Beranda blog Halaman 2933

Wabup Siak Evaluasi Calon Penerima Rumah Layak Huni

rumah layakPerawang (SegmenNews.com)– Wakil Bupati Siak H. Alfedri yang juga selaku ketua TNP2K Kabupaten Siak meninjau rencana pembangunan rumah layak huni (RLH) tahun 2013 di Kecamatan Tualang, Sabtu (13/4).

Wabup didampingi Camat Tualang Zulkifli, kepala desa dan pihak Bappeda Kabupaten Siak, mendatangi desa/lurah seperti Desa Perawang Barat, Kelurahan Perawang dan Desa Tualang.

Peninjauan tersebut guna mengevaluasi sebagai calon penerima rumah layak huni yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

Wabup menyatakan peninjauan tersebut untuk melihat langsung kondisi rumah warga yang menerima rumah layak huni apa sesuai dengan kriterial kriterial dari data base Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dari pusat. “Rumah layak huni diperuntukkan bagi warga miskin.Untuk itu kita mengecek langsung apakah warga yang menerima masuk dalam data TNP2K atau tidak,” jelas Wabup.

Dikatakan Wabup, dari tinjauan tersebut ada warga yang tidak masuk dalam data TNP2K, namun rumah yang ditempati layak untuk diperbaiki. “Pembangunan rumah layak huni ini untuk warga yang kurang mampu, dibangun Pemerintah Kabupaten Siak tahun 2013 dengan menggunakann APBD Siak,” tambahnya. (humas)

Anas Mengaku Selalu Diinteli Suruhan SBY

anasJakarta (SegmenNews.com)– Perseteruan Anas Urbaningrum dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) justru makin panas pasca Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat akhir Maret lalu. Kali ini, Anas menuding orang suruhan SBY selalu menginteli kemana pun dia pergi.

“Keempat, kemana pun saya dipantau dan diikuti alat-alat negara,” kata Anas lewat akun Twitter-nya, Jumat (12/4).

Ihwal tudingan intel mengintel ini adalah tanggapan Anas atas pernyataan SBY dalam wawancara Majalah Tempo Senin 8 April 2013. Lewat Twitter, Anas memposting foto lembaran wawancara SBY yang berjudul ‘Saya Tahu yang Anas Lakukan’.

Karena SBY merasa tahu yang Anas lakukan, mantan ketua umum Partai Demokrat itu pun memberikan empat alasan kenapa mantan bosnya itu tahu betul soal dia. Alasan pertama, kata Anas, sebagai ketua umum (dulu) dia selalu melaporkan setiap perkembangan partai.

“Bukan hanya soal partai. Dinamika eksternal juga berkala disampaikan kepada Ketua Wanbin (SBY),” kata tersangka kasus Hambalang itu.

Alasan kedua, lanjut Anas, Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) pasti selalu menginformasikan kegiatan dia. “Hampir selalu saya keliling daerah bersama Sekjen,” ujarnya.

“Apa yg saya lakukan dan sampaikan di setiap forum partai pasti terekam dengan baik dan disampaikan.”

Alasan ketiga, kata Anas, adalah soal Direktur Eksekutif Partai Demokrat Toto Riyanto.

“Direktur Eksekutif Partai Demokrat Toto Riyanto adalah teman seangkatan Ketua Wanbin. Dipasang pasti dengan tujuan,” kata Anas tanpa merinci maksudnya, dikutip merdekacom.

Pada alasan keempat barulah Anas gamblang menjelaskan bahwa dia kerap diinteli alat-alat negara suruhan SBY. (*mdc/snc)

ENI keluarkan Rp 3,8 triliun untuk eksplorasi migas di Indonesa

ilustrasi migas
ilustrasi migas

Jakarta (SegmenNews.com)– Perusahaan migas asal Italia, ENI, telah berkomitmen untuk mengeluarkan investasi untuk eksplorasi migas sebesar USD 400 juta (Rp 3,88 triliun) tahun depan.

CEO ENI Paolo Sacroni mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk pengeboran eksplorasi blok-blok yang telah dimiliki oleh perusahaan tersebut.

“Kami telah menanamkan uang lebih dari USD 400 juta untuk eksplorasi saja. Kami berencana untuk melanjutkan investasi kami untuk blok-blok yang menjanjikan di depan kami. Maka kami ingin terus berinvestasi untuk eksplorasi di blok-blok baru,” ujar dia saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/4).

Dia mengakui bahwa Indonesia adalah negara yang penting untuk perkembangan bisnis ENI. Dia mengatakan, investasi pada eksplorasi tersebut akan kembali dalam bentuk minyak dan gas pada 2020. Pada 2016 nanti, ENI berjanji akan bisa memproduksi lebih dari 100.000 barel setara minyak per hari.

Menanggapi hal itu, Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini memuji ENI. Pasalnya, perusahaan tersebut baru dua tahun untuk proses survei langsung melakukan pengeboran eksplorasi minyak.

“Biasanya kan ada yang lima tahun baru bisa pengeboran,” ujar RUdi kepada Wartawan di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral , Jakarta, Jumat (12/4) dikutip dari merdekacom.

Salah satu blok yang menjadi fokus ENI untuk dikembangkan, menurut Rudi yakni Blok Jangkrik di Muara Bakau Kalimantan Timur. “Dia lakukan pengeboran lagi, kemudian dapat,” sambung Rudi.

Tahun lalu, ENI mendapatkan 100 persen saham untuk blok East Sepinggan di Kalimantan Timur. Pada November 2011, ENI mendapatkan kontrak di blok North Ganal di Kalimantan dan Arguni I di Papua Barat. (*Mdc)

 

 

Rohul Raih Rp165 Miliar Perbaikan Jalan Provinsi

medium_66jalan-provinsi-rohul-rusak-beratRokan Hulu (SegmenNews.com)– Untuk mengatasi kerusakan sejumlah ruas jalan provinsi di Rokan Hulu mendapat respon positif dari Pemprov Riau. Tahun ini, Pemprov Riau telah menganggarkan anggaran Rp165 miliar untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Keluhan masyarakat Rokan Hulu atas banyaknya jalan provinsi yang rusak mendapat respon positif dari Pemprov Riau. Tahun ini, Pemprov Riau menganggarkan Rp165 miliar pada APBD,” kata Bupati Rokan Hulu, H Achmad, ketika dikonfirmasi kapurnews.com, terkait kerusakan jalan provinsi yang ada di Rokan Hulu.

Menurut Bupati, kerusakan jalan provisni yang rusak itu akan segera diperbaiki. Pada umumnya, kerusakan itu terdapat di wilayah perbatasan antara kabupaten, ataupun perbatasan Provinsi Riau-Sumut, seperti Simpang Kkumu-Mahato Bonai-Duri hingga Kabun-Tandun.

Bupati berharap, dengan adanya komitmen Pemprov Riau ini, secara bertahap kerusakan jalan bisa teratasi. Karena kerusakan jalan itu sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat dan uga bisa mengangkat marwah Riau di mata orang dari daerah lain.(adv/hms)

Rumah Pensiunan Polisi di Sukajadi-Pekanbaru Terbakar

rumah pensiunan polisiPekanbaru (SegmenNews.com)– Rumah milik pensiunan Polri, Letkol Merah Saleh, di Jalan Kusuma, Gang Sepakat No 5, Kelurahan Jadi Rejo, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru harus dilalap sijago merah.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran itu terjadi Jumat (12/4) sekitar pukul 14.10 WIB. Pada peristiwa itu tak ada korban jiwa. Namun, warga di sekitar kejadian panik warga karena rumah yang terbakar berada di belakang Pasar Cik Puan itu berada dipemukiman padat penduduk.

Sejumlah sakti mengungkapkan, api diduga dari kompor warga yang meledak. “Tadi sebelum terbakar terdengar bunyi ledakan, sepertinya ada kompor meledak,” kata Dodi, salah seorang warga setempat.

Tak beberapa lama berselang, petugas pemadam kebakaran Kota Pekanbaru tiba di tempat kejadian, sehingga api tidak sampai membakar rumah lainnya. Hampir 30 meter, petugas kebakaran berjibaku memadamkan api dan akhirnya bisa dikuasai. (rn/knc)

Surfing Asal Perancis Apresiasi Seni Budaya Tirta Bono Pelalawan

Marwan IbrahimPelalawan (SegmenNews.com)– Peselancar Asing asal perancis memberikan apresisi terhadap seni Budaya Tirta Bono di kabupaten Pelalawan kemarin.

Menurut peselancar asal Perancis yang hadir bersama rekan-rekan sesama surfing, pegelaran seni budaya Tirta Bono sangat memikat dengan penampilan seni khas Pelalawan seperti drama cerita rakyat tentang sejarah gelombang bono dan berbagaitari-tarian khas Pelalawan.

“Seni budaya Kabupaten Pelalawan sanat menarik, apalagi gelombang bononya sangta luar biasa, saya sangat senang berselancar disini, masyarakatnya juga ramah,” ujarnya dengan bahasa Perancisnya.

Acara pagelaran seni Budaya Tirta Bono yang bertemakan “Bono Menyapa Dunia” tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pelalawan, H Marwan Ibrahim menampilkan peserta dari 7 Kecamatan dari 12 Kecamatan yang ada di pelalawan.

Ratusan masyarakat antusias menyaksikan kebolehan peserta dalam menunjukkan budaya seni seperti silat, drama dan tari-tarian khas Daerah Pelalawan.

Dikatakan Wabup, bahwa gelombang bono yang ada di Kecamatan Teluk Meranti adalah salah satu ikon wisata di Indonesia yan di kenal ke Manca Negara. Maka dengan adanya seni Budaya Tirta Bono ini diharapkan dapat membangkitkan minat dan kesadaran masyarakat untuk melestarikan seni budaya yang pernah ada di tengah masyarakat sejak dahulu agar tidak hilang.

“Mari kita pupuk rasa kebersamaan, dan mendukung Program Wisata Bono yang sudah dikenal hingga kemanca Negara ini,” ajak Marwan Ibrahim kepada masyarakat. (rz/den)

 

Akhirnya, Pemerintah akan Persulit Orang Kaya Membeli Bensin Premium

kartun peremiumJakarta (SegmenNews.com)- Menteri ESDM Jero Wacik mengungkapkan pembahasan opsi-opsi kebijakan pengendalian BBM subsidi sudah mengerucut menjadi satu opsi. Opsi yang dipilih adalah mengurangi subsidi BBM bagi orang kaya dengan cara menyediakan BBM khusus yang harganya di atas bensin premium.

“Opsi yang mengerucut awalnya adalah mencabut subsidi BBM bagi orang kaya, tapi setelah ditimbang tidak jadi dicabut tetapi dikurangi subsidinya bagi orang kaya dan menengah,” ujar Jero ketika ditemui di Kantornya kepada wartawan, Jumat (12/4/2013).

Dikatakan Jero, nantinya orang mampu dan kaya hanya boleh membeli BBM subsidi atau Premium dengan harga yang berbeda. “Orang kaya dan mampu ngisi ada SPBU khususnya yang boleh dimasukin, ya masuk ini ya mobil-mobil plat hitam,” ucap Jero.

Jadi orang kaya dan mampu yang punya mobil ini kata Jero membeli premium tidak lagi membeli BBM dengan harga Rp 4.500 per liter lagi.

“Kan harga Premium (sebelum disubsidi) itu Rp 9.500 per liter, disubsidi pemerintah Rp 5.000 per liter dan di jual Rp 4.500 per liter, nanti orang yang punya mobil subsidi BBM kita kurangi, premiumnya harganya berbeda bukan Rp 9.500 bukan juga Rp 4.500 per liter, berapa harganya itu yang masih dihitung,” tandas Jero.

Pemerintah berencana akan membahas mekanisme pengendalian BBM subsidi di Istana Cipanas akhir pekan ini. (dtc/snc)

 

 

Komnas HAM Didemo 100-an Orang Berbaju Loreng

loreng demoJakarta (SegmenNews.com)– Para Komisioner Komnas HAM kaget. Sebabnya, di sela-sela Komnas HAM melakukan jumpa pers soal LP Cebongan, ratusan demonstran berbaju loreng menggeruduk kantor Komnas HAM yang terletak di Jalan, Latuharhary tersebut. Para demonstran meminta Komnas HAM dibubarkan.

Kejadian itu terjadi saat Komnas HAM baru melakukan jumpa pers selama 20 menit. Tiba-tiba suara orator mengejutkan para perserta jumpa pers.

“Kami mau Kasus Cebongan jadi kriminal biasa, karena kasus ini membantu membinasakan premanisme,” ujar salah seorang orator memakai megafon di depan Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta, Jumat (12/4/2013) dikutip dari detikcom.

Ternyata, para demonstran itu berasal dari Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Polri Indonesia.

Para demonstran itu membawa spanduk berukuran 1×1 meter bertuliskan ‘Komnas HAM antek asing’, ‘Bubarkan Komnas HAM’, dan ‘Komnas HAM Tidak pernah Ada Di saat Orang Tua Mereka Dilanggar Hak-nya’.

“Saat operasi militer Papua, Komnas HAM tidak pernah menyelidiki kasus itu!” teriak sang orator.

Para demonstran itu berjumlah sekitar 150 orang, dan aksi mereka tidak membuat kemacetan lalu-lintas yang signifikan. Para petugas keamanan kantor menjaga aksi tersebut. Jumpa pers pun harus terhenti sementara karena aksi tersebut.

Sementara itu dalam jumpa pers, Komnas HAM menjelaskan kalau kasus penyerangan Cebongan, Maret lalu merupakan pelanggaran HAM. Ketua Komnas HAM Siti Noor Lalila meminta meminta pemerintah untuk bertanggung jawab.

Mengingat kejadian yang berlangsung di Cebongan adalah bentuk penyerangan terhadap institusi negara dan negara gagal melindungi warganya

“Ini jelas bentuk pelanggaran HAM. Serangan terhadap Lapas Cebongan Sleman adalah tindakan ‘extra judicial killing’ terhadap empat tahanan dan merupakan serangan terhadap kewibawaan hukum sehingga tidak dibenarkan dengan alasan apapun,” ujar Siti Noor Laila dalam jumpa pers tersebut. (*dtc/snc)

 

Belakang Kantor Walikota Pekanbaru Diduga Jadi Tempat Mesum

 

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Belakangan ini, Jalan Kehutanan yang berada di belakang Kantor Walikota Pekanbaru berubah status menjadi tempat mesum. Hampir tiap hari bila fajar mulai menyingsing seiring gelap malam tiba lokasi yang tidak diterangi lampu ini di jadikan tempat nongkrong pasangan muda mudi untuk berbuat seronok.

Lik, seorang saksi mata yang berhasil dikonfirmasi, Jum’at (12/4), mengakui sering memergoki ada pasangan yang mojok di atas roda dua sembari bermesraan.

“Bahkan mereka pernah kepergok buka-buka bagian bawahannya, saat saya melintas. Akan tetapi menyadari kedatangan saya mereka langsung kabur dengan motornya,” ujar Lik.


Ra, pejalan kaki lainnya juga mengaku risih bila melintasi jalan Kehutanan tersebut, selain gelap karena penerangan yang remang-remang. Juga di sepanjang trotoar jalan kiri dan kanan selalu terdapat pasangan mojok .

“Kita jadi malu, karena ini lokasinya dekat di tengah kota ada orang berbuat seronok,” ujar mahasiswa salah satu PT swasta ini.

Kepala Kantor Satpol- PP Kota Pekanbaru Baharuddin, Jum’at (12/4) saat di konfirmasi mengakui memang lokasi ini sering digunakan untuk tempat mojok. Tetapi terangnya, yang sering nongkrong di lokasi ini adalah pria dan sesama pria.

“Saya sering pantau memang ada yang suka nongkrong diatas motor tetapi menurut saya itu pria, tidak ada wanitanya,” sangkal Bahar sembari tertawa genit.

Ketika di konfirmasi apakah ini tidak akan di tertipkan karena bisa membawa nama buruk bagi lingkungan perkantoran Walikota, Bahar hanya berlalu dengan alasan ingin menunaikan sholat Jum’at. “No coment saya mau sholat,” tandasnya sembari berlalu. (rn/ur)

Pak Ogah Jalan Rusak Simpang TB Rohul-Kampar Mulai Arogan

Sekelompok pemuda berdiri di jalan rusak masing-masing memegang ranting kayu dan meminta sumbangan kepada pengendara (foto diambil Jum'at, 12/4/2013)
Sekelompok pemuda berdiri di jalan rusak masing-masing memegang ranting kayu dan meminta sumbangan kepada pengendara (foto diambil Jum’at, 12/4/2013)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Banyaknya ruas jalan Provinsi Riau di jalan lintas Simpang TB, Tandun Kabupaten Rokan Hulu menuju Kampar dan Pekanbaru rusak parah dan berlobang, membuat pengendara mengeluh. Lain halnya para oknum masyarakat setempat yang memanfaatkan untuk mengais rezeki atau meminta-minta (pak ogah) di jalan yang rusak.

Pemandangan pak ogah jalan rusak tersebut sudah tidak asing lagi bagi pengendara yang lewat. Namun kali ini sekelompok pemuda yang berada di jalan lintas pertapahan yang rusak mulai menampakkan kearoganannya kepada pengendara yang tidak memberikan sumbangan.

Dikatakan pengendara, Asri (35), Jum’at (12/3/2013) dia mendapatkan perlakuan yang kasar saat melintas di sepanjang jalan raya Pertapahan hendak menuju PasirPangaraian dari Pekanbaru. Katanya, sekelompok pemuda berdiri di jalan rusak yang berlobang cukup besar, mereka menanam batang-batang kayu kecil. Ketika mobil xenia yang di kendarainya mulai melambat, seorang dari mereka menadahkan bakul kardus meminta sumbangan.

Bapak dua anak ini tidak memberikan uang, melihat teman tidak mendapatkan uang, maka temannya yang berada di ujung jalan rusak mulai marah, dan memukulkan sepotong dahan kayu ke mobil Asri.

“Mereka terlihat marah karena tidak saya beri uang, salah satu teman mereka memukul depan mobil saya dengan ranting dahan kayu. Sekelompok pemuda itu masing-masing memgang dahan kayu, entah untuk apa,” ceritanya.

Menurut Asri peminta sumbangan di jalan rusak tersebut memang kerap terjadi, namun hal itu sudah menjadi pemandangan yang biasa, tapi anehnya hingga saat ini pemerintah Provinsi terkesan tutup mata untuk memperbaiki jalan. Jika hal itu terus berlanjut ditakutkan akan menimbulkan kriminalitas.

Dari pantauan SegmenNews.com di sepanjang jalan tersebut, khususnya di jalan rusak, ada beberapa warga yang berpura-pura menimbun jalan dan meminta sumbangan kepada pengendara yang lewat, namun ada juga warga yang benar-benar melakukan penimbunan dan meminta sekedar uang lelah.

Yang meminta-minta berkedok menimbun jalan tersebut berfariasi, ada sekelompok pemuda, ada juga suami istri dan tak jarang ditemukan anak-anak. (r4n)