Beranda blog Halaman 3026

PNS Juga Terjaring Razia Helm di Pelalawan

ilustrasi

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Dalam operasi penertiban lalulintas dijalan raya dan meminimalisir angka kecelakaan berlalulintas, Jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polsek Pangkalan Kerinci menggelar operasi penertiban helm standard, Senin (22/10) pagi.

Dalam Operasi tersebut, petugas berhasil polisi menjaring sebanyak 60 pengendara sepeda motor yang tidak mengunakan helm standar saat melintas di Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) Jalan Lintas Timur Kota Pangkalan Kerinci kabupaten Pelalawan. Bahkan PNS-pun tak luput penilangan.

” Ya, operasi ini rutin kita gelar dengan sasaran utama pengunaan helm standar dan kelengkapan surat-surat kendaraan setiap hari. Dan rata-rata pengendara yang melakukan pelanggaran ini didominasi para pelajar, walau ada juga beberapa PNS dan Swasta yang ikut terjaring. Sedangkan untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar tertib lalulintas ini, kita langsung melakukan tilang di tempat, dan telah berhasil menilang sebanyak 60 pengendara,” ujar Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol RR Sagala melalui Kanit Lantas Ipda Rudi Guntoro SE.

Menurut, Rudi razia di lakukan setiap hari pagi dan sore hari, terutama pada jam-jam padat lalulintas. Pasalnya saat berangkat dengan mengendarai sepeda motor, banyak para pengendara roda dua ini yang tidak mengunakan helm standar. walau sebelumnya peringatan telah diberikan, lanjutnya, tetapi masih saja banyak pengendara bandel yang enggan mengunakan helm, terutama pada sore hari saat melintas di kawasan KTL yang padat di lalui kendaraan dari berbagai kota. Apalagi setelah kawasan KTL merupakan jalan lintas antar provinsi yang menghubungkan antara Pekanbaru dengan Jambi hingga Jakarta, kasus kecelakaan pun kian meningkat.

“Belakangan kasus kecelakaan sangat tinggi, yang disebabkan kelalaian pada manusia atau pengendara sepeda motor dengan di dominasi korbannya adalah pelajar. Maka kita setiap hari terus rutin mengelar opersi penertiban ini. Dan kita juga menghimbau para pengendara sepeda motor roda dua untuk lebih meningkatkan keselamatan dalam berlalulintas dijalan raya, salah satunya dengan menggunakan helm standard,” tutup Kanit. (rz)

Pemkab Siak Berikan Bonus Atlet Peparnas

Bupati Siak, Drs H Syamsuar didampingi Wabup, H Alfedri dan Sekda, H Amzar menyerahkan bonus

Siak (Segmennews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak memberikan bonus kepada para palimpiyan (atlet) asal kabupaten Siak yang telah berhasil menjadi juara dan meraih medali pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XIV Tahun 2012 di Pekanbaru. Selain atlet, bonus juga diberikan kepada para pelatih yang telah berkontribusi melakukan pembinaan.

Bonus bagi para atlet ini diserahkan langsung oleh Bupati Siak Drs H Syamsuar bersama Wakil Bupati H Alfedri dan Sekretaris Daerah H Amzar yang juga selaku Ketua Umum KONI kabupaten Siak, di Ruang Rapat Sri Indrapura Room kantor Bupati Siak, Jumat (19/10).

Dari 17 orang limpiyan yang ikut ambil bagian, 10 diantaranya meraih medali. 2 medali emas, 7 medali perak dan 4 medali perunggu. Dengan rincian 2 medali emas atas nama Tari Bunga Siburian cabang lomba angkat berat 52 Kg dan Angriawan cabang lomba yang sama kelas 75 Kg. Para peraih medali emas ini menerima uang tunai 10 juta rupiah.

Sementara 7 medali perak diraih oleh Marthin Losu sebanyak 3 medali sekaligus pada cabang lomba atletik lari 100 M, 200 M dan 4×100 Meter. 2 medali perak lainnya diraih oleh Hervina dan Sarina pada cabang Voli Duduk.

Sedangkan medali perunggu diraih oleh Jamlus pada cabang bulu tangkis kursi roda, Adi Sucipto angkat berat 56 Kg, Gusri Gusmianto cabang Tenis meja dan Basrudin cabang Bulu tangkis kursi roda.

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi pada kesempatan tersebut secara langsung menyampaikan apresiasinya terhadap keberhasilan para limpiyan tersebut. Prestasi 2 emas dari cabang angkat besi tersebut menyamai 2 emas di cabang pencak silat pada PON XVIII Riau beberapa waktu lalu.

Bupati berharap prestasi yang didapat agar dipertahankan dan dapat ditingkatkan di ajang internasional. Syamsuar meyakini, atlet yang belum meraih prestasi pada iven ini akan mampu berprestasi dimasa yang akan datang. Ia juga mengungkapkan terimakasih kepada tim pelatih yang telah bersusah payah memberikan yang terbaik kepada para atlet.

Ketua Tim atlet Siak M Bakri dalam kesempatan yang sama mengungkapkan terimakasihnya kepada pemerintah kabupaten Siak yang telah memberikan dukungan kepada para atlet. Beliau berjanji akan meningkatkan prestasinya dimasa yang akan datang. Ditambahkan Bakri, 2.5% dari bonus yang diterima atlet akan dikeluarkan zakatnya dan diserahkan langsung melalui BAZ kabupaten Siak. (rls/den)

Ratusan Orang Nobar Film Anti Korupsi

Pekanbaru (Segmennews.com)- Pemutaran film bertemakan anti korupsi ‘K vs K’ (Kita versus Korupsi) di Bioskop Riau XXI Mal Ciputra Seraya pada Sabtu (20/10) pagi, menjadi tujuan terakhir dari rangkaian roadshow Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di 17 kota di Indonesia.

Indra, perwakilan KPK yang turut hadir pada acara nonton bareng tersebut mengatakan bahwa penonton di Riau merupakan yang paling banyak di antara belasn kota lain yang telah melakukan kegiatan serupa.

“Disini paling ramai penontonnya, kursi bioskop sampai tidak mampu menampung jumlah penonton, terima kasih Riau,” kata Indra saat beri sambutan usai pemutaran film.

Secara keseluruhan, penonton film K vs K di seluruh Indonesia telah mencapai angka 250 ribu orang dan ini menjadi gerakan berkelanjutan guna memupuk semangat anti korupsi di generasi muda dan semua pihak.

Indra juga menjelaskan saat ini Indonesia berada di peringkat 100 dari 180 negara dalam pemeringkatan anti korupsi, dengan nilai indeks 3.0 dari skala 10 poin. “Kita masih jauh dalam peringkat pemberantasn korupsi, tapi ini bentuk gerakan melawan korupsi sejak dini, dari diri kita sendiri,” terangnya.

Film K vs K sendiri terdiri dari beberapa rangkaian film pendek dengan durasi masing-masing film sekitar 25 menit. Beberapa film pendek yang ditayangkan yaitu berjudul ‘Selamat Siang Rita’ dan ‘Sssst…Jangan Bilang Siapa-siapa’ karya sutradara Ine Febriyanti. (den/urc/snc)

Gabungan Wartawan Pelalawan Kecam Aksi Kekeran TNI AU

int

Pelalawan (Segmennews.com)- Forum Wartawan Pelalawan Bersatu ( FWPB ) yang terdiri dari Persatuan Wartawan Indonesia( PWI)Asosiasi Tabloid Pelalawan (ATAP ), Korp Organisasi Wartawan Republik Indonesia ( KOWRI ), Gabungan Wartawan Indonesia ( GWI, ), serta KWRI Pelalawan pada, Kamis ( 18/10 ) mengadakan aksi damai di Mapolres dan DPRD Pelalawan. FWPB melakukan aksi damai tersebut sebagai tanda bahwa seluruh Wartawan Pelalawan turut merasakan apa yang dirasakan satu profesi.Aksi ini dilakukan sehubungan perlakuan oknum TNI AU yang berpangkat perwira menengah menganiaya wartawan yang meliput kejadian jatuhnya pesawat milik TNI AU jenis HAWK 100 yang terjadi pada Selasa (16/10 ) di Kabupaten Kampar kemarin. Massa yang diperhitungkan ratusan orang wartawan pelalawan ini konvoi dari Media Center berkeliling lintas timur hingga sampai ke Mapolres Pelalawan, Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Aryo Tejo menyabut baik kehadiran awak media. Forum Wartawan Pelalawan Bersatu, sangat mengecam habis tindakan oknum TNI AU yang kelewatan batas hingga mengakibatkan 4 orang wartawan yang melakukan tugas jurnalisnya luka-luka dibagian wajah. Koordiator Lapangan, Yahya yang didampingi Zulhamsyah (Sekretaris aksi ) mengatakan dihadapan Kapolres AKBP Guntur Aryo Tejo FWPB meminta kepolisian untuk memproses pidana yang dilakukan oknum TNI tersebut sebelum oknum TNI diadili secara meliter atau internalnya, Wartawan ingin kejadian seperti yang terjadi tidaklah tejadi diwilayah hukum Polres Pelalawan. “Kami sangat mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan perwira TNI terhadap wartawan,” ujarnya. Forum Wartawan tersebut menyerahkan 6 item pernyataan sikap yang diserahkan langsung kepada Kapolres Pelalawan, pernyataan sikap diterima Kapolres Pelalawan dan Aryo Tejo berjanji akan menyampaikan surat pernyataan kepada Polda untuk disampaikan ke Mabes Polri. Guntur yang didampingi para Kasat juga menjamin bahwa kekerasan terhadap Wartawan tidak akan terjadi di wilayah Hukum Polres Pelalawan. Pada hari yang sama FWPB juga menyampaikan aspirasinya terhadap DPRD Kabupaten Pelalawan, Wakil Ketua DPRD, Ikmal dan juga Ketua Komisi B, yang menaungi wartawan di komisi menyatakan, aspirasi FWPB akan disampaikan kepada pihak terkait supaya ditindak lanjuti oleh DPR RI, kami juga menyesalkan kekerasan yang dilakukan Letkol Robert S. Karena menyalahi Etika Keprajuritan sebagai TNI. Ikmal juga berharap kepada media supaya aksi sedemikian rupa juga dilakukan disaat masyarakat lagi dalam masalah janganlah karena satu profesi dilakukan demo ini, akan tetapi kalau bisa tolong dibantu juga masyarakat yang dalam masalah untuk menyampaikan aspirasinya. (YUS)

Usai Diperiksa 8 Jam, Gubri Malas Bicara

Usai di periksa KPK Rusli Zainal malas bicara

Jakarta (Segmennews.com)- Gubernur Riau Rusli Zainal tak banyak bicara mengenai pemeriksaannya, Jumat (19/20) oleh KPK mengenai penyelidikan dua kasus korupsi sekaligus. Rusli selesai menjalani pemeriksaan KPK pukul 17.45 WIB.

Rusli dimintai keterangan mengenai penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek main stadium PON Riau dan kasus IUPHHK-HT di Pelalawan dan Siak tahun 2005-2006.

Gubri keluar, dikawal oleh pengawal yang telah menunggunya di pelataran KPK sejak Jumat pagi. Sambil berjalan, Rusli terus mengelak saat ditanya wartawan mengenai pemeriksaannya. Namun setelah terus didesak media, dia bicara juga.

“Hari ini saya hanya memberikan penjelasan saja. Dikit, tidak banyak pertanyaannya,” kata Rusli yang diperiksa KPK sekitar 8 jam.

Sambil terus berjalan menuju parkiran gedung KPK, RZ terus dikerumuni wartawan. Kemudian dia kembali balik badan menuju teras gedung KPK karena mobil yang dia cari belum terlihat.

Sempat terjadi ketegangan antara wartawan dengan staf Rusli Zainal yang mencoba menghalangi wartawan mengambil gambar. Ketegangan masih terus terjadi saat mobil Innova warna putih tiba menjemput RZ di teras KPK.

Bahkan seorang staf Rusli yang mengenakan pakaian batik nyaris tertahan di KPK karena ditahan oleh sejumlah fotografer yang merasa pekerjaannya dihalang-halangi. Namun staf tersebut berhasil meninggalkan KPK menggunakan mobil sedan setelah ditengahi secutiry KPK dan wartawan lainnya. (mvi/ snc)

Saling Curiga, Timses Calon Wali Kota Sidimpuan Bentrok

ilustrasi

Padang Sidimpuan (Segmennews.com)– Lantaran saling curiga dan salah komunikasi, dua Tim Sukses (Timses) pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan terlibat bentrokan.

Empat orang babak belur dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kedua pihak yang terlibat bentrokan, yakni Timses calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap-Isnandar Hasibuan dengan Timses pasangan Dedi JP Harahap- Affan Siregar Keempat anggota timses yang jadi korban, yakni Idham Nur, Wardi, Eri Kartono dan Nanda.

Idham Nur mengalami luka memar dan luka robek pada bagian wajah, sedangkan tiga lainnya mengalami luka memar di bagian wajah.

Kemarin, korban langsung membuat pengaduan ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padangsidimpuan. Menurut informasi yang diperoleh SINDO, peristiwa itu berawal saat sejumlah mobil yang dikendarai timses Andar-Isnan berada di belakang mobil timses Dedi- Affan. Situasi ini membuat timses Dedi-Affan menuduh timses Andar-Isnan membuntuti mereka.

Akibatnya, timses Andar-Isnan mengepung tim Dedi-Affan. Sontak timses Dedi-Affan menghubungi rekan-rekannya yang langsung datang.

“Awalnya, kami hanya ingin berdialog dengan timses Andar-Isnan,tapi tiba-tiba salah seorang tim kami langsung mendatangi mereka dan melakukan pemukulan. Mungkin dia marah karena tak senang timses Andar-Isnan membuntuti rombongan kami,” ungkap Ganti Tua Siregar, anggota timses Dedi- Affan kepada SINDO, ketika ditemui di Polresta Padangsidimpuan kemarin.

Kapolresta Padangsidimpuan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andy S Taufik mengatakan, peristiwa itu terjadi akibat adanya kecurigaan dua timses calon wali kota/wakil wali kota.

Timses Andar-Isnan membuntuti tim Dedi-Affan untuk memastikan kebenaran tentang adanya dugaan penyebaran selebaran tentang kasuskasus Bachrum Harahap (Bupati Padanglawas Utara) yang merupakan ayah kandung Andar Amin Harahap.

“Pada intinya, peristiwa ini terjadi akibat adanya salah komunikasi dan saling curiga antara kedua tim pemenangan sehingga berujung kepada aksi anarkistis,”ungkapnya .

Saat ini mereka sedang melakukan penyelidikan dan mencari pelaku pengeroyokan.Untuk menindaklanjuti kasus itu, semua korban pengeroyokan itu sudah diambil keterangan. Selain itu, kepolisian akan mengambil keterangan dari saksi yang ada di lokasi.

“Dalam waktu dekat, kami akan ungkap pelaku pengeroyokan,” tegasnya.

Ketua Tim Kampanye Pemenangan Andar-Isnan, Indar Sakti mengimbau seluruh tim pendukung dan simpatisan Andar-Isnan agar menahan diri dan tidak terpancing dengan upaya-upaya provokatif yang dapat merusak tatanan yang terbina dan terpelihara dengan baik selama ini.

”Mari kita percayakan kepada Kapolresta Padangsidimpuan untuk menuntaksan kasus ini,”ujarnya.

Dia berharap peristiwa ini menjadi hikmah dan motivasi bagi seluruh tim pendukung dan simpatisan untuk semaksimal mungkin memenangkan Andar-Isnan.

”Kami turut merasa prihatin dan ikut merasakan derita yang dialami empat orang korban penganiayaan dari tim pendukung Andar-Isnan,” imbuhnya.

Marataman Siregar, ketua partai pendukung Andar-Isnan, mendesak pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut sehingga Pilkada Kota Padangsidimpuan berjalan dengan aman dan kondusif. Dia menyangkan kejadian tersebut karena sudah menimbulkan korban.

”Seluruh parpol pengusung Andar-Isnan siap membantu kapolres guna menuntaskan kasus ini,”katanya.

Untuk diketahui, pasangan nomor urut 3,yakni Andar-Isnan diusung PKPB, PKB,Partai Buruh, Patriot, PPP, PDP dan PKNU. Dedi-Affan(4) diusungPAN, PDI Perjuangan,PBR, Merdeka, PNI Marhaen,PPI,Barnas,PMB, PKPI, PIB, PBB, PKDI, Pakar Pangan, Pelopor, PDK, PPDI, PPD dan Partai Kedaulatan. Pasangan nomor urut 2 Rusydi Nasution-Riswan Daulay diusung Partai Demokrat dan Hanura.

Pasangan nomor urut 6 Chaidir Ritonga-Maragunung Harahap didukung Partai Golkar, PKS,Republikan dan Partai Serikat Indonesia(PSI). Sedangkan dua pasangan lainnya yang maju dari jalur perseorangan, yakni nomor urut 1 Habib Nasution- Soripada Harahap dan nomor urut 5 Amir Mirza Hutagalung dan Nurwin Nasution.

Sekadar diketahui, pemungutan suara Pilkada Padangsidimpuan akan digelar hari ini (18/10). Jika dari penghitungan suara belum didapatkan pasangan pemenang pilkada, KPU Kota Padangsidimpuan akan menyelenggarakan putaran kedua pada 20 November 2012. (sindo/snc)

 

Kemenag Rohul: Tertib Administrasi Cermin Sebuah Instansi

Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi MA

PasirPangaraian (segmennews.com)- Tertib administrasi merupakan cerminan dari sebuah instansi atau kantor. Karena baik buruknya manajemen sebuah perkantoran bisa dilihat melalui sejauh mana pengelolaan dan menata administrasinya.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs.H. Ahmad Supardi,MA dihadapan staf di jajaran lingkungan

Kantor Kementerian Agama kabupaten Rokan Hulu dalam acara pembinaan format surat dan tata persuratan yang digelar Subbag TU Kenkemenag Rokan Hulu di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, Kamis (18/10) malam.

Lebih lanjut Supardi mengatakan, pengetahuan menata dan mengaflikasikan tertib administrasi merupakan hal mutlak yang harus ada pada diri setiap pegawai di lingkungan Kementerian Agama. Karena, katanya sebagian besar timbulnya berbagai permasalah di sebuah perkantoran disebabkan tidak tertibnya pengelolaan adminitrasi.

Banyak hal sebetulnya, sambung Supardi mengapa pengelolaan adminitrasi itu menjadi hal yang urghen. Diantaranya, kerja seorang staf atau pegawai akan dipermudah dengan peelolaan administrasi yang baik. Namun yang terlebih penting lagi, dengan pengelolaan administrasi yang baik akan meminimalisir terdapatnya temuan kesalahan di suatu instansi tersebut.

Terkait kegiatan pembinaan format surat dan tata persuratan yang ditaja Subbag TU ini, Ahmad Supardi menilai ini merupakan sebuah upaya penting untuk pencapaian tertib admninistrasi di jajaran Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu.

”Kita berharap pemibinaan ini bisa memberikan pengetahuan bagi pegawai kemenag dalam menata adminitrasi di lingkungan kerjanya masing-masing,”ujarnya.

Sementara itu Kepala Subbag TU Kankemenag Rokan Hulu, H. Zulkifli Syarif, S. Ag, M. Pd.I dalam laporannya mengungkapkan, kegiatan pembinaan format surat dan taat persuratan sengaja dilaksanakan dalam rangka menjadikan kementerian agama kabupaten Rokan Hulu sebagai instansi agama yang tertib administrasi.

Kegiatan yang dibiayai melalui DIPA tahun 2012 tersebut dilaksanakan selama 2 hari di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, dengan peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari utusan satker di lingkungan Kemenag Rohul.(son)

Pelajari Pengembangan KITB, Wabup Siak Kunker ke Sulsel

SIAK (Segmennews.com)- Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri, Selasa (16/10/12) ke Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan. Rombongan di terima Wabup Barru Andi Anwar Aksa, Kepala Bapeda Barru Agustian AB dan staf terkait.

Sementara Wabup Siak Alfedri dalam kunjungannya didampingi tenaga ahli Pemkab Siak DR H Eko Sembodo SE.MM, Amilis Siregar SE, Prof DR H.Syafrinaldi SH.M.Cl, H. Arifin Bur SH.M.HUM, Kadis Kimpraswil Irving Kahar M.Eng, Ketua Bapeda H.Yan Prana Jaya M.Si, Kadis Pertanian dan Peternakan, Kadis Perindagkop, Kabag Humas dan Kabag Pertanahan Setda Siak.

Wabup Alfedri mengatakan tujuan dari kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak adalah untuk melihat langsung dari dekat kawasan ekonomi khusus pelabuhan Garongkong Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan.

KEK Garongkong sendiri meiliki luas 460 HA yang masuk dalam Master Plane Pengembangan Ekonomi Kawasan Ekonomi Khusus Koridor Empat. (MP3EI).

Selain itu belajar dengan Kabupaten Barru tentang pengelolaan aset dikawasan tersebut, karna dikawasan Industri pelabuhan Tanjung Buton Pemerintah Pusat mengharuskan aset yang ada dikawasan pelabuhan agar dihibahkan  terlebih dahulu ke Pemerintah Pusat dalam hal ini ke Kementrian Perhubungan.

Sebagai bahan perbandingan  Alfedri menjelaskan kondisi kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang sangat strategis, kawasan Pelabuhan Tanjung Buton telah dimulai tahun 2003 Dan telah pengoperasiannya telah di setujui oleh pemerintah pusat melalui kementrian perhubungan.

Sementara untuk bantuan dana  keseluruhan telah mencapai 160 Milyar rupiah yang bersumber dari APBN. Sedangkan kapasitas pelabuhan  untuk sandar kapal mencapai 50 ribu DWT.

Luas lahan yang HPL seluas 600 HA dr 5000 Ha untuk kawasan industri bagian daratnyakedalaman 15 sampai 20 M, Sentra untuk bongkar muat kawasan tengah dan timur Provinsi Riau.

“Keunggulan keunggulan  Kawasan Pelabuhan Tanjung Buton terletak di koridor perairan sumatera, berdekatan dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura. Anak perusahaan dalam bentuk BUP yang akan dibentuk masuk kawasan MP3EI dan masuk dalam kawasan strategis nasional,” ungkap Alfedri.

Namun belum ada  action dilapangan,hal ini berpeluang besar sebagai penampung ekspor  CPO  di lahan perkebunan yang mencapai 230 ribu hektar di Kabupaten Siak.

Sementara itu Wakil Bupati Barru Drs H Andi Anwar Aksa dalam pemaparannya mengatakan kondisi  wilayah Kabupaten Barru yang berjarak 105 Km dari Makasar dengan jumlah penduduk 160 ribu jiwa.

Terbagi dalam 7 kecamatan serta 54  desa dan kelurahan. Awalnya lanjut Andi kabupaten Barru merupakan kabupaten miskin di Sulsel dengan urutan 3 dari belakang dari 24 Kabupaten/ kota yang ada di Sulsel.

“Keunggulan strategis Kawasan Ekonomi Khusus Garongkong, Kawasan pelabuhan dirancang tahun 2007 yang awalnya dikelola dan dibiayai oleh pemerintah Kabupaten Barru. Namun kawasan pelabuhan tidak dihibahkan kepada Pemerintah Pusa,” ungkap Andi Anwar Aksa. (rls/rinto)

Polres Siak Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Pembinaan Atlet

Kasat Reskrim Polres Siak, Meilki Bharata

SIAK (Segmennews.com)- Dalam penyelidikan, Polres Siak menetapkan satu tersangka pada kasus dugaan korupsi dana pembinaan atlit di Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Parsenibudpora) Kabupaten Siak tahun anggaran 2011 lalu.

Melalui Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirimkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak telah ditetapkan seorang tersangka yakni berinisial SG.

Kapolres Siak, AKBP Sugeng Putut Wicaksono melalui Kasat Reskrim AKP Meilki Bharata beberapa hari lalu membenarkan adanya proses penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi dana pembinaan atlit tersebut, saat ini salah seorang tersangka sudah ditetapkan dan sudah dipanggil dan diperiksa penyidik.

“Memang saat ini kita tengah memproses penyidikan kasus dugaan korupsi di Dinas Parsenibudpora tahun anggaran 2011 lalu, saat ini kita juga telah memeriksa beberapa saksi terkait kasus tersebut. Selain itu SPDP nya sudah kita kirim ke jaksa,” terang AKP Meilki Bharata.

Jumat (12/10/12) lalu, Penerimaan SPDP kasus dugaan korupsi tersebut dibenarkan Kajari Siak Zainul Arifin melalui Kasi Pidsus Jendra Firdaus, dan saat ini berkasnya sudah teregister dan akan ditunjuk jaksa penelitinya.

“Ya, beberapa hari lalu kita sudah menerima SPDP kasus dugaan korupsi tersebut, dan saat ini sudah kita register dan segera ditunjuk jaksa peneliti berkasnya, termasuk saya,” ungkap Jendra.

Ahad (14/10/12), Sementara untuk menanggapi hal tersebut Kepada Dinas Persenibudpora Siak Wan Abdul Razak mengatakan membenarkan adanya laporan tentang kasus tersebut, dan itu hanya laporan kasus sebelum dirinya menjabat.

“Itu hanya laporan saja ke Polres, itu kasus lama,” ujarnya singkat.

Sebagai tambahan, bahwa kasus tersebut terjadi saat Dinas Parsenibudpora dijabat Kadri Yafiz yang saat ini menjabat Kadis Pendidikan Siak menggantikan Arfan Usman yang saat ini menjabat Staf Ahli Bupati Siak. (rinto)

Perawatan Rumput Venue Kempo di Siak Terkesan Diabaikan

Rumput di Venue Kempo tampak mengering tanpa perawatan yang layak

SIAK (Segmennews.com)- Proyek penanaman rumput di venue kempo yang menghabiskan dana APBD Siak 2012, kini sudah mulai mengering dan perawatannya tak kunjung datang. Proyek tersebut terkesan di sia-siakan tanpa mendapatkan perawatan yang layak dari pihak kontraktor.

Rumput di halaman gedung atau venue kempo pada PON XVIII lalu, saat ini Kamis (18/10/12) sudah mulai mengering bahkan ada yang mati. Proyek tersebut dikerjakan PT. Karya Nusa Suksesindo sekalian dengan landscape dan lighting total nilai proyek sebesar Rp 8 milliar.

Menanggapi hal itu, dari keterangan PPTK dari Dinas Tataruang Ciptakarya (Distar) Siak, Andis Afryadi menyatakan hingga saat ini proyek tersebut masih dalam perawatan hingga enam bulan kedepan, apabila ada rumput yang mati nanti akan diganti rekanan, begitu pemupukan rumput.

“Pekerjaan itu masih dalam perawatan, pihak rekanan akan melakukan pemupukan serta penyiraman, jadi selama enam bulan ini, rumput itu masih dalam perawatan. Tidak rumput saja seluruh pekerjaan yang bersamaan dengan itu masih dilakukan perawatan,” terangnya.

Sementara itu pihak kontraktor, Ferly saat dikonfirmasi berdalih bahwa saat ini pihaknya akan melakukan pemupukan dan pekerjanya masih di Bangkinang untuk mengambil pupuk.

“Itu masih tanggung jawab kita, saat ini pekerja kita pergi ke Bangkinang mengambil pupuk untuk rumput itu,” kilahnya Ferly.

Namun saat dikonfirmasi lebih jauh terkait jumlah pekerja yang akan dipekerjakan untuk merawat rumput itu, Ferly tidak bersedia memberikan jawaban.

Sebab berdasarkan pantauan dilapangan, sejak beberapa beberapa hari ini tidak terlihat ada kegiatan pekerjaan maupun para pekerja itu sendiri.

Saat kembali di tanya soal penjemputan pupuk ke Bangkinang seperti yang diungkapkannya. Apakah seharusnya di jemput oleh semua pekerja? Ferly-pun hanya bungkam.

“Pekerjaan itu masih dalam massa perawatan enam bulan,” tukasnya tanpa bersedia menjawab pertanyaan sebelumnya. (rinto)