Beranda blog Halaman 2987

Pemkab Siak Targetkan Piala Adipura Thun 2013

bupati siak2Siak (SegmenNews.com) – Cita cita Pemerintah Kabupaten Siak untuk menjadi Kabupaten ternama, terbilang dan terbaik disegala bidang khususnya di Provinsi Riau, mungkin saja akan bisa terwujud selangkah demi selangkah. Ini dibuktikan munculnya berbagai terobosan yang di lakukan oleh Bupati Siak Drs.H. Syamsuar,M.Si bersama stafnya yang terus didukung oleh masyarakat Kabupaten Siak.

Bupati Siak Drs.H.Syamsuar,M.Si saat di tanya wartawan mengatakan, bahwa untuk menuju Kabupaten terbaik di Provinsi Riau ini tidaklah mudah dan kita harus bisa berkerja keras. Oleh sebab itu, untuk menjadi Kabupaten Siak terbaik di Riau, saat ini berbagai bidang sudah digenggam oleh Kabupaten Siak.

Dan untuk saat ini, berbagai Kabupaten Kota yang ada di tanah air menjadikan Kabupaten Siak sebagai tempat belajar.Tak hanya itu, disektor birokrasi, sektor olahraga dan Mengaji, saat ini Kabupaten Siak juga menjadi tujuan bagi kabupaten kota lain untuk belajar di Kabupaten Siak.,

Sementara itu kata Bupati, untuk sektor kebersihan, pada tahun 2013 ini, kita berazam akan bisa mendapatkan piala Adipura sebagai Kabupaten terbersih nantinya. Untuk mendapat piala Adipura tersebut, Kabupaten Siak telah memiliki modal, yaitu sudah tiga kali mendapat sertifikat kota terbersih dari kementrian.

Diharapkan, tahun 2013 ini Kabupaten Siak berazam meraih Piala Adipura. Saat ini, dari penilaan Adipura pada tahun ini, nilai adipura Kabupaten Siak meningkat dari tahun lalu, tentunya ini peluang besar bagi Kabupaten Siak untuk mendapatkan Piala Adipura.(adv)

Bupati Meminta Terminal BBM Dibangun di Wilayah KITB

bupsiakSiak (SegmenNews.com) – Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi minta kepada pusat agar bisa membangun Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Siak, tepatnya di wilayah Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang telah di persiapkan sebagai kawasan penunjang Minyak Bumi dan Gas (Migas). Hal ini di utarakan Bupati pada acara Momerandum of Understanding (MoU) antara PT.BSP dan PT TWU, di Kantor Bupati Siak, Tanjung Agung, Kelurahan Mempura kemarin.

Kata Bupati, di Provinsi Riau saat ini belum ada dibangun terminal BBM, yang ada saat ini hanya Depot BBM, oleh karena itu Riau ini sangat strategis untuk di bangun terminal BBM. Apalagi Provinsi Riau merupakan salah satu Provinsi penghasil Minyak terbesar, dan Kabupaten Siak pada khususnya. Oleh sebab itu sudah selayaknya kita memiliki terminal BBM.

Diutarakan Bupati, “Daerah lain saja yang bukan penghasil Minyak Bumi, memiliki terminal BBM, kenapa Riau tidak, hanya memiliki Depot, ini kan aneh. Untuk itu, sudah saatnya Provinsi Riau ini, memiliki terminal BBM, dan itu salah satu strategi mengatasi kelangkaan BBM di negeri ini, di atas minyak di bawah minyak,” ungkap Bupati.

KITB tempat yang layak untuk di bangun terminal BBM, dan merupakan kawasan strategis sebagai terminal BBM.

Siak Peringkat 3 Tingkat Kriminal Se-Riau

Kapolres Siak, S Putut Wicaksono

Siak (Segmennews.com)- Kabupaten Siak tercatat memiliki tingkat kriminalitas peringkat ke-34 se Provinsi Riau. Hal itu tentunya perlu perhatian khusus dari penegak hukum.

Kapolres Siak AKBP, S.Putut Wicaksono menuturkan dengan peringkat ke-3 tertinggi angka kriminalitasnya se-Provinsi Riau dan hal itu tentunya menjadi perhatian khusus.

Salah satu upaya untuk menurunkan angka tersebut, jumlah personil di jajaran Polsek akan diperbanyak dengan mengurangi jumlah personil di Mapolres. Untuk daerah-daerah yang dianggap rawan tingkat kriminalitas yakni di Kecamatan Kandis, Minas, dan Tualang.

“Saat ini Kabupaten Siak ini peringkat 3 tertinggi angka kriminalitas, untuk itu hal ini cukup menjadi perhatian kita dan tidak bisa disembunyikan. Salah satu upaya yang akan kita lakukan yakni memperbanyak jumlah personil di jajaran polsek dan menggencarkan penyuluhan hukum ke masyarakat hingga masuk ke tingkat desa-desa,” terang Kapolres Siak.

Selain itu diungkapkan Kapolres bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, untuk mencapai hal itu tentunya akan dilakukan perbaikan-perbaikan khususnya sarana dan prasarana. Untuk tahun 2013 ini, segera dibangun Mapolsek Sungai Apit yang baru, karena Mapolsek saat ini dinilai tidak layak lagi dan perlu bangunan baru, yang mana dana untuk membangun gedung tersebut dari APBN.

“Untuk meningkatkan pelayanan ke pablik, kita perbaiki dahulu sarana dan prasarananya, ditahun ini (2013,red) pihaknya telah mendapatkan bantuan dana dari APBN untuk pembangunan gedung Polsek Sungai Apit yang baru,” paparnya.

Selain itu ditambahkannya bahwa saat ini pihaknya mengalami kesulitan untuk pengadaan lahan untuk pembangunan gedung tersebut.

“Dana telah ada, tetapi lahannya belum ada. Untuk itu diharapkan ke Pemkab Siak untuk menyediakan lahan untuk pembangunan gedung tersebut agar pembangunan gedung tersebut secepatnya terealisasi,” harap AKBP S.Putut Wicaksono.

Selain itu diungkapkan Kapolres bahwa 2013 ini, pihaknya akan mewaspadai kriminalitas yang terjadi akibat konflik lahan antara perusahaan dengan masyarakat, kecelakaan lalulintas (Lakalantas), dan pengamanan jelang Pemilu Legislatif, Kepala Daerah dan Presiden yang akan berlangsung ditahun ini dan tahun 2014 mendatang. (rinto)

Tertibkan PKL, Firdaus Bentuk Tim Yustisi

Pekanbaru (Segmennews.com)- Akhirnya Walikota Pekanbaru Firdaus MT, mengambil sikap tegas terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pekanbaru. Keseriusan ini di tunjukkan Walikota di ruang rapatnya Selasa (22/1) dengan membentuk tim Yustisi. Tim yang terdiri dari Muspida TNI, Arhanud, POM, Kodim yang beranggotakan ratusan orang.

“Kita telah membentuk tim Yustisi hari ini untuk menertipkan dan pembinaan  PKL bukan penggusuran,” ujar Firdaus.

Kata Firdaus, rapat yang di gelar untuk mempersiapkan dan pembagian tugas dalam penertipan minggu depan. “Persiapan ini di gelar agar tidak ada jatuh korban jika PKL bertindak anarkis,” tandasnya.

Sebelum turun  sepekan ini tim akan  melakukan sosiaslisasi penertipan PKL melalui spanduk, brosur dan himbauan. “Seminggu ini diberi waktu untuk persuasif. Kalau tidak mau  juga ditertibkan kita akan tertibkan dan angkut semua lapak PKL,” ulasnya.

Menurutnya untuk tahap awal tim yustisi akan menertipkan PKL Pasar Senggol dan Pasar Puja Sera. Kedua lokasi ini akan ditertibkan untuk dijadikan lokasi PKL.

“Pujasera akan kita kosongkan dari PKL dan kita ambil alih pengelolaannya. Setelah di tertipkan lokasi ini akan kita tata ulang dan kita gunakan  untuk  menampung PKL,” ulasnya sembari mengimbau para PKL untuk pindah sendiri karena tempat masih tersedia. (ur/den)

Usai Banjir, Buaya Ancam Warga

Segmennews.com– Banjir tak hanya membawa sampah, lumpur, dan pasir, hewan–hewan liar seperti buaya juga terbawa hingga hadir di sekitar pemukiman warga. Banjir yang melanda sebagian wilayah Banten membuat buaya yang ada di sungai ikut hanyut dan banyak ditemukan di pemukiman warga.

Dua hari terakhir pasca banjir, warga di sekitar Sungai Cidurian kerap melihat buaya hadir di sekitar pemukiman. Agus (36) salah satu warga Kampung Pajagan, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang mengatakan kerap melihat langsung buaya. Namun warga tak memiliki nyali untuk mengamankan, kondisi buaya yang besar dan panjang membuat warga takut dan memilih untuk menjauh.

“Setelah banjir, dua buaya sering terlihat namun warga tak berani menangkap,” ujar Agus kepada wartawan, Senin (21/1).

Kondisi ini membuat warga resah terlebih belakangan informasi dari pesan singkat yang tersebar banyak mengatakan, hewan liar seperti buaya banyak berkeliaran pasca banjir. Warga memastikan buaya yang berkeliaran berasal dari penangkaran, walau tidak dalam jumlah ratusan seperti isu yang marak beredar beberapa hari ke belakang.

“Besar dan cukup panjang, karena sering terlihat membuat takut dan sangat meresahkan,” tambah Agus.

Kondisi berbeda diungkapkan Suhendar salah satu penjaga penangkaran buaya di wilayah Cikande. Suhendar mengatakan tidak ada buaya yang lepas dan hingga saat ini jumlah buaya dalam kondisi aman pasca banjir melanda.

“Pihak perusahaan sedang tidak di tempat, namun saya memastikan tidak ada buaya yang lepas, kemungkinan itu buaya rawa,” ujar Suhendar. (mdc/snc)

Sering di catut, KPK Surati Gubernur Se-Indonesia

Pekanbaru (Segmennews.com) – Nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sering dicatut oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab untuk penipuan. Resah akan hal itu, KPK pun mengirimkan surat pemberitahuan kepada gubernur seluruh Indonesia terkait.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas Setdaprov Riau, Chairul Rizki saat ditemui di kantornya Selasa (22/1). Menurutnya, Surat ini merujuk surat KPK Nomor: B-2217/01/-8/2008 tanggal 3 September 2008 perihal pemberitahuan tentang maraknya penyalahgunaan nama KPK dan/atau nama pimpinan KPK maupun nama pejabat/ pegawai KPK oleh pihak-pihak lain yang terindikasi adanya tindakan pidana penipuan.
“Modus yang digunakan yakni memanfaatkan surat pengaduan masyarakat, surat tanggapan atas pengaduan masyarakat, surat permintaan keterangan dan surat panggilan dan saksi dengan maksud untuk melakukan pemerasan terhadap terlapor, calon tersangka, tersangka, terdakwa, dan atau keluarganya serta pihak-pihak lainnya. Itu modus operandinya,” ungkap Rizki.

Diungkapkan Rizki, untuk antisipasi atas penipuan ini KPK menghimbau agar lebih waspada. Selain itu, KPK selalu melengkai dengan surat tugas resmi. “KPK tidak pernah menerbitkan sertifikat, piagam, deklarasi bersama dan surat berharga lainnya sebagai persyaratan pengurusan administrasi diinstansi manapun,”imbuhnya lebih lanjut. (ur/den)

Korban Gempa Aceh Bertambah Jadi 4 Tewas & 50 Terluka

Aceh (Segmennews.com)- Gempa berkekuatan 6 SR di Aceh menelan korban jiwa. Empat anak dilaporkan tewas dan puluhan orang terluka. Saat ini, warga masih panik.

Informasi yang dihimpun detikcom di lapangan, Selasa (22/1/2013), empat korban tewas merupakan anak-anak di Geumpang, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh. Sementara korban luka berasal dari Geumpang dan Desa Mane. Rata-rata mereka terkena reruntuhan rumah saat gempa terjadi.

Saat ini, para korban tewas sudah dibawa ke Puskesmas Geumpang dan Mane. Belum diketahui luka-luka yang diderita korban.

Selain menelan korban, gempa juga merusak rumah di Kabupaten Pidie, Aceh.

Informasi adanya korban juga disampaikan BNPB. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan seorang meninggal dan 7 orang luka-luka. Korban meninggal atas nama Tuti (8) warga Desa Mane, Kecamatan Mane, Kabupaten. Pidie. Korban luka-luka diberikan perawatan di rumah sakit.

“Data sementara 1 orang meninggal dan 7 orang luka-luka akibat bangunan rumah yang roboh,” jelasnya kepada detikcom.

Berikut nama-nama korban luka akibat gempa menurut data BNPB:

1. Nasrin (30 th, L) alamat Desa Trucut, Kecamatan Mane.
2. Ainsyah (35 th, P) alamat Desa Pulo Loh, Kecamatan Gempang.
3. Ita Darmi (35 th, P) alamat Desa Pulo Loh, Kecamatan Gempang.
4. Rahil (3 th, L) Desa Pulo Loh.
5. Tarapa (27 th, L) Desa Pulo Loh.
6. Saripa Ahmat (65 th, L) Desa Leupu.
7. Samsah (65 th, P) Desa Pulo Loh

Berdasarkan data BMKG, gempa berpusat pada 132 km barat daya Nabire, 136 km tenggara Kaimana, 166 km barat daya Deiyai, 404 km tenggara Manokwari, 3119 km timur laut Jakarta. Gempa yang berpusat di kedalaman 84 km itu terjadi pukul 01.32 WIB, Selasa (22/1).  (dtc/snc)

2013 BAZ Rohul Targetkan Rp 3 M Pengumpulan Zakat

Drs H Ahmad Supardi hasibuan MA

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Kantor Kementerian Agama dan Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (22/1) pagi menggelar rapat evaluasi dan rencana kerja BAZ tahun 2013. Dalam evaluasi tersebut pada tahun 2012 lalu pengumpulan zakat mencapai Rp 2.635.629.449.

Seperti dipaparkan Ketua BAZ Rokan Hulu, Ir.H. Sam Rikardo,M.Si, jumlah pengumpulan tahun 2012 tersebut mengalami peningkatan dari Rp 2,M yang ditargetkan. Kendati demikian untuk tahun 2013 nanti BAZ akan terus berupaya memaksimalkan dan meningkatkan dengan menargetkan sebesar Rp 3 M.

“Tahun 2013 ini kita targetkan pengumpulan sebesar Rp 3 M. Kita akan upayakan target itu tercapai mengingat masih cukup banyak sumber penerimaan yang belum dimaksimalkan,” ungkap Sam Rikardo pada rapat yang di gelar di Kantor BAZ Rokan Hulu jalan Tuanku Tambusai tersebut.

Lebih lanjut Sam mengungkapkan, sejumlah sumber penerimaan yang menjadi sasaran BAZ 2013 nanti antara lain ada sekitar 60 persen Muzakki PNS yang belum tarik zakatnya, dan cukup banyak muzakki perorangan yang masih menyalurkan zakatnya secara pribadi.

“Ditahun 2013, kita akan kejar ini,” tuturnya.

Selain itu dalam rapat yang dihadiri Kakankemenag Rokan Hulu selaku dewan pembina BAZ, Drs.H.Ahmad Supardi Hasibuan,MA juga membahas tentang rencana kerja dan penyaluran zakat kepada Mustahiq pada tahun 2013 nanti. Kata Sam, rencana kerja itu nantinya akan menjadi acuan BAZ dalam melaksanakan tugas ditahun 2013 nanti.

Terkait soal penyaluran di 2013 nanti, menurut Sam Rikardo tidak akan jauh beda dengan tahun 2012 lalu.”Penyaluran tetap mengacu kepada ketentuan yakni berdasarkan asnaf delapan, dengan membagi dua bentuk bantuan yakni konsumtif dan produktif,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Rokan Hulu, Drs.H.Ahmad Supardi Hasibuan,MA mengungkapkan apresiasinya terhadap kinerja BAZ yang cukup maksimal di tahun 2012.

“Kita patut berikan apresiasi terhadap pengurus BAZ, yang setiap tahunnya terus meningkatkan jumlah pengumpulan,” ujarnya.

Diungkapkannya, berdasrkan informasi dan data yang diterimanya, dibandingkan BAZ kabupaten kota lainnya se provinsi Riau, BAZ Rohul masih tetap yang terbaik baik dalam jumlah pengumpulan maupun pendistribusiannya.

Terkait target pengumpulan 2013 yang mencapai Rp 3 M tersebut, menurut Supardi hal tersebut dinilai cukup logis dan realistis mengingat masih cukup banyaknya sumber sumber penerimaan yang belum termaksimalkan.

Selain sumber-sumber yang diungkapkan ketua BAZ, masalah pengumpulan zakat di UPZ seperti di Masjid Mushalla se Rokan Hulu ini, ditegaskan Supardi juga semstinya menjadi perhatian serius BAZ.

“Makanya kita minta BAZ juga mengkoordinir ini, caranya BAZ cukup mengeluarkan SK terhadap UPZ di Masjid dan Mushalla se Rohul tersebut, sedangkan untuk pengumpulan dan pendistribusiannya langsung diberikan kewenangan kepada UPZ tersebut, BAZ cukup menerima laporannya saja,” pungkasnya.(rilis)

Penduduk Rokan Hulu Semakin Hitrogen

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Penduduk Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) hingga tahun 2013 semakin Hitrogen. Pasalnya, seluruh umat beragama telah ada di Rokan ulu dan hidup berdampingan tanpa ada benturan-benturan yang berarti.

Semakin Hidrogennya penduduk di Kabupaten Rokan hulu tak lepas berkat kegigihan dan kerja keras pemimpin Kabupaten Rokan Hulu yang telah menjabat dua periode ini yakni, Bupati Rohul Drs.H.Achmad Msi. Hal itu juga diakui oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rohul, Drs.Yusmar Msi, Selasa (20/1/2013).

Diungkapkan Yusmar bahwa saat ini data Server penduduk kabupaten Rokan Hulu saat ini yakni, penduduk beragama Islam ada sebanyak 84,64 persen, Kristen sebanyak 13,97 persen, Katolik sebanyak 1,32 persen, Sedangkan Hindu, Budha, ocu dan aliran kepercayaan sebanyak 0,07 persen yang tersebar di seluruh Kecamatan.

Begitu juga dengan berbagai suku telah ada dan hidup berdampingan dengan tenteram di Kabupaten Rokan Hulu. sampai Yusmar, dari banyaknya Suku dan Agama di Kabupaten Rokan Hulu hingga saat ini belum pernah terjadi benturan yang berarti antara satu sama lain.
         
Salah satu Strategi yang dilakukan oleh Bupati Rohul untuk menyatukan persepsi antar umat beragama dengan membentuk Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) yang anggota terdiri dari berbagai penganut Agama, sesuai dengan jumlah Agama yang ada di Rohul.

Anggota Forum yang diambil dari masing perwakilan Agama tersebut bertugas untuk menetralisir permasalahan-permasalahan yang akan terjadi dengan Umatnya masing-masing, dengan bermusyawarah mufakat sehingga antara penganut Agama yang satu dengan yang lain tidak berbenturan.

Kemudian juga terkait dengan suku-suku yang ada, Bupati memberikan kesempatan kepada masing-masing suku untuk membentuk Organisasi Kemasyarakatan,sepeti Suku jawa ada Ikatan jawa Rohul (IKJR) Minang dengan Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR), suku batak Ikatan Keluarga batak Rohul(IKBR) dan lainnya.

“Dengan adanya Forum kerukunan Umat Bergama dan Oreganisasi ke Masyarakatan tersebut warga Kabupaten Rohul terkoordinir dan mempu bersatu untuk membangun Kabupaten Rohul,” katanya.

Yusmar Juga mengatakan, dengan kesolitan seluruh Suku dan Penganut Agama di Kabupaten Rokan Hulu membuat Kabupaten seribu Suluk itu semakin maju dan berkembang, untuk menjadi satu kesatuan yang kokoh dan tidak akan tergoyahkan oleh kelompok manapun.

“Hingga saat ini kerjasama dari berbagai Suku dan ras di Rohul semakin Solid, dan Bupati tetap berupaya bagaimana tidak terjadi perselisihan antara Umat Bergama di Rohul ini,” katanya. (adv)

Bupati Minta Pejabat UPTD Yang Baru Dilantik Kreatif dan Profesional

12pSiak (SegmenNews.com) – Dengan telah dilantiknya sejumlah pejabat Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pada sejumlah Kecamatan yang ada dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak. Dan kepada seluruh masing-masing UPTD yang dilantik, benar-benar inovatif dan kreatif dalam menjalankan tugasnya. Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPRD Siak Muhtarom,S.Ag saat dihubungi riaueditor kemarin di Siak.

Dikatakannya, setiap kepala UPTD yang dilantik, harus memiliki inovasi dan ide-ide cemerlang dalam merealisasikan pembangunandi Kabupaten Siak yang sedang berjalan ini, untuk itu amanah yang telah diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Siak ini, harus benar-benar diwujudkan ditengah-tengah masyarakat, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat bisa diimplementasikan,” pintanya.

Menurut Tarom, apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, khususnya melakukan pelantikan pejabat Eselon II,III dan IV, hal tersebut merupakan langkah yang tepat, kendati demikian bagi yang sudah dilantik, hendaknya jangan terlalu gembira dan bersuka cita, tapi laksanakan amanah tersebut dengan penuh tanggungjawab, dan harus benar-benar dilaksanakan,” ungkap Muhtarom mengingatkan.