Beranda blog Halaman 3013

Rohul Krisis Listrik, Distamben Targetkan 2014 Tuntas

PasirPangaraian (Segmennews.com)- krisis penerangan listrik masih jadi masalah di Kabupaten Rokan Hulu, hal itu terbukti sekitar 30 persen Desa di Kabupaten Rohul belum teraliri listrik. Namun Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Rohul menargetkan tahun 2014 30 persen tersebut sudah teraliri Listrik.

Kepala Dinas Pertamabangan Rohul Bisman, Senin (5/11), melalui program Lides tahun 2012 ini, untuk memenuhi kebutuhan listrik tersebut, pihaknya membangun  3 KM Jaringan Tegangan Menegah (JTM) di Sungai Kuning Desa Kabun Kecamatan Kabun, disamping itu 163 tiang baru untuk menghubungkan jaringan listrik di daerah pedesaan.

“Kita tetap upayakan pembangunan penerangan listrik merata di seluruh desa Kabupaten Rohul, baik melalui dana APBD Rohul, APBD Provinsi dan APBN, namun tentu dilakukan secara bertahap, dari jumlah desa di Rohul sekitar 40 Desa belum dialiri listrik, baru menggunakan listrik PLTD yakni genset,” ungkapnya.

Dengan adanya listrik tersebut lanjutnya, maka tentunya dapat mengurangi untuk membeli minyak, khususnya di 3 Kecamatan paling membutuhkan aliran penerangan listrik, yakni Kecamatan Tambusai Utara, Bonai Darusslam dan sebahagian desa di Kecamatan Rambah Hilir, tetap ada komunikasi aktif dengan pihak terkait seperti PT. PLN dan  pemerintah pusat.

“Tahun 2014 mendatang ada program pembangunan Gardu Induk (GI) kapasitas 150 KA. Sedangkan Rohul hanya  membutukan 145 MW, kemudian Rohul masih kekurangan sekitar 30 MW, juga untuk mengatasi krisis listrik adanya penyambungan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dari Bangkinang,” terangnya.

Ditambahkan, masih dalam konteks mengatasi krisis listrik, Pemkab Rohul  bersama Perusahaan Daerah (Perusda) telah membuat MOU dengan pihak investor dari Korea dan Thailand untuk membuat listrik dari biogas atau tangkos Kelapa Sawit, jadi semuanya akan diupayakan secara maksimal pengelolaanya.

“Kita tetap komit Rohul dapat teralairi listrik hingga ke pedesaan berbagai upaya telah dilakukan, mudah-mudahan tidak ada hambatan untuk realisasi target program itu,” tutupnya. (dab)

Legalitas Bimbel Harus Jelas

HM Zen

PasirPangaraian,utusanriau.com- Program Bimbingan Belajar (Bimbel) yang dilakukan pihak sekolah Negeri, Swasta maupun Yayasan harus jelas Legalitasnya. Oleh itu, setiap Program Bimbel disekolah harus ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan.

Hal itu disampaikan Kepala Disdikpora Rohul, HM Zen M,MPd kepada segmennews.com, Selasa (6/11/2012) disela-sela pelaksanaan rapat persiapan Ujian Akhir Nasional 2012-2013 di aula Kantor Dispora Rohul yang dihadiri oleh 210 Kepala Sekolah tingkat SLTP dan SLTA se-Rokan Hulu.

Menurutnya, UN TA 2012-2013 mendatang masing-masing ruang kelas terdapat 20 paket soal. Maka untuk mengadapi UN, diambil kebijakan pelaksanaan Bimbel bagi siswa SLTP dan SLTA yang dimulai sejak bulan Agustus 2012 hingga April 2013.

“Program Bimbel sekolah Negeri, Swasta dan yayasan harus ditandangani oleh Kadispora, hal itu agar Program tersebut jelas legalitasnya,” sebutnya.

Sedangkan bagi sekolah yang tidak memiliki guru di mata pelajaran yang di UN kan, maka mereka akan bekerja sama dengan sekolah terdekat. Sedangkan Soal Try Out akan dibuat oleh pengawas bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Riau.

M Zen menghimbau kepada orangtua siswa, agar turut mendukung Program yang sudah dilaksanakan oleh Disdikpora dan pihak sekolah demi keberhasilan dalam Ujian nanti.

“Kita harapkan siswa dan siswi Rohul akan mendapatkan peringkat 1 di Riau, atau minimal dapat membertahankan peringkat 3 besar di Riau,” harap M Zen. (gib)

Jalan Lintas Maredan Pekanbaru-Siak Rusak Parah

SIAK (Segmennews.com)- Puluhan mobil di Jalan Lintas Maredan Pekanbaru-Siak, Senin (5/11/12) terlihat antri panjang karena terjebak kondisi jalan yang hancur alias rusak parah. Herannya, dengan kondisi jalan yang seperti itu terkesan dibiarkan, sehingga para supir berinisiatip memperbaikinya sendiri agar mereka bisa melintas.

Pantauan Segmennews.com yang ikut terjebak dalam kemacetan akibat jalan rusak tersebut bahwa, tidak adanya pihak pemerintah untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut, padahal diketahui bahwa jalan tersebut saat ini masih dalam tahap peningkatan yang dikerjakan PT.Tamako  dengan menggunakan dana APBD Provinsi.

Keterangan Iwan (35) salah seorang supir mobil truk bahwa semenjak jalan ini dilakukan proyek peningkatan, jalan tersebut semakin rusak parah sehingga ada dibeberapa titik yang rusak parah. Dan diharapkan agar pihak kontraktor yang mengerjakan jalan tersebut, dapat memperhatikan kondisi jalan sehingga tidak menimbulkan kemacetan akibat jalan rusak.

“Kita berharap kepada pemerintah atau pihak rekanan yang mengerjakan jalan ini, agar memperhatikan titik-titik jalan yang rusak parah, karena sebelum adanya proyek ini jalan tersebut tidak separah ini,” ujar Iwan.

Sementara menyikapi hal itu, piahak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Siak, Ardi mengatakan beberapa hari lalu bahwa jalan tersebut merupakan jalannya Provinsi, dan saat ini tengah ada pekerjaan peningkatan jalan beberapa Kilometer (Km).

Selain itu ada sebahagian yang dikerjakan Dinas PU Siak, yang saat ini pekerjaan dari rekanan yakni PT.Tamako masih dalam massa perawatan.

“Itu pekerjaan pihak Provinsi, kalau proyek kita sudah selesai dan saat ini kondisi jalannya bagus dan masih dalan massa perawatan pihak rekanan,” terang Ardi. (rinto)

Dua Cewek Caffe Terlibat Narkoba di Siak

Empat tersangka sabu dan BB

DAYUN (Segmennews.com)- Dua pria yakni, Salim Sinulingga (35), Dadek Kustiawan (38) dan dua wanita turut digaruk tim Sat Narkoba Polres Siak, Lia(25) dan Nurdianti (28) warga KM 8 Kecamatan Kotogasib, Sabtu (03/11/2012).

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di caffe milik Tambunan ada pesta shabu-shabu, setelah itu beberapa anggota polisi berpakaian preman langsung ke lokasi dan melakukan proses penyelidikan, dan berhasil menggaruk keempat tersangka berikut Barang Bukti (BB), berupa 1 Paket Sabu seharga Rp 500 ribu, alat isap bong, bungkus platik , Mancis dan uang Rp 59.000.

Kapolres Siak, AKBP Sugeng Putut Wicaksono melalui Kasubag Humas, AKP R. Simamora, Senin (5/11/2012) membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini keempaat tersangka diinapkan di hotel Prodeo Mapolres untuk proses hukum selanjutnya.

“Ya, kita telang menangkap empat tersangka penyalahgunaan fisikotropika jenis shabu-shabu, akibatnya dua wanita dan dua pria kita bekuk beserta BB nya, saat ini mereka kita tahan untuk proses hukum selanjutnya,” terang AKP R.Simamora.

Kejadiannya bermula, dari informasi yang didapat Brigadir Ali.P dgn Briptu Anton bahwa di kafe Tanbunan km 8 kecamatan koto Gasib ada pesta narkoba. Tak menyiakan informasi itu, mereka langsung ke Tempat kejadian Perkara (TKP), saat mengetuk salah satu pintu kamar ternyata didalamnya terdapat 3 orang yang baru selesai menggunakan narkoba.

Dari nyanyian ke 3 tersangka itu, terungkaplah bahwa mereka mendapatkan sabu-sabu dari tersangka lain LG, namun saat LG di tangkap, dia juga mengaku mendaptkan barang haram tersebut dari IW, saat inio IW masih buron.

Selain itu, dari nyanyian Nurdiana, terungkap pengedar lainnya yakni, Dadek als iwek. Polisi menjebak Dadek dengan menyuruh NUrdiana memesan sabu sebanyak 1 paket seharga Rp 500 ribu, selang beberapa waktu Dadek pun mengantarkan barang haram tersebut ke km 52, saat itulah Dadek ditangkap polisi, sekitar pkl 01.00 WIB. (rinto)

Bupati Siak Resmikan Seminar Kesehatan Vegetarian

Siak(Segmennews.com)- Gerakan Vegetarian dalam Meat Free Monday atau One Meat Free Day a Week ini secara global telah digemakan masyarakat dunia, bukan lagi pada level kelompok melainkan telah menjadi kebijakan pemerintah.
Urgensi sosialisasi perubahan pola makan ini terkait dengan urgensi perubahan iklim dan epidemik penyakit degeneratif (penyakit kronis) yang meningkat tajam.

“Vegetarian yang merupakan makanan yang berasal dari Nabati (sayuran, buah, umbi, dan biji)  yang dapat menekan resiko penyakit jantung, paru-paru, usus, kanker,” ungkap Bupati Drs H Syamsuar M.Si dalam peresmian Seminar Kesehatan Vegetarian dengan tema Sehat, Etis, dan Ramah Lingkungan bersama Pembicara Dr. Drs Susianto selaku Ahli Gizi sekaligus ketua IVS, Senin (5/11) di Gedung Lembaga Adat Melayu Siak Sri Indrapura.

Seminar Vegetarian yang dihadiri Ketua IVS Kab Siak, Tim Penggerak PKK serta beberapa Pejabat di lingkungan Pem Kab Siak.
“Vegetarian adalah bagian dari dimana kita mengkonsumsi makanan yang berasal dari sayur-sayuran dan tumbuh-tumbuhan yang dapat meningkatkan pola hidup sehat dan ramah lingkungan,” kata Syamsuar.

Bupati menambahkan, ia selalu diskusi dengan dokter kesehatan tentang berbagai penyakit. Katanya, sumber dari penyakit banyak terdapat pada makanan yang dikonsumsi, seperti halnya jika seseorang yang selalu menerapkan pola makan dengan berlebihan.

“Contohnya pada diri saya sendiri sewaktu saya masih kecil. Nah di sini lebih ditekankan pada pola makan yang sangat mempengaruhi bagi kesehatan yang akan dibahas pada seminar Vegetarian nantinya,” katanya.

Lebih lanjut Bupati mengharapkan dalam seminar ini penyampaian materi tentang Vegetarian harus jelas karena masyarakat lebih mengenal vegetarian hanya untuk dikonsumsi orang Hindu dan Budha.

“Untuk itu, agar tidak terjadi kesalah fahaman saya harapkan kejelasan dalam penyampaian  materi. Kemudian harapan saya kedepan adalah Vegetarian ini dapat berkembang di Kabupaten Siak contohnya Restoran Vegetarian karena selain Siak tempat yang mudah untuk mencari sayur-sayuran, buah-buahan serta umbi-umbian, Siak juga merupakan Negeri Wisata,” ujarnya. (rilis)

Luna Maya Diisukan Sudah Menikah

 Segmennews.com– Artis Luna Maya membantah jika dirinya sudah menikah dengan pria bernama Reza Prawiro. Katanya, kalaupun ada pernikahan, dirinya tidak akan diam-diam melakukannya.

“Saya mah penginnya kalau nikah ada seserahan, lamaran, kalau di sana mah jauh. Ya nggak mungkin lah,” ujar Luna Maya saat ditemui di Jakarta Fashion Week di Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (4/11).

Luna sempat dikabarkan menikah dengan Reza di Austria. Reza sendiri dikenal sebagai pengusaha dan juga cucu mantan Menteri Keuangan, Radius Prawiro.

Namun mantan kekasih Ariel Noah ini hanya bisa bersabar dengan adanya pemberitaan yang menyudutkan dirinya. “Dari dulu juga sudah diomongin macam-macam kan sama kalian semua,” kata Luna.

Beberapa foto menggambarkan kedekatan dengan Reza, akan tetapi Luna belum membuka kedekatannya itu. Foto bersama Reza di internet itu dianggap sebagai sesuatu yang biasa. “Foto kan bisa sama siapa saja lah,” ungkapnya ringan.

Ngomong-ngomong, Reza sempat datang support Luna di acara ini? “Ih apa lah, biasa saja kok, tengkyu yaa,” seloroh Luna. (kpl/adt/dar/snc)

KPK Kembali Periksa Anggota DPRD Riau

Pekanbaru (Segmennews.com)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa anggota DPRD Riau terkait suap revisi perda No 5 tahun 2008 dan perda No 6 Tahun 2010 tentang pembangunan venues PON di Riau, Senin (5/11) pagi tadi.

Pemeriksaan terhadap sejumlah wakil rakyat ini dilaksanakan di ruang Catur Prasetya, Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, Jalan Pattimura Gobah.

Tampak di ruang pemeriksaan yakni Syarif Hidayat, Adrian Ali, Tengku Muhazza, Abu Bakar Siddik. Mereka diduga ikut terlibat permintaan uang lelah atas revisi perda pembangunan venues PON.

Di sela-sela pemeriksaan, Syarif Hidayat, salah seorang anggota DPRD yang diperiksa, keluar ruangan pemeriksaan untuk izin ke kamar mandi.

Hingga Senin siang, pemeriksaan masih terus berlanjut dan KPK akan memberi keterangan setelah pemeriksaan usai. (ur/kir)

Polri Dimina Tak Tebang Pilih Berantas Geng Motor

ilustrasi

Pekanbaru (Segmennews.com)- Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi mengucap terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian yang berhasil menangkap sejumlah otak kawanan geng motor di Pekanbaru. Namun pihak kepolisian juga diminta tidak tebang pilih dalam pemberantasan geng motor.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru mengucapkan terima kasih dan memberikan afresiasi buat pihak Kepolisian atas kerja kerasnya menumpas pergerakan geng motor yang meresahkan beberapa waktu belakangan ini,” ujar Ayat Cahyadi kepada segmennews.com, Senin (5/11).

Seperti pemberitaan sebelumnya, Jajaran Sat Reskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap seorang tersangka ketua geng motor BS (21) alias Madam. Dia ditangkap di Perumahan Sidomulyo, Tampan.

Saat hendak ditangkap, BS melakukan perlawanan sehingga polisi menghadiahinya dengan timah panas. Polisi menembak Madam pada kaki kanannya.

Madam merupakan seorang yang cukup dicari oleh petugas kepolisian. Pasalnya, Madam adalah pelaku penyerangan terhadap Mapolresta Pekanbaru beberapa waktu lalu. Selain itu, dia adalah pelaku pembakaran pos polisi di Jalan Sudirman, tepatnya di depan Gramedia.

Ayat menambahkan, harapan Pemko dan seluruh  masyarakat Pekanbaru agar pihak kepolisian terus melakukan penumpasan terhadap geng motor, agar suasana kedamaian dan kenyamanan yang selama ini dirasakan masyarakat kembali tercipta.

“Masyarakat kita selama ini sudah merasa tidak nyaman dengan kehadiran geng motor itu, untuk itu dengan dilakukan pemberantasan ini diharapkan kenyamanan itu kembali dirasakan dan berjalan seperti sedia kala,” ujarnya.

Dalam kasempatan yang sama, Ayat juga meminta pihak Kepolisian untuk menindak tegas para pelaku geng motor tersebut sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, dia meminta juga jangan ada pilih kasih dalam proses hukumnya karena sangat meresahkan warga.

“Tindak tegas pelaku geng motor, jangan ada yang pilih kasih. Sesuaikan hukuman dengan peraturan yang berlaku,” jelas Ayat.

Dia berharap, dengan adanya penangkapan sejumlah otak pelaku geng motor tersebut kedepannya tidak ada keluhan para  pedagang kuliner malam hari yang selalu resah dengan keberadaannya.

“Misalnya selama ini sangat sering keluhan para pedagang kuliner malam itu yang selalu takut berjualan karena takut dengan geng motor. Mudah-mudahan kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang takut keluar rumah dimalam hari,” ujarnya.

Ayat juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk ikut membasmi geng motor ini, terutama bagi orangtua yang memiliki anak remaja untuk mengawasi pergerakan anaknya agar tidak terlibat dengan geng motor.

“Terutama orangtua. Jika anaknya tidak pulang diatas pukul 23.00 maka hendaknya dia punya inisiatif untuk mencari keberadaan anaknya itu. Butuh pengawasan kita bersama dalam menuntas geng motor ini,”ucap Ayat.(Putra)

RSUD AA Rawat 1500 Pasien Jamkesda Perbulan

RSUD AA

Pekanbaru (Segmennews.com)- Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad (RSUD-AA)  Provinsi Riau dalam sebulan merawat ratchets  1500 lebih pasien Jamkesda atau yang dirawat di ruang rawat inap kelas III. Untuk jumlah pasien secara keseluruhan yang berobat di RSUD setiap bulannya rata-rata 2500 orang.

Sedangkan jumlah pasien rawat jalan yang berobat di RSUD sendiri mencapai 600 orang perharinya. Jumlah tersebut merupakan jumlah yang besar untuk sekelas Rumah Sakit rujukan seperti RSUD Arifin Achmad.

Menurut Dirut RSUD, Yulwiriati Moesa bahwa jumlah tersebut sudah sangat melebihi kapasitas, untuk itulah pihak RSUD membangun ruang rawat inap kelas III yang diperuntukkan khusus pasien miskin.

“Makanya di tahun 2013 ini RSUD kita hanya diperuntukkan untuk rujukan saja, dan dengan penambahan gedung baru kelas III itu nantinya bisa menampung pasien miskin kita di RSUD,” ujar Yulwiriati Moesa.(Putra)

Kapolres Akui Konflik Agraria Meningkat di Rohul

AKBP Yudi Kurniawan SIK,Msi

PasirPangaraian (Segmennews.com)-Kapolres Rokan Hulu, AKBP Yudi Kurniawan mengakui saat ini masih banyak konflik sengketa-sengketa agraria yang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu. Seperti sengketa perbatasan Kabupaten dengan Kabupaten, Kecamatan dengan Kecamatan Desa dengan desa dan bahkan Provinsi dengan Provinsi.

Hal itu disampaikannya saat acara serah terima jabatan (sertijab) di Mapolres Rohul, Senin (5/11).

“Konflik agraria masih ada di Rohul. Dan saat ini pihak kepolisian terus burapaya melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi terjadinya konflik agrarian di Rohul,” jelas Kapolres Yudi.

Dijelaskannya lagi, dengan era otonomi daerah seperti ini masih banyak sengketa agraria dan sengketa perbatasan yang menimbulkan pro dan kontra hingga melibatkan massa yang tidak sedikit.

“Untuk mengantisipasi hal ini, pihak kepolisian sudah melakukan antisipasi dini seperti melakukan patroli rutin serta pendekatan dengan para tokoh agama, tokoh maysarakat dan tokoh adat,” tegasnya.

Ditambahkannya lagi, persolan sengketa agraria ini berawal dari instanasi lain, seperti pemerintah daerah. Dan karena tidak
terselesaiakan, akhirnya muaranya ke pihak kepolisian. Dengan awalnya melakukan unjuk rasa, hingga berkepenajangan.

“Sudah banyak upaya-upaya yang kita lakukan, seperti melakukan kordinasi dengan pihak Pemkab Rohul, Camat, Danramil dan Kapolsek untuk mendudukan konflik yang terjadi kepada intansi yang berwenang menyelesaiakannya. Agar secepatnya terseleisaikan,” jelasnya. (dab).