Beranda blog Halaman 3008

Jalan Utama Duri Digenangi Air

Duri (Segmennews.com)- Hujan deras yang mengguyur Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (17/11/12) pagi membuat sebahagian ruas jalan tergenang air dan sedikit arus lalu lintas terganggu hingga tampak merangkak.

Tinggi air ditengah jalan setinggi median jalan.Kondisi ini  memaksakan kenderaan harus berjalan ekstra hati hati.

Beberapa titik menjadi langganan banjir diantaranya  Jalan Hang Tuah tepat didepan Jalan Stadion, Sementara Jalan Jendral Sudirman ditemukan di beberapa titik yaitu  didepan Apotik Tambusai, dan didepan Jalan Seroja,depan hotel Malayahatty dengan tinggi air hingga 15 sentimeter.

“Sudah sering seperti ini, terkadang sampai sampai pengendara kendaraan roda dua harus berhati hati melintasinya dikarenakan takut mogok. Belum lagi ada lobang menganga ditengah genangan air ini. Kita mintalah kepada pihak terkait agar cepat mengantisipasi genangan air ini sebelum jatuh korban jiwa,”ujar Edi , salah seorang pengendara kendaraan roda dua saat melintasi lokasi banjir.

Pantauan  utusanriau.com dilapangan, penyebab timbulnya banjir di badan jalan tersebut adalah dikarenakan  sistem drainase yang berfungsi  dan bahkan ada diantaranya yang sama sekali tidak mempunyai drainase.(urc/sn)

Sadis!! Luka Briptu Joko Disiram Air Jeruk

Bribtu Jokomendapat perawatan di RS Bhayangkara

Pekanbaru (Segmennews.com)- Penganiayaan yang diterima Briptu Joko Fabiyanto oleh beberapa 3 orang oknum polisi dan 4 TNI aktif beberap hari lalu ternyata meninggalkan luka yang mendalam bagi Joko.

Pasalnya selain tubuhnya dilukai dengan tombak, besi dan senjata tajam (pisau cutter), luka yang menganga itu juga disiram dengan air jeruk nipis oleh pelaku ZN.

Hal ini diungkapkan Kapolresta Pekanbaru melalui Kasat Reskrim AKP Arif Fajar kepada awak media, Jumat (16/11) di kantornya.

Dari hasil penyidikan kepada tersangka ZN, diketahui bahwa setelah melukai badan korban, ia menyiram luka dengan air jeruk nipis.

“BB nya juga kita temukan, yaitu jeruk nipis yang sudah digunakan pelaku untuk menyiram luka korban,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan tim medis kepada Briptu Joko yang dirawat di RS Bhayangkara, ditemukan sebanyak 17 luka sayatan dan luka akibat benda tajam di sekujur tubuh korban.

Mengingat pentingnya informasi dari Bripu Joko, penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru mulai melakukan pemeriksaan atas korban sejak pagi tadi.

“Namun belum maksimal karena ngomongnya masih terbata-bata,” katanya kepada awak media. (sn/ur)

Door!! Mantan Pajurit TNI AL Roboh di Tembak

Mantan Prajurit LA Roboh di tembak

Tembilahan (Segmennews.com)- Jumat (16/11) pagi, Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau  mendadak heboh karena adanya baku tembak antara aparat polisi dengan gerombolan perampok. Menariknya, salah seorang parampok mempersenjatai diri dengan senapan serbu M-16.  

Dari informasi awal, sekitar pukul 8.30 gerombolan yang beranggotakan tiga orang ini disergap polisi di sebuah rumah di Jalan Suhada, Kecamatan Tembilahan Hulu yang merupakan kawasan ramai penduduk.

Dari informasi yang beredar sementara pagi itu, perampok yang membawa senapan serbu tersebut merupakan mantan marinir AL, yang sudah manjadi DPO Polda Riau yang juga diinformasikan sebagai kawanan perampokan toko emas.

Karena ketiga rampok tersebut menolak menyerah, akhirnya terjadi baku tembak selama 4 jam, sehingga suasana lokasi seperti perang, yang mengakibatkan warga sekitar ketakutan dan menghindar dari kemungkinan peluru nyasar.

Pertempuran makin sengit, aparat polisi yang terdiri dari Polda Riau dan Polres Inhil akhirnya dapat bantuan dari anggota Kodim 0314 Inhil. Setelah baku-tembak selama kurang lebih 4 jam, tepatnya pukul 12.30 WIB tidak ada lagi senjata api yang meletus.

Meskipun sudah tidak ada perlawanan dari dalam rumah, namun aparat kepolisian dibantu TNI tak berani langsung menyerbu masuk.

Dari informasi yang diperoleh dari aparat, mantan marinir tersebut bernama Hendro yang melengkapi dirinya dengan senapan serbu. Untuk itulah Polisi belem berani langsung untuk menyerbu masuk rumah, walau sudah tidak terdengar adanya tembakan balasan.

Kelihatannya, polisi menunggu Hendro menyerah. Beberapa menit kemudian, mantan Marinir itu kemudian melemparkan dua pistol yang digunakan untuk melawan, yakni pistol jenis FN dan colt. Tsedangkan senapan serbu M-16 seperti yang semula diinformasikan tidak kelihatan.

Tak lama kemudian petugas mengevakuasi Hendro dari rumah tersebut untuk dibawa ke RSUD Puri Husada Tebilahan. Ternyata dari dalam rumah tersebut hanya ada Hendro Seorang. Tidak ada dua buron lainnya, sebagaimana informasi awal yang berkembang.

Menurut Waka Polres Inhil, Kompol Yuniar Ary tersangka Hd terlibat aksi curas di beberapa wilayah, seperti di Air Molek, Lampung, Yogyakarta dan Jakarta serta banyak lagi lokasi lainnya yang masih ditelusuri terkait rangkaian aksi perampokan kawanan ini.

“Alhamdulillah, tersangka berinisial HD berhasil kita tangkap, dia merupakan DPO di beberapa lokasi dan spesialis pencurian dengan kekerasan. Setiap beraksi selalu menggunakan senjata api, tidak segan-segan melukai, bahkan membunuh orang yang menghalangi aksinya,” ungkap Waka Polres Inhil, Kompol Yuniar Ary kepada wartawan, Jumat (16/11) di TKP usai berhasil memimpin penangkapan DPO curas ini.

Menurut Yuniar Ary, pelaku bersama komplotannya selama ini dalam beraksi selalu berpindah, keberadaannya di Inhil kemungkinan sedang merencanakan aksi (perampokan, red) lagi dengan berkonsolidasi dengan timnya yang terdiri dari beberapa pelaku.

“Saat ditangkap dari tangannya berhasil diamankan satu unit senjata api jenis FN, menurut pengakuannya ada satu lagi senjata api jenis colt yang masih kita cari. Pelaku juga menggunakan rompi anti peluru,” sebutnya.

Diakuinya, dalam aksi penyergapan pelaku curas tersebut, salah seorang personil Polda Riau terkena tembakan di bagian pelipisnya dan harus dioperasi untuk mengangkat pelurunya.

“Ya, seorang personil Polda terkena tembakan di bagian pelipis, namun telah dioperasi,” imbuhnya.

Waka menjelaskan bahwa proses penangkapannya berlangsung lama, yakni sejak pukul 06.00 WIB sampai pukul 12.40 WIB. Selama itu ia bertahan di bagian kolong rumah yang digenangi air dan melakukan perlawanan dengan dua unit senjata api yang dimilikinya. Ia baru menyerah setelah terkena tembakan senjata laras panjang di bagian belakang paha kanan dari personil polisi yang menyergapnya.

“Saat itu terdengar suara minta ampun dan menyerah dari bagian kolong rumah, lantas saya dengan menggunakan megaphone meminta pelaku melemparkan senjata api yang dipegangnya dan merayap keluar dari bawah kolong rumah tersebut,” jelasnya. (ur/sn)

Kopor Jamaah Haji Dapat Diambil di Kantor Kemenag Rohul

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Seluruh kopor dan barang bawaan Jamaah Haji Rohul telah tiba di Pasir Pengaraian dan saat ini berada di Kantor Kemenag Rohul, Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Pasir Pengaraian. Kopor tersebut dapat diambil hari ini dan besok (Jum’at dan Sabtu), sedangkan Minggu hari libur.

Jika masih ada yang belum sempat, dapat mengambilnya pada hari Senin dan setelahnya, setiap hari dan jam kerja.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA kepada wartawan via telepon genggamnya, Jum’at (16/11/2012) di Pasir Pengaraian.

Dikatakannya, seluruh barang jamaah haji Rohul berupa kopor dan barang tentengan telah sampai di Kantor Kemenag Rohul, Kamis (15/11/2012) dan sudah bisa diambil dengan menunjukkan Paspor atau Dapih kepada petugas kopor. Kopor dapat diambil baik oleh jamaah haji maupun oleh keluarganya.

Ketika ditanya tentang berapa lagi kopor jamaah haji yang belum diambil, Kakan Kemenag menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini, Jum’at (16/11) masih ada 107 kopor lagi yang belum diambil. Beliau berharap agar kopor ini segera diambil di Kantor Kemenag Rohul.

“Saya berharap kepada seluruh jamaah haji Rohul yang belum mengambil kopornya, agar segera mengambil kopornya dan petugas kami siap memberikan pelayanan kepada jamaah haji ataupun keluarganya, baik hari ini maupun besok. Sedangkan hari Minggu adalah libur dan dilanjutkan kembali hari Senin dan sesudahnya, “ tegasnya.

Kakan Kemenag lebih lanjut menyatakan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik seperti tahun-tahun sebelumnya. Semua yang berhak berangkat haji, Alhamdulillah dapat melaksanakannya.

Seluruh jamaah haji sejumlah 397 orang ditargetkan dapat pulang ke Rohul. Namun Allah SWT berkehendak lain, seorang di antaranya wafat ketika melontar jumroh di Mina, yaitu Hj Nurbainis Binti Tudin umur 74 tahun dari Ujungbatu, jelasnya. (rls/gib)

Murid SD di Temukan Tewas Dalam Lumpur

int

Pagaran Tapah Darussalam (Segmennews.com)- Siswa SDN 015 Pagaran Tapah Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Denedictus Sraidy Samosir (10TH ), ditemukan tewas dalam lumpur setelah tubuhnya terlindas roda excavator di areal PTPN V Sei Intan.
               
Informasinya, Senin (12/11) sore sekitar 17.30 WIB, korban anak dari pasangan Roger Toni Samosir (40th ) dan R br Haloho (35Th ) yang masih berstatus Karyawan PTPN V ini bermain bersama teman-temannya di lokasi kerja excavator sedang mencuci parit limbah.
           
Tanpa diketahui operator dan helper excavator milik CV TO Sapta Jaya Pekan Baru, anak bungsu dari tiga bersaudara ini terlindas roda alat berat itu, tubuh korban masuk dalam lumpur dengan kondisi menggenaskan yakni kepala pecah,
     
Alat berat sedang mencuci parit limbah di perumahan PKS PTPN V Sei Intan,sedangkan korban sedang bermain diareal tersebut yang membuat kaki korban terpeleset dalam lumpur, tidak disangka alat berat bergerak ke belakang dan langsung menggilasnya, tubuh anak ini terbenam di lumpur dengan posisi telungkup,

Warga setempat Silitonga didampingi rekannya, Samosir, Selasa (13/11) mengatakan korban sudah dikebumikan oleh keluarga di Pemakaman Kebun PTPN V Sei Intan Selasa sore, sekitar pukul 14.30 WIB.

Sementara kedua orang tua korban belum bisa dimintai keterangannya pasalnya masih mengalami trauma.

“Sampai saat ini, excavator masih berada di TKP, sedangkan operator dan helpernya, Dedi Miseri Saputra dan Sami Prayogi sudah diamankan di Mapolsek Kunto Darussalam,” ujarnya.

Kapolres Rohul AKB Yudi Kurniawan, SIK melalui Kapolsek Kunto Darussalam AKP Ramadani kepada Wartawan membenarkan kejadian tersebut. Operator dan helpernya sudah diperiksa penyidik dan saat ini masih dalam proses,” Ujarnya. (dab)

BKSDA Riau Halau Gajah Liar di Rohul

Ismail Hamkaz beserta rombongan pengusir gajah liar

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bekerja sama dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau melakukan pengusiran gajah di Kepenuhan sejak se-pekan lalu.

Kadishutbun Rohul Sugiarno, SP, Rabu (14/11/2012), menuturkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan BKSDA Provinsi Riau, dan mereka sudah mendatang gajah pengikat (pengusir) sebanyak 2 ekor.

“Gajah itu sudah terlatih untuk menghalau gajah-gajah liar, gajah jinak pawangnya bisa memahami komunikasi hewan ini,” sebutnya.

Menurutnya, pasca banjir di wilayah Kepenuhan dan Bonai Darussalam kemarin, mengakibatkan 4 ekor gajah keluaer dari sarangnya menuju perkebunan dan pemukiman warga.

Atas laporan Dishutbun Rohul kepada BKSDA Riau, maka langkah penyeterilan kawasan warga dari gajkah digunakan yang terlatih untuk menghalau kawanan gajah ke habitatnya.

“Hasil belum dapat kita ketahui, karena pihak BKSDA dan anggota masih bekerja dilapangan,” sampainya.

Warga Kepenuhan juga Anggota DPRD kabupaten Rohul dari Partai Hanura, Isma’il Hamkaz, SA.g, MSI, berterima kasih proaktifnya dan memberi apresiasi terhadap BKSDA Riau langsung turun kelapangan untuk melakukan penghalauan gajah-gajah liar.

“Terima kasih pada BKSDA telah, semoga kegiatan ini berhasil dan tidak terulang kembali gajah datang ke pemukiman penduduk, khusus daerah Kepenuhan umumnya Kabupaten Rohul,” ucapnya. (dab)

Jaksa Kantongi Sejumlah Tersangka Korupsi Disdik Bengkalis

Arjuna Meghanada

Bengkalis (Segmennews.com)– Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis menargetkan pekan depan, menetapkan sejumlah tersangka diyakini terlibat dugaan korupsi Pengadaan Sistem Pembelajaran Multi Media IPA SD/MI, Fisika SMP/MTs, Fisika SMA/MA pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tahun Anggaran (TA) 2005 silam, senilai Rp 4.028.001.000.

Dari sebanyak 19 saksi yang telah dilakukan pemeriksaan secara intensif, Tim Penyidik Kejari Bengkalis saat ini telah mengantongi sejumlah calon tersangka yang bakal ditetapkan tersebut.

“Sudah sebanyak 19 saksi yang kita periksa secara intensif. Kita juga sudah kantongi beberapa nama, akan tetapi masih perlu pendalaman sedikit lagi. Dalam waktu dekat, mungkin pekan depan kita akan tetapkan tersangkanya,” ungkap Kepala Kejari Bengkalis Mukhlis melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Arjuna Meghanada, saat berbincang-bincang dengan di Bengkalis, Rabu (14/11/12).

Ditambahkan Arjuna, dalam hal penetapan sejumlah tersangka Tim Penyidik segera menggelar perkara kepada Kepala Kejari Bengkalis. “Gelar perkara atau ekspos ini, dalam rangka menetapkan tersangka akan kita lakukan sepulangnya Pak Kajari dari Diklat.” katanya lagi.

Informasi tambahan, kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran atau markup Pengadaan Sistem Pembelajaran Multi Media IPA SD/MI, Fisika SMP/MTs, Fisika SMA/MA pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga TA 2005 silam, senilai Rp 4.028.001.000, diduga tidak sesuai dengan mekanisme proses pengadaan, sebagaimana Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 80/2003 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Indikasi yang ditemukan adalah adanya selisih harga dalam dokumen penawaran dengan spesifikasi Compact Disk (CD) yang diserahkan oleh rekanan atas nama PT SRA ke Disdiknas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis.

Berdasarkan hasil audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau Nomor : LHHI-354/PW04/5/2010 tanggal 29 Desember 2010. Anggaran pengadaan sistem pembelajaran multi media tersebut, ditemukan adanya dugaan penyimpangan penggunaan anggaran, mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 2.519.493.702. (rtc/snc)

Kapolda Riau Minta Penganiaya Briptu Joko Dihukum Berat

Kapolda Riau, Brigjen Pol Suedi Husein

PEKANBARU (Segmennews.com)- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Brigjen (Pol) Suedi Husein menegaskan, pelaku pengeronyokan dan panganiyaan Briptu Joko Bobiyanto (28), anggota Samapta Polresta Pekanbaru harus dihukum seberat-beratnya.

“Mereka (pelaku) harus bertanggungjawab sesuai dengan perbuatannya. Jadi harus dihukum seberat-beratnya,” tukasnya saat ditemui riauterkinicom usai menghadiri syukuran HUT Brimob Polda Riau, Rabu (14/11/12).

Karena, tambah Kapolda, perbuatannya tidak terpuji, sadis. Kalau dia sendiri mau tidak dikeroyok oleh sekian orang. “Saya sudah perintahkan Kapolresta Pekanbarunya untuk memberikan pasal-pasal berlapis. Supaya ancaman hukumannya jauh lebih berat,” ucap Suedi.

Sebelum meninggalkan Markas Brimob Polda Riau, Suedi Husein kembali menegaskan kepada para pelaku ; “berani berbuat, harus Ksatria harus berani bertanggungjawab,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Briptu Joko Bobiyanto dikeroyok dan dianiaya oleh delapan orang yang diduga terkait dengan gembong narkoba. Pelaku pengeroyokan dan penganiayaan itu terdiri dari seorang warga sipil, 3 oknum polisi dan 4 oknum anggota TNI AD.(rtc/snc)

Aniaya Polisi, Bribtu F Nadabdab di Serahkan Ke Mapolresta

Int

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Kepolisian Resort Rokan Hulu telah menyerahkan oknum Polisi Rokan Hulu, Brigadir F Nadabdab yang diduga salah satu komplotan penganiaya Polisi Pekanbaru, Briptu Joko Bobiyanto.

Dikatakan Kapolres Rokan Hulu, AKBP Yudi Kurniawan SIK Msi melalui Kasat Reskrim, AKP Syafrudin Tanjung kepada Segmennews.com, Rabu (14/11/2012) bahwa oknum polisi F Nadabdab di tangkap, Selasa (13/11) tadi malam di rumahnya di Pasir Pangaraian.

“Oknum polisi itu (F Nadabdab) ditangka di rumahnya, dan langsung kita serahkan ke Mapolresta Pekanbaru untuk penindak lanjutannya kasusnya, namun kita belum mengetahui keterlibatan F Nadabdab,” ujarnya melalui sambungan telephon.

Seperti di beritakan, Briptu Joko B di aniaya oleh 8 orang yang terdiri dari 3 oknum Polsi dan 4 Oknum TNI dan seorang lagi warga sipil, Selasa (13/11) kemarin di lokasi jalan Kartama Pekanbaru. Penganiayaan tersebut diduga karena Joko mengetahui jaringan Narkoba.

Merasa Joko akan mengungkap sindikat ini, maka para pelaku berencana menghabisi nyawa Joko. Untuk sementara, otak pelakunya warga sipil inisial JM yang selama memang dikenal bandar Narkoba.

Akibat penganiyaan tersebut, Briptu Joko mengalami luka tusukan benda tajam jenid tombak tombak dibagian pahanya. Joko juga diikat dan sempat dimasukkan kedalam mobil oleh pelaku dan dibawa ke Kubang, wilayah perbatasan Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar.

Sesampainya disana, Joko akan dihabisi dengan senjata tajam. Namun saat Joko dikeluarkan dari dalam mobil, ia sempat berlari ke tengah kubangan air. Pelaku panik dan pelepaskan tembakan. Menyangka Joko telah tewas, pelakupun meninggalkan TKP.

Namun tanpa diduga pelaku, Joko ternyata selamat dan di dalam air dalam semak-semak. Jokopun akhirnya merayap dari kubangan air hingga akhirnya ke darat. Joko lantas melarikan ke masjid, Joko mendapat pertolongan dari warga. (dab)

Sebagian Wanita Palsukan Orgasme Saat Bercinta

int

Jakarta (Segmennews.com) – Benarkah wanita sering palsukan orgasme ketika berhubungan intim? Para peneliti di Amerika Serikat (AS) telah mengadakan survei terhadap 5.865 orang untuk mengetahui cara pria dan wanita menilai seks.

Tidak hanya itu saja, penelitian yang dilaporkan oleh New York Post ini ingin melihat bagaimana perkembangan pasangan di Amerika secara seksual sejak penelitian 60 tahun lalu yang dilakukan oleh mendiang Alfred Kinsey. Alfred merupakan seorang seksolog dan ahli biologi.

Penelitian tersebut menemukan bahwa 85 persen pria mengatakan pasangan mereka bisa mencapai orgasme ketika terakhir kali mereka bercinta. Namun, hanya 64 persen wanita yang mengakuinya. Ini berarti, ada 36 persen wanita yang tidak bisa meraih orgasme saat bercinta.

“Kami yakin beberapa wanita memalsukan hal itu (orgasme),” papar Debra Lynne Herbenick, seorang ilmuan dari jurusan School of Public Health, Universitas Indiana, Amerika Serikat.

Penelitian ini juga menjelaskan mengenai kebiasaan oral seks yang menjadi tantangan terbesar dalam kehidupan seks warga Amerika selama beberapa tahun terakhir. Survei terhadap ribuan orang Amerika itu menunjukkan 91 persen pria menerima oral seks dari pasangannya. Sedangkan wanita 88 persen. Ini merupakan revolusi dari seks serta adanya epidemik HIV/Aids.

Padahal penelitian yang dilakukan oleh Kinsey sebelumnya, hanya 30 persen pria dan 25 persen wanita yang menerima oral seks. “Mereka menemukan bahwa ada banyak cara yang aman berhubungan seks dengan orang lain,” ujarnya seperti yang dilansir dari Times of India.(dtc/snc)