Beranda blog Halaman 2986

BPTPPM Rohul Terima Sertifikat ISO 9001-2008

bptppm_rohul

Rokan Hulu (SegmenNews)- Badan Pelayanan Terpadu Perizinan dan
Penanaman Modal (BPTPPM) Rohul, Senin (18/2), menerima penghargaan ISO
9001-2008, merupakan penghargaan dari pusat berupa standart pelayanan
pelayanan terpadu yang diserahkan Wakil Bupati (Wabup) Ir H Hafith
Syukri MM disela-sela peringatan hari Kesadaran Nasional, Februari
2013 di halaman kantor Bupati Rohul.

Sertifikat ISO 9001-2008, merupakan penilaian terhadap pelayanan
Terpadu dan penilaian dalam pelaksaaan program Paten, dilaksanakan di
Kecamatan Rohul, BPTPM Rohul degan pemenang I Kantor Camat Rambah
Samo, kemudian Pangaran Tapah Darussalam dan menyusul Kecamatan Ujung
Batu.

Penilaian itu dilakukan menurut Wabup, sebagai motivasi bagi setiap
kecamatan melaksanakan program Paten. Para pemenang mendapatkan piagam
dari BPTPM.

“Ini bentuk penghargaan bagi kecamatan dalam program Paten, sebagai
pelayanan terpadu perizinan ke masyarakat,” ungkap Wabup

Dalam kegiatan hari kesadaran Nasional, yang dihadiri sejumlah pejabat
Forkompinda Rohul, para kepala dinas, badan dan kantor, TNI maupun
Polri. Wabup dalam arahannya mengatakan, dengan disiplin menimbulkan
kesadaran, dalam membantu korban banjir, saat ini banjir melanda
Rohul.

Dengan kesadaran tinggi, diharapkan muncul rasa sosial tinggi, baik
terhadap masyarakat lainnya, sehingga berharap hal itu memunculkan
sosial di masyarakat. (adv/humas)

Jelang MTQ Riau, Pemkab Rohul Tata 4 Objek Wisata

Pemandian Air Panas Pawan Desa Rambah Tengah Hulu Kecamatan Rambah Rokan Hulu, yang berjarak sekitar 5 KM dari Kota Pasirpangaraian  merupakan Salah Satu Objek Wisata yang ramai

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Menjelang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ)
tingkat Provinsi Riau ke-32 yang dipusatkan di Pasir Pangaraian 6
Juni 2013 mendatang. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Rohul sudah mulai melakukan
penataan 4 obyek wisata di Rohul.

Ke empat obyek wisata, ditata Disbudpar Rohul, yakni obyek wisata
unggulan Sumber Air Panas Hapanasan dan Bendungan Kaiti Samo atau
Cipogas Kecamatan Rambah. Kemudian Makam Raja Rambah Kecamatan Rambah
Hilir, dan obyek wisata Benteng 7 Lapis di Kecamatan Tambusai.

“Saat ini pegawai kita mulai bergotong-royong membersihkan kawasan
obyek wisata Hapanasan. Gotong-royong akan kita lanjutkan setiap hari
Kamis di obyek wisata lain,” terang Kepala Disbudpar Rohul Yurikawati
S.Sos. melalui sekretarisnya, Dra. Raudah.

Di obyek wisata Air Panas Hapanasan, saat ini sudah dimulai ditata
seperti penataan lokasi-lokasi, juga untuk perbaikan pondok-pondok
dikawasan wiasata, juga perbaikan jaring penangkaran dan Pusat
Informasi kupu-kupu, lokasi pemandian air panas alam yang baru yang
merupakan bantuan APBD Rohul 2012.

“Kantor Pelayanan Gunung Bonsu dan Menara Pandang bantuan provinsi,
sudah tuntas dilaksanakan. Saat ini, di lokasi Pemandian Air Panas
Alam disana sudah bisa difungsikan,” ucap Yurikawati.

Sementara itu, untuk akses jalan ke kawasan Hapanasan, saat ini masih
rusak, namun hasil koordinasi antara Disbudpar dengan Dinas Bina Marga
Pengairan, awal Maret jalan tersebut akan segera diperbaiki. “Kita
juga meminta masyarakat tempatan membantu penataan obyek wisata disana
sehingga menarik pengunjung,” ucapnya.

Disbudpar Rohul juga telah mendata seluruh kerusakan fasilitas di
Hapanasan dan butuh perbaikan seperti sarana permainan anak-anak yang
rencananya akan diajukan ke Dinas Pariwisata Provinsi Riau. Atap-atap
fasilitas lain juga sudah didata, termasuk jaring atau net penangkaran
kupu-kupu, sudah lapuk dimakan usia, diusahakan tahun ini diperbaiki.

Dalam menarik pengunjung dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi pada
pelaksanaan MTQ Riau ke-32 di Pasirpangaraian, Juni mendatang, obyek
wisata Bendungan Cipogas juga bakal ditata sedemikian rupa.

Juga untuk kawasan Makam Raja Rambah di Rambah Hilir dilakukan
pembersihan areal. Di lokasi ini juga akan ditanami berbagai jenis
bunga, dan pembangunan gapura yang dilakukan Dinas Tata Ruang Cipta
Karya Rohul.

Di obyek wisata Benteng 7 Lapis Kecamatan Tambusai, Disbudpar Rohul
lakukan pembersihan areal termasuk penataan Desa Tambusai Tengah,
telah masuk daftar sebagai salah satu Desa Wisata di Rohul. Pada
penataan empat kawasan obyek wisata adalah salah satu upaya Disbudpar
Rohul untuk menarik minat kafilah dari 11 kabupaten dan kota di Riau
agar tertarik mengunjungi lokasi wisata di Rohul.

Selain penataan lokasi obyek wisata, Disbudpar Rohul juga sedangkan
siapkan berbagai atraksi kesenian tradisonal lokal yang akan
diturunkan guna menghibur para wisatawan pada helatan MTQ Riau ke-32
di Pasirpangaraian empat bulan mendatang. (adv/humas)

Bupati Rohul Sambut Jemaah dari 3 Kabupaten di Masjid Islamic

Bupati Rohul makan bersama dengan para jemaah
Bupati Rohul makan bersama dengan para jemaah

Rokan Hulu(SegmenNews)- Keagungan Masjid Agung Madani Islamic
Center Pasir Pangaraian termasuk Program Pemerintah akan keagamaannya
telah banyak membuat jemaah dari luar Provinsi kagum, bahkan mereka
datang langsung berkunjung ke Masjid Islamic tersebut.

Kali ini 3 Kabupaten yakni, Kabupaten Kampar, Rokan Hilir, Indragiri
Hilir beserta 200 jemaah melihat langsung kegiatan keagamaan di Masjid
Islamic, Rabu (20/2/2013) malam. Kedatangan mereka disambut oleh
Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi beserta pengurus dan staf lainnya.

Bupati mengucapkan terimakasih atas kesediaan jemaah datang melihat
langsung aktifitas di Masjid Islamic ini. Disampaikannya, syiar Islam
ini diharapkan terus berlangsung dan diikuti oleh masyarakat di luar
Daerah.

Ketua Rombongan, DR. KH. Wahid dan Drs. H. Idris Taher mantan Kepala
Kantor Departemen Agama Kabupaten (Kakandepag) Rohul, Ia cukup
terpesona dan takjub dengan progres Masjid Agung Madani Islamic Center
Pasir Pangaraian, Ia ingin menerapkan program ini di kampung halaman
di Kabupaten Rokan Hilir (Rohul).

“Kita cukup acung jempol, progres keagamaan di Rohul, apalagi adanya
dukungan dari Bupati Rohul langsung tentu ini sangat berdampak sekali,
kita berharap kegiatan-kegiatan seperti kita terapkan pula di daerah
kita,” puji Idris.

Pengurus Masjid Agung Madani Islamic Center PP-Rohul H. Abdu Haris
Lubis mengaku akan mengupayakan peningkatan dengan membuat program
dialog interaktif dengan masyarakat melalui radio dakwah Masjid Agung
Madani Islamic Center.

“Kita akan selalu mengutamakan program sesuai instruksi Bupati Rohul
Drs. H. Achmad, MSi, sebagai pembina Masjid Agung Madani Islmic Center
PP,” sampainya.

Mantan Aktifis Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta
Noliwanda Ade Putra, menilai kalau kegiatan ini dipertahankan, tentu
sangat banyak bisa membatu masyarakat Rohul, apalagi program
duafhanya, mestinya itu bisa ditingkatkan, kalau dinilai dari program
kerja mereka sudah sangat mendapat pujian dari masyarakat, kalau bisa
meminta pada Bupati Rohul Drs. Achmad, MSi seharusnya Badan Amil Zakat
(BAZ) Rohul harus dikelola Masjid Agung Madani Islamic Center PP.

“Kita sudah lakukan pemantauan dan inventarisasi terkait bantuan
duafha mereka, memang dilakukan dengan tepat sasaran, berbeda dengan
BAZ Rohul, mesti terbaik di Riau, namun penyalurannya masih perlu
dikaji ulang lagi,”sebut Wanda Mantan Sekjend Ikatan Pelajar Riau
Yogyakarta (IPRY).

Dalam kesempatan itu, bertindak sebagai Ketua rombongan dari Kabupaten
Indragiri Hilir (Inhil) DR. KH. Wahid, langsung mendapat sambutan
Bupati Rohul Drs. H. Ahmad, M.Si, dilanjutkan dengan Pengajian Rutin,
tiap malam Kamis di isi Ustadz. Abdul Somad, Lc, MA, Kabupaten Kampar
Drs. H. Idris Taher diringi ratusan jamaah lainnya. (adv/hms)

Bank Riau Buka Kantor Kas di BPTP-PM Rohul

beri sambutan 2
Rokan Hulu (SegmenNews)- untuk menjaga ke transfaransian serta
percepatan layanan dan mengurangi resiko kehilangan uang. Bank Riau
Kepri membuka kantor kas di Kantor Badan Pelayanan Terpadu Perizinan
dan Penanaman Modal (BPTP-PM) Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu.

Kantor kas tersebut diresmikan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat dan
Ekonomi Pemda Rohul, Syaiful Bahri didampingi oleh Kepala badan Devisi
dan Strategis Bank Riau, Syahrul SE, MM, Kepala cagang bank Riau Pasir
Pangaraian, HM Azwizar Hendri dan staf Bank Riau Kepri, Kamis
(21/2/2013).

Disampaikan Syaiful bahri bahwa dengan adanya kantor kas ini maka Bank
Riau akan mempercepat pelayanan kepada masyarakat, terutama sekali
akan mengurangi resiko kehilanagan uang, sebab uang tersebut langsung
masuk ke kas Daerah Kabupaten Rokan Hulu.

Selain itu, Kepala badan Devisi dan Strategi Bank Riau, Syahrul
menuturkan, guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat
khusunya di Kabupaten Rokan Hulu, saat ini Bank Riau Kepri telah
membuka 8 kantor pelayanan Bank Riau yakni, Pasir Pangaraian sebagai
Kantor Induk, 4 cabang pembantu Dalu-dalu, Ujung Batu, Koto Tengah dan
Rantau Kasai, serta 2 Kedai yakni, di Kabun dan Tandun.

“Bank Riau selaku bank Pemerintah sudah seharusnya kita mendukung
Program Pemerintah. Kerjasama meminimalis kehilangan uang. sebab
transaksi itu telah di antisipasi. Uang khas terkait transaksi
Pemerintah Daerah kita langsung masuk ke kas diteruskan ke kas
Daerah,” ujarnya.

Dijelaskannya, sesuai aturan Bank Indonesia fungsi kantor kas sama
dengan bank cabang seperti menabung, menarik dan lainnya. Untuk proses
kredit akan tersambung ke kantor induk. Dengan pelayanan kantor kas
ini efesiensi waktu pelayanan juga akan terjaga.

“Saham Bank Riau di Rokan Hulu sebanyak Rp 8.280.700.000. Kita lihat 5
tahun terakhir deviden tahun 2008 sudah melebihi saham. Alham
duliillah sudah bisa untuk membangun Daerah Kabupaten Rokan Hulu,”
papar Syahrul.

Usai meresmikan kantor kas Daerah. Bank Riau Kepri memberikan bantuan
bagi korban banjir kepada salah satu kepala Desa.
Dikatakan, HM Azwizar bahwa Bank Riau Kepri sangat prihatin dengan
musibah yang menimpa masyarakat Rokan Hulu, untuk itu bank Riau kepri
memberikan bantuan kepada dua Desa terparah banjir yakni, Kecamatan
Kepenuhan dan Bonai Darussalam berupa sembako yang di salurkan melalui
Posko Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Rokan Hulu. (dab)

Akibat Banjir di Rohul, Bayi 8 bulan Meninggal, Seorang Hilang

TU Kunjungi MI Banjir
RoKan Hulu(SegmenNews.Com)- Data sementara korban banjir di Rokan Hulu 1 orang
meninggal dunia bayi berumur 8 bulan warga Kecamatan Kepenuhan. Dan 1
orang lagi hilang yakni, Erianto umur 25 tahun warga Kecamatan Bangun
Purba. Saat ini korban hilang masih dalam pencarian tim SAR.

Data Sementara Korban Banjir hingga, Kamis (21/2/2013) pukul 11:00 Wib

Kecamatan Rambah: 5 Desa terendam banjir
Desa Babbussalam, Pematang Berangan, PasirPangaraian, Koto Tinggi,
Rambah Tengah Hulu
Total KK: 1229

Kecamatan Rambah Hilir: 5 Desa terendam banjir
Desa Rambah Tengah Hilir, Serombo Indah, Rambah Hilir Timur, Muara
Musu, Rambah (kumu)
total KK: 377

Kecamatan Pagaran Tapah 2 Desa terendam banjir
Desa Sangkir Indah, Kembang Damai
270 KK

Kecamatan Rokan IV Koto 1 Desa terendam banjir
Desa Rokan Koto Ruang
total 27 KK

Kecamatan Kepenuhan Hulu 3 Desa terendam banjir
Desa Pekan Tebih, Dusun Kampung Baru, Surau Hulu
total 314 KK

Kecamatan Kepenuhan 10 Desa terendam banjir
Desa Bunga Tanjung, Kepenuhan tengah, Kepenuhan Barat tanjung Alam,
Sungai Rokan Jaya, Kepenuhan Timur, Kasimang, Pasir Pandak, Sei
Mandian, Ulak Patian dan Kepenuhan Hilir
total 1707 KK

Kecamatan Bonai Darussalam 5 Desa terendam banjir
Desa teluk sono, Kasang Mungkal, Bonai, kasang Padang, Desa Sontang
total 2881 KK

Kecamatan Kunto Darussalam 3 Desa terendam Banjir
Desa Kota Intan, Pelanduk, Sungai Kuti
total 710 KK

Kecamatan Bangun Purba 1 Desa terendam banjir
Desa tangun
Total 150 KK

Sementara total jiwa sebanyak 30627 Jiwa. (sumber BPBD Rokan Hulu)

Bupati Harris Tinjau Pemasangan Lima Unit Mesin PLTG Langgam

Bupati Pelalawan H.M. Harris tinjau pemasangan PLTG Langgam
Bupati Pelalawan H.M. Harris tinjau pemasangan PLTG Langgam

Pangkalan Kerinci (SegmenNews)- Lima mesin pembangkit untuk PLTG
Langgam sudah mulai dipasang. Direncanakan satu atau dua bulan kedepan
kelima mesin pembangkit itu sudah rampung seratus persen. Guna,
memastikan pembangunan mesin itu Bupati Pelalawan HM Harris, Rabu
(20/2) sore meninjau lokasi pembangunannya.

“Kita sudah lihat sendiri, saat ini sudah 5 mesin terpasang untuk
tahap awalnya, kelima mesin ini seluruhnya memiliki kapasitas 15 Mega
Watt, dan dengan kapasitas ini nantinya akan dapat memenuhi kebutuhan
masyarakat Pelalawan, dan untuk sekarang para pekerja sedang
mempersiapkan rumah mesinnya dan ini kemungkinan akhir bulan ini sudah
selesai,” terang HM Harris di sela-sela peninjauannya melihat
pembangunan PLTG.

Terang Harris, bahwa saat ini pihaknya sedang mengurus masalah Gas
yang akan menjadi bahan baku pembangkit, dan kalau tidak ada halangan
kemungkinan masalah Gas sudah bisa disepakati pada bulan Maret, begitu
juga dengan pemasangan Instalasi jaringan Listriknya yang sempat
tertunda akibat banjir yang melanda di sejumlah daerah di Pelalawan
beberapa bulan lalu.

“Jika tidak ada kendala teknis lagi, bulan Maret nanti semuanya sudah
selesai semuanya baik itu masalah bahan bakar Gas untuk sumber energi
mesin Pembangkit Listriknya, begitu juga dengan masalah Jaringan
instalasi Listriknya yang saat ini masih tahap pengerjaan , semoga
saja ini semua bisa selesai tepat waktu sehingga April mendatang PLTG
kita sudah bisa di Launching dan sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh
masyarakat Pelalawan,” tukasnya.

Terkait jumlah mesin pembangkit yang saat ini hanya berjumlah lima
unit, dan mampu memasok daya listrik sebesar 15 Mega Watt, Bupati
Harris menyatakan bahwa mesin pembangkit untuk kedepannya bakal akan
ditambah lagi sebanyak 5 unit sehingga total mesin yang akan
dioperasikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Gas Sebanyak 10 unit
dengan jumlah daya yang dihasilkan sebesar 30 Mega Watt.

“Semoga saja semuanya ini bisa terwujud sesuai harapan kita semua, apa
yang dulunya kita pikir tidak mungkin saat ini sudah menjadi
kenyataan, saya berharap dengan terpenuhinya pasokan listrik
kemasyarakat nantinya, dapat memberikan dampak positif bagi
peningkatan ekonomi keluarga mereka masing-masing,” tandasnya.
(dn/ur/snc)

Guru TK Ditemukan Luka-Luka dan Nyaris Tanpa Busana

guru TK
Duri (SegmenNews)- Setelah hampir 27 jam, guru TK yang menjadi korban
penculikan akhirnya ditemukan pada Rabu (20/2/13) pagi sekitar pukul
06.30 WIB. Tis Mainir (35), guru Taman Kanak kanak (TK) Aisyiyah 1
Kecamatan Pinggir, Bengkalis, diculik dari rumahnya pada Selasa (19/2)
sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat ditemukan di gate 1 CPI Duri oleh salah seorang security, ia
terlihat dalam kondisi luka-luka di wajah dan juga di sekujur tubuhnya
dan nyaris telanjang, hanya dibalut selembar kain bekas sarung yang
tidak utuh lagi.

Korban datang berjalan tertatih-tatih minta pertolongan petugas
keamanan Gate I PT Chevron Pacific Indonesia di Jalan Lintas Duri,
Pekanbaru.

Pihak keluarga yang mendapat informasi penemuan korban langsung
membawanya ke RSUD Duri untuk perawatan selanjutnya. Menurut Adrizal
(39), suami korban saat di RSUD Duri, ia mendapat telepon bahwa korban
sudah ditemukan.

“Saya langsung ke lokasi dan mendapati dia dalam kondisi sangat
memprihatinkan,” tuturnya kepada wartawan.

Kapolsek Mandau Kompol Dani Ardiantara melalui Kanit Reskrim AKP
Maetertika saat dikonfirmasi membenarkan penemuan korban penculikan
tersebut namun belum dapat memastikan modus penculikan tersebut
dikarenakan kondisi korban yang masih lemah.

“Untuk saat ini kita belum dapat memastikan apa motif dari kasusnya,
apalagi korban belum dapat dimintai keterangan karena masih dalam
kondisi lemah dan trauma. Kami juga belum bisa memastikan, apakah ada
pencabulan pada korban,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban penculikan tersebut masih
menjalani visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Duri dengan dikawal
beberapa personil Kepolisian dan keluarganya. (ur/snc)

Ketua DPRD Harap Pemkab Siak Atasi Pengangguran

Ketua DPRD Siak
Ketua DPRD Siak

Siak (SegmenNews)- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak
Zulfi Mursal, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak serius
mencari solusi penanganan pengangguran dan terjadinya Pemutusan
Hubungan Kerja (PHK) di perusahaan-perusahaan.

“Selain karena masih banyaknya angkatan kerja usia produktif yang
belum memiliki pekerjaan, dan terjadinya PHK dibeberapa perusahaan
yang ada di Kabupaten Siak, menambah deretan panjang pengangguran
ditempat kita ini, untuk itu, tentu pemkab harus juga serius menangani
pengangguran ini,” terang Zulfi, Rabu (20/2/13).

Selain itu menurutnya, hal ini penting disampaikan, mengingat selama
ini penanganan masalah pengangguran masih belum memberikan dampak
significant, ditambah lagi adanya PHK masal karyawan yang dilakukan
beberapa perusahaan akhir-akhir ini yang otomatis menambah angka
pengangguran.

“Masalah pengangguran yang tidak tertangani akan sangat berdampak
terhadap peningkatan sektor lain. Logikanya, ketika tingkat
pengangguran tinggi, maka pemberantasan atau pengurangan angka
kemiskinan hanya akan menjadi wacana saja, demikian halnya dengan
program peningkatan ekonomi masyarakat,” papar Zulfi Mursal praktisi
PAN ini.

Selain itu dihimbaukan Zulfi kepada angkatan kerja yang belum memiliki
pekerjaan, agar mengembangkan diri dengan kreatifitas mandiri serta
tidak PNS oriented. “Jangan hanya bercita-cita untuk jadi PNS saja,
karena selain kursi PNS sifatnya terbatas, juga prosedurnya sangat
panjang. Mendingan, tempatkan diri untuk menjadi seorang usahawan,
mulailah dengan menggeluti sesuatu yang menjadi hoby, umpamanya, atau
tangkap peluang yang ada disekitar kita, buang jauh-jauh rasa gengsi
sertai dengan sabar dan tawakal,” ujar Zulfi Mursal Ketua DPRD
Siak.(rinto)

Dua Alkes di RSUD Siak Bernilai Miliaran Terkesan Mubazir

RSUD siak

Siak (SegmenNews.com)- Dua alat kesehatan (Alkes) yakni Ctscan atau
alat rongsen dikepala bernilai sekitar Rp 7 miliar dan Haemodisa atau
yang dikenal alat cuci darah bernilai sekitar Rp 1,3 miliar, di RSUD
Siak ternyata tidak berpungsi dan hanya dijadikan pajangan.

Direktur RSUD Siak Ulfa, Rabu (20/2/2013) mengaku dua alat tersebut
memang tidak berfungsi disebabkan ada kendala dalam pengoperasian.

“Ya, memang dua Alkes itu belum berfungsi sebagai mana mestinya,
karena untuk mengoperasikan dua alat itu (Ctscan, dan alat cuci darah,
red) harus menggunakan spesialis dan juga izin-izin yang harus
dimiliki,” akunya.

Diakuinya lagi, dua alat tersebut dibeli pada tahun 2011 lalu Rp 7 M,
sedangkan saat ini masih terkendala dokter spesialis radiologi.
Katanya, tahuan 2012 memang sempat digunakan, namun hanya beberapa
bulan. Hingga Desember 2012 dokter radiologi tersebut habis kontrak,
sehingga alat tersebut tidak digunakan tahun ini.

Sedangkan alat Haemodisa atau alat cuci darah dibeli 2011 dengan dana
APBD Siak senilai sekitar Rp 1,3 miliar untuk tiga unit, terkendala
pada perizinan kelayakan, atau visitasi dari Persatuan Vefprolog
Indonesia (Penevri) Sumatra Barat (Sumbar).

Direktur RSUD Siak berjanji akan berusaha semaksimal mungkin dalam
pengoperasian dua alat yang menghabiskan miliaran dana APBD.

“Kita akan bekerja keras untuk mengativkan dua Alkes kembali, untuk
itu kita akan bekerjasama dengan fakultas kedoteran,” katanya. (rinto)

Wabup Hadiri Rakernas APKASI IX dan Rakernas PERHIPTANI X 2013

Wabup Siak Drs H Alfedri M.Si bersama peserta Rakernas APKASI IX dan Rakernas PERHIPTANI 2013 di Grand Sahid Jaya Hotel, 20 Feb 2013
Wabup Siak Drs H Alfedri M.Si bersama peserta Rakernas APKASI IX dan Rakernas PERHIPTANI 2013 di Grand Sahid Jaya Hotel, 20 Feb 2013

Siak (SegmenNews)- Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri M.Si menghadiri
Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia
(APKASI) ke IX dan Rapat Kerja Nasional Perhimpunan Pertanian
Indonesia (PERHIPTANI) ke X tahun 2013 di Grand Sahid Jaya Hotel di
Jakarta, Rabu (20/2/2013).

Pada Rakernas yang dibuka secara langsung oleh Presiden RI Susilo
Bambang Yudhoyono tersebut mengambil tema “Peran Strategis Otonomi
Daerah Dalam Mewujudkan Ketahanan, Kemandirian, dan Kedaulatan
Pangan”. Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Menteri Kabinet
Bersatu sebagai narasumber kegiatan serta Kepala Daerah se-Indonesia
anggota APKASI.

Sebagai daerah yang pembangunannya terus berkembang pesat, Kabupaten
Siak terus meningkatkan koordinasi dan hubungan kerjasama dengan
pemerintah pusat dan pemerintah Kabupaten se Indonesia melalui
keanggotaan Pemerintah Kabupaten Siak dalam Asosiasi Pemerintah
Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Pada Rakernas APKASI IX dan PERHIPTANI X Tahun 2013 yang dilaksanakan
kemarin, Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri turut hadir bersama Kadis
Pertanian Ir.Hj Robiati,MP dan Kepala BPPKP Kabupaten Siak H. Sadikin,
S.Sos dengan rencana agenda pemaparan Program Peningkatan Produksi
Pangan Nasional oleh Menteri Pertanian RI Ir H Siswono,M.MA,
Ekstensifikasi Lahan Pertanian dalam mendukung peningkatan produksi
pangan oleh Menteri Kehutanan RI H Zulkifli Hasan SE,MM, Dukungan BUMN
dalam input pertanian dan gerakan percepatan produksi pangan oleh
Menteri BUMN Dahlan Iskan, Kebijakan Kepegawaian Penyuluh Pertanian
oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Ir
H Azwar Abu Bakar MM, dan Peran Strategis Pemerintah Daerah dalam
mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan oleh Ketua
APKASI Ir H ISran Noor M.Si.

Setelah melaksanakan Rakernas IX tahun 2013 ini, untuk lbih
mengoptimalisasi peran dan fungsi APKASI dalam rangka mendukung
peningkatan investasi dan perekonomian daerah. Pada Tahun 2013 ini
APKASI juga direncanakan akan melaksanakan APKASI INTERNATIONAL TRADE
& INVESMENT SUMMIT 2013” sebagai ajang Forum Bisnis dan Pameran
Nasional di Jakarta yang direncanakan juga akan dibuka Presiden.
(rls/rinto)