Beranda blog Halaman 2948

Ciri Penyerang LP Cebongan Sleman Diketahui

int
int

Jakarta (SegmenNews.com)– Markas Besar Kepolisian RI telah mendapatkan informasi ciri pelaku penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Namun, ciri pelaku yang didapat penyidik baru sebagian. Informasi yang didapat belum lengkap untuk mengungkap wajah anggota kelompok bersenjata itu.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar, saksi penyerangan memang telah memberikan informasi mengenai tanda khusus pelaku. “Tapi keterangan saksi itu belum cukup untuk membuat sketsa wajah,” ujar Boy, Selasa, 26 Maret 2013.

Seperti sikutip dari tempo.co, Boy mengatakan, hingga kini polisi masih terus menyelidiki insiden LP Cebongan. Polisi tidak hanya sebatas menelusuri tempat kejadian perkara saja. “Bisa saja ada informasi akurat, tapi bukan dari TKP,” kata Boy. “Bisa saja muncul informasi di tempat lain terkait orang-orang yang mirip dengan keterangan dari LP.”

Pada Sabtu dinihari, 23 Maret 2013, sekelompok orang bersenjata api laras panjang, pistol, dan granat datang menyerang penjara Cebongan. Sekitar 17 orang menerobos dan memberondong empat tahanan: Hendrik Angel Sahetapy alias Deki, Adrianus Candra Galaga, Yohanes Juan Mambait, dan Gameliel Yermiayanto Rohi Riwu.

Keempat korban tewas di tempat dengan 31 peluru. Mereka diduga tersangka penusukan Sersan Satu Santoso, anggota Komando Pasukan Khusus, di Hugo’s Cafe, 19 Maret 2013.

Boy menambahkan, penyidik telah menemukan sejumlah barang bukti di lapangan berupa proyektil dan selongsong peluru. Penyidik juga memeriksa 45 saksi, narapidana, dan sipir penjara Cebongan. “Kini kami masih melakukan analisis. Dari kesaksian mereka, semoga ada petunjuk baru yang membantu penyidikan lebih terarah,” kata Boy.

Soal jenis senjata, Pusat Laboratorium Forensik Polri masih melakukan identifikasi. Kata Boy, ukuran peluru tertentu dapat saja dipergunakan senjata laras panjang berbagai merek. Dari merek senjata, baru dapat ditelusuri apakah milik organik kesatuan militer atau bukan. “Ada yang dimiliki organik dan ada juga yang dipakai ilegal dari perdagangan gelap atau rampasan.” (tpc/rn)

Mantan Dirut Bank Riau Divonis Empat Tahun

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menjatuhkan hukuman penjara empat tahun dan denda Rp300 juta kepada mantan Dirut Bank Riau-Kepri Zulkifli Thalib terkait statusnya sebagai terdakwa kasus kredit fiktif.

“Menyatakan terdakwa bersalahan karena melakukan korupsi secara bersama-sama,” kata Ketua Majelis Hakim Ida Bagus Dwiantara di PN Pekanbaru, Selasa.

Hakim Ida Bagus mengatakan terdakwa juga dikenakan denda Rp300 juta yang apabila tidak bisa dipenuhi, maka akan dikenakan hukuman kurungan selama dua bulan.

Suasana haru langsung menyelimuti pihak keluarga Zulkifli Thalib dan pegawai Bank Riau-Kepri yang mengikuti jalannya persidangan. Baik terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan fikir-fikir terhadap putusan tersebut.

Putusan hakim terhadap Zulkifli Thalib lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dihukum penjara enam tahun dan denda Rp500 juta. Meski begitu, hakim sepakat bahwa terdakwa terbukti melanggar pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001.

Zulkifli Thalib sewaktu menjabat Dirut BPD Riau pada tahun 2002, kini menjadi Bank Riau-Kepri, telah membuat keputusan yang melanggar UU sehingga memperkaya orang lain dan merugikan negara sekitar Rp35,2 miliar.

Usai persidangan, Zulkifli Thalib menyatakan putusan tersebut tidak adil.

“Tentu saja putusan hakim tidak adil karena saya tidak menikmati uang itu,” katanya di lansir dari antara.

Kasus itu bermula pada hasil pemeriksaan Bank Indonesia Pekanbaru yang menyebutkan adanya penyimpangan kredit pada BPD Riau cabang Batam di tahun 2002. Kepala Cabang Batam, Said Zainal Abidin, memberikan kredit investasi kepada 168 debitur dengan besaran masing masing Rp250 juta.

Padahal, pencairan tersebut merupakan rekayasa Said Zainal Abidin dengan PT Karyawira Wanatama untuk pembangunan ruko dan mall di komplek pertokoan Batavia, Batu Aji Batam.

Ternyata, 92 debitur fiktif dan uang mengalir ke PT Karyawira Wanatama.

Kasus itu menyeret Zulkifli Thalib menyetujui pengambilalihan (take over) kredit bermasalah kepada PT Saras Perkasa. Direktur PT Saras Perkasa Arya Wijaya kemudian mengajukan kredit kepada BPD Riau untuk proses pengalihan kredit pembangunan tersebut, dan terdakwa membantu proses kreditnya.

Arya Wijaya saat itu meyakinkan akan meneruskan bangunan mal dan meminta penambahan kredit Rp55 miliar dengan jaminan “cash collateral” berupa deposito di Bank BNI 46 sejumlah Rp100 miliar. Namun, karena jaminan itu tidak diserahkan, pihak bank hanya mengucurkan kredit dengan plafon Rp35,2 miliar.

Sebanyak Rp32,3 miliar diantaranya berupa “take over” satu unit mal, 38 unit ruko dan dua kapling tanah. Sementara Rp3 miliar lagi dalam bentuk uang yang digunakan untuk operasional pembangunan kembali mal serta biaya lainnya untuk proses “take over”.

Syarat “take over” itu menerabas aturan yang berlaku, karena Zulkifli menilai hal tersebut sebagai bentuk upaya penyelamatan bank dari kebangkrutan. (ant/rn)

Bupati Rohul Buka Pencanangan Bulan Bakti IBI KB-Kes

Bupati Rohul buka pencanangan IBI KB Kes
Bupati Rohul buka pencanangan IBI KB Kes

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Bidan sebagai motor penggerak kesehatan terus mengumandangkan program Keluarga Berencana dan Kesehatan (KB-Kes) hingga ke pelosok Desa. Begitu juga Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus memberikan pengobatan gratis hingga tahun-tahun berikutnya di RSUD bagi masyarakat Kurang Mampu.

Hal itu disampaikan Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi, Selasa (26/3/2013) di acara Pencanangan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) KB-Kes bertempat di taman kota PasirPangaraian yang diikuti oleh ratusan Bidan se-Riau.

Menurut Bupati pelayanan kesehatan adalah juga Program Pemda Rohul dalam meningkatkan derajat masyarakat di bidang kesehatan. Oleh itu Pemda telah mendirikan pos kesehatan di berbagai Desa termasuk (Poskesdes) serta menekankan akan pentingnya ber KB.

Sementara itu KB-Kes Pusat, Dr Ermi Nurjasmi menghimbau agar IBI melaksanakan pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu, namun kegiatan itu tak lepas dari dukungan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), IBI dan Pemerintah Daerah.

“Kita mengajak seluruh pihak terkait agar bergabung memberikan kualitas pelayanan KB-Kes kepada masyarakat,” ajak Ermi.

Dilanjutkannya bahwa hingga saat ini bidan di Indonesia terdapat 250 ribu bidan. 70 ribu bidan diantaranya telah menempati pedesaan. Bidan selaku motor kesehatan, maka harus bisa berperan disetiap tingkatan kesehatan hingga ke pedesaan.

Kegiatan Pencanangan IBI, KB-Kes yang dilaksanakan selama 3 bulan di kabupaten Rokan Hulu menargetkan pelayanan kesehatan pada bulan Bhakti IBI ini.

“Kita akan mengumpulkan data pada kegiatan bulan Bhakti IBI 2013 di setiap Daerah dan akan di evaluasi guna peningkatan pelayanannya,” urainya.

Diacara itu Bupati Rohul, Wabup Rohul, Ir Hafith Syukri MM beserta Kepala BKKBN pusat, Wicaksono, IBI Riau dan Rohul serta SKPD Rohul, pihak kepolisian kejaksaan, pengadilan meninjau pengobatan gratis bagi masyarakat lanjut usia. (adv/humas)

Wabup Siak Buka Bazar MTQ Ke XIII

buka bazar mtq xlllSiak (SegmenNews.com)– Wakil Bupati Siak, Drs.H.Alfedri membuka Bazar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XIII Kabupaten Siak bertempat di lapangan sepak bola taman Sri Wangsa Desa Bungaraya Kecamatan Bungaraya, Selasa (26/3).

Dalam sambutannya, Drs.H.Alfedri, M.Si menyebutkan, kegiatan Bazar MTQ ke XIII yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten ini melibatkan beberapa Instansi, Kantor, Dinas dan beberapa organisasi PKK yang ada di 14 Kecamatan se-Kabupaten Siak. Hal ini harus kita dukung dan harus disambut baik, mudah-mudahan pada tahun-tahun berikutnya acara seperti ini kualitas dan mutunya bisa ditingkatkan lagi, ujar Alfedri.

Stan Bazar yang melibatkan berbagai komponen masyarakat, merupakan partisipasi yang paling besar dalam ajang kegiatan MTQ kita kali ini. Oleh sebab itu jadikan sarana Bazar MTQ ini sebagai wujud memupuk hubungan silaturahmi dan wawasan diantara sesama kita, terutama dalam menampilkan berbagai produk-produk unggulan yang kita hasilkan untuk menambah nilai jual dari home industri yang di ciptakan,” tutur Wakil Bupati.

Menurut Alfedri, kegiatan bazar yang di selenggarakan ini untuk mendapatkan kemenangan, jangan menonjolkan keindahan dan kemewahan semata, tapi bagaimana kegiatan bazar yang di gelar ini mampu melahirkan sumber ekonomi kerakyatan yang baik bagi masyarakat.

“Untuk itu berbagai macam produk yang ditampilkan, konteksnya harus mampu memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat banyak,” harap Alfedri. (rin)

 

Venue Renang ISG tambah Kedalaman 20 CM

venue renangPekanbaru (SegmenNews.com)– venue ISG cabang olahraga renang yang terletak di Sport Center Rumbai tidak akan banyak dilakukan perbaikan. Setidaknya hanya memperdalam kolam renang tersebut.

Seperti diketahui kolam aquatik ini akan dipergunakan pada Islamic Solidarity Games (ISG) yang direncanakan akan dipertandingkan 6-17 Juni 2013 mendatang.

Namun, memang untuk memperdalam kolam renang tersebut tidak perlu melakukan penggalian, hanya saja akan menaikan atau meninggika bagian tepi kolam sehingga kolam bisa lebih dalam.

Demikian disampaikan Wakil Ketua II Panitia ISG Daerah, Emrizal Pakis, Senin (25/03) usai rapat pemantapan panitia ISG daerah di Hotel Aryaduta, Pekanbaru.

“Ya, sudah saya kayakan bahwa secara fungsional venue ini sudah dapat dipergunakan. Namun, perlu penambahan kedalaman. Nah, untuk menambah kedalam tidak perlu lagi melakukan penggalian tapi kita hanya menaikan bagian tepi-tepi kolam sehingga lebih tinggi. Jadi, kolam juga bertambah dalam,” ujarnya.

Kedalam kolam akan ditambah sedalam 20 cm dan saat ini sendiri proses untuk mempersiapkan venue tersebut terus dilakukan.

“Jadi, saya jelaskan lagi kalu kita memperdalam kolam renang itu dengan cara meninggikan dinding tepi kolam dan kira-kira 20 cm yang akan dinaikan. Kalu kita dalam kan tidak akan cukup waktunya,” lanjutnya.

Sedangkan kondisi venue tersebut akan tetap out door. Namu, awalnya memang sempat ada wacana pada bagian atap akan ditutup total sehingga menjadi in door.

“Kolam renang ini akan tetap menjadi out door dan untuk pemasangan atap itu tidak jadi,” lanjutnya.

Sejauh ini panitia daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga akan terus mengupayakan untuk mempersiapkan kolam renang tersebut sesuai dengan yang diharapkan.

“Kita lakukan sesuai dengan yang kita targetkan untuk selesai secara setandar internasionalnya,” pungkasnya. (rn/ur)

Bupati Rohul Sambut Kedatangan Bupati Kuansing

Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi dan Bupati Kuansing saling bertukar cindera mata
Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi dan Bupati Kuansing saling bertukar cindera mata

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Sukarmis beserta Ketua DPRD, Asisten III Frederik, serta ratusan pejabat Pemda Kuansing disambut Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi, wabup Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri, MM, Setdakab Rohul Ir. H. Damri, MM, Wakapolres Rohul Kompol Arsyad Nur Siregar, pimpinan SKDP serta ratusan masyarakat Rohul saat berkunjung ke Negeri seribu suluk, Jum’at (22/3/2013) malam.

Penyambutan Rombongan Kuansing
Penyambutan Rombongan Kuansing
Bupati Rohul, Drs H Ahmad Msi, Wabup Rohul Ir Hafith Syukri MM, Bupati Kuansing Sukarmis Waka Polres dan rombongan photo bersama
Bupati Rohul, Drs H Ahmad Msi, Wabup Rohul Ir Hafith Syukri MM, Bupati Kuansing Sukarmis Waka Polres dan rombongan photo bersama
Bupati Achamad, Wabup Hafith Syukri, Bupati Kuansing Sukarmis usai olahraga tenis
Bupati Achamad, Wabup Hafith Syukri, Bupati Kuansing Sukarmis usai olahraga tenis
Wabup Rohul Ir Hafith Syukri MM usai bermain tenis
Wabup Rohul Ir Hafith Syukri MM usai bermain tenis
Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi photo bersama peserta lomba futsal
Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi photo bersama peserta lomba futsal
Bupati Rohul Drs H Achmad msi dan Bupati Kuansing H Sukarmis berphoto bersama marching band
Bupati Rohul Drs H Achmad msi dan Bupati Kuansing H Sukarmis berphoto bersama marching band
Bupati Rohul dan Wabup ,Bupati  Kuansing, Kapolres Rohul serta rombongan menari randai khas masyarakat Kuansing
Bupati Rohul dan Wabup ,Bupati Kuansing, Kapolres Rohul serta rombongan menari randai khas masyarakat Kuansing

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kecewa, Mantan Karyawan PT. SRT Ngadu ke DPRD Siak

mantan karyawan PTSRT ngadu ke DPRD Siak
mantan karyawan PTSRT ngadu ke DPRD Siak

Siak (SegmenNews.com)– Tak kunjung di bayarnya uang kompensasi pesangon sesuai nota kesepakatan dan pembayaran Jamsostek yang tidak sesuai dengan kesepakatan, membuat mantan karyawan PT Siak Raya Tumber (SRT), Senin (25/3/13) mengadukan pihak perusahaan ke DPRD Siak.

Kedatangan mereka di sambut DPRD Siak komisi I, Hearing dipimpin ketua Komisi I, Muhtarom,S.Ag, juga menghadiri Asisten 1, Kepala Dinas Kesehatan (kadiskes), kabag Hukum dan Pihak perusahaan PT. Siak Raya Tumber serta pihak dari jamsostek.

Dalam pertemuan tersebut, Muhtarom sangat menyayangkan pihak manajemen PT.SRT yang kerap melalaikan kesepakatan padahal telah dilakukan pertemuan berkali-kali. Melalui hearing ini, Muhtarom berharap kepada pihak perusahaan untuk menepati janji agar karyawan dan karyawati tidak selalu menerima kekecewaan.

“Kita sangat menyayangkan sikap perusahaan tersebut, padahal pertemuan dan kesepakatan antara perusahaan dan mantan karyawannya yang menuntut uang pesangon telah dilakukan beberapa kali, namun perusahaan belum juga merealisasikannya,” ujar Muhtarom.

Hal senada juga diungkapkan Asisten I, Fauzi Hasni, ia menegaskan jika tetap tidak ditemui kesepakatan mantan karyawan tersebut berhak untuk melanjutkan ke Pengadilan karena perkara ini telah didaftarkan ke PN Siak.

“Apabila perusahaan tidak juga merealisasikan kewajibannya, atas tuntutan mantan karyawannya tersebut maka mereka berhak untuk melanjutkannya ke pengadilan” ungkap Fauzi Hasni.

Menanggapi hal tersebut perwakilan dari PT.SRT , Hermanto mengakui adanya pengingkaran kesepakatan selama ini yang telah dilakukan pihak mereka, namun hal ini bukan berarti mengabaikan kewajibannya kepada mantan karyawannya tersebut.

“Secara prinsipnya, pihak manajemen tetap akan membayarkan kewajibannya baik pesangong atau pun jamsostek yang telah dijanjikan, namun pihak perusahaan meminta waktu untuk melakukan prosedur pencairan dalam waktu dekat,” ungkap Hermanto mewakili perusahaan. (rinto)

Aset Proyek Air Bersih ‘Terbenam’ Rp146 Miliar

proyek air bersihDumai (SegmenNews.com)– Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Dumai H Joni Amdani mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan penghitungan aset pada proyek pengadaan air bersih yang terhenti pekerjaannya sejauh ini.

Dari hasil penghitungan aset yang dilakukan pihaknya, total aset keseluruhan yang sudah terbenam dalam proyek tersebut diperkirakan sebesar Rp 146 miliar. Selanjutnya, DPU akan melaksanakan beberapa langkah yang telah dan sedang dilakukan berkaitan dengan berbagai material yang telah dibenam dalam proyek penyediaan air bersih itu.

“Kita telah melakukan penghitungan keseluruhan aset dalam proyek tersebut. Penghitungan aset ini dilakukan oleh konsultan,” kata Joni di ruangannya.

Penghitungan aset ini diakuinya sangat perlu. Apalagi nantinya dalam pengelolaannya Pemko akan menyerahkannya kepada pihak ketiga. Dengan demikian, keberadaan aset yang ada saat ini merupakan bagian dari modal Pemko Dumai yang disertai dalam pelaksanaan pengelolaan air bersih untuk masyarakat.

Beberapa aset yang sudah ada dalam kegiatan proyek tak selesai tersebut seperti pipa sambungan baik untuk saluran primer sebagai saluran distribusi utama dari sumber air ataupun pipa sekunder yang merupakan sambungan pipa pembagi sampai pada pipa sampai penyambungan kerumah termasuk juga alat pengolah air.

Namun diakuinya, persoalan tersebut tak hanya selesai sampai pada penghitungan aset saja, karena saat ini pihaknya juga sedang menyelesaikan seluruh proses administrasi terkait melanjutkan proyek tersebut di BPKP dan juga BP PAM di Jakarta.

Penyelesaian administrasi tersebut untuk menjelaskan batas pelaksanaan sejumlah proses yang telah dilakukan pada pengerjaan sebelumnya dan juga tentang kelanjutanya. Setelah menyelesaikan administrasi, Pemko akan melanjutkannya dengan proses lain berkaitan dengan pengelolaan.

“Administrasi ini untuk menjelaskan berbagai proses kegiatan yang telah dilakukan dengan yang akan melanjutkan. Kalau sudah selesai barulah memulai merencanakan pelaksanaan kegiatan lanjutan,” katanya.

Menurut Joni, sejauh ini, sudah ada tiga perusahaan yang menyatakan minatnya untuk mengelola usaha penyediaan air bersih untuk kebutuhan Dumai tersebut. Ketiga perusahaan tersebut semuanya dari Jakarta.

Nantinya dalam hal pengelolaan usaha air bersih tersebut akan dirancang bentuk kerja samanya. Tentunya dengan penghitungan-penghitungan seperti kepemilikan aset yang sudah dimiliki Pemko Dumai, tarif jual air, sampai kepada administrasi berkaitan dengan penerimaan daerah.

“Pemerintah tidak pernah bermaksud menghentikan proyek lanjutan, karena mesti dilakukan beberapa langkah untuk memastikan kelanjutan proyek air bersih ini tidak tersangkut perkara hukum nantinya,” ujar Joni. (hr/rn)

Limbah PKS PT Inecda Cemari Sungai Hitam

Salah satu pencemaran limbah PT Inecda
Salah satu pencemaran limbah PT Inecda

Indragiri Hulu (SegmenNews.com)– Limbah pabrik kelapa sawit (PKS) milik PT Inecda Plantations, diduga telah mencemati Sungai Hitam. Pasalnya, pipa saluran pada instalasi pengelohan limbah PKS milik anak perusahaan PT Samsung dan Ganda Grup itu tersumbat dan pecah, sehingga limbah kental di kolam I meluap ke kanal yang ada disekitarnya.

Kanal-kanal yang ada disekitar PKS tersebut bermuara ke Sungai Hitam, Desa Petala Bumi, Kecamatan Seberida. Sungai Hitam itu sendiri bermuara ke Sungai Batang Cenaku, Kecamatan Seberida.

Informasi yang dirangkum kapurnews.com di lapangan, peristiwa itu terjadi pada Kamis malam (21/3). Limbah mengandung minyak yang belum melewati pengolahan pada Ipal itu tumpah dan meluap.

Luapan limbah itu mengalir ke kanal-kanal yang ada di sekitar PKS. Sementara, air pada kanal tersebut mengalir ke Sungai Hitam yang melintasi Desa Petala Bumi, Kelurahan Pangkalan Kasai dan bermuara ke Sungai Batang Cenaku.

Kemudian informasi lainnya, pada Jumat (22/3), karyawan PKS tersebut menyedot kembali limbah yang tumpah ke kanal menggunakan mesin pompa. Upaya itu, tentunya tidak membuahkan hasil yang maksimal dan pencemaran lingkungan tetap saja terjadi.

Tidak itu saja, ribuan ikan mati di kanal-kanal tersebut. Oleh karyawan perusahaan tersebut, ikan-ikan dipunggut kembali agar tidak diketahui masyarakat dan pihak berwajib.

Sementara pantauan kapurnews.com di lapangan, Senin siang (25/3), pihak perusahaan masih terlihat membersihkan kanal yang berada di depan PKS menggunakan alat berat. Bau menyengat masih tercium ketika melintas di depan PKS tersebut.

Suyana, Sekretaris Desa Petala Bumi, Kecamatan Seberida, ketika diminta tanggapannya mengaku belum mengetahui terjadi pencemaran Sungai Hitam tersebut.(rn/knc/snc)

Di Dalam Rutan Julia Perez Digilir?

julia perezJakarta (SegmenNews.com)– Masuk Rumah Tahanan Pondok Bambu pada Selasa (19/3) lalu, artis seksi Julia Perez, atau Jupe, langsung digilir tahanan lain.

Pengacara Minola Sebayang mengatakan, Jupe cepat berbaur dan tak jarang kekasih Gaston Castano itu diminta bernyanyi bergiliran.

“Dia diminta untuk menyanyi, digilir oleh teman-temannya di sel. Jupe cepat beradaptasi bersama yang lain,” ujar pengacara Minola Sebayang, usai jenguk Jupe di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Sabtu (23/3).

Minola menegaskan, meski ini pertama kali Jupe masuk penjara, namun Jupe senang karena diperlakukan baik.

“Dia (Jupe) mengatakan tidak mendapat intimidasi, dia senang diperlakukan dengan baik oleh tahanan-tahanan lain,” ujarnya.(inc/snc)