang agar bisa langsung difungsikan bagi peserta didik dilingkungan yayasan Hubbul Wathan.

“Kami berharap, keberadaan perpustakaan ini nantinya dapat membantu kelancaran proses belajar mengajar di sekolah ini. Kami ingin mendorong mutu pendidikan di Riau agar menjadi lebih berkualitas,” kata Harris Djauhari.

Camat Mandau, Hasan Basri memberikan apresiasi atas bantuan Corporate Sosial Responsibillity (CSR) Chevron berupa bantuan pembangunan Gedung perpustakaan dan mebelair Perpustakaan yayasan Hubbul Wathan Duri. Partisipasi aktif para pengusaha dalam menyalurkan CSR nya untuk kepentingan masyarakat adalah hal yang patut didukung.

“Dengan bantuan ini diharapkan bisa mendorong pihak lain untuk juga memberikan CRS nya kepada kemajuan Kecamatan Mandau khususnya di bidang pendidikan,”ujar Camat Mandau.

Ketua yayasan Hubbul Wathan, Buya Hamka dalam kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih kepada PT. CPI khususnya kepada Bapak Syaifuddin, Manager PGPA Bekasap Duri atas kesungguhannya yang sangat peduli dengan perkembangan mutu pendidikan di Mandau ini.

“Semua orang tau bahwa Buya dan CPI itu dari dulu berhadapan, tetapi kini bisa berdampingan. Alhamdulillah saat ini Yayasan Hubbul Wathan mendapat bantuan pembangunan gedung perpustakaan yang digagas langsung oleh Bapak Syaifuddin. Kedepannya, kita masih mengharapkan kerjasama dan hubungan yang baik bisa terus terjalin. Melihat kondisi lapangan sekolah yang berdebu, rasanya perlu semenisasi dikemudian hari,” ungkapnya. (pr/ur)

Waspada! Hanya 3 Bulan 250 Warga Riau Terjangkit DBD

dbd

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Masyarakat di Riau harus lebih berwaspada terhadap virus Aedes aegypti. Sebab di Provinsi Riau saja kurun waktu Maret 2013 lalu 250 warga di seluruh kabupaten/kota terjangkit demam berdarah dengue (DBD).

Angka ini membuktikan bahwa Riau termasuk daerah yang rawan DBD sesuai data dari Dinas Kesehatan (Diskes) Riau. Pengidap terbesar penyakit yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aidhes Aighepty betina itu diduduki Kabupaten Siak dengan jumlah sebanyak 49 kasus.

“Dari total 250 kasus DBD di Riau, Kabupaten Siak berada di urutan teratas dengan jumlah 49 kasus. Kemudian kota Pekanbaru berada di ururtan kedua dengan jumlah 33 kasus, Rohul 16 kasus, Pelalawan 3 kasus, Inhu 5 kasus, Kuansing 12 kasus, Inhil 18 kasus, Bengkalis 29 kasus, Dumai 26 kasus, Kampar 43 kasus, Rohil 10 kasus, dan Meranti 6 kasus. Korban jiwa satu orang dari Kampar,” rinci Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, (P4L) Riau, T Zul Efendi, Rabu (1/5) di ruang kerjanya.

Untuk menekan DBD, diharapkan masyarakat bersinergi dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang ada di lingkungannya masing masing.

“Perlu mewujudkan pola hidup sehat dengan cara melakukan gotong royong rutin seminggu dua kali, atau lebih terfokus untuk mengubur, menguras, dan membersihkan penampungan penampungan air yang dapat menjadi sarana perkembangbiakkan nyamuk demam berdarah ini,” jelasnya.

DBD menurut Zul Efendi disebabkan virus dengue melalui gigitan nyamuk aidhes aighepty betina. “Bagi warga yang mengalami demam tinggi dalam waktu dua minggu, secepatnya memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Jika hasil pemeriksaan mengarah pada DBD, pemerintah akan menanggung biaya pengobatannya,” sebutnya.

Setelah itu, Dinas Kesehatan setempat harus secepatnya melakukan investigasi ke lapangan untuk melakukan fogging. “Kemudian, sample jentik nyamuk di sekeliling rumah yang terjangkit DBD dalam radius 10 meter akan kita periksa ke laboratorium. Ini dilakukan untuk tindakan selanjutnya,” tegas Zul. (lis/rn)

Bupati Achmad Upayakan Me-Negerikan UPP

menegerikanUPP

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Komitmen Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Rokan Hulu terus menggeliat, selain melakukan MoU dengan perguruan tinggi di Indonesia. Bupati juga mengupayakan Universitas PairPangaraian (UPP) menjadi Universitas Negeri.

Komitmen tersebut di sampaikan Bupati, Kamis (2/5) di halaman kantor bupati saat upacara Hardiknas. Bupati berharap Universitas UPP jadi Negeri agar sekolah tersebut menjadi pilihan utama putra-putri di Kabupaten Rokan Hulu dan Riau Khususnya dalam menimba ilmu pendidikan perguruan tinggi.

Menurut Bupati, untuk menegerikan UPP tersebut seluruh persyaratan yang sesuai aturannya telah dilengkapi, hanya tinggal menyamaikannya kepada Komisi 9.

“Semua persyarakat sudah lengkap, minggu depan kita akan menghadap ke Komisi 9 untuk menyampaikannya dan membahasnya,” sampai Bupati.

Sementara itu, untuk terus meningkatkan pendidikan tingkat lanjutan atas, Pemkab Rohul terus mengupayakan melakukan berbagai peningkatakan, mulai dari Insfrastruktur sekolah, Laboratorium dan lainnya.

Begitu juga untuk peningkatan sekolah SMK 70 persen dan SMA 30 persen. Seluruh biaya pendidikan dari APBD Rokan Hulu tahun 2013 lebih dari 27 persen untuk pendidikan.

“Kebijakan peningkatan pendidikan terus dilakukan mulai isfrastruktur sekolah dan lainnya. tahun ini lebih dari 27 persen dana APBD Rohul untuk pendidikan,” ujar Bupati. (adv/hum)

 

Pemkab Rohul MoU dengan Universitas Ternama di Indonesia

foto-pilihan-mou-1

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Untuk memajukan kwalitas pendidikan putra-putri asli Daerah, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melakukan kesepakatan kerjasama bersama Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Gajah Mada (UGM), Universita Indonesia UI, Yayasan Puri Mutiara Bunda dan SMA plus di Pekanbaru.

Nota Kesepakatan Memorandum of understanding (MoU) tersebut di tandatangani oleh Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi, Wakil DPRD Erizal,ST dan perwakilan dari Universitas, Institut, Yayasan dan sekolah SMA Plus bertepatan di Hari Pendidikan Nasional, Kamis (2/5/13) usai upacara di gedung Bupati.

Dalam kesepakatan tersebut disebutkan Bupati bahwa, putra-putri Rokan Hulu bisa melanjutkan kuliah di masing-masing universitas ternama tersebut 10 orang. Begitu juga siswa yang mau melanjutkan sekolah di SMA PLUS Pekanbaru. Sedangkan bagi 200 guru akan mengikuti diklat di Yayasan Puri Mutiara Bunda.

“Ribuan orang antri ingin masuk di universitas ternama tersebut, sekarang putra-putri Rokan Hulu dijamin masuk, masing-masing Universitas 10 orang,” papar Bupati.

Bagi putra-putri yang terpilih nantinya berdasarkan penilaian, maka seluruh biaya akan di tanggung Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Selain itu, bagi guru-guru juga di berikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan Strata 1,II dan III (S1,S2 dan S3) di Universitas Malaysia (UM) dengan catatan seratus persen seluruh biaya pendidikan juga di tanggung Pemda Rohul.

“Insya allah, sabtu 4 Mei 2013 ini kita akan menandatangani MoU dengan Universitas Malaysia (UM) bagi guru yang melanjutkan pendidikan Strata-nya,” urai Bupati.

Dengan adanya Mou tersebut di harapkan Bupati kualitas pendidikan putra-putri Rokan Hulu semakin meningkat dan profesional sehingga mampu bersaing di dunia pendidikan Nasional bahkan Internasional. Yang nantinya akan membawa kemajuan Daerah.
Bupati juga berharap di hari besar pendidikan ini yakni Hardiknas, hendaknya siswa-siswi dapat mengambil hikmahnya, bagaimana perjuangan tokoh pendidikan terdahulu memperjuangkan dunia pendidikan. Sehingga nilai juang tersebut tidak sia-sia dan dapat terus di rasakan. (adv/hum)

Bupati Pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2013 di Kabupaten Siak

Foto_BersamaSiak (SegmenNews.com) – Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si memberikan penghargaan kepada Polsek yang berprestasi karena peduli terhadap Pendidikan yakni Kapolsek Siak Kompol Arwin dan Kapolsek Tualang Kompol Wawan. Selain itu pengharggan juga diberikan kepada 25 guru berprestasi, siswa/siswi berprestasi sebanyak 63 orang, Sekolah yang bersih dan sehat dari tingkat SD sampai SMA, Siswa/Siswi yang meraih juara II dan III pada Olimpiade Matematika Tingkat Provinsi Riau serta  penyerahan bantuan kepada pensiunan PGRI pada upacara  Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kabupaten Siak pada Kamis 02/05/2013 di Lapangan Tugu depan Istana Siak.

Dalam Peringatan Hardiknas tahun ini mengambil tema “Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan” dan bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si yang diikuti Pegawai Negeri Sipil, siswa SD, SMP, SMA dan mahasiswa. Hadir dalam upacara tersebut Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si, Sekda Siak Drs. H. Amzar, Anggota Forkopimda Siak, Pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, sejumlah Kepala Sekolah serta undangan lainnya.

Wakil Bupati dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Mohammad Nuh menyampaikan ucapan ”Selamat Hari Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei 2013”. Semoga segala ikhtiar kita untuk memajukan dunia pendidikan menjadi semakin berkualitas dan akses pendidikan bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan semakin terbuka dan dapat segera terwujud.

Atas nama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perkenankan saya menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusnya atas persoalan penyelenggaraan Ujian Nasional Tingkat SMA sederajat tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini harus kita jadikan sebagai pelajaran yang sangat berharga dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.

Layanan pendidikan haruslah dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (Education for All) tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi, dan kewilayahan. UUD 1945 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dasar dan negara wajib membiayainya (Pasal 31 ayat 1 dan 2 UUD 1945). Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah bersamasama masyarakat telah berusaha memenuhi amanat tersebut melalui pembangunan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, termasuk di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Akses pendidikan dipengaruhi oleh ketersediaan satuan pendidikan danketerjangkauan dari sisi pembiayaan. Untuk itu, pemerintah terus menerus menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang layak, terutama di daerah 3T, termasuk di dalamnya pengiriman guru melalui program Sarjana Mendidik di daerah 3T (SM3T). Dari sisi keterjangkauan pemerintah telah menyiapkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pendidikan dasar dan menengah, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bidik Misi dan Beasiswa. Pada tahun 2013 ini, telah disiapkan anggaran Rp 7,8 triliun untuk BSM.

Selama itu, sejak dua tahun terakhir, telah dibuka beberapa perguruan tinggi negeri (termasuk Akademi Komunitas) di daerah perbatasan dan di beberapa daerah yang dinilai strategis. Di samping sebagai upaya penyebaran pusat unggulan perguruan tinggi tersebut, juga berperan sebagai sabuk pengaman sosial dan politik bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, telah disiapkan kebijakan-kesempatan khusus bagi putra-putri Papua, Papua Barat, dan daerah 3T lain untuk menjadi mahasiswa di berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui program afirmasi pendidikan tinggi (ADIK).

Dalam kesempatan ini pula saya ingin mengajak kepada semua pencinta dunia pendidikan untuk bersama-sama membuka posko anti drop out (DO) atau anti putus sekolah pada awal tahun pelajaran nanti. Kita ingin memastikan agar anak-anak kita dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terutama dari jenjang pendidikan dasar ke menengah.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan, insya Allah mulai tahun pelajaran 2013/2014 akan diterapkan Kurikulum 2013 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah secara bertahap dan terbatas. Bertahap, berarti kurikulum tidak diterapkan di semua kelas di setiap jenjang, tetapi hanya di kelas 1 (satu) dan kelas 4 (empat) untuk jenjang SD, dan kelas 7 (tujuh) untuk SMP, serta kelas 10 (sepuluh) untuk SMA dan SMK. Terbatas diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah.

Kurikulum 2013 ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Hal ini penting dalam rangka antisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan menyiapkan generasi emas 2045.

Usai Upacara Bupati Siak kepada wartawan mengatakan bahwa dirinya diundang oleh Gubri dalam rangka pencanangan wajib belajar 12 Tahun. Berkaitan dengan hal tersebut Kabupaten Siak sudah melaksanakan program wajib belajar 12 tahun mulai dari tahun kemarin dengan menyiapkan Peraturan Bupati, Insya Allah pada tahun ini kita ajukan ke DPRD menjadi Peraturan Daerah. Kedepan kita harapkan tidak ada lagi anak yang tamatan SD, SMP atau yang tidak sekolah.

Terkait Peringatan Hardiknas ini lanjutnya, telah banyak usaha-usaha yang kita lakukan dalam mencerdaskan bangsa, termasuk juga mendidik karakter anak-anak, antara lain kepedulian terhadap pramuka, peduli terhadap peningkatan dan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dimana pada tahun ini kita telah menambah jam pelajaran bidang studi agama, dan Peraturan Daerah tentang PDTA, jelas Bupati.

Untuk pelaksanaan UN kemarin Bupati berharap kepada pihak Kementerian agar mengevaluasi kendala-kendala yang terjadi sehingga nantinya tidak menyulitkan bagi anak-anak. Kita juga berharap kepada pemerintah agar mensosialisasikan terlebih dahulu kedaerah-daerah terhadap pelaksanaan kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan Ujian Nasional, imbuhnya.

Sementara itu Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak Drs. Kadri Yafis, M.Pd mengatakan Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 2 Mei tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengenang hari kelahiran Ki Hajar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional, namun lebih merupakan sebuah momentum untuk makin memperkokoh kesadaran dan komitmen bangsa akan pentingnya pendidikan bermutu bagi masa depan bangsa.

Dalam rangka memperkokoh kesadaran dan komitmen bangsa akan pentingnya pendidikan bermutu bagi masa depan bangsa dan mewujudkan misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2010-2014, sekaligus menginformasikan/mengapresiasi hasil kebijakan dan mengapresiasi pelaku pendidikan yang berprestasi maka perlu dilaksanakan peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Peringatan Hardiknas ini bertujuan untuk Memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan pendidikan tentang pentingnya/strategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa, dan mengkomunikasikan/mensosialisasikan kebijakan dan hasil-hasil pembangunan pendidikan nasional, jelasnya.(adv)

Ayah Sebar Video Seks dengan Anak Tiri

asusila

Kampar (SegmenNews.com) – Aksi bejat dilakukan Safrilis (42). Dia tega meniduri anak tirinya yang baru berusia 13 tahun. Parahnya lagi, video hubungan intim yang direkam menggunakan telepon genggam itu disebar pelaku ke temannya.

Ibu korban yang mengetahui kejadian itu langsugng melapor ke polisi. Tak butuh waktu lama, Safrilis, warga Desa Kesewaan Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Riau akhirnya ditangkap.

“Saat ini tersangka sudah kita amankan,” kata Kapolres Kampar, AKBP Auliansyah Lubis kepada wartawan, Senin (29/4/2013).

Berdasarkan keterangan pelaku, saksi dan korban yang telah diperiksa, aksi bejat itu terjadi pada 27 April 2013, malam. Saat itu, korban yang tidur bersama ibunya, RS dibangunkan pelaku. RS dalam keadaan tidur nyenyak.

Kemudian korban membawa korban yang masuk duduk dibangku kelas I SMP ke dapur. Nah, di sanalah pelaku memaksa membuka pakaian korban. Dengan nafsu bejatnya dia menggagahi anak tirinya itu.

Tidak hanya menodai anaknya, pelaku juga merekam adegan tak senonoh itu dengan telepon genggamnya selama dua menit.

“Perbuatan tersangka terungkap setelah video rekaman itu tersebar ke salah satu ke teman korban. Kemudian teman korban memperlihatkan rekaman itu ke ibunda ME,” tukas Auliansyah.

Saat dilaporkan, tersangka mengetahuinya dan sempat melarikan diri. “Namun setelah kita melakukan pemancingan dengan menjadi pembeli sepeda motor, karena pekerjaan dia memang menjadi agen jual beli motor akhirnya kita berhasil membekuk tersangka,” tutur Auliansyah.

“Dari keterangan tersangka, aksi pemerkosaan ini lebih dari sekali, korban dibawah ancaman tersangka. Hasil visum juga menunjukan kemaluan korban robek,” ucapnya.

Saat ini polisi belum bisa banyak meminta keterangan dari korban. Karena korban masih dalam keadaan trauma. Tersangka akan dikenakan Pasal 384 KUHP tentang Pemerkosaan serta Undang-Undang Perlindungan Anak dengan hukuman di atas 10 tahun penjara.(snc/okezone)

Remaja Wanita Diculik & Diperkosa lalu Dibunuh Sopir Angkutan

remaja-dibunuh

Agam (SegmenNews.com) – Peristiwa kejahatan di angkutan umum terjadi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Seorang sopir angkot tembak membunuh penumpang perempuan.

Korban, RN (16), warga Sungai Pua, Agam, yang juga santriwati sebuah pondok pesantren, sebelumnya dilaporkan hilang oleh orangtuanya. Dia tidak pulang ke rumah sejak 20 Maret 2013.

Aswati, kerabat korban, Selasa (30/4/2013), menuturkan, RN hilang sekira pukul 17.30 WIB. Usai membantu ibunya, dia izin untuk menjenguk temannya yang kecelakaan. Namun, sampai malam hari, RN tak kunjung pulang.

“Dia hilang sudah lebih dari 40 hari, meninggalkan rumah Rabu sore itu. Dicari kemana-mana tidak juga ketemu. Tetangga sempat melihat naik mobil angkutan pedesaan (KUD) 10 tujuan Pasar Bukittinggi,” kata Aswati.

Keluarga pun melaporkan kasus ini ke polisi keesokan harinya. Petugas Polres Bukittinggi menemukan titik terang keberadaan korban.

Setelah melakukan penyelidikan terungkaplah bahwa korban dibawa sopir angkutan berinisial Wid (30). RN diculik saat menaiki angkutan tersebut. Polisi pun langsung meringkus Wid.

Kepada polisi, Wid mengaku sudah memerkosa korban kemudian menganiayanya hingga tewas.

Pada dini hari tadi (30/04/2013), Wid menunjukkan lokasi di mana korban dikubur, yaitu di areal pesawahan di kawasan perbukitan Pakan Sinayan, Kecamatan Banuhampu, Agam.

Jenazah tampak masih mengenakan jilbab hitam dan tangannya diikat di belakang. Mayat RN kemudian dibawa ke RSUD Mukhtar, Bukittinggi, untuk divisum. (snc/okezone)