Beranda blog Halaman 3029

DIPA Kemenag Rohul Tertinggi 2012 di Riau

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Rokan Hulu tercatat menempati penyerapan anggaran tertinggi di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

Anggaran Kanwil yang diserap mencapai 54 persen dari anggaran yang tercantum pada Daftar Isin pelaksanaan anggaran (DIPA) masing-masing Kabupaten Kota tahun 2012.

Demikian di Katakan Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Tarmizi MA pada rapat koordinasi Struktur Organisasai dan Tatalaksanana (SOT) baru sesuai peraturan menteri gama nomor 13 tahun 2012, tentang Oranisasi dan atat kerja instansi dan evaluasi penyerapan anggaran tahun 2012, Senin (17/9) bertempat di aula ka kanwil Kemenag Riau jalan jenderal sudirman, Pekanbaru.

Sementara itu, Ka kankemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA berupaya keras melasanakan anggaran yang diberikan secepatnya. Diharapkannya, pada awal atau minggu pertama Desember 2012 semua anggaran dipergunakan sesuai peruntukannya, dan tidak ada angaran yang harus di kembalikan ke negara. Sebab katanya, pengembalian anggaran Ke Negara tidak baik.

“Ya, kita akan gunakan anggaran sesuai peruntukannnya, sebab negara telah menyiapkan sejumlah anggaran dan kenapa angaran tidak dilaksanakan. Sebab pelaksanaan anggaran berpengaruh positif secara langsung dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, jika anggaran tidak dilaksanakan maka program peningkatan kesejahteraan masyarakat akan terhambat,” tuturnya.(nang)

4 Orang JCH Rohul Batal Berangkat

Batam (Segmennews.com)- Empat orang Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu batal berangkat ke Makkatul Mukarramah disebabkan, satu orang meninggal dunia atas nama Sarianan binti Syarif dari Kecamatan Tambusai, dan tiga orang sakit keras yakni, Kartini binti Dul Azid dari kecamata Tandun, Fatimah binti Gorah dari Kecamatan Kepenuhan dan Sahar binti Yahya dari kepenuhan.

Dikatakan Kepala Kementerian Agama Rohul, Drs H Ahmad Hasibuan MA, Rabu (3/10) di Batam bahwa dengan pembatalan keberangkatan 4 orang JCH tersebut, maka JCH semula akan berangkat 401 orang menjadi 398 orang.

JCH berangkat terbagi 2 kloter, yakni pada kloter 14 sebanyak 150 orang dan 247 berangkat pada kloter 15. JCH Rohul yang berangkat dari Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian sejak Selasa dan Rabu semuanya telah sampai dengan selamat di Batam, dalam keadaan sehat wal’afiat.

Sementara perjalanan ke tanah suci JCH kloter 14 di jadwalkan diberangkatkan malam ini pukul 22:05 Wib dengan pesawat Saudi Arabian Air line, diperkirakan akan sampai besok pagi pukul 06:05 Wib atau pukul 04:05 Waktu Arab saudi (WAS).   

150 JCH Rohul bersama 209 JCH Inhil dan 85 Meranti ditambah 5 orang petugas kloter, dilepas secara resmi oleh Bupati Rohul, di aula asrama haji hari ini, hadir kesempatan itu, Kakanwil kemenag Kepri selaku ketua PPIH Embar Kasi batam Drs, H Handari, Kabid haji Kepri, Kabid haji Riau Drs H Abdul Aziz MA dan lainnya.

Bupati Rohul menyampaikan agar jemaah calon haji agar melaksanakan ibadah haji sesuai dengan syarat dan rukunnya sehingga memperoleh haji yang mambrur. dapat kembali dengan ketanah air dengan selamat. (son)

Pemprov Riau Susun Strategi Kelola ladang Minyak

int

Pekanbaru (Segmennews.com)- Habisnya waktu kerjasama pihak Provinsi Riau dengan blok siak dalam waktu dekat ini tak surutkan langkah Pemprov untuk dapat kembali mengelola ladang minyak tersebut. Bahkan untuk bersaing dengan pihak swasta pun sudah siap dengan menyusun strategi dari jauh hari.

Hal tersebut disampiakan Asisten II Setdaprov, Riau Emrizal Pakis saat ditemui dikantor gubernur Rabu (3/10). “Sebenarnya bahasanya bukan merebut, yang jadi persoalan saat ini kan habisnya waktu dan kesempatan yang terbuka bagi siapa saja,” ungkapnya.

Lebih lanjut Emrizal menjelaskan, saat ini pelaksanaan undang-undangnya sudah diserahkan kepada daerah dan daerah sudah bisa terlibat. “Daerah kan sudah bisa terlibat, tentunya ada penilaian tentang profesionalitas dan kinerja jika dinilai ada derah yang mampu kenapa tidak,” tuturnya.

Disamping itu, ketika ditanya kesiapan pemprov sendiri bersaing dengan pihak swasta yang mungkin saja akan turut serta diungkapkan Emrizal tidak ada masalah. “Kalau dari segi pemikiran pihak swasta itu lebih jeli daripada kita  dan kita siap bersaing dengan pihak swasta manapun,”imbuhnya lagi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Riau, Husni Hasan juga mengungkapkan kesiapan strategi untuk kembali merebut blok siak tersebut. “Ya kita tentu siap mengelolanya. Riau Petroleum dan SPR dapat mengelolanya. Tentunya didukung dengan kemampuan dan SDM dalam pengelolaan migas,” ujar Husni.

Namun ini membutuhkan waktu seperti merebut blok Langgak lalu yang juga membutuhkan waktu yang panjang, meskipun begitu pihak pemprov riau tetap optimis dapat merebut dan mengelola blok siak lebih baik lagi. (Deni/urc/snc)

Pembukaan Peparnas Dipastikan Gratis

int

Pekanbaru (Segmennews.com)- Ketua Sub PB Peparnas XIV tahun 2012 Emrizal Pakis Memastikan pembukaan Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) gratis bagi masyarakat yang ingin menonton langsung. Pembukaan akan dilangsungkan di Stadion Kharuddin Nasution Rumbai 7 Oktober esok.

Kepastian ini disampaikannya saat ditemui dikantor Gubernur Riau, Rabu (3/10). “Stadion Kaharuddin Nasution rumbai itu kapasitas full-nya bisa mencapai 20.000 tapi yang akan kita manfaatkan sebanyak 16.000 kursi dan kita pastikan gratis,” ungkapnya.

Untuk sisa kapasitas tersebut diungkapkannya akan diisi dibelakang panggung. Jika ada yang ingin mengisinya dipersilahkan. Disamping itu, terkait kemungkinan akan ada kerjasama dengan stasiun TV nasional yang akan melaporkan secara langsung belum dapat dipastikan oleh Emrizal sendiri.

“Live yang pasti di Rtv kalau nasional kita masih menunggu siapa yang berkenan, kita masih melihat juga kemungkinan yang paling dekat adalah TVRI,”tuturnya lagi.

Seperti yang diketahui pembukaan peparnas sendiri akan berlangsung pada tanggal 7 oktober yang akan datang di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai dengan menghadirkan artis-artis ibu kota dan lokal. Diantaranya adalah Charly dan Setia Band, Ike Nurjannah, Band lokal Sagu dan penyanyi dari golongan orang-orang cacat.

Pembukaan dan penutupan peparnas dipastikan gratis bagi seluruh masyarakat yang akan menonton langsung namun tetap dilakukan pembatasan agar tidak terjadi pembludakan penonton mengingat akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI Boediono serta beberapa mentri. (urc/snc)

Ratusan Buruh Bengkalis Tolak Sistem Kerja Kontrak

int

Duri (Segmennews.com)- Seratusan buruh dari berbagai perusahaan di Duri menolak sistem kerja out sourching, upah murah bagi buruh, dan meminta jaminan kesehatan, Rabu (3/10) sekitar pukul 09.00 WIB.

Penolakan itu, sempena hari mogok buruh Nasional, Seluruh buruh yang berasal dari PT Baker Huges Indonesia (BHI),PT,SPA,PT Bahana dan juga dari Drilling Komaju,PT Timas berkonsentrasi di halama kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bengkalis, Duri melakukan aksi turun lapangan.

Koordinator lapangan, Al Hilal dalam orasinya menyerukan nasib buruh di Mandau yang saat ini menjadi sapi perahan perusahaan mintar CPI di kota minyak Duri.

“Hingga saat ini, Disnakertrans Bengkalis belum fungsikan pengawas dalam menjalankan tugasnya. Padahal banyak perusahaan yang telah melakukan pelanggaran,” ungkap mereka.

Tak lama kemudian, Kadisnakertrans Bengkalis H.Hermizon bersama pegawainya menemui seluruh peserta aksi demo di halaman kantor.

Dia mengaku mendukung para buruh untuk menghapuskan sistem kontrak uot sourching. Pihak Pemerintah Bengkalis berjanji akan menindak lanjutinya dan di musyawarahkan bersama pihak perusahaan.

Selain itu disampaikan Hermizon, jika ada pegawai Disnakertrans yang melakukan pelanggaran, buruh diminta untuk segera melaporkan kepada pihaknya dengan bukti-bukti yang autentik.

“Jika ada pelanggaran, maka pegawai akan ditindak tegas,” katanya.

Usai mendengarkan pernyataan dari Kadisnakertrans Bengkalis, para buruh melanjutkan aksinya di depan kantor Camat Mandau. M 

Ketua DPC PD Rohul Tampung Aspirasi Pedagang Pasar Modern

Achmad Tampung aspirasi Pedagang Pasar Modern

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Rokan Hulu, Drs H. Achmad M.Si mengunjungi seluruh pedagang yang ada di Pasar Modern, Kampung Padang, Pasir Pangaraian.

Kunjungan tersebut, sebagai bentuk komitmen Partai Demokrat (PD) untuk membantu dan mencari solusi terkait apa saja yang dibutuhkan oleh pedagang.

”Kita turun ke pasar untuk menerima masukan dari para pedagang, mengenai keluhan dan harapan kedepannya,” jelas Drs H.
Achmad yang juga Bupati Rohul ini, kepada Wartawan, Selasa (2/10).

Dijelaskan Achmad, aspirasi yang disampaikan oleh pedagang akan ditindaklanjuti secepatanya, sesuai dengan intruksi PD, yakni
mensejahterakan rakyat.

“Pada tahun 2013 nanti, khusus pedagang harian akan dibangun tempat atau los seluas 1 hektar (ha) disamping pasar modern yang dilengkapi dengan kamar mandi, air bersih, WC, dan listrik. Sehingga pedagang harian bisa lebih aman saat berjualan,” jelas Achmad.

Ditambahkannya, kegiatan peninjauan pasar tersebut rutin dilaksanakan. Bahkan selain peninjauan ke pasar, ke desa-desa di Rohul pun sering dilakukan kunjungan oleh para keder partai Demokrat.

“PD ini kan milik rakyat. Dan yang terpnting adalah, partai itu tidak akan bisa berkembang kalau tidak didukung oleh rayat. Untuk itu lah PD harus mengedepankan kepentingan rakyat,” jelasnya. (son)

8 Desa di Rohul Butuh Mitan dan Elpiji Subsidi

ilustrasi

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Delapan Desa di Kabupaten Rokan Hulu hingga sangat membutuhkan gas elpiji dan Mitan Subsidi dari Pertamina. Pasalnya hingga saat ini delapan Desa tersebut belum mendapatkan gas elpiJi gratis.

Delapan Desa tersebut yakni, Desa Sei salak, Desa Sontang Keamatan Bonai, Desa bonai, Desa pauh, Desa Rantau Binuang sakti Kecamatan Kepenuhan, Desa Sei mandian dan kasang padang.

“Kita minta kepada pihak Pertamian dan Menteri SDM agar mengembalikan Mitan Subsidi, sebab hingga saat ini kami tidak mendapatkan jatah gas elpiji,” pinta Warga Desa Sungai Salak Kecamatan Rambah Samo, ali, kemarin.

Kepala Desa Sungai salak Kecamatan Rambah samo, Sawawi membenarkan hal itu, delapan Desa tersebut belum dapat penyaluran gas elpigi, padahal seluruh Desa sudah dilakukan pendataan. Sementara masyarakat membutuhkan gas untuk memasak.

Syafei warga Bonai Darussalam, juga mengungkapkan bahwa mereka tak hanya membutuhkan Minyak tanah (Mitan) untuk memasak tapi juga untuk penerangan, sebab sebagian daerah mereka belum tersentuh listrik, sehingga masyarakat membutuhkan Mitan bahan bakar alat penerangan mereka.

“Kami butuh Minyak tanah untuk memasak dan penerangan. Gar elpiji yang dijanjikan oleh pihak Pertamina sebagai ganti Minyak tanah hingga saat ini belum juga kami terima,” keluhnya.

Sementara itu salah seorang pendata penduduk,  Jasman mengatakan bahwa seluruh Desa yang belum mendapat Gas Elpiji sudah dicacah secara keseluruhan, bahkan sama dengan desa-desa lainnya. Namun herannya, kenapa sebanyak 8 Desa tersebut tidak mendapat jatah Subsidi gas Elpiji. (idab)

APBD-P 2012 Pelalawan Disahkan

PELALAWAN (Segmennews.com) – Meski pengesahan APBD-Perubahan sempat 7 kali tertunda, akhirnya Rapat Paripurna DPRD Pelalawan yang dipimpin oleh, Ketua DPRD, zakri mengesahkan APBD-P tahun anggaran 2012, Selasa (2/10).

APBD-P meningkat senilai Rp 1,5 triliun dari anggaran APBD Murni 2012 sebelumnya Rp 1,34 triliun. Namun dalam rapat paripurna, dari 30 anggota DPRD hanya 18 Dewan yang hadir dengan mengenakan pakaian tak seperti layaknya anggota Dewan, terkesan asal-asalan.

Selain itu, walaupun anggota Dewan Fraksi Demokrat Pembaharuan, Anas Badrun sempat menginterukti terkait ketidak hadiran unsur Muspida di sidang Paripura terebut mencerminkan bahwa mereka belum siap mengikuti sidang, namun sidang paripurna tetap berjalan.

Terungkap juga pada sidang ada 2 Poin penting pada APBD-P 2012 yakni, pembebasan lahan dan Proyek luncuran.

Dengan di sahkannya APBD-P 2012, Bupati Pelalawan, HM Harris menginstruksikan kepada SKPD untuk melaksanakan seluruh Program kegiatan yang ada di APBD-P terutama yang menyentuh langsung kepada masyarakat.(rz)

E-Ktp 4 Kecamatan di Rohul Belum Turun

Kadidukcapil Rohul, Yusmar

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu mempertanyakan penyerahan elektronik-Ktp terhadap empat Kecamatan yang hingga saat ini belum di turunkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Hari ini kita mempertanyakan ke Mendagri dan Dirjen Kependudukan Catatan Sipil di Jakarta, terkait e-Ktp empat kecamatan di Rohul hingga saat ini belum diturunkan,” tukas Kadisdukcapil, Drs Yusmar, Msi, di Jakarta melalui sambungan telephon, Rabu (3/10).

Menurut Yusmar, Pusat baru menyerahkan sebanyak 99.323 keping e-Ktp untuk 12 Kecamatan di Rokan Hulu, sementara 4 kecamatan lagi belum disalurkan yakni, Kecamatan Rambah, Bangun Purba, Tambusai dan Kecamatan Tandun.

Sebelumnya 12 Kecamatan yang telah menerima e-Ktp di kirim langsung oleh Pusat secara bertahap ke UPTD Capil di setiap Kecamatan masing-masing. Namun setelah ditunggu-tunggu, e-Ktp untuk 4 Kecamatan tak kunjung di turunkan.

Disamping itu, kata Yusmar, Program e-Ktp sudah berakhir Oktober, namun pihaknya masih membuka peluang bagi masyarakat yang belum mengurus e-Ktp agar segera mengurusnya.

“Walaupun kita telah mencapai target Program e-Ktp, kita masih mempersilahkan masyarakat yang belum mengurus hingga akhir Desember 2012 mendatang,” singkatnya. (gibson)

Laporan Polisi Dicabut, Warga Tambak Vs PT MUP Berdamai

PANGKALANKERINCI (Segmennews.com)- Perseteruan antara masyarakat Desa Tambak, Kecamatan Langgam dengan PT Mitra Unggul Pusaka (MUP) akhirnya  berdamai.

Perdamaian di fasilitasi oleh, Bupati Pelalawan HM Harris, di Auditorium kantor Bupati lantai III, Selasa (2/10). Dalam kesepakatan yang dituangkan dalam surat pernyataan kedua belah pihak dimana, warga diwaliki oleh Aprizal alias Jodi, HM Sidik G dan Rudi Cs, sedangkan dari PT MUP langsung General Manejer PT MUP Alfred Lawrance Purba.

Mediasi dihadiri oleh, Wakil Bupati Drs Marwan Ibrahim, Asisten I Tengku Muklis, Wakapolres Pelalawan Kompol Robin Lumban Gaol, Kabag Ops Kompol Andi Salamon, Kasat Reskrim AKP Darmawan SH, Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol RR Sagala, Kapolsek Subsektor Langgam Iptu Yayang Rizki Pratama, Camat Langgam Faizal dan beberapa tokoh masyarakat dan perwakilan PT MUP.

“Alhamddulilah permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan adat. Karena tanpa adanya infestor kemajuan negeri ini tidak akan dapat berjalan. Jadi setelah adanya perdamaian kedua belah pihak tidak ada lagi permasalahan hingga masyarakat dan perusahaan dapat hidup berdampingan,” ujar Bupati.

Dipaparkan Bupati, bahwa masyarakat boleh menuntut pada perusahaan untuk berkontribusi pada masyarakat tempatan, tetapi tidak dibolehkan dengan cara anarkis. Hal tersebut dikeranakan aksi anarkis merupakan aksi yang bertentangan dengan hukum. Untuk itu, mari sama-sama menjaga ketertiban masyarakat, sehingga kemajuan di negeri ini dapat berjalan dengan lancar.

Dalam kesepakatan ada beberapa poin yakni, pihak pertama masyarakat Tambak tidak menuntut lagi ganti rugi, ataupun uang sagu hati ke pihak PT MUP selaku pihak kedua atas lahan rawa putat. Begitu juga pihak kedua PT MUP tidak menuntut ganti rugi kepada masyarakat atas pembakaran mobil dump truk, dan pencurian buah sawit, serta penganiayaan terhadap karyawan perusahaan sebagaimana telah dilaporkan ke Polres Pelalawan untuk segera dicabut kembali oleh  pihak PT MUP.

Dan pihak kedua memberikan dana syukuran kepada masyarakat sebesar Rp15 juta, serta menginclave atau membebaskan lahan perkuburan masyarakat yang masuk ke areal perkebunan PT MUP.
 
Sementara kasus ini terjadi pada 16 April 2012 lalu, ketika puluhan warga Desa Tambak, membakar satu unit mobil dam truk cold disel BM 8779 TE milik PT MUP di Tahap II, Simpang Bromban, Desa Tambak, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Aksi massa itu diduga pemicu penolakan pembayaran sagu hati pihak perusahaan kepada warga untuk lahan yang dikuasai oleh PT MUP.

Sebesar Rp300 juta yang dituntut warga, tapi pihak PT MUP hanya menyanggupi memberikan Rp100 juta. Ketika melakukan pertemuan sebelum terjadi pembakaran mobil tersebut.

Namun selain pembakaran mobil, pihak PT MUP juga melaporkan kasus pencurian buah sawit dan penganiayaan terhadap karyawannya. Tetapi setelah sempat digelar mediasi, di kantor Bupati tidak menemui kesepakatan alias gagal. Hingga selang beberapa bulan kemudian, kembali digelar dan dapat kata mufakat untuk berdamai.

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Darmawan mengaku apabila kedua belah pihak telah berdamai dan diarahkan datang ke Polres Pelalawan, untuk mencabut laporan ke Polres Pelalawan.

“Kalau kedua belah pihak sudah berdamai dan tidak ada yang dirugikan maka kasusnya kita hentikan,” tukas Kasat Reskrim. (rz)