Beranda blog Halaman 602

Yuk Ikuti Bincang Jumat Bisnis Spesial Episode, bank bjb Hadirkan Ahli Bisnis Ekspor Agar UMKM Go Global

Bandung(SegmenNews.com)- bank bjb terus mendorong UMKM agar bisnisnya semakin berkembang dan mendunia melalui Bincang Jumat Bisnis spesial episode ke-222 dengan tema “UMKM Go Global Bersama bank bjb” yang akan berlangsung hybrid pada 22 Juli 2022 pukul 13.30-16.00 WIB.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan Bincang Jumat Bisnis (BJB) spesial episode kali ini akan sangat istimewa karena menghadirkan sejumlah pembicara terkenal dan ahli bisnis ekspor, mulai dari CEO BISA Stephanus T.W, CEO REDEF foundation Santi N. Susanti, Direktur Xcelerate international Janti Gunawan.

Selain para ahli bisnis ekspor, Bincang Jumat Bisnis kali ini juga dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Herawanto, Kepala OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat Indarto Budiwitono dan Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi.

“bank bjb mengajak para pelaku bisnis khususnya UMKM untuk ikut bergabung dalam acara Bincang Jumat Bisnis spesial episode sekaligus seminar nasional UMKM Go Global Bersama bank bjb yang dihadiri pembicara keren dan para ahli bisnis ekspor,” kata Widi.

Bincang Jumat Bisnis merupakan acara rutin gratis yang digelar bank bjb sebagai sarana sharing ilmu dan pengalaman yang penuh manfaat bagi pelaku bisnis tentang produksi, pemasaran, penjualan`dan lainnya.

Tema yang diangkat dalam Bincang Jumat Bisnis juga sangat beragam dan sesuai dengan kebutuhan para pengusaha mulai dari tips bisnis, motivasi, hingga soft skill seperti cara mahir berkomunikasi.

Ayo ikuti Bincang Jumat Bisnis spesial episode ke-222 dengan mendaftar atau registrasi 30 menit sebelum acara di bit.ly/Registrasibjb. Banyak hadiah menarik dan e-sertifikat bagi peserta yang mengisi data diri.

“bank bjb mengajak pelaku usaha untuk naik kelas dan tumbuh bersama melalui inovasi dan kolaborasi sehingga menjadi Tandamata Negeri,” kata Widi.***(rls)

Percepat Transisi Energi di RI, PLN Ajak Negara-negara G20 Berkolaborasi

Percepat Transisi Energi di RI, PLN Ajak Negara-negara G20 Berkolaborasi

Bali(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) mengajak semua pihak termasuk negara anggota G20 untuk bisa berkolaborasi dalam penurunan emisi karbon demi mencapai target Carbon Neutral pada 2060.

Dalam Road to G20 Dialogue “The Global Blended Finance Alliance for MSMEs and Energy Transition” yang digelar oleh Yayasan Tri Hita Karana, PLN pun menegaskan perannya dalam transisi energi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan dunia tidak perlu ragu atas komitmen Indonesia dalam penurunan emisi global. Sebagai tuan rumah Presidensi G20, Indonesia sudah menjalankan roadmap penurunan emisi karbon.

Namun, kata Luhut Indonesia upaya tersebut perlu dukungan negara lain untuk bisa mencapai hal ini. Belajar dari pemulihan ekonomi global dari Pandemi Covid-19, kolaborasi yang sama mestinya juga diterapkan dalam target pengurangan emisi.

“Kami membutuhkan kolaborasi yang konkret, tidak hanya kerja sama dari sisi pendanaan tetapi juga sharing teknologi dan investasi untuk membuka lapangan pekerjaan yang semuanya sejalan dengan cita-cita global dalam penurunan emisi,” ujar Luhut.

Pada kesempatan tersebut, Luhut pun menyampaikan dukungan terhadap PLN sebagai ujung tombak transisi energi di Tanah Air. Ia juga mendorong negara-negara G20 ikut terlibat dalam suksesnya program transisi energi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan PLN menunjukkan komitmen dalam mencapai target _Carbon Neutral_ 2060 dengan berbagai program. Saat ini PLN telah menjalankan transisi energi dengan membangun pembangkit energi baru terbarukan. Secara bertahap PLN juga mempensiunkan dini pembangkit berbasis batu bara.

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2021-2030, PLN bakal membangun pembangkit EBT sebesar sekitar 51,6 persen dari target penambahan pembangkit baru.

“Kami sadar ini semua belum cukup. PLN juga mengakui tidak bisa melakukan semua ini sendiri. Karena itu, jalan keluarnya adalah dengan kolaborasi bersama,” ujar Darmawan.

Ia menegaskan PLN membutuhkan dukungan melalui pembiayaan berbunga rendah, kerangka kebijakan, dan kolaborasi proyek. PLN membutuhkan investasi hingga USD 500 miliar untuk bisa menjalankan proyek transisi energi.

“Karena seluruh upaya kami juga akan bedampak langsung pada dunia. Misalkan saja, emisi karbon yang dihasilkan di Bali saja juga akan berdampak pada Eropa dan Jepang. Sehingga upaya kami dalam menurunkan emisi yang akan berdampak langsung pada dunia ini perlu dukungan,” tegas Darmawan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman menjelaskan dalam menjalankan transisi energi Indonesia mempunyai PLN sebagai pemain utama. Berbagai upaya penurunan emisi karbon dilakukan oleh PLN, mulai dari penurunan emisi dari sektor pembangkit listrik, hingga mendorong masyarakat terlibat aktif dalam penggunaan energi berbasis listrik dalam kehidupan sehari hari. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan ketergantungan pada energi berbasis fosil.

“PLN merupakan salah satu pemain kunci dalam transisi energi. PLN perlu dukungan kolaborasi semua pihak agar program transisi energi yang dicanangkan bisa berjalan dengan baik,” ujar Luky.

Luky menjelaskan Pemerintah Indonesia sangat terbuka atas skema kerja sama energi bersih untuk mencapai target pengurangan emisi global. Indonesia mendorong adanya skema _Blended Finance_ yang mampu menjadi _win-win solution_ dari sisi investasi.

“ _Blended Finance_ jadi salah satu cara untuk solusi pendanaan transisi energi. Saya yakin semua negara ingin mencapai cita-cita ini. Maka perlu kerja sama untuk bisa mencapai hal tersebut,” ujar Luky.

_Blended finance_ dimaksudkan untuk menemukan skema pembiayaan yang optimal dengan mengkombinasikan beberapa sumber pendanaan atau pembiayaan dalam satu proyek seperti dari anggaran pemerintah, pihak swasta dan donor.

Asian Development Bank (ADB) pun mengajak semua pihak untuk bisa membantu Indonesia dalam mencapai target pengurangan emisi karbon ini. ADB yang selama ini sudah bekerja sama dengan Indonesia dalam proyek energi bersih mengaku tak lagi ragu atas komitmen Indonesia.

“Kami sudah sejak lama membantu Indonesia dalam proyek energi bersih. Kami tentu saja akan selalu mendukung Indonesia. Kami mengajak semua pihak mempunyai semangat yang sama untuk menjawab kebutuhan Indonesia,” ujar Vice President for East Asia, Asian Development Bank, Ahmed Saeed.

Komitmen ADB terwujud dalam pembiayaan proyek kelistrikan PLN sebesar USD 600 juta yang sudah disepakati Mei 2022 silam. Pembiayaan dari ADB ini dimanfaatkan oleh PLN untuk memperkuat jaringan transmisi di Indonesia dan juga pembangunan pembangkit berbasis EBT.***(rl)

Kejari Pelalawan Kubur Barang Bukti Pupuk, Narkoba Dimusnahkan

Kejari Pelalawan Kubur Barang Bukti Pupuk, Narkoba Dimusnahkan

Pelalawan(SegmenNews.com)-  Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan melakukan pemusnahan barang bukti tidak pidana jenis pupuk dengan cara dikubur dalam tanah, sementara barang bukti narkotika dan sajam dimusnahkan dengan blender dan dipotong.

Pemusnahan barang bukti dilaksanakan di halaman kantor Kejari Pelalawan, Rabu (13/7/2022) oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan Silpia Rosalina, S.H., M.H., didampingi Kasi dan Kasubsi pada Kejaksaan Negeri Pelalawan.

Pemusnahan barang bukti telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht) dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-62.

Disampaikan Kajari Silpia Rosalina,
bahwa pemusnahan barang bukti telah mempunyai kekuatan Hukum tetap (inkkracht) merupakan tugas dan Putusan Pengadilan sebagaimana yang diamanatkan dalam pasal 270 KUHAP.

Yakni melaksanakan tugas dan wewenang Kejaksaan dibidang Pidana Umum sebagaimana yang diamanatkan pada pasal 30 ayat (1) huruf b Undangundang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI. Kegiatan pemusnahan barang bukti merupakan salah satu tugas Jaksa dalam melaksanakan putusan pengadilan.

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 133 perkara yang terdiri dari 71 perkara narkotika dan 62 perkara Oharda, Kamnegtibum, dan TPUL.

Barang bukti dimusnahkan dengan cara dihancurkan menggunakan alat blander untuk barang bukti narkotika, dipotong, dibakar, dan dikubur kedalam tanah untuk barang bukti pupuk.

Rincian barang bukti yakni, sabu sebanyak 126.09 gram, ganja 3.57 gram, ekstasi 2.58 gram, 165 karung pupuk, serta senjata tajam dan uang palsu.

Pemusnahan barang bukti dilakukan secara bersama-sama oleh Ketua Pengadilan, Kepala Badan Narkotika Nasional, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Kepolisian Resor Pelalawan, Kepala Satuan Narkoba Polres Pelalawan, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres.

Bahwa dengan adanya kegiatan pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht). Diharapkan tingkat kejahatan akan berkurang dan barang bukti tersebut tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab sehingga keadaan dan situasi di Wilayah Hukum Kejaksaan Negeri Pelalawan menjadi aman, tentram dan kondusif. ***(Jr)

Gubernur Syamsuar Minta Forkopimda Vaksinasi Booster Harus Dilaksanakan Secara Masif

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan meminta Forkopimda untuk masif menggerakkan penyuluhan dan pelaksanaan vaksinasi, khususnya booster.

Demikian disampaikan Gubri ketika dikonfirmasi tentang sepinya peminat vaksinasi booster di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau. Padahal, pemerintah kini telah mewajibkan vaksinasi booster bagi pelaku perjalanan.

“Itu makanya kami menggerakkan ini, Forkopimda baik TNI, Polda, dan Pemda untuk masif seperti dulu lagi. Agar vaksinasi booster ini berjalan. Kami juga akan meminta KKP untuk terus menggerakkan vaksinasi booster di Bandara,” kata Gubri di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (13/7/2022).

Soal stok, Gubri menjamin ketersediaan vaksin di Riau aman. “Stok booster kita ada, kalau ada Puskesmas kekurangan vaksin nanti kita support dari sini dan Jakarta,” jelasnya.

Sementara itu, capaian vaksinasi booster di Riau saat ini baru 20,58 persen.

“Progres capaian vaksinasi booster di Riau hingga per tanggal 12 Juli 2022, sudah 996.276 dosis atau 20,58 persen,” tandanya.***(ADV)

 

Kejar Target TKDN, PLN Gandeng Produsen Industri Kelistrikan Nasional

Foto dok pln

Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) menjalin kolaborasi dengan segenap Produsen Industri Kelistrikan Nasional untuk bisa meningkatkan kapasitas nasional demi meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Peningkatan TKDN ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.

PLN menggelar acara diskusi dengan industri dalam negeri yang digelar di Auditorium Kantor Pusat PLN (12/7) untuk merumusan langkah strategis dalam peningkatan TKDN sektor ketenagalistrikan. Acara tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Keuangan dan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinita Ginting.

Loto Srinita mengapresiasi langkah PLN mendorong peningkatan kapasitas produksi industri dalam negeri melalui pelibatan pelaku usaha dalam proyek PLN. Harapannya sinergi yang makin erat ini akan mampu meningkatkan kapasitas produksi industri dan juga peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Hal ini sejalan dengan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GNBI) yang telah diluncurkan pemerintah demi menaikkan penggunaan produk dalam negeri.

“Pada dasarnya BUMN, khususnya PLN, kami lihat telah menjalin beberapa kemitraan dengan UMKM atau produsen lokal dalam mendukung rantai pasok PLN. Hal ini selaras dengan aksi afirmasi penggunaan produk dalam negeri, dan kemitraannya akan lebih sustain,” jelas Loto Srinita.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan PLN bahwa agenda ini menjadi bagian dari proses pengembangan infrastruktur kelistrikan yang lebih tangguh. Hal ini tidak terlepas dari target pemerintah mencapai _carbon neutral 2060_.

Dalam proses itu PLN memiliki sejumlah program peningkatan pembangunan pembangkit EBT yang tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021 – 2030. Targetnya pada 2030 ada penambahan kapasitas EBT sebesar 223 GW.

“Kita sudah hitung kebutuhannya. Ada banyak proyek kelistrikan yang bisa dikolaborasikan dengan industri dalam negeri. Dengan adanya sinergi ini kita bisa semakin kompetitif,” ujar Darmawan.

Darmawan mengatakan salah satu amanat Presiden dalam peningkatan TKDN bukan hanya sekedar meningkatkan industri dalam negeri saja tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia menjelaskan dengan mengurangi impor bahan baku minimal Rp 150 triliun per tahun saja sudah berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,1 persen.

“Jadi kalau sebelum pandemi covid-19 kemarin pertumbuhan ekonomi kita mencapai 5,1 persen maka jika kita bisa kurangi impor bahan baku Rp 150 triliun saja pertumbuhan ekonomi bisa naik ke 6,1 persen,” ujar Darmawan.

Hingga Juni 2022 ini, realisasi TKDN PLN mencapai 44,61 persen. Melalui realisasi ini serapan investasi dalam negeri untuk proyek kelistrikan telah mencapai Rp 8,46 triliun. Darmawan merinci, realisasi TKDN tertinggi berada di sektor transmisi dengan capaian 60,51 persen dan sektor distribusi mencapai 56,91 persen.

Ia juga menambahkan belanja material dan konstruksi PLN mencapai Rp 49 triliun per tahun. Ini adalah kesempatan yang baik bagi pelaku usaha dalam negeri untuk bisa dimanfaatkan sebagai pendorong produktivitas industri.

“Belanja PLN tersebut tentunya akan dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri, banyak orang yang akan terlibat dalam rantai bisnisnya. Sehingga sila ke-5 Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dapat terwujud,” ujar Darmawan.

Sesuai amanat Presiden RI Joko Widodo peningkatan TKDN juga perlu memiliki _multiplier effect_ seperti pembukaan lapangan kerja baru dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, menurut Darmawan perlu ada kerjasama dan sinergi PLN dengan pihak industri dalam negeri untuk bisa mencapai target bersama ini.

“Kita akan petakan seperti apa roadmap nya. Jika industri membutuhkan tambahan investasi, kami siap membantu mengkomunikasikan dengan Himbara. Sebab, hal ini juga gayung bersambut dengan arahan Menteri BUMN sehingga semua pihak bisa bersinergi untuk peningkatan kapasitas nasional,” tutup Darmawan.***(rl)

Konversi Syariah Disetujui, Bank Riau Kepri Gelar Roadshow ke Pondok Pesantren

Konversi Syariah Disetujui, Bank Riau Kepri Gelar Roadshow ke Pondok Pesantren.

Inhu(SegmenNews.com)-Setelah mendapatkan Izin Konversi Syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bank Riau Kepri menggelar Road Show pertama ke Pondok Pesantren untuk silaturahmi bersama Ulama. Kali ini Direksi Bank Riau Kepri silaturahmi bersama Ulama di Pondok Pesantren Khairul Ummah, bertempat di Desa Batu Gajah, Air Molek, Kabupaten Indragiri Hulu, Selasa, 12 Juli 2022

Direktur Utama Andi Buchari dan Direktur Dana Dan Jasa Bank Riau Kepri M.A. Suharto disambut langsung oleh Pembina Yayasan Islam Indragiri (YASIN) Prof.Dr.Ir.H. Ary Sandyavitri, M.Sc. I.P.M beserta Pemimpin Pondok Pesantren Khairul Ummah (PPKU) KH. Muhammad Mursyid, M.Pd.I dan jajaran pengurus Pondok Pesantren Khairul Ummah.

Kegiatan silaturahmi tersebut juga bersempena dengan Open House Santri dan Siswa Baru Tahun Pelajaran 2022/2023 yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Khairul Ummah bersama wali santri beserta santri yang akan melaksanakan sekolah di pondok pesantren tersebut.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatangan Perjanjian Kerjasama Antara Bank Riau Kepri dan Pondok Pesantren Khairul Ummah Tentang Jasa Layanan Perbankan.

PKS tersebut ditandatangani secara langsung oleh Pimpinan Bank Riau Kepri Cabang Air Molek Beni Saputra bersama Pemimpin Pondok Pesantren Khairul Ummah (PPKU) KH. Muhammad Mursyid, M.Pd.I dan disaksikan oleh Direktur Utama Andi Buchari dan Direktur Dana Dan Jasa Bank Riau Kepri M.A. Suharto, Pembina Yayasan Islam Indragiri (YASIN) Prof.Dr.Ir.H. Ary Sandyavitri, M.Sc. I.P.M, Ketua YASIN H. Darlis Usman, M. Si dan Pimpinan PPKU IV inhil endang Kurnia, M. Sy.

Dengan adanya jasa layanan perbankan ini nantinya bank riau kepri akan memberikan layanan jasa keuangan berupa pembayaran pendidikan santri dan layanan Cash Management System (CMS) bagi Pondok Pesantren Kahirul Ummah.

Dalam sambutannya Pemimpin PPKU KH. Muhammad Mursyid, M.Pd.I menyampaikan sejarah awal berdirinya Pondok Pesantren Khairul Ummah yang berawal dari Madrasah Tsanawiyah dan berkembang menjadi pondok pesantren dan sekarang sudah memiliki cabang Pondok Pesantren Khairul Ummah II dan akan dibangun Pondok Pesantren Kahirul Ummah III di km. 8 Kec. Kempas Inhil, Khairul Ummah IV serta Khairul Ummah V di Bagan Sinembah Rokan Hilir dan Khairul Ummah VI di kampar.

Lebih lanjut kiyai Mursyid menyampaikan PPKU juga memiliki layanan wakaf dan untuk mensukseskan program wakaf pesantren PPKU tersebut dibantu oleh Bank Riau Kepri.

“Untuk menyukseskan pendidikan disini selain wakaf secara manual juga ada secara auto debet kami dibantu oleh pihak Bank Riau Kepri” Kata Kiyai Mursyid.

“Kepada segenap komponen mari kita sama-sama support karena kita berdomisili di Riau tentu Bank Riau Kepri Syariah yang kita kedepankan” harap Kiyai Mursyid.

Pembina Yayasan Islam Indragiri (YASIN) Prof.Dr.Ir.H. Ary Sandyavitri, M.Sc. I.P.M
menyampaikan motivasi kepada seluruh wali santri dan para santri baru untuk menjalankan pendidikan di Pondok Pesantren Khairul Ummah.

Dalam sambutannya Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari menjelaskan bahwa tanggal 4 Juli 2022 BRK sudah mendapatkan izin konversi menjadi bank syariah.

“Ini adalah Penandatangan Perjanjian Kerjasama pertama BRK Syariah kepada pihak eksternal dan Roadshow silaturahmi pertama kami ke Pondok Pesantren” ujar Andi.

Andi juga berharap dukungan dan restu para Ulama, Kiyai, Mubaligh, wali santri dan santri untuk mendukung kemajuan BRK Syariah dan transaksi keuangan dapat dilakukan melalui BRK syariah.

“kami berharap agar transaksi keuangan dilakukan melakui BRK Syariah, Insya Allah banyak sekali kerjasama yang sudah dilakukan antara BRK Syariah dan Pesantren Khairul Ummah silahkan manfaatkan” Kata Andi

” Dan kami mohon doa restu dari Kiyai, Ulama serta Bapak Ibu dan para santri untuk kemajuan BRK syariah” harap Andi.

Lebih lanjut Andi menjelaskan perbedaan pendirian Bank Syariah di Indonesia dan negara lain.

“Pendirian Bank Syariah di Indonesia ini berbeda dengan negara lain, di Indonesia Bank Syariah dimulai inisiatifnya oleh para ulama dan mubaligh. Berbeda dengan Malaysia bahwa diinisiatif oleh pemerintah dulu baru instruksi turun kepada ulama dan kiyai. Jadi di Indonesia inisiatornya adalah ulama” Terang Andi.

“Mudah-mudahan dengan pola pendirian tersebut Bank Riau Kepri Syariah ini harus dekat dengan para ulama, Kiyai dan Mubaligh dan juga segenap stake holder syariah” harap Andi.

Diakhir kegiatan silaturahmi tersebut dilaksanakan sosialisas produk dan jasa layanan perbankan bank Riau Kepri kepada pengurus PPKU dan wali santri dan siswa baru oleh Direktur Dana dan Jasa Bank Riau Kepri M.A. Suharto.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Edi Wardana, Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Helwin Yunus, Pinbag Retail Funding Febrianto.***(ran)

Kader Golkar Tiorita br Surbakti Serahkan 3 Ekor Sapi Qurban ke Pengurus Golkar Langkat

Langkat(SegmenNews.com)– Berkurban merupakan satu di antara bentuk kecintaan seorang hamba kepada Allah SWT. Ketika melakukan kurban, Kita akan jauh lebih bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah SWT kepada Kita.

Selain itu juga, Berkurban bukan hanya sekadar menyembelih hewan untuk dimakan, tetapi juga tentang berbagi pada mereka yang kurang mampu sehingga mereka juga dapat merasakan nikmatnya makan daging yang sangat jarang mereka rasakan.

Berkurban di Hari Raya Iduladha juga berarti mengorbankan segalanya (jiwa, harta, dan keluarga) hanya untuk Allah SWT.
Oleh karena itu, pada hakikatnya, yang diterima Allah dari ibadah kurban itu bukanlah daging atau darah hewan yang dikurbankan, melainkan ketakwaan dan ketulusan.

Oleh karena itu, Allah SWT akan memberikan ridhanya bagi mereka yang berkuban tanpa pamrih, ikhlas dan tulus.

Hal itulah yang menjadi Motivasi Ibu Tiorita Br Surbakti yang juga sebagai Kader Partai Golongan Karya kabupaten Langkat saat menyerahkan Qurban sebanyak tiga ekor sapi jenis Limosin kepada pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Langkat pada Senin 11 Juli 2022 bertempat di Kantor Partai Golkar kabupaten langkat di Stabat.

Ketiga ekor sapi tersebut merupakan kurban dari Keluarga Besar Bupati Langkat non aktif Terbit Rencana PA

Penyerahan langsung dilakukan oleh Ibu Tiorita Br Surbakti yang diterima oleh Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Langkat Edi Surahman Sinuraya untuk selanjutnya diserahkan ke Kader Partai Golkar se kabupaten Langkat, meliputi Pimpinan Kecamatan Wilayah Langkat Hulu, Langkat Hilir dan Teluk Aru.

Selain diberikan kepada Kader Partai Golkar, daging Qurban ini juga diberikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, hal ini merupakan bentuk komitmen Partai Golkar yang selalu peduli dengan masyarakatnya.

Ibu dari Dewa dan Ayu Jelita ini berharap Semoga daging sapi kurban ini bermanfaat dan berkah bagi yang menerima, khususnya di hari raya Idul Adha 1443 Hijriah ini.

Padaa moment Penyembelihan ini, terlihat kekompakan para Kader Partai Golkar, mulai dari tingkat DPD, Pimpinan kecamatan hingga di tingkat Desa yang bahu membahu melaksaanakan proses penyembelihan hewan qurban.

Dari hasil pemotongan 3 ekor sapi ini, diperoleh daging sapi seberat 400 kilogram yang dibungkus dalam 400 kantung plastik.

Atas bantuan sapi Qurban ini, para Kader Partai Golkar dan Masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Keluarga bapak Terbit Rencana PA, mereka berdoa semoga keluarga ini diberikan keberkahan dan diberikan kesehatan dan kemudahan dalam segala urusan.****(wan)

Plt Bupati Langkat H. Syah Afandin Lepas 210 Mahasiswa UISU KKN

Plt Bupati Langkat H. Syah Afandin Lepas 210 Mahasiswa UISU KKN

Langkat(SegmenNews.com)– Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat H Syah Afandin SH melepas 210 Mahasiswa KKN Universitas Islam Sumatra Utara (UISU), di Halaman Kantor Bupati Langkat, Stabat, Selasa (12/7/2022).

Plt Bupati bertindak sebagai pembina apel dalam acara Pelepasan mahasiswa KKN dari 28 Program Studi di UISU, 210 mahasiswa KKN akan terbagi di 27 Desa pada Tujuh (7) Kecamatan di Kabupaten Langkat, diantaranya Kecamatan Besitang, Kecamatan Babalan, Kecamatan Tanjung Pura, Kecamatan, Secanggang, Kecamatan Binjai, Kecamatan Kuala dan Kecamatan Bahorok.

Plt Bupati Pada arahanya, mengingatkan kepada para mahasiswa/i untuk senantiasa mengutamakan Ibadah tepat waktu serta rendah diri dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, namun lebih mengutamakan bekal taqwa, kerena dengan bekal taqwa dapat membawa diri tampil lebih baik untuk kepentingan dunia maupun akhirat nantinya.

“Jangan terlalu mengejar Pintar, namun harus di imbangi dengan ibadah untuk akhirat, meskipun kepintaran itu sangat dibutuhkan untuk kehidupan pribadi, namun tanpa iman dan taqwa akan menjadi sia-sia”, Ucap Plt Bupati.

Lanjut Ia mengatakan, Kabupaten Langkat sebagai salah satu Kabupaten Religius di Sumatra Utara, menjadi salah satu peluang bagi para mahasiswa untuk membuktikan bahwa UISU memiliki kelas tersendiri di Sumatera, baik dalam mensosialisasikan program yang sudah dipersiapkan Universitas maupun sebagai wujud kepribadian para mahasiswa Islam Sumatra Utara.

Beliau Berpesan kepada para mahasiswa untuk senantiasa menjaga nama baik Universitas, sehingga UISU dapat terus memegang eksistensinya dalam membangun insan cendikiawan muslim yang dapat dibanggakan.

“Semoga UISU ini tidak hanya tetap eksis, tetapi mendapatkan keberkahan dan hidayah dari Allah SWT, jaga nama Baik Islam”, doa Syah Afandin mengakhiri.

Hadir mendampingi Plt Bupati pada giat tersebut; Plt Asisten Adm Tata pemerintahan H Amril SSos MAP, Kadis Pendidikan DR H Saiful Abdi SH SE MPd, Kadis Perhubungan Drs Mulyono MSi, Kadis PMD Sutrisuanto SSos, Kabag Tapem Suriyanto SSos, Kabag Perekonomian Nuryansyah Putra MSi, Kabag Umpel Eka Depari SSTP, Camat Babalan Fajar Aprianta Sitepu SE, Camat Kuala Imanta PA SE, Sekcam Secanggang Agung Tritantyo SSTP MAP.***(wan)

Wakil Presiden Ma’ruf Amin Dijadwalkan Resmikan Bank Riau Kepri Syariah

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), KH Ma’ruf Amin dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja di Riau, pada 23 Juli 2022 mendatang. Salah satu agenda nya adalah, meresmikan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah.

“Alhamdulillah bank riau kepri sudah syariah. Peresmiannya akan dilakukan oleh Pak Wapres, pada tanggal 23 Juli mendatang,” kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Rabu (12/7/2022).

Gubri mengajak seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama menjaga serta mengawal BRK Syariah. Hal ini agar BRK dapat diberikan amanah kepercayaan oleh masyarakat. “Mari kita jaga dan mengawal Bank Riau, semoga apa yang kita harapkan lebih maju lagi dimasa yang akan datang,” ujar Syamsuar.

Dalam kesempatan ini, Syamsuar juga menuturkan bahwa BRK telah dikukuhkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menjadi Syariah murni. “Jadi tidak ada lagi konvesional. Nanti yang ada Syariah, ini secara tertulis sudah dilakukan. Semoga ini memiliki nilai sejarah dibumi Melayu yang kita cintai ini,” kata Syamsuar.

Pada rapat pleno komite nasional ekonomi keuangan syariah, beberapa waktu lalu, ada empat Gubernur yang hadir dan Riau menjadi salah satunya. Hal ini merupakan suatu kemajuan bagi Provinsi Riau.

“Mari kita gerakkan terus ekonomi syariah ini. Tidak akan mungkin berhasil tanpa bantuan masyarakat Riau,” ajak Gubri.

Kedepannya, Gubri menargetkan Riau dapat menjadi zona ekonomi syariah, serta masuk dalam tiga besar Bank Syariah di Indonesia setelah BSI dan Bank Muamalat.

Selain itu, Gubri juga mengingatkan kepada Baznas Provinsi Riau dan Baznas kabupaten/kota untuk melakukan transaksi dan pembayaran juga menyimpan keuangan melalui Bank Riau Kepri Syariah.

“Alhamdulillah, saat ini BRK sudah syariah dan jangan ada lagi uang baznas yang di simpan di bank lain,” ujarnya.***(rl)

Komisi III DPRD Rohul Rapat Dengar Permasalahan Buruh PBF-SERBUNDO dengan PT.PISP

Komisi III Buka Rapat Dengar Permasalahan Buruh PBF-SERBUNDO dengan PT.PISP

Rohul(SegmenNews.com)- Komisi III DPRD Kabupaten Rokan Hulu rapat dengar permasalahan 8 tuntutan buruh Pimpinan Basis Federasi Serikat Buruh Perkebunan Indonesia (PBF-SERBUNDO) dengan PT Perdana Inti Sawit Perkasa, Selasa (12/7/2022).

Rapat dipimpin Ketua Komisi III, Radianto Sinaga, Sumiartini dari fraksi PDIP Rohul, Ali Imran dari fraksi Nasdem, H. Abdul Muaz dari fraksi Gerindra, dihadiri oleh Perwakilan Disnaker Rohul dan Riau, PT. PISP II, Korwil Matius Simamora, Ketua DPC PBF-SERBUNDO Dolres Simbolon dan rombongannya.

Adapun persoalan yang dibahas terkait mogok kerja PBF-SERBUNDO dan menyelesaikan permasalahan kedua belah pihak.

“Kita akan mengambil semua kesimpulan dan rekomendasi semua pihak sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” kata Radianto.

Radianto meminta agar pihak serikat besabar. Apapun yang menjadi rekomendasi dinas atau OPD nantinya perusahaan wajib mengikuti dan menjalankannya.

“Kami minta pihak perusahaan apapun nanti yang menjadi hasil dari perusahaan itu tentu saya ulangi kembali sesuai dengan koridor hukum yang berlaku regulasi yang ada, perusahaan harus siap harus betul-betul mentaati keputusan rekomendasi dari pada perjanjian tersebut,” tegas Radianto.

Kemudian Ketua DPC PBF-SERBUNDO Dorles Simbolon mengatakan bahwa mereka sudah menyerahkan beberapa tuntutan dan bukti-bukti kepada komisi III.

“Untuk 8 Tuntutan kami tersebut dalam hearing hari ini disebut Normatif yang kepengawasan nya langsung dari ketenagakerjaan Riau, untuk pihak kepengawasan ketenagakerjaan Riau mereka telah menerima laporan beserta data anggota buruh yang tidak menerima bonus yang kita anggap itu adalah Diskriminasi l,” kata Dorles.

Lanjut dijelaskan Dorles bahwa hasil keputusan dari hearing ini akan keluar setelah 3 Minggu kedepan.

“Harapan kami semoga PT PISP II, yang dulu gabungan perusahaan ini berada dimanajemen Surya Dumai group ataupun sekarang di FIRS RESOURCES GROUP (FR GROUP) merealisasikan semua tuntutan kita dan membangun kerjasama yang baik terutama buruh Serbundo,” ungkap Dorles.

“Apabila tidak direalisasikan tuntutan kami maka kami akan menggelar aksi kembali yakni mogok kerja,” tutupnya. (fit)