Beranda blog Halaman 2911

Smoking Reduce Oxygen Intake

ilustrasi
ilustrasi

Utah (SegmenNews.com) – When I was smoking, a person would not be able to breathe as normal. At that moment, oxygen does not enter the body. In fact, humans need oxygen throughout his life, 24 hours a day.

Smoking makes the intake of oxygen needed by the body is reduced. Plus, the danger contained in the cigarette itself, such as tar, nicotine, and carbon monoxide that would add impact is not good for the body.

The most common impact of smoking is lung cancer. Denitza P. Baglev, a lung specialist in Utah, America, this suggests that most of his patients are people with lung disorders caused by tobacco in cigarettes. In fact, in the state of Utah who has the lowest smoking rate was the number of patients with lung disease due to tobacco top position.

In general, they started smoking since childhood. They are keen to try cigarette smoking when their parents or lured by tobacco advertising that is so interesting. And after trying to smoke it will be hard to stop. As reported by The Salt Lake Tribune, only about 6 percent of smokers are able to quit smoking.

Some treatment, counseling, or intensive programs may help stop the smoking addiction. However, many businesses often just end up in vain. Most new smokers to quit smoking after lung cancer that make them more difficult to breathe.

So, what to do? A patient dr. Denitza P. Baglev said, “One time I saw my daughter smoking, and he said, ‘Dad, when I grow up I want to (smoke) like you.” And that’s when he started to quit smoking.

Without cigarettes, we do not just provide sufficient oxygen for the lungs, but also preparing the next generation non-smoking.

source: tempo.co

Makan ‘Nasi Kucing’ Makin Sehat, Kini Anas Datang ke KPK

int
int

Jakarta (SegmenNews.com)– Bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan bahwa nasi kucing bukanlah penyebab sakitnya pekan lalu.

“Sama sekali bukan karena makan nasi kucing,” kata Anas. “Minggu lalu saya tidak hadir (ke KPK) karena kurang sehat.”
Anas malah mengaku semakin sehat sejak gemar menyantap sego kucing tersebut. “Hari ini saya sehat karena tadi malam saya makan nasi kucing,” ujarnya. “Jadi tidak ada hubungan antara sehat, sakit, dan nasi kucing.”

Anas tidak ujug-ujug bicara perihal nasi kucing atau nasi rames dengan porsi yang sangat sedikit ini. Pernyataannya tentang nasi kucing bermula dari ucapan pengacara Anas, Firman Wijaya, yang mengatakan kliennya itu sakit lantaran mengkonsumsi nasi kucing.
Pekan lalu, Senin, 29 April 2013, Anas batal memenuhi pemeriksaan KPK sebagai saksi untuk kasus Hambalang dengan alasan sakit. Firman menambahkan, Anas bahkan sempat diperiksa dan disuntik oleh dokter.

Kini Anas justru menyerukan agar masyarakat, khususnya wartawan, gemar menyantap nasi kucing. “Saya berharap di Jakarta semakin banyak lapak nasi kucing,” kata Anas kepada wartawan sesaat sebelum memasuki gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin, 6 Mei 2013.

 

sumber: tempoco

Balon DPD Riau Hanya Lolos 3 Orang

Pekanbaru (Segmennews.com)– Verifikasi administrasi dukungan suara Balon DPD RI oleh KPU Riau tahap pertama sudah selesai. Hasilnya, hanya tiga dari 28 Balon orang dinyatakan lolos.

“Verifikasi administrasi dikerjakan sejak 23 April hingga 2 Mei. Kebanyakan mereka tidak tertib administrasi,” ujar Ketua KPU Riau, Tengku Edy Sabli, kepada wartawan, kemarin.

Tidak hanya masalah KTP dan surat dukungan yang menjadi sorotan, dari 14 model format dengan total 24 item dokumentasi yang harus diisi masing-masing Balon, kebanyakan masih kosong. Begitupun dengan surat keterangan kesehatan dan narkoba, terkesan disepelekan, sehingga menjadi persoalan.

Disebutkannya, tiga orang tersebut adalah, Abdul Ghafar Usman, Agustian Rasmanto dan Maimanah Umar.(rn)

Kemendikbud akan Rehab 239 RKB SD di Riau

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Tahun ini, sebanyak 239 ruang kelas belajar (RKB) sekolah dasar (SD) rusak sedang di Provinsi Riau bakal direhabilitas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Bantuan rehab ini dianggarkan melalui APBN 2013 untuk tujuh kabupaten/kota se-Riau.

Dari 239 ruang kelas tersebut meliputi, Pelalawan sebanyak 60 unit, Rokan Hilir 46 unit, Kampar 43 unit, Rokan Hulu 27 unit, dan masing-masing 21 unit untuk Bengkalis, Indragiri Hulu, serta Pekanbaru.

“Data ini berdasarkan kuota sementara yang ditetapkan Kemendikbud. Kita mengetahuinya beberapa hari lalu, saat melakukan rakornas di Yogyakarta,” ungkap Kasi SD Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Zainuddin, akhir pekan lalu.

Dengan hasil kuota tersebut, terang Zainuddin, selanjutnya Disdik Riau akan mengirimkan data itu ke tujuh kabupaten/kota calon penerima bantuan, agar segera menentukan sekolah mana yang bakal menerima. Karena pusat memberi deadline data tersebut sudah harus sampai pada 14 Juni mendatang.

“Untuk itu, kita harapkan agar kabupaten/kota calon penerima segera menetapkan sekolah mana penerima bantuan tersebut, selanjutkan dikirimkan ke Disdik Riau, hingga nanti kita lanjutkan mengirimkan ke pusat. Kita harapkan kabupaten/kota tersebut pada akhir Mei ini, sudah menetapkan calon sekolah penerima bantuan tersebut dan datanya dikirimkan ke Disdik Riau,” papar Zainuddin. (Rn/ur)

Wabup Siak Tinjau UN SD

Wakil Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi meninjau Ujian Nasional
Wakil Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi meninjau Ujian Nasional

Siak (SegmenNews.com)– Wakil Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi meninjau Ujian Nasional di beberapa Sekolah Dasar diantaranya di SDN 1 dan SDN 5 Siak. Wabup pun berharap pelaksanaan UN tingkat SD di Siak berjalan lancar.

“Selain berjalan lancar, kita juga berharap peserta dapat lulus 100 persen dan dibarengi dengan nilai yang baik,” ujar Alfedri.

Jumlah siswa untuk SDN 5 57 siswa dan SDN 1 berjumlah 68. Pertambahan penduduk mengakibatkan jumlah siswa bertambah sehingga harus ada penambahan ruang belajar.

Alternatifnya sekolah yang berlahan sempit, bangunan sekolahnya agar dibuat bertingkat, alihkan ke sekolah lain, yang jumlah siswanya masih kurang, dan bangun di sekolah yang masih punya lahan.

Jumlah siswa tingkat SD yang ikut ujian nasional menurut data nominal tetap (DNT) dari dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak antara lain SDLB 7 orang, MI 150 orang, SD 8815 orang. (humas/rinto)

 

Terlibat Narkoba, 2 TK Satpol-PP Dipecat

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Akhirnya dua orang Tenaga Kontrak (TK) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) di berhentikan secara tidak hotmat alias di pecat.

Bahkan kedua orang yang baru bekerja sebagai tenaga kontrak di Satpol -PP dua bulan. Sudah dua pekan ini tidak masuk kerja lagi.

Kepala Satpol-PP Kota Pekanbaru Baharuddin, saat di temui di ruangannya pekan lalu mengakui sudah mendapat putusan lisan dari Walikota Pekanbaru terhadap kedua mantan anak buahnya ini.

“Secara lisan sudah ada persetujuan , tetapi kan perlu cara tertulis juga. Kita komitment dengan kontrak kita. Dimana akan memecat siapa saja jika kedapatan menggunakan narkoba,” ujarnya .

Menurutnya, Satpol – PP kini sedang proses administrasi pemecatan resmi, karena harus jelas administrasinya.
Satpol – PP harus ikuti proses administrasi sesuai kontrak 1 tahun yang di tandatangani pekerja di saksikan orang tuanya.

Di dalam kontrak sudah di tuangkan tenaga kontrak tidak boleh mendekati apalagi menggunakan narkoba. Pernyataan itu di saksikan orang tua.

“Saya sudah panggil orang tuanya, kita tunjukkan buktinya, kontraknya,kita sampaikan tidak ada toleransi. Mereka siap menerima resikonya,” urainya.

Bahar juga menambahkan begitu kontrak di putus otomatis Gajinya juga di putus.Angka pastinya ada dua tenga kontrak yang terbukti menggunakan narkoba saat Tes urin yang di gelar Satpol-PP Maret lalu.

“Sejak temuan itu sampai sekarang mereka sudah tidak aktif lagi bekerja. Karena kalau dia masuk orang beranggap kita melindungi,” tandasnya.

Ia tidak lupa juga menghimbau kepada pegawai Satpol-PP lainnya, agar tidak mencoba-coba mendekati narkoba.selain juga di upayakan cara sidak di setiap waktu dengan memeriksa semua adribut Satpol-PP seperti dompet bahkan hingga kaos kaki.

“ini sudah kita ingatkan, bahkan kita periksa, kita akan periodik dan memeriksa mendadak, tes urin juga begitu tidak akan tahu dilakukan kapan,” tambahnya. (rn/ur)

Waspada! Penderita ISPA Pangkalan Kerinci Meningkat

ilustrasi
ilustrasi

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)– Buruknya kondisi udara diduga menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) khususnya di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Bardasarkan data dari Puskesmas Berseri Pangkalan Kerinci, sepanjang Januari-Maret 2013 tercatat 2.188 penderita ISPA.

” Penderita ISPA selama tiga bulan terakhir ini meningkat sebanyak 2.188 jiwa,” terang Kepala Puskesmas Berseri Pangkalan Kerinci Drg Erlinda, kepada wartawan kemarin di Pangkalan Kerinci.

Sementara itu jelasnya lagi, khusus Kecamatan Pangkalan Kerinci penderita ISPA pada tahun 2011 lalu juga cukup tinggi, yakni 10.072 jiwa, sedangkan untuk tahun 2012, penderita ISPA ini berjumlah sebanyak 7.848 penderita.

” Untuk tahun 2013, tentu jumlahnya akan meningkat dari dua ribuan jiwa tadi, karena itu baru laporan tiga bulan. Tentunya hingga akhir tahun jumlahnya tentu akan bertambah,” bebernya.

Meski Erlinda tidak merinci penyebab ISPA semakin meningkat, namun penyakit yang masuk melalui saluran hidung ini, paling banyak diderita pada anak-anak dibawah lima tahun (balita). Dengan angka tersebut pula dapat dipastikan, di Kecamatan Pangkalan Kerinci banyak ditemukan penderita ISPA dibanding 11 kecamatan lainnya.

” Saya hanya dapat memberikan saran bagi penderita agar tetap menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan segera ke dokter guna mendapatkan obat yang tepat,” ujarnya.

Selain penyakit ISPA, sambungnya, penyakit gigi dan mulut (gimul) menjadi penyakit nomor dua terbanyak dengan jumlah sebanyak 2.645 orang yang di derita warga Kecamatan Pangkalan Kerinci. Sedangkan 8 dari 10 penyakit yang terbanyak dikeluhkan masyarakat Pangkalan Kerinci sepanjang 2012 yakni penyakit dermatitis sebanyak 1.339 penderita, gastaritis yang berhubungan dengan gangguan lambung dan maag sebanyak 1.574, GE sebanyak 1.027, hipertensi sebanyak 1.326, migren dan sindrom nyeri kepala 649. Penyakit lainnya imbuh Kepala Puskesmas Pangkalan Kerinci rematoid artrtitis 1.001 penderita, obs febris 1.524 dan gangguan pneumonia 739 penderita.

” Selain faktor alam yang menyebabkan gangguan kesehatan langsung terhadap masyarakat juga ada faktor dari dalam, seperti kurangnya perhatian terhadap kebersihan diri dan lainnya. Namun kondisi alam yang sering berubah juga dapat menimbulkan banyak penyakit bagi masyarakat. Penangkal dini tentunya harus memperhatikan dengan serius kebersihan, baik lingkungan, makanan dan lainnya. Termasuk untuk ISPA selalulah menggunakan masker jika berada di alam terbuka, terutama pengguna motor dan mereka yang berada dilingkungan yang tingkat pencemaran udara cukup tinggi,” tutupnya. (dn/rz)

Kemenag Rohul Luncurkan Buku “Zakat Potensi Ummat yang Terlantarkan”

Drs H Achmad Supardi meluncurkan buku
Drs H Achmad Supardi meluncurkan buku

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Bertempat di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Senin (6/5) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu,Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan,MA meluncurkan Buku karangannya yang berjudul “Zakat Potensi Ummat Yang Terlantarkan”.

Peluncuran dilaksanakan bersamaan dengan apel bersama pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu. Pada kesempatan itu pula, Ahmad Supardi menyerahkan buku tersebut kepada, Kepala KUA se Rokan Hulu yang diwakili
KUA Kunto Darussalam, Drs.H. Saparuddin Pulungan, Kepala MtsN Rambah Akhiruddin Nasution,S.Ag, Pengawas Madrasah, Drs.H.Armen ZA, dan Kepala MAN Pasir Pengaraian Dewi Sami Wardani.

Dalam sambutannya, sesuai dengan ungkapanya di buku tersebut Ahmad Supardi mengatakan, berdasarakan riset BAZNAS dan ITB potensi zakat pada tahun 2011 mencapai Rp.117 Triliun dari rumah tangga dan Rp 100 Triliun dari perusahaan milik muslim. Jumlah tersebut akan mencapai empat kali lipat atau Rp 868 Triliun bila infak, sedekah dan wakaf juga tergarap dengan baik.

Berpijak dari hasil penelitian tersebut, sambung Supardi, tentunya menyentakkan kita ummat Islam jika saja potensi zakat yang demikian besar itu bisa terealisasi dan terkelola dengan baik. Sehingga dengan demikian kemiskinan yang menjadi masalah ummat saat ini bisa menjadikan zakat sebagai salahsatu jalan untuk mengantisipasinya.

Buku dengan jumlah halaman 316 halaman yang terdiri dari 17 bab tersebut, ditulis dengan bahasa yang sederhana dan juga memuat nash-nash yang cukup jelas dan kuat ini membuat buku ini mudah dicerna dan cepat dimengerti.

Diakhir sambutannya, Supardi mengimbau kepada para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan selaku ujung tombak kementerian agama di tengah masyarakat agar berperan aktif dalam mensosialisasikan zakat di tengah masyarakat. (rls/r4n)

Bupati Siak Hadiri Perpisahan Siswa SMAN 2

bup sman2Siak (SegmenNews.com) – Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si menegaskan, tidak ada alasan bagi orang tua saat ini untuk tidak menyekolahkan anaknya yang masih dalam usia Wajib Belajar 12 Tahun hingga tingkat SMA.

Disampaikannya, Pemerintah Kabupaten Siak telah menggratiskan biaya sekolah bagi peserta didik dari kalangan tidak mampu serta memberikan bantuan perlengkapan sekolah guna mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Siak. hal tersebut disampaikannya dihadapan majelis guru, wali murid serta siswa saat menghadiri perpisahan siswa kela XII SMAN 2 Siak di Siak Sri Indrapura (4 Mei 2013).

Diceritakan Bupati pada awal masa bertugasnya di Kabupaten Siak, mayoritas putra-putri Kabupaten Siak tamatan SLTP sehingga sulit bersaing dalam dunia kerja dengan dunia luar sehingga berdampak pada sulitnya melakukan perbaikan kesejahteraan. “saat ini sudah mulai kita lakukan perbaikan dibidang SDM, agar tak sulit bagi kita dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat. oleh karena itu pada tahun lalu telah kita laksanakan pencanangan Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun di Kabupaten Siak dengan harapan tak ada lagi anak-anak siak yang tidak bersekolah dikarenakan ketidakmampuan orang tua” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ia juga mendorong putra-putri Siak untuk rajin belajar dan berprestasi agar menjadi orang berguna bagi nusa bangsa, daerah, agama dan orang tua. “tiap tahunnya, putra-putri berprestasi Kabupaten Siak kita kirim melalui program beasiswa ke universitas dan sekolah tinggi terbaik diseluruh Indonesia agar kelak berguna bagi orang banyak, daerah, dan orang tua.  jadi tidak ada alasan tidak melanjutkan pendidikan meskipun orang tuanya tidak mampu.

Dalam Kesempatan ini kami juga menghimbau para orang tua untuk tidak melanjutkan pendidikan anak-anaknya karena alasan membantu ekonomi keluarga. Sebab mempekerjakan anak dibawah umur melanggar UU Perlindungan Anak” tegasnya.

Pada akhir sambutannya Bupati juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen penuh mendukung kemajuan dunia pendidikan Kabupaten Siak melalui anggaran pendidikan yang cukup besar pada APBD Kabupaten Siak. “Perhatian Kabupaten Siak amat besar bagi kemajuan pendidikan didaerah ini, selain menggratiskan pendidikan SD-SMA dan beasiswa berprestasi hingga perguruan tinggi. Fokus kita kedepan juga melengkapi fasilitas belajar-mengajar yang ada disekolah. InsyaAllah nanti juga kita akan cukupkan fasilitas disekolah SMAN 2 Siak ini secara bertahap” ujarnya yang disambut riuh para siswa pada acara tersebut.(adv)

Wabup TutupPorkab Siak 2013, Kecamatan Tualang Raih Juara Umum

bup porkabSiak (SegmenNews.com) – Keberhasilan Kontingen kecamatan Tualang meraih Juara Umum pada Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) 2013, merupakan keberhasilan yang dicapai oleh kecamatan ini 3 kali secara berturut-turut.

Tentunya keberhasilan ini memaksa 13 kecamatan lain yang ada di lingkungan Kabupaten Siak merelakan piala bergilir yang diperebutkan pada Porkab Siak menjadi hak milik Kecamatan Tualang.

Hal ini terungkap pada penutupan Porkab Siak, Sabtu (4/5) di Stadion Sepak Bola Siak.

Pengumuman yang dibacakan panitia menyatakan Kecamtan Tualang memiliki poin tertinggi dengan perolehan 405 Poin dengan rincian perolehan 276 medali Emas, 93 medali Perak dan 36 medali Perunggu 36. Posisi ke dua berhasil diraih oleh Kecamatan Siak dengan total Poin 307 dan rincian medali Emas 180, Perak 93, Perunggu 30. Menduduki posisi ke-3 yakni kecamtan Mempura dengan peolehan 188 Poin dan rincian perolehan medali Emas 120, Perak 45, Perunggu. Disusul oleh kecamtan Kandis 166 Poin, Sabak Auh 147 Poin, Koto Gasib 106 Poin, Sungai Mandau 106 Poin, Minas 88 Poin, Sungai Apit 85 poin, Lubuk Dalam 77 Poin, Dayun 76 Poin, Bungaraya 64 Poin, Kerinci Kanan 54 Poin, Pusako 15 Poin.

“Dengan Demikin, Maka Juara Umum pada Pekan Olahraga Kabupaten IV Siak 2013 ini adalah Kontingen Kecamatan Tualang dengan Jumlah Pion 405, Juara 2 diraih oleh Kecamtan Siak dengan perolehan 307 Poin dan Juara 3 diraih oleh Kecamatan Mempura dengan perolehan 188 Poin,” dalam keputusan Panitia yang dibacakan oleh Ketua Panitia Porkab IV Siak Drs H. Fally Wurendarestro

Pada Porkab ke-IV ini kecamtan Tualang berhasil memimpin dari hari ke-2, yang mana hari pertama poin tertinggi diraih oleh Kecamtan Sungai Mandau. Dihari Kedua, Tualang berhasil memimpin dengan menggeser Sungai Mandau ke urutan 2. Dihari ketiga Tualang memimpin sementara kecamatan Siak menduduki urutan ke-2 dengan menggeser kecamatan Sungai Mandau ke urutan 3. Hari berikutnya dan sampai Porkab usai Tualang berhasil memimpin poin, hingga akhirnya dinobatkan menjadi juara umum

Porkab IV Siak 2013 secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri M.Si, hadir pada kesempatan tersebut Bupati Siak Drs. H. Syamsuar MSi, Ketua Koni Amzar, Camat se-kabupaten Siak, Kapolsek Siak Kompol Awin.

Dalam sambutannya Wabub menyampaikan ucapan terimakasih atas kerja keras panitia dalam mensukseskan kegiatan ini. Taklupa ucapan terimakasih juga disampaikan pada seluruh atlet dari tiapa kecamatan, yang telah berpartisipasi dan bersungguh-sungguh melakukan pertandingan, sehingga keberhasilan dalam porkab tercapai.

Ditambahkannya, kegiatan ini juga merupakan sauatu langkah dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti Pekan Olahraga Daerah (Porda Riau) 2014 mendatang, yang mana atlet terbaik akan dijaring menjadi Kontigen Siak dalam mengikuti Porkab mendatang

“Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi, baik bagi para atlet, pecinta olahraga dan unsur lainnya, sehingga memperkuat persatuan kita,” ungkap Wabub.(adv)