Beranda blog Halaman 405

PLN Realisasikan Pembangunan PLTBm Aceh Tamiang 12 MW

PLN Realisasikan Pembangunan PLTBm Aceh Tamiang 12 MW

Aceh Tamiang(SegmenNews.com)– PT PLN (Persero) menggandeng Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan PT Prima Energi Lestari dalam membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) berkapasitas 12 Megawatt (MW) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Pembangunan PLTBm ini merupakan wujud komitmen PLN untuk terus meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT).

PJ Bupati Aceh Tamiang Meurah Budiman meyakini, keberadaan PLTBm tidak hanya akan mendorong perekonomian masyarakat tetapi juga membantu mengurangi masalah sampah. Pasalnya, PLTBm adalah pembangkit listrik berbahan baku limbah padat yang diolah dari sampah sekitar, seperti tandan kosong kelapa sawit yang banyak di sekitar lokasi usaha masyarakat.

“Seluruh masyarakat mendukung penuh pembangunan PLTBm ini. Harapannya, dalam dua tahun sudah dapat beroperasi,” kata Budiman dalam acara peletakan batu pertama proyek PLTBm Aceh Tamiang, Selasa (25/7).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kehadiran PLTBm ini nantinya tidak hanya sekadar mengurangi emisi, tetapi juga membantu memberdayakan masyarakat dan membangun ekonomi kerakyatan.

“Wujud sinergi dan kolaborasi ini menjawab persoalan global dalam mewujudkan indonesia yang bersih serta meningkatkan kemandirian energi nasional. Hal tersebut juga sesuai dengan prisip environmental, social, dan governance (ESG),” ujar Darmawan.

Sementara itu, General Manager PLN UID Aceh Parulian Noviandri menambahkan, hadirnya PLTBm ini nantinya akan mampu memperkuat kelistrikan di Aceh sekaligus mengganti bahan bakar berbasis fosil menuju energi terbarukan.

“Pembakaran minyak fosil memang paling cepat, tetapi mahal secara operasional, ditambah harga harga bakar fosil relatif terus meningkat. Apabila PLTBm 12 MW beroperasi, maka akan menggantikan bahan bakar fosil ke energi terbarukan yang lebih murah dan lebih bersih,” jelas Noviandri.

Noviandri melanjutkan, kondisi listrik Aceh saat ini surplus sebesar 255 MW dengan daya mampu sebesar 822 MW serta beban puncaknya 567 MW. Ke depan, sistem kelistrikan Aceh akan semakin andal dengan tambahan 290 MW sampai dengan akhir tahun 2024.

“Saat ini, PLN melayani lebih dari 1,6 juta pelanggan di Aceh dengan lebih dari 86% pelanggan rumah tangga. Dengan sistem kelistrikan Aceh yang semakin andal dan penambahan pembangkit ini, kita harapkan semakin banyak investasi di Aceh sehingga bisa menyerap surplus energi listrik,” terangnya.

Wakil Komisaris PT Prima Energi Lestari selaku pengelola PLTBm Aceh Tamiang, Karimun Usman mengungkapkan, pembangunan proyek yang telah diinisiasi sejak beberapa tahun terakhir ini ditargetkan selesai dalam waktu 1,5 tahun. Usman mengatakan, mulai direalisasikannya pembangunan PLTBm ini juga berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak.

“Kita sudah meletakkan batu pertama pembangunan Proyek PLTBm ini, berkat kerja sama dengan PLN, Pemerintah Daerah, serta TNI-Polri, realisasi proyek ini dapat terlaksana aman dan kondisif. Sehingga Insya Allah investor lain juga akan lebih nyaman dalam berinvestasi di Aceh,” tutup Usman.***(rl)

Bupati Kasmarni Hadiri Pembukaan MTQ ke-28 Tingkat Kecamatan Bantan

Bantan(SegmenNews.com)- Malam pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Kecamatan Bantan semakin meriah karena dibuka langsung oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, Selasa, 25 Juli 2023 malam.

Bupati Kasmarni hadir didampingi Wakil Bupati H. Bagus Santoso, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Hj Siti Aisyah. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sofyan dan Anggota DPRD Bengkalis Dapil Bengkalis-Batan H. Zamzam serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Bupati Kasmarni memberikan apresiasi kepada camat, panitia serta semua pihak yang terlibat, sehingga MTQ ke-28 Tingkat Kecamatan Bantan yang dipusatkan di Masjid Raya Ar Raudah dapat terlaksana.

Bupati Berharap momentum MTQ ini dapat menjadi barometer untuk mengukur hasil kegiatan pembelajaran Al Qur’an yang telah berlangsung dalam kehidupan masyarakat Kecamatan Bantan baik melalui TPA, TPQ, MDTA, Pondok Pesantren maupun pengajian dan pembelajaran di masjid dan mushalla.

Bupati juga berharap pelaksanaan MTQ juga dijadikan sebagai media memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas maupun kuantitas interaksi dengan Al Quran, baik dengan cara membaca, mempelajari serta mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan ini Bupati bergelar Kanjeng Mas Tumenggung Kasmarni Purbaningtyas itu menyampaikan kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Bantan terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Insyaa Allah pada awal tahun 2025 mendatang, tepatnya di Desa Bantan Air akan dibangun PLTS dengan kapasitas 1.000 megawatt dan CCGT dengan kapasitas 500 megawatt oleh investor dari Calypte Holding yang berpusat di Singapura, dengan nilai investasi lebih kurang 18 triliun,” ungkapnya.

“Oleh karenanya kepada masyarakat kami berharap untuk dapat memberikan dukungannya, karena melalui proyek tersebut akan terbuka 5.000 lapangan kerja. dan kami yakin, melalui mega proyek tersebut juga, akan berdampak positif dalam meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat di kecamatan,” paparnya.***(inf)

Hadiri Wisuda PSHT, Wabup Inhil Harapkan Menjadi Kesatria Benteng NKRI

Hadiri Wisuda PSHT, Wabup Inhil Harapkan Menjadi Kesatria Benteng NKRI

Inhil(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H.Syamsuddin Uti yang lebih akrab di sapa Abah SU, Selasa (25/7/2023) malam menghadiri, pengesahan / Wisuda warga baru Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Indragiri Hilir TH 1446 H / 2023 M.

Kegiatan yang di pusatkan di salah satu rumah warga Desa Karya Tunas Jaya turut juga dihadiri Plt.Camat serta Unsur Forkpincam Kecamatan Tempuling, Ketua PSHT Cabang Inhu, Ketua PSHT Cabang Pulau Burung, Kepala Desa Karya Tunas Jaya, Keluarga besar PSHT.

Sebagai informasi, PSHT tidak hanya mengajarkan pencak silat sebagai bela diri. Namun lebih dari itu, di PSHT juga diajarkan olahraga, kesenian, kerohanian, dan tentunya juga tentang persaudaraan yang bertujuan adalah Mendidik Manusia Berbudi Pekerti Luhur Tahu Benar dan Salah, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta ikut memayu hayuning bawono.

Bertepatan dengan 8 Muharram 1445 H, sebanyak 140 orang yang ikut bergabung dengan PSHT Cabang Indragiri Hilir yang di pusatkan di KTJ Kecamatan Tempuling.
Sementara itu, Wabup Inhil H.Syamsuddin Uti dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif. Untuk itu, kepada Anggota baru PSHT ini untuk betul-betul mengikuti kegiatan ini sehingga terjalin hubungan silaturahmi dengan ke keluarggaan yang erat.

Beliau juga berpesan, warga baru ini yang akan menjadi kesatria sejati diharapkan mampu menjadi benteng keutuhan NKRI.***(sup)

Gubernur Syamsuar Dorong Tahun 2024 Seluruh Daerah di Riau Capai UHC

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan bahwa tahun 2023 sudah ada enam kabupaten/kota di Riau telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC). Tahun depan Gubri harap enam daerah lainnya menyusul.

“Di Provinsi Riau baru enam kabupaten/kota yang sudah UHC, yaitu Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kepulauan Meranti, Bengkalis Kota Dumai, Kuansing, dan Indragiri Hulu (Inhu),” jelas Gubri, Rabu (26/7/2023).

Disebutkan Gubernur Syamsuar bahwa Pemerintah Provinsi Riau terus mengupayakan lebih banyak kabupaten/kota yang terlibat dalam program percepatan perluasan cakupan jaminan kesehatan semesta atau UHC. Bahkan, tahun 2023 saja, Pemprov Riau telah mengkucurkan Rp 234 miliar untuk mendorong pencapaian UHC.

“Tahun 2023 ini Pemerintah Provinsi Riau telah menganggarkan APBD untuk pembayaran iuran peserta kategori PBI, dengan porsi 55 persen dibiayai oleh Provinsi Riau dan 45 persen dibiayai oleh kabupaten/kota,” ujar Gubri.

UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau.

Ada dua elemen inti dalam UHC diantaranya akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu bagi setiap warga, dan perlindungan risiko finansial ketika warga menggunakan pelayanan kesehatan.

“Harapan kami kedepan semoga semua kabupaten/kota di Riau ini telah melaksanakan pelayanan semesta untuk masyarakatnya dalam rangka memberi kemudahan, yakni hanya dengan KTP saja sudah bisa mendapatkan pelayanan secara gratis untuk masyarakatnya,” pungkas Gubri.(*mr)

PLN Salurkan Bantuan 988 Sambungan Listrik Gratis dari Pemerintah di Jember, Jatim

Jember(SegmenNews.com) – Sebanyak 988 keluarga pra sejahtera di Kabupaten Jember, Jawa Timur mendapatkan bantuan sambungan listrik gratis melalui program Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang disalurkan PT PLN (Persero). Bantuan yang disalurkan ke 21 kecamatan ini merupakan upaya Pemerintah meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pemerataan akses dan percepatan penyediaan tenaga listrik.

Salah seorang penerima manfaat BPBL, Rusik (40) bersyukur atas bantuan pasang listrik gratis dari Pemerintah tersebut. Berkat bantuan ini, Rusik kini memiliki listrik secara mandiri dan tidak lagi menyalur listrik dari kakaknya.

“Selama ini listrik numpang kakak, bayar pulsa listrik sebesar Rp 20 ribu setiap bulan, dibagi dua masing-masing Rp 10 ribu. Sekarang listrik sendiri menjadi lebih nyaman, tidak perlu menyantol listrik lagi,” ujar Rusik.

Apresiasi juga datang dari Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Bambang Haryadi yang hadir dalam penyalaan pertama program BPBL di Desa Jambearum, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (22/7). Bambang menekankan, pentingnya kehadiran listrik sebagai penggerak roda kehidupan masyarakat.

“Seluruh rakyat Indonesia di mana pun berada berhak mendapat keadilan sosial salah satunya melalui pemerataan akses listrik. Saya mengapresiasi Kementerian ESDM dan PLN yang mengeksekusi program ini dengan baik. Mudah-mudahan bermanfaat untuk menunjang kehidupan sehari-hari warga,” kata Bambang.

Direktur Pembina Program Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Wanhar mengatakan, Pemerintah akan terus melanjutkan program BPBL untuk masyarakat pra sejahtera khususnya masyarakat di wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T). Pada tahun 2023 ini, program BPBL akan menyasar 125 ribu rumah tangga di seluruh Indonesia.

Untuk Provinsi Jawa Timur rencananya akan mendapat alokasi sebesar 22.850 rumah tangga penerima BPBL pada 2023.

“Calon penerima BPBL merupakan warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), berada di wilayah 3T dan telah mendapat validasi dari kepala desa setempat. Berkat kolaborasi dan dukungan penuh PLN, realisasi tahun 2022 sebesar 100,2% yakni sebanyak 80.183 rumah tangga,” kata Wanhar.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyatakan, program BPBL menjadi bukti komitmen PLN untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui penyediaan listrik. Hal ini juga upaya PLN mewujudkan sila ke-5 pancasila yakni Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia utamanya dalam pemerataan listrik.

“Listrik saat ini merupakan kebutuhan vital, tanpa listrik kegiatan masyarakat menjadi terhambat, maka dengan program BPBL ini yang merupakan kolaborasi Pemerintah, DPR dan PLN sangat berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Tentunya hal ini juga dapat menggerakkan perekonomian Indonesia,” ujar Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Edi Srimulyanti menambahkan, setiap penerima bantuan program BPBL akan mendapatkan bantuan pemasangan listrik secara gratis berikut dengan instalasi berupa tiga titik lampu dan 1 kotak kontak. Selain itu, dalam pemasangan listrik, petugas akan melakukan pemeriksaan dan pengujian instalasi Sertifikat Laik Operasi (SLO), dan melakukan pengisian token listrik perdana sebesar Rp 100 ribu.

Program ini sekaligus upaya mengejar target rasio elektrifikasi sebesar 100 persen pada 2024. Saat ini rasio elektrifikasi nasional telah mencapai angka 97,68 persen hingga Semester I 2023 dan untuk di wilayah Provinsi Jawa Timur sendiri mencapai 99,57 persen.

Selain program bersama pemerintah melalui BPBL, PLN juga memiliki program lainnya yaitu Light Up The Dream di mana tujuannya sama, memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada masyarakat yang kurang mampu, namun pada program ini donasi berasal dari pegawai PLN.

“Mudah-mudahan program-program ini  dapat terus berjalan di masa mendatang sehingga pemerataan listrik dapat terus ditingkatkan,” pungkas Edi.***(rl)

Pemangku Adat Tambusai Utara Sesalkan Sikap Oknum yang Mengaku Ketua Adat Tambut 

T Alwijon AJT

Rohul(SegmenNews.com)- Menyikapi pernyataan dari salah satu anak kemenakan adat suku dari Rantau Kasai yang mengaku Ketua Adat Tambusai Utara dan keturunan Sultan Zainal Abidin Syah, dibantah oleh Pucuk Suku Induk Dalam T Alwijon AJT yang juga merupakan mantan Kades Tambusai Utara dua Periode.

Menurut T Alwijon, apa yang disampaikan oknum tersebut tidak benar karena Pucuk Suku di Rantau Kasai hanya tiga, yaitu Pucuk Suku Induk Dalam, Pucuk Suku Sembilan dan Pucuk Suku Majorokan. Ketiga Pucuk Suku tersebut tidak pernah di jabat oleh oknum yang mengaku ngaku sebagai Ketua Adat Tambusai Utara tersebut.

Dijelaskan T Alwijon ketiga Pemangku Adat Suku Melayu di Rantau Kasai ini untuk Pucuk Suku Induk Dalam dirinya sebagai Ketua, Pucuk Suku Sembilan yang di Pangku oleh Ismar Antoni Kades Rantau Kasai dan Pucuk Suku Majo Rokan di Pangku oleh Samsul Bahri sedangkan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Tambusai Utara di Pimpin oleh H Bahrum.

“Dari sisi mana kok bisa dia mengaku ngaku sebagai Ketua Adat Rantau Kasai sementara struktur Kepengurusan Adat di Rantau Kasai sudah jelas kalau untuk kepentingan pribadi jangan membawa nama adat karena yang lain bisa terusik apalagi mengaku ngaku juga keturunan Sultan Zainal Abidin Syah,” ujar T Alwijon Pucuk Suku Induk Dalam.

Sementara itu Kades Tambusai Utara Ismar Antoni yang juga Pucuk Suku Sembilan sangat menyayangkan muncul statmen dari seorang masyarakat yang mengaku ngaku Ketua Adat dan mengaku ngaku keturunan Sultan tentunya ini merupakan pembohongan publik jika ini dibiarkan akan mengganggu ketentraman sosial ditengah masyarakat.

Lanjut dikatakan Ismar Antoni Kades Tambusai Utara yang juga sebagai Pucuk Suku Sembilan di Rantau Kasai berharap kepada seluruh maayarakat kedepannya marilah berpikir dengan jernih jangan hanya karena kepentingan pribadi lembaga lembaga lain dilibatkan karena munculnya masalah ini karena kisruh di Kepengurusan Koperasi yang bermitra dengan Perusahaan di Tambusai Utara dan masalah ini dalam proses penyelesaiannya dan jika ini menyangkut masalah Koperasi biarlah Dinas terkait yang menyelesaikan dan jika menyangkut masalah hukum biar Aparat Penegak Hukum yang menyelesaikannya.

“Kita sebagai masyarakat jangan terlalu jauh mencampuri urusan yang sebenarnya buka kewajiban kita dalam proses penyelesaiannya karena sudah ada ada pihak pihak yang berkompeten untuk penyelesaian masalah tersebut mari ciptakan iklim yang kondusif sehingga tidak ada gejolak sosial di tengah masyarakat,” ujar Ismar Antoni Kades Tambusai Utara yang juga Pucuk Suku Sembilan Rantau Kasai.***(fit)

Bapenda Pekanbaru Pasang Spanduk di dua Tempat Usaha Penunggak Pajak

Tim Bapenda Pekanbaru Memasang Spanduk Peringatan di Lokasi Objek Pajak Yang Menunggak Kewajiban perpajakannya pada Selasa Pagi (25/07/2023)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menempelkan spanduk peringatan menunggak pajak daerah di dua tempat usaha. Dua lokasi berbeda yang terletak di Jalan Belimbing dan Jalan Arifin Ahmad dikunjungi petugas Bapenda pada Selasa pagi (25/7/2023).

Sebelum giat ini dilaksanakan, Bapenda melalui Bidang Pengendalian Pajak Daerah telah memanggil pihak pengelola dan bahkan sudah melayangkan surat teguran terkait tunggakan kewajiban perpajakan yang tak kunjung dibayarkan mereka.

“Lokasi pertama di Jalan Belimbing, itu sebelumnya sudah kita lakukan pemeriksaan. Mereka menunggak  pajak dan juga sudah diperingatkan lewat surat teguran, namun sejauh ini belum diindahkan,” ungkap Kepala Bidang Daljak Hidayah Alfitri, SE.

Pun saat dilakukan pemasangan spanduk, tim kita tetap mengimbau Wajib Pajak agar segera membayarkan pajaknya menghindari sanksi yang lebih berat kedepannya seandainya tidak mengindahkan penempelan spanduk peringatan ini, sambung mantan Kepala Bidang Keselamatan Teknik Sarana dan Prasarana Dishub Pekanbaru ini.

“Tujuan kita kembali turun kelapangan merupakan upaya untuk meningkatkan PAD terutama pada sektor pajak restoran dengan cara memberikan sanksi sosial. Kita tetap mengimbau mereka untuk segera membayar kekurangan pembayaran pajaknya,” ujarnya.

Sama halnya dengan tempat usaha dilokasi pertama, petugas juga menempelkan spanduk bertuliskan tulisan yang sama di lokasi kedua.

“Lokasi kedua di Jalan Arifin Ahmad, sudah pernah ditempel juga sebelumnya. Tapi mereka lepas sendiri, itu sebetulnya kan tidak boleh, melanggar aturan. Ini sudah yang keduanya kita datang menempel dan juga melayangkan surat panggilan. Mereka sudah pernah datang ke Bapenda dan sudah ada niat baik. Tetapi yang PR, itu sama sekali belum,” terang Hidayat didampingi Kasubid Pemeriksaan Pajak Daerah dan Sub Koordinator Penagihan serta tim lainya

Agar terhindar dari sanksi tegas, kembali ia mengimbau Wajib Pajak untuk segera membayarkan pajaknya, apalagi saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru sedang menggaungkan program penghapusan denda bagi seluruh objek pajak daerah.

“Kita sifatnya mengimbau, sanksinya kalau tidak juga mengindahkan ya penyegelan tempat usaha dengan melibatkan pihak berwenang terkait. Intinya saat ini masih sangat persuasif dengan himbauan. Apalagi saat ini ada program pak walikota penghapusan denda, kita harapkan WP dapat memanfaatkan program penghapusan denda ini. Penghapusan denda berlaku untuk seluruh objek pajak daerah hingga 31 Agustus 2023,” tegasnya.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kabapenda Alek Kurniawan, SP, M.Si yang keseharian karib disapa Kaban Akur membenarkan giat tersebut dan sudah sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

“Sebelumnya sudah kita rapatkan dengan tim, sebelum penindakan hari ini dilakukan” ucap Akur

Dia menambahkan pada prinsipnya giat penempelan adalah bentuk edukasi kepada wajib pajak yang belum mau memenuhi kewajiban mereka.

“Kita minta dunia usaha untuk taat dan membayarkan pajaknya sesuai ketentuan, giat hari ini adalah bentuk edukasi dan masih bersifat persuasif, agar tidak ada lagi penyimpangan, terlebih pajak yang dititipkan masyarakat lewat pemungut pajak melalui tempat usaha yang dibukanya” sebutnya lagi

Tak sampai disana, Akur menyebut bahwa sengaja menunggak pembayaran pajak juga bisa memberikan kerugian lanjutan bagi para oknum-oknum tersebut. Bahkan lebih berat dari sekedar sanksi sosial seperti yang ditaja hari ini, karena kalau masih membandel dimungkinkan dilakukan tindakan hukum yang lebih berat sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa.

Diharapkan ini menjadi pembelajaran bagi seluruh usaha di kota Pekanbaru untuk tetap taat membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tindakan tegas ini juga diharapkan memberikan efek jera bagi usaha lainnya yang cenderung abai terhadap kewajiban perpajakan mereka.

Peningkatan penerimaan pajak, sambung Akur akan mendorong dampak positif pada peningkatan program pemerintah berupa pembangunan infrastruktur, pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat kota bertuah. Ia menyebut, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Bapenda akan terus melakukan pengawasan secara rutin dan berkelanjutan untuk menjamin kepatuhan wajib pajak dalam urusan perpajakan.

“Prinsipnya kita selalu mengedepankan langkah persuasif, namun jika masih membandel dengan kewajibannya, tentu akan kita lanjutkan dengan sanksi yang lebih berat sesuai ketentuan Penagihan Pajak dengan Surat Paksa” pungkasnya.***(rn)

Kemitraan PPP Kementerian Kesehatan dan APRIL Group Tingkatkan Deteksi Dini di Pelayanan Kesehatan Primer

Kemitraan PPP Kementerian Kesehatan dan APRIL Group Tingkatkan Deteksi Dini di Pelayanan Kesehatan Primer

Pelalawan(SegmenNews.com)– APRIL Group, produsen pulp dan kertas yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, ambil bagian dalam mendukung program prioritas pemerintah dalam penguatan integrasi layanan kesehatan primer melalui skema Public-Private Partnership dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Bentuk kolaborasi melalui skema PPP ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama APRIL yang bertujuan untuk meningkatkan standar pelayanan mimimal (SPM) kesehatan  bagi masyarakat, khususnya kesehatan ibu hamil dan anak balita, remaja, usia produktif dan lansia serta  mendorong deteksi dini  dan percepatan rujukan di tingkat pelayanan kesehatan primer melalui pendekatan siklus hidup.

Dalam skema PPP ini, bentuk kolaborasi yang APRIL lakukan meliputi penyediaan lebih dari 800 unit alat kesehatan deteksi dini yang terdiri dari 21 jenis, termasuk alat USG 2D, EKG, Doppler, infant warmer, antropometri, dan alat kesehatan lainnya.

APRIL juga berkolaborasi dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya dalam pemberian dukungan pelatihan untuk penggunaan alat kepada tenaga kesehatan.

Kemitraan PPP Kementerian Kesehatan dan APRIL Group Tingkatkan Deteksi Dini di Pelayanan Kesehatan Primer

Seluruh alat kesehatan dan pelatihan ditujukan untuk 30 puskesmas di tiga kabupaten yang berdekatan dengan kegiatan operasional APRIL, yaitu Pelalawan, Siak, dan Kuantan Singingi, yang akan dimulai pada 2023.

Dari pihak pemerintah, akan mendukung penyiapan sistem integrasi layanan primer di tiga kabupaten tersebut, yang akan memperkuat organsiasi pelayanan kesehatan, serta memperkuat sistem deteksi dan sistem rujukan.

Kerja sama ini dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara APRIL Group dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Penandatanganan MoU dilakukan di Puskesmas Pangkalan Kerinci II Berkilau, Kabupaten Pelalawan oleh Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Sihol Aritonang, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha.

Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Riau Syamsuar dan perwakilan pemerintah di tiga kabupaten, serta manajemen APRIL Group.

“Kolaborasi antara Kementerian Kesehatan dan APRIL Group merupakan langkah signifikan dalam mewujudkan transformasi kesehatan melalui integrase pelayanan kesehatan primer. Melalui upaya ini, kami berharap dapat memperkuat aksesibilitas fasilitas kesehatan di tingkat pelayanan kesehatan primer, khususnya Provinsi Riau,” kata Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

Direktur Utama RAPP, Sihol Aritonang, mengatakan kemitraan ini artinya mengintensifkan kerja sama yang selama ini sudah berjalan dengan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi dalam mendukung layanan kesehatan yang layak bagi masyarakat serta bentuk konkret dari komitmen keberlanjutan APRIl2030 untuk mencapai Kemajuan Inklusif.

“Dengan mendukung transformasi pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas, ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dalam hal deteksi dini penyakit dan percepatan rujukan, terutama untuk kesehatan ibu hamil dan anak balita sehingga dapat meminimalisir stunting, yang menjadi fokus kami dalam APRIL2030,” ujar Sihol Aritonang.

Dalam mendukung agenda pemerintah untuk mengurangi angka stunting dan prevalensi gizi buruk pada bayi di bawah lima tahun, APRIL telah bermitra dengan 299 posyandu di lima kabupaten dan secara regular aktif mendukung program pemberdayaan masyarakat, seperti pemberian bantuan makanan tambahan bergizi untuk balita dan ibu hamil, peningkatan kapasitas relawan Posyandu, serta penyuluhan, monitoring dan evaluasi secara menyeluruh. Perusahaan juga mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif dan penguatan kelembagaan untuk percepatan penurunan stunting, misalnya dengan mobilisasi Tim Pendamping Keluarga (TPK).***(ris/)

Ground Breaking Revitalisasi Pasar Palapa Disiapkan

Pekanbaru(SegmenNews.com) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru telah menyiapkan proses untuk ground breaking (peletakan batu pertama) revitalisasi Pasar Palapa. Saat ini, tiang pancang sudah berada di lokasi proyek.

“Kami sudah menyiapkan tiang pancang di lokasi proyek revitalisasi Pasar Palapa. Kami sedang menyiapkan ground breakingnya pada 26 Juli,” kata Kepala Disperindag Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Selasa (25/7).

Revitalisasi diharapkan selesai akhir tahun ini. Revitalisasi Pasar Palapa difokuskan di bagian belakang, khusus untuk pasar basah.

“Kami mengundang pejabat dari Ditjen Kemendag dalam ground breaking ini,” ucap Ami, sapaan akrabnya.

Anggaran revitalisasi Pasar Palapa ini berasal dari Kemendag. Anggaran yang dikucurkan Rp3 miliar.

Total anggaran Rp3 miliar dicairkan bertahap oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pekanbaru. Diharapkan, pembangunan pasar rakyat ini bisa menyelesaikan banyak hal.

“Selama ini, pasar tradisional terkesan kumuh dan jorok. Kami mau menghilang stigma seperti itu melalui revitalisasi Pasar Palapa,” ucap Ami.

Dengan revitalisasi ini, Pasar Palapa dibangun berbentuk ruangan besar tanpa sekat. Sehingga, sirkulasi barang dan orang.

Zonasi pedagang basah dan pedagang kering dibagi dan dipisahkan. Supaya, sampah dan limbah pasar bisa terolah dengan baik.

“Kalau tempatnya mencukupi, bisa lebih dari 80 pedagang berjualan di Pasar Palapa ini nanti,” sebut Ami.(*dm)

Bupati Inhil Buka Pawai Ta’ruf dan Bazar MTQ ke-27 Kecamatan Gaung

Bupati Inhil Buka Pawai Ta’ruf dan Bazar MTQ ke-27 Kecamatan Gaung

Lahang Baru(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir H. M. Wardan di dampingi Ketua TP. PKK Kab. Inhil Hj. Zulaikhah Wardan melepas secara langsung Pawai Ta’ruf sekaligus meresmikan Bazar MTQ ke – 27 tingkat Kecamatan Gaung yang dilaksanakan di Pasar Desa Lahang Baru Kec.Gaung, Senin (24/07/23).

MTQ Ke-27 tingkat Kecamatan Gaung mengangkat tema “Membumikan Al-Quran Mewujudkan Kecaman Gaung Yang Berakhlaqul Karimah, MTQ Hebat Kafilah Beradab”

Dengan disaksikan alim ulama, tokoh masyarakat serta masyarakat yang memadati lokasi acara, Pawai Ta’ruf yang disejalankan dengan pembukaan bazar ini turut dihadiri tokoh masyarakat Riau H. Rusli Zainal, beberapa pimpinan OPD, Camat dan unsur Forkopimcam Kec. Gaung juga undangan lainnya serta di ikuti oleh ratusan peserta pawai dan bazar yang berasal dari perwakilan tiap – tiap desa dan kelurahan yang ada.

Bupati Indragiri Hilir HM. Wardan dalam sambutannya menyampaikan rasa senang, bahagia dan bangga dapat hadir di tengah – tengah masyarakat Kec. Gaung.

“Sungguh suatu kegembiraan yang tidak terhingga melihat ramainya antusiasme masyarakat yang hadir mengikuti dan menyaksikan MTQ kali ini”, ucap HM. Wardan.

“Harapan saya pelaksanaan pawai dan bazar yang kita taja hari ini bisa memberikan manfaat positif khususnya dalam mensyiarkan Agama Islam serta mempromosikan sekaligus memasarkan berbagai potensi yang ada di daerah ini sehingga dapat meningkatkan pendapatan bagi masyarakat setempat”, ujar bupati.

Sebelum mengakhiri sambutannya Bupati juga menyampaikan tentang berbagai program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah di Kec. Gaung untuk Tahun 2023.

Usai melepas pawai, rangkaian pelaksanaan MTQ ke – 27 Kec. Gaung dilanjutkan dengan peresmian bazar yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP. PKK Kab. Inhil serta peninjauan stand dari masing – masing desa oleh Bupati bersama Ketua TP. PKK Kab. Inhil.***(sup/hm)