Beranda blog Halaman 2917

Warga Rohul Nyaris Tewas di Serang Buaya

Korban-Serangan-Buaya

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Alih-alih mengharapkan mendapatkan ikan saat mencari ikan di sungai air hitam, Desa Kepenuhan Sejati, Kabupaten Rokan Hulu dengan alat tembak ikan tradisional. Suparno (47) malah mendapatkan serangan seekor buaya ganas.

Akibat serangan buaya tersebut, Suparno mendapatkan 4 luka cakaran buaya di dadanya cukup dalam nyaris menembus jantungnya. Untungnya nyawa Suparno dapat tertolong, karena Suparno segera di larikan ke RSUD Pasir Pangaraian oleh rekannya.

Saat ini, Selasa (30/4), pria yang sehari-harinya bekerja sebagai petani sawit tersebut masih terbaring lemas di RSUD Pasir pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu.

Menurut warga, Yono, kejadian, Senin (29/4) sekitar pukul 10:30 Wib bermula saat korban bersama 3 orang rekannya tengah asyik mencari ikan menggunakan alat tembak ikan tradisional, ketika itu hanya Suparno yang menyelam, sedangkan temannya menunggu di atas permukaan air.

saat korban berada di dalam air tiba-tiba seekor buaya sungai cukup besar menyerang korban, korban mencoba melawan sambil berusaha meloloskan diri dari serangan buaya, pergumulan pun terjadi. Namun setelah beberapa menit berusaha meloloskan diri dari serangan buaya ganas tersebut di bantu rekannya, akhirnya korban selamat sampai kedarat.

Melihat tubuh korban berdarah penuh cakaran buaya, maka rekannya segera melarikan korban ke RSUD.

Diungkapkan Yono bahwa serangan buaya terhadap manusia sudah pernah terjadi. Disungai juga ada puluhan buaya ganas yang bersarang.

Yono didampingi warga berharap agar pihak terkait mencari solusinya, sebab sungai tersebut adalah tempat warga mencari nafkah dengan menangkap ikan. (r4n)

Disambar Petir, Bola Mata Warga Rohul Pecah

petir

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Korban tersambar petir, Padli 5 tahun warga Dusun Tanjung Betung, Desa Serombo Indah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu akhirnya meninggal dunia, Sedangkan Korban lainnya di Desa yang sama, Iwan mengalami luka bakar disekujur cukup parah di tambah lagi dua bola matanya pecah.

Sedangkan 7 warga lagi mengalami luka bakar cukup serius akibat sengatan petir. Dikatakan salah satu korban sengatan petir, Rasul (34), Selasa (30/4/13) bahwa petir di barengi kilat yang cukup keras dan menyeramkan tersebut terjadi, Minggu (28/4) lalu, sekitar pukul 18:30 Wib malam.

“Waktu itu hujan, saya dirumah tiba-tiba ada kilat bersamaan dengan petir, saya di sambar petir. Tapi saya mendengar tetangga-tetangga saya juga banyak yang menjerit dan menangis, rupanya mereka tersambar petir juga,” katanya.

Bocah malang yang meninggal telah dikebumikan, Senin (29/4) kemarin, sedangkan korban mengalami bola mata pecah di bawa oleh pihak keluarga berobat ke Medan. Korban lainnya saat ini mendapatkan perawatan di Puskesmas setempat. (r4n)

Bentrok Warga-Polisi, Musi Rawas Mencekam

demo-palembang

Palembang (SegmenNews.com)– Situasi di Kecamatan Rupit, Musi Rawas, Sumatera Selatan, hingga pagi ini masih mencekam. Warga belum berani beraktivitas di luar rumah karena takut akan adanya bentrok susulan. Adapun puluhan personel Brimob dari Palembang sudah diturunkan di lokasi kejadian guna membatasi gesekan antarwarga dan petugas keamanan. Akibat bentrok antara polisi dan warga tersebut, empat warga setempat tewas dan enam polisi terluka

“Sebagian warga masih belum berani ke luar rumah. Kami takut adanya bentrok susulan,” kata Ahmad Zamhari, Selasa, 29 April 2013. Zamhari, salah seorang warga melalui telepon menjelaskan, peristiwa tersebut merupakan buntut dari aksi protes warga setempat yang memblokir jalan raya lintas timur Sumatera di Rupit. Namun dia tidak dapat memastikan jumlah korban jiwa.

Tokoh masyarakat Rupit, Musi Rawas, Irjen (purn) Iskandar Hasan, menyayangkan adanya kerusuhan yang terjadi di kampung halamannya itu. “Saya sangat menyesalkan adanya empat saudara kami yang meninggal dunia, padahal pemekaran daerah sudah hampir final,” kata Iskandar Hasan, Selasa, 29 April 2013.

Iskandar, yang juga mantan Kapolda Sumatera Selatan ini, memastikan pagi ini dia dan Kapolda Irjen Saud Usman Nasution akan terbang ke lokasi kejadian (TKP). Hal ini untuk memastikan sebab musabab peristiwa tersebut. Dari Informasi yang dia dapat, peristiwa pembubaran paksa oleh polisi terjadi sekitar pukul 21.30, Senin. Kuat dugaan, empat warga yang tewas itu terkena peluru ketika polisi membubarkan aksi mereka.

Dikabarkan, sepanjang Senin pagi hingga malam hari, ratusan warga dari beberapa desa di Kecamatan Rupit memblokir jalan lintas Sumatera di Kilometer 72, Simpang Muara Rupit. Mereka menutup jalan raya dengan beragam benda, tumbuh-tumbuhan, dan kendaraan.

Massa juga membakar ban dan kayu di lokasi kejadian. Akibat aksi pemblokiran tersebut, jalan raya lintas Sumatera yang menghubungkan kendaraan dari Kota Lubuk linggau menuju Provinsi Jambi ditutup total sepanjang hari kemarin. Aksi blokir jalan ini dipicu ketidakjelasan rencana pemekaran Kabupaten Musi Rawas menjadi Kabupaten Musi Rawas Utara.
sumber: tempo.co

Banjir Bandang Terjang 12 Desa di Mandailing Natal

banjir-di-kec-madina

MADINA (SegmenNews.com)– Banjir bandang menerjang 12 desa yang tersebar di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (28/4) malam. Sedikitnya 819 rumah terendam, 15 rumah luluh lantak, enam warga mengalami luka-luka, dan ribuan warga lainnya mengungsi ke tempat yang lebih aman, rumah keluarga misalnya.

Bencana alam ini terjadi disebabkan sungai Aek Mata dan Aek Ranto Puran/Aek Kitang meluap lalu menerjang 12 desa itu; Sopo Batu, Sigalapang Jae, Sigalapang Julu, Kampung Padang, Kelurahan Panyabungan 3, Panyabungan 1, Kayu Jati, Gunung Manaon, Manyabar, Pagaran Tonga, Panyabungan Julu, dan Panyabungan Jae.

Sedangkan enam warga yang mengalami luka-luka adalah dua warga Kelurahan Panyabungan 3, yakni Ishak dan Bawardah, dan empat warga mengalami luka ringan; Tati, Manda, Ika dan Kaila. Keenam korban luka ini sempat dirawat di RSU Panyabungan. Namun, pada Senin (29/4) pagi, mereka sudah pulang. Keenamnya mengalami luka karena goresan benda dan tertimpa bagian rumah yang rusak dan rubuh.

Kepala BPBD Madina Rispan Zulyardi, kepada METRO, menjelaskan ada 819 rumah yang terendam, ratusan rumah rusak ringan dan 15 unit rumah rusak parah akibat banjir yang terjadi pada Minggu malam.

Namun, Rispan belum memastikan berapa total kerugian pada peristiwa ini. Pasalnya, tim masih berada di lapangan melakukan pendataan. Untuk sementara, pihaknya sudah mengirimkan bantuan berupa beras, ikan sarden, selimut dan mi instan.

“Kami belum bisa pastikan berapa total kerugian. Dari data sementara ada sekitar 819 rumah yang terendam. Sebagian di antaranya mengalami kerusakan, ada 15 unit rumah yang rusak parah. Kemudian ada enam warga mengalami luka-luka dan sempat dirawat di RSU Panyabungan. Kami juga sedang mempersiapkan posko bantuan,” ucap Rispan.

Rispan menambahkan, hingga kemarin ratusan rumah yang berada di pinggir sungai Aek Mata Panyabungan masih terendam lumpur. Warga terlihat membersihkan timbunan lumpur dan pasir di rumah masing-masing. Sebagian besar warga menyiapkan semua perabotan untuk diungsikan ke rumah saudara dan famili terdekat yang lebih aman.

Lokasi yang paling parah atas musibah banjir ini adalah Kelurahan Panyabungan 3 dan Kayu Jati. Ratusan rumah rusak dan harta benda tidak bisa diselamatkan. Seorang warga, Azwar (32), kepada METRO, menjelaskan, banjir yang terjadi cukup mengagetkan warga Panyabungan.

Pasalnya, kejadian hanya berlangsung dalam satu jam. Saat itu, ketinggian air di Jalan Willem Iskandar pusat Kota Panyabungan mencapai satu meter sehingga warga harus menggunakan perahu karet agar bisa menyelamatkan diri, sedangkan pengusaha ruko di jalan ini tidak bisa lagi menyelamatkan apapun.

“Peristiwa ini mengagetkan kami. Ini baru pertama kali terjadi selama 50 tahun terakhir. Saat kejadian warga hanya bisa menyelamtkan diri ke tempat yang lebih aman saat listrik padam. Syukurlah tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini,” sebut Azwar.

Azwar menambahkan, terjadinya bencana ini tidak disangka-sangka karena sungai Aek Mata tergolong dangkal. “Tidak ada yang menyangka kejadiannya akan seperti ini, makanya saat kejadian tempat pelarian utama hanya masjid dan fasilitas umum yang berada di ketinggian, sementara Masjid Taqwa di Pasar Lama Panyabungan juga digenangi air,” tambahnya.

Putra Saima (25) warga Kelurahan Kayu Jati, menambahkan, rumah semi permanen yang dihuni orangtua dan anggota keluarganya kini tidak bisa ditempati lagi karena mengalami kerusakan. “Kejadiannya sangat singkat.

Tak ada satupun yang bisa diselamatkan dari dalam rumah. Memang pada saat kejadian, kami hanya berpikir bagaimana bisa selamat. Saat itu kami bergegas lari menuju RSU Panyabungan dan gedung SD terdekat karena luapan air sungai tidak sampai ke situ.

Saat ini kami hanya berusaha membersihkan dan memperbaiki rumah kami yang rusak. Untuk sementara kami sekeluarga mengungsi tinggal di rumah keluarga kami, begitu juga dengan tetangga kami,” kisahnya.

Hal serupa disampaikan Andi, warga Banjar Sibaguri, Kelurahan Panyabungan 3. Menurutnya, saat kejadian genangan air di rumah warga yang dekat dengan sungai Aek Mata mencapai dua meter. Jalan umum juga digenangi air setinggi pinggang orang dewasa sehingga ketika itu jalan ditutup hingga Senin pagi.

 

sumber: metrosiantar

Gaji PNS 2013 Dirapel 4 Bulan

gajipns

Jakarta (SegmenNews.com)– Pemerintah kembali menaikkan gaji pokok PNS pada 2013 ini. Pencairan kenaikan gaji ini dirapel dalam 4 bulan dari Januari-April 2013, karena aturannya baru diteken April 2013.

Kenaikan gaji pokok ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2013. Kebijakan ini untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna, serta kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dalam PP yang telah ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 11 April 2013 itu disebutkan, ketentuan gaji pokok baru PNS yang merupakan perubahan ke-15 atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 itu berlaku pada tanggal 1 Januari 2013.

Dikutip dari situs Sekretariat Kabinet (Setkab), Senin (29/4/2013), PP tersebut berlaku mulai pada tanggal diundangkan, yaitu 11 April 2013. Artinya, ada kemungkinan gaji pada bulan Januari, Februari, Maret, akan dirapel hingga bulan April mendatang, yang diterima PNS pada Mei mendatang.

Berikut daftar gaji terbaru gaji PNS sesuai PP nomor 22 tahun 2013:

Golongan Ia
Masa Kerja Golongan/MKG 0 (terendah) Rp 1.323.000
Masa Kerja Golongan/MKG 26 (tertinggi) Rp 1.979.900

Golongan Ib
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.444.800
Masa Kerja Golongan/MKG 27 (tertinggi) Rp 2.096.100

Golongan Ic
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.505.900
Masa Kerja Golongan/MKG 27 (tertinggi) Rp 2.184.800

Golongan Id
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.569.600
Masa Kerja Golongan/MKG 27 (tertinggi) Rp 2.277.200

Golongan IIa
Masa Kerja Golongan/MKG 0 (terendah) Rp 1.714.100
Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 2.859.500

Golongan IIb
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.871.900
Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 2.980.500

Golongan IIc
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.951.100
Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 3.106.000

Golongan IId
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 2.033.600
Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 3.238.000

Golongan IIIa
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 3.590.900

Golongan IIIb
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 3.742.800

Golongan IIIc
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 3.901.100

Golongan IVd
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.066.100

Golongan IVa
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.238.000

Golongan IVb
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.417.400

Golongan IVc
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.604.200

Golongan IVd
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Ro 4.799.000

Golongan IVe
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 5.002.000 (detikfinance.com

IMB Mesjid Al-Muttaqin dikeluarkan

imbMempura (SegmenNews.com)– Masjid Al-Mutaqin salah satu rumah ibadah yang pertama kali mengajukan permohonan rekomendasi agar Izin Menderikan (IMB) nya dikeluarkan, Di Kecamatan Mempura.

Hal ini terungkap saat tim FKUB Kabupaten Siak melakukan verifikasi ke Masjid Al-Mutaqin yang terletak di desa Koto Ringin, Selasa (30/4). Dalam arahannya Bendahara FKUB Agus Muzofar menyampaikan, pihaknya memberikan sebuah apresiasi pada pengurus masjid ini karena telah melengkapi persyaratan. Diharapkan, dari pengurus masjid ini dapat membantu FKUB mensosialisasikan pada pengurus rumah ibadah lainnya khususnya di lingkungan kecamatan Mempura agar segera mengurus IMB

Senada disampaikan oleh Sekretaris Kemenag Siak, Nusya. Disampaikannya, Kemenag merupakan dewan penasehat FKUB tentunya berharap agar masyarakat segera mengurus IMB masjid atau rumah ibadah lainnya, hal itu untuk menghindari timbulnya permasaalahan dikemudian hari.

“Pada masyarakat Siak khususnya kecamatan Mempura agar segera mengajukan permohonan rekomendasi IMB ke FKUB dan Kemenag, permohonan ini bisa diajukan oleh panitia pembangunan rumah ibdah,” himbau Nursya
Sekretaris Kemenag Siak Nursya (2kanan), Bendahara FKUB Agus Muzofar (1kanan) imam masjid Al-Mutaqin saat FKUB Siak melakukan Verifikasi perizinan rumah ibadah pada masjid Al-Mutaqin di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura, Siak. 30 04 2013

Tim FKUB perwakilan dari umat budha, Sucipto pada kesempatan tersebut mengatakan, semua permohonan yang masuk akan segera diplenokan, hasil verifikasi dilakukan pleno kembali, setelah disetujui oleh semua anggota FKUB maka diberikan rekomendasi. “Terlepas itu rumah ibadah umat Islam, Hindu, Budha, Kristen semuanya akan ditanggapi dengan pelayanan yang sama, dan kami tidak keberatan, karena sudah merupakan tugas kami dari FKUB,” ungkap Sucipto

Sementara dari pihak pengurus majid menyampaikan terimakasih atas tanggapan yang cepat dari pihak FKUB atas permohonan yang disampaikan, Harapannya verifikasi ini rekomendasi bisa diberikan secara cepat, sehingga IMB masjid bisa cepat didapat. “Kami berharap IMBnya bisa cepat kami dapat,” ungkapnya.

Kedatngan 10 orang tim verifikasi ini disambut ramah oleh 10 orang pengurus masjid tersebut. Proses verifikasi berlangsung di teras masjid, yang mana perwakilan tim menkroscek dan bertanya pada pengurus masjid mengenai data permohonan yang masuk dengan kondisi yang ada. (rls/rin)

 

 

Atasi banjir, Warga siak Minta Normalisasi sungai

Lubuk Dalam (SegmenNews.com)– Masyarakat desa Sri Gading mengharapkan adanya bantuan pembangunan jalan tembus antara desa Sri ganding dengan desa Empang Baru serta normalisasi sungai agar perkebunan warga tidak lagi kebanjiran

Hal ini disampaikan oleh salah seorang masyarakat desa sri gading Muri (60), Selasa (30/4) di halaman rumahnya, Muri mengaku pada musim penghujan perkebunan kelapa sawit milik warga sering kebanjiran, untuk itu. Masyarakat sangat mengharapkan perhatian pemerintah agar dapat melakukan normalisasi sungai yang ada di kecamatan Lubuk Dalam.

“Kami berharap adanya normalisasi sungai agar perkebunan sawit milik masyarakat tidak ada lagi terendam akibat kebanjiran, apalagi penghasilan utama kali adalah dari kebun sawit. Jika kebun sering kebanjiran, tentunya akan merusaka kebun masyarakat,”Kata Muri

Kepala Desa Sri Gading Sujarwo, Selasa (30/4), pihaknya berharap, selain pembangunan normalisasi sungai, juga diharapkan adanya penghubung antara desanya dengan desa Empang Baru.

“Kami berharap adanya pembangunan jalan tembus ke desa tetangga yakni desa Empang Baru, ada jalan setapak yang digunakan masyarakat namun hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, kedepanya kita mengharapkan jalan tersebut dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Kami percaya, jika jalan tersebut dibangun akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di antara dua desa “Ungkap sujarwo.

Bupati Syamsuar Buka Porkab Siak ke IV 2013

porkab-siak-pembukaanSiak (SegmenNews.com)– Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Siak ke lV, Senin (29/4/13) resmi dibuka Bupati Siak Syamsuar di stadion kelurahan Kampung Rempak kecamatan Siak. Pembukaan ditandai penekanan sirine bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Siak, sebelumnya digelar devile 14 kontingen dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Siak.

Porkab ke lV ini, mempertandingkan 22 cabang olahraga (cabor) dengan total atlit 2722 dan 519 official. Dari 22 cabor yang dipertandingkan, hanya kecamatan Siak dan Tualang yang mengikuti keseluruhannya, sementara kecamatan Mempura menurunkan atlitnya di 21 cabor, sedangkan Koto Gasib, Dayun, Lubuk Dalam dan Sungai Apit, mengikuti 19 cabor, Minas, Kandis 18 cabor, Kerinci Kanan 17 cabor.

Sementara Sabak Auh, Bungaraya 16 cabor, Pusako 12 cabor dan Kecamatan Sungai Mandau 11 cabor.

Dari seluruh cabor tersebut, masing-masing atlit akan berupaya memperebutkan 1156 medali terdiri dari 358 medali emas, 358 perak dan 440 medali perunggu.

Dikatakan Bupati, Porkab adalah ajang pencetakan atlit handal dari setiap kecamatan yang ada, sehingga kedepannya bisa mewakili kabupaten Siak diajang yang lebih tinggi lagi.

“Melalui olahraga, nama daerah bisa terangkat. Untuk itu kita berharap, ajang porkab ini dapat menghasilkan atlit-atlit handal dari berbagai cabang olahraga yang ada, sehingga pada saatnya nanti dapat menjadi wakil kabupaten Siak dalam ajang provinsi, Nasional atau bahkan internasional,” terang Syamsuar.

Selain itu Bupati Syamsuar mengakui, setakat ini cukup bangga pada prestasi atlit Siak karena telah beberapa kali menunjukan keberhasilannya diajang kejurda, bahkan pada PON XVlll beberapa waktu lalu. “Semua itu tentunya sangat erat kaitannya dengan event-event yang kita gelar, salah satunya porkab,” tambah Bupati.(rinto)

Dua Atlit Basket Dayun Batal Tanding Akibat Tabrakan

Siak (SegmenNews.com)– Nasib malang menimpa dua atlit basket untuk memperkuat tim dari Kecataman Dayun pada Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) IV Siak 2013 yakni Putri Jelita (17) pelajar SMA 10 Kotogasib, dan Popi Septia Aris (17) pelajar SMA 2 Siak.

Senin (29/4/13) sekitar pukul 08.23 WIB, mereka yang tengah mengendarai sepeda motor. BM 5319 SW, bertabrakan dengan mobil Merk Toyota jenis Innova BM 1315 S yang kemudikan Zainal Arifin (30) seorang honor Pemkab Siak, warga Balai kayang, Kecamatan Siak.

Akibat kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tersebut korban Putri mengalami patah tulang kaki, dan Popi mengalami luka ringan dan shok.

Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melalui Kasat Lantas AKP Nurhadi Ismanto, Senin (29/4) membenarkan adanya lakalantas tersebut, dan barang bukti mobil serta sepeda motor telah diamankan di Polsek Siak. Sementara kedua korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Pekanbaru.

“Ya, telah terjadi lakalantas antara sepeda motor dan mobil Innova di Jalan Sapta Taruna, Siak. korban mengalami patah tulanh dan luka ringan, dan telah mendapatkan perawatan medis dengan cepat. Untuk barang buktinya diamankan di Polsek Siak,” terang Kasat Lantas.

Diketahui bahwa kejadian, awalnya Toyota INNOVA BM 1315 S yang dikemudikan Zainal Arifin keluar dari toko menuju Jalan Sapta Taruna, sesampainya di pertengahan badan jalan datang sepeda motor Yamaha Mio BM 5319 SW yang dikendarai Putri jelita yang berboncengan Popi setia aris, dan tabrakan tak terelakkan.

Sementara itu Camat Dayun Marwoto mengatakan kedua korban lakalantas tersebut merupakan atlit basket yang memperkuat tim Kecamatan Dayun pada Porkab IV Siak 2013 yang baru dimulai ini.

Kedua korban tersebut, memang atlit basket kita. Karena adanya kasus ini terpaksa keduanya tidak memungkinkan bisa mengikuti Porkab ini, tetapi saat kecelakaan, mereka langsung mendapatkan perawatan medis yang maksimal,” terang Marwoto.

Selain itu, Marwoto mengungkan bahwa walaupun dua atlit nya tidak bisa memperkuat timnya pada cabang basket, mereka tetap semangat dan memberikan yang terbaik pada Porkab ini.

“Kita dan para atlit lainnya terus memperjuangkan kemenangan pada Porkab ini, walaupun dua atlit kita tidak bisa mengikuti karena kecelakaan,” ungkap Marwoto. (rinto)

Kejagung Buru Susno Duadji Malam Ini

Susilo

Jakarta (SegmenNews.com) – Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menyatakan Susno Duadji buron. Kejagung terus berupaya melakukan pencarian dan melakukan eksekusi terhadap mantan Kabareskrim ini.

“Ya, tim bergerak (malam ini) dan secepatnya eksekusi,” kata wakil Jaksa Agung, Darmono kepada wartawan di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Senin (29/4/2013) dikutip dari detik.com.

Di kesempatan yang sama, Jaksa Muda Intelegen, Adjat Sudrajat menguatkan pernyataan Darmono. Adjat mengatakan eksekusi akan coba dilakukan malam ini.

Menurutnya hambatan yang dialami Kejagung dalam melakukan eksekusi bukan masalah teknis atau persiapan yang belum matang di lapangan. Hambatan lebih kepada belum ditemukan saja Susno Duadji. Menurutnya tim eksekutor akan berupaya secepatnya melakukan eksekusi.

“Pasti (malam ini) bergerak diupayakan secepatnya,” kata Adjat.

Kapuspenkum Kejagung, Setia Untung Arimuladi saat dikonfirmasi di lokasi mengatakan kejaksaan terus bergerak mencari keberadaan Susno. Dan tim sudah bersiap di lapangan.

“Kata siapa kita enggak gerak, tim kita sudah berada di lapangan bersama Mabes Polri,” ujar Untung.

Susno mangkir dari eksekusi jaksa di rumahnya di Dago Bandung Rabu (24/4) lalu. Susno dieksekusi terkait putusan Mahkamah Agung yang memvonis pidana 3.5 tahun atas kasus korupsi pengamanan pilkada Jawa Barat 2008 dan korupsi penanganan perkara PT Salmah Arwana Lestari (PT SAL).

Kejaksaan pada Minggu (28/4) malam mendatangi rumah Susno di Jakarta dan Cinere Depok. Namun Susno tidak berada di sana.

Kuasa hukum Susno, Fredrich Yunadi mengatakan Susno yang merupakan Caleg dari partai PBB ini berada di daerah pemilihannya di Bandung, Jawa Barat.

“Masih di Bandung, sosialisasi, menghimpun pendukungnya. Beliau kan caleg,” ujar Fredrich.