Beranda blog Halaman 588

Komisi VI DPR Apresiasi PLN Jaga Keandalan Listrik di Aceh

Komisi VI DPR Apresiasi PLN Jaga Keandalan Listrik di Aceh(PLN)

Banda Aceh(SegmenNews.com)- Upaya PT PLN (Persero) dalam menjaga pasokan listrik di seluruh wilayah Indonesia mendapat apresiasi banyak pihak. Termasuk, Komisi VI DPR RI yang mengapresiasi PLN karena telah menjaga pasokan listrik di Aceh dalam kondisi aman.

Saat ini daya mampu listrik di Aceh sebesar 669 megawatt (MW) dengan beban puncak tertinggi di 2022 sebesar 445 MW, terdapat surplus daya sekitar 224 MW untuk mendukung kebutuhan listrik di Aceh.

Pasokan tersebut salah satunya disuplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya dengan kapasitas 2×100 MW dan PLTMG Arun dengan daya 430 MW.

Anggota Komisi VI DPR RI Muslim mengapresiasi PLN dalam menjaga keandalan listrik di Aceh. Hal itu disampaikan dalam kunjungan kerja reses Komisi VI yang dilaksanakan di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.

“Saya berterima kasih kepada PLN yang telah sangat baik melayani masyarakat Aceh khususnya di bulan Ramadan lalu yang tanpa padam,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Muslim juga mempertanyakan adanya anggapan jika listrik Aceh defisit, sehingga harus dipasok dari Sumatera Utara. “Apa benar demikian?” tanya Amin.

Direktur Regional Sumatera dan Kalimantan PLN Adi Lumakso menegaskan, sistem kelistrikan Pulau Sumatera telah terintegrasi dari Aceh hingga Lampung.

“Secara sistem tidak ada defisit listrik di subsistem Aceh, dengan sumber PLTU Nagan 2X100 MW dan PLTMG Arun 430 MW sedang beban puncak di Aceh hanya 445 MW yang terkoneksi dengan sistem besar di _grid_ Sumatera, sehingga _transfer_ listrik dari Sumut ke Aceh atau Aceh ke Sumut sesuai dengan kondisi sistem,” ujar Adi Lumakso.

Ia juga menjelaskan sistem kelistrikan Sumatera sampai dengan Juli ialah daya mampu sebesar 8.638 MW dengan beban puncak 6.378 MW. Sehingga, terdapat cadangan sebesar 2.260 MW.

Sementara itu, untuk sistem kelistrikan Kalimantan sampai dengan Juli ialah mempunyai daya mampu sebesar 2.784 MW dan beban puncak 1.650 MW. Sehingga, terdapat cadangan sebesar 1.134 MW.

Adi menambahkan, berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 terdapat rencana penambahan pembangkit di Sumatera dengan total kapasitas 9.758 MW dan di Kalimantan sebesar 2.803 MW.

“Dengan proyeksi rata-rata pertumbuhan 7,4 persen, didapatkan rata-rata _reserve margin_ Sumatera sebesar 45,7 persen dan Kalimantan sebesar 32 persen. Sehingga sistem Sumatera-Bangka dan Kalimantan masih surplus atau _oversupply_ hingga tahun 2030,” terangnya.

Terkait dengan rasio desa berlistrik (RDB) PLN, sampai dengan Juni 2022 untuk regional Sumatera-Kalimantan sebesar 95,69 persen, di mana Sumatera sebesar 99,5 persen dan Kalimantan sebesar 82,32 persen.

“Khusus di Aceh, rasio desa berlistrik telah mencapai 100 persen. Sementara untuk rasio elektrifikasi Aceh sebesar 99,96 persen,” tutup Adi.***(rl)

Ekonomi Riau Tumbuh 4,88%, Angka Kemiskinan Berkurang

konomi Riau Tumbuh 4,88%, Angka Kemiskinan Berkurang

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemprov Riau mengumumkan pertumbuhan ekonomi Riau pada Triwulan II 2022 naik sebesar 4,88%.Banyak pembangunan dicapai dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya angka kemiskinan yang diklaim berkurang.

Diketahui, pertumbuhan ekonomi Riau ditopang dari sektor industri pengolahan yang didominasi oleh komoditi turunan kelapa sawit yang tumbuh sebesar 26,19%%, pertambangan dan penggalian kontribusi sebesar 24,4%, selanjutnya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan kontribusi sebesar 24,34%.

“Alhamdulillah komoditi unggulan (kelapa sawit), sebagai penopang utama perekonomian Provinsi Riau dan aktivitas masyarakat sudah mulai normal kembali,” ujar Gubernur Riau Syamsuar dalam keterangan tertulis, Selasa (9/8/2022).

Hal tersebut ia sampaikan dalam Sidang Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-65 yang digelar di gedung DPRD Riau.

Capaian realisasi investasi tersebut mencapai 107,98% dari target yang telah ditetapkan Provinsi Riau untuk tahun 2021, yaitu sebesar Rp 49,1 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 61.388 orang.

Untuk tahun 2022, Provinsi Riau telah menetapkan target sebesar Rp 60,46 triliun, dan saat ini realisasi investasi sampai dengan triwulan II (Januari – Juni 2022) tercatat telah mencapai 73,41% dari target 60,46 triliun (peringkat 5 Nasional). Capaian realisasi tersebut bernilai investasi Rp 44,4 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 32.385 orang.

Keunggulan Provinsi Riau juga dapat dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar ke-5 di Indonesia, atau terbesar pertama di luar Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 5, 22% terhadap PDB Nasional.
Di samping itu, capaian indikator makro pembangunan Provinsi Riau tahun 2021 dinilai baik. Hal ini dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2021 sebesar 72,94 poin kategori tinggi atau peringkat ke tujuh secara nasional. Capaian ini meningkat sebesar 0,23 poin dibandingkan tahun 2020.

Untuk tingkat kemiskinan, Provinsi Riau juga tercatat menurun dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya. Pada bulan Maret 2022 tingkat kemiskinan tercatat sebesar 6,78%. Sedangkan pada Maret 2021 tingkat kemiskinan tercatat mencapai 7,12%.

Di sisi lain, tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Riau tercatat sebesar 4,40% per Februari tahun 2022. Angka ini lebih rendah dari capaian nasional yang sebesar 5,83%. Kemudian, pada tahun 2021 indeks daya saing daerah Provinsi Riau dengan capaian 2,9890 poin (kategori tinggi) juga meningkat dibandingkan pada tahun 2020 yang mencapai 2,2399 poin (kategori sedang).

Sementara itu, untuk Indeks Kebudayaan Provinsi Riau, pada tahun 2019 berada pada peringkat ke 7 Nasional dan pada tahun 2020 naik pada peringkat 4 Nasional. Selanjutnya, dalam upaya peningkatan kemandirian desa, Pemerintah Provinsi Riau terus berkomitmen memberikan bantuan keuangan terhadap 1.591 desa yang dimulai dari tahun 2019 hingga saat ini.

Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada desa tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keuangan desa dalam menunjang penyelenggaraan pemerintahan. Sehingga, diharapkan lebih banyak terwujudnya desa mandiri.

Untuk diketahui, sebelum adanya BKK desa, jumlah desa mandiri di Provinsi Riau tahun 2019 hanya sebanyak 10 desa, desa maju sebanyak 163 desa, desa berkembang sebanyak 951 desa dan desa tertinggal sebanyak 422 desa, dan desa sangat tertinggal 45 desa. Namun, setelah adanya program BKK banyak desa mengalami kemajuan.

“Pada tahun 2022 setelah adanya program BKK kepada desa, jumlah desa mandiri sebanyak 159 desa, desa maju sebanyak 517 desa, desa berkembang sebanyak 805, desa tertinggal menurun menjadi 87 desa dan desa sangat tertinggal menurun menjadi 24 desa,” jelas Gubri.

Dilihat dari perkembangan Indeks Desa Membangun (IDM), perkembangan desa maju dan desa mandiri mengalami peningkatan yang signifikan jika dilihat dari tahun 2019 hingga 2022. Hal itu berarti rata-rata pertumbuhan desa maju sebesar 48,59% per tahun, sedangkan untuk kategori desa mandiri tumbuh sebesar 211,0% per tahun.

Demikian juga halnya dengan perkembangan BUMDesa di Provinsi Riau. Pada tahun 2018, jumlah BUMDesa di Provinsi Riau sebanyak 1.192 BUMDesa, dan setelah program Bantuan Keuangan Khusus kepada desa diluncurkan pada tahun 2019 hingga saat ini, perkembangan BUMDesa pada tahun 2022 meningkat menjadi 1.591 BUMDesa dengan klasifikasi BUMDesa maju sebanyak 202. Kemudian, BUMDesa berkembang sebanyak 386, BUMDesa tumbuh sebanyak 442 dan BUMDesa dasar 561 Unit.

“Saat ini hanya dua Provinsi yakni Riau dan Jawa Tengah yang telah melaksanakan klasifikasi keberadaan BUMDesa sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2021 tentang BUMDesa,” imbuhnya.

Di tengah sejumlah capaian pertumbuhan ekonomi tersebut, Gubri mengakui masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Pihaknya tidak ingin timnya berpuas dengan apa yang telah dicapai. Untuk itu ia berharap dengan dukungan semua pihak kedepannya Provinsi Riau jauh lebih baik.

Sebagai informasi, sidang paripurna istimewa hri ulang tahun provinsi Riau tersebut juga dihadiri oleh para Gubernur Riau terdahulu, para tokoh dan masyarakat yang kemudian berdoa dan menyampaikan harapan bersama untuk kemajuan Provinsi Riau.(ADV)

 

Perayaan HUT Provinsi Riau ke-65 Berlangsung Khidmat

Foto bersama, Perayaan HUT Provinsi Riau ke-65 Khidmat

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Provinsi Riau hari ini 9 Agustus 2022 berusia 65 tahun. Banyak pembangunan yang telah dicapai dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Meski di tengah wabah pandemi COVID-19, aktivitas ekonomi Provinsi Riau mulai bangkit, ditandai dengan pertumbuhan ekonomi Riau 4,88 persen pada triwulan II 2022.

Pertumbuhan ekonomi Riau ini ditopang dari sektor industri pengolahan yang didominasi oleh komoditi turunan kelapa sawit yang tumbuh sebesar 26,19 persen, pertambangan dan penggalian kontribusi sebesar 24,4 persen, selanjutnya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan kontribusi sebesar 24,34 persen.

“Alhamdulillah komoditi unggulan (kelapa sawit), sebagai penopang utama perekonomian Provinsi Riau dan aktivitas masyarakat sudah mulai normal kembali,” ujar Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Senin (8/8/2022).

Selain Pertumbuhan ekonomi, capaian realisasi investasi di Provinsi Riau untuk tahun 2021 sebesar Rp 53,02 triliun, peringkat 5 Nasional dan peringkat 1 di luar Pulau Jawa. Capaian realisasi investasi tersebut mencapai 107,98 persen dari target yang telah ditetapkan kepada Provinsi Riau untuk tahun 2021, yaitu sebesar Rp 49,1 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 61.388 orang.

Untuk tahun 2022, telah ditetapkan target sebesar Rp 60,46 triliun kepada Provinsi Riau, dan saat ini realisasi Investasi sampai dengan triwulan II (Januari – Juni 2022) telah mencapai 73,41 persen dari target 60,46 triliun (peringkat 5 Nasional) dengan nilai realisasi investasi Rp 44,4 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 32.385 orang.

Keunggulan Provinsi Riau juga dapat dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar kelima di Indonesia atau terbesar pertama di luar Pulau Jawa, dengan kontribusi sebesar 5, 22 persen terhadap PDB Nasional.

Di samping itu, capaian indikator makro pembangunan Provinsi Riau tahun 2021, tergolong baik. Hal ini dapat dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2021 sebesar 72,94 poin kategori tinggi atau peringkat ke tujuh secara nasional, capaian ini meningkat sebesar 0,23 poin dibandingkan tahun 2020.

Untuk tingkat kemiskinan, Provinsi Riau juga menurun, yaitu sebesar 6,78 persen (Maret 2022) dibanding dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya 7,12 persen.

Demikian pula halnya dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Riau sebesar 4,40 persen (per Februari 2022) lebih rendah dari capaian Nasional sebesar 5,83 persen.

Kemudian, pada tahun 2021 indeks daya saing daerah Provinsi Riau dengan capaian 2,9890 poin (kategori tinggi) meningkat dibandingkan pada tahun 2020 yang mencapai 2,2399 poin (kategori sedang).

Untuk Indek Kebudayaan Provinsi Riau, pada tahun 2019 berada pada peringkat ke 7 Nasional dan pada tahun 2020 pada peringkat 4 Nasional.

Selanjutnya, dalam upaya peningkatan kemandirian desa, Pemerintah Provinsi Riau terus berkomitmen memberikan Bantuan Keuangan terhadap 1.591 desa yang dimulai dari tahun 2019 hingga saat ini.

Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada desa tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan keuangan desa dalam menunjang penyelenggaraan pemerintahan, sehingga diharapkan lebih banyak terwujudnya desa mandiri.

Untuk diketahui, sebelum adanya BKK desa, jumlah desa mandiri di Provinsi Riau tahun 2019 hanya sebanyak 10 desa, desa maju sebanyak 163 desa, desa berkembang sebanyak 951 desa dan desa tertinggal sebanyak 422 desa, dan desa sangat tertinggal 45 desa.

“Akan tetapi, pada tahun 2022 setelah adanya program BKK kepada desa, jumlah desa mandiri sebanyak 159 desa, desa maju sebanyak 517 desa, desa berkembang sebanyak 805, desa tertinggal menurun menjadi 87 desa dan desa sangat tertinggal menurun menjadi 24 desa,” jelas Gubri.

Jika dilihat dari perkembangan Indeks Desa Membangun (IDM), perkembangan desa maju dan desa mandiri mengalami penambahan yang signifikan jika dilihat dari tahun 2019 hingga 2022, dengan rata-rata pertumbuhan desa maju sebesar 48,59 persen per tahun, sedangkan untuk kategori desa mandiri tumbuh sebesar 211,0 persen per tahun.

Demikian juga halnya dengan perkembangan BUMDesa di Provinsi Riau. Pada tahun 2018, jumlah BUMDesa di Provinsi Riau sebanyak 1.192 BUMDesa, dan setelah program Bantuan Keuangan Khusus kepada desa diluncurkan pada tahun 2019 hingga saat ini perkembangan BUMDesa pada tahun 2022 meningkat menjadi 1.591 BUMDesa dengan klasifikasi BUMDesa maju sebanyak 202. Kemudian, BUMDesa berkembang sebanyak 386, BUMDesa tumbuh sebanyak 442 dan BUMDesa dasar 561 Unit.

“Saat ini hanya dua Provinsi yakni Riau dan Jawa Tengah yang telah melaksanakan klasifikasi keberadaan BUMDesa sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2021 tentang BUMDesa,”ujar mantan Bupati Siak dua periode ini.

Ditengah sejumlah capaian tersebut, Gubri tidak menapikan masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Pihaknya tidak ingin timnya berpuas dengan apa yang telah dicapai. Untuk itu ia berharap dengan dukungan semua pihak kedepannya Provinsi Riau jauh lebih baik.

Bersempena momentum HUT ke 65 Provinsi Riau tahun 2022 ini, banyak harapan dan doa yang disampaikan. Baik oleh para tokoh dan masyarakat Riau, untuk kemajuan Provinsi Riau kedepannya.

Diantaranya beberapa doa dan harapan yang disampaikan oleh pemimpin Riau terdahulu. Diantaranya Mantan Gubernur Riau Saleh Djasit menyampaikan ucapan selamat atas HUT Riau, ia berharap Budaya Melayu tetap menjadi jati diri Provinsi Riau.

Selanjutnya, mantan Gubernur Riau Rusli Zainal mengajak masyarakat Riau untuk bersatu menuju Riau yang maju, cemerlang, gemilang dan terbilang.

Begitu juga dengan mantan Gubernur Riau, Wan Abubakar juga turut menyampaikan ucapan selamat atas HUT 65 Provinsi Riau. Ia berharap Riau semakin unggul dan semakin maju.

Kemudian, mantan Gubri lainnya, Arsyadjuliandi Rachman mengucapkan tahniah dan selamat hari jadi Provinsi Riau. Dan berpesan agar Melayu tetap dijulang.

Wakil Gubernur Riau pada masanya, Mambang Mit turut menghaturkan doa dan harapan. Ia mengajak untuk bersatu menuju Riau lebih baik. Menurutnya, momentum hari jadi adalah momentum berbenah diri dan negeri.

“Mari bersama menyongsong masa depan dengan mempererat persatuan dan persaudaraan, berdayakan berbagai potensi untuk keadaan menjadi lebih baik. Doa dan harapan diselaraskan dengan optimalisasi usaha dan kerja kita bersama. Tahniah, semoga Riau semakin aman dan damai,” ucapnya Mambang Mit.

Terakhir, Gubri pada masanya, Wan Thamrin Hasyim, mengucapkan selamat hari jadi ke 65 Provinsi Riau, ia berharap semoga Provinsi Riau menjadi negeri yang berkah dan dilindungi oleh Allah.

“Tahniah hari jadi ke 65, Provinsi Riau Unggul,” tutupnya.****(Galeri)

Berikut Galeri Fotonya:

Gubernur Riau, H Syamsuar MSI memimpin upacara HUT Provinsi Riau ke-65

Para mantan Gubernur Riau menghadiri HUT RI ke-65
Gubernur Riau, H Syamsuar memberi selamat kepada pasukan pengibar bendera
Penyerahan penghargaan
Ketua TP PKK Provinsi Riau yang juga istri Gubernur Riau Hj. Misnarni Syamsuar beserta rombongan
Gubernur Riau, H Syamsuar bersama istri Hj Misnarni Syamsuar
Foto bersama

Para Mantan Gubernur Riau Berharap Riau Semakin Maju

Para Mantan Gubernur Riau Berharap Riau Semakin Maju (mc)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bersempena momentum HUT ke 65 Provinsi Riau tahun 2022 ini, banyak harapan dan doa yang disampaikan oleh mantan Gubernur Riau untuk kemajuan Provinsi Riau kedepannya.

Beberapa doa dan harapan yang disampaikan oleh pemimpin Riau terdahulu di antaranya dari Mantan Gubernur Riau Saleh Djasit.

Ia menyampaikan ucapan selamat atas HUT Riau dan berharap Budaya Melayu tetap menjadi jati diri Provinsi Riau.

Selanjutnya, mantan Gubernur Riau Rusli Zainal, mengajak masyarakat Riau untuk bersatu menuju Riau yang maju, cemerlang, gemilang, dan terbilang.

“Selamat Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau, mari bersatu menuju Riau yang maju, cemerlang, gemilang dan terbilang,” ucap Rusli Zainal melalui rekaman video di Pekanbaru, Selasa (9/8/22)

Begitu juga dengan mantan Gubernur Riau, Wan Abubakar juga turut menyampaikan ucapan selamat atas HUT 65 Provinsi Riau.

Ia berharap Riau semakin unggul dan semakin maju. Kemudian, mantan Gubernur Riau lainnya, Arsyadjuliandi Rachman juga turut mengucapkan tahniah dan selamat hari jadi Provinsi Riau. Dan berpesan agar Melayu tetap dijulang.

Wakil Gubernur Riau pada masanya sekaligus mantan Plt Gubernur Riau Mambang Mit turut menghaturkan doa dan harapan. Ia mengajak untuk bersatu menuju Riau lebih baik. Menurutnya, momentum hari jadi adalah momentum berbenah diri dan negeri.

“Mari bersama menyongsong masa depan dengan mempererat persatuan dan persaudaraan, berdayakan berbagai potensi untuk keadaan menjadi lebih baik. Doa dan harapan diselaraskan dengan optimalisasi usaha dan kerja kita bersama. Tahniah, semoga Riau semakin aman dan damai,” ucapnya Mambang Mit.

Terakhir, Gubri pada masanya, Wan Thamrin Hasyim, mengucapkan selamat hari jadi ke 65 Provinsi Riau, ia berharap semoga Provinsi Riau menjadi negeri yang berkah dan dilindungi oleh Allah.  “Tahniah Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau Unggul,” tutupnya.***(mc)

Pemkab Inhil Dukung Penuh Pendirian Balai Rahabilitasi Napza Adhyaksa

Pemkab Inhil Dukung Penuh Pendirian Balai Rahabilitasi Napza Adhyaksa (foto: prokopim)

Tembilahan(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir Drs. H.M Wardan, MP memimpin rapat koordinasi tindak lanjut pendirian Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa yang digagas Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, di Ruang Rapat rumah dinas Bupati Inhil Senin (08/08/2022) Siang.

Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil Bupati H.M Wardan menegaskan bahwa Pemkab Inhil menyambut baik pendirian Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa.

“Karena selama itu untuk kebaikan masyarakat, Pemkab Inhil mendukung penuh pendirian Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa yang akan didirikan di Kabupaten Indragiri Hilir” ujar Bupati

Lebih lanjut Bupati menyampaikan “Intinya kita kasian dengan masyarakat yang bisa diputuskan rehab tapi dihukum penjara karena kita tidak punya balai rehabilitasi. Upaya hukum dan lapas juga selama ini tidak menjadi pembelajaran yang positif, yang ada menjadi semakin bertambah setelah menjalani masa hukuman,”

Di harapkan Kehadiran Balai Rehabilitasi Napza nantinya dapat menyelesaikan persoalan tersebut sekaligus menyelamatkan masa depan generasi muda di kabupaten Indragiri Hilir.”tutup Bupati

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir Rini Triningsih, S.H, M.Hum mengatakan bahwa, Balai Rehabilitasi Napza didirikan bukan untuk Kejaksaan, tapi untuk masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir,”

“Narkotika bisa menjerat siapa saja, tidak melihat status sosial. Kejaksaan dukung untuk rehabilitasi terhadap korban penyalahgunaan narkoba, tapi Balai Rehabilitasi Napza ini fokusnya untuk masyarakat yang memiliki perekonomian lemah,” ungkap Kajari

Hadir dalam rakor tersebut diantaranya, Asisten Pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Ketua GSH Inhil Hj. Zulaikhah Wardan, Kepala Dinas Sosial, Kesbangpol, Kepala BPBD, Kakansatpol, Sekretaris BKPSDM, Dirut RSUD Puri Husada.***(sup)

Cuaca Ekstrem, Kalaksa BPBD Imbau Warga Bersihkan Parit

Cuaca Ekstrem, Kalaksa BPBD Imbau Warga Bersihkan Parit (Kominfo Pekanbaru)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru Zarman Candra mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan di sekitar daerah rawan terdampak bencana. Hal ini menindaklanjuti informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca ekstrem yang melanda.

“Guna mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem, kami mengimbau masyarakat membersihkan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya. Cuaca ekstrem dapat memicu terjadinya bencana alam seperti angin kencang, petir, dan banjir,” kata Zarman, Senin (8/8).

Masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana alam diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak dari cuaca ekstrem. Hal ini guna mencegah risiko adanya korban jiwa maupun kerusakan materil yang cukup besar.

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga lingkungan sekitar, selalu cek informasi prakiraan cuaca terkini, lakukan penanam kembali untuk meregenerasi hutan yang gundul, dan laksanakan gotong royong pembersihan parit,” ucap Zarman.

Kesadaran bersama dibutuhkan untuk menanggulangi bencana alam yang bisa saja terjadi akibat dampak dari cuaca ekstrem. Imbauan ini sesuai dengan Pencanangan Pekanbaru Bebas Sampah oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun pada 6 Juni 2022.

“Mari bersama kita dukung pencanangan tersebut dengan memperhatikan lingkungan dengan semangat. Kita jaga alam, alam jaga kita,” sebut Zarman.

Apabila terjadi bencana, maka masyarakat dapat melaporkan ke BPBD. Masyarakat bisa menghubungi Call Center BPBD Kota Pekanbaru di nomor 0811-76-51464.***(dmf)

Perkuat Ekosistem Sambut Mobil Listrik Produksi Dalam Negeri

Perkuat Ekosistem Sambut Mobil Listrik Produksi Dalam Negeri (PLN HMS)

Jakarta(SegmenNews.com)– PT PLN (Persero) siap mendukung langkah PT Wuling Motors Indonesia yang memulai produksi perdana mobil listrik Wuling Air ev di Cikarang, Jawa Barat. Langkah ini akan mempercepat transisi energi bersih melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan tentang percepatan kendaraan listrik yang dibuat pemerintah telah terbukti dapat mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, khususnya dalam mendukung produksi kendaraan listrik berbasis baterai. Hal ini ditandai peluncuran mobil listrik yang diproduksi Wuling Motors Indonesia di dalam negeri.

“Pemerintah sudah menerbitkan Peraturan Presiden terkait percepatan kedaraan bermotor listrik berbasis baterai. Peluncuran ini membuktikan berbagai regulasi turunan Perpres yang sudah terbit bisa mendorong produksi kendaraan listrik,” kata Airlangga dalam peresmian produksi perdana Wuling Air ev di Cikarang pada Senin, 8 Agustus 2022.

Airlangga meyebutkan, permintaan kendaraan listrik dunia pada 2040 mencapai 55 juta unit. Dengan adanya kendaraan listrik produksi dalam negeri diharapkan Indonesia bisa menjadi salah satu basis ekspor otomotif dunia.

“Industri alat angkut ini merupakan salah satu industri yang tumbuh dengan cepat. Hingga kuartal kedua tumbuhnya mencapai 7,35 persen. Kita lihat bahwa permintaan ev di dunia mencapai 55 juta unit di tahun 2040. Tentu ini mendukung agenda pemerintah terkait percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai,” ujarnya.

Pada kesempatan berbeda, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyatakan siap mendukung langkah Wuling yang memproduksi mobil listrik untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Tanah Air.

“Kami tentu saja mendukung penuh langkah Wuling dan siap berkolaborasi dengan menyiapkan infrastruktur pendukung, menjamin keandalan pasokan listrik, hingga memberikan stimulus bagi pengguna kendaraan listrik,” ujarnya.

Darmawan berharap dengan masifnya produksi kendaraan listrik akan mengakselerasi pengurangan emisi di sektor transportasi. Pasalnya, sektor transportasi yang mayoritas masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) merupakan salah satu penyumbang emisi terbesar di Tanah Air.

“Semakin cepat pengembangan kendaraan listrik, penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan diproduksi dalam negeri semakin besar. Ini mendukung pemerintah dalam target _Carbon Neutral_ 2060,” ungkapnya.

Presiden Direktur Wuling Indonesia Shi Guoyong menyampaikan bahwa dengan produksi mobil listrik jenis baru ini, Wuling ingin mendorong perubahan besar dalam rantai industri otomotif Indonesia. Mulai penelitian dan pengembangan produk, manufaktur, komponen-komponen penting, hingga konsumen. Karena ia melihat pesatnya perkembangan industri kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

“Kami telah membawa produk dan teknologi terbaru _Electric Vehicle_ kami ke Indonesia. Ini untuk mendukung upaya penghematan energi, pengurangan emisi dan lingkungan hijau serta pengembangan masa depan industri otomotif di Indonesia,” ujar Guoyong.

_*Stimulus bagi Konsumen*_

PLN juga telah menghadirkan berbagai program untuk memudahkan konsumen dalam menggunakan kendaraan listrik. Salah satunya dengan memberikan harga khusus untuk pasang baru atau penambahan daya listrik di rumah pemilik kendaraan listrik. Tak hanya itu, pelanggan PLN juga akan mendapatkan diskon tarif tenaga listrik sebesar 30 persen pada pukul 22.00 WIB – 05.00 WIB atas pemakaian dari _home charging._

Untuk mempermudah konsumen mengisi daya listrik, PLN juga terus menambah SPKLU di Tanah Air. Saat ini 142 unit SPKLU di 109 lokasi telah siap melayani pelanggan dan jumlahnya bakal terus meningkat.

Demi memudahkan masyarakat yang ingin memiliki kendaraan listrik, PLN pun telah menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk mendukung pembiayaan pembelian kendaraan listrik serta pembiayaan pembangunan SPKLU.

“Kami sangat serius untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik ini melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, membangun sistem dari hulu ke hilir untuk memudahkan masyarakat pengguna kendaraan listrik,” tutup Darmawan.***(rl)

Bupati Rohul Bersama Kades Sialang Rindang Panen Jagung

Bupati Rohul Bersama Kades Sialang Rindang Panen Jagung (foto:Fitri/SegmenNews.com)

Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu H.Sukiman bersama kepala Desa Sialang Rindang, Putro Warsono panen jagung manis program ketahanan pangan desa Sialang Rindang tahun anggaran 2022 yang bertempat di lahan jagung sialang rindang (samping TK Pertiwi), Desa Sialang Rindang,Kecamatan Tambusai, Minggu,(07/8/2022) kemarin.

Pemerintah daerah kabupaten Rokan hulu mengapresiasi program Desa Sialang Rindang tersebut dengan memanfaatkan lahan kosong untuk program ketahanan pangan. dimana penanaman jagung merupakan langkah prospek yang memiliki nilai jual serta sangat bagus dikonsumsi karena mengandung karbohidrat.

Bupati Rohul H. Sukiman mengatakan upaya untuk memberdayakan dan memanfaatkan lahan kosong, ia Juga pernah instruksikan kepada seluruh camat untuk memanfaatkan lahan kosong, dalam rangka ketahanan pangan dimasa Pandemi Covid-19.

“Beberapa Desa yang ada di Rohul juga telah memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian, seperti desa pasir indah penanaman buah semangka,desa bangun purba barat penanam jeruk,dan juga ada didesa sungai kumango telah memanfaatkan lahan kosong untuk penanaman bibit kacang unggul. Oleh karena itu manfaatkanlah lahan kosong untuk pertanian. Yang pada intinya untuk kepentingan masyarakat kita.”Harap Sukiman.

Kemudian ditempat yang sama Kepala Desa Sialang Rindang Putro Warsono S.Agr mengatakan Penanaman jagung ini merupakan Program Ketahanan Pangan ini mengenai anggaran nya bersumber dari Dana Desa tahun 2022 yakni sekitar 20%.

“Ada 2 kegiatan program ketahanan pangan yang di anggarkan dana desa tahun 2022 didesa sialang rindang ini, yaitu : ketahanan pangan nabati berupa penanaman jagung manis dikelola oleh kelompok tani para ibu-ibu, dan ketahanan pangan hewani berupa ternak kambing dikelola oleh kelompok bapak-bapak.”Jelas Putro.

Dikatakannya dari Dana Desa tahun 2022, Pemerintah Desa Sialang Rindang telah mengalokasikan anggaran untuk pemberdayaan masyarakat desa senilai 252 juta, untuk Program Ketahanan Pangan Nabati senilai 10 juta,dan Program Ketahanan Pangan Hewani untuk ternak kambing senilai 167 juta.

“Lahan-lahan kosong setiap masyarakat, baik pekarangan maupun lahan yang dimiliki masyarakat desa bisa termanfaatkan,dan lahan ini harus kita garap sebaik mungkin agar termanfaatkan dengan optimal. Terutama yang telah kita buat untuk jagung manis ini, agar kebutuhan nutrisi maupun karbohidrat masyarakat terpenuhi yang salah satu tujuan kita untuk menjaga stunting didesa Sialang Rindang ini,”harap Putro. (Fit)

Investor Jepang Tahun 2023 Akan Bangun Internasional Fish Market di Bagansiapiapi

Investor Jepang Tahun 2023 Akan Bangun Internasional Fish Market di Bagansiapiapi (foto:Chandra/SegmenNews.com)

Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong melakuka pertemuan dengan investor asal Jepang, Senin (8/8/2022) di mess Pemda Rohil. Kedatangan investor tersebut untuk memastikan pembangunan international fish market (IFM) di areal pelabuhan Bagansiapiapi tahun depan 2023.

Investor Jepang itu didampingi Kadiskanlut Propinsi Riau, Herman Mahmud dan Kadiskan Rohil, Muhammad Amin SPi serta perwakilan dari kementerian kelautan dan perikanan. Seluruh kepala dinas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Rohil juga hadir dalam pertemuan itu.

Afrizal Sintong mengatakan, dari hasil pertemuan itu adalah untuk menindaklanjuti lanjuti hasil survey konsultan perencana yang sudah turun bulan lalu. Sehingga hari ini pemodalnya yang turun langsung untuk memastikan hasil survey apakah benar layak atau tidak untuk dibangun IFM di Bagansiapiapi.

“InshaAllah tadi katanya layak di bangun dan kemungkinan dibangun tahun 2023 yang bekerjasama dengan kementerian kelautan. Selesai kunjungan ini, baru mereka bahas lagi nanti di Tokyo, Saya sangat berharap ini bisa jadi dibangun tahun depan,” harap Bupati

Dengan adanya IFM ini lanjut Afrizal, hasil tangkapan nelayan masyarakat baik yang dari Sinaboi, Panipahan dan Bagansiapiapi akan ditampung di pasar khusus dan bisa dikirim keluar daerah. Sehingga dengan demikian ekonomi masyarakat diyakini akan tumbuh meningkat.

“Ini sistim kerjasama antara pihak jepang dengan Indonesia,” jelas Afrizal.

Disamping itu lanjut Bupati, Pemkab Rohil juga telah menyiapkan anggaran dalam APBD Perubahan untuk melakukan ganti rugi lahan seluas 10 hektar untuk pembangunan IFM. Bupati meminta agar masyarakat yang lahannya terkena ganti rugi untuk dapat melepaskannya supaya diganti rugi.(Chan)

Laurensius: “RUPM Sangat Berguna dan Bermanfaat untuk Masyarakat”

Bengkalis(SegmenNews.com)- Ketua komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis beserta anggota hadiri konsultasi publik penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Kabupaten Bengkalis, Senin, (08/08/2022).

Acara RUPM ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan ketua penyelenggara DPMDPTSP Basuki Rakhmad dan dilanjutkan pembukaan oleh Bupati Bengkalis dalam hal ini diwakili Sekda H. Bustami HY.

Dasar Untuk Melaksanakan RUPM ini yaitu Ketentuan Pasal 4 ayat (1) dan ayat (3) undang-undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dan Pasal 4 ayat (4) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2012 tentang Rencana Umum Penanaman Modal serta Pasal 4 ayat (2) Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal Provinsi dan Rencana Umum Penanaman Modal Kabupaten/Kota, khususnya dalam hal ini Kabupaten Bengkalis.

Mengingat pentingnya acara tersebut, Ketua Komisi lll Laurensius Tampubolon menyempatkan hadir di Ruang Rapat Hangtuah Lantai ll Kantor Bupati Bengkalis bersama undangan Penyusunan Naskah RUPM lainnya.

Diantaranya DPMDPTSP Provinsi Riau, Bappeda, Bapenda, BPS, Dishub, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Diskominfotik, DLH, Dinas Perikanan, Diskes, Disbudparpora, Disnakertrans, Disperindag, Dinas Perkebunan, Dinas TPH, Disdik, Dinas Koperasi dan UMKM, Bag. Perekonomian Setda, Bag. Hukum Setda, Pdam, PLN, Kadin, HIPMI, BCN, Analisis Hukum Setda, dan Analisis Kebijakan DPMDPTSP.

Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) merupakan dokumen perencanaan yang bersifat jangka panjang sampai dengan tahun 2025.

RUPM berfungsi untuk mensinergikan & mengoperasionalisasikan seluruh kepentingan sektoral terkait, agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penetapan prioritas sektor-sektor yang akan dipromosikan.***(Imm)