Beranda blog Halaman 679

Bapenda Riau akan terapkan Program Diskon 100 Persen Pengurusan BBNKB

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau tahun 2022 berencana akan menerapkan kebijakan diskon 100 persen untuk pengurusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Pasalnya potensi BBNKB di Riau cukup banyak.

Hanya saja program tersebut belum bisa direalisasikan. Sebab itu menerapkan kebijakan itu, Bapenda Riau harus menyesuaikan dengan Undang-Undang Hubungan Keuangan Pusat Daerah (HKPD). Di mana undang-undang tersebut sebagai pengganti Undang-Undang Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan Dana Perimbangan.

Demikian disampaikan Kepala Bapenda Riau, Syahrial Abdi, melalui Kepala Bidang Pajak, Muhammad Sayoga saat dikonfirmasi program BBNKB 100 persen, Rabu (16/2/2022). Yoga mengatakan, sebenarnya perubahan Peraturan Daerah (Perda) Pajak Riau yang mengakomodir pengurusan BBNKB bisa diskon 100 persen sudah final.

“Artinya tinggal menunggu diteken Menteri Dalam Negeri (Mendagri) saja perubahan Perda itu. Namun awal tahun 2022 terbit Undang-Undang HKPD, dan pihak Kemendagri memberitahu kita untuk menyesuaikan dengan undang-undang terbaru tersebut,” kata Yoga.

Lebih lanjut Yoga menyampaikan, saat ini pihaknya menunggu surat resmi dari Kemendagri terkait penyesuaian tersebut. Sebab pihak Kemendagri akan menyampaikan perihal perubahan itu melalui surat resmi.

“Tapi sampai sekarang kita belum terima surat. Namun menunggu surat itu, kita secara pertahap melalukan penyusuan Perda Pajak menyesuaikan Undang-Undang HKPD tersebut. Karena adanya aturan baru ini sama saja kita menyusun Perda baru yang bisa mengakomodir program BBNKB 100 persen,” terangnya.

Karena itu, kata Yoga, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan konsultasi dengan pihak Kemendagri terkait penyesuaian undang-undang terbaru tersebut.

“Rencana kita akan konsultasi ke Kemendagri terkait penyusunan Perda yang harus disesuaikan dengan Undang-Undang HKPD itu, agar lebih jelas titik  persoalannya,” sebutnya.

Yoga menambahkan, dengan kebijakan BBNKB 100 persen itu diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sebab saat ini potensi kendaraan plat non BM cukup banyak beroperasi di Riau.

“Kendaraan non BM ini masih banyak beroperasi di Riau. Sementara mereka tonase angkutan besar, sedangkan kapasitas jalan kita hanya bisa menahan beban 8-10 ton. Tentu jalan kita cepat rusak. Namun mirisnya mereka bayar pajak bukan di Riau,” ungkapnya.

Selain potensi kendaraan non BM, terang Yoga, kendaraan BM juga potensinya cukup banyak. Karena berdasarkan penelusuran pihaknya banyak masyarakat membayar pajak kendaraan masih menggunakan KTP orang lain.

“Artinya mereka belum utuh memiliki kendaraan. Kondisi ini ada beberapa alasan, mungkin mereka membeli kendaraan bekas, sehingga ketika jatuh tempo pembayaran pajak tahunan mereka harus mencari orang milik kendaraan tersebut. Itu kan menyusahkan mereka sendiri. Dengan adanya kebijakan diskon 100 persen BBNKB, diharapkan perusahaan berkenan merubah plat kendaraannya menjadi plat BM. Sehingga kitakedepan bisa menarik potensi PKB,” tutupnya. ***(Mc)

Usung Konsep Trilema Energi, PLN Tingkatkan Efisiensi Pembangkit Jawa-Bali

Jakarta(SegmenNews.com)- Komitmen PT PLN (Persero) dalam transisi energi di Indonesia diiringi inovasi untuk mencapai target _Net Zero Emission_ 2060. Salah satunya melalui prinsip operasi sistem menggunakan konsep Trilema Energi (ekonomis, andal dan rendah emisi) yang sedang diuji coba oleh PLN di sistem kelistrikan Jawa Madura Bali (Jamali).

Sistem Jamali sebagai sistem interkoneksi kelistrikan terbesar di Indonesia berkontribusi terhadap 70 persen produksi energi di Indonesia. Dengan beban puncak tertinggi mencapai 28.094 Mega Watt (MW) dan energi produksi pembangkitan sebesar 197 Tera Watt hours (TWh) dalam periode setahun, sehingga pola operasi pembangkitan di sistem Jamali akan sangat menentukan produksi emisi karbon CO2 yang dihasilkan oleh PLN.

Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali Haryanto WS, menjelaskan melalui penerapan Trilema Energi, PLN melalui Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B) Jamali berupaya beradaptasi dengan melakukan peningkatan di berbagai aspek operasi sistem, baik perencanaan maupun pengendalian operasi guna mengantisipasi tuntutan era baru ini. Dalam mendukung kegiatan uji coba dan memastikan sistem tetap beroperasi secara andal dan berkualitas, PLN UIP2B Jamali telah menyiapkan _Standar Operation Procedure_ (SOP) pengujian.

“Selain itu, kami juga telah menyiapkan personel khusus yang terdiri dari tim _dispatcher_ sampai dengan manajemen terkait, untuk mengendalikan sistem selama mode operasi khusus tersebut,” ujar Haryanto.

Dengan dukungan data yang lengkap dari unit pembangkitan dan divisi terkait, UIP2B Jamali telah berhasil menyimulasikan pola operasi sistem dengan target penurunan emisi karbon terhadap kondisi _business as usual_ (BAU).

Tidak hanya dalam bentuk simulasi, PLN juga telah mengadopsi pola operasi sistem baru ini dalam bentuk uji coba di sistem Jamali pada hari Sabtu–Minggu, 12 dan 13 Februari 2022. Pada uji coba tersebut, sistem interkoneksi Jawa, Madura Bali akan dioperasikan secara khusus dengan tujuan menurunkan emisi karbon sebanyak 2,5 persen dari pola normal.

“Berkat dukungan semua pihak, uji coba berjalan lancar sesuai dengan skenario yang dibuat. Pastinya kami  mendukung secara penuh upaya mewujudkan transisi energi dan target _net zero emission_ pada 2060 yang juga merupakan isu sentral pada pertemuan G20 mendatang,” imbuhnya.

Haryanto menuturkan, konsep Trilema Energi berangkat dari persiapan sistem dalam menyambut penerapan pajak karbon di PLTU batu bara per April 2022. Melalui pemodelan faktor emisi karbon di dalam aplikasi simulasi produksi energi, UIP2B melakukan simulasi produksi energi untuk kegiatan rutin pada periode tahunan, bulanan, mingguan, harian dan _intraday_.

“Hasil simulasi produksi menunjukkan bahwa upaya penurunan emisi dari pengaturan pola operasi pembangkitan akan berdampak pada penambahan _fuel cost_. Karena terdapat perubahan komposisi pembangkitan di mana _concern_ utama selain keandalan dan biaya operasi terendah, juga memperhitungkan jumlah emisi,” papar Haryanto.***(rl)

Bupati Asahan Buka Bimtek Penyusunan Produk Hukum

Asahan(SegmenNews.com)-Bupati Asahan diwakili Asisten Pemerintahan Buwono Prawana, SIP, M.Si membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Produk Hukum Daerah bagi pejabat Fungsional, pejabat pelaksana Pemkab Asahan, bertempat di Hotel Marina Kisaran, Selasa (15/02/2022).

Hadir dalam acara pembukaan Bimtek tersebut narasumber dari unsur Akademisi H. Komis Simanjuntak, SH, MH, Kasubbag Produk Hukum Daerah Wilayah II Biro Hukum Setdaprovsu Yunan Tanjung, SH, MH, Kasubbid Fasilitasi Pembentukan Produk Hukum Daerah Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumut Dr. Eka N.A.M Sihombing, SH, M.Hum, OPD dan undangan lainnya.

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan Agus Pranoto, SH dalam laporannya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan pelaksanaan Bimtek pada hari ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman aparatur dalam penyusunan produk Hukum Daerah guna menciptakan produk Hukum Daerah yang berdaya laku dan berdaya guna secara efektif dan optimal.
Lebih lanjut Agus melaporkan pelaksanaan Bimtek Produk Hukum dilaksanakan selama satu hari dengan peserta sebanyak 70 orang yang terdiri dari Pejabat Fungsional dan Pejabat Pelaksana dari OPD Pemkab Asahan.

Sementara itu Bupati Asahan yang diwakili Asisten Pemerintahan Buwono Prawana, SIP, MSi dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu ciri Daerah Otonami adalah membuat kebijakan yang dituang dalam peraturan perundang undangan sebagai dasar yuridis dalam penyelenggaraan Pemerintahan di Daerah, baik dalam rangka Otda maupun atribusi atau pelimpahan dari perundangan yang lebih tinggi yang memberikan kewenangan kepada Daerah untuk mengaturnya kedalam peraturan Perundang undangan tingkat Daerah. Peraturan perundang undangan tingkat daerah yang disebut dengan produk hukum daerah.

“ Dengan pelaksanaan Bimtek ini diharapkan kepada Organisasi Perangkat Daerah dapat memiliki aparatur yang mampu menyusun dan merumuskan suatu rancangan produk hukum Daerahy yang benar benar memenuhi kaidah kaidah dan persyaratan formil dan materil penyusunan perundang undangan, sehingga produk hukum yang dibentuk dapat berdaya laku dan berdaya guna secara efektif dan ootimal,” ungkap Buwono.

Lebih lanjut Buwono juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Bimtek ini juga merupakan salah satu rencana aksi pemerintah Kabupaten Asahan untuk peningkatan Sumber Daya Aparatur yang menjadi prasyarat dari Kemendagri dalam mencapai Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Asahan yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Asahan tahun 2021-2026.

Mengakhiri sambutannya Buwono mengharaokan kepada seluruh peserta Bimtek untuk bersungguh sungguh dalam mengikuti acara sampai selesai sehingga manfaat dari Bimtek ini dapat di peroleh secara maksimal.(ric)

Berkah, Bupati Lantik 205 Kepala Sekolah di Tengah Hujan Lebat

Berkah, Bupati Lantik 205 Kepala Sekolah di Tengah Hujan Lebat

Meranti(SegmenNews.com)- Sebanyak 205 kepala sekolah TK, SD dan SMP di 9 kecamatan se-Kepulauan Meranti dilantik oleh Bupati H. Muhammad Adil, Selasa (15/2/2022) di Halaman Kantor Bupati Jalan Dorak Selatpanjang.

Mulanya pelantikan berjalan lancar, namun saat pembawa acara membacakan SK tentang nama-nama kepala sekolah yang dilantik, hujan mulai turun. Kondisi tersebut terus berjalan hingga saat bupati mengangkat sumpah yang dilantik, hujan pun semakin deras. Bahkan sempat mati lampu.

Meski begitu, Bupati Adil terus melanjutkan prosesi pelantikan hingga selesai. Bahkan bupati menuju ke tenda peserta yang dilantik untuk menyampaikan pesan dan arahan. Bupati mengambil posisi dengan berdiri di atas kursi di tengah-tengah kepala sekolah yang baru dilantik, tanpa menggunakan pengeras suara.

Ada beberapa poin penting yang ditekankan oleh Bupati Adil kepada para kepala sekolah yang dilantik tersebut. Diantaranya terkait proses vaksinasi bagi anak usia sekolah.

“Kita minta kepala sekolah dan para guru mengedukasi siswa dan wali murid agar mau divaksin. Jika tidak sanggup, silakan buat surat pengunduran diri sampaikan ke kita,” tegas bupati.

Kemudian, bupati juga minta agar para kepala sekolah dan segenap guru mendukung program strategis untuk menjadikan Meranti cerdas. Salah satunya meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dengan melanjutkan jenjang pendidikan tinggi hingga S3.

“Pemkab sudah melakukan MoU dengan berbagai universitas ternama, ada program bantuan pendidikan untuk warga Meranti. Manfaatkan program ini untuk meningkatkan kapasitas diri menuju Meranti cerdas,” harap Adil.

Dia juga mengingatkan para kepala sekolah, khususnya yang berada di bawah Pemkab Kepulauan Meranti untuk berhati-hati dalam penggunaan anggaran sekolah.

“Saya tidak mau ada kepala sekolah di Meranti yang terjerat masalah hukum karena persoalan anggaran sekolah,” tegasnya.

Bupati Adil berharap para kepala sekolah yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Semoga pelantikan hari ini di tengah hujan deras membawa keberkahan bagi kabupaten yang kita cintai ini,” harap H. Muhammad Adil.

Adapun jumlah kepala sekolah yang dilantik tersebut, dengan rincian 10 kepala sekolah TK, 156 kepala SD dan 39 kepala SMP.

Hadir dalam pelantikan itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Pj Sekda Kepulauan Meranti Bambang Suprianto, para asisten dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. (Prokopim)

PLN Siap Konversi LPG ke Kompor Induksi, Tekan Impor dan Hemat APBN

PLN Siap Konversi LPG ke Kompor Induksi, Tekan Impor dan Hemat APBN

Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) siap mendukung program konversi kompor Liquified Petroleum Gas (LPG) ke kompor induksi pada tahun ini. Langkah ini untuk mendukung upaya pemerintah membangun kemandirian energi dan juga menghemat anggaran pendapatan belanja negara (APBN).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, saat ini impor LPG dari tahun ke tahun terus naik seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat. Pada 2024 diprediksi impor LPG bisa mencapai Rp 67,8 triliun.

Dengan beralih ke kompor induksi, ketergantungan terhadap impor LPG bakal berkurang secara bertahap sehingga bakal mendorong kemandirian energi. Tak hanya itu, masalah defisit transaksi berjalan atau ( _current account defisit_/CAD) akibat impor LPG secara perlahan juga dapat diselesaikan.

“Arahan Bapak Presiden di Istana Bogor sudah sangat jelas, yaitu untuk mengubah energi berbasis impor ke energi berbasis domestik. Salah satunya melalui konversi penggunaan kompor LPG ke kompor induksi,” ujar Darmawan.

Tak hanya angka impor, langkah konversi ini juga bakal menekan subsidi LPG dalam APBN yang terus membengkak. Pada tahun ini saja pemerintah menganggarkan Rp 61 triliun untuk subsidi LPG. Angka ini akan terus naik menjadi Rp 71,5 triliun pada 2024.

Saat ini, pemakaian LPG memang dianggap seakan-akan lebih murah dari kompor listrik. Padahal kalau dicermati, harga LPG di pasaran adalah harga dengan subsidi dari APBN. Harga keekonomian LPG sebelum disubsidi APBN adalah Rp 13.500 per kg, yang kemudian Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG subsidi dibanderol Rp 7.000 per kg. Artinya, pemerintah mengeluarkan anggaran Rp 6.500 untuk subsidi per kg LPG.

“Jadi seakan-akan LPG ini lebih murah dari kompor listrik. Padahal ini membebani APBN. Ada komponen subsidi dari APBN sekitar Rp 6.500,” ujar Darmawan.

Menghitung perbandingan berbasis kalori, 1 kg LPG setara dengan 7 kWh listrik. Harga keekonomian 1 kg LPG yaitu Rp 13.500 jelas lebih mahal daripada 7 kWh listrik yang biayanya sekitar Rp 10.250. Artinya harga keekonomian menggunakan LPG lebih mahal Rp 3.250 per kg dibandingkan dengan pemanfaatan listrik.

PLN juga memastikan pasokan listrik di seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi cukup. Hingga satu setengah tahun ke depan, PLN mempunyai cadangan daya hingga 7 gigawatt (GW).

“Dengan program ini, akan ada peningkatan kebutuhan listrik. Proyeksi kami, serapan listrik akan meningkat hingga 13 GW. Ini akan meningkatkan kondisi perusahaan dan keuangan negara tentunya,” ujar Darmawan.

PLN menilai, konversi ke kompor induksi ini juga akan menjadi pintu masuk kemandirian energi, dari yang sebelumnya impor menjadi pemanfaatan listrik yang bersumber energi domestik.

“Ini agenda bersama. Kita gotong royong untuk menuju kedaulatan energi di Indonesia. Apalagi sumber energi domestik kita sekarang melimpah dan dapat dimanfaatkan,” jelas Darmawan.

“Subsidi yang selama ini digunakan untuk membiayai LPG, ke depan dapat dimanfaatkan untuk program yang lebih berdampak untuk masyarakat. Seperti pendidikan, infrastruktur, air bersih, dan sebagainya,” pungkas Dirut PLN ini.***(rl)

Launching Aplikasi E-Adil dan Sinovac, Bupati: Ini Bentuk Meranti Maju di Bidang Kependudukan

Launching Aplikasi E-Adil dan Sinovac,
Bupati: Ini Bentuk Meranti Maju di Bidang Kependudukan

Meranti(SegmenNews.com)- Pengadilan Agama Selatpanjang meluncurkan aplikasi layanan masyarakat berbasis elektronik bernama E- Adil (elektronik keadilan) dan Sinovac (Sistem Informasi Validasi Akta Cerai), Selasa (15/2/2022) di aula Kantor Pengadilan Agama Jalan Dorak Selatpanjang.

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil saat menghadiri launching aplikasi tersebut menyampaikan terimakasihnya karena telah turut membantu pemerintah daerah dalam peningkatan layanan kependudukan dan catatan sipil kepada masyarakat.

Launching Aplikasi E-Adil dan Sinovac,
Bupati: Ini Bentuk Meranti Maju di Bidang Kependudukan

“Inovasi berbasis elektronik yang terintegrasi tentu akan semakin mempercepat dan memangkas alur birokrasi yang panjang dan lama. Ini jadi salah satu upaya mewujudkan Meranti maju di bidang administrasi kependudukan,” kata Bupati.

Dalam kesempatan itu, Adil juga menginstruksikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kepulauan Meranti untuk bekerja ekstra bersama Pengadilan Agama Selatpanjang terkait sidang isbat nikah terpadu. Dia ingin di tahun 2022 ini tidak ada lagi warganya yang tidak memiliki buku nikah sehingga berpengaruh terhadap administrasi kependudukan keluarganya.

“Kami harap tim sidang isbat dari Pengadilan Agama Selatpanjang juga bisa ekstra jemput bola hingga ke desa,” harapnya.

Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan Perjanjian kerjasama antara Pengadilan Agama Selatpanjang dengan Pemkab Meranti (Disdukcapil) dan Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti.

Ketua Pengadilan Agama Selatpanjang Mohamad Mu’min menjelaskan aplikasi E-Adil atau elektronik keadilan merupakan aplikasi untuk memudahkan masyarakat mencari keadilan. Salah satunya jika dalam perkara perceraian, setelah perkara tersebut diputuskan dan memiliki kekuatan hukum tetap maka akan dikeluarkan akta cerainya.

“Secara otomatis data kependudukannya di Disdukcapil akan berubah tanpa yang bersangkutan harus mengurus lagi dengan birokrasi yang berbelit-belit,” terangnya.

Sedangkan aplikasi Sinovac untuk mendeteksi keaslian sebuah akte perceraian. Saat ini, dengan perkembangan teknologi sering dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk membuat akte palsu dan banyak dijual online.

“Maka dari itu kita menciptakan inovasi ini untuk mendeteksi mana akte yang asli dan mana yang palsu,” jelas Mu’min.

Menurutnya semua upaya yang dilakukan oleh segenap keluarga besar Pengadilan Agama Selatpanjang merupakan komitmen memberikan terobosan, yang tujuannya melayani masyarakat pencari keadilan dengan lebih baik.

“Alhamdulillah kerja keras tersebut sudah diakui oleh Kementerian PAN-RB dengan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Pengadilan Agama Selatpanjang satu-satunya di bawah Mahkamah Agung di wilayah Riau dan Kepri yang berhasil meraih predikat WBK tahun 2021,” sebut Ketua Pengadilan Agama Selatpanjang itu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, unsur pimpinan Forkopimda Kepulauan Meranti, Kepala Kantor Kemenag Meranti, Pj. Sekda Meranti, para asisten, Kepala Disdukcapil, Kepala Kantor Kesbangpol dan sejumlah pejabat lainnya. (Prokopim)

Curi Sawit, Warga Kampar Ditangkap di Kunto Darussalam

Rohul(SegmenNews.com)-Personil Kuntodarussalam, Polres Rokan Hulu (Rohul) mengamankan seorang Tersangka dugaan Tindak Pidana (TP) penadahan Buah Kelapa Sawit yang diduga berasal dari TP pencurian.

Pengamanan Tersangka tersebut, dibenarkan Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Paur Humas AIPDA Mardiono P SH, Senin (14/2/2022).

“Tersangka ISS (48) Alamat Jalur 1 Poros KUD Citra Gemilang Desa Muara Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar,” kata Paur Humas.

Lanjutnya, dia diamankan di Afdeling III Blok J6 Kebun PTP N V Sei Intan Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rohul.

“Adapun Barang Bukti (BB) Buah kelapa sawit dengan jumlah 61 Tandan dengan berat 1.140 Kg dan setara dengan jumlah Rp 3.762.000, Satu Unit Mobil Pick Up.Merk Mitshubishi Colt TS120 SS, Warna Hitam dengan Nomor Polisi BM 9053 DE,” terangnya.

Sebelumnya, kata Paur Tersangka ISS berhasil diamankan, selanjutnya pihak Security dari PTP V Kebun Sei intan membawa ke Pos Security kebun Sei Intan

Kemudian pada pukul 19.00 Wib dibawa ke Polsek Kunto Darussalam berikut barang bukti untuk dilakukan proses hukum.

“Saat ini Pelaku diamankan di Polsek Kunto Darussalam sehubungan penanganan perkara pencurian buah Kelapa Sawit,” pungkas AIPDA Mardiono P SH mengakhiri.***(fit)

Kota Pekanbaru Naik ke PPKM Level 3

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kota Pekanbaru naik ke PPKM level 3. Kenaikan level PPKM ini setelah PPKM level 1 berakhir, Senin (14/2) kemarin.

Adanya kenaikan level PPKM setelah tim satgas menerima Instruksi Mendagri No.11 tahun 2022 tentang PPKM level 3, level 2 dan level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19
di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian Covid-19 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

“Sesuai instruksi mendagri, Kota Pekanbaru, kita mengalami kenaikan PPKM dari PPKM level 1 ke PPKM level 2,” ujar Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Syoffaizal, Selasa (15/2).

Pemberlakuan PPKM level 3 di Kota Pekanbaru berlangsung selama dua minggu. Rencananya PPKM level 3 berlangsung hingga 28 Februari 2022 mendatang.

Dirinya mengimbau masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat karena terjadi kenaikan level PPKM. Mereka harus tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19.

Dirinya mengatakan bahwa kasus Covid-19 mengalami kenaikan selama PPKM level 1. Kasus aktif Covid-19 mencapai seribu kasus lebih.

Tim Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru terus optimalkan penelusuran kontak erat. Adanya penelusuran kontak erat sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19.***(dmpku)

Berikut Daftar Harga Sawit di Riau Periode 16 – 22 Februari 2022

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Harga TBS kelapa sawit penetapan ke 07 bulan Januari (periode 16 s/d 22 Februari 2022) di tahun 2022 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit. Adapun jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 – 20 tahun sebesar Rp 40,72/Kg atau mencapai 1,13% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp 3.565,77/Kg.

Kepala dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal turunnya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data

“Untuk harga jual CPO, PT. PN V mengalami penurunan harga sebesar Rp 212,86/Kg dari harga minggu lalu, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 140,42/Kg dari harga minggu lalu, PT. Asian Agri mengalami penurunan sebesar Rp. 209,49/Kg dari harga minggu lalu. PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp. 135,55/Kg dari harga minggu lalu,” katanya.

Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 63,63/Kg dari minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) anjlok pada hari senin, harga CPO dibanderol di level MYR 5.352/ton atau anjlok 1,78% pada pembukaan senin pagi, dan selang beberapa menit kemudian harga CPO terkoreksi lebih dalam hingga 4,17% ke MYR 5.307/ton.

“Harga CPO dapat terkoreksi lebih dalam ke kisaran MYR 5.174-5.247/ton. Tren harga CPO diprediksikan akan menurun di MYR 5.174/ton, ketika menembus titik support di MYR 5.394/ton. Upaya India untuk menurunkan harga minyak nabati menjelang pemilihan umum di Uttar Padesh (negara bagian terpadat di India) gagal, karena harga minyak sawit dunia justru menyentuh rekor tertinggi pekan lalu,” ujarnya.

Pemicunya adalah Indonesia sebagai eksportir terbesar ke India justru membatasi ekspornya. Pemilihan Umum di India sangat sensitif dengan inflasi harga pangan, sehingga pemerintah India mencoba mengendalikan harga domestik dengan mengurangi pajak impor dan memberlakukan batas persediaan.

” Awalnya, upaya tersebut memang berhasil. Namun, karena India mengimpor dua pertiga dari kebutuhan minyak nabatinya, kebijakan Indonesia mau tidak mau membuyarkan upaya tersebut. Pemerintah Indonesia memberlakukan pembatasan ekspor dan produsen minyak sawit diwajibkan memplot 20% produksinya ke pasar domestik,” paparnya.

Penetapan  Harga TBS Kelapa Sawit Prov Riau No. 7 periode 16 – 22 Februari 2022

Umur 3th (Rp 2.667,34);

Umur 4th (Rp 2.874,16);

Umur 5th (Rp 3.125,03);

Umur 6th (Rp 3.198,01);

Umur 7th (Rp 3.322,80);

Umur 8th (Rp 3.412,76);

Umur 9th (Rp 3.488,09);

Umur 10th-20th (Rp 3.565,77);

Umur 21th (Rp 3.423,19);

Umur 22th (Rp 3.407,05);

Umur 23th (Rp 3.393,60);(mc)

Pemkab Asahan Ikuti Rakor Penanggulangan Covid-19 Bersama Gubernur

Asahan(SegmenNews.com)-Pemerintah Kabupaten Asahan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Covid-19 secara virtual dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Rapat tersebut diikuti oleh Kapolres Asahan, Dandim 0208/AS, Asisten Ekonomi Pembangunan, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Asahan, serta OPD terkait. Rakor virtual tersebut bertempat di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Senin (14/02/2022).

Rakor tersebut digelar secara daring yang diikuti seluruh gugus tugas Kabupaten dan Kota se-provinsi Sumatera Utara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi, didampingi Kapolda Sumut Irjen. Pol. RZ. Panca Putra Simanjuntak, M.Si, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanuddin, Kepala Lantamal Belawan Kolonel Laut ( P) Johanes Djanarko Wibowo, dan Kajatisu Ida Bagus Nyoman Wiswantanu SH, MH, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut.

Rakor kali ini dilaksanakan perihal pembahasan perkembangan dan penanggulangan kasus Covid-19 dan evaluasi PPKM di Provinsi Sumatera Utara. Tujuan diadakannya Rakor 3T atau lebih disebut dengan tindakan melakukan tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 (treatment) adalah salah satu upaya utama penanganan Covid-19.

Mengawali sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berpesan agar seluruh elemen lapisan masyarakat dan pemerintah daerah memberikan dukungan upaya 3T yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracking), dan perawatan (treatment) serta melakukan isolasi terpusat untuk itu Gubsu menghimbau agar TNI-Polri mendampingi dan mendukung kegiatan tersebut.

Pada vidcon tersebut, beliau juga menyampaikan beberapa penekanan antara lain, untuk menekan angka penyebaran varian baru Omicron, maka akan diberlakukan PPKM. Untuk itu, beliau menghimbau agar tetap melaksanakan prokes disiplin 3M (Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak dan hindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin) dan melaksanakan vaksinasi.

”Aktifkan kembali satgas Covid-19 hingga kedesa-desa. Untuk itu, seluruh satgas di setiap daerah harus benar-benar melakukan tugasnya, mengawasi dan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Apalagi sekarang meningkatnya varian virus baru yaitu Omicron,” tegasnya.

Dari data yang diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, per 13 Februari 2022, kasus Covid-19 yang terkonfirmasi untuk seluruh daerah Sumatera Utara bertambah sekitar 825 kasus. Bahkan dari hasil pengecekan laboratorium, dari pertambahan kasus tersebut ada ditemukan yang terpapar Omicron.

Gubernur Sumatera Utara mengatakan bahwa kasus Covid-19 beberapa pekan ini sering tidak stabil. Kadang terjadi penurunan, namun akhir-akhir ini kasus Covid-19 di Sumatera Utara juga cenderung hampir naik 2x lipat. Untuk itu, dirinya meminta kreativitas setiap unsur pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

“Saya berharap semoga terjadi penurunan kasus Covid-19 di Sumut. Untuk itu disiplin prokes, gunakan masker, lakukan vaksinasi terkhusus lansia dan anak-anak, dan untuk pembelajaran tatap muka di sekolah mungkin akan di evaluasi jika tetap terjadi peningkatan kasus,” tegasnya.

Pangdam l/BB Mayjen TNI Hassanudin, S.I.P., M.M., mengatakan dalam menghadapi Covid-19 Varian Omicron, kita tidak perlu panik, namun kita harus tetap berusaha secara maksimal, dengan melakukan langkah-langkah mitigasi guna mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19 Varian Omicron, maka dari itu kita harus meningkatkan pencapaian Vaksinasi ke-ll, untuk itu TNI siap mendukung Pemda dalam penanganan Covid-19 di Propinsi Sumatera Utara, terutama Varian Omicron.

Hal ini juga dikatakan Kapolda Sumatera Utara, Irjen. Pol. RZ. Panca Putra Simanjuntak, M.Si. Beliau menghimbau kepada masyarakat agar segera lakukan isolasi jika terpapar Covid-19, dalam hal ini kita harus bergandengan tangan bersama-sama untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid-19.

Setelah mendengar seluruh rangkaian rakor secara virtual tersebut, Dandim 0208/AS Letkol Inf. Franki Susanto, SE juga menyampaikan bahwa dalam menghadapi pandemi ini adalah kerjasama antara seluruh aspek.

“Semoga Kabupaten Asahan yang saat ini berada pada level 1 bisa segera normal kembali, sehingga Asahan terbebas dari paparan Covid-19 dan para UMKM tidak terhimbas pandemi lagi,” harapnya.

Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK, MH, juga menyampaikan agar setiap unsur pemerintah segera melakukan langkah nyata seperti menggunakan stiker ayo pake masker dan ayo vaksin yang ditempel di seluruh mobil dinas. Jika saat ini Asahan masih berada pada level 1, agar segera mengambil langkah antisipasi, apabila ada 1 orang terkonfirmasi segera melakukan 3T seperti tracing sebanyak 25 orang secara acak.

“Kita juga perlu mengejar target vaksinasi dosis 2 sebesar 70% dengan melaksanakan vaksinasi door to door, melaksanakan vaksinasi massal termasuk lansia. Di sisi lain, kita juga perlu lebih meningkatkan operasi yustisi, 3x sehari yakni pagi, siang, dan malam untuk meningkakan protokol kesehatan serta melakukan program bagi-bagi masker dari oleh Forkopimda,” tegasnya.

Tekait agenda rakor tersebut,Bupati Asahan di Wakili Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Muhilli Lubis menyampaikan agar operasi Yustisi lebih ditingkatkan di tempat-tempat yang rawan kerumunan masyarakat di Asahan dan sebaiknya dilakukan 3x sehari yakni pagi, siang, malam untuk memperketat dan mengawasi pola penyebaran virus Covid-19. Pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Asahan utamanya kepada kelompok usia rentan juga akan terus dimasifkan agar tingkat capaian vaksinasi di Kabupaten Asahan dapat dicapai sesuai dengan harapan.

Bupati Asahan melalui Asisten Ekbang juga berpesan dan menghimbau masyarakat Kabupaten Asahan untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19, karena vaksinasi ini bermanfaat untuk meningkatkan herd immunity tubuh dari serangan wabah virus Covid-19 apalagi saat ini sedang marak varian baru yaitu Omicron yang tingkat penularannya jauh lebih cepat.(ric)