Beranda blog Halaman 477

Komisi V Konsultasi ke Kemendikbud Persiapan PPDB

Komisi V Konsultasi ke Kemendikbud Persiapan PPDB

Jakarta(SegmenNews.com) – Komisi V DPRD Provinsi Riau melakukan kunjungan konsultasi ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek RI) terkait persiapan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK/SLB Tahun Ajaran 2023/2024 di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Riau, Selasa (28/2/2023).

Kunjungan ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau Karmila Sari, serta diikuti oleh Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau lainnya.

Rombongan Komisi V DPRD Provinsi Riau diterima oleh Penyusun Bahan Bantuan Hukum Kemendikbud Ristek RI, yaitu Vicky Veronica dan Tulus Lumban Gaol.

Karmila Sari memaparkan kepada pihak Kemendikbud Ristek RI tentang permasalahan yang terjadi terkait diterapkannya PPDB dengan Sistem Zonasi yang dilaksanakan di Provinsi Riau. Beberapa permasalahannya adalah tidak cukupnya daya tampung penerimaan siswa baru, penyebaran sekolah yang belum merata di setiap kecamatan dan kualitas yang berbeda di setiap sekolah.

Komisi V DPRD Provinsi Riau juga menanyakan keberlangsungan PPDB Sistem Zonasi ini pada Tahun Ajaran Baru 2023/2024, serta meminta solusi yang tepat untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Vicky Veronica menjelaskan bahwa kementerian punya alasan tersendiri mengapa tetap menyelenggarakan PPDB dengan Sistem Zonasi.

“Berdasarkan Permen I Tahun 2021 hal tersebut bertujuan agar dapat meningkatkan akses pelayanan pendidikan berkeadilan untuk seluruh anak Indonesia pada usia sekolah,” ujar Vicky.

Mengenai solusi daya tampung, Vicky Veronica mengingatkan kembali perlunya komitmen Pemerintah Daerah dalam menyediakan sekolah-sekolah baru agar anak usia sekolah mendapatkan pendidikan sesuai Amanat Pasal 31 UUD 1945.***(adv)

Pemkab Humbahas Bahas Penyusunan Ranperda Pajak dan Retribusi

Pemkab Humbahas Bahas Penyusunan Ranperda Pajak dan Retribusi

Doloksanggul(SegmenNews.com)- Pemkab Humbahas melakukan rapat untuk membahas penyusunan Ranperda tentang pajak dan retribusi daerah sekaligus mengevaluasi pemungutan retribusi daerah, Selasa (28/2) di Kantor Bupati Humbahas.

Rapat itu dipimpin Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs John Harry M.MA dan dihadiri Inspektur Drs BP Siahaan serta pimpinan OPD lainnya. Ranperda tentang pajak dan retribusi daerah ini sebagai penyesuaian Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

John Harry menyampaikan untuk meningkatkan kemandirian daerah guna pemenuhan kebutuhan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah perlu menggali/mengelola potensi pendapatan daerah seoptimal mungkin dari sektor retribusi. Untuk itu perlu perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan agar target-target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

Selanjutnya untuk penyusunan besaran tarif retribusi diminta agar senantiasa mempedomani ketentuan yang ada dengan mempertimbangkan kelayakan dan kemampuan masyarakat. Penetapan Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah sebagai implementasi terbitnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah diharapkan dapat terlaksana sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.***(tohap/dskm)

Saatnya PWI Pusat Dipimpin Wartawan Muda dan Energik

Saatnya PWI Pusat Dipimpin Wartawan Muda dan Energik

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Seluruh Ketua PWI Kabupaten/kota se Riau menyatakan sikap mendukung Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang maju menjadi calon Ketua Umum PWI Pusat periode 2023-2028. Hal ini terungkap pada pertemuan singkat para Ketua PWI Kabupaten/Kota se Riau beberapa hari lalu.

Sebagaimana disampaikan Ketua PWI Kabupaten Siak Wiwik Widaningsih berpendapat bahwa saat ini sudah waktunya wartawan muda dan energik memimpin PWI pusat dan vigur itu adalah Zulmansyah Sekedang adalah sosok yang tepat.

“Meski muda secara usia, namun Zulmansyah Sekedang sudah matang dan profesional di dunia jurnalistik. Apalagi saat ini, Dewan Pers telah pula mengamanahkan Ahli Pers kepada Zulmansyah Sekedang,” terang Wiwik.

Wiwik menambahkan Soal energik, Zulmansyah Sekedang dua Periode memimpin PWI Riau,bahkan selalu pada setiap peringatan HPN, ratusan wartawan Riau dibawa ikut serta menghadiri HPN. Baik saat HPN di Padang,Surabaya, Banjarmasin,Kendari maupun HPN Medan. Hanya HPN di saat Covid-19, PWI Riau mengirim sedikit wartawan di HPN Jakarta.

Hal senada juga disampaikan ketua PWI Rokan Hulu Amin Syukri menyampaikan sepanjang Zulmansyah memimpin PWI Riau, setiap tahun wartawan Riau diikutsertakan dalam Safari Jurnalistik PWI Riau ke mancanegara.

“Kalau dihitung, sudah ratusan wartawan Riau diberangkatkan Safari Jurnalistik ke luar negeri untuk edukasi dan memperkaya wawasan wartawan daerah. Ada yang berangkat ke Korea Selatan, Hong Kong, China, Vietnam, Malaysia, Singapura atau Thaiand. Kami dari Rokan Hulu bersyukur, ada juga wartawan kami dibawa PWI Riau belajar sampai ke Vietnam,” kata Amin.

Di Sisi lain, Ketua PWI Dumai Bambang Rio memuji Zulmansyah Sekedang yang komit dan kosisten melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) setiap tahun secara gratis. Setahu Bambang, program UKW gratis ini sudah menyentuh lebih 300 wartawan anggota PWI Riau.

“Saya pribadi, mendukung Bang Zulmansyah Sekedang memimpin PWI Pusat. Kepada senior-senior Ketua PWI se-Indonesia saya mengajak mari kita memberikan kesempatan kepada yang muda untuk memimpin PWI,” tutup Bambang.

Menanggapi hal tersebut Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang menyatakan dirinya siap maju sebagai Ketua Umum PWI Pusat,katanya di sela-sela peringatan HPN di Medan, 8 Februari 2023 lalu. Visinya “Mewujudkan PWI HEBAT”.

Informasi dari beberapa panitia penerimaan caket Zulmansyah adalah kandidat ketiga yang menyatakan maju sebagai Ketua Umum PWI Pusat 2023-2028 setelah mantan Sekjen PWI Hendry Ch Bangun dan Ketua PWI Sulawesi Utara Voucke Lontaan mendeklarasikan diri.

Dari data sehari-hari, Zulmansyah Sekedang adalah wartawan yang diamanahkan menjabat Direktur Utama di Harian Sumut Pos, Komisaris Utama di Harian Posmetro Medan, Komisaris di Harian Rakyat Aceh, Komisaris Harian Metro Siantar dan Komisaris Riau Televisi (RTV) Pekanbaru.

Pada organisasi pers, Zulmansyah Sekedang pernah diamanahkan sebagai Ketua Lembaga Pers Himpunan Mahasiswa Islam (LAPMI) Cabang Pekanbaru, Ketua Forum Pemimpin Redaksi Jawa Pos Group (JPG), Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau dan Ketua Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau.

Ketika menjabat Ketua LAPMI HMI Cabang Pekanbaru, 1994, Zulmansyah Sekedang ikut berdemonstrasi memprotes keras dibredelnya Majalah Tempo, Majalah Editor dan Tabloid Detik oleh rezim orde baru.(yus)

Ratusan Pejabat Resmi Dilantik Bupati Kasmarni, Berikut Namanya

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Kasmarni melantik ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Ada 171 pejabat yang dilantik Bupati Perempuan pertama di Riau itu.

Pejabat yang dilantik terdiri dari Pejabat Eselon II sebanyak 9 orang, Eselon III sebanyak 49 orang, Eselon IV sebanyak 51 orang, Non Eselon berjumlah 2 orang dan Penyetaraan berjumlah 60 orang.

Usai melantik, Bupati Kasmarni mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar mampu mengemban amanah dan mampu melaksanakan tugas pelayanan publik secara optimal.

Kasmarni juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan yang telah diberikan diimbangi dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas dan kerja berprestasi.**(imam/)

Disaksikan Gubernur Riau, UIR Teken MoU dengan UTP Malaysia

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Universitas Islam Riau (UIR) meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Teknologi Petronas (UTP) Malaysia di kampus UTP,  Seri Iskandar, Perak, Malaysia, Rabu (1/3/2023).

Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan oleh Rektor UIR Prof Syafrinaldi dengan Vice Chancellor & CEO UTP Prof. Ts. DR. Muhamed Ibrahim Abd Mutalib, disaksikan oleh Gubernur Riau Syamsuar.

Hadir sejumlah petinggi UIR antara lain Ketua YLPI Prof Nurman, Prof Yusri Munaf dan Prof Ellydar Chaidir. Sedangkan dari UTP hadir Deputy Vice Chancellor Academic Prof. Ir. Dr. Hilmi Mukhtar, Deputy Vice Chancellor Student Affairs Prof. Ts. Dr. Nor Hisham bkn Hamid dan Dr. Azrai Hj. Abdullah.

Prof. Muhamed Ibrahim dalam sambutannya mengatakan MoU ini merupakan lanjutan kerjasama yang telah dilakukan UIR dengan UTP.  Selama ini kerjasama telah terjalin terutama dalam hal pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengabdian masyarakat.

Kerjasama ini, kata Prof. Muhamed Ibrahim, akan dilanjutkan dalam bentuk penerimaan mahasiswa, peningkatan kapasitas dan kompetensi (skill) untuk akademisi dan profesional, penelitian bersama (joint research) antara UTP dengan UIR, pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa dan pengabdian masyarakat.

Rektor UIR Prof. Syafrinal mengatakan kerjasama yang akan dilakukan merupakan wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Yakni, pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Selama ini masih bentuk pertukaran mahasiswa dan pengabdian masyarakat, nanti akan ditingkatkan ke bidang lain.

UIR akan mengirim mahasiswanya untuk menimba ilmu terutama jurusan teknik perminyakan, geologi dan teknologi informasi. ”Kita akan kirim mahasiswa dan dosen untuk kuliah S2 dan S3 serta pelatihan untuk menambah ilmu di UTP,” ujarnya.

Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan tahniah atas penandatanganan MoU itu. Berbagi ilmu memang tidak ada batas negara. ”Semoga kerjasama ini dapat ditindaklanjuti oleh kedua universitas,” ujarnya.

Sebagai gubernur, katanya, pihaknya mensupport apa yang dirancang. ”Tadi saya sudah diskusi. Ada rencana mengirim mahasiswa ke UTP. Namun dalam pikiran saya, setelah tamat UTP bisa langsung kerja di Petronas. Tapi ternyata tidak,” katanya.

Namun tidak jadi masalah, sebab di Riau punya perusahaan migas, bahkan dua perusahaan migas milik daerah yakni BSP dan SPR Langgak. Walaupun demikian  ada juga pegawai BSP yang berhenti kerja dan pindah ke Petronas.***(mc)

Ini Daftar Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi di Riau per 1 Maret 2023

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pertamina Patra Niaga (PPN) mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Non Subsidi per 1 Maret 2023 di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri).

Section Head Communication Relation Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Pertamina Commercial & Trading, Agustiawan mengatakan bahwa penyesuaian berkala dan penetapan harga BBM Jenis BBM Umum (JBU) mengacu pada regulasi Pemerintah (Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis BBM dan Minyak Solar).

“Untuk harga BBM jenis gasoil Dexlite (CN 51) mengalami penyesuaian turun harga menjadi Rp 15.550 dari sebelumnya Rp 16.850. Sedangkan Pertamina Dex (CN 53) disesuaikan menjadi Rp 16.450 dari sebelumnya Rp 17.550,” kata Agus, Rabu (2/3/2023).

Selanjutnya, untuk harga BBM jenis gasoline yakni Pertamax (RON 92) mengalami penyesuian menjadi Rp 13.800 dari sebelumnya Rp 13.300. Sedangkan Pertamax Turbo (RON 98) mengalami penyesuaian menjadi Rp 15.700 dari sebelumnya Rp 15.450.

“Penyesuaian harga mengacu mengacu pada rata-rata MOPS (Means of Platts Singapore) pada periode 25 Januari 2023 hingga 24 Februari 2023. Harga baru ini berlaku untuk provinsi dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 10% seperti di wilayah Riau & Kepri serta FTZ Batam,” jelasnya.

Ia menegaskan, bahwa harga produk Pertamina masih paling kompetitif dibandingkan perusahaan lain dan harga tersebut telah memenuhi ketentuan batas atas pada periode Maret 2023 yang ditetapkan untuk setiap jenis BBM.

“Harga BBM Pertamina mempertimbangkan berbagai aspek diantaranya minyak mentah, publikasi MOPS dan Kurs, agar tetap dapat menjamin keberlangsungan penyediaan dan penyaluran BBM hingga ke seluruh pelosok Tanah Air. Serta tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat,” ungkapnya.

Untuk informasi lengkap mengenai seluruh harga produk Pertamina terbaru, masyarakat dapat mengakses website berikut https://www.pertamina.com/id/news-room/announcement/daftar-harga-bbk-tmt-1-maret-2023-Zona-3 atau dapat langsung menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.***(mc)

Wabup Inhil Terima Penghargaan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik TH 2022

Wabup Inhil Terima Penghargaan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik TH 2022

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menerima penghargaan predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 dari Ombudsman RI, Selasa (28/2/2023) di Gedung Daerah Balai Serindit.

Penyerahan Penghargaan Predikat Kepatuhan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik TH 2022 yang dihadiri Gubernur diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih, S.H., M.Hum., Ph.D, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau Bambang Pratama SH, M.H, serta Kepala Daerah di Provinsi Riau.

Turut mendampingi Wabup H.Syamsuddin Uti pada kesempatan tersebut, Kadis Pendidikan, Sekretaris DPMPTSP, Sekretaris Inspektorat, Sekretaris Dukcapil, Kabag Oratal Setda, Dinas Kominfopers, Kepala Puskesmas Tembilahan dan Kepala Puskesmas Tembilahan Hulu.

Piagam Penganugrahan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik TH 2022 diberikan oleh Ketua Ombudsman Mokhammad Najih, S.H., M.Hum., Ph.D. kepada Wakil Bupati Inhil H.Syamsuddin Uti,

Untuk diketahui, waktu penilaian dilakukan pada minggu ke 2 bulan Agustus – Minggu Ke 2 bulan November dengan lokus penilaian kepatuhan TH 2022 dibatasi pada;
– 25 Kementerian, 14 Lembaga, 34 Pemerintah Provinsi, 98 Pemerintah Kota dan 415 Pemerintah Kabupaten yang menyelenggarakan produk Administratif.

Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama pada kota dan Kabupaten yang menyelenggarakan produk jasa, dan
Penilaian Instansi Verikal dilakukan pada unit pelayanan kepolisian resort (Polres) dan Kantor Pertanahan.

Opini pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik tingkat Kabupaten/Kota TH 2022 yang di diterima Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir yang berada di zona kuning di serahkan lansung Kepala Ombudsman RI Mokhammad Najih, S.H., M.Hum., Ph.D.***(sup/kmf)

Perekonomian Riau Tumbuh Jauh Melampaui Target RPJMD 2019-2024

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Mengamati perkembangan terakhir perekonomian Riau sesuai dengan data yang dirilis badan Pusat Statistik (BPS), capaian kinerja pasangan Gubri dan Wagubri H Syamsuar-Edy Natar, sudah jauh melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD 2019-2024.

Hal ini disampaikan akademisi Unri, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Assoc. Prof. DR. H. Edyanus Herman Halim, SE., MS, Selasa (28/2/). Pernyataan ini sekaligus meluruskan informasi yang simpang siur di media, beberapa hari ini.

“Walaupun sempat diterpa bencana Covid 19 yang menyebabkan perekonomian Indonesia secara keseluruhan terkontraksi sangat tajam, namun recovery-nya dapat kembali menyesuaikan dengan dinamika masyarakat yang ada,” ujar Edyanus.

Dijelaskannya, dalam RPJMD 2019-2024 ditargetkan pertumbuhan ekonomi Riau harus mencapai 3,1 persen sampai dengan 3,75 persen. Tap, ternyata sampai akhir tahun 2022 ini saja pertumbuhan ekonomi Riau sudah berada pada tingkat yang sangat signifikan, yakni sebesar 4,55 persen.

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa karena ternyata secara spasial, pada tahun 2022 ini Provinsi Riau mampu berkontribusi sebesar 5,18 persen terhadap perekonomian nasional. Provinsi Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-5 di Indonesia atau PDRB terbesar di luar Pulau Jawa. Sudah selayaknyalah kita memberikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Provinsi Riau, karena sudah mampu membalikkan situasi keterpurukan ekonomi akibat bencana Covid-19 kepada keadaan yang malah jauh lebih tinggi dari target yang direncanakan sebelumnya sebagaimana yang diamanatkan rakyat Riau, melalui keputusan para wakil rakyat dalam RPJMD,” paparnya.

Membaiknya pertumbuhan ekonomi Riau, lanjut Edyanus, memberi dampak yang sangat positif pada kesejahteraan masyarakat yang tercermin dari profil ketenagakerjaan dan kemiskinan. Pada tahun 2022 ini Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Riau hanya sebesar 4,37 persen yang berarti lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 4,42 persen. Capaian tahun 2022 ini sudah mendekati Target RPJMD 2019-2024 sebesar 3,74 persen.

Sementara dari aspek penduduk miskin capaian yang diperoleh juga sangat signifikan. Jumlah penduduk miskin tinggal 6,78 persen. Turun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 7,12 persen. Capaian tahun ini sudah mendekati target RPJMD 2019-2024 yang menetapkan target penduduk miskin sebesar 6,05 persen.

Disisi lain kesejahteraan penduduk di pedesaan terlihat semakin meningkat yang tercermin dari naiknya Nilai Tukar Petani (NTP) dari 133,68 menjadi 139,27.
Keberhasilan memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau juga patut diapresiasi, karena target pengurangan kesenjangan perekonomian sebagaimana yang diamanahkan oleh RPJMD 2019-2024 sudah mampu direalisir, meskipun saat ini baru sampai tahun 2022 dan masih dalam rangka pemulihan akibat bencana covid 19. Kondisi ini tercermin dari Angka indeks Gini Rasio yang sudah berada pada posisi 0,326 yang berarti sudah lebih baik dari target capaian yang ditetapkan RPJMD 2019-2024 sebesar 0,334.

Semakin baiknya perekonomian Riau dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang ditinjau dari berbagai indikator tersebut, juga dapat diamati dari aspek kemandirian daerah Riau yang semakin tinggi. Kemampuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat dijadikan cermin membaiknya perekonomian daerah dan dinamika kesejahteraan masyarakat.

“Apalagi ketika penerimaan pendapatan asli daerah tersebut jumlahnya sudah dapat melebihi pendapatan dana-dana transfer dari pemerintah pusat. Kemandirian daerah akan berimplikasi pada keleluasan pemerintah daerah mengalokasikannya pada sektor-sektor strategis di daerah tanpa dipengaruhi oleh campur tangan pemerintah pusat. Sampai dengan tahun 2022 ini, Tingkat Kemandirian Daerah Provinsi Riau telah mencapai 54,31 persen. Artinya, sejak proses otonomi daerah diberlakukan di Indonesia maka baru pada periode pemerintahan Riau sekaranglah Provinsi Riau ini mampu menunjukkan kemandiriannya dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah,” jelas Edyanus.

Hal ini, tambah Edyanus, tentu memberikan marwah tersendiri bagi Provinsi Riau dalam kancah proses penyelenggaraan pemerintah daerah di Indonesia. **(kmf)

Komisi 1 DPRD Riau RPD dengan RTIK Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Komisi I DPRD Provinsi Riau mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Riau, di Ruang Rapat Komisi I DPRD Provinsi Riau, Rabu (1/3/2023).

Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Eddy A. Mohd Yatim, didampingi oleh Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Riau Abdul Kasim, serta dihadiri oleh Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau, yaitu Andi Darma Taufik dan Mardianto Manan.

Hadir dalam rapat ini Ketua RTIK Riau Wahyu Ari Sandi, beserta jajarannya.

Relawan TIK bertugas membantu pemerintah untuk mensosialisasikan program penggunaan akses informasi (internet), sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui informasi, edukasi sosial, teknologi, dan komunikasi.

Ketua RTIK Riau Wahyu Ari Sandi menjelaskan, bahwa fungsi RTIK ini memberikan edukasi kepada masyarakat agar memiliki kemampuan untuk menggunakan digital.

Selain itu, juga dibahas terkait literasi digital masyarakat hingga upaya pencegahan penyebaran informasi hoaks. RTIK secara kelembagaan memang dibentuk untuk mengedukasi masyarakat terkait teknologi dan informasi yang berkembang.

Diakhir rapat, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Eddy A. Mohd Yatim mengatakan, bahwa Komisi I DPRD Provinsi Riau mendorong RTIK ini agar bisa berperan, nanti jika ada perubahan bisa disusun agar dapat terprogram.

Kegiatan Komisi I DPRD Provinsi Riau Mardianto Manan dilanjutkan dengan menerima aspirasi dari mahasiswa Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Islam Riau (UIR) terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang ada di Provinsi Riau.

Salah seorang aktivis Aldo menginginkan agar Gubernur Riau mengambil langkah nyata dalam mengantisipasi Karhutla di Riau.

“Tak hanya menetapkan status siaga darurat Karhutla, Gubernur Riau harus ambil langkah nyata mengantisipasi Karhutla di Riau,” pungkasnya.

Aldo mengungkapkan, pada tahun 2023 Gubernur Riau Syamsuar gerak cepat, beliau langsung menetapkan status siaga darurat Karhutla pada 15 Februari-30 November 2023. Penetapan status siaga ini berdasarkan arahan Presiden dan Menkopolhukam serta BMKG.

“Permasalahannya bukan pada gerak cepat dalam menetapkan status siaga darurat, tapi bagaimana memperbaiki tata kelola lingkungan hidup dan kehutanan sebelum terjadi Karhutla,” tuturnya.

“Penetapan status siaga darurat ini hanya basa basi Gubernur Riau saja untuk mendapatkan bantuan pendanaan dari Pusat,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Mardianto Manan mengapresiasi para mahasiswa yang selalu kompak dan bekerjasama dalam menyampaikan aspirasi terkait Karhutla di Riau.

“DPRD Provinsi Riau berkomitmen untuk menindaklanjuti apa yang disampaikan dari adik-adik mahasiswa. Setelah ini bisa saja ada pertemuan lanjutan untuk forum rapat di DPRD,” tutup Mardianto.***(adv)

DPRD Riau Gelar Paripurna Penguman Reses

Pekanbaru(SegmenNews.com)- DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pengumuman Reses Masa Persidangan I (Januari – April) Tahun 2023, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau, Rabu (1/3/2023).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Agung Nugroho, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Hardianto, serta dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing Fraksi DPRD Provinsi Riau, yaitu Sekretaris Fraksi Partai Golkar Parisman Ihwan beserta jajaran, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Suyadi beserta jajaran, Ketua Fraksi Partai Demokrat Kelmi Amri beserta jajaran, Ketua Fraksi Partai Gerindra Syafrudin Iput beserta jajaran, Ketua Fraksi PAN Sahidin beserta jajaran, Ketua Fraksi PKS Markarius Anwar beserta jajaran, Wakil Ketua Fraksi Gabungan (PPP, Nasdem, Hanura) Kasir beserta jajaran.

Pemerintahan Provinsi Riau dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF. Hariyanto, beserta Forkopimda Riau lainnya.

Berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Riau yang dilaksanakan pada tanggal (27/2) lalu, diputuskan bahwa kegiatan Reses dimulai tanggal 3 – 10 Maret 2023.(Galeri)

Berikut Galeri Fotonya:

DPRD Riau Gelar Paripurna Penguman Reses
Pimpinan DPRD Riau saat Paripurna Penguman Reses
Suasana sidang paripurna
DPRD Riau Gelar Paripurna Penguman Reses
DPRD Riau Gelar Paripurna Penguman Reses
DPRD Riau Gelar Paripurna Penguman Reses
DPRD Riau Gelar Paripurna Penguman Reses
DPRD Riau Gelar Paripurna Penguman Reses