Beranda blog Halaman 2913

Mayat Perampok Ditemukan Membusuk di Cerobong Asap

cerobongLondon (SegmenNews.com) – Sesosok mayat yang membusuk ditemukan di cerobong asap sebuah kantor pengacara di Inggris. Tak diduga, mayat laki-laki tersebut ternyata merupakan perampok yang menghindari kejaran polisi.

Mayat tersebut kemudian diidentifikasi sebagai Kevin Gough (42) yang diketahui pernah terlibat serangkaian kasus perampokan dan penyusupan ilegal ke dalam sejumlah gedung setempat.

Seperti dilansir mirror.co.uk, Sabtu (4/5/2013), penemuan mayat Gough ini diawali ketika sejumlah staf kantor pengacara tersebut mencium bau busuk di kantor mereka. Kondisi tersebut semakin parah ketika kantor Moody & Woolley Solicitors di Derby, mulai dipenuhi lalat.

Awalnya mereka mengira bau busuk tersebut berasal dari bangkai burung merpati yang mati dalam cerobong asap. Betapa terkejutnya mereka ketika menemukan bahwa sumber bau busuk tersebut adalah jasad manusia.

“Kami pikir awalnya berasal dari bangkai merpati, jadi kami memanggil petugas pembasmi serangga, namun kemudian kami menyadari bahwa itu merupakan jasad manusia,” tutur seorang staf, Julie Marson.

Mereka kemudian menghubungi polisi soal temuan tersebut. Hasil penyelidikan sementara menyatakan, jasad tersebut sudah berada di atas cerobong asap selama 3-4 minggu.

Menurut polisi, kematian Gough tidak dikategorikan sebagai insiden mencurigakan. Namun penyebab kematiannya belum diketahui pasti. Gough divonis 2 tahun penjara atas dua kasus perampokan yang dilakukan pada 2010 lalu. (dtc)

Syamsurizal Akhirnya Minta Maaf ke Menpora

syamsurizalPekanbaru (SegmenNews.com)– Wakil Ketua II Panitia Daerah Islamic Solidarity Games (ISG) III H Syamsurizal akhirnya menyampaikan permohonan maafnya dan menarik ucapannya yang menuding Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo ‘Pembohong’ terkait pemindahan event ISG ke Jakarta permintaan dari ISSF.

Dalam surat permintaan maaf yang disampaikan Syamsurizal ke redaksi halloriau.com, Jumat (3/5/2013), berisi tentang perihal Jawaban Somasi dengan nomor : INAISGOC2013/Sekr/2013/05/40 yang isinya, berdasarkan Telex Kemenpora nomor : 007/50/SE.B-/2/V/2013 Pada 2 Mai 2013 yang ditandatangi oleh Sekretaris Kemenpora selaku pengarah tim Advokasi.

Dalam surat tersebut, Syamsurizal menyampaikan beberapa poin.

“Pertama, kami menarik ucapan mengenai ‘menpora itu Pembohong’ sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada KRMT Roy Suryo baik secara pribadi maupun selaku Menteri Pemuda Olahraga,”

“Dan kedua, Penarikan ucapan dan permohonan sebagai angka 1 (satu) diatas, kami muat dalam media online, www.halloriau.com dan media cetak nasional,”

“Demikian penarikan dan ucapan permohonan maaf ini kami sampaikan mohon bapak Menteri memaklumi,” ujar Syamsurizal dalam pernyataan resminya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Syamsurizal selaku Panitia Daerah mengaku heran dengan pemindahan ISG dari Riau ke Jakarta, mengingat Riau sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk penyelenggaraan event negara-negara Islam ini.

Pernyataan Menpora Roy Suryo yang menyebutkan pemindahan tersebut berdasarkan berbagai pertimbangan. Salah satunya rekomendasi dari ISSF yang meminta event itu dipindahkan dari Riau.

Statement Menpora yang dirilis media nasional itulah yang menjadi alasan Syamsurizal mengeluarkan pernyataan ‘Menpora Pembohong’ tersebut. Karena menurutnya, ISSF belum ada mengeluarkan statement soal ketidak siapan Riau dan ISSF sudah 4 kali datang ke Riau dan mengaku puas dengan persiapan Riau.**

Desa Rambah Tengah Hulu Rohul Banjir Lagi

Warga Rambah Tengah Hulu terpaksa pasrah banjir yang melanda tiap kali hujan turun
Warga Rambah Tengah Hulu terpaksa pasrah banjir yang melanda tiap kali hujan turun

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Tingginya curah hujan di Kabupaten Rokan Hulu mengakibatkan Sungai Pawan, Desa Rambah Tengah Hulu, Kecamatan Rambah meluap. Sehingga, ratusan rumah warga terendam dengan ketinggian air sekitar 1 meter.

Banjir yang melanda Desa Rambah Tengah Hulu itu terjadi Sabtu (4/5) sekitar pukul 00:30 wib merendam tiga dusun, yakni Dusun Pawan Hilir, Dusun Pawan Hulu Satu dan Dusun Pawan Hulu Dua.

Arman, salah seorang warga mengatakan, banjir tersebut terjadi karena tingginya curah hujan yang berlangusng selama empat jam.

Kemudian, banjir yang datang secara mendadak banyak peralatan rumah tanggal yang tidak bisa di selamatkan.

Sementara itu, Umeng, warga Desa Rambah Hulu Tengah, menjelaskan banjir kali ini merendam sekitar 200 kepala keluarga.

Dia mengaku, tahun ini baru pertama kali banjir melanda Desa Rambah Hulu Tengah, terakhir banjir melanda daerah tersebut pada Desember 2012 lalu yang juga merendam ratusan rumah warga. (rn/knc)

BKD Usulkan 441 Honorer jadi CPNS ke Menpan RB

honor

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Badan Kepegawaian Daerah Rokan Hulu mengajukan sebanyak 441 tenaga honorer ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (Menpan RB) sebagai CPNS.

Mereka yang diajukan itu merupakan tenaga honorer kategori dua, sebelumnya telah mengikuti uji publik.

Kepala BKD Rohul, Sri Mulyati, mengatakan, sebanyak 441 honorer itu merupakan hasil evaluasi dengan melibatkan tim verifikasi dan validasi diketuai Kepala Inspektorat Rohul, Zulfikar Ahmad, sekretaris Sri Mulyati, Kepala Disdikpora M Zen, dan penanggungjawab Sekdakab Rohul Damri.

Honorer yang diajukan itu meliputi 419 tenaga honorer K-2 yang menjalani uji publik, 18 honorer hasil pemeriksaan berkas tahap pertama pada Desember 2010 lalu, serta 4 honorer lagi merupakan penyanggah yang memenuhi kategori.

“Lebih 70 penyanggah, hanya empat honorer yang memenuhi kriteria. Sisanya, penyanggah kita tidak berani karena kekurangan barang bukti,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/5).

Sebagian dari mereka, katanya akan menerima Surat Keputusan CPNS. Rencananya SK tersebut diserahkan langsung Bupati Rohul, Achmad. (r4n)

Masyarakat di Siak Diimbau Tingkatkan Keamanan

Siak-20130429-01585Siak (SegmenNews.com)– Maraknya isu negatif beredar dikalangan masyarakat Siak tentang keamanan daerah, Kapolsek Siak Kompol Arwin menghimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dan terus meningkatkan Siskamling serta kekompakan.

Hal itu terjadi karena, belakangan maraknya penemuan mayat di sekitar Kabupaten Siak, yang diduga korban-korban dari kasus pembunuhan yang mana saat ini polisi yang berpakaian preman tengah melakukan pengejaran dan penyidikan.

Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melalui Kapolsek Siak Kompol Arwin, Jumat (3/5/13) menyampaikan masyarakat siak kondusif dan dihimbau tidak terpengaruh pada isu-isu negatif yang dapat meresahkan masyarakat. Pihaknya akan terus memberikan pelayanan yang terbaik dan bekerja maksimal.

“Diharapkan kepada masyarakat Siak, agar tidak cepat terpengaruh pada isu-isu negatif yang beredar saat ini. Untuk menghilangkan itu, mari kita tingkatkan Siskambling dan mempererat lagi kekompakan kita agar isu-isu negatif tidak gampang masuk,” terang Kompol Arwin.

Selain itu diungkapkan Kompol Arwin bahwa, selama ini masyarakat Siak cukup bijak dan kooperatif serta sopan santun tetap terjaga. Selain itu juga banyak meraih prestasi-prestasi yang cukup membanggakan masyarakat Siak, apalagi saat ini tengah berlangsung Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) IV antar pelajar se-Kabupaten Siak.

“Masyarakat kita tentunya cukup bijak dan sopan santun, dan tidak mudah terpengaruh. Selama ini keamanan daerah cukup kondusif dan masyarakatnya banyak meraih prestasi yang membanggakan daerah,” ungkap Kapolsek Siak. (rinto)

Bupati Rohul Umrohkan 20 Pegawai Terdisiplin Ikuti Program Agama

Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi memberikan tausiah di Masjid Agung Islamic center baru-baru ini
Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi memberikan tausiah di Masjid Agung Islamic center baru-baru ini

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Bupati Rokan Hulu, Drs H Ahmad Msi terus memacu semangat disiplin para pegawai dalam melaksanakan semua Program kegiatan keagamaan yang di terapkan oleh Pemerintah Rokan Hulu.

Bupati juga berjanji akan meng umrohkan bagi pegawai yang disiplin menjalankan Program keagamaan seperti, melaksanakan sholat berjemaah di waktu zuhur dan ashar dan subuh di masjid Agung Madani Islamic Center PasirPangaraian, rajin mengikuti wirid pengajian yang dilaksanakan seminggu sekali tepatnya di hari Rabu. Serta rajin menjalankan puasa sunah Senin dan Kamis dan bisa menghafal alqur’an.

Janji itu disampaikan Bupati di hadapan seluruh pegawai pada acara apel sore, Kamis (2/5/13) kemarin dihalaman Masjid Agung Madani Islamic Center PairPangaraian.

“Bagi pegawai yang rajin mengikuti seluruh Program Keagamaan yang diterapkan Pemda Rohul, akan di berangkatkan Umroh. Nanti akan diplih 10 Pria dan 10 Wanita terpilih akan diberangkatkan,” tegas Bupati.

Menurut Bupati pemberangkatan Umroh tersebut sebagai hadiah atas keseriusan mereka dalam melaksanakan Program keagamaan, dan juga untuk memberikan motifasi bagi para pegawai agar lebih giat menjalankan syariat Islam sebagai khas masyarakat di kabupaten Rokan Hulu.

Ditegaskan Bupati lagi bahwa, dana untuk umroh tersebut dianggarkan melalui APBD tahun 2013. Sedangkan penilaian pegawai di mulai hari Jum’at (3/5/13), tim penilai juga menilai berdasarkan tingkat kehadiran pegawai tahun 2011 lalu dalam menjalankan sholat berjemaah di Masjid Islamic Center.

“Hendaknya motifasi ini menjadi spirit bagi pegawai dalam melaksanakan Program keagamaan dengan baik. Sebagai Pimpinan, tentunya memberikan contoh dan menyuruh pegawai dan masyarakatnya pada kebaikan terutama dalam menjalankan Syiar Islam. Sehingga nilai-nilai keagamaan benar-benar dirasakan masyakat yang akan mendarah daging ditengah-tengah masyarakat di Negeri Seribu Suluk ini,” urai Bupati. (adv/hum)

Polres Pelalawan Musnahkan Narkoba Dari 5 Tersangka

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK didampingi Kasat Narkoba AKP Edi Yasman  dan disaksikan oleh Kajari Pangkalan Kerinci H Edy Guswar SH MH diwakili Akfa Wismen SH dan Ketua PN Pelalawan Heru Budyanto SH
Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK didampingi Kasat Narkoba AKP Edi Yasman dan disaksikan oleh Kajari Pangkalan Kerinci H Edy Guswar SH MH diwakili Akfa Wismen SH dan Ketua PN Pelalawan Heru Budyanto SH

Pelalawan (SegmenNews.com)– Satuan Narkoba Polres Pelalawan melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dan ganja terhadap lima tersangka yang berhasil ditangkap sejak Maret silam, di halaman Mapolres Pelalawan, Kamis (2/5) siang.

Pemusnahan itu langsung dipimpin Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK didampingi Kasat Narkoba AKP Edi Yasman dan disaksikan oleh Kajari Pangkalan Kerinci H Edy Guswar SH MH diwakili Akfa Wismen SH dan Ketua PN Pelalawan Heru Budyanto SH dan seluruh perwira serta perwakilan personil di jajaran Polres Pelalawan.

Pemusnahan barang bukti sabu-sabu seberat 17,19 gram dan ganja 27,4 gram. Setelah ada penetapan dari Kejari Pangkalan Kerinci, terhadap lima tersangka yang ditangkap sejak Maret hingga April lalu,” ujar Kasat Narkoba.

Adapun kelima tersangka masing-masing Sukiwan alias Iwan dengan barang bukti 27,4 gram ganja kering. Kemudian tersangka Desrianum alias Desi dengan barang bukti seberat 0,30 gram. Kemudian kembali ditangkap tiga tersangka yakni David Renaldo Siregar alias David barang bukti 16,89 gram sabu bersama Guntur Ariadi oknum anggota Satpol PP dan Antoni karyawan sub kontraktor PT RAPP.

Sementara dalam pemusnahan sabu-sabu itu dengan cara di rendam dalam air agar larut, sedangkan daun ganja kering dibakar hingga hangus langsung disaksikan oleh kelima tersangka dibawa pengawalan ketat petugas kepolisian.

“Mudah-mudahan setelah berkas rampung, terhadap kelima tersangka akan segera dilimpahkan ke Jaksa. Sedangkan kini masih di amankan di Mapolsek, setelah pemusnahan di lakukan,” papar Kasat Narkoba.

Ditambahkan Kasat Narkoba, bahwa kedepan pihaknya masih terus berupaya menekan angka peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Pelalawan. Dengan mengedepankan penyuluhan yang melibatkan bersama satuan Binmas disamping penindakan apabila tertangkap tangan mengedarkan atau menguasai narkoba tersebut.

“Kita sekarang lebih banyak persuasif dan penyuluhan ke lapangan, disamping melakukan penindakan dan pengungkapan,” tambah mantan Kasat Narkoba Polres Siak. (rz/dn)

Bupati Siak Serahkan Zakat Kepada Warga Kurang Mampu

bupati zakatSiak (SegmenNews.com) – Bertempat di Mesjid Baitur Rahmah Desa Perincit Kecamatan Pusako, Jumat (3/5) Bupati Siak Drs.H.Syamsuar,M.Si menyerahkan zakat kepada 77 Kepala Keluarga (KK) warga kurang mampu di Kecamatan Pusako.

Dari 77 Mustahiq yang menerima zakat berasal dari Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Siak tersebut, 66 KK diantaranya untuk zakat Konsumtif yang masing masing menerima uang sebesar Rp. 510 ribu dan 11 KK untuk zakat produktif, 10 KK mendapat bantuan ternak kambing masing masing 3 ekor dan 1 KK ternak ikan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZ Kabupaten Siak Drs.H Alfedri,M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak Kadri Yavis MPd,Pengurus Kabupaten Siak, Camat Pusako Khairial Azmi, Danramil Pusako Kapten Inf.Sumarno, Kepala Desa se Kecamatan Pusako dan para Mustahiq.

Bupati Siak Syamsuar dalam sambutannya mengatakan bahwa zakat yang disalurkan dari Badan Amil Zakat Kabupaten Siak ini diperuntukan bagi masyarakat kita terutama bagi kaum fakir miskin. “Dengan adanya bantuan zakat tersebut setidaknya dapat membantu bagi keluarga yang kurang mampu yang ada di Kecamatan Pusako,”sebut Syamsuar.

“Dalam membayar zakat kepada para muzakki jangan ada keragu raguan karena zakat ini merupakan perintah Allah SWT yang tercantum di dalam Al Quran dan Hadis dan ini merupakan pedoman hidup kita. Jadi bagi kita orang muslim maka zakat ini wajib kita keluarkan apabila sudah sampai pada nisabnya. Pemerintah Pusat menganjurkan kepada masing masing Kepala Daerah membuat suatu kebijakan yang berkaitan dengan penangulanggan kemiskinan, Salah satu upaya yang bisa kita buat adalah melalui zakat, terang Syamsuar.

Ketua BAZ Kabupaten Siak Drs.Alfedri MSi mengatakan. “Bahwa terhitung Januari hingga April 2013, zakat yang sudah terhimpun di BAZ Kabupaten Siak sebesar Rp.2,3 Milyar. Kita berharap pada tahun ini dana yang terhimpun di BAZ Kabupaten akan meningkat dari tahun lalu yang berjumlah Rp.5,3 Milyar dan merupakan pengumpulan zakat yang tertinggi di Provinsi Riau. Semakin besar zakat yang kita himpun maka semakin banyak saudara saudara kita yang kurang mampu dapat kita bantu,” ujar Alfedri.(adv)

Ilegal Loging Marak, Pemda Madina Didesak Bentuk Satgas

ilustrasi
ilustrasi

MADINA (SegmenNews.com)– Bupati Madina HM Hidayat Batubara didesak membentuk satuan tugas (Satgas) bersama Muspida plus, khusus aparat penegak hukum untuk menindak tegas dan menangkap pelaku penebangan liar yang sudah merusak hutan dan penyebab terjadinya beberapa kali banjir bandang di Madina. Pelaku perusakan hutan tidak bisa dibiarkan lagi, karena sudah mengancam nyawa masyarakat Madina.

“Praktek ilegal logging ini sudah jelas-jelas sebagai penyebab terjadinya banjir bandang, kenapa pemkab Madina tidak bertindak? Inikan sudah jelas-jelas mengancam nyawa manusia, banyak upaya yang bisa dilakukan jika pemerintah serius menyikapi penyebab banjir ini.

Kami sangat prihatin melihat penderitaan masyarakat Panyabungan korban banjir pada Minggu malam kemarin,” ujar Ketua Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Madina, Ahmad Suheri Nasution SSos kepada METRO, Rabu (1/5).

PSM dikatakan Heri sudah melakukan identifikasi kerusakan hutan di Madina seperti di tor Siancing dan Aek Latong desa Lumbandolok kecamatan Siabu, kawasan hutan desa Siobon dan Sopo Batu yang menyebabkan sering terjadinya banjir bandang.

Selain itu, Suheri menyebutkan aparat penegak hukum harus benar-benar mengawasi penebangan di kawasan hutan agar tidak terjadi ilegal logging. Sebab menurut Suheri, maraknya penebangan dan perusakan hutan akibat lemahnya pengawasan dari semua instansi terkait.

“Karena peluang terbuka lebar, maka pelaku pembalakan hutan dengan leluasa mengambil keuntungan dari hutan. Pemerintah dan aparat penegak hukum lemah dalam upaya pencegahan dan pengawasan, sehingga yang menjadi korban adalah masyarakat banyak,” ucapnya.

Suheri juga mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang nomor 4 tahun 2005 tentang ilegal logging menegaskan tentang penegakan hukum bekerja sama dengan kepolisian dan kejaksaan serta aparat terkait terhadap pelaku berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku melalui kegiatan operasi intelijen, preventif, represif dan yustisi.

Dalam hal UU ini, kepala daerah harus membentuk satuan tugas dalam rangka pemberantasan penebangan kayu secara ilegal di kawasan hutan di wilayahnya melalui operasi preventif dan represif.

“PSM meminta secepatnya kepada bupati beserta jajarannya dan DPRD untuk segera memetakan hutan yang rusak di Madina. Kemudian dibuat penanaman pohon. Sangat tidak mungkin jika Pemerintah sendiri tidak tahu dimana saja hutan yang rusak itu.

Jika memang Pemkab melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan tidak memilik data hutan yang ditebangi, itu membuktikan bahwa pejabatnya tidak becus bekerja,” tambahnya.

Ridwan Rangkuti: Ilegal Logging Lebih Berbahaya dari Korupsi
Ketua Perhimpunan Advokasi Indonesia Tapanuli Bagian Selatan H Ridwan Rangkuti SH MH mengatakan, pelaku Ilegal logging itu adalah musuh bersama seluruh masyarakat dan pemerintah serta aparat penegak hukum.

Bupati Madina harus bertindak tegas, dan menindak pelaku ilegal di hulu sungai Aek Mata dan Aek Ranto Puran, dengan meminta kepada Polres Madina dan Dishutbun Madina melakukan audit investigasi di hulu kedua sungai tersebut.

Bupati harus meminta secara tertulis kepada Polres Madina untuk mengambil langkah-langkah hukum terhadap pelaku ilegal logging, dengan dalih pembukaan perkebunan di hulu kedua Sungai tersebut.

Audit investigasi diperlukan untuk mengetahui siapa-siapa pengusaha, pejabat, dan oknum anggota dan mantan anggota DPRD yang membuka perkebunan dengan menebangi hutan di kawasan Bukit Barisan tanpa mengantongi izin pemanfaatan kayu (IPK) dari Bupati.

Siapapun oknum pelakunya harus diproses secara hukum, karena perbuatan mereka telah mengakibatkan kerugian besar kepada masyarakat Madina dengan munculnya bencana banjir bandang tersebut.

“Para pelaku ilegal logging di Hulu Sungai Aek Mata, Aek Ranto Puran kecamatan Panyabungan dan juga di daerah lain di Madina seperti di hulu Aek Siancing di Kecamatan Siabu harus diseret ke pengadilan sebagai perusak hutan Madina. Dan harus dinyatakan sebagai musuh bersama.

Akibat perbuatan pelaku ilegal logging atau perambah hutan ilegal lebih berbahaya dari pada tindak pidana korupsi, karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, sebagai korban banjir dan longsor masyarakat kehilangan tempat tinggal, luka-luka dan bahkan korban jiwa,” jelas Ridwan Rangkuti kepada wartawan, Rabu (1/5).

Untuk itu, Bupati dan Kapolres Madina harus segera melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus ilegal logging di ketiga Hulu sungai tersebut. “Saya sudah seringkali mengingatkan Pemkab Madina sejak tahun 2002 yang lalu agar pembukaan kebun di hulu sungai tersebut dihentikan karena akan merusak hutan dan bentang alam Bukit Barisan, karena akan beresiko besar di kemudian hari.

Sekarang baru dampaknya itu muncul dengan bencana besar. Apakah Pemkab Madina menginginkan bencana lebih besar lagi akan terjadi? Jika tidak, maka tidak ada kata terlambat, sikat habis semua pelaku ilegal logging di hulu Sungai Aek Mata, Aek Ranto Puran dan Aek Siancing di Lumban Dolok tersebut.

Dengan audit investigasi lapangan akan terungkap siapa pemilik kebun karet di hulu dan di sepanang bentang sungai Aek Mata dan Aek Ranto Puran itu. Bupati dan Kapolres jangan takut melakukan tindakan tegas siapapun oknum pelaku ilegal logging tersebut dengan dalih membuka lahan perkebunan. Sikat habis, tindak tegas dan seret ke pengadilan. Pelaku ilegal logging harus dianggap sebagai musuh bersama masyarakat Madina,” tambahnya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Madina Drs Maraondak yang dikonfirmasi METRO melalui telepon seluler mengenai data hutan yang rusak akibat pembalakan liar, belum memberikan jawaban, meski teleponnya terdengar nada aktif. Begitu juga saat ditanyai lewat pesan singkat tidak ada tanggapan. Ketika ditemui di kantornya, salah seorang stafnya menyebutkan, Kadis Hutbun sedang berada di lapangan.

 

sumber: metrosiantar

Korban Puting Beliung Sidimpuan Belum Dibantu Pemko

Seorang korban angin puting beliung memperbaiki rumahnya
Seorang korban angin puting beliung memperbaiki rumahnya

SIDIMPUAN (SegmenNews.com) – Sehari setelah angin puting beliung menghancurkan puluhan rumah di Kota Padangsidimpuan, atau Rabu (1/5), belum satu pun pejabat pemko yang memberikan bantuan kepada korban bencana. Padahal, selain merusak puluhan rumah, puting beliung juga menyebabkan satu warga tewas dan dua luka-luka, Selasa (30/4) lalu.

“Pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB dengan dibantu warga, kami bergotong royong memperbaiki rumah-rumah dan tempat-tempat yang terkena hantaman angin puting beliung. Dan itu atas inisiatif seluruh warga di Lingkungan II Kelurahan Ujung Padang Kota Psp,” terang Lurah Ujung Padang Faisal Nasution.

Lurah Ujung Padang Faisal Nasution mengatakan, untuk wilayah lingkungan II di Kelurahan Ujung Padang tepatnya Jalan Mawar dan Cempaka Ujung yang terkena hantaman puting beliung kemarin, ada puluhan rumah yang rusak parah dan ringan.

Atas inisitif warga, mereka bersama sama bergotong royong memperbaiki rumah dan tempat-tempat di lingkungan mereka yang terkena hantaman angin puting beliung tersebut. “Kegiatan ini atas inisiatif warga sendiri, meskipun rumah mereka tidak terkena angin puting beliung. Namun, mereka saling membantu. Dan, sampai saat ini, kami belum ada menerima bantuan apapun dari pemerintah Kota Psp,” ujarnya.

Amas Dikebumikan Usai Dzuhur
Sementara itu, korban tewas karena tertimpa reruntuhan musala, Amas Ritonga, telah dikebumikan usai salat Zuhur sedangkan korban luka-luka, Zulham masih dirawat di Ruangan Tulip III RSUD Kota Psp.

“Kebetulan rumah saya dan rumah korban yang meninggal (Amas Ritonga) berdekatan. Sehabis zuhur tadi (kemarin) sudah dikebumikan. Dan, anak saya sampai sekarang masih berada di rumah sakit,” terang orang tua Zulham Nasution, Ahmad Nasution (55), warga Kampung Losung Kota Psp.

Ketika ditanya mengenai bantuan dari pemerintah setempat, Ahmad mengatakan, sampai saat ini belum ada satupun dari pemerintah yang datang menjenguk maupun memberi bantuan kepada mereka. “Belum ada pihak dari pemerintah Kota Psp yang datang kemari untuk menjenguk maupun memberikan bantuan. Semua biaya pengobatan, kami yang menanggungnya,” terang Ahmad.

Kabag Humas Pemko Psp Syaiful Bahri membenarkan belum ada satupun pejabat Pemko yang mengunjungi para korban angin puting beliung. Namun pihaknya telah menyampaikan hal tersebut ke bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Mudah-mudahan pihak Kesra akan segera meninjau dan dapat memberikan bantuan kepada para korban yang meninggal, luka-luka, dan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung tersebut.

“Kita sudah sampaikan kepada bagian Kesra tentang masalah bantuan tersebut. Mudah-mudahan besok kita akan mengunjungi dan memberikan bantuan kepada para korban akibat bencana alam tersebut,” kilah Kabag Humas.

 

sumber: metrosiantar