Beranda blog Halaman 34

Satpol PP Bengkalis Razia di Sejumlah Hotel

Satpol PP Bengkalis Gelar Razia

Bengkalis(SegmenNews.com)- Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kabupaten Bengkalis melakukan razia dalam rangka Penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis nomor 1 Tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Razia dilakukan kesejumlah Hotel dan tempat-tempat yang dianggap berpotensi terjadi gangguan ketentraman dan ketertiban umum.

Kasatpol PP Kabupaten Bengkalis Alfahrurrazy melalui Plh. Kepala Bidang Trantibum dan PPD Darmansyah menyampaikan razia ini dilaksanakan berdasarkan laporan Masyarakat dan hasil pengembangan yang dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Bengkalis.

“Kegiatan razia ini kita lakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait pelanggaran ketertiban umum yang tentunya mengganggu kenyamanan dan keamanan dari masyarakat yang ada disekitarnya”. Ungkap Darman.

Darman juga menambahkan bahwa menjelang dan selama Ramadhan akan dilakukan pengetatan pengawasan di sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran tersebut.

“Penertiban ini akan terus kami lakukan, apalagi dalam waktu dekat kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, sehingga perlu adanya upaya bersama untuk menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat,” kata Darman.

Dalam razia yang dilakukan ini, petugas masih mengedepankan pendekatan persuasif. Sejumlah remaja dan pemilik usaha yang terjaring diberikan himbauan dan pembinaan, serta diingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang bertentangan dengan peraturan daerah maupun norma sosial.***(imam/hm)

Biar Nggak Ketipu Loker Palsu, Lowongan Kerja Kini Terkumpul di Karirhub

Biar Nggak Ketipu Loker Palsu, Lowongan Kerja Kini Terkumpul di Karirhub

Jakarta(SegmenNews.com)- Untuk membantu pencari kerja mengurangi risiko tertipu lowongan kerja palsu sekaligus menghemat waktu pencarian, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengintegrasikan Karirhub dengan job portal swasta. Lewat langkah ini, masyarakat bisa mengakses lowongan dari berbagai sumber dalam satu platform, tanpa harus berpindah-pindah aplikasi atau situs.

“Karirhub menjadi pintu masuk yang memudahkan pencari kerja. Informasi lowongan kerja makin terpusat, sumbernya jelas, dan lowongan yang ditampilkan diverifikasi oleh Pusat Pasar Kerja Kemnaker agar masyarakat lebih terlindungi. Selain itu, pelamar bisa memilih jalur melamar yang paling praktis sesuai skema integrasi yang tersedia,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker Cris Kuntadi dalam keterangan pers Biro Hum as Kemnaker, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Upaya integrasi ini merupakan bagian dari penguatan layanan pasar kerja nasional melalui Karirhub. Kerja sama dijalankan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan job portal mitra dan mulai dirintis sejak Agustus 2025 oleh Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli.

“Kemnaker menggandeng total delapan job portal swasta untuk diintegrasikan. Hingga saat ini, empat job portal telah terhubung dan dapat diakses resmi di Karirhub, yakni HiredToday, Toploker, Redy, dan Glints. Empat job portal lainnya masih dalam tahap proses integrasi sistem,” kata Cris.

Agar publik mudah mengenali asal informasi, lowongan dari portal mitra yang tampil di Karirhub (karirhub.kemnaker.go.id) dilengkapi penanda/logo sumber pada tampilan lowongan. Dengan begitu, pencari kerja dapat mengetahui asal informasi secara jelas saat memilih lowongan kerja.

Kemnaker, lanjut Cris, menyiapkan dua skema integrasi. Skema pertama adalah full integrasi, yaitu lowongan tampil di Karirhub dan pencari kerja bisa melamar tanpa berpindah platform. Dengan persetujuan pengguna, data lamaran dikirimkan kepada perusahaan melalui job portal mitra, sementara proses rekrutmen mulai seleksi awal, wawancara, hingga keputusan akhir diterima atau ditolak dikelola oleh perusahaan melalui job portal mitra. Status proses rekrutmen dapat dipantau secara otomatis melalui Karirhub. Skema full integrasi ini telah diterapkan pada job portal HiredToday.

Skema kedua adalah semi full integrasi, di mana lowongan kerja dari job portal mitra tetap ditampilkan di Karirhub, namun pencari kerja yang ingin melamar akan diarahkan ke situs web job portal masing-masing untuk melakukan registrasi dan proses lamaran. Pada skema ini, Kar irhub berperan sebagai media publikasi lowongan kerja, sedangkan seluruh proses rekrutmen dilakukan sepenuhnya di platform job portal mitra. Skema semi full integrasi saat ini sudah diterapkan pada Toploker, Redy, dan Glints.

“Ke depan kerja sama ini akan terus diperluas dan diperkuat agar akses masyarakat terhadap informasi lowongan kerja yang terpercaya semakin mudah, sekaligus membuka lebih banyak pilihan peluang kerja lintas sektor,” kata Cris.

Berdasarkan data Pusat Pasar Kerja Kemnaker, sepanjang 2025 terdapat 115.182 lowongan kerja di Karirhub dari 2.135 perusahaan. Kemnaker mengajak masyarakat memanfaatkan Karirhub melalui tautan resmi, memperhatikan penanda sumber lowongan, dan menggunakan informasi yang tersedia untuk mengambil keputusan kerja secara lebih aman dan tepat.***(rl)

Ini Upaya Pemprov Riau Dalam Mencukupi Kebutuhan Konsumsi Beras Masyarakat

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Produksi padi di Provinsi Riau terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini terlihat dalam dua tahun terakhir tumbuh sebesar 12,7 persen, dari 205.973 ton menjadi 232.071 ton.

Sementara, jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras Riau tahun 2025 juga tumbuh 4,51 persen atau mencapai 133,19 ribu ton.

Sekretaris Daerah Riau Syahrial Abdi menyebutkan hal itu semakin memperkuat ketahanan pangan daerah serta mengurangi ketergantungan pasokan dari daerah lain.

“Dengan total 6,7 juta jiwa, Provinsi Riau membutuhkan beras mencapai 436 ribu ton per tahun. Dengan angka tersebut, menjadikannya hanya dapat mencukupi 27 persen,” kata Syahrial Abdi, Selasa.

Untuk itu, Pemprov Riau menargetian pembangunan pangan Provinsi Riau hingga tahun 2029 yang diarahkan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan 4 fokus utama.

Diantaranya meningkatkan ketersediaan dan produksi pangan daerah, khususnya komoditas strategis seperti padi dan jagung, sebagai baseline (titik acuan) kinerja daerah.

“Kemudian Pemprov Riau juga mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah secara bertahap, seiring dengan peningkatan kapasitas produksi lokal,” kata Syahrial.

Selain itu, Pemprov Riau juga berupaya meningkatkan produktivitas dan pemanfaatan lahan pertanian, melalui optimasi lahan, peningkatan indeks pertanaman, dan pengendalian alih fungsi lahan.

“Kita juga akan berfokus pada peningkatan kapasitas, kesejahteraan, dan regenerasi petani, termasuk penguatan peran petani milenial,” pungkasnya.***(in)

Wabup Rohul Ingatkan Musrenbang Sesuai Kepentingan Bersama

Wabup Rohul Serap Aspirasi di Bonai Darussalam

Rohul(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Syafaruddin Poti, S.H, M.M hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bonai Darussalam, Aula Kantor Camat pada Senin (09/02/2026).

Didampingi Sekda M. Zaki, S.STP, M.Si, Asisten I H. Syofwan, S.Sos, Asisten II Drs. Yusmar, M.Si dan perwakilan Kepala OPD lingkup Pemkab Rohul, Camat Bonai Darussalam Elfitrend, S.STP, M.Si dan Forkopimcam, Pimpiman perusahaan lingkup Bonai Darussalam dan tokoh masyarakat yang hadir.

Wabup Rohul Serap Aspirasi di Bonai Darussalam

Dalam sambutannya Wabup Syafaruddin Poti menyampaikan peran aktif setiap lini sangat dibutuhkan, terkhusus kepada setiap Kepala Desa yang harus tau skala prioritas yang dibutuhkan masyarakatnya.

“Musrenbang Kecamatan ini merupakan bagian dari tahapan rencana daerah tahunan,
Setiap Kades harus tau monografi didesanya agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuni secara efektif.” ujar Wabup.

Wabup Rohul juga menyampaikan dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan hal yang lebih efektif dan tepat sasaran.

“Usulan yang disampaikan nantinya dapat dibahas secara terbuka, objektif dan mengutamakan kepentingan bersama.” terang Wabup.

Wabup Syafaruddin Poti berharap Musrenbang Kecamatan Bonai Darussalam ini dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa dengan keterbatasan anggaran yang ada, pemerintah daerah akan menjalankan pembangunan secara bertahap dengan mengutamakan program prioritas di ratusan desa dan 16 kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu.

‎‎Salah satu fokus yang menjadi perhatian pemerintah daerah, lanjutnya, adalah perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan yang masih menjadi kebutuhan utama masyarakat.

‎“Termasuk di antaranya terkait ruas-ruas jalan di Kabupaten Rokan Hulu yang membutuhkan perhatian dan perbaikan,” tambahnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga mengajak perusahaan serta dunia usaha yang beroperasi di Kecamatan Bonai Darussalam untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya membantu perbaikan jalan yang saat ini mengalami kerusakan.

‎Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat sangat penting untuk mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan anggaran.

‎Meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu di bawah kepemimpinan Anton–Poti tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta terus berupaya mewujudkan pembangunan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.***(adv)

Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026(foto:doc pelindo untuk segmennews)

Surabaya(SegmenNews.com)- Operator terminal layanan jasa kepelabuhanan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menatap tahun 2026 dengan dengan penuh optimis.

Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ini memasang target arus peti kemas sebanyak 13,77 juta TEUs di seluruh terminalnya pada 2026. Target tersebut mencerminkan pertumbuhan sekitar 5 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya, sekaligus melonjak hingga 10 persen jika dibandingkan realisasi 2024 yang berada di angka 12,48 juta TEUs.

Baca Juga:Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan optimisme tersebut didorong oleh solidnya kinerja ekonomi nasional serta meningkatnya aktivitas industri di berbagai wilayah. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 yang mencapai 5,11 persen menjadi salah satu indikator utama.

“Kami optimistis melihat geliat industri di berbagai daerah. Pertumbuhan ekonomi nasional menjadi bahan bakar utama bagi kami untuk mencapai target ini,” ujar Widyaswendra di Surabaya, Selasa (10/02/2026).

Sejumlah terminal diproyeksi bakal menjadi motor pertumbuhan arus peti kemas. Di Sulawesi, Terminal Peti Kemas Kendari terdorong oleh meningkatnya ekspor nikel. Di Kalimantan Utara, Terminal Peti Kemas Tarakan bersiap menangkap potensi logistik gas alam cair (LNG). Sementara di kawasan timur Indonesia, Terminal Peti Kemas Merauke mencatat kenaikan arus barang seiring masifnya dukungan logistik untuk Proyek Strategis Nasional (PSN).

Untuk Pulau Jawa, Terminal Peti Kemas Semarang diprediksi semakin sibuk sejalan dengan berkembangnya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Kawasan Industri Kendal (KIK), yang mendorong aktivitas ekspor-impor sektor manufaktur.

Di sisi lain, PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat arus peti kemas luar negeri tahun 2025 sebanyak 4,40 Juta TEUs atau meningkat 10,28 persen dibandingkan periode tahun 2024. Jumlah tersebut terdiri dari peti kemas impor sebanyak 2,12 Juta TEUs, peti kemas ekspor 2,25 Juta TEUs dan peti kemas transhipment 30 ribu TEUs.

“Untuk mendukung pencapaian target tahun 2026, sejumlah terminal peti kemas yang kami kelola akan dilengkapi dengan alat bongkar muat baru dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas layanan peti kemas bagi para pengguna jasa perusahaan,” seru Widyaswendra.

Penggerak Rantai Logistik

Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Benny Soetrisno, memperkirakan ekspor Indonesia akan tumbuh sekitar 7 persen pada 2026. Salah satu pemicu utama adalah semakin banyaknya perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) yang dijalin dengan negara mitra.

“FTA membuka akses pasar lebih luas dan menurunkan hambatan tarif, sehingga produk ekspor Indonesia menjadi lebih kompetitif,” jelas Benny. Dengan kata lain, kebijakan ini tidak hanya mendorong volume ekspor, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah perdagangan global.

Sementara itu, sektor logistik diprediksi akan tumbuh melampaui laju pertumbuhan ekonomi. Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Trismawan Sanjaya, memperkirakan sektor transportasi dan pergudangan akan tumbuh antara 10–11,6 persen, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp 1.700 triliun.

Lonjakan ini, menurut Trismawan, sebagian besar didorong oleh ledakan transaksi perdagangan digital dan e-commerce. Proyek ketahanan pangan dan inisiatif pemerintah lainnya juga diperkirakan mendorong permintaan layanan logistik.

“Beberapa faktor domestik turut memperkuat pertumbuhan logistik, termasuk pesatnya transaksi e-commerce melalui media sosial, proyek hilirisasi industri, serta program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih,” jelas Trismawan.

Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) Solo, Lukman Hakim, menilai ekspor Indonesia pada 2026 masih berpeluang tumbuh, terutama dari sektor manufaktur.

“Selama ini ekspor kita ditopang manufaktur seperti sepatu dan tekstil, meski tekstil tidak sekuat dulu. Dengan melemahnya nilai tukar, produk kita justru menjadi lebih kompetitif di pasar global,” ujarnya.

Menurut Lukman, tantangan tarif dan biaya masuk di sejumlah negara memang masih ada, namun tidak berlaku untuk semua produk. Ia menilai peluang ekspor ke kawasan Timur Tengah dan Afrika masih sangat terbuka, asalkan pemerintah mampu melakukan pemetaan pasar dengan tepat.

“Pemetaan pasar menjadi kunci untuk menentukan arah tujuan ekspor,” katanya.

Selain itu, dukungan terhadap pelaku usaha juga dinilai penting, mulai dari kemudahan perizinan, kebijakan perpajakan, hingga akses pembiayaan. Dari sisi logistik, keberadaan pelabuhan yang mampu disandari kapal berukuran besar akan membuat arus peti kemas lebih efisien tanpa harus transit di negara lain.

Dengan penguatan infrastruktur, modernisasi alat, serta dukungan terhadap arus ekspor nasional, PT Pelindo Terminal Petikemas tidak sekedar mengelola bongkar muat. Lebih dari itu, perusahaan ini mengambil peran strategis sebagai penggerak rantai logistik dan penopang optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.***(rl)

Harga CPO Turun, Kelapa Sawit Mitra Plasma Minggu Ini Dihargai Rp3.677 per Kg

Ilustrasi net

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim telah melaksanakan rapat penetapan harga kelapa sawit mitra plasma. Berdasarkan hasil kesepakatan tim harga, penetapan harga periode 11 – 24 Februari 2026 telah menggunakan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi mengatakan, berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh Tim untuk penurunan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp 65,82/Kg atau mencapai 1,76 persen dari harga periode lalu.

“Sehingga harga pembelian TBS petani turun menjadi Rp 3.677,52/Kg dan berlaku untuk periode dua minggu kedepan, dengan harga cangkang sebesar Rp 19,47/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 92,67 persen harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp 413,39 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp 419,80 dari minggu lalu,” katanya.

Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan Permentan nomor 13 tahun 2024 pasal 16 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp 14.870,00 dan harga kernel KPBN periode ini sebesar Rp 12.637,50.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami penurunan,” sebutnya.

Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO. Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata Kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra.

“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Plasma Provinsi Riau No. 05 Periode 11 – 24 Februari 2026:

Umur 3 Th (Rp 2.835,11);

Umur 4 Th (Rp 3.213,44);

Umur 5 Th (Rp 3.405,54);

Umur 6 Th (Rp 3.553,78);

Umur 7 Th (Rp 3.630,34);

Umur 8 Th (Rp 3.673,22);

Umur 9 Th (Rp 3.677,52);

Umur 10-20 Th (Rp 3.657,91);

Umur 21 Th (Rp 3.600,55);

Umur 22 Th (Rp 3.545,59);

Umur 23 Th (Rp 3.486,87);

Umur 24 Th (Rp 3.422,52);

Umur 25 Th (Rp 3.350,14);

Umur 26 Th (Rp 3.306,27);

Umur 27 Th (Rp 3.262,24);

Umur 28 Th (Rp 3.219,41);

Umur 29 Th (Rp 3.203,02);

Umur 30 Th (Rp 3.189,36).***(mr)

Gajah Mati Ditembak, Polda Riau Periksa 26 Saksi PT.RAPP dan PT.Arara Abadi

Gajah Mati Ditembak, Polda Riau Periksa 26 Saksi PT.RAPP dan PT.Arara Abadi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Hingga saat ini jajaran Polda Riau masih melakukan penyelidikan terkait gajah mati mengenaskan di konsesi PT Riau Andalan Pulp Paper (RAPP), Sektor Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Gajah jantan tersebut mati dalam posisi duduk, tanpa gading dengan kepala dan belalai terputus.

Juru bicara Polda Riau, AKBP R.A Samosir, Selasa 10 Februari 2026 mengatakan pihaknya telah memeriksa 26 orang saksi dari PT.RAPP dan PT.Arara Abadi, diantaranya sekuriti PT.RAPP sebanyak 15 orang dan karyawannya 3 orang, sementara dari pihak PT.Arara Abadi 6 orang sekuriti, dan 1 orang karyawan kontraktor, 1 orang masyarakat.

Sejauh ini berdasarkan temuan dilapangan diduga gajah tersebut dibantai dengan cara ditembak. Pasalnya aparat kepolisian menemukan 2 proyektil peluru di lokasi.

“Berdasarkan hasil Labfor gajah tersebut mati ditembak di bagian kepala, ditemukan dua proyektil peluru tkp,” kata Samosir.

Sebelumnya, gajah mati tersebut pertama kali dilaporkan oleh PT RAPP Induk dari APRIL Group kepada Polres Pelalawan dan Balai Besar KSDA Riau pada Senin, 2 Februari 2026.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan dilansir situs resmi kehutanan.go.id, Penanggulangan Konflik Satwa Liar (TPKSL) Blok Ukui menemukan seekor gajah jantan telah mati dengan kondisi pembusukan lanjut.

Selanjutnya Balai Besar KSDA Riau kemudian melakukan nekropsi untuk memastikan penyebab kematian secara medis dan ilmiah.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gajah berjenis kelamin jantan, diperkirakan berumur di atas 40 tahun, dan telah mati sekitar dua minggu sebelum ditemukan.

Dari hasil bedah bangkai, ditemukan indikasi cedera kepala berat, dan secara medis dugaan sementara mengarah pada trauma kepala akibat luka tembak. Temuan ini memperkuat dugaan adanya tindak kejahatan terhadap satwa liar yang dilindungi.

**Direksi PT.RAPP Diperiksa**

Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkumhut) melakukan pemanggilan terhadap jajaran direksi PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) untuk dimintai keterangan terkait kematian seekor Gajah Sumatera di dalam areal konsesi perusahaan di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

“Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pendalaman tanggung jawab pemegang izin dalam pemenuhan kewajiban perlindungan hutan dan satwa liar di wilayah kerjanya,” kata
Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto, pada Sabtu, (7/2/2026).

Sejalan dengan penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Pelalawan dan Polda Riau, Gakkum Kehutanan tetap melanjutkan penelusuran terhadap pelaku dan jaringan di balik peristiwa tersebut, sekaligus melakukan pendalaman terhadap aspek kepatuhan korporasi. Pendalaman ini mencakup efektivitas sistem pengamanan kawasan, pengelolaan High Conservation Value (HCV), serta keberadaan dan fungsi koridor satwa di dalam areal PBPH.

“Setiap bentuk perburuan dan pembunuhan satwa liar yang dilindungi merupakan kejahatan serius dan akan ditindak secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tanggung jawab pengelolaan kawasan oleh pemegang izin harus dijalankan secara konsekuen. Kami sedang mendalami sejauh mana efektivitas sistem perlindungan hutan dan pemantauan satwa yang diterapkan di areal konsesi. Kematian gajah di wilayah kerja perusahaan menjadi catatan serius bagi kami untuk mengevaluasi kepatuhan terhadap kewajiban perlindungan High Conservation Value dan koridor satwa. Apabila ditemukan adanya kelalaian, tentu akan ada konsekuensi hukum sesuai peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan perlindungan satwa liar dilindungi berjalan seiring dengan kepatuhan korporasi, serta mendorong seluruh pemegang izin untuk menjalankan prinsip pengelolaan hutan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.**(ran)

Perkuat Sinergitas, Wakil Bupati Rokan Hulu Gelar Temu Ramah Sempena HPN ke-80

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 90?

Rohul(SegmenNews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 tahun 2026, Wakil Bupati Rokan Hulu menggelar acara Temu Ramah bersama Insan Pers se-Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan yang berlangsung hangat ini dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati, Senin (09/02/2026).

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, di antaranya Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, S.IK, M.Si, Perwakilan Kalapas Kelas II B Pasir Pengaraian, Asisten I Pemkab Rohul, H. Syofwan, S.Sos, Asisten II Setdakab Rohul, Drs. H. Yusmar, M.Si, Kadis Kominfo Rohul, Suharman Nasution, S.Pi, M.Si dan Para Ketua Organisasi Wartawan serta puluhan jurnalis yang bertugas di wilayah Rokan Hulu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya peran pers sebagai pilar keempat demokrasi. Beliau menyampaikan bahwa momentum HPN ke-80 ini harus menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan media massa.

“Insan pers adalah pengawas jalannya roda pemerintahan. Kami berharap rekan-rekan media terus memberikan masukan yang konstruktif dan menjadi penyambung lidah masyarakat,” ujar Wakil Bupati.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, juga mengapresiasi peran wartawan dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui pemberitaan yang edukatif dan akurat. Pertemuan ini diharapkan mampu meningkatkan sinergitas lintas sektor demi kemajuan pembangunan di Negeri Seribu Suluk.

“Dengan acara ini kita bisa tingkatkan Silaturahmi dan kolaborasi dalam memajukan kabupaten Rokan Hulu ” ujarnya.

Acara temu Ramah dalam Rangka HPN ini ditutup pemotongan tumpeng dan makan bersama.***(mr)

Warga Siak Resah, 2 Kambing Dimangsa Harimau di Mempura

Ilustrasi

Siak(SegmenNews.com)- Masyarakat Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau cemas dan takut melakukan aktivitas di luar rumah setelah seekor harimau sumatera diketahui berkeliaran di kampung tersebut. Kehadiran hewan dilindungi itu diketahui setelah terekam kamera CCTV dari salah satu rumah warga.

Hingga hari ini harimau belum tertangkap atau bahkan belum dipastikan meninggalkan kampung Benteng Hulu. Kondisi ini menyebabkan rasa was-was akan kemunculan yang tak terduga dan suatu saat bisa mengancam nyawa mereka.

“Kami sangat resah dan takut, tetangga juga begitu. Masyarakat takut ke kebun untuk memanen. Saya juga was-was kalau mau cari rumput untuk pakan ternak,” ujar salah seorang warga, Masruri.

Sebelumnya Masruri harus merelakan dua ekor kambing ternaknya hilang yang diduga dimangsa harimau. Sejak saat itu dirinya ndan keluarga cemas kalau keluar rumah, terutama pada jam rawan dari 18.00 malam hingga 8.00 WIB pagi.

Masruri mengaku sejak kambingnya hilang, dirinya harus berjaga malam hari takut jika tiba-tiba harimau kembali datang.  Ia juga telah melaporkan kejadian itu ke pemerintah kecamatan, tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak, TNI dan aparat kepolisian setempat atas munculnya harimau. Petugas juga telah turun ke lokasi dan baru memasang kamera trap untuk memantau aktifitas hewan buas tersebut.

“Waktu itu udah pasang kamera trap, tapi ya sekedar itu saja, belum ada upaya untuk menangkap dan memindahkan harimau itu ke habitatnya,” ungkapnya.

Baru-baru ini kehadiran harimau terekam CCTV yang terpasang di rumah Dewi Rahayu, tetangga dekat Masruri. Harimau sumatera terlihat masuk di pekarangan belakang rumah pada Jumat (6/2/20206) sekitar jam 22.00 malam.

Dewi mengaku, sejak harimau terlihat ia dan keluarganya semakin takut untuk keluar malam, kebetulan kamar mandi dan toiletnya berada di luar rumah berdekatan dengan kandang angsanya di belakang rumah.

Ia meminta kepada pihak berwenang agar segera mengambil langkah untuk mengevakuasi satwa liar yang dilindungi itu.

Sementara itu, Kepala BPBD Siak, Novendra Kasmara menyampaikan telah berkoordinasi dengan BBKSDA yang memiliki kewenangan untuk menangani satwa dilindungi tersebut. Ia meminta agar BBKSDA melakukan langkah konkrit untuk mengevakuasi satwa itu agar tidak terjadi konflik.

“Kita sudah koordinasi ke BBKSDA, penanganan itu kewenangan mereka karena itu satwa dilindungi. Kami turun langsung ke lokasi bersama aparat dan memberi imbauan ke masyarakat, sembari menunggu bagaimana langkah-langkah apa yang akan dilakukan BBKSDA,” katanya.***(mr)

Pemkab Siak Kejar Target Jalan Mulus Jelang Ramadhan

Pemkab Siak Kejar Target Jalan Mulus Jelang Ramadhan

Siak(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Siak bersama pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Riau melakukan kolaborasi pemeliharaan infrastruktur jalan di sejumlah ruas strategis di wilayah Kabupaten Siak. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas, kenyamanan, serta keselamatan pengguna jalan, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, mengatakan pemeliharaan jalan dilakukan secara gotong royong oleh seluruh pemangku kepentingan sesuai kewenangannya masing-masing, baik jalan kabupaten, provinsi, maupun nasional.

“Keroyok sama-sama, melaksanakan pemeliharaan di ruas-ruas jalan yang ada di Kabupaten Siak,” ujar Afni, Kamis malam.

Untuk jalan kabupaten, jelas Afni, Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pemeliharaan di sejumlah ruas, di antaranya Simpang Buatan–Bundaran Jembatan TASL–Jalan Nasional Dayun, Jalan Siak–Tumang, serta Ruas Jalan Siak–Bunga Raya. Pemeliharaan tersebut ditargetkan mencapai kondisi zero hole di sepanjang ruas jalan yang ditangani.

Sementara itu, pada jalan nasional, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau melaksanakan pekerjaan raise up jalan sepanjang 1,5 kilometer di Simpang Obor, pelebaran jalan menuju Pelabuhan Buton, serta penutupan lubang di sepanjang ruas Simpang Lago menuju Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).

Adapun pada jalan provinsi, lanjut Afni, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau melakukan pemeliharaan pada ruas Kampung Okura–PT SIR–Jembatan Perawang–Simpang Gondrong Tualang Timur–Simpang 4 Km 11 Koto Gasib.

Afni berharap melalui kolaborasi lintas instansi ini, kualitas jalan di Kabupaten Siak semakin baik sehingga mampu menunjang aktivitas masyarakat dan meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus melayani masyarakat melalui pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur daerah, apalagi menjelang Ramadhan dan Idulfitri,” ujarnya.

Mantan wartawan itu mengakui keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Siak tetap bertekad bekerja maksimal demi kepentingan masyarakat.

“Dengan anggaran yang terbatas, tentu masih banyak kekurangan. Tapi apapun kondisinya, apapun ceritanya, kami fokus bekerja keras saja, semampu dan sedaya upaya yang ada,” ucap Afni.***(inf)