Beranda blog Halaman 3015

Syukri Terpilih Ketum Koordintor Riau

PasirPangaraian (Segmennews.com)– Melalaui kongres 1 forum BEM kopertis wilayah X yang digelar di Universitas Lancang kuning dan diikuti oleh 17 universitas dari 4 provinsi di wilayah kopertis X Propinsi Riau, Jambi, kepri, dan sumatra barat.

Menyepakati pengangkatan, Syukri selaku mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Kabupaten Rokan Hulu sebagai ketua Umum (Ketum) Koordinator wilayah Riau.

Kongres tersebut di laksanakan selama dua hari, di mulai, Rabu (7/11/2012) dan berakhir Kamis kemarin sekitar. Kongres dipimpin oleh Gilang dari perwakilan Jambi, Ningsih perwakilan dari Sumbar, dan Armanda Ariadha perwakilan Riau.

Walaupun kongres tersebut berjalan dengan alot di tambah lagi argumen-argumen dari peserta sidang sering menjadi perdebatan serius di tengah-tengah persidangan.

Secara umum kongres berjalan lancar dan sukses, sehingga puluhan mahasiswa dalam kongres tersebut menyepakati sebagai ketua Umum koordinator wilayah Riau dipimpin oleh, syukri.

Atas terpilihnya sebagai Ketua Umum Koordinator Wilayah Riau, Syukri tak lupa menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah mempercayakan jabatan tersebut kepada dirinya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan semua, atas kepercayaannya memilih saya sebagai ketua umum Koordinator Wilayah Riau ini. Sebagai Ketua tentunya tanggung jawab saya akan semakin besar. Oleh itu, saya harapkan semua BEM Kopertis dapat bekerja sama dalam memajukan organisasi sebagai Agen Of Change Control Social, eperti yang kita harapkan bersama,” sampai Syukri. (rls/dab)

Sepuluh Langkah Strategis Wujudkan Keluarga Sakinah

Drs H Ahmad Supardi Hsb,MA

Segmennews.com– Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa untuk meningkatkan ketahanan keluarga dari hantaman badai topan yang tak terkendali, maka diperlukan  mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah dalam setiap rumah tangga atau keluarga. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan sepuluh langkah strategis untuk mendapatkannya.

Tingginya gelombang badai topan keluarga tersebut, ditandai dengan tingginya angka perceraian yang mencapai 470 pasang setiap tahunnya, merajalelanya pekat dan meningkatnya kenakalan remaja, baik yang terkena narkoba, miras, prostitusi maupun yang lainnya.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul kepada wartawan, menanggapi banyaknya persoalan yang menerpa keluarga atau rumah tangga dan kenakalan remaja akhir-akhir ini.  Hal ini disampaikan di  kantornya, Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Jum’at (9/11/2012).

Kakan Kemenag Rohul lebih lanjut menyatakan, sepuluh langkah tersebut adalah pertama, mencari jodoh dengan mengutamakan kriteria yang paling kuat agamanya, barulah memperhatikan kecantikan, keturunan dan kekayaannya.

Kedua, melakukan pernikahan sesuai dengan tuntunan agama dan aturan yang berlaku. Ketiga, jika berhubungan suami istri jangan lupa membaca doa. Keempat, berikan makanan yang halal lagi baik kepada keluarga. Kelima, Bacakan Alqur’an di hadapan istri jika istri lagi hamil, sehingga anak dalam kandungan mendengarkan suara Alqur’an.

Keenam, pergauli istri dengan baik dan lemah lembut. Ketujuh, azankan dan iqomahkan anak ketika lahir. Kedelapan, berikan nama yang baik kepada anak dan mengaqiqahkannya, sebab nama yang baik adalah doa. Kesembilan, ajari anak ilmu agama, masukkan sekolah dan berikan keterampilan. Kesepuluh, jika anak sudah dewasa maka nikahkanlah ia.

Jika sepuluh langkah ini dilakukan oleh seseorang atau keluarga, maka keluarga tersebut akan menjadi keluarga sakinah, mawaddah wa rahmat, bahagia dunia dan akhirat, tegas Kakan Kemenag Rohul. (rls)

2013, Penerima Raskin di Rohul Berkurang 885 RTS

 Djedjen Ahmad ZA

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Tahun 2013 mendatang jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima beras Miskin (Raskin) di Kabupaten Rokan Hulu berjumlah 17.185 RTS, jumlah tersebut berkurang sebesar 885 RTS jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah 17.770 RTS.

Demikian diungkapkan Kepala Badan pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (BPMPD) Rohul, Drs.Budia Kasino melalui Kasi Pengelolaan Teknologi Tepat Guna Pedesaan Djedjen Achmad,Jumat (9/11/2012) di ruang kerjanya.

Katanya, jumlah RTS yang lama tetap jadi acuan pada tahun 2013 berdasarkan PPLS tahun 2011 sebagai pengganti PPLS tahun 2008, dimana jumlah RTS di tahun 2011 berdasarkan PPLS 2008 tersebut sebanyak 17.770, namun setelah diganti dengan PPLS tahun 2011 angka tersebut berkurang sebanyak 885 RTS. Namun kekurangan tersebut juga akan direncanakan akan diberikan Raskin Otonomi.

Menurut Djedjen terkait dengan Realisasi raskin untuk tahun 2012 sebanyak 8 Kecamatan sudah melunasi sampai bulan Desember 2012, sedangkan 8 Kecamatan lagi sampai bulan November 2012. Angka tersebut tidaklah menjadi persoalan bagi kepala desa untuk tidak menerima raskin, sebab Kecamatan masih melunasi pembayaran sampai November.

Sejak diberlakukan pengambilan Raskin, bayar didepan, maka dapat menekan tunggakan di Bulog maupun dari Kepala Desa yang bersangkutan. (dab)

5 Kecamatan di Rohul Kerap Dapat dana PNPM-PM

Kasi PNPM-MP BPMPD Rohul, Drs Amir Husein

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Dari 16 Kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu, Lima Kecamatan di antaranya kerap mendapatkan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-PM) bahkan, hampir 5 tahun berturut-turut hingga tahun 2013 mendatang.

Kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Tambusai, Tambusai Utara, Bangun Purba, Kepenuhan dan Rambah Samo. Selain itu, Kecamatan Rambah Hilir hingga tahun 2013 mendatang, baru 2 tahun berturut-turut mendapatkan dana PNPM-PM. Sedangkan 10 Kecamatan lagi hingga lima tahun terakhir belum berhak menerima dana PNPM-PM.

Menurut Kasi PNPM-PM BPMPD Rokan Hulu, Drs Amir Husein didampingi stafnya, Adri, Jum’at (9/11/2012) diruang kerjanya, bahwa ketentuan penerimaan dana PNPM-PM tersebut berdasarkan penetapan dari pihak Menteri Koperasi (Menko).

“Orang Menko yang menetapkan kecamatan yang lama, juga dapat dana PNPM-PM di tahun 2013, itu sudah lima tahun berturut-turut kecuali Kecamatan Rambah Hilir, itu baru dapat 2 tahun,” ujar stafnya Andri.

Dijelaskan Amir Husein, bahwa ketentuan setiap Desa yang berhak menerima dan PNPM-PM di 6 Kecamatan tersebut termasuk Rambah Hilir, ditentukan melalui Musyawarah Antar Desa Penetapan (MAD-P) mereka masing-masing. Sedangkan dana PNPM-PM dari APBD maupun APBN langsung di transfer ke rekening Unit Pengelola Kegiatan (UPK).

“Dana tersebut tidak bisa digunakan untuk melanjutkan bangunan ataupun kegiatan RIS PNPM Mandir, dana hanya bisa untuk kegiatan khusus PNPM-PM,” jelasnya.

Sedangkan pengontrol kegiatan yakni, dari Pasilitator Kabupaten (Paskab) ada yang dibidang tekhnik, keuangan dan lainnya.

Anggaran yang diperuntukkan bagi 6 Kecamatan tersebut di tahun 2012 yakni, Kecamatan Bangun Purba dari APBD Rohul Rp 225.000.000 dan APBN Rp 675.000.000, Kecamatan Kepenuhan dari APBD Rp 410.000.000 dan APBN Rp 630.000.000, Kecamatan Rambah Hilir dari APBD Rp 910.000.000 dan APBN Rp 990.000.000.

Sedangkan Kecamatan Rambah Samo dari APBD Rp 605.000.000 dan APBN Rp 990.000.000, Kecamatan Tambusai dari APBD Rp  110.000.000 dan APBN Rp 990.000.000 dan untuk Tambusai Utara dari APBD Rp 380.000.000 dan APBN Rp 720.000.000, total seluruh anggaran yang diterima tahun 2012 yakni, Rp 7.635.000.000. 

Ditahun 2013 mendatang 6 Kecamatan tersebut kembali mendapatkan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM-PM dengan total keseluruhan dana APBD Rp 2.640.000.000, dan APBN Rp 5.700.000.000, total keseluruhan Rp 8.340.000.000. (dab)

14-15 November, JH Rohul Berkumpul dengan Keluarga

PasirPangaraian (Segmennews.com)– Di jadwalkan Jemaah Haji Kabupaten Rokan Hulu tiba di Batam tanggal 12 dan 13 November, dan JH diterbangkan lagi ke kampung Halaman Rokan Hulu tanggal 14 dan 15 November 2012, mereka akan berkumpul kembali dengan keliarga yang ditinggalkan beridah.

Dikatakan Kepala Dishubkominfo, Drs Yusri Msi, Jum’at (9/11/2012) bahwa JH kembali di berangkatkan ke kampung halaman menggunakan pesawat Jet Avia Star BAE 146 dengan 6 kali penerbangan, 5 penerbangan untuk pengangkut JH dan satu kali penerbangan lagi untuk angkutan barang.

Sementara untuk pengamanan JH, Dishub menyiagakan 100 personil di bantu oleh jajaran Kepolisian Polres Rokan Hulu dan Satpol-PP. “Kita himbau kepada keluarga yang ingin menjemput segera datang di jadwal yang sudah di tentukan,” imbaunya. (gib)

Pekerja Tewas, PT RAPP Dinilai Abaikan Safety

Lokasi korban kecelakaan kerja di PT RAPP

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Kurun waktu dua bulan terakhir kerap terjadi kecelakaan kerja di PT RAPP, bahkan 1 orang pekerja meninggal dunia.

Kepala Dinas Tenagakerja dan Tranmigrasi(Kadisnakertrans) Kabupaten Pelalawan, Drs H Nasri  Fisda AE MSi menegaskan bahwa Pimpinan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) harus di berikan sanksi hukum. Pasalnya, pihaknya dinilai lalai dalam penerapan safety pekerja dan melakukan pengawasan kerja karyawannya.

“Pengawasan dan Standar Operasional Perusahaannya (SOP) di nilai masih kurang. Buktinya masih ada pekerja yang mengalami kecelakaan bahkan dalam sebulan dua orang telah meninggal dunia,” tegas Kadisnakertran kepada wartawan, Kamis (08/11)di ruang kerjanya.

Atas kejadian itu, kata Nasri pihak PT RAPP yang dianggap telah lalai dalam melakukan pengawasan dilingkungan kerjanya, terancam sanksi hukum yang tertuang dalam Undang-undang No. 21/2003 tentang kepengawasan ketenagakerjaan. Disamping hukum pidana pasal 359 dan 360 KUHP, kelalaian menyebabkan orang luka dan meninggal dunia atau luka-luka.

“Kita bersama tim telah turun ke lokasi kejadian, untuk mencari bukti adanya kelalaian. Sekarang masih menunggu hasil pemeriksaan pihak sub kontraktor.
Kita juga sudah berkoordinasi dengan Polsek Pangkalan Kerinci,” ujar mantan Kadis Perhubungan kabupaten Pelalawan ini.  

Sebutnya, jika dari pengakuan Managemen PT RAPP sudah melakukan pengawasan secara ekstra, tapi kenapa masih sering terjadi kecelakaan kerja. Bahkan menyebabkan pekerja meninggal dunia.

PT RAPP maupun sub kontraktor harus mempertanggung jawabkan kelalaian ini, agar kecelakaan kerja tidak terjadi lagi.

“Sejauh ini saya belum mendapat laporan apa santuan telah diberikan pada ahli waris terhadap korban kecelakaan yang menimpa Yusparisan (22) yang tewas terjepit Rol conveyor, Sabtu (14/10) lalu. ketika baru dua hari bergabung dengan PT Putra Tunggal Perkasa (PTB), sudah diberikan apa belum,” tukasnya.

Sementara itu Coprorate Communications Head PT RAPP, Pamungkas Trishadiatmoko dalam rilis yang di kirim pada wartawan mengatakan kalau pihaknya  menyerahkan sepenuhnya penyelidikan pihak kepolisian. Serta hasil tim safety RAPP bersama dengan pihak kontraktor yang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan kerja tersebut. (ur/rz)

Sabtu, Jemaah Haji Bengkalis Tiba di Batam

Bengkalis (Segmennews.com)– Jemaah Haji asal Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11 menurut jadwal akan tiba di Batam, Sabtu (10/11). Sementara itu, satu orang JH  asal Kecamatan Bantan, Juni, masih dirawat di BPHI Mekkah dan belum bisa dipastikan keberangkatannya bersama kloter 11.

Kepala Bagian Kesra Setdakab Bengkalis, H Imam Hakim mengatakan, Pemkab Bengkalis sudah mempersiapkan diri untuk melakukan penyambutan ketibaan para JH asal Kabupaten Bengkalis tersebut. “Insyaallah tanggal 9 besok kita sudah meluncur ke Batam,” ujar Imam ditemui di Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (8/11).

Dikatakan, kalau keberangkatan JH kloter 11 tersebut sesuai dengan jadwal, maka diperkirakan akan tiba di Batam sekitar pukul 10.30 WIB. Pada tanggal 8 Nopember sesuadah Subuh sampai dengan pukul 10 WAS, JH sudah melaksanakan tawaf wada’ (tawaf perpisahan) dan sesuai jadwal akan diberangkatkan menuju Jeddah pada pukul 2.30 WAS.

Selanjutnya pada tanggal 9 Nopember pukul 14.30 diantar menuju bandara King Abdul Aziz Jeddah dan rencana akan diberangkatkan ke tanah air (Batam,red) pukul 22.30 WAS. “Diperkirakan jemaah haji akan tiba di Batam pada pukul 10.30 WIB,” ujar Imam seraya menambahkan bisa saja jadwal berubah karena jalur penerbangan kepulangan JH sangat padat.

Hal senada diungkapkan Kepala Kementrian Agama Kabupaten Bengkalis, H Jumari yang tergabung dalam Kloter 11 melalui pesan singkatnya. Dikatakan, pada tanggal 7 Nopember pukul 13 WAS penimbangan barang dan langsung dibawa ke Jeddah. Berat barang bawaan ukuran koper besar 32 Kg dan di larang memasukkan air zamzam ke dalamnya. Air zamzam akan diberikan kepada JH menggunakan Saudi Air Line 10 liter yang sebelumnya hanya 5 liter.

Dikatakan satu orang JH  asal Kecamatan Bantan, Juni, masih dirawat di BPHI Mekkah dan belum bisa dipastikan keberangkatannya bersama kloter 11. “Mari kita doakan bersama semoga Pak Juni bisa sembuh dan berangkat pulang bersama dengan Jemaah Haji kloter 11 lainnya,” ujar Jumari.(ur/snc)

Jembatan Belum Dikerjakan, Bupati Bengkalis Meradang

Bengkalis (Segmennews.com)- Bupati Bengkalis Herliyan Saleh meradang di Jambatan Sungai Dukuh, yang menghubungkan antara Desa Tanjung Punak ke Desa Kadur, Kecamatan Rupat Utara saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker). Pasalnya, saat bupati meninjau lokasi pembangunan Jambatan, ternyata belum ada pengerjaan sama sekali.

Belum dimulainya pekerjaan oleh kontraktor, sementara Surat Perintah Kerja (SPK) telah keluar. Hal itu  membuat orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis ini kecewa. Padahal, bupati tidak tega melihat masyarakat melintasi Jambatan yang menghubungkan Kecamatan Rupat Utara dan Rupat itu yang tak layak lagi digunakan.

“Bagaimana kerjanya ini. Kasihan kita melihat masyarakat menyeberangi Jambatan. Tolong panggilkan kontraktornya, saya mau bicara,” kata bupati di Jambatan itu saat Kunker ke Kecamatan Rupat Utara belum lama ini.

Tidak puas sampai disitu, bupati langsung mengotak-atik henphon genggamnya, dan langsung menelepon Satauan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait yang menangani Jambatan tersebut. Dalam telepon itu, bupati menegaskan agar Jambatan itu secepatnya dikerjakan. Dan bupati sempat menyebut beberapa hal terhadap yang diteleponnya.

“Ini kok belum dikerjakan. SPKnya kapan keluar? Kontraktornyapun tidak ada dilapangan. Saya sekarang di Jambatan ini. Tolong secepatnya dikerjakan, karena ini dibutuhkan masyarakat,” tegas bupati terdengar tengah menelepon.

Tak lama berselang, bupati memerintahkan salah satu rombongan untuk memanggil kontraktor atau pekerja. Akhirnya salah seorang mandor proyek datang menghampiri orang nomor satu di Pemkab Bengkalis itu. Pada pekerja itu, bupati mempertanyakan kapan Jembatan itu dikerjakan. Apakah sudah mulai atau belum.

“Tolong segera kerjakan. Karena masyarakat sangat membutuhkan Jambatan ini. Kalau tidak saya akan beri Surat Peringatan (SP1). Apalagi dengan sisa waktu yang ada. Saya minta kerjakan semaksimal mungkin,” tuntas bupati sambil berlalu.

Pantauan dilapangan, Jambatan yang ada saat ini hanya terbuat dari kayu berukuran hanya untuk kenderaan roda dua (sepeda motor-red). Bahkan, dibagian lantai Jambatan, papan terlihat banyak yang bolong. Sementara, di ujung Jambatan telah terlihat material berupa onggokan pasir dan bangunan tempat penyimpanan material. (ur/snc)

Aneh!! Perekrutan Tenaga Honor di RSUD Selasih Diam-diam

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Managemen RSUD Selasih Pangkalan Kerinci diduga merekrut karyawan honorer diam-diam.

Informasi yang dirangkum wartawan, rekrutmen tenaga honorer sudah dilakukan oleh manajemen RSUD Selasih. Bahkan saat ini, pegawai yang sudah dinyatakan lulus, saat ini mereka  sedang mengikuti masa orientasi.

Tidak diketahui persis, berapa jumlah tenaga yang diangkat. Namun dari sumber penulusuran wartawan, mengangkat tenaga honorer dari Perawat, Bidan dan Jasa Pengaman. Sejumlah kalangan menilai, rekrutmen yang dilakukan oleh manajemen rumah sakit di Desa Makmur (SP 6) Pangkalan Kerinci syarat dengan unsur KKN.

Bahkan, dari sumber terpercaya  menyebutkan pegawai yang sudah diterima itu, banyak dari anak pejabat. Wartawan, sangat sulit dikonfirmasi terkait rekrutmen kepada pejabat RSUD Selasih. Baik Dirut RSUD Dessy maupun Kabid Pelayanan Medik RSUD dr. Ahmad Krinen.

Namun akhirnya Kasubag Program RSUD Selasih, Zulfan mengakui juga adanya perekrutan tenaga honorer dilingkungan RSUD. Meskipun sedikit takut ia, memberikan informasi yang setengah-setengah. Untuk tenaga Satpam berjumlah, 8 orang, Bidan 3 orang sementara itu untuk perawat dia tidak mengetahui persis jumlahnya.

Zulfan yang berada di Surabaya bersama rombongan pegawai RSUD, menyarankan wartawan, untuk tidak memediakan dulu rekrutmen pengangkatan tenaga honorer ini dilingkungan RSUD.

“Tunggu dulu, tunggu kami dulu pulang, hari Sabtu besok saja kita kumpul-kumpul kemudian menjelaskan persoalannya,” tukas Zulfan seraya menyarankan wartawan, menkonfirmasi kepada PLH RSUD dr. Mulzia Effendi.

Anehnya lagi, PLH RSUD, dr Mulzia Effendi ditemui wartawan Kamis (8/11) mengaku tidak mengetahui perekrutan itu. “Saya tidak tahu persis, yang pasti memang ada, saat ini pegawai yang sudah dinyatakan lulus maupun yang mengikuti masa orientasi,” ujarnya singkat. (ur/rz)