Beranda blog Halaman 501

Modus Penipuan Catut Nama Sekda Bengkalis

Bengkalis(SegmenNews.com)- Nama Sekda Bengkalis H Bustami HY kembali di catut oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Dalam aksi penipuan tersebut penipu menggunakan nomor +62821 1764 5668 atas nama ~H Bustami HY dengan mencantumkan foto Sekda lengkap menggunakan peci hitam.

Si penipu mengirimkan sebuah pesan sebagai Sekda Bengkalis yang akan mengirimkan sejumlah bantuan kepada Pengurus/Panitia Pembangunan Masjid Nur Iman.

Mengetahui hal itu, Sekda Bengkalis H Bustami HY langsung menyampaikan ke Kadis Kominfotik Kabupaten Bengkalis Hendrik Dwi Yatmoko, bahwa namanya telah dicatut oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Mohon sampaikan kepada masyarakat Kabupaten Bengkalis bahwa nama kami telah dicatut untuk melakukan modus penipuan,” kata Bustami.

Bustami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, pengurus lembaga atau yayasan agar lebih waspada dan tidak mudah percaya.

Agar jumlah korban aksi penipuan ini tidak terus bertambah, kepada masyarakat, pengurus yayasan atau lembaga atau rumah ibadah untuk segera cek and ricek dan tidak mudah percaya.

“Melalui media apapun, baik wa, fb atau lain sebagainya, kita ingatkan lagi kepada masyarakat agar jangan gampang percaya jika ada mengatasnamakan kami atau pejabat lain,” kata Bustami.***(kmf bengkalis)

Optimalkan Pendapatan Pajak Walet, Bapenda Koordinasi dengan Dinas Terkait

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Untuk mengoptimalkan pendapatan pajak sarang burung walet, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Perikanan Pekanbaru.

Kerjasama yang dilakukan untuk melakukan pendataan usaha sarang burung walet.

“Kita komunikasi dengan stakeholder terkait. Seperti bersurat dengan Dinas Pertanian dan Perikanan kota Pekanbaru, bekerja sama untuk melakukan pendataan objek-objek pajak walet. Bagaimana objek pajak ini bisa kita pungut pajaknya,” ujar Kepala Bapenda Pekanbaru Alek Kurniawan.

Pendataan yang dilakukan dikatakan Alek Kurniawan, untuk mengetahui mana saja usaha yang masih berproduksi.

“Nanti kita klasifikasi, itulah langkah-langkah kita supaya signifikan,” kata Alek.

Yang tidak kalah penting, disampaikan Alek Kurniawan, usaha sarang burung walet ini juga harus memperhatikan aspek lingkungan.

“Untuk walet ini juga kita harus perhatikan aspek lingkungannya,” ujarnya.***(dmf)

Pemko Pekanbaru Punya Sarana Olahraga di Perkantoran Wali Kota Tenayan Raya untuk Masyarakat

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Perkantoran Wali Kota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan kini memiliki fasilitas sarana olahraga. Sarana olahraga ini berupa lapangan tenis yang bisa digunakan oleh masyarakat setempat.

Pj Sekda Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengatakan, sarana olahraga ini dibangun sebagai fasilitas kantor. Namun, warga yang datang juga bisa menggunakannya.

“Kawan-kawan di kantor Tenayan Raya kan pulangnya bisa malam, kita beri fasilitas olahraga ini. Kemudian, warga juga bisa menggunakannya,” ujarnya, Rabu (18/1).

Menurutnya, warga Pekanbaru juga sering menggunakan kompleks perkantoran tersebut untuk sekedar rekreasi. Ada juga warga yang datang untuk berolahraga seperti bermain tenis, sepatu roda dan sebagainya.

“Dengan sarana olahraga ini, bisa juga digunakan oleh masyarakat untuk berolahraga. Kan biasanya hari Minggu atau sore hari, masyarakat berkumpul disini,” pungkasnya.***(rl)

Kemenkes Tinjau Lokasi Pembangunan RS Pusat Otak dan Jantung di Pekanbaru

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pasca Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menemui Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin membahas soal rencana pemerintah pusat akan membangun rumah sakit pusat otak dan jantung di Pekanbaru, Riau.

Menkes Budi Gunadi Sadikin langsung menurunkan tim yang dipimpin Direktur Pelayanan Kesehatan meninjau lokasi lahan pembangunan rumah sakit pusat otak dan jantung di Pekanbaru, Kamis (19/1/2023).

“Iya, hari ini tim Kemenkes yang dipimpin ibu dr Yanti Herman meninjau lokasi lahan yang akan dijadikan untuk pembangunan rumah sakit otak dan jantung di Pekanbaru,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Zainal Arifin, Kamis (19/1/2023).

Setelah meninjau lahan tersebut, lanjut Zainal, tim akan membahas rencana pembangunan rumah sakit otak dan jantung Kemenkes di Pekanbaru dengan Diskes Riau.

“Nanti dijadwalkan pada pekan depan baru pak Dirjen Pelayanan Kesehatan akan datang ke Riau menindaklanjuti rencana pembangunan rumah sakit pusat otak dan jantung di Pekanbaru itu,” terangnya.

Zainal menambahkan, selain meninjau lokasi pembangunan rumah sakit otak dan jantung, diagendakan Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kemenkes juga akan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Riau, dan RSUD Petala Bumi Riau.

Sebelumnya, Gubri Syamsuar didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zainal Arifin menemui Menkes, di Jakarta, Senin (16/1/2023).

“Alhamdulillah apa yang menjadi arahan pak Presiden langsung ditanggapi oleh pak Menteri Kesehatan, dan beliau menyambut baik,” kata Gubri.

Karena itu, lanjut Gubri, pihaknya akan menyiapkan lahan untuk pembangunan rumah sakit tersebut. Selain itu, kesiapan sumber daya manusia juga akan segera disiapkan. Mulai dari dokter, perawat dan bagian lainnya.

“Tadi Pak Menteri juga menanyakan langsung secara teknis kesiapan tenaga medis kita. Baik dokter spesialis maupun perawat dan itu semua sudah kita siapkan,” ujarnya.

Sementara terkait pembangunan fisik bangunan rumah sakit jantung dan otak sepenuhnya akan menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Harapan pak Menkes tadi, tahun ini sudah mulai dibangun. Tapi ini kewenangan pemerintah pusat, yang jelas usulan kita diterima pak Presiden dan beliau langsung menugaskan pak Menkes untuk menindaklanjutinya,” sebutnya.

Sejauh ini, Pemprov Riau sudah menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan rumah sakit pusat otak dan jantung di Provinsi Riau.

Lokasi lahan yang disiapkan untuk pembangunan rumah sakit milik Kementerian Kesehatan ini berada di Jalan Naga Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan Pekanbaru. Lokasinya tidak jauh dari Stadion Utama Riau.***(mc)

Gajah Sumatra Liar di Riau akan Dipantau dengan GPS Collar

Gajah Sumatra Liar di Riau akan Dipantau dengan GPS Collar

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dua unit GPS Collar akan dipasangkan untuk dua ekor gajah liar pada habitat Minas dan Duri. GPS Collar berupa perangkat yang melacak lokasi fauna.

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama mitra pelaksana Rimba Satwa Foundation (RSF) menyerahkan dua unit GPS Collar kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

GPS Collar diserahkan langsung VP Corporate Secretary PHR, Rudi Ariffianto kepada Kepala BBKSDA Riau, Genman Suhefti Hasibuan, di Ruang Gajah, Kantor BBKSDA Riau, Selasa (17/1/2023).

Serah terima GPS Collar turut disaksikan Direktur RSF, Zulhusni Syukri serta dihadiri perwakilan Dinas Lingkunan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau hingga camat dan kepala desa Mandau – Pinggir, Bengkalis dan Ukui, Pelalawan.

Dukungan GPS Collar ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PHR dalam upaya melindungi satwa endemik Gajah Sumatra di Riau.

Di mana ini merupakan program lanjutan di mana sebelumnya PHR bersama BBKSDA Riau dan RSF sudah memasang tiga unit GPS Collar untuk tiga ekor gajah liar dewasa di SM Balai Raja.

Sedangkan dua unit GPS Collar yang baru akan dipasang untuk seekor gajah dewasa pada kelompok sebelas di Minas, dan seekor gajah dewasa bernama Getar di Balai Raja, Duri.

“Ini kelanjutan dari pemasangan tiga GPS Collar sebelumnya yang sudah dipasangkan untuk gajah liar dewasa,” kata Rudi, dalam keterangan tertulis, Rabu (18/1/2023).

GPS Collar tersebut untuk memantau pergerakan gajah liar. Alat ini akan memberi informasi keberadaan gajah liar sehingga konflik dengan manusia dapat dicegah sejak dini.

Sejauh ini,  pemasangan GPS Collar berjalan cukup efektif mengurangi interaksi negatif satwa gajah dengan masyarakat sekitar.

Monitoring gajah dengan GPS Collar sudah menjangkau 32 desa melalui laporan berkala harian sehingga konflik yang menimbulkan kerugian dapat diantisipasi sejak dini.

“Hal ini sangat bermanfaat untuk mengatasi konflik antara gajah dan manusia, termasuk monitoring dan patroli satwa,” kata Rudi

Upaya konservasi Gajah Sumatra diperkuat dengan  Program Forestry  yang melibatkan masyarakat di sekitar area jelajah (home range) gajah liar.

Bersama RSF,  PHR mendorong pemulihan habitat gajah dengan menanam tanaman  pakan di area perlintasan gajah serta menanam tanaman yang rendah gangguan atau tidak disukai gajah namun bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

Total luas area tanam pohon hingga saat ini mencapai 224 hektar tersebar di empat desa dan dua kecamatan di Bengkalis. Pengayaan tanaman pakan di area perlintasan gajah diharapkan dapat mencegah satwa mendekati perkebunan atau permukiman warga.

“Selain memberikan dampak pada satwa dan lingkungan, kita juga memberikan dampak ekonomi untuk masyarakat yang lebih luas,” kata Rudi.

Sementara itu, Kepala BBKSDA Riau, Genman S Hasibuan mengucapkan terima kasih atas dukungan PHR bagi dunia konservasi. GPS Collar dari PHR dinilai sangat membantu petugas di lapangan dalam melakukan mitigasi konflik gajah dengan manusia.

“GPS Collar yang kita terima dari PT Pertamina Hulu Rokan merupakan alat untuk melakukan deteksi dini keberadaan gajah secara real time. Tentunya dengan kita tahu posisi gajah kita bisa menginformasikan kepada unit-unit mitigasi di lapangan agar bisa melakukan penghalauan sehingga gajah tidak merusak kebun, harta benda termasuk jiwa masyarakat,” ujarnya.

Program kolaborasi konservasi Gajah Sumatera antara PHR – BBKSDA Riau dan penggiat lingkungan ini mendapat apresiasi dari SKK Migas Sumbagut.

Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison berharap kegiatan ini terus berlanjut seiring dengan kegiatan operasi di Wilayah Kerja (WK) Rokan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa mengangkat reputasi PHR dan institusi-institusi yang berkolaborasi di dalamnya. Ini menjadi bagian penting dan harapan kita untuk mewujudkan gajah di hutan Riau tetap lestari, tidak punah dan satu hal menjadi keseharian dengan masyarakat desa hutan semakin harmoni,” kata Yanin, yang turut hadir dalam acara tersebut.

Program konservasi gajah PHR sebelumnya telah meraih Gold Award pada Indonesia Sustainable Development Goals Award (ISDA) yang diselenggarakan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Desember 2022 lalu.

Program ini dinilai memiliki keselarasan terhadap 4 aspek penting target SDGs yaitu mengakhiri kelaparan, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, penanganan perubahan iklim, menjaga ekosistem darat dan kemitraan untuk mencapai tujuan.

Selain tugas utama mengamankan kebutuhan energi nasional, PHR turut memusatkan perhatian pada sisi lingkungan dengan fokus pada upaya perlindungan. Konservasi keanekaragaman hayati serta peningkatan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan lingkungan.***(mc)

Investasi Hulu Migas 2022 Lampaui Capaian Sebelum Pandemi Covid-19

Investasi Hulu Migas 2022 Lampaui Capaian Sebelum Pandemi Covid-19

Jakarta(SegmenNews.com)- 18 Januari 2023. Berbagai upaya telah dilakukan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dengan dukungan dari Pemerintah dalam meningkatkan iklim investasi hulu migas membuahkan hasil yang menggembirakan. Meskipun masih dalam situasi pandemi Covid-19 serta ketidakpastian geopolitik akibat perang Rusia-Ukraina yang berdampak pada melambatnya perekonomian dunia, realisasi investasi hulu migas di tahun 2022 tercatat tertinggi dalam kurun waktu 7 (tujuh) tahun terakhir sejak 2016.

Realisasi investasi hulu migas 2022 mencapai US$ 12,3 miliar yang setara dengan Rp 182 triliun, lebih tinggi dibandingkan investasi di tahun 2021 yang sebesar US$ 10,9 miliar atau sebesar 113% dari target. Capaian Investasi 2022 juga telah melampaui investasi hulu migas sebelum pandemi Covid-19 di tahun 2019 yang tercatat sebesar US$ 11,7 miliar. Kinerja investasi hulu migas nasional di tahun 2022 yang naik 13% dibandingkan tahun lalu juga tercatat lebih baik dibandingkan rata-rata kenaikan investasi global yang hanya naik sebesar 5%.

“Realisasi investasi hulu migas tahun 2022 yang merupakan tertinggi dalam 7 (tujuh) tahun terakhir sejak 2016 menunjukkan upaya meningkatkan iklim investasi sektor hulu migas telah menunjukkan kemajuan dan peningkatan daya saing yang signifikan. Hal ini tentu tidak bisa lepas dari dukungan yang diberikan oleh Pemerintah, baik dalam bentuk insentif maupun kemudahan-kemudahan lainnya. Kami juga lebih aktif melakukan jemput bola, melakukan promosi dan tidak menunggu investor datang”, kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam konferensi pers awal tahun 2023 di Jakarta (18/1).

Dwi menambahkan bahwa keberhasilan dalam meningkatkan daya saing industri hulu migas nasional yang ditandai dengan meningkatnya investasi adalah salah satu pencapaian positif dari transformasi SKK Migas yang telah dimulai sejak tahun 2019. “Pencapaian investasi hulu migas nasional di tahun 2022 yang meningkat menunjukkan bahwa ada kepercayaan terhadap industri hulu migas nasional, bahwa industri ini akan terus berkelanjutan. Untuk tahun 2023, target investasi hulu migas sebesar US$ 15,5 miliar atau meningkat 26% dibandingkan realisasi investasi 2022 lebih tinggi dibandingkatan peningkatan investasi global yang sebesar 6,5%”, ujar Dwi.

Tingginya investasi hulu migas tahun 2022 berdampak positif pada peningkatan aktivitas eksplorasi dan aktivitas utama hulu migas. Deputi Eksplorasi Pengembangan Dan Manajemen Wilayah Kerja Benny Lubiantara menyampaikan sejak penurunan aktivitas eksplorasi akibat pandemi Covid-19 di tahun 2020, pada tahun-tahun selanjutnya aktivitas eksplorasi terus meningkat. “Jika tahun 2020 jumlah kegiatan pengeboran sumur eksplorasi sebanyak 21 sumur dengan nilai investasi US$ 0,5 miliar, maka di tahun 2022 sudah meningkat menjadi 30 pengeboran sumur eksplorasi dengan nilai investasi US$ 0,8 miliar. Target tahun 2023 sebesar US$ 1,7 Miliar untuk 57 pengeboran sumur eksplorasi”, kata Benny.

SKK Migas juga bisa merealisasikan penggantian cadangan yang diproduksikan bisa direalisasikan diatas 100% sejak tahun 2018, sebagai pondasi peningkatan produksi migas nasional di 2030 untuk mencapai produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar kaki kubik perhari (BSCFD).

Deputi Eksploitasi Wahju Wibowo menyampaikan kegiatan pengeboran sumur pengembangan, workover dan well service meningkat. Kegiatan pengeboran sumur pengembangan terealisasi 760 sumur lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 sebanyak 480 sumur atau meningkat 158%. Jumlah pengeboran sumur pengembangan tahun 2022 adalah terbanyak dalam 8 (delapan) tahun terakhir sejak 2015.

Wahju menambahkan untuk capaian lifting minyak dan gas belum mencapai target yang disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya tingginya kejadian unplanned shutdown. Terkait hal tersebut, SKK Migas sudah melakukan audit maintenance dan menyusun langkah-langkah implementasinya, harapannya dengan fasilitas produksi yang semakin baik dapat mendukung kegiatan program yang masif di tahun 2023.

“Keselamatan kesehatan kerja dan lindungan lingkungan (K3LL) adalah prioritas di industri hulu migas. Capaian incident rate (IR) sebagai tolok ukur K3LL industri hulu migas, pada tahun 2022 mencapai 0,25 atau lebih baik dibandingkan rata-rata IR hulu migas global yang sebesar 0,7. Terkait adanya incident yang terjadi di hulu migas, maka hal ini menjadi alert bagi SKK Migas untuk terus melakukan perbaikan”, kata Wahju.

Selain mendorong peningkatan aktivitas dan investasi, SKK Migas juga melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan efisiensi operasional hulu migas sehingga dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi penerimaan negara dan imbal hasil yang optimal bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Deputi Keuangan dan Komersialisasi, Kurnia Chairi menyampaikan bahwa efisiensi operasional hulu migas terus meningkat. Tingginya aktvitasi operasional hulu migas, dapat dijaga seefisien mungkin. Efisiensi operasional hulu migas terlihat dari alokasi biaya cost recovery yang telah ditetapkan pada APBN sebesar US$ 8,65 miliar dapat digunakan dengan efisien sehingga hanya terealisasi sebesar US$ 7,8 miliar atau hanya sebesar 90,1% dari pagu anggaran.

“Di tengah tingginya harga energi dunia serta kemampuan menjaga biaya-biaya di industri hulu migas tetap efisien, menunjukkan bahwa daya saing industri ini terus mengalami peningkatan. Hal ini juga sebagai bukti bahwa pengawasan oleh SKK Migas dapat dijalankan secara efektif sehingga mendorong peningkatan penerimaan negara yang lebih optimal”, imbuh Kurnia.

“Sebagai dari hasil peningkatan investasi dan kemampuan menjaga biaya-biaya secara efisien, maka penerimaan negara dari hulu migas di tahun 2022 mencapai US$ 18,19 miliar atau setara dengan Rp 269 triliun atau 183% dari target yang ditetapkan US$ 9,95 miliar. Jika dibandingkan dengan data penerimaan negara sejak 2016, maka penerimaan di tahun 2022 adalah yang paling besar. Untuk tahun 2023 target penerimaan negara ditetapkan sebesar US$ 15,88 miliar atau meningkat 159% dibandingkan target 2022”, terang Kurnia.

Selain sebagai sumber penerimaan negara, industri hulu migas turut mendukung peningkatan kapasitas nasional. Pada tahun 2022 pencapaian TKDN hulu migas mencapai 64,75% atau lebih besar dibandingkan target 57% dan capaian tahun 2021 sebesar 59%. Deputi Dukungan Bisnis Rudi Satwiko menjelaskan dengan capaian TKDN 2022 yang sebesar 64,75%, dengan nilai pengadaan barang/jasa yang mencapai US$ 6,129 miliar maka yang dinikmati oleh pengusaha dalam negeri mencapai US$ 3,704 miliar atau setara dengan Rp 45,5 triliun sehingga berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian nasional dan daerah.

Rudi melanjutkan terkait upaya mempercepat rekomendasi perizinan di SKK Migas melalui layanan One Door Service Policy (ODSP) di tahun 2022 mencapai 1,02 hari atau lebih cepat 0,53 hari dibandingkan capaian 2021, dan jauh lebih cepat dibandingkan sebelum ada ODSP yang mencapai 14 hari.

“Terkait dukungannya terhadap keberlanjutan lingkungan, salah satu kegiatan hulu migas dalam rangka Low Carbon Initiative, yaitu penanaman pohon di tahun 2022 mencapai 2,06 juta pohon atau 12% diatas target yang ditetapkan 1,65 juta pohon”, ujar Rudi.

Untuk mendukung kinerja dan pengawasan yang efektif, SKK Migas telah membangun tata kelola dan organisasi yang dapat menciptakan budaya bersih. Pengawas Internal SKK Migas Eko Indra Heri menyampaikan bahwa selain menerapkan prinsip 4 No (No Bribery, No Kickback , No Gift, No Luxurious Hospitality) dan PRUDENT, SKK Migas telah mendapatkan sertifikasi ISO 3700:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Kepatuhan terhadap LHKPN dapat dipertahankan dengan 100% pimpinan dan pegawai SKK Migas telah mengisi LHKPN, serta pakta integritas yang terus diingatkan pada saat membuka perangkat komputer yang terhubung dengan jaringan SKK Migas.

Perkembangan Long Term Planning (LTP)
Wakil Kepala SKK Migas Nanang Abdul Manaf menyampaikan “untuk mencapai target 2030, untuk strategi improving existing asset di tahun 2023 program lebih agresif dengan target pengeboran sumur pengembangan mencapai 991 sumur atau meningkat 59% dibandingkan 2022”. Dalam posisi 3 tahun terakhir, 2021-2023, target minyak di 2020-2021 belum mencapai target sehingga menimbulkan GAP, menyikapi hal tersebut di tahun 2023 SKK Migas dan KKKS telah menyusun berbagai langkah agar tahun ini menjadi turning point melalui eksekusi program kerja yang masif sehingga dapat meningkatkan produksi migas nasional. Nanang menambahkan terkait dengan ekstraksi sumber daya alam naturalnya adalah decline sehingga bagaimana melakukan transformasi dari sumber daya menjadi produksi.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan kegiatan waterflood dan enhance oil recovery (EOR) sebagai tertiary recovery telah berprogres di WK Rokan, Tanjung, Jatibarang dan Gemah. Seperti di Tanjung saat ini sedang field trial polymer dan ketika berhasil akan diikuti dengan kegiatan full scale. Tahun 2022, KKKS cukup masif melakukan eksplorasi, dan dari 31 sumur sebanyak 10% ada di area terbuka yang artinya lama tidak ada eksplorasi dan berhasil menemukan cadangan di Andaman. Ada harapan eksplorasi kedepannya dapat menghasilkan giant discovery – giant discovery yang baru.***(rl)

Gubernur Syamsuar, Ganjar hingga Risma Hadiri Pelantikan Rektor IPB

Gubernur Syamsuar, Ganjar hingga Risma Hadiri Pelantikan Rektor IPB (foto: Kominfotik Riau)

Jakarta(SegmenNews.com)- Gubernur Riau Syamsuar menghadiri pelantikan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Arif Satria, S.P, M.Si dikampus di Graha Widya Wisuda IPB, Kabupaten Bogor.

Prof. Dr. Arif Satria, S.P, M.Si Rektor IPB (Institut Pertanian Bogor) Periode 2023 – 2028 yang terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah mufakat yang diselenggarakan Majelis Wali Amanat (MWA) IPB.

Selain Gubernur Riau, Pelantikan Arif dihadiri sejumlah pejabat menteri dan gubernur, antara lain Menko Polhukam Mahfud Md, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pj Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin.

Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan Tahniah kepada Rektor IPB yang baru dilantik. Gubri mengharapkan, kerjasama yang sudah terjalin selama ini, dapat ditingkatkan.

“Syabas dan Tahniah kepada Bapak Arif Satria yang baru saja dilantik sebagai Rektor IPB, semoga diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah,” ujar Syamsuar ***(rls)

Sepanjang 2022, PLN NTB Manfaatkan Lebih dari 30 Ribu Ton FABA untuk Bangun Infrastruktur

Mataram(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) sepanjang tahun 2022 berhasil mengolah lebih dari 30 ribu ton sisa abu pembakaran batubara atau _Fly Ash Bottom Ash_ (FABA) menjadi bahan baku infrastruktur. FABA dihasilkan dari dua lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di NTB, yakni PLTU Jeranjang – Lombok Barat dan PLTU Sumbawa Barat – Taliwang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB Julmansyah mengapresiasi langkah PLN dalam mengoptimalkan pemanfaatan FABA untuk menggerakkan roda perekonomian di NTB. FABA yang merupakan limbah PLTU ini berhasil diolah menjadi _paving block_, batako, dan bahan material konstruksi lainnya.

“FABA yang selama ini tidak memiliki nilai guna, kini menjadi sumber daya yang dapat meningkatkan perekonomian di daerah/desa. Masyarakat dapat menjadikan FABA berbagai bentuk material untuk pembangunan,” kata Julmansyah.

Salah satu kelompok masyarakat yang merasakan manfaat FABA di NTB ini adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sukses Mandiri di Desa Manemeng, Kecamatan Brang Ene di Sumbawa Barat. Ketua BUMDES Sukses Mandiri, Firman mengatakan, program pemanfaatan FABA telah berdampak signifikan dalam menumbuhkan ekonomi ke masyarakat.

”Kami sangat berterima kasih kepada PLN karena mendapat bantuan yang sangat bermanfaat bagi Desa Manemeng. Apalagi ini merupakan hal yang baru terkait pemanfaatan FABA PLTU yang ternyata memiliki potensi yang sangat besar,” kata Firman.

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB Sudjarwo mengatakan, pemanfaatan FABA dari dua PLTU di NTB merupakan bukti nyata PLN mengolah sisa operasional pembangkit untuk menggerakan roda ekonomi. Bekerja sama dengan berbagai _stakeholder,_ PLN terus mendorong upaya pemanfaatan FABA yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

PLN pun menggandeng UMKM lokal untuk bekerja sama mengolah FABA menjadi bahan baku _paving block,_ batako, mortar, pembangunan jalan, beton struktural, gerabah, semen pozolan hingga tetrapod untuk penahan abrasi pantai.

”FABA tidak hanya menjadi sampah, namun limbah PLTU ini justru menjadi katalis penggerak roda perekonomian. Harapannya, ekonomi sirkular dapat terwujud, tidak hanya bagi masyarakat di sekitar PLTU, tapi ke seluruh masyarakat NTB secara luas,” kata Djarwo.

Djarwo mengungkapkan, pemanfaatan lebih dari 30 ribu ton FABA di NTB ini diserap untuk beberapa kategori. Dia menjelaskan, dari FABA PLTU Jeranjang, sebesar 24.300 ton FABA untuk pemanfaatan internal dan 2.700 ton untuk instansi pemerintahan seperti stabilisasi lapangan Brimob di Ampenan.

Kemudian sebanyak 2.700 ton dimanfaatkan oleh kelompok masyarakat seperti Magot Center di Rembiga, serta 250 ton pemanfaatan oleh 38 UMKM di Pulau Lombok untuk pembangunan masjid, kelompok program kampung iklan binaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB.

Sedangkan dari PLTU Sumbawa, sebanyak 1.150 ton FABA untuk pemanfaatan internal, 2.100 ton untuk pemanfaatan UMKM, 82 ton untuk pemanfaatan oleh instansi dan 161 ton dimanfaatkan oleh kelompok masyarakat.

”PLN terus mendorong dan membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin memanfaatkan FABA menjadi produk bernilai guna tinggi. Upaya yang dilakukan PLN ini merupakan komitmen perseroan terhadap prinsip _Environmental, Social and Governance_ dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Djarwo.***(rl)

Bupati Inhil Motivasi Kepsek dan Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan

Tembilahan(SegmenNews.com) – Bupati Inhil Drs. H. Muhammad Wardan, MP bersama Ketua TP PKK Kabupaten Inhil yang juga merupakan Bunda Paud Kabupaten Inhil Hj. Zulaikhah Wardan menghadiri pertemuan dan silaturahmi dengan Kepala Sekolah dan Guru se Kecamatan Tembilahan Hulu, Kamis (17/01/2023)

Turut mendampingi dalam kesempatan, Kadis Pendidikan H. Muhammad Irwan, Camat Tembilahan Hulu Kaharudin dan Kabid Paud Dinas Pendidikan Inhil Siti Munziarni.

Suasana pertemuan silaturahmi yang kental terasa saat Bunda Paud Kabupaten Inhil Hj. Zulaikhah Wardan menyampaikan arahannya. Betapa tidak, Beliau yang juga pernah menjadi keluarga besar dari Dinas Pendidikan dimana saat suami H. Muhammad Wardan Bupati 2 periode saat ini menjabat cukup lama sebagai Kadis Pendidikan baik di Provinsi Riau maupun Kadis di Kabupaten Inhil menceritakan suka dukanya berada di keluarga besar Dinas Pendidikan.

Berbekal pengalaman tersebutlah, Bunda Paud Hj. Zulaikhah yang akrab disapa Bunda Ika ini berhasil mengembangkan Paud di Kabupaten Inhil dengan dibuktikannya meraih penghargaan dua kali sebagai Bunda Paud terbaik tingkat nasional.

Dalam arahannya, Hj. Zulaikhah mengajak kepada semua tenaga pendidik di Kabupaten Inhil untuk senantiasa melaksanakan tugas dan pengabdian dengan penuh rasa tulus dan tanggung jawab.

Melalui kesempatan itu, Beliau juga tidak lupa menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ibu-ibu tenaga pendidik Paud dan seluruhnya yang selama ini telah berkontribusi dalam mengembangkan dunia pendidikan di Kabupaten Inhil.

Selanjutnya, Bupati H. Muhammad Wardan dalam sambutannya mengatakan, pertemuan ini digelar dalam rangka meningkatkan hubungan tali silaturahmi, selain itu pertemuan ini juga bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat baru bagi Kepala Sekolah dan Guru dalam menjalankan dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Inhil.

Untuk itu, Ia menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Bapak-bapak, Ibu-ibu Kepala Sekolah dan Guru. “Semoga pertemuan ini membawa berkah dan mendapat rahmat dari Allah SWT,” tutupnya

Diketahui pertemuan silahturahmi ini sekaligus menghimpun masukan dari para Kepala Sekolah dan Guru dalam rangka meningkatkan kualitas SDM melalui dunia pendidikan.***(sup/prkm)

4 Membran Payung Elektrik Masjid Raya Annur Riau Terpasang

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Progres pemasangan 6 unit payung elektrik Masjid Raya Annur Provinsi Riau saat ini mencapai 87 persen. Dari 6 payung terdapat 4 payung sudah terpasang membran.

Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKPP) Provinsi Riau menargetkan, pemasangan membran selesai pada akhir Januari 2023 mendatang.

“Progres pemasangan 6 payung elektrik Masjid Raya Annur Riau sudah mencapai 87 persen,” kata Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, M Arief Setiawan melalui Kepala Bidang Cipta Karya Thomas Larfo Dimiera.

Thomas mengatakan, bahwa saat ini 4 membran [kain payung] sudah terpasang. Hanya saja membran tersebut saat ini masih diturunkan karena masih ada payung harus yang di instal.

“Untuk pengamanan, membran 4 payung yang sudah terpasang kita turunkan. Karena kita khawatir jika tetap dipasang, akan tersenggol mobil crane yang sedang bekerja mengerjakan 2 payung lainnya,” terangnya.

Sementara untuk pengerjaan pemasangan 2 membran, sebut Thomas, pihaknya menargetkan pada Januari ini akan selesai.

“Kita tetap tekankan kepada rekanan agar bisa selesai lebih cepat pemasangan sisa membran. Kita targetkan Januari ini selesai,” ujarnya.

Untuk diketahui, payung elektrik Masjid Raya Annur Riau memiliki ketinggian 12 meter, dengan lebar payung 22×23 meter.

Sedangkan pembangunan 6 payung elektrik Masjid Raya Annur Riau dikerjakan oleh rekanan asal Jakarta Timur yaitu, PT Bersinar Jesstive Mandiri, dengan nilai kontrak sebesar Rp40,7 miliar dari pagu anggaran lebih kurang Rp42 miliar.***(mc)