Beranda blog Halaman 2947

Kemenkoinfo Klarifikasi Wisata Malam Dugem Sehat di Dumai

ilustrasi
ilustrasi

Dumai (SegmenNews.com)– Pihak Kementerian Komunikasi dan Informasir RI melalui staf Bidang Perencanaan, Bambang mengatakan, peresmian wisata malam dugem sehat tanpa narkoba oleh Walikota Khairul Anwar beberapa waktu lalu bukanlah program kementerian.

“Pihak yang paling bertanggungjawab atas persoalan ini ialah Daeng Siala yang tidak berkoordinasi dengan baik untuk menjalankan program dugem sehat ini dengan pihak terkait. Kami di Kemenkoinfokom tidak pernah membuat program seperti itu,” terang Bambang, dalam keterangan persnya, Selasa (26/3) kemarin.

Bambang menyebutkan, sebelum malam pencanangan sosialisasi wisata malam di klub malam Freedom tersebut yang juga diikutinya, sempat mempertanyakan program yang akan diresmikan wako Dumai ini kepada Daeng Siala.

“Daeng waktu itu mengatakan akan menghadirkan Dirjen Kemenkoinfo untuk kegiatan pencanangan wisata malam dugem sehat ini, dan saya berpikir kalau memang bisa menghadirkan silahkan saja. Dia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan intansi terkait di pemerintahan kota Dumai,” jelas Bambang didampingi Kadis Budparpora Dumai H Eldar Afinta.

Program yang berpolemik di tengah masyarakat Dumai ini menurutnya juga tidak baik karena selain tidak berkoordinasi baik dengan instansi terkait, juga dilaksanakan di suatu tempat yang kurang pas di pandangan masyarakat.

Dia mengaku juga telah dihubungi Walikota Dumai terkait program yang tidak didukung masyarakat ini dan meminta dirinya membina dan membimbing kearah yang lebih baik lagi PPWI yang ada di Dumai.

“Kami sangat menyayangkan sekali adanya program yang tidak didukung masyarakat ini, dan kepada PPWI wilayah Dumai sudah saya ingatkan untuk tidak mengulangi lagi,” sebut Bambang.

Ditegaskannya juga, keberadaan PPWI bukan didirikan oleh Kemenkoinfo, melainkan berdiri sendiri namun dikarenakan memiliki visi misi sama maka digandeng untuk bekerjasama sebagai perpanjangan tangan Kemenkoinfo.

“Rencana awal kementrian akan membuat MoU dengan PPWI karena dianggap mempunyai visi dan misi mendukung kerja kementrian, namun karena peristiwa yang membuat saya harus hadir ke dumai, saya nyatakan MoU akan dipikirkan lagi kedepannya,” tegasnya.

Di beberapa kesempatan, Walikota Khairul Anwar mengatakan tidak meresmikan wisata malam dugem sehat tanpa narkoba, namun melakukan pencanangan kampanye wisata malam sehat anti narkoba yang merupakan program sinergitas Pemko dengan Kemenkoinfo.

Namun, belakangan, pernyataan wako seolah terbantahkan karena dengan sangat jelas dan bisa didengar langsung di dunia maya penyampaian wako saat memberikan kata sambutan sekaligus meresmikan wisata malam dugem sehat tanpa narkoba, miras dan wanita asusila yang tersebar rekamannya di situs youtube. (hr/knc/snc)

Kabag TU Tinjau Pelaksanaan US dan UMBN Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kepala Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs.H. Saman,M.Si, Selasa (26/3) kemarin melakukan pembinaan Updating Aplikasi Data Perencanaan dan sekaligus meninjau pelaksanan Ujian Sekolah di Madsarah Tsanawiyah Negeri (MtsN) Rambah dan pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Pasir Pengaraian.

Dalam arahanya Kabag TU mengatakan, pentingnya setiap perangkat perencanaan di suatu satker menguasai program updating aplikasi data perencanaan tersebut. mengingat setiap kegiatan ataupun program yang akan dilaksanakan suatu satker itu dibutuhkan perencanaan yang sesuai dan seragam berdasarkan acuan yang telah diaplikasikan.

Lebih lanjut sambung Kabag TU, jika perencanaan suatu kegiatan meskipun sudah terencana dengan baik namun tidak terupdate dalam aplikasi yang sudah ditentukan maka kegiatan tersebut tidak akan bisa terakomodir dan terealisasi dengan baik.

Selain melakukan pembinaan Updating Aplikasi Data Perencanaan, Kabag TU Kanwil Kemenag Riau didampingi Kasubbag TU Kemenag Rohul, H. Zulkifli Syari,S.Ag.M.Pd.I juga menyempatkan diri meninjau pelaksanaan Ujian Sekolah yang dilaksanakan MtsN Rambah dan pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) MIN Pasir Pengaraian.

Untuk informasi peserta ujian sekolah yang diikuti MtsN di Rokan Hulu sebanyak 1352 siswa kelas III, dan peserta UAMBN MIN se Rokan Hulu diikuti sebanyak 219 siswa.(r4n/rls)

Kapal Pesiar Terbakar di Sibolga, Sumut

photo detikcom
photo detikcom

Medan (SegmenNews.com)– Satu unit kapal pesiar pribadi musnah terbakar di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Kapal Motor (KM) Salima yang diketahui milik seorang warga Jepang bernama Suzuki, terbakar pada Selasa (26/3/2013) sekitar pukul 11.30 WIB. Masih belum diketahui apa pemicu kebakaran, namun diduga dari ruang mesin.

Saat terbakar, kapal itu sedang naik dok. Tengah perbaikan karena masalah kebocoran di salah satu galangan kapal yang berada di Jalan Ahmad Dahlan, Sibolga. Tidak ada orang yang tengah berada di kapal, dan mesin kapal juga dalam keadaan mati.

Api diketahui mulai menyala dari salah satu ruangan di dalam kapal, dan kemudian membakar seluruh kapal. Posisi kapal yang berada di pinggiran laut sehingga angin kencang, dan bahan kapal yang terbuat dari fiberglass, membuat api menyala hebat. Asap hitam dari kapal ini menjulang hingga ketinggian lebih dari 30 meter.

Akibat kebakaran ini, kapal-kapal nelayan yang berada di sekitar galangan tersebut terpaksa dipindahkan, khawatir api semakin membesar dan merembet kemana-mana. Api baru berhasil dipadamkan sekitar setengah jam setelah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Kepolisian Sektor Sibolga Selatan yang berada di lokasi sudah melakukan penyelidikan. Keterangan beberapa saksi sudah diminta, namun masih belum bisa dipastikan apa penyebab kebakaran itu.

“Sumber api masih belum diketahui, masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Sibolga Selatan, AKP D. Habeahan kepada wartawan di lokasi kejadian. (dtc/snc)

 

Agus Marto Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia Baru

agus martowardojo
agus martowardojo

Jakarta (SegmenNews.com)– Menteri Keuangan Agus Martowardojo akhirnya disetujui Komisi XI DPR-RI untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Darmin Nasution yang masa jabatannya akan habis 22 Mei 2013 mendatang.

Hasil ini diperoleh setelah 54 dari 55 anggota Komisi XI DPR melakukan voting tertutup, setelah rapat selama 7 jam sejak pukul 13.00 WIB berjalan alot.

Dari 54 anggota yang hadir, sebanyak 46 suara setuju, 7 suara tidak setuju, dan 1 suara abstain.
Demikian hasil rapat Komisi XI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/3/2013).

Agus Marto memang lama berkecimpung di dunia perbankan nasional. Sebelum ditunjuk sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani pada 2010, Agus merupakan Direktur Utama Bank Mandiri sejak 2005. Pria kelahiran Amsterdam 24 Januari 1956 ini juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Permata selama tiga tahun.

Pada 2008 lalu, Agus Marto pernah gagal dipilih oleh Komisi XI DPR saat dicalonkan menjadi Gubernur BI bersama Raden Pardede. Di kalangan pegawainya di Kementerian Keuangan, Agus Marto dikenal sebagai sosok yang giat dan tak kenal lelah. Sifat ini memang telah dikenal sejak Agus Marto memimpin Bank Mandiri. (dtc/snc)

 

 

Walikota Sidimpuan: Tak Ada Mutasi Pejabat Pemko

Andar Amin Harahap
Andar Amin Harahap

SIDIMPUAN (SegmenNews.com)– Desakan dari sejumlah pihak yang menduga adanya tekanan moral politik dan intervensi dibalik belum adanya mutasi pejabat Pemko Psp, membuat Walikota Andar Amin Harahap angkat bicara.

Menurut walikota termuda di Provinsi Sumatera Utara ini, tidak akan ada mutasi dalam waktu dekat di Pemko Psp. “Saya tegaskan lagi, tidak ada mutasi dalam waktu dekat ini,” ujarnya, Senin (25/3) dilansir Metrosiantar online.

Hal itu dikatakannya karena ada tudingan sejumlah pihak yang menyebutkan ia belum melakukan mutasi karena adanya balas budi politik dan lainnya, sehingga membuat Andar terkesan tidak tegas.

“Saya sudah saya sampaikan berulang kali, politik pilkada sudah usai, sekarang marilah kita bergandengan tangan, bersatu untuk membangun Kota Psp tercinta ini. Amanah sudah diberikan masyarakat kepada kita, maka harus kita laksanakan dengan baik.

Lupakan pilkada, mari bersatu membangun Kota Psp ini, karena memikirkan itu hanya membuang energi. Sementara kita butuh energi lebih untuk memikirkan Kota Psp,” sergahnya. Dijelaskannya lagi, mutasi tidak bisa sembarangan dilakukan hanya berdasarkan faktor suka atau tidak suka.

Tetapi dirinya tetap memegang prinsip bahwa mutasi dilakukan setelah terlebih dulu ada evaluasi kinerja dari yang bersangkutan. “Tidak mungkin kita mencopot jabatan seseorang hanya dalam waktu dua bulan, jika tidak kita berikan waktu untuk bisa mengevaluasi kinerjanya.

Tidak adil namanya itu. Makanya saya tegaskan, mutasi tidak akan kita laksanakan dalam waktu dekat ini. Tetapi akan kita evaluasi terlebih dulu bagaimana kinerja yang bersangkutan,” katanya.
Untuk itu dirinya meminta semua pihak untuk objektif dalam menilai, terkhusus seluruh SKPD, bukan karena intervensi politik dan juga beban moral pada saat pilkada lalu.

“Kita berikan kesempatan kepada SKPD untuk menunjukkan kinerjanya, baru kita lakukan evaluasi,” jelasnya. Namun lulusan STPDN ini menegaskan, pasti akan ada mutasi dilakukannya, khususnya selama periode kepemimpinannya bersama Wawako Muhammad Isnandar Nasution.

“Mutasi pasti ada. Waktunya kapan, nanti akan kami bicarakan melalui Baperjakat,” kilahnya. Diakuinya, banyak isu dan perbincangan di luaran tentang adanya perombakan kabinet yang akan dilakukannya, bahkan juga desakan untuk melakukan mutasi. Namun ia tetap pada ketegasannya, dengan tidak melakukan perombakan kabinet sebelum adanya evaluasi kinerja SKPD. **

 

 

Pasca Bentrok di Polsek Barteng Palas, 6 Korban Tembak Mulai Membaik

Sidimpuan (SegmenNews.com)– Dua hari pasca kerusuhan yang terjadi di Polsek Barumun tengah, Palas, Sumut, keenam korban luka tembak yang dirawat di RSUD Psp, mulai membaik. Ada yang sudah bisa duduk sendiri, berjalan walaupun dipapah dan ada juga yang sudah terlihat bercanda dengan keluarganya. Namun, keenam korban luka tembak ini dijaga ketat polisi.

Keenam korban luka tembak itu, masing-masing; Murni Siregar (57), Huala Pulungan (18), Rustam Nasution (35), Masdawiyah Daulay (50), Rayan Pulungan (62) kelimanya warga Aek Buaton, dan Amir Pulungan (52) warga Hutabargot.

Amatan METRO (25/5) dari Ruangan Tulip RSUD Psp, Rustam Nasution, yang mendapat luka tembak pada kaki kiri, sudah dapat berjalan (walaupun masih dipapah) untuk ke kamar mandi.

“Bagaimana keaadaannya Bang?” tanya METRO ketika menyapanya di ruangan Tulip 2 RSUD Psp. “Lumayanlah Bang, sudah lebih baik walaupun masih terasa ngilu,” terang Ayah satu anak ini sambil memperlihatkan bagian kakinya yang diperban.

Begitu juga dengan Murni. Korban luka tembak pada bagian rusuknya ini sudah dapat duduk dan tersenyum ketika keluarganya menjenguk. Begitu juga dengan korban yang lainnya. Bahkan, Rustam, Murni, dan Masdawiyah sudah pindah menjadi satu ruangan.

Mereka sebelumnya satu ruangan bersama Kahar Harahap (54) dan Marasunduk Siregar (28), yang dirujuk ke Medan. Di sekitar gazebo (ruang tunggu) rawat bedah RSUD Kota Psp, terlihat beberapa personil polisi berpakaian preman berjaga-jaga untuk mengantisipasi keamanan.

Seperti di depan ruangan Tulip 2, tampak tiga personil yang selalu awas terhadap pengunjung yang datang untuk menjenguk para korban. Sekira pukul 14.00 WIB, empat personil Brimob dengan pakaian dan senjata lengkap, berdatangan di sekitar kamar perawatan enam korban.

Keempat personil ini terlihat duduk di bangku yang disediakan di sekitar rumah sakit. Sebelumnya, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Satro, pada kunjungannya kemarin (24/3) menjelaskan, semua biaya perawatan dan pengobatan para korban akan ditanggung sampai sembuh.“Mulai dari biaya perawatan sampai pengobatan akan kami tanggung hingga sembuh,” ujar Kapolda saat itu.

Hari Ini Asrian Sempat Alami Sesak Napas
Asrian Harahap (31), warga Desa Aek Buaton, Kecamatan Aek Nabara, Kabupaten Padang Lawas, saat ini tengah dirawat intensif di RSUP H Adam Malik Medan. Asrian mengalami luka tembak di bagian punggung sebelah kanan.

“Pasien tiba di RS Adam Malik, Minggu (24/3) dinihari. Kondisinya stabil dan sadarkan diri. Namun, tidak mau ditemui oleh siapapun. Semalam polisi datang, dia tolak karena polisi itu tidak membawa surat keterangan,” kata Kabag Hukum Organisasi dan Humas RSUP HAM Hasan Basri, Senin (25/3).

Saat ini, kata Hasan, pasien belum dilakukan operasi untuk mengeluarkan benda dari tubuhnya. “Kita tidak tahu apakah proyektil atau benda lain, ini mau discanning untuk mengetahuinya. Lagipula pasien semalam sesak nafas, maka tindakan yang kita lakukan yaitu pemasangan oksigen dan thorax drain, karena diduga ada cairan di dalamnya,” tegasnya.

Hari Ini Mediasi
Sementara itu, Pemkab dan DPRD Palas akan melakukan langkah mediasi dalam persoalan polisi bentrok dengan warga Aek Buaton, Kecamatan Aek Nabara Barumun, yang terjadi Sabtu (23/3) lalu.

Menurut Bupati Palas H Ali Sutan Harahap (TSO), besok (hari ini), Selasa (26/3) pihaknya akan melakukan pertemuan dengan masyarakat Aek Buaton, Huta Bargot, Batu Sundung, Sidongdong, membicarakan solusi terbaik dalam hal persoalan tersebut.

“Besok (hari ini, red) kita akan melakukan pertemuan dengan warga, untuk membicarakan persoalan ini. Apa solusi yang akan dilakukan. Bahkan kita akan memediasi antara warga dengan polisi,” jelas Bupati.

Untuk saat ini sebut bupati, pihak Pemkab Palas sudah menginstruksikan Camat Aek Nabara Barumun Jamal Siregar, untuk mencek kondisi masyarakat yang tertembak di rawat di RSUD Padangsidimpuan (Psp), termasuk akan memberikan bantuan dalam hal perawatannya.

Anggota DPRD Palas Erwin H Pane menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bupati Palas H TSO, Senin (23/3), untuk membicarakan langkah yang dilakukan dalam hal tersebut. Dan sudah ada kesepakatan, kalau Selasa akan dilakukan pertemuan dengan warga terlebih dahulu.

“Saat ini pertemuan dengan warga saja dahulu. Nanti membicarakan solusinya, apa yang terbaik dilakukan,” tukasnya. Ditanya mengenai Pansus DPRD yang akan dibentuk dalam hal persoalan ini? Erwin menjawab, agar menunggu terlebih dahulu, hasil pertemuan dengan masyarakat.
“Tunggu dulu gimana hasil pertemuan saja,” ucapnya.

Sementara kondisi kampung Aek Buaton saat ini, belum begitu normal sebagaimana aktivitas biasanya selama ini. “Belum normal seperti biasa. Sejumlah warga masih mengungsi ke tempat keluarganya. Dan, ada pula yang pergi ke ladang dan menginap beramai-ramai karena ketakutan,” terang Kades Aek Buaton Hosni Mubarok Nasution. (mso/rn)

 

 

Satpol PP Pekanbaru Sita 138 Miras Berbagai Merk

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru menyita 138 minuman keras dari grosir. Penyitaan ini sebelumnya berdasarkan laporan dari masyarakat.

“Kali ini tempat usaha yang kena grebek adalah grosir di Jalan Khaharudin Nasution nomor 69 persis di depan air dingin,” ujar M Harahap, Komandan Kompi (Danki) III Satpol-PP Kota Pekanbaru, Selasa (26/3).

Katanya tempat usaha yang digrebek ini selain tidak memiliki ijin juga telah melanggar peraturan pemerintah dengan menjual minuman beralkohol di atas 5 persen.

“Kami menemukan Jenis minuman keras bermerek mansion 21 botol, anggur merah 27 botol, anggur putih 8 botol, kong khuat 5 botol, topi miring 4 botol, wiski drum 5 botol, isklan 60 botol .anggur kolesom 8 botol, Total ada 138 botol,” bebernya.

Menurut Harahap, semua miras ini memiliki kadar alkohol diatas 5 persen. “Miras yang kita amankan ini kadar alkoholnya rata-rata 18 persen ada juga yang 40 persen,” urainya.

Ketika ditanyakan tindakan pemko terhadap pemilik grosir ini lanjutnya, pemko sudah memberikan surat peringatan.

“Pemilik grosir sudah di mintakan menunjukkan surat ijin usaha. Kalau yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan izin menjual minuman keras maka barang bukti ini akan kita musnahkan,” tandasnya. (rn/ur)

 

PNS Bengkalis Kedapatan Curangi Absen Hadir

Bupati Bengkalis Sidak PNS
Bupati Bengkalis Sidak PNS

Bengkalis (SegmenNews.com)- Masih banyak PNS di lingkungan Pemkab Bengkalis yang bertindak curang soal absensi atau kehadiran. Di daftar absensi hadir tapi kenyataannya yang bersangkutan tidak berada di tempat.

Kondisi ini sontak membuat Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno geleng-geleng kepala saat melakukan sidak ke sejumlah ruangan di lingkungan kantor Bupati Bengkalis, Selasa (26/3/2013).

Suayatno bersama dengan staf Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bengkalis mengabsensi satu persatu daftar hadir Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dimulai dari ruangan Kepala Bagian (Kabag) Humas Setdakab Bengkalis, Bagian Keuangan, PDE, Penyusunan Program, dan sejumlah ruangan sampai dengan bagian perbendaharaan keuangan.

Dari Sidak itu juga, banyak ditemukan sejumlah PNS yang isi absen namun tidak berada di tempat. Tak jarang juga ada yang bertugas di luar atau dinas luar, namun absensinya tetap ditandatangani tanpa surat pemberitahuan.

Ditemui di sela-sela usai Sidak dan absensi PNS di lingkungan kantor Bupati, Suayatno didampingi Asisten II Setdakab Bengkalis H Arianto, staf ahli Bupati Zulfan Herri, dan sejumlah pejabat BKD mengatakan, dari hasil pantauan Sidak kali ini secara umum tetap bagus, kendati demikian Suayatno tak memungkiri, jika ada sebagain PNS yang tidak ada diruangan, namun absensinya tertulis hadir.

“Nah itu sebenarnya sudah menyalahi aturan kepegawaian, dan akan kita panggil. Kita akan tertibkan hal ini, intinya Sidak yang kita laksanakan ini tidak lain bertujuan meningkatkan kedisiplinan PNS, kita akan panggil Kepala Bagian melalui Sekretaris Daerah, untuk bersama-sama menertibkannya,”kata Suayatno.

Apakah Sidak yang dilaksanakan ini akan berkelanjutan, atau sekedar pasca temuan-temuan masalah yang berkaitan PNS nyabu dikantor Bupati, Suayatno dengan tegas mengatakan, tidak ada hubungannya dengan oknum PNS terlibat Narkoba, akan tetapi Sidak yang dilaksanakan diharapkan nantinya rutin dilaksanakan.

“Insya Allah, kalau panjang umur kita lanjutkan terus Sidak ini. Memang dari temuan ada sejumlah PNS yang tidak jujur, nah kedepan diharapkan bagi yang memanggar akan kita tindak, sebelumnya juga akan diberitahukan, terkadang mereka sudah hadir, namun tidak masuk kantor, tapi tanda tangan absen, tentunya hal ini perlu menjadi perhatian kita dan harus ditindak lanjuti,” paparnya. (adv/rilis)

Ratusan Eks Karyawan PT.P3 Tuntut Lelang Aset Perusahaan

Ratusan eks karyawan tuntut lelang aset perusahaan bayar pesangon
Ratusan eks karyawan tuntut lelang aset perusahaan bayar pesangon

Siak (SegmenNews.com)– Sekitar seratusan mantan karyawan PT.Pertiwi Prima Plywood (P3) Perawang, Selasa (26/3/13) sekitar pukul 11.00 WIB datangi kantor Pengadilan Negeri (PN) Siak. Mereka menuntut eksekusi dan pelelangan aset perusahaan untuk bayar pesangon Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Kedatangan ratusan mantan karyawan PT.P3 yang bergerak dibidang pembuatan triplek lapis tersebut, datang dengan Penasehat Hukum (PH) mereka yakni Lamarius dari Departemen Hukum Komwil Provinsi Riau Reclasering Indonesia. Dan di pengadilan, mereka langsung disambut Ketua PN Siak Irfanudin dengan pengawalan ketat dari Polres Siak.

“Kita meminta kepada pengadilan segera eksekusi seluruh aset PT.P3 yang telah lama tutup tersebut, dan mengajukan surat permohonan pelelangan di kantor lelang, agar seluruh upah atau uang pesangon mantan karyawan perusahaan tersebut dapat terbayarkan,” terang PH Mantan Karyawan perusahaan yakni Lamarius.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PN Siak Irfanudin mengungkapkan dihadapan ratusan mantan karyawan PT.P3 bahwa, dirinya selalu memantau perkembangan kasus tersebut, karena kasus ini masih dalam tahap Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA) RI. Dan berjanji akan secepatnya menyelesaikan kasus ini agar seluruh upah dapat dibayarkan dari hasil pelelangan aset perusahaan tersebut.

“Saya selalu memantau perkembangan PK tersebut di MA, dan sampai saat ini hasil putusan belum resmi diterima, akan tetapi saya akan secepatnya mengajukan surat ke kantor pelelangan agar seluruh aset perusahaan tersebut dapat di jual dan hasilnya dapat melunasi upah yang telah disepakati,” terang Ketua PN Siak.

Selain itu, keterangan salah satu dari mantan karyawan PT.P3 tersebut berharap pihak PN Siak segera memproses dan persiapkan untuk pelelangan seluruh aset eks perusahaan tersebut, karena kasus ini telah lama dan sudah berlarut-larut.

“Kami berharap kepada pengadilan untuk segera memproses persiapan perlelangan aset tersebut, karena dalam kasus ini sudah lama dan tidak kunjung selesai, sehingga kami terlantar dan kami sangat berharap upah tersebut untuk kelanjutan hidup kami kedepan,” ungkap Ibu dengan mengendong anaknya. (rinto)

Pengambilan Keputusan Gubernur BI Mengarah ke Aklamasi

agusmartowardojobiJakarta (SegmenNews.com)– Rapat internal Komisi XI DPR RI terkait pengambilan keputusan Agus Martowardojo menjadi Gubernur Bank Indonesia saat ini cenderung mengarah ke aklamasi, kata anggota Komisi XI dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Anna Muawanah.

“Mayoritas anggota mau aklamasi namun ada catatan beberapa poin terkait fit and proper test,” kata Anna di sela-sela rapat intern Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa.

Anna mengatakan beberapa fraksi yang menyetujui aklamasi juga meminta keputusan diambil minggu depan.
“PDI-P dan Golkar minta ulurkan waktu. Aklamasi dengan catatan untuk kerja sama dengan OJK,” katanya.
Sementara itu dari fraksi PKB sendiri meminta keputusan diambil hari ini.

“PKB minta hari ini apapun keputusannya segera, lebih cepat lebih baik,” ujar Anna.
PKB juga menyatakan dukungannya terhadap Agus Martowardojo menjadi Gubernur BI menggantikan Darmin Nasution.(ant/rn)