Beranda blog Halaman 2932

Diduga Ngintip Siswi Mandi, Wibowo tewas di pukuli Oknum TNI

ilustrasi
ilustrasi

Magelang (SegmenNews.com)– Saat sedang asyik bercengkerama dengan temannya, Wibowo (41) tiba-tiba didatangi anggota TNI. Tanpa basa-basi, anggota itu langsung menyeret Wibowo ke dalam sebuah ruangan dan menuduhnya telah mengintip siswi asrama putri SMK Kesdam IV Diponegoro Magelang, Jawa Tengah, yang sedang mandi.

“Kejadiannya Jumat (12/4) lalu, dituduh mengintip siswi yang sedang mandi di asrama putri komplek RS Tentara Dr Soejono. Saat itu suami saya sedang berkunjung di tempat temannya, Frans, yang jadi penjaga malam di sekolah itu,” kata istri Wibowo, Niken (41), pada wartawan di rumah sakit Dr Soejono, Magelang, Minggu (14/4/2013) dikutip detikcom.

Korban dibawa sejumlah anggota TNI ke dalam rumah sakit yang masih satu komplesk dengan sekolah dan asrama tersebut. Di salah satu ruangan rumah sakit tersebut, diduga korban dipaksa mengaku dengan diberikan beberapa pukulan.

“Alasan nggak jelas, dia langsung dibawa sama temannya ke salah satu ruangan di rumah sakit, terus diinterogasi. Karena mungkin dia nggak mengakui maka dipukul,” ujar Niken.

Lalu Niken mendapat kabar suaminya sedang dirawat di rumah sakit tersebut dengan luka lebam di wajah dan badannya. Sayangnya, korban hanya mampu bertahan selama dua hari, dan menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 03.00 WIB dinihari tadi.

“Saya sudah lapor ke Denpom, jenazah akan dibawa ke Yogya untuk autopsi,” tutup Niken.

Komandan Kodim 0705 Magelang, Letkol Inf Teguh Wardoyo, saat dikonfirmasi soal ini, menyerahkan penyelidikan kasus kepada aturan yang berlaku. Ia pun menyampaikan harapan keluarga korban yang ingin pelaku cepat ditemukan.

“Jika ada oknum TNI yang terlibat, tetap ditindak sesuai aturan yang berlaku. Kalau pihak keluarga berharap pelaku penganiayaan segera ditemukan,” ujar Teguh terpisah. (*dtc/rn)

 

Waduh, UN di 11 Provinsi Mundur, Riau tak Masalah

ilustrasi
ilustrasi

SegmenNews.com– Ujian nasional (UN) dan paket C hari pertama untuk tingkat SMA/sederajat di 11 provinsi mundur. Sedianya UN akan dimulai Senin, 15 April besok. Untuk Provinsi Riau tidak ada kendala.

Kesebelas provinsi tersebut adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ibnu Hamad, UN Bahasa Indonesia di ke-11 provinsi tersebut akan dijadwalkan ulang pada Jumat, 19 April 2013. Pergeseran jadwal ini, kata Ibnu, disebabkan adanya kendala teknis dalam pengepakan naskah soal di percetakan.

“Untuk provinsi lain tidak ada perubahan, dilaksanakan sesuai jadwal semula, yakni Senin, 15 April,” kata Ibnu, seperti dikutip dari laman Kemendikbud, Minggu (14/4).

Pergeseran jadwal UN hari pertama ini tidak mengganggu jadwal UN lainnya. Artinya, UN hari kedua, ketiga, dan keempat akan berjalan seperti jadwal yang telah ditetapkan. Ibnu menjamin, pergeseran jadwal UN Bahasa Indonesia tersebut tidak akan memengaruhi konsentrasi siswa, apalagi jika mereka telah mempersiapkan diri dengan baik.

Dia berpesan, dalam mempersiapkan diri,peserta UN bisa mempelajari dan memahami kisi-kisi soal yang telah ditetapkan. Selain itu, ujar Ibnu, sebaiknya peserta UN juga mengabaikan isu-isu tentang kebocoran soal dan kunci jawaban.

“Sebab dengan diterapkannya 20 variasi soal dan ditambah dengan pemakaian kode bar pada setiap naskah dan lembar jawaban UN, mustahil kebocoran soal akan terjadi,” ujarnya tegas.

Meski ada kendala pengepakan soal di 11 provinsi, Ibnu mengklaim, pendistribusian naskah soal UN berlangsung baik. Saat ini, naskah soal UN sudah sampai di dinas pendidikan kabupaten/kota. “Selanjutnya didistribusikan ke rayon dan sekolah tempat penyelenggaraan UN,” katanya. (okz/rn/knc/snc)

Wabup Siak Tinjau Kelayakan Penerima RLH

Wabup Siak H Alfedri tinjau rumah warga di kec Tualang
Wabup Siak H Alfedri tinjau rumah warga di kec Tualang

Tualang (SegmenNews.com)– Wakil Bupati Siak H. Alfedri yang juga ketua TNP2K Kabupaten Siak meninjau rencana pembangunan rumah layak huni (RLH) tahun 2013 di Kecamatan Tualang, Sabtu (13/4).

Dalam tinjauan tersebut Wabup didampingi Camat Tualang Zulkifli, kepala desa dan pihak Bappeda Kabupaten Siak dengan mendatangi desa/lurah seperti Desa Perawang Barat, Kelurahan Perawang dan Desa Tualang.

Wabup menyatakan peninjauan tersebut untuk melihat langsung kondisi rumah warga yang menerima rumah layak huni apa sesuai dengan kriterial kriterial dari data base Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dari pusat.

“Rumah layak huni diperuntukkan bagi warga miskin. Untuk itu kita mengecek langsung apakah warga yang menerima masuk dalam data TNP2K atau tidak,” jelas Wabup.

Dikatakan Wabup dari tinjauan tersebut ada warga yang tidak masuk dalam data TNP2K, namun rumah yang ditempati layak untuk diperbaiki.

Pembangunan rumah layak huni ini untuk warga yang kurang mampu lanjut Wabup, dibangun Pemerintah Kabupaten Siak tahun 2013 dengan menggunakann APBD Siak. (rls/rinto)

Pemda Rohul Biayai Kuliah 50 Siswa Berprestasi

Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi
Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi menegaskan bahwa pada tahun 2013 ini, Pemda Rokan Hulu akan membiayai sebanyak 50 orang Mahasiswa untuk dikuliahkan diberbagai perguruan tinggi terkenal di Indonesia ini.

Pernyataan Achmad tersebut disampaikannya dihadapan masyarakat saat pelaksanaan pelantikan Kepala Desa Suka Damai Kecamatan Ujungbatu beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Achmad, siswa SLTA se-Rokan Hulu yang berprestasi dalam belajar, akan ditanggung biaya perkuliahannya di berbagai perguruan tinggi. Perguruan tinggi yang akan menerima mereka tersebut adalah Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Institut Pertanian Bogor dan Institut Teknologi Bandung.

Hal tersebut dilakukan oleh Pemda Rokan Hulu dalam rangka untuk memberikan perhatian kepada siswa yang berprestasi sekaligus untuk mempersiapkan sumberdaya manusia Rokan Hulu dimasa mendatang.

Pemda Rokan Hulu akan menyiapkan seluruh biaya keperluan mereka selama masa perkuliahan. (adv/humas)

 

Pramugari Bicara Mesin Lion Air Rusak di Bali

kecelakaan lion sirJakarta (SegmenNews.com)– Arthur Imanuel, seorang penumpang pesawat Lion Air yang jatuh di Bali, mengaku mendengar pramugrai membicarakan kerusakan mesin pesawat. »Ini nih kalau dipaksakan, mesinnya emang sudah rusak,” kata Arthur menirukan perkataan pramugari.

Arthur mengatakan, seluruh penumpang tak sempat memakai pelampung. Padahal, pelampung sudah disediakan bagi semua penumpang.
Pesawat Lion Air dengan rute penerbangan Bandung-Denpasar mengalami kecelakaan di sisi landasan pacu (runway) Bandara Ngurah Rai, Bali.

“Pesawat tersebut crash, patah di bagian ekor, dan posisi ada di air,” ujar Humas PT Angkasa Pura I cabang Bandara Ngurah Rai, Alfazah, saat dihubungi Tempo, Sabtu, 13 April 2013.

Pesawat jenis Boeing 737-800 itu dijadwalkan tiba di Bandara Ngurah Rai pukul 15.16 WITA. Namun pesawat mengalami kecelakaan pada 15.10 WITA. Saat ini, pesawat yang mengalami kecelakaan di ujung runway bandara itu masih menjalani proses evakuasi.

Seorang penumpang Lion Air yang jatuh di laut Bali, Andi Prasetyo, menyatakan terakhir kali mendengar pesawat sudah siap mendarat di Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, 13 April 2013. »Saya sudah melihat laut, tapi tiba-tiba brakkk, dan kami panik,” kata Andis.**

Kanwil Riau Terima Buku “Kementerian Agama Rohul dalam Perspektif Pers”

Kakan Kemenag Rohul menyerahkan buku kepada Ka Kanwil Kemenag Riau
Kakan Kemenag Rohul menyerahkan buku kepada Ka Kanwil Kemenag Riau

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, serahkan buku setebal 2014 halaman dengan judul “Kementerian Agama Rohul Dalam Perspektif Pers” kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor MA, Jum’at (12/04) di ruangan Ka Kanwil Kemenag Riau, Pekanbaru. Kakanwil Kemenag Riau didampingi Kabag Tata Usaha HM Saman, SSos, M.Si dan Kasubbag Perencanaan & Keuangan Kanwil Kemenag Riau H Anasri M Ag.

Usai menerima buku tersebut, Ka Kanwil menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kakan Kemenag Rohul, yang telah membuat suatu gebrakan yang harus ditiru oleh Kakan Kemenag kab/kota lainnya di Riau, sehingga semua kegiatan Kemenag dapat diketahui oleh masyarakat.

Menurut Kakanwil, peran publikasi dari setiap kegiatan yang dilaksanakan sangat besar dalam rangka membangun opini dan pencitraan Kemenag. Banyak tudingan miring yang terkadang dialamatkan kepada lembaga Kemenag, sehingga publikasi kegiatan mutlak diperlukan.

Oleh sebab itu, kerjasama dan komunikasi yang baik harus dibangun bersama pemerintah daerah, dalam rangka mencerdaskan keberagamaan masyarakat.

“Untuk itu, kami menghimbau kepada seluruh Kakan Kemenag agar pro-aktif mensosialisasikan dan memprogramkan kegiatan keagamaan seperti, Magrib Mengaji, Zakat dan lain sebagainya di daerah masing-masing,” tutur Kakanwil

Berkenaan dengan buku yang telah disusun oleh pak Ahmad Supardi ini, saya sangat berterima kasih karena bisa menjadi prestise tersendiri bagi lembaga, kalau pers yang memberitakan berarti kinerja kemenag cukup baik.

“Jika menurut pers kita baik/berhasil, berarti kita ini memang baik/berhasil, sebab pers adalah lembaga kontrol sosial dimasyarakat. Diharapkan buku ini bisa menjadi motivasi bagi unsur pimpinan satker didaerah, kinerja kita kedepan semakin bagus dan menyentuh masyarakat secara umum,” pungkasnya lagi.

Kakan Kemenag Rohul menyatakan, bahwa jika ingin menengok Kemenag Rohul menurut orang luar atau masyarakat/pers, maka lihatlah buku ini. Dan kalau ingin melihat Kemenag Rohul menurut orang Kemenag sendiri, maka lihatlah LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah).

Adapun tujuan di buatnya buku ini adalah, pertama, buku ini adalah bagian dari keterbukaan informasi Kemenag Rohul bagi masyarakat sesuai dengan amanah UU Keterbukaan Informasi Publik, kedua, buku ini juga merupakan bagian dari dakwah yang kita lakukan di Rokan Hulu selaras dengan misi Kemenag untuk menciptakan masyarakat agamis, terang Ahmad Supardi. (r4n/rls).

Diduga Stres, Pria Lajang Gantung Diri di Pelalawan

Korban gantung diri di evakuasi ke rumah sakit
Korban gantung diri di evakuasi ke rumah sakit

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Efendi (24) pria lajang yang diduga mengalami gangguan jiwa dan stres ditemukan tewas gantung diri dalam rumah kontrakannya di Jalan Pemda, Gang Bakti, RT03/RW08, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Kamis (11/4) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK baru-baru ini melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK didampingi Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Pelalawan Ipda Burhan SE yang langsung turun ke lokasi kejadian membenarkan adanya pria layang yang ditemukan tewas gantung diri tersebut.

Namun hingga saat ini penyebab kematian korban belum dapat diketahui menunggu hasil visum dokter RSUD Selasih. Tapi hasil olah TKP dan keterangan saksi korban diduga tewas bunuh diri. Pria tersebut diketahui mengalami gangguan jiwa.

Kakak kandung korban, Sapriani (27) mengakui adiknya itu mengalami gangguan jiwa dan pernah juga mau bunuh diri, namun perbuatannya itu dapat di gagalkan.

“Memang dia (korban) pernah coba bunuh diri, tapi berhasil dicegah. Tapi belakangan ini dia memang sering marah-marah karena ada penyakit yang di derita hingga mulai lupa ingatan, kami sudah membawa dia berobat kemana-mana, tapi penyakit gangguan jiwanya tak kunjung sembuh,” akunya.

Saat adiknya melakukan perbuatan gantung diri itu, diketahui ayahnya yang tinggal bersamanya, Ibrahim sedang berada di Perawang, Siak sedangkan ibunya sedang keluar. (rz/rn)

Dishubkominfo Pelalawan Cek Kesehatan Supir

Dishub mencek kesehatan para supir
Dishub mencek kesehatan para supir

Pelalawan (SegmenNews.com)– Dishubkominfo selama sepekan kedepan akan tersu melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor, mobil penumpang, truk barang dan tanki. Para supir juga akan di tes kesehatannya.

Dikatakan Kepala Seksi Keselamatan Dishubkominfo Pelalawan, H Mislan SH bahwa razia tersebut telah dilakukan mulai Kamis (11/4) yang melibatkan satlantas Polres dan Jasa raharja.

Bagi mereka yang terjaring selain penilangan bagi yang tidak melengkapi surat-surat dan kendaraan yang tidak layak beroperasi, para supir juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Sebab kata Mislan, banyak para sopir yang tidak sehat fisik, namun tetap berkendara alhasil banyak menimbulkan kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa.

“Kita melibatkan Dinas Kesehatan untuk melakukan pengecekan kesehatan sopir, kemungkinan terindikasi menggunakan narkoba ataupun minuman keras dan kelelahan. Tapi setelah kita lakukan pemeriksaan selam dua jam, ditemukan hanya supir mengalami tekanan darah tinggi,” urainya. (rz/dn)

Riau Penyumbang Kabut Asap

ilustrasi
ilustrasi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Direktur Jenderal Bidang Perlindungan Perkebunan Kementerian Pertanian, Joko Suhardianto, mengatakan, Provinsi Riau termasuk salah satu daerah penyumbang asap terbesar di Indonesia.

Hal itu dikatakannya ketika melakukan kunjungan ke Dinas Kehutanan dan Perkebunan Rohul, di Pasir Pangaraian, Kamis (11/4/).

Dia mengatakan, kabut asap di Riau akibat banyaknya petani membuka kawasan perkebunan atau ladang dengan sengaja melakukan pembakaran. Sedikitnya, tiga kabupaten di Riau menjadi perhatian khusus dan fokus pihak Dirjend Bun, masing-masing Kabupaten Pelalawan, Rohil dan Kabupaten Rohul.

“Areal perkebunan di Rohul berbeda dengan Rohil atau Pelalawan, karena arealnya non gambut. Perilaku petani membuka lahan dengan sengaja membakar untuk membuka ladang masih tinggi,” jelasnya.

Fakta selama ini, ungkap Joko, petani melakukan aksi bakar lahan secara acak, kayu basah sengaja ditumpuk dan selanjutnya dibakar sehingga menyebabkan asap menyebar ke negara tetangga.

Untuk meminimalisirnya, rencananya, Kementan akan menggelar sosialisasi pada Mei atau Juni mendatang di tiga kabupaten di Riau tersebut.

Menurut Joko, sosialisasi sebagai langkah pemerintah tidak memanjakan petani. “Jika petani terus diberi bantuan rutin, akan menyebabkan petani cengeng alias manja,” sebutnya.

Joko juga mengaku, masih sulit menangkap pelaku aksi pembakaran lahan untuk dijadikan areal perkebunan. Karena, saat petugas berada di lokasi kebakaran, pemilik lahan tidak berada di tempat sehingga tidak ada yang bisa disalahkan.

 

(knc/snc)

Pesawat Lion Air Tergelincir di laut Bali

foto kecelakaan lion air yang beredar di twitter (kompas)
foto kecelakaan lion air yang beredar di twitter (kompas)

Bali (SegmenNews.com)– Pesawat Lion Air jenis Boeing 737-800 NG yang tergelincir di laut sebelum sampai di Bandara Ngurah Rai Bali patah di sisi belakang dekat ekor. Meski begitu, 101 penumpang yang ada di dalamnya dikabarkan selamat.

Kepala Humas PT Angkasa Pura I Hendy Henryyudithianto membenarkan telah terjadi kecelakaan pesawat tersebut. “Benar telah terjadi kecelakaan pesawat Lion Air. Saat ini, kami sedang berupaya melakukan evakuasi korban,” kata Hendy seperti dikutip dari Tribunnews, Sabtu (13/4/2013).

Pesawat dengan kapasitas 172 penumpang tersebut dikabarkan akan melakukan pendaratan di bandara tersebut pada pukul 03.50 WIB. Penyebab kecelakaan tersebut belum diketahui.

Namun semua penumpang yang ada di dalamnya dikabarkan selamat. Sampai saat ini, seperempat bagian pesawat tersebut mengapung di laut. Petugas Kepolisian Daerah Bali berupaya memberikan pertolongan kepada penumpang, dibantu petugas medis PT Angkasa Pura.

Pesawat tersebut tinggal landas dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pukul 12.48. Namun, saat hendak mendarat di Bandara Ngurah Rai, pesawat tersebut tergelincir di ujung barat landasan yang berada di perairan laut Pantai Kuta.

Seluruh penumpang pesawat Lion Air jurusan Bandung-Denpasar yang tergelincir di landasan pacu bagian barat Bandara Ngurah Rai, Bali, telah dievakuasi. Para penumpang dinyatakan selamat. Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmade mengungkapkan, berdasarkan data manifes penumpang yang diperoleh, penumpang Lion Air terdiri 168 orang dewasa, 3 anak-anak, 1 bayi, dan 7 kru pesawat.

“Semua sudah berada di Bandara Ngurah Rai untuk pengecekan kesehatan,” kata Gede.

Menurut Gede, pesawat terbelah persis di bagian belakang sayap. Posisi pesawat berada di bibir pantai sehingga tidak menyulitkan proses evakuasi. Diduga, kecelakaan terjadi karena pesawat gagal mendarat.

Seperti diberitakan, pesawat Lion Air penerbangan Bandung-Denpasar tergelincir di ujung landasan dan masuk ke laut sekitar pukul 15.10 Wita saat melakukan pendaratan. Hal itu disampaikan Alfansyah dari bagian Humas Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
*Ada 101 Orang Penumpang dan 7 Awak Pesawat*

Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, memastikan jumlah penumpang pesawat Lion Air 737-800 NG yang tergelincir di laut dekat Bandara Ngurah Rai Bali, berjumlah 101 orang. Mereka terdiri dari 95 dewasa, 5 anak-anak dan 1 bayi. Pesawat diawaki oleh 7 orang awak pesawat. Dengan demikian totalnya adalah 108 orang.

Pesawat Lion air dengan nomor penerbangan JT 904 jurusan Bandung-Denpasar tergelincir dan terjatuh ke laut. Akibatnya, badan pesawat patah di bagian belakang dekat ekor. Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi pada pukul 15.35 Wita tersebut. Seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi.

Pesawat tersebut tinggal landas dari Bandara Husein Sastranegara pukul 12.48 WIB. Namun, saat hendak mendarat di Bandara Ngurah Rai, pesawat tersebut tergelincir di ujung barat landasan yang berada di perairan laut Pantai Kuta.

*Sebelum Mendarat, Lion Air Terobos Awan Hitam*

Sebelum jatuh, pesawat Lion Air menerobos awan hitam. Kejadian itu kira-kira lima menit sebelum mandarat. Rendi bersama istri duduk di 20E dan 20F, persis sejajar dengan sayap pesawat. Posisinya di pinggir sehingga melihat jelas kondisi di luar.

“Istri masih sempat bilang, kok, kayak hujan, ya? Tiba-tiba pesawat menerobos awan hitam, tapi tidak tebal,” kata Rendi bersama istri dari Bandung yang bermaksud liburan ke Bali, Sabtu (13/4/2013).

Pernyataan serupa dikemukakan Artami, yang menjadi korban bersama Untung Susanto, suaminya.

“Kejadiannya mendadak saja. Saat di atas tidak ada guncangan, tetapi beberapa menit sebelum jatuh ada hujan dan awan di atas,” kata Artami. (tbn/kpc)