Beranda blog Halaman 66

Pemda Bengkulu Dukung PLN Kembangan PLTP Hululais dan Kepahiang

Pemda Bengkulu Dukung PLN Kembangan PLTP Hululais dan Kepahiang

Bengkulu(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi dan Kabupaten di Bengkulu menyatakan dukungan penuh terhadap langkah PT PLN (Persero) dalam mengembangkan Panas Bumi di wilayahnya. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Hululais dan PLTP Kepahiang diyakini akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendorong perekonomian daerah.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas langkah PLN dalam mengakselerasi pembangunan energi bersih di daerahnya. Dirinya menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh agar pembangunan berjalan lancar.

“Kami mendukung penuh pembangunan ini dan berharap agar setiap tahapan dilakukan dengan aman, sesuai prosedur dan memperhatikan kepentingan masyarakat. Dengan demikian, pembangunan ini bisa memajukan daerah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bengkulu,” ujar Helmi pada Kamis (2/10).

Helmi mengatakan pembangunan energi bersih seperti PLTP Hululais dan PLTP Kepahiang sejalan dengan arah pembangunan daerah yang mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lebong, Azhari juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan infrastruktur kelistrikan, khususnya pembangunan PLTP Hululais yang berada di wilayahnya.

“Sebagai daerah yang menjadi lokasi pembangunan PLTP Hululais, kami tentu sangat mendukung program strategis ini. Kehadiran pembangunan ini bukan hanya tentang pasokan listrik, tetapi juga membawa harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lebong,” ujar Azhari.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara PLN dan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten. Menurutnya, pengembangan panas bumi di Bengkulu tidak hanya akan memperkuat sistem kelistrikan nasional, tetapi juga menjadi wujud nyata kolaborasi untuk mencapai kemandirian energi hijau.

“PLN tidak bisa berjalan sendiri dalam mewujudkan transisi energi. Dukungan dan kolaborasi dari pemerintah daerah menjadi modal penting bagi kami untuk memastikan pembangunan PLTP berjalan tepat waktu, tepat mutu dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Suroso.

Senada dengan hal tersebut, Executive Vice President Panas Bumi PLN, John Y.S. Rembet menegaskan bahwa Bengkulu merupakan salah satu wilayah strategis dalam pengembangan energi bersih berbasis panas bumi. Potensi besar yang dimiliki daerah ini menjadi bagian penting dari pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) nasional.

“Bengkulu dikaruniai potensi panas bumi yang sangat melimpah. Dalam RUPTL 2025–2034, terdapat dua pembangunan utama yang tengah dikembangkan PLN, yaitu PLTP Hululais dengan kapasitas 2×55 MW dan PLTP Kepahiang dengan kapasitas 2×55 MW. Kedua pembangunan ini diharapkan tidak hanya memperkuat sistem kelistrikan Sumatra, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” ujar John.

John menjelaskan bahwa PLTP Hululais saat ini tengah dalam proses menuju tahap konstruksi, dengan target operasi komersial pada tahun 2028. Sementara, PLTP Kepahiang sedang memasuki tahap finalisasi pemilihan mitra strategis dan ditargetkan beroperasi pada 2030.

Pembangunan panas bumi di Bengkulu akan memberikan _multiplier effect_ yang luas, mulai dari keterlibatan pelaku usaha lokal, penyerapan tenaga kerja, peningkatan infrastruktur akses jalan, hingga program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan.

“Pembangunan PLTP bukan hanya menghadirkan listrik ramah lingkungan, tetapi juga membuka banyak peluang bagi masyarakat. Kami ingin setiap langkah pembangunan dapat berjalan inklusif, melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat setempat, serta membawa manfaat ekonomi dan sosial yang nyata,” jelas John.***(infotorial)

KPPU Gekar Sidang Lanjutan Perkara Suku Bunga Pinjaman Daring

KPPU Gekar Sidang LanjutanPerkara Suku Bunga Pinjaman Daring(foto:kppu untuk segmennews.com)

Jakarta(SegmenNews.com)- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melanjutkan pemeriksaan perkara dugaan penetapan suku bunga pinjaman daring (Pindar) dengan Nomor Register 05/KPPU-I/2025. Sidang pemeriksaan lanjutan tersebut digelar pada Senin, 13 Oktober 2025 di Gedung R.B. Supardan, Kelapa Gading, Jakarta.

Majelis Komisi dipimpin oleh Rhido Jusmadi, dengan Anggota M. Fanshurullah Asa, Mohammad Noor Rofieq, Gopprera Panggabean, Mohammad Reza, Eugenia Mardanugraha, dan Budi Joyo Santoso yang hadir secara langsung. Sementara Anggota Majelis Aru Armando mengikuti persidangan secara daring.

Dalam persidangan, Majelis menghadirkan Tomi Joko Irianto, Pengawas Senior Departemen Pengawasan Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai saksi yang diajukan Investigator.

Tomi memberikan keterangan mengenai penetapan serta perkembangan suku bunga pinjaman daring di Indonesia sepanjang 2018 hingga 2024.

Majelis juga memberi kesempatan kepada Investigator maupun pihak Terlapor untuk
mengajukan pertanyaan. Fokus pertanyaan Investigator diarahkan pada mekanisme penetapan suku bunga di industri pinjaman daring yang dinilai memengaruhi tingkat persaingan usaha.

Sesuai ketentuan, sidang pemeriksaan lanjutan perkara ini akan berlangsung selama paling lama 60 hari kerja sejak 29 September 2025, dan dapat diperpanjang hingga 30 hari kerja bila diperlukan.

Masyarakat dapat memantau perkembangan agenda persidangan melalui laman resmi KPPU di https://kppu.go.id/jadwal-sidang/. ***(rn/rl)

Siswa SD Dididik Tanam Mangrove Sejak Dini

Bantan(SegmenNews.com)- Dalam upaya menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Laksamana Politeknik Negeri Bengkalis melaksanakan kegiatan bertajuk “Go to School: Menanam Harapan di Tepi Laut” dengan tema Gerakan Peduli Mangrove, pada Sabtu, 11 Oktober 2025, di SD Negeri 5 Bantan, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa terhadap pelestarian ekosistem mangrove sekaligus sarana edukasi lingkungan bagi siswa sekolah dasar. Melalui kegiatan tersebut, para anggota Mapala Laksamana mengajak para siswa untuk mengenal lebih dekat pentingnya peran mangrove dalam menjaga keseimbangan alam, khususnya di wilayah pesisir Bengkalis yang rawan abrasi.

Dalam sosialisasi interaktif yang disampaikan, anggota Mapala menjelaskan sejumlah manfaat mangrove, di antaranya melindungi garis pantai dari abrasi, menjadi habitat bagi berbagai biota laut, serta membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Dengan cara penyampaian yang menarik dan mudah dipahami, para siswa tampak antusias mengikuti setiap penjelasan dan praktik penanaman bibit mangrove di sekitar kawasan sekolah.

Ketua pelaksana kegiatan, Andi Muhammad Rifky, menyembut kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai cinta alam sejak dini.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama. Menanam mangrove bukan sekadar menanam pohon, tetapi menanam harapan bagi masa depan pesisir kita,” ujar Rifky.

Melalui kegiatan “Go to School: Menanam Harapan di Tepi Laut” ini, Mapala Laksamana Politeknik Negeri Bengkalis berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang peduli lingkungan, berwawasan ekologi, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian alam di daerah pesisir Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pihak sekolah. Kepala SD Negeri 5 Bantan, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa dan sekolah, serta menjadi contoh nyata penerapan pendidikan lingkungan hidup di sekolah.***(imam/hm)

BRK Syariah dan Meranti Jalin Kesepakatan Pengelolaan Keuangan

BRK Syariah dan Meranti Jalin Kesepakatan Pengelolaan Keuangan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung ekosistem keuangan yang inklusif dan berbasis syariah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama antara BRK Syariah dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tentang Layanan Jasa Perbankan, yang dilaksanakan di Ruang Sharia Digital Center, Menara Dang Merdu BRK Syariah, Pekanbaru, Senin (13/10/25).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Plt. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, bersama Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar. Kesepakatan ini menjadi bentuk sinergi nyata dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah yang profesional, efisien, dan sesuai prinsip syariah.

Dalam sambutannya, Helwin Yunus menegaskan bahwa BRK Syariah tidak hanya berperan sebagai lembaga penyedia layanan keuangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

“Sebenarnya peran aktif kita Bank Riau Kepri Syariah bukan hanya dari sisi layanan jasa keuangan akan tetapi dari sisi, kita melakukan literasi keuangan kepada masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan berbagai macam produk yang kita miliki,” ujar Helwin.

Lebih lanjut, Helwin mengungkapkan harapan agar kerja sama yang dibangun hari ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kedua belah pihak.

“Dalam melakukan penandatanganan kesepakatan pada siang ini, semoga apa yang kita lakukan hari ini mendapat berkah bagi kita semua, tentunya keberkahan ini yang kita harapkan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin dengan baik antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan BRK Syariah. Ia berharap kerja sama ini dapat terus diperkuat demi kemajuan daerah.

“Dan juga kami ucapkan terima kasih selama ini hubungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Bank Riau Kepri Syariah berjalan dengan baik,” tutur Asmar.

Melalui kesepakatan bersama ini, BRK Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan syariah yang modern, aman, dan sesuai kebutuhan pemerintah daerah, serta menjadi mitra strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.***(rl)

BRK Syariah dan Dekranasda Riau Sinergi Tingkatkan Literasi Keuangan bagi Pengrajin dan UMKM

BRK Syariah dan Dekranasda Riau Sinergi Tingkatkan Literasi Keuangan bagi Pengrajin dan UMKM

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Riau dan Tim Penggerak PKK Provinsi Riau berkolaborasi menggelar kegiatan Literasi Keuangan bagi Pengrajin dan UMKM Mitra Dekranasda dan UP2K PKK Provinsi Riau, yang dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara BRK Syariah dan Dekranasda Provinsi Riau.

BRK Syariah dan Dekranasda Riau Sinergi Tingkatkan Literasi Keuangan bagi Pengrajin dan UMKM

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah, Senin (13/10/2025) ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha kecil dan pengrajin di Riau agar semakin berdaya, mandiri, dan cerdas secara finansial.

Plt. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dekranasda dan TP PKK Provinsi Riau atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pengrajin dan pelaku UMKM, membutuhkan energi dan kolaborasi lintas pihak.

“Kegiatan literasi keuangan ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan ekonomi masyarakat tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan organisasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mendukung UMKM dan pengrajin lokal yang merupakan tulang punggung ekonomi daerah,” ujar Helwin.

Helwin menambahkan, melalui kegiatan ini BRK Syariah ingin memastikan para pelaku UMKM memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mengelola keuangan secara bijak, aman, dan sesuai prinsip syariah.

Ia juga memperkenalkan berbagai produk pembiayaan BRK Syariah yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha, seperti pembiayaan MKM, pembiayaan kepemilikan emas, serta gadai emas (Rahn) sesuai prinsip Syariah, yang seluruhnya dirancang untuk mendukung pengembangan usaha rakyat.

“Semakin tinggi tingkat literasi keuangan masyarakat, semakin besar peluang terwujudnya kemandirian ekonomi keluarga dan masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dan memberi manfaat nyata bagi pengrajin, pelaku UMKM, serta masyarakat Riau,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen BRK Syariah yang telah berkolaborasi dalam program literasi dan permodalan bagi pelaku UMKM.

“Banyak pengrajin dan pelaku UMKM kita sudah memiliki produk yang bagus dan pemasaran yang kuat melalui media sosial, namun masih perlu memahami cara mengelola keuangan usaha dengan baik. Di sinilah pentingnya literasi keuangan,” tutur Heni.

Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar bijak dalam mencari sumber permodalan dan menghindari pinjaman ilegal yang bisa merugikan.

“Hari ini kita belajar langsung bagaimana mengakses pembiayaan yang sehat dan sesuai syariah. Kami berharap para pengrajin dan pelaku UMKM semakin berdaya dan naik kelas tanpa kehilangan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal,” tambahnya.

Penandatanganan kesepakatan bersama antara Dekranasda Provinsi Riau dan PT Bank Riau Kepri Syariah menjadi tonggak awal kerja sama strategis dalam penguatan layanan perbankan syariah bagi pelaku UMKM dan pengrajin binaan.

Kolaborasi ini akan dilanjutkan dengan berbagai program edukasi, akses permodalan, dan penguatan pemasaran produk lokal. Acara berlangsung penuh antusiasme dengan kehadiran para pengurus Dekranasda, TP PKK, OPD terkait, Pemimpin Divisi BRK Syariah, Branch Manager BRK Syariah, serta ratusan pengrajin dan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Riau.

BRK Syariah berkomitmen untuk terus hadir mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, tidak hanya melalui layanan keuangan yang modern dan inklusif, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai syariah yang membawa keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat.***(rl)

Harga Cabai Meroket, IPH Bengkalis Melonjak 2,70 Persen, Masuk 4 Besar Tertinggi se-Sumatera

Bengkalis(SegmenNews.com)- Kabupaten Bengkalis menjadi sorotan dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi nasional setelah tercatat masuk dalam 10 besar kabupaten/kota dengan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi di Pulau Sumatera. Tak tanggung-tanggung, Negeri Junjungan menempati posisi keempat dengan lonjakan IPH mencapai 2,70 persen pada minggu kedua Oktober 2025.

​Kenaikan signifikan ini didorong oleh meroketnya harga sejumlah komoditas pangan, dengan cabai merah sebagai penyumbang andil terbesar.

​Informasi krusial ini disampaikan langsung oleh Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, Amalia Adininggar Widyasanti, saat memaparkan Tinjauan Inflasi dan Indeks Perkembangan Harga di hadapan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dalam rapat rutin yang digelar secara virtual, Senin, 13 Oktober 2025.

​”Untuk Pulau Sumatera, Kabupaten Bengkalis berada di posisi keempat dari sepuluh daerah dengan kenaikan IPH tertinggi. Perubahan IPH di Bengkalis tercatat sebesar 2,70 persen,” ungkap Amalia dalam paparannya.

​Berdasarkan data yang dirilis BPS, lonjakan IPH di Bengkalis disumbang oleh tiga komoditas utama. Cabai merah menjadi biang keladi utama dengan andil perubahan harga sebesar 3,9387. Diikuti oleh daging ayam ras yang menyumbang andil sebesar 0,5799, dan minyak goreng dengan andil 0,0435.

​Kenaikan harga, terutama pada cabai merah, menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah-langkah stabilisasi harga di tingkat pasar.

​Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis yang mengikuti rapat secara daring dari Ruang Rapat Hang Jebat, Kantor Bupati Bengkalis, menyimak dengan saksama arahan dari pemerintah pusat. Hadir mewakili Bupati Bengkalis, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, didampingi Kepala BPS Kabupaten Bengkalis, Sudiro.

​Menyikapi data tersebut, Johansyah Syafri menegaskan bahwa Pemkab Bengkalis melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan segera mengambil langkah konkret untuk merespons lonjakan harga.

​”Langkah prioritas yang akan kami lakukan adalah meningkatkan monitoring harga secara intensif di seluruh pasar utama. Selain itu, kami akan segera berkoordinasi untuk menggelar kembali Gerakan Pangan Murah,” ujar Johansyah.

​Menurutnya, operasi pasar murah tersebut akan dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan yang bekerjasama langsung dengan Perum Bulog Cabang Bengkalis. Upaya ini diharapkan menjadi intervensi langsung untuk menstabilkan harga komoditas pangan yang bergejolak, sehingga dapat meringankan beban masyarakat.

​Rapat pengendalian inflasi ini sendiri merupakan agenda rutin yang digagas Kemendagri sebagai sistem peringatan dini (early warning system) bagi kepala daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar inflasi tetap terkendali dan tidak menggerus daya beli masyarakat.***(imam/hm)

Pasokan Listrik 30 Juta VA Siap Genjot Produksi Tambang Emas di Gorontalo

Bupati Pohuwato, Saiful A. Mbuinga (tengah), Direktur Retail dan Niaga Adi Priyanto (Ketiga dari kiri),
Presiden Direktur PT MGR dan PT GSM Boyke Poerbaya Abidin, EVP Penjualan & Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati (kiri), General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun (Kedua dari kiri), General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi (Kedua dari Kanan), dan General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto (Kanan) ketika meresmikan pengoperasian pasokan listrik sebesar 30 juta VA untuk PT Gorontalo Sejahtera Mining Daya pada kamis (2/10).

Gorontalo(SegmenNews.com)- PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM), anak usaha dari PT Merdeka Gold Resources (MGR) yang terlibat dalam proyek Emas Pani baru saja memperoleh pasokan listrik jumbo sebesar 30.000.000 volt ampere (VA) dari PT PLN (Persero) untuk mendukung operasional pertambangannya. Upaya PLN ini menjadi wujud nyata perseroan dalam mendukung program Pemerintah terkait hilirisasi nasional.

Presiden Direktur PT MGR dan PT GSM Boyke Poerbaya Abidin menyebut pasokan listrik jumbo PLN menjadi fondasi sekaligus katalis dalam optimalisasi operasional produksi perusahaan.

“Penyambungan 30.000.000 VA mulai dikonstruksi pada Januari 2025. Dalam waktu 10 bulan, sebanyak 38 tower berhasil dibangun, dan hari ini listrik sudah dapat beroperasi 3 bulan lebih cepat dari jadwal,” ujar Boyke ketika turut meresmikan pengoperasian pasokan listrik sebesar 30 juta VA untuk PT Gorontalo Sejahtera Mining Daya pada kamis (2/10).

Rampungnya sambungan listrik lebih cepat ini pun sangat diapresiasi oleh Boyke.

“PLN menjawab tantangan ini dengan penuh kesungguhan, dan kita patut bersyukur percepatan ini dapat terealisasi sesuai target sebagai bukti nyata komitmen dan kolaborasi kita bersama,” tutur Boyke.

Apresiasi juga hadir dari Bupati Pohuwatu, Saipul A. Mbuinga. Menurutnya, kehadiran listrik PLN tak hanya menjadi fondasi penting bagi operasional industri pertambangan di Gorontalo, tapi juga berperan signifikan menciptakan dampak berkelanjutan bagi perekonomian daerah dan masyarakat lokal.

“Sambungan listrik tersebut tidak hanya mendorong produktivitas perusahaan, tetapi juga memiliki _domino effect_ terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan juga terhadap peningkatan PAD, diawali dengan masuknya listrik ke daerah konsesi,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan sebagai perusahaan negara yang diamanahi untuk menyediakan energi listrik di tanah air, pihaknya berkomitmen untuk memberikan suplai listrik andal bagi seluruh pelanggan, termasuk sektor pertambangan.

Hal ini merupakan jawaban serta komitmen perusahaan dalam mendukung visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto ke-5, yakni melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi di dalam negeri.

“Selaras dengan Visi Asta Cita Presiden, kami siap memberi pelayanan prima dengan menyuplai listrik andal ke perusahaan industri pertambangan di tanah air. Rampungnya sambungan listrik ke PT GSM adalah wujud dari komitmen itu, dan kami berharap dukungan ini bisa memberi dampak nyata pada operasional dan produksi pertambangan di Pohuwatu,” tegasnya.

Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada PT GSM yang telah mempercayakan PLN sebagai penyedia energi listrik.

Dalam memenuhi kebutuhan PT GSM, PLN telah membangun infrastruktur penting berupa Gardu Induk 150 kilovolt (kV) Marisa (extension) dan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Marisa sepanjang 26,6 kilometer. Ke depan, layanan ini akan makin lengkap dengan hadirnya saluran (line bay) kedua yang telah direncanakan.

“Atas permintaan PT GSM untuk mempercepat penyaluran pertama di bulan Oktober 2025, PLN menjawab tantangan ini dengan penuh kesungguhan. Hari ini kita patut bersyukur karena percepatan tersebut dapat terealisasi sesuai target, sebuah bukti nyata komitmen dan kolaborasi kita bersama,” lanjutnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun menegaskan bahwa pihaknya siap menyediakan listrik andal bagi kawasan industri.

“Kami akan terus memastikan keandalan pasokan demi menjaga kepuasan pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Usman.***(rl)

Bupati Anton Pimpin Upacara HUT Rohul ke-26 Ditengah Rintik Hujan

Bupati Anton Pimpin Upacara HUT Rohul ke-26 Ditengah Rintik Hujan

Rohul(SegmenNews.com)- Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke-26 langit mendung dan rintik hujan turun membasahi bumi Negeri Seribu Suluk. Namun, semangat tak surut ratusan peserta dan undangan tetap berdiri tegap mengikuti mengikuti rangkaian kegiatan upacara yang digelar dengan penuh khidmat di halaman Kantor Bupati, Minggu (12/10/2025).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M, memimpin jalannya upacara dengan penuh wibawa.

Hadir dalam kegiatan Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., Sekda M. Zaki, S.STP, M.Si, para Asisten, Inspektur, serta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul, Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, beserta istri dari seluruh para pejabat yang hadir.

Bupati Anton Pimpin Upacara HUT Rohul ke-26 Ditengah Rintik Hujan

Yang membuat suasana semakin haru dan berkesan, hadir pula para Bupati dan Wakil Bupati Rohul dari masa ke masa, jajaran Forkopimda, Ketua DPH LAMR Rohul Datuk Seri H. Zulyadaini, para Raja Lima Luhak Tambusai, Rambah, Kepenuhan, Rokan dan Kunto serta Rektor perguruan tinggi, ketua organisasi masyarakat, pemuda dan mahasiswa, hingga tokoh adat dan masyarakat dari seluruh penjuru Rohul.

Bupati Anton Pimpin Upacara HUT Rohul ke-26 Ditengah Rintik Hujan

Dalam sambutannya, Bupati Anton menyampaikan peringatan ini memiliki makna yang sangat mendalam, beragam capaian dan kemajuan telah diraih ditengah berbagai tantangan dan keterbatasan. Namun tentunya masih banyak juga yang harus dibenahi khususnya dibidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

“Momentum ini terasa sangat istimewa bagi saya karena ini pertama kalinya dilaksankan pada kepemimpinan kami bersama Wabup Syafaruddin Poti, momen HUT ini juga akan membuat kita semakin cinta dengan Kabupaten ini dan setiap sektor harus bekerja sama membangun Rohul kedepannya,” ujar Bupati.

Bupati Anton juga memberikan penghargaan dan berterima kasih kepada tokoh pendiri, para Bupati dan Wakil Bupati terdahulu, seluruh ASN dan lapisan masyarakat yang telah memberikan tenaga, waktu dan pemikiran bagi kemajuan daerah.

“Hanya dengan kebersamaan dan dukungan seluruh pihak, cita-cita besar membangun Rohul dapat diwujudkan sesuai dengan harapan kita bersama.” ujar Bupati Anton.

Bupati menegaskan Selamat Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu ke-26, mari jaga kebersamaan, perkuat persaudaraan dan wujudkan semangat “Harmoni Dalam Keberagaman, Maju Bersama Untuk Rokan Hulu”.

Bupati Anton Pimpin Upacara HUT Rohul ke-26 Ditengah Rintik Hujan

Upacara yang dimulai dengan Parade Bendera Kebesaran Lima Luhak dan Simbol Kecamatan di Rohul ditutup dengan pemberian penghargaan kepada Subaryono Juara 1 Paramedik Veteriner tingkat nasional, Tim Pencak Silat Korpri Rohul pada ajang Pornas ke-17 meraih 1 perak dan 1 perunggu, Pemberian SK Pensiun, dan pemberian piagam penghargaan untuk terbaik evaluasi kinerja Kecamatan Tahun 2025.***(galeri)

Bupati Pelalawan Ajak Masyarakat Gunakan Produk BRK Syariah di Helat Pelalawan 2025

Bupati Pelalawan Ajak Masyarakat Gunakan Produk BRK Syariah di Helat Pelalawan 2025

Pelalawan(SegmenNews.com)- Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-26, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menyelenggarakan kegiatan Helat Pelalawan 2025 yang berlangsung pada 8–12 Oktober 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Pangkalan Kerinci ini menghadirkan beragam acara menarik seperti pagelaran seni dan budaya, panggung hiburan, serta pameran dari berbagai instansi dan pelaku usaha, termasuk PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda).

Bupati Pelalawan Ajak Masyarakat Gunakan Produk BRK Syariah di Helat Pelalawan 2025

Stand BRK Syariah Cabang Pangkalan Kerinci secara resmi dibuka oleh Bupati Pelalawan H. Zukri Misran bersama Wakil Bupati Husni Tamrin, jajaran Forkopimda, dan Ketua DPRD Pelalawan H. Syafrizal, SE dengan prosesi pengguntingan pita.

Dalam kesempatan tersebut, MC BRK Syariah memaparkan sejumlah produk unggulan BRK Syariah kepada para tamu undangan, salah satunya produk Gadai Emas (Rahn).

Menanggapi hal itu, Bupati Zukri secara spontan mengajak masyarakat Pelalawan untuk memanfaatkan layanan pembiayaan syariah, terutama dengan menggadaikan emas di BRK Syariah yang aman, cepat, dan sesuai prinsip syariah.

“Kalau butuh pembiayaan, silakan manfaatkan produk Gadai Emas di BRK Syariah. Aman dan menguntungkan,” ujar Bupati Zukri dalam kunjungannya di stand BRK Syariah.

Selama lima hari pelaksanaan Helat Pelalawan 2025, BRK Syariah Cabang Pangkalan Kerinci mencatat capaian positif, antara lain closing deposito sebesar Rp300 juta, penjualan 20 kartu eMoney, serta pembukaan porsi haji untuk 10 orang nasabah.

Selain memperkenalkan produk dan layanan unggulan seperti pembiayaan syariah, tabungan haji, dan e-channel BRK Syariah, stand BRK Syariah juga aktif memberikan edukasi keuangan kepada pengunjung, termasuk sosialisasi cara mengenali uang palsu dan tutorial menghitung uang secara manual.

Kegiatan ini juga menarik perhatian banyak pelajar dari sekolah-sekolah di sekitar Pangkalan Kerinci yang antusias mengunjungi stand BRK Syariah untuk mengenal lebih dekat dunia perbankan syariah.

Menurut Branch Manager BRK Syariah Cabang Pangkalan Kerinci, kegiatan Helat Pelalawan ke-26 ini menjadi momentum positif bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Helat Pelalawan tahun ini sangat meriah dan memberikan kesempatan bagi masyarakat, UMKM, serta perusahaan, termasuk BRK Syariah, untuk mempromosikan produk dan layanan masing-masing. Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap produk BRK Syariah, terutama Gadai Emas Syariah,” ujar Branch Manager BRK Syariah Cabang Pangkalan Kerinci, Bobby Ferdian.

Kehadiran BRK Syariah di Helat Pelalawan 2025 menjadi bentuk nyata komitmen bank daerah ini dalam mendukung penguatan literasi keuangan syariah di Riau serta memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat.***(rl)

UHC Riau Capai 99,02 Persen, Bukti Nyata Komitmen Gubernur Tingkatkan Layanan Kesehatan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Komitmen Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid terhadap layanan kesehatan membuahkan hasil. Pasalnya saat ini Universal Health Coverage (UHC) Provinsi Riau mencapai 99,02 persen.

Capaian UHC 99,02 persen tersebut setelah Gubri menambah kuota sebanyak 234.403 persen. Target UHC nasional 98 persen, dan Riau dalam dua tahun terakhir belum mencapai UHC.

“Alhamdulillah komitmen dari Gubernur Riau meningkatkan layanan kesehatan, dengan peningkatan kuota sebanyak 234.403 peserta, sehingga per 1 Oktober kita Riau memperoleh UHC dengan persentase 99,02 persen,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Ns Widodo SKep, Senin.

Widodo menyebut, jika dua tahun terakhir ini Provinsi Riau tidak tercapai UHC nya, karena persentasenya masih di bawah 98 persen. Karena jika masih di bawah angka itu tidak masuk UHC, sebab target pemerintah itu UHC harus 98 persen.

“Namun, dengan adanya penambahan kuota itu dengan mengalokasikan anggaran cukup besar melalui budget sharing antara provinsi dan kabupaten kota. Dimana 55 persen dari provinsi dan 45 persen kabupaten kota,” terangnya.

Karenanya, pihaknya berharap kabupaten kota se-Riau bisa menyediakan anggaran kewajiban budget sharing tersebut. Dengan harapan semua kabupaten kota di Riau bisa menerima UHC.

“Kita juga sudah buat surat edaran ke bupati/wali kota untuk dapat menyediakan anggaran terkait penambahan kuota di APBD masing-masing. Sehingga anggaran yang kita siapkan tidak mubazir,” ujarnya.

“Jadi tidak ada alasan tidak ada anggaran, karena di sini ada kewajiban budget sharing. Sebab dengan semua daerah bisa UHC, maka akses layanan kesehatan masyarakat Riau mudah dicapai dengan menggunakan KTP sudah bisa berobat,” tambahnya.

Dengan capaian tersebut, lanjut Widodo, saat ini UHC Provinsi Riau secara nasional berada diperingkat 26 dari sebelumnya diposisi 33 se-Indonesia.

Bukti nyata atas komitmen Pemprov Riau membayarkan iuran jaminan kesehatan, guna memastikan seluruh masyarakat Riau bisa mendapat layanan kesehatan tanpa memikirkan finansial tersebut bakal diganjar penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Kemarin disampaikan Deputi BPJS Wilayah II, InsyaAllah pada Januari 2026 mendatang, Pak Gubernur Riau menerima UHC Awards dari Presiden Prabowo atas capaian UHC tersebut,” tukasnya.***(adv)