Beranda blog Halaman 2912

BAZ Siak Salurkan Zakat bagi Pemulung

baz serahkan zakat pemulungSiak (SegmenNews.com)– BAZ Kabupaten Siak menyerahkan zakat pola usaha produktif kepada Risma Gultom seorang mu’allaf yang berprofesi sebagai seorang pemulung, (27/5/13) .

Kesehariannya wanita yang memiliki empat orang anak ini menghidupi keluarganya hanya bergantung kepada hasil pendapatan barang-barang bekas, wanita yang bertempat tinggal di sebuah gubuk reot di RT 06 RW 01 Desa Kampung Rempak Kayang II Kecamatan Siak ini, mengaku akan membuka usaha berjualan minyak premium eceran di bilangan simpang kantor KUA Siak, dengan adanya zakat dari BAZ Siak ini.

“Saya akan akan mempergunakan zakat ini untuk membeli jerigen dan minyak premium, sesuai dengan permohonannya di sekretariat BAZ Kab Siak meminta dana sebesar Rp. 1.000.000,” ungkapnya.

BAZ Kab Siakpun menyetujui dan memberikan zakat tersebut, penyerahan zakat kategori miskin ini diserahkan langsung oleh pengurus BAZ Kab Siak Resman Junaidi, S. HI yang sekaligus Sekretaris Umum dan didampingi oleh Ahmad Hilal, S. Pd. I selaku Kabid Pendayagunaan BAZ Kab Siak, Resman berharap kepada Risma untuk serius menjalankan usaha tersebut dan diharapkan mampu menambah penghasilan keluarga. (humas)

Tabrakan karambol terjadi di Semarang, Jateng

Bus PO.NUGROHO Rem Blong dr arah jl Wahidin (tanah putih ) Meluncur kencang menabrak puluhan Motor dan 3 mobilAvanza,2 Jazz n 1 Sedan accord
Bus PO.NUGROHO Rem Blong dr arah jl Wahidin (tanah putih ) Meluncur kencang menabrak puluhan Motor dan 3 mobilAvanza,2 Jazz n 1 Sedan accord

 

Bus_Tabrak3

 

 

Bus_Tabrak4

 

 

Bus_Tabrak2

 

Polwan Gangnam Style di Surabaya

Polwan Yang Melakukan Pengawalan Demo Hari Buruh Di Surabaya Mengisi Kekosongan Dengan Berjoget Gangnam Style
Polwan Yang Melakukan Pengawalan Demo Hari Buruh Di Surabaya Mengisi Kekosongan Dengan Berjoget Gangnam Style

Polwan Gangnam Style di Medan

Polwan Yang Bertugas Mengawal Demo Hari Buruh di Medan Menari Gangnam Style Disela-sela Tugasnya
Polwan Yang Bertugas Mengawal Demo Hari Buruh di Medan Menari Gangnam Style Disela-sela Tugasnya

Densus 88

Tim Densus 88 Menggeledah Rumah Tersangka Teroris di Bangka
Tim Densus 88 Menggeledah Rumah Tersangka Teroris di Bangka

Massa FPI Bakar Bendera Myanmar

Massa FPI Membakar Bendera Myanmar Sebagai Protes Atas Perlakuan Terhadap Kaum Muslim Rohingya
Massa FPI Membakar Bendera Myanmar Sebagai Protes Atas Perlakuan Terhadap Kaum Muslim Rohingya

Konsumsi BBM Suzuki Ertiga Matik 13,8 kpl

mob ertigaJakarta (SegmenNews.com)– Sebelum diluncurkan, Suzuki Indomobil Sales (SIS) R4 mengajak 22 media nasional untuk menjajal (test drive) Suzuki Ertiga bertransmisi matik dengan rute Jakarta – Bogor – Jakarta sebagai wakil jalur pariwisata keluarga baru yang memiliki berbagai kondisi, 30 April -1 Mei lalu. Setiap unit berisi 4 orang, kebetulan KompasOtomotif hanya bertiga dan ingin merasakan sebagai penumpang ketika berangkat dari SCBD menuju Bogor..

Kondisi lalu lintas pagi itu sedang ramai, cenderung macet karena masih jam kerja. Dengan kondisi jalan merayap kecepatan 20 – 40 kpj, perpindahan gigi otomatis 4 percepatan terasa halus dan minim hentakan. Begitu pula saat mengembangkan kecepatan di jalan tol.

Tanjakan
Masuk etape kedua, dari Bogor menuju Highland Park Resort, Ciomas, KompasOtomotif mengambil alih lingkar kemudi. Karakter jalan mulai menantang, terlebih saat masuk Ciomas. Jalan sempit dan berlubang kerap menghadang ditambah lagi angkutan kota yang kerap berhenti mendadak. Karena sistem rem MPV ini sudah dilengkapi ABS dan EBD bukan halangan.

Mendekati kawasan Highland Park Resort, jalan menanjak lebih sering ditemui. Ada sebuah tanjakan cukup panjang dengan kemiringan sekitar 30-40 derajat, performa mesin dan transmisi matik diuji. Mobil sengaja dihentikan sebelum menanjak dan tuas persneling tetap di posisi D. Begitu gas ditekan, mesin langsung merespon dengan baik dan torsi yang 130 Nm terasa mumpuni untuk kondisi tersebut.

Macet
Setelah bermalam, keesokan harinya KompasOtomotif tetap berada di belakang kemudi. Ketika hendak memasuki Bogor dihadang kemacetan parah, untuk menempuh 1 km butuhkan waktu hingga 1 jam lebih. Antrean angkutan kota yang parkir sembarangan dan minimnya petugas menjadi penyebab utama kemacetan. Bahkan jika dilihat dari layar informasi di panel terjadi penurunan angka rata-rata konsumsi BBM hingga 0,8 poin.

Tenaga
Saat memasuki tol Jagorawi menuju Bukit Sentul, kebetulan kondisi jalan sangat lengang, kesempatan tersebut digunakan untuk mencoba akselerasi yang dihasilkan mesin bertenaga 95 PS. Respon saat pedal gas ditekan hingga mentok cukup cepat dan perpindahan gigi terasa halus. Namun pada kondisi tanggung dan hendak menyalip, paling mantap dan responsif ketika overdrive dinonaktifkan. Caranya, tinggal pencet tombol yang berada di samping tuas persnelling. Posisi on/off bisa dilihat pada layar panel utama.

Karena asyiknya membejek gas, tanpa disadari jarum kecepatan sudah menunjuk 165 kpj. Untuk alasan keselamatan bersama, akhirnya bukaan gas kembali dikendurkan dan melaju pada kecepatan yang dianjurkan.

Dengan kondisi jalan yang relatif lancar akhirnya rombongan tiba di lokasi pemberangkatan dengan selamat meski waktu agak molor dari jadwal hingga 2 jam. Sebelum turun dari mobil, KompasOtomotif mencatat konsumsi BBM yang tertera pada panel menunjukkan 13,8 kpl. Hasil tersebut merupakan penggunaan bahan bakar selama perjalanan 2 hari dengan jarak tempuh 172 km dan kondisi mengemudi seperti di atas.

 

sumber: kompas oto

LP Cibinong Penjara Pilihan Susno Duadji

LP Cibinong
LP Cibinong

CIBINONG (SegmenNews.com)- Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Cibinong, Jawa Barat, menjadi pilihan mantan Kepala Bareskrim Komjen (Purn) Susno Duadji untuk menjalani sisa hukumannya. Susno berstatus terpidana untuk kasus korupsi PT Salmah Arowana Lestari dan korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat. Tak jelas, mengapa ia meminta untuk dipenjara di lapas ini.

Yang jelas, sebelum menyerahkan diri untuk dieksekusi kejaksaan, Susno yang sempat menjadi buron menyampaikan permintaan kepada Kejaksaan Agung terkait di mana ia akan menjalani masa hukumannya. Seperti apa gambaran lapas yang menjadi tempat hunian Susno sejak Kamis (2/5/2013) malam lalu?

Saat ini, Susno mendekam di dalam sel tahanan Blok C bersama 12 terpidana lainnya.

Lapas Kelas II A Cibinong terletak di Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Lapas ini tergolong baru. Berdiri di atas lahan seluas empat hektar, Lapas Cibinong baru mulai dibangun sekitar tahun 2005. Proses pembangunan lapas ini dilakukan secara bertahap selama lebih kurang tiga tahun. Pada tahun 2008, lapas ini mulai dihuni oleh para narapidana.

Dari pantauan I, Lapas Kelas II A Cibinong dikelilingi oleh tembok setinggi enam meter, di mana pada bagian atas tembok lapas tersebut membentuk bangun lingkaran. Mungkin dimaksudkan untuk menyulitkan napi yang akan melarikan diri.

Jarak antara tembok dan bangunan yang terdapat di dalamnya lebih kurang empat meter. Untuk pengamanan, lapas ini juga dilengkapi enam menara pengawas. Namun, sayangnya, tidak ada satu pun penjaga keamanan yang tampak di atas menara pengawas.

Untuk bangunan yang terdapat di dalam areal lapas itu sendiri, setidaknya terdapat empat blok sel utama tempat di mana para narapidana tersebut akan menjalani hukumannya. Selain itu, di dalam lapas ini juga terdapat sebuah masjid yang cukup besar dengan kapasitas lebih kurang 250 orang. Tidak hanya itu, lapas ini juga dilengkapi dengan sarana olahraga berupa sebuah lapangan futsal kecil.

Lapas Cibinong berkapasitas 950 orang. Akan tetapi, menurut Kepala Lapas Kelas II A Cibinong Abdul Hany, jumlah narapidana yang ditampung di sini berjumlah 1.150 orang. Artinya, terjadi over capacity. Abdul mengatakan, jumlah ini masih dapat ditoleransi.

Sementara itu, menurut keterangan salah seorang petugas lapas, lapas ini kebanyakan diisi oleh narapidana tindak pidana umum. Baru kali ini lapas ini menerima seorang tahanan korupsi dan yang juga merupakan seorang mantan jenderal.

“Yang jelas tidak ada narapidana perempuan di sini. Kalau untuk narapidana anak-anak ada beberapa. Karena kebanyakan kalau napi anak itu kan di Lapas Tangerang,” kata pegawai lapas yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan, setiap hari terdapat 80 orang pegawai yang bekerja di lapas ini. Dari jumlah tersebut, separuhnya merupakan pegawai administrasi. Sisanya merupakan bagian keamanan lapas.

“Setiap hari juga ada polisi dari Polres Bogor yang selalu berpatroli di sini. Mereka biasanya datang sekitar pukul 19.00 WIB,” katanya.

Tak bisa menolak

Mengapa Susno memilih Lapas Cibinong? Tak ada yang bisa memberikan alasan pastinya. Namun, yang menjadi pertanyaan, apakah seorang narapidana bisa memilih di mana ia akan menjalani hukuman? Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Akbar Hadi mengatakan, pihak lapas tetap akan menerima siapa pun orang yang harus dieksekusi berdasarkan putusan majelis hakim yang berkekuatan hukum tetap.

“Tidak ada alasan lapas untuk menolak apabila berkas telah lengkap,” ucapnya.

Ketika ditanya apakah Susno selaku terpidana memang bisa memilih lembaga pemasyarakatan tempat dia akan ditahan, Akbar menjawab, “Silakan tanyakan kepada pihak kejaksaan,” katanya.

Akbar juga tidak menjawab ketika ditanya apakah ada permintaan dari Kejaksaan Agung selaku eksekutor agar Susno ditempatkan di Lapas Cibinong. Demikian juga ketika ditanya mengapa Susno tidak ditempatkan di LP Sukamiskin, lapas khusus terpidana kasus korupsi.

sumber:kompas.com

Pemkab Rohul MoU dengan Unisel Malaysia

UniselRokan Hulu (SegmenNews.com)– Setelah melakukan Memorandum of understanding (MoU) dengan perguruan tinggi di ternama di Indonesia yakni, Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, serta Universitas Indonesia (UI) Jakarta beberapa hari lalu.

Hari ini, Sabtu (4/5) Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi kembali meneken kesepakatan MoU dengan University Selangor (Unisel) Malaysia, dengan kesepakatan bahwa 10 anak berpretasi asal Rohul dapat melanjutkan pendidikan di tingkat strata tiga (S3) di Selangor, biaya di tanggung Pemda Rohul.

Walau demikian, sebelum belajar tetap selama tiga tahun di Negara tetangga tersebut, anak-anak berprestasi itu lebih dulu menjalani ujian masuk, sama halnya dengan sistem perekrutan di perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Usia meneken MoU di Masjid Agung Madani Islamic Center PasirPangaraian dilanjutkan dengan acara seminar Internasional Pendidikan sebagai upaya mengembangkan human development dikalangan tenaga pendidik mulai tingkat SD sampai SLTA.

Berlaku sebagai Narasumber langsung dari Direktur Institut Kajian Malaysia-Indonesia (IKMI) Unisel Malaysia, Prof Dr Mohd Zaidi Hajazi Ph.D.

“Kita harapkan dengan seminar sehari ini, kalangan guru di Rokan Hulu bisa sebanding dengan tenaga pendidik di Negara tatangga seperti di Malaysia dan Singapura,” harap Zaidi.

Menurutnya, di tahun 1970-an yang lalu anak-anak Malaysia banyak yang belajar ke Indonesia, namun lambat laun hal tersebut sudah berbalik.

Hal tersebut juga diakui oleh Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi, dahulu banyak warga Malaysia belajar ke Indonesia, namun semakin majunya pendidikan dan teknologi, Seminar Internasional Pendidikan dapat dijadikan sebagai ajang tukar pikiran. Seluruh materi seminar diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalangan tenaga pendidik.

Maka, dengan adanya kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi ternama dapat dijadikan landasan kerjasama keilmuan sebagai upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas dunia pendidikan agar lebih tinggi lagi.

Kerjasama juga dapat memotifasi para guru agar lebih giat dalam menimba ilmu hingga kenegeri tetangga serta memiliki rasa tanggung jawab yang kuat. Sehingga para guru di Kabupaten lebih berkualitas. (adv/hum)

Janda Berkabung Dilarang Umbar Foto Syahwat

ilustrasi
ilustrasi

Jombang (SegmenNews.com)– Seorang istri yang baru saja ditinggal suaminya meninggal dunia dengan status janda, diharamkan mengunggah (upload) foto di jejaring sosial dengan mimik wajah tanpa ihdad atau tak berkabung.

Dalam acara bahsul masail Forum Musyawarah Pondok Pesantren (FMPP) se-Jawa dan Madura di Ponpes Mambaul Maarif Denanyar Jombang, syariat Islam mewajibkan seorang istri harus berkabung setelah ditinggal suaminya meninggal.

Hukum-hukum tersebut sesuai dengan kitab fiqih Hasyiyah Al Qulyubi, Ianah At Tholibin, dan Ihya Ulumuddin karya Imam Ghazali.

Hal ini diwajibkan agar istri menampakkan rasa duka dan sedih yang mendalam sebagai tanda rumah tangga yang harmonis. Namun jika ada istri yang mengunggah foto tak mencerminkan rasa sedih, maka hukumnya haram.

Dengan catatan, upload foto hukumnya haram bukan disebabkan wanita menjalani ihdad, namun karena unsur-unsur negatif dalam jejaring sosial. Semisal menampakkan mimik wajah tak berkabung dan menggambarkan tubuh yang membuat syahwat bagi lawan jenis.

Menurut KH Hadziqun Nuha dalam forum itu, seorang istri yang menjalani masa ihdad tak diperbolehkan mengunggah foto-foto yang bisa menyebabkan lawan jenis syahwat atau nafsu.

“Unggah foto di Facebook, WhatsApp atau BBM dan lainnya diperbolehkan saat menjalani masa ihdad. Selama foto itu tak menggambarkan tubuh yang membuat syahwat,” jelasnya.

sumber: detikcom