Beranda blog Halaman 33

Bupati Anto Komitmen Revitalisasi Ruang Publik yang Nyaman dan Modern

Rohul(SegmenNews.com)- Komitmen Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton, ST, MM, dalam menghadirkan ruang publik yang lebih tertata kembali ditunjukkan melalui peninjauan langsung ke Lapangan Dataran Tinggi Pematang Baih pada Kamis (4/12/2025).

Peninjauan tersebut menjadi penanda dimulainya langkah revitalisasi kawasan yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat, agar lebih modern, fungsional, dan inklusif.

Dalam kunjungan itu, Bupati Anton memaparkan empat fokus utama yang akan menjadi acuan dalam mengubah wajah Pematang Baih. Program ini tidak hanya menekankan keindahan dan kenyamanan ruang publik, tetapi juga bagaimana kawasan ini dapat menggerakkan ekonomi lokal sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda Rohul.

Penataan Taman Lebih Rapi dan Estetis

Bupati Anton menegaskan pentingnya menciptakan ruang terbuka hijau yang nyaman bagi masyarakat. Ia menginstruksikan penataan ulang taman di Pematang Baih agar lebih rapi dan menarik. Ruang hijau tersebut diharapkan menjadi tempat bersantai yang ramah keluarga serta mendukung aktivitas rekreasi warga.

UMKM Tetap Berdaya melalui Penataan Lokasi yang Terstruktur

Dalam upayanya menata kawasan, Bupati Anton memastikan bahwa pelaku UMKM tidak akan terdampak negatif. Sebaliknya, Pemkab Rohul akan menata ulang lokasi berdagang agar lebih teratur, nyaman, dan mendukung estetika kawasan. Penempatan yang lebih tertib ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

Lapangan Khusus Sepak Bola Demi Pembinaan Atlet Muda

Revitalisasi Pematang Baih juga mencakup pengembangan lapangan khusus sepak bola. Fasilitas yang representatif ini direncanakan menjadi pusat kegiatan olahraga sekaligus wadah pembinaan bibit atlet muda di Rohul. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan olahraga, khususnya sepak bola.

Panggung Kreasi untuk Menghidupkan Energi Seni Anak Muda

Untuk mendukung kreativitas generasi muda, panggung Pematang Baih akan kembali diaktifkan sebagai ruang ekspresi seni dan budaya. Bupati Anton menyebutkan bahwa panggung tersebut akan difungsikan secara rutin sebagai tempat tampilnya karya anak muda, mulai dari musik, tari, hingga teater.

Aset Bersama yang Harus Ditata dan Dimanfaatkan

“Pematang Baih ini aset kita bersama. Kita tata tamannya, kita berikan ruang yang layak untuk UMKM, kita siapkan lapangan bola yang baik, dan kita hidupkan panggungnya untuk kreasi anak-anak muda kita. Saya ingin Pematang Baih menjadi pusat kegiatan yang membanggakan,” ujar Bupati Anton.

Rencana strategis ini disambut positif oleh masyarakat serta para pelaku UMKM yang berharap revitalisasi tersebut dapat segera direalisasikan. Mereka menilai langkah ini akan memberikan dampak besar bagi kemajuan wajah kota sekaligus mendorong kegiatan ekonomi dan kreativitas lokal.

Upaya revitalisasi Pematang Baih diperkirakan akan menjadi ikon baru Kabupaten Rokan Hulu—ruang publik yang ramah ekonomi rakyat, mendukung olahraga, dan menjadi pusat lahirnya kreativitas generasi penerus.**(kmf)

Rakor Lanjutan, KPK dan BRK Syariah Perkuat Tatakelola dan Pencegahan Korupsi

Rakor Lanjutan, KPK dan BRK Syariah Perkuat Tatakelola dan Pencegahan Korupsi

Pekanbaru(SegmenNews.com) – PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) menunjukkan komitmen dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan bebas korupsi dengan menyambut pelaksanaan Rapat Koordinasi Lanjutan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berlangsung pada Rabu, 03/12/25 di Menara Dang Merdu BRK Syariah.

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Kota Batam pada 15 Oktober 2025, serta bagian dari pelaksanaan tugas koordinasi dan supervisi KPK dalam mendukung terwujudnya tata kelola BUMD yang baik, transparan, akuntabel dan bebas korupsi.

Hadir dari KPK Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah I, Kasatgas Bidang Penindakan 1.4, Salemuddin Thalib, serta Kasatgas Bidang Penindakan 1.3, Mochamad Wiraksajaya beserta rombongan.

Kehadiran tim KPK disambut langsung oleh Plt. Direktur Utama, Helwin Yunus, serta Direktur Kepatuhan, Manajemen Risiko, Fajar Restu Febriansyah dan Ketua Dewan Pengawas Syariah, Zulhendri Rais.

Plt. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kerja sama dan koordinasi KPK dalam memperkuat pencegahan korupsi.

“BRK Syariah selalu menempatkan integritas dan kepatuhan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas bisnis. Kehadiran KPK memberikan dukungan strategis agar penguatan tata kelola dapat berjalan lebih sistemik, terukur, dan berkelanjutan. Kami berkomitmen menghadirkan layanan keuangan syariah yang bersih, profesional, dan memberikan nilai terbaik bagi masyarakat,” ujar Helwin.

Kasatgas Bidang Penindakan 1.4 KPK, Salemuddin Thalib, turut memberikan apresiasi terhadap langkah penguatan tata kelola yang dilakukan BRK Syariah.

“Melalui kegiatan ini kita berharap ke depan insyaAllah BRK Syariah bisa memberikan yang lebih baik buat masyarakat di Provinsi Riau,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BRK Syariah berharap dapat terus memperkuat kualitas tata kelola syariah yang berintegritas tinggi serta meningkatkan peran sebagai institusi keuangan daerah yang menjadi contoh penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas di lingkungan BUMD seluruh Indonesia.***(inf)

BRK Syariah Salurkan Donasi dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumatera

BRK Syariah Salurkan Donasi dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumatera

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat yang terdampak bencana alam hidrometeorologi di berbagai wilayah Sumatera. Bencana yang terjadi telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur, kerugian material, serta menelan korban jiwa, sehingga memerlukan dukungan cepat dan terkoordinasi dari berbagai pihak.

Sebagai bentuk empati, BRK Syariah menginisiasi gerakan donasi internal dengan mengajak seluruh karyawan/karyawati serta melibatkan Komunitas Runners BRK Syariah untuk turut serta membantu meringankan beban para penyintas. Penggalangan bantuan mencakup donasi dana dari pegawai BRK Syariah, bantuan dari BRK Syariah, serta donasi pakaian layak pakai dari komunitas Runners BRK Syariah.

“Seluruh dana yang terkumpul akan dikelola secara transparan dan disalurkan untuk kebutuhan darurat, mulai dari logistik hingga dukungan bagi pengungsi di titik-titik terdampak. Sementara untuk donasi pakaian ini yang kita terima yang masih layak pakai, bersih dan siap untuk langsung dipakai,” kata Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Fajar Restu Febriansyah, Rabu (3/12/2025).

Sebagai bentuk respon cepat, BRK Syariah turut menyalurkan berbagai kebutuhan pokok, di antaranya 3 ton beras, 25 karton sarden, 300 karton mi instan, 30 karton gula, 50 karton minyak goreng, serta 600 kaleng susu Indomilk. Bantuan ini dikirimkan melalui kegiatan Lanud Roesmin Nurjadin yang melakukan pengiriman logistik ke wilayah-wilayah Sumatera yang terdampak.

Penyerahan bantuan dilakukan secara oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah. Ia menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari nilai fundamental BRK Syariah dalam menjalankan peran sebagai lembaga keuangan daerah yang hadir untuk masyarakat.

“Bencana ini menyisakan luka mendalam bagi saudara-saudara kita di Sumatera. BRK Syariah hadir untuk memberikan dukungan nyata melalui bantuan logistik dan donasi yang dihimpun dari keluarga besar BRK Syariah. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban para penyintas serta mempercepat pemulihan di daerah terdampak. Semangat gotong royong dan solidaritas adalah kekuatan terbesar kita,” ujar Fajar Restu Febriansyah.

Selain penyaluran bantuan langsung, BRK Syariah juga berpartisipasi dalam pemberian bantuan yang digalang bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Riau serta Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), sebagai wujud kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat penanganan bencana.

Melalui aksi tanggap bencana ini, BRK Syariah kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan nilai-nilai sosial, kepedulian, dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat turut mempercepat pemulihan dan memberikan harapan baru bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.***(rl)

Syukuran Milad ke-5, Klinik Utama Amanah Riau Kepri Salurkan Santunan ke Panti Asuhan

Syukuran Milad ke-5, Klinik Utama Amanah Riau Kepri Salurkan Santunan ke Panti Asuhan

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Klinik Utama Amanah Riau Kepri menggelar syukuran Milad ke-5 pada Selasa (02/12/25) di Lantai 2 Klinik Utama Amanah. Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah didampingi Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan BRK Syariah, Tengku Muhammad Fadhly Kholis dan Pemimpin Divisi Manajemen Sumber Daya Insani BRK Syariah, Muhammad Affan.

Peringatan HUT dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan lima tahun Klinik Utama Amanah dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam moment tersebut, Klinik Utama Amanah juga menyalurkan santunan kepada Panti Asuhan Fajar Harapan sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen dalam memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar.

Dalam perjalanan 5 tahun Klinik Utama Amanah telah meraih Akreditasi Paripurna atau Bintang 5, ini menunjukkan bawah Klinik Utama Amanah telah memenuhi standar tertinggi dalam pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien

Dalam sambutannya, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah menyampaikan rasa apresiasi dan bangga atas kontribusi seluruh insan yang telah mengabdikan diri untuk kemajuan Klinik Utama Amanah.

“Alhamdulillah, lima tahun perjalanan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh insan dan dukungan masyarakat. Semoga Klinik Utama Amanah semakin berkembang, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial dengan menyalurkan santunan kepada Panti Asuhan tersebut merupakan komitmen keberlanjutan yang akan terus dilakukan dalam rangka meningkatkan nilai kemaslahatan bagi masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan kebahagiaan dan dukungan bagi adik-adik di Panti Asuhan Fajar Harapan,” jelasnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama serta pemotongan tumpeng sebagai simbol harapan agar Klinik Utama Amanah Riau Kepri terus tumbuh, maju, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di masa mendatang.***(inf)

Melawan ‘Serakahnomics’ Menjadikan Persaingan Usaha Sebagai Insfrastruktur Pertumbuhan 8 Persen

Melawan ‘Serakahnomics’ Menjadikan Persaingan Usaha Sebagai Insfrastruktur Pertumbuhan 8 Persen

Jakarta(SegmenNews.com)- Ambisi pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Pemerintahan Prabowo-Gibran bukanlah target yang sederhana.

Angka tersebut menuntut investasi masif dan efisiensi pasar yang tinggi. Namun, sejarah ekonomi mengajarkan kita
satu hal krusial, pertumbuhan tinggi yang tidak dikawal oleh aturan main yang adil hanya akan melahirkan ketimpangan.

Di sinilah peran vital Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam satu tahun terakhir, yakni memastikan pasar bekerja sebagai alat pertumbuhan, bukan
arena pertempuran bagi para pemburu rente.

Selama satu tahun pemerintahan berjalan, paradigma pengawasan persaingan usaha
di Indonesia telah bergeser menuju apa yang disebut sebagai guided competition atau persaingan terpimpin.

Filosofinya jelas, pasar dibiarkan bebas, namun negara akan mengintervensi dengan keras jika terjadi distorsi yang mengancam kepentingan nasional atau terjebak dalam praktik yang diistilahkan Presiden sebagai “Serakahnomics”, sebuah pola ekonomi di mana pelaku usaha mengambil keuntungan berlebih dengan cara mematikan pesaing kecil. Wakil Ketua KPPU menyebut KPPU ada untuk mengatasi hal tersebut.

“Keberadaan KPPU dan persaingan usaha merupakan cara untuk mengatasi
‘Serakahnomics’. Jadi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen, kompetisi harus ditingkatkan”, ujar Wakil Ketua KPPU Aru Armando, dalam giatnya dengan awak media hari ini (3/12) di Jakarta.

Penegakan Hukum yang Menggigit
Keseriusan KPPU dalam mengawal paradigma ini bukan sekadar retorika. Data berbicara bahwa sepanjang tahun 2025 (hingga 30 November), KPPU telah menjatuhkan total denda sebesar Rp695 miliar.

Angka ini melonjak drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menjadi sinyal kuat bagi pasar bahwa negara tidak main-main terhadap pelaku usaha yang merugikan publik. Denda besar ini bukan semata instrumen hukum, melainkan
sinyal kuat bagi pasar bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh dicapai dengan cara mematikan pesaing atau merugikan konsumen.

Sedangkan denda yang dibayarkan per 2
Desember 2025 mencapai Rp 52.909.065.048. Hal ini membuktikan upaya penegakan hukum
persaingan usaha, optimal dilakukan KPPU.

Aktivitas korporasi berupa merger dan akuisisi juga memecahkan rekor. KPPU
menerima 141 notifikasi dengan nilai transaksi fantastis mencapai Rp1,3 kuadriliun.

Dominasi transaksi di sektor pertambangan dan logistik menunjukkan geliat hilirisasi yang nyata, namun
sekaligus membawa risiko konsentrasi pasar yang harus diawasi ketat agar tidak melahirkan oligopoli vertikal yang mematikan pemain lokal.

Selain mengawal korporasi besar, KPPU juga menempatkan diri sebagai instrumen
pencegahan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa. Dari 12 perkara yang diputus tahun ini, masih terdapat berbagai kasus persekongkolan tender.

Ketika negara mengeluarkan anggaran besar untuk infrastruktur, mulai dari rumah sakit, jalan, hingga proyek energi, risiko penyelewengan anggaran melalui persekongkolan tender dapat meningkat signifikan.

Penegakan hukum di sektor ini memastikan bahwa setiap rupiah uang rakyat menghasilkan pembangunan berkualitas, bukan ke kantong kartel proyek.

Penegakan hukum di sektor ini adalah bentuk dukungan langsung KPPU terhadap Asta Cita pemerintah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan efisien.

Namun, wajah penegakan hukum KPPU tidak melulu soal korporasi raksasa.
Perhatian serius juga diarahkan pada kemitraan UMKM. Sepanjang 2025, pengawasan kemitraan di sektor ritel dan peternakan ayam telah membuahkan hasil konkret.

Praktik bundling yang merugikan peternak kecil telah dihapuskan. Lebih dari lima ribu mitra waralaba ritel kini memiliki perjanjian yang lebih adil dan transparan. Ini adalah bukti bahwa struktur ekonomi kita sedang bergerak dari ketimpangan kontrak menuju kesetaraan hubungan usaha.

Mengawal Program Nasional Relevansi KPPU kian terasa ketika masuk ke isu-isu yang menyentuh hajat hidup orang banyak.

Dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, KPPU bergerak
proaktif mencegah praktik kartel pangan.

“Kami telah menyampaikan rekomendasi kepada Presiden agar pemilihan mitra dilakukan secara transparan dan memprioritaskan UMKM serta Koperasi, bukan didominasi oleh segelintir pemasok besar,” ujar Aru. “Tujuannya sederhana,
jangan sampai ada pihak yang mengambil rente dari piring rakyat”, tegasnya.

Demikian pula di sektor energi. KPPU mendorong kebijakan open access pada jaringan gas dan menghindari
persaingan usaha tidak sehat dalam bidang energi.

Melihat ke depan, tantangan persaingan usaha kian kompleks. Kartel tidak lagi
dilakukan lewat pertemuan rahasia di hotel, melainkan melalui kolusi algoritma digital yang mengatur harga secara otomatis.

Praktik self-preferencing oleh platform digital raksasa juga menjadi ancaman nyata yang dapat menenggelamkan UMKM. KPPU kini tengah mempersiapkan instrumen hukum untuk menjerat perilaku anti-persaingan di ranah digital ini.

Selain itu, program strategis seperti Koperasi Merah Putih juga mendapatkan atensi khusus. KPPU mendukung penuh penguatan koperasi, namun mengingatkan agar desain tata kelolanya tidak menutup akses bagi pelaku usaha desa lainnya.

Penutup Skor persaingan pasar Indonesia dalam laporan World Bank B-Ready 2024 berada di angka 52, masih di bawah Vietnam dan Singapura. Sementara, Indeks Persaingan Usaha Indonesia berada di angka 4,95 dari skala 7. Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen, kita membutuhkan peningkatan kualitas persaingan usaha secara signifikan. Studi menunjukkan, dibutuhkan 29% peningkatan tingkat persaingan usaha (atau skala indeks persaingan usaha 6,33) untuk tujuan tersebut.

Persaingan usaha yang sehat bukanlah pelengkap pertumbuhan, melainkan
infrastrukturnya. Dengan memastikan level playing field yang adil, menghapus hambatan masuk, dan menindak tegas para pelanggar, KPPU berkomitmen menjaga agar kue pembangunan ekonomi Indonesia dapat dinikmati secara merata, bukan hanya oleh segelintir konglomerasi, guna jalan menuju efisiensi yang berkeadilan.***(rl)

Siswi SMAN 1 Bengkalis Raih Juara 3 Nasional Lomba Pidato PAI FAIR 2025

Jakarta(SegmenNews.com)- Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Kabupaten Bengkalis. Setelah sebelumnya berhasil menjadi Juara 1 Tingkat Provinsi Riau, Putri Dwi Salsabila, siswi SMAN 1 Bengkalis, sukses meraih Juara 3 Lomba Pidato Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat SMA/SMK pada ajang Nasional PAI FAIR 2025.

Kompetisi tingkat nasional tersebut berlangsung pada 30 November hingga 3 Desember 2025 dan dipusatkan di Jakarta. Putri berhasil menyisihkan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia melalui penampilan yang memukau dengan penyampaian materi yang kuat, lugas, dan inspiratif.

Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi prestasi Putri setelah sebelumnya meraih prestasi tertinggi di tingkat Provinsi Riau. Pada ajang nasional ini, ia mampu bersaing dan tampil percaya diri di hadapan dewan juri serta peserta lainnya dari berbagai daerah.

Kepala SMAN 1 Bengkalis, Nurhadi, kembali menyampaikan rasa haru dan kebanggaannya atas pencapaian siswinya tersebut.

“Alhamdulillah, Putri kembali mengharumkan nama Bengkalis dan Riau di tingkat nasional. Meraih Juara 3 dalam kompetisi sebesar PAI FAIR 2025 bukanlah perkara mudah. Ini adalah buah dari kerja keras, doa, serta dukungan berbagai pihak. Kami sangat bangga,” ujar Nurhadi.

Nurhadi menambahkan bahwa prestasi ini semakin menegaskan bahwa sekolah umum, termasuk SMAN 1 Bengkalis, mampu mencetak generasi yang unggul tidak hanya dalam akademik umum, tetapi juga bidang keagamaan dan public speaking Islam.

Sementara itu, Putri Dwi Salsabila mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian yang diraih.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat membawa pulang Juara 3 tingkat nasional. Terima kasih kepada guru pembimbing, pihak sekolah, dan semua yang telah mendukung saya dari awal. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berusaha dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Prestasi Putri di ajang PAI FAIR 2025 ini semakin menegaskan bahwa potensi pelajar Bengkalis terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional. Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Diskominfotik memberikan apresiasi atas dedikasi dan prestasi yang membanggakan ini.***(imam/hm)

Menteri ESDM Tinjau Langsung Perbaikan Kelistrikan Aceh oleh PLN, Pastikan Percepatan Pemulihan

Bireuen(SegmenNews.com)- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia turun langsung meninjau sejumlah titik terdampak bencana Aceh untuk memastikan percepatan pemulihan kelistrikan berjalan optimal. Langkah ini sebagai respons pasca 12 tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) PLN roboh diterjang banjir bandang dan longsor akhir November lalu.

Bireuen menjadi salah satu wilayah yang disambangi Bahlil. Sebelumnya, sebanyak 5 tower SUTT 150 kilovolt (kV) Bireuen – Arun roboh. Tower transmisi tersebut berperan sentral sebagai penghubung akses listrik dari pembangkit Arun dan Nagan Raya ke sejumlah wilayah di Aceh.

“Memang banyak daerah yang kena banjir dan masih banyak daerah yang terisolir. Di samping itu, banyak infrastruktur listrik kita, termasuk tower-tower transmisi roboh. Ini sangat memprihatinkan dan kita fokus untuk perbaiki secepatnya,” ujar Bahlil.

Dirinya menjelaskan, proses pemulihan kelistrikan pascabencana Aceh mempunyai tantangan yang cukup besar, khususnya di sisi pendistribusian material perbaikan dan mobilisasi personel. Akses ke titik-titik lokasi tower SUTT terdampak mayoritas terputus dan hanya dapat dilalui menggunakan helikopter.

“Hari ini kami meninjau beberapa tower induk yang strategis yang harus kita segera pasang. Tapi mobilisasi materialnya sangat susah, semuanya pakai heli. Dan saya bersama Direktur Utama (Dirut) PLN, Dirut Pertamina, kita akan _clear_-kan tentang pasokan BBM (avtur) dan bagaimana untuk bisa mempercepat agar listrik bisa nyala,” ucap Bahlil.

Bahlil juga mengapresiasi atas upaya PLN dalam pemulihan kelistrikan di Aceh. Dirinya menegaskan pentingnya kerja kolaboratif dan gotong royong lintas sektoral agar suplai listrik untuk masyarakat terdampak kembali pulih.

“Saya apresiasi atas kerja keras dari PLN. Mereka kerja sudah sangat luar biasa. Sekarang waktunya kita kerja untuk Ibu Pertiwi. Jangan kenal lelah. Saya tahu medannya tidak gampang, dari helikopter tadi saya lihat sendiri betapa beratnya. Tetapi ini panggilan untuk mengabdi kepada negara dan mengurus rakyat,” kata Bahlil.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan arahan Pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk mempercepat proses pemulihan kelistrikan pascabencana Aceh. Darmawan menjelaskan, saat ini pihaknya terus bekerja 24 jam _nonstop_ untuk memastikan agar suplai listrik di Bumi Serambi Mekah segera pulih.

“Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang kami miliki dan _all out_ untuk mempercepat penormalan sistem kelistrikan pascabencana Aceh sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Dengan dukungan pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, kami optimistis pemulihan kelistrikan Aceh dapat segera dituntaskan dan masyarakat bisa kembali menikmati layanan listrik dengan aman dan andal,” tegasnya.

Selain meninjau titik-titik lokasi pembangunan tower darurat di wilayah Bireuen, Bahlil juga mengunjungi daerah terdampak dan Posko Siaga Bencana di Desa Blang Panjo sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan. Bantuan paket sembako berupa 700 kilogram (kg) beras, 700 kg gula, dan 1.400 liter minyak goreng disalurkan untuk masyarakat terdampak di wilayah tersebut.(rl)

Terjunkan Alat Berat, Bupati dan ASN Kompak Goro Bersihkan Kota dan Normalisasi Sungai

Bupati Pimpin Apel HUT PU

Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memperingati Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 dengan penuh khidmat dan aksi nyata. Apel yang digelar di Lapangan Pematang Baih Pasir Pengaraian pada Rabu, 3 Desember 2025, dipimpin langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton dan menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat pengabdian aparatur di jajaran PUPR dan Perkim.

Alat berat dikerahkan bersihkan kota

Dalam amanatnya, Bupati Anton menekankan bahwa peringatan ini jauh dari sekadar seremonial. Ia mengajak seluruh peserta, yang terdiri dari ratusan aparatur, untuk mengenang nilai kepahlawanan para pemuda PU yang gugur saat mempertahankan Gedung Sate pada 3 Desember 1945.

“Sejarah ini mengingatkan kita bahwa pengabdian di sektor pekerjaan umum memiliki akar perjuangan yang panjang. Nilai kepahlawanan itu harus menjadi energi positif bagi kita dalam menjalankan tugas hari ini,” ungkap Bupati Anton.

Selain fokus pada profesionalitas dalam pembangunan infrastruktur, Bupati Anton juga menyoroti pentingnya rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Ia secara khusus membuka ruang donasi bagi masyarakat Rohul yang ingin membantu korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Pengabdian tidak hanya soal membangun fisik. Ketika saudara kita tertimpa musibah, kita wajib hadir dan memberi pertolongan,” tegasnya, menunjukkan komitmen Pemkab Rohul dalam aspek pembangunan fisik dan moral.

Usai Apel, rangkaian peringatan Hari Bhakti PU dilanjutkan dengan kegiatan gotong royong massal yang melibatkan seluruh aparatur.

Plt. Kadis PUPR Rohul, H. Zulfikri, menjelaskan bahwa aksi ini adalah wujud nyata dari penghayatan sejarah.

​“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Hari Bhakti PU bukan hanya mengenang sejarah, tetapi menghidupkan kembali semangat bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.

​Untuk memastikan hasil maksimal, beberapa alat berat diterjunkan ke titik-titik prioritas di Pasir Pengaraian. Gotong royong ini dibagi menjadi empat kelompok kerja, yang secara kompak menangani:

-​Pembersihan kawasan Pematang Baih. Pembersihan dan normalisasi aliran sungai di belakang Pasar Modern. Normalisasi aliran sungai di samping rumah makan untuk mencegah potensi banjir. Penataan dan pembersihan lingkungan Pasar Senin.

Kehadiran jajaran penting seperti Plt. Kadis Perkim Desmadiana, Camat Rambah H. Zulfan Alwi, dan Kades Pematang Berangan Rusdi Hidayatullah turut menyemarakkan dan mendukung penuh kegiatan lapangan ini.

Optimisme Pembangunan Berkelanjutan

Melalui peringatan ini, Pemkab Rohul berharap nilai-nilai Sapta Taruna—tujuh prinsip pengabdian di Kementerian PUPR—semakin tertanam dalam setiap langkah aparatur PUPR dan Perkim.

Dengan semangat kebersamaan, kepahlawanan, dan pengabdian, pemerintah Rohul optimistis bahwa pembangunan infrastruktur di daerah akan semakin kuat, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Rokan Hulu.***(kominfo)

Kejati dan Pemprov Riau MoU Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pelaksanaan pidana kerja sosial bagi pelaku tindak pidana, Selasa (2/12). Penandatanganan ini menjadi langkah awal dalam menyongsong penerapan KUHP Nasional yang mulai berlaku pada 2 Januari 2026.

Kegiatan tersebut turut disaksikan Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Sesjampidum) Kejaksaan Agung, Undang Mugopal. Ia menyampaikan bahwa kehadirannya di Pekanbaru bertujuan memastikan kesiapan seluruh jajaran dalam menghadapi implementasi KUHP baru, terutama menyangkut pidana pokok berupa pidana kerja sosial.

“Hari ini kami dari Kejaksaan Agung hadir untuk menyaksikan penandatanganan MoU antara Kajati dengan Pak Plt Gubernur, kemudian juga PKS-nya antara para Kajari dengan bupati dan wali kota se-Provinsi Riau,” ujar Undang.

Menurutnya, kerja sama ini merupakan pondasi penting agar pelaksanaan KUHP Nasional berjalan efektif. “Implementasinya, Pak Kajati akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau dan juga bupati/wali kota se-Provinsi Riau akan bekerja sama dengan para Kajari,” sebutnya.

Undang berharap penerapan KUHP Nasional dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Harapan ke depan, KUHP Nasional yang akan berlaku 2 Januari dapat dilaksanakan dengan optimal, kemudian juga bisa mendapatkan keadilan, kepastian, dan kemanfaatan untuk masyarakat Provinsi Riau,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kejati (Kajati) Riau, Sutikno, menegaskan komitmen jajarannya dalam mempersiapkan transisi menuju pemberlakuan KUHP baru. Ia menjelaskan bahwa MoU antara Kejati dan pemerintah provinsi menjadi dasar koordinasi, sedangkan PKS di tingkat kabupaten/kota akan menjadi pedoman teknis pelaksanaan.

“Kami bekerja sama dengan pemerintah provinsi dalam bentuk MoU karena nanti teknisnya ada di Kejari dan pemerintah yang ada di wilayah Kejaksaan Negeri, karena nanti mereka yang akan melaksanakan,” ujar Sutikno.

Penandatanganan MoU turut disaksikan unsur kepolisian, pengadilan, serta pimpinan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo). Kajati menegaskan pentingnya sinergitas seluruh aparat penegak hukum agar implementasi KUHP baru, khususnya terkait pidana ringan dan kerja sosial, dapat berjalan optimal.

“Dalam pelaksanaannya nanti kita harapkan MoU dan PKS ini bisa menjadi jembatan agar pelaksanaan KUHP baru bisa optimal, khususnya untuk pidana ringan dan kerja sosial,” jelas mantan Direktur Penuntutan pada Jampidsus Kejaksaan Agung RI itu.

Ia menambahkan bahwa seluruh unsur terkait dihadirkan untuk menghindari perbedaan persepsi saat tahapan pelaksanaan. “Ada Pak Kapolda nanti dari perkara di tahap awalnya, terus kami di kejaksaan, ada Bu Ka PT (Pengadilan Tinggi,red) untuk tingkat provinsinya. Untuk Kejaksaan Negeri, kita hadirkan juga Kapolres wilayah Riau,” katanya.

“Supaya dalam pelaksanaannya kita sama-sama sudah tahu. Kalau masih ada persepsi yang belum sama, akan kita samakan sehingga takaran pelaksanaan untuk putusan pengadilan bisa kita laksanakan dengan optimal,” lanjutnya.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan kesiapan seluruh pemerintah daerah di Riau dalam menyukseskan pelaksanaan KUHP baru.

“Alhamdulillah, tadi sudah dilakukan kerja sama antara Kejaksaan Tinggi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan kabupaten/kota. Dengan adanya KUHP baru ini, tanggal 2 Januari akan dilaksanakan. Pemerintah Provinsi Riau dan kabupaten/kota siap melaksanakannya dan kita dukung semua,” singkat SF Hariyanto.***(rn)

Bupati Rohul: Pidana Kerja Penting Ciptakan Keadilan konstruktif

Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Riau resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau terkait Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial, Selasa (02/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Satya Adhi Wicaksana Kejati Riau, ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem pemidanaan yang lebih humanis, efektif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

MoU tersebut turut disaksikan oleh Plt Gubernur Riau, seluruh Kepala Kejaksaan Negeri se-Riau, Kapolda Riau dan seluruh Kapolres, serta Ketua Pengadilan Negeri dari berbagai kabupaten/kota.

Kehadiran seluruh unsur penegak hukum dan pemerintah daerah ini menandai komitmen bersama dalam mendukung implementasi pidana alternatif yang selaras dengan keadilan restoratif.

Dari Kabupaten Rokan Hulu, hadir langsung Bupati Rohul, Anton, ST., MM., didampingi Kapolres Rohul AKBP Eka Emil Putra, S.IK, serta Kepala Kejaksaan Negeri Rohul. Kehadiran unsur pimpinan daerah secara lengkap menunjukkan kesiapan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Rohul dalam mendukung kebijakan pemidanaan non-penjara ini.

Bupati Anton menyampaikan bahwa pidana kerja sosial merupakan langkah strategis dalam menciptakan keadilan yang lebih konstruktif, terutama untuk perkara-perkara ringan yang selama ini membebani lembaga pemasyarakatan.

“Pidana kerja sosial ini memberikan ruang bagi pelanggar untuk memperbaiki diri melalui kontribusi langsung kepada masyarakat. Kami di Rohul siap mendukung implementasinya dengan menyediakan fasilitas, pengawasan, serta pola kerja sama lintas institusi,” ujar Bupati.

Kepala Kejaksaan Tinggi Riau dalam sambutannya menegaskan bahwa MoU ini adalah bagian dari upaya nasional memperkuat pendekatan restorative justice yang menitikberatkan pada pemulihan keadaan, bukan semata-mata penghukuman.**(kmf)