Beranda blog Halaman 713

Bank bjb Edukasi Masyarakat, Waspadai Sistem Penipuan Online

Jakarta(SegmenNews.com)-Perkembangan layanan digital di semua sektor kehidupan, mendapat respons positif dari masyarakat. Tak terkecuali inovasi layanan perbankan yang kini berlomba, menawarkan sejumlah fitur online bagi nasabah. Demi memudahkan transaksi keuangan, sekaligus meningkatkan brand perusahaan perbankan tersebut.

“Namun demikian, masyarakat mesti waspada. Terhadap kemungkinan penyalahgunaan sistem online, yang mudah terjadi di era digitalisasi perbankan dewasa ini,” kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, Kamis (9/13/2021).

Terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan nasabah agar terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan bank bjb. Pertama, adalah dengan memastikan bahwa informasi yang Anda peroleh terkait bank bjb, berasal dari channel komunikasi resmi perusahaan.

Channel komunikasi resmi bank bjb selain call center bjb Call 14049 adalah :

Email Resmi untuk informasi dan Pengaduan Nasabah bank bjb yakni bjbcare@bankbjb.co.id

-Akun media sosial resmi bank bjb yakni Instagram @bankbjb, Twitter @infobankbjb, dan Facebook bank bjb. Akun media sosial bank bjb Official adalah akun verified yang bercentang biru.

-Website Resmi bank bjb https://www.bankbjb.co.id

Kedua, nasabah juga diimbau untuk tidak pernah memberikan  informasi data rahasia kepada siapapun. Hal tersebut meliputi Nomor PIN (Personal Identification Number), User ID, Kode OTP (One Time Password), User ID, Kode Akses dan informasi juga nomor, Card Verification Value (CVV), hingga tanggal kadaluarsa (expire date) kartu kepada pihak manapun. Pihak bank bjb tidak pernah meminta informasi data tersebut melalui sarana media elektronik yang tidak aman.

Widi mencontohkan di antara penyalahgunaan sistem online yang marak menyerang dunia perbankan adalah Phising dan Skimming. Phising merupakan aksi penipuan yang dilakukan pihak tertentu. Lewat upaya mencuri informasi rahasia seorang nasabah, dengan mengincar user-id, PIN, OTP, data kartu kredit dan informasi sensitif lainnya.

“Modus mereka bisa dengan membuat situs palsu yang memiliki tampilan mirip dengan situs resmi bank,” ujar Widi.

Atau, lanjut dia, Phising dikerjakan dengan pura-pura mengaku petugas bank/institusi tertentu. Kemudian meminta data nasabah (username dan password atau user id dan lainnya) dengan modus yang mengaku sebagai call center bank bjb untuk menelepon nasabah, dan kemudian melancarkan aksi penipuan.

Widi mengungkapkan pengamanan terhadap aksi Phising bisa ditempuh di antaranya melalui menjaga kerahasiaan data pribadi.

“Tidak sembarangan membuka email dan link email yang tidak jelas pengirimnya. Atau bisa dengan rutin mengubah password secara berkala, dengan memakai password kombinasi huruf, angka dan karakter,” paparnya.

Kewaspadaan nasabah, sambung Widi, juga mesti ditingkatkan atas Skimming. Yaitu metode membaca data magnetik yang terdapat pada Kartu Debit atau Kartu Kredit secara ilegal.

“Modus lainnya yang sering terjadi adalah Skimming data lewat pengintipan data nasabah di mesin ATM, melalui kamera tersembunyi yang dipasang pelaku,” ujarnya.

Beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai antisipasi Skimming yakni, mengutamakan menuggunakan ATM bank bjb, mengganti PIN ATM secara berkala. Menutup tombol pinpad dengan tangan, saat anda memasukkan PIN ATM.

“Penting diingat pula, jangan sampai mudah memberikan PIN ATM kepada pihak lain, yang mengaku sebagai petugas bank,” tutur Widi.

bank bjb, lanjut dia, sejauh ini telah berupaya memberikan informasi dan wawasan guna meningkatkan kewaspadaan nasabah atas setiap penipuan online. “Tentu saja layanan digital telah memudahkan masyarakat dalam mengakses setiap produk dan program perbankan yang ada. Namun begitu, kehati-hatian dalam setiap aktivitas transaksi mutlak dijalankan demi keamanan bersama,” pesannya.***(rls)

Konflik Lahan PT.Wanasari vs Masyarakat Dibahas Seminar HMI Kuansing

Kuansing(SegmenNews.com)– Persoalan yang terjadi antara PT. Wanasari dengan Masyarakat desa Simpang Raya Kabupaten Kwansing yang di mediasi Pakar Lingkungan Provinsi Riau Dr.Elviriadi Spi  Msi  dibahas dalam seminar HMI, Rbu (15/12/2021) sore di cafe tepi Sawah Taluk Kuantan.

Selain Dr. Ellviriadi acara tersebut juga dihadiri Kapolres Kwansing yang diwakili Kanit PPA, Kajari Kwansing diwakili Kasi Pidum, Ketua dan Pengurus lumbung Informasi Rakyat(LIRA) Kwansing,Kabid Humas LPK Provinsi Riau Yusrizal Yahya,dan puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa islam Indonesia(HMI)kwansing.

Seminar yang diangkat dengan tema Konflik Agraria di Kwansing dan Solusi, dengan nara sumber sebanyak tiga orang yakni Pakar Lingkungan hidup Provinsi Riau,Kajari Kwansing,Kapolres dan salah seorang anggota DPRD Kwansing.

Nara Sumber pertama Dr. Elviriadi Spi, Msi pada pemaparannya menyampaikan bahwa saat ini cukup banyak persoalan-persoalan yang terjadi dengan Masyarakat Kwansing namun di dominasi dengan masalah konflit lahan perkebunan antara Masyarakat dengan Perusahaan.

,”Hampir seluruh Masyarakat di Setiap Kabupaten di Riau konflit masalah lahan dengan perusahaan ini salah satu pertanda bahwa Pemerintah tidak peduli dengan nasif Masyarakatnya,”Terang Elviriadi yang Vokal itu.

Dr.Elv juga menyampaikan kalau kedepannya Pemerintah lebih mencintai  Perusahaan daripada Rakyatnya maka tunggulah kehancuran akan datang,terutama sekali di desa yang jauh dari kota,yang kurang termonitor.

Pada kesempatan itu Elv membeberkan kepada peserta seminar yakni terkait dengan PT.wanasari yang sedang mengeksecusi lahan perkebunan sawit warga Simpang Raya,

Pada kesempatan itu juga Sang Dr.Elviriadi yang kerap jadi saksi ahli di pengadilan itu,setelah mengutarakan Kronologis kejadian beliau berpendapat putusan Mahkamah Agung harus ditafsirkan secara objektif dan ilmiah.

“Luas lahan HGU PT.Wanasari yang dimaksud dalam Putusan itu yang mana? Berapa luas yang boleh dieksekusi. Berapa yang masih harus memenuhi syarat HGU yang sah sesuai UU.No.40 tahun 1996.

Kemudian, ijin HGU yang ditelantarkan sejak 1997 sampai lebih sepuluh tahun, itu kan tidak sah. Lahan kembali ke negara. Mengapa belakangan di “hidup” kan kembali oleh BPN? Inikan mal adminstrasi yang memicu konflik agraria dan korban masyarakat, “Ungkap Elviriadi yang didampingi Puluhan Mahasiswa yang tergabung didalam Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia(HMI)Kabupaten Kwansing.

DR.Elviriadi yang juga sebagai Kepala Departemen Perubahan Iklim Majelis Nasional KAHMI  itu meminta PT.Wanasari dan pihak eksekutor menyebut lokasi eksekusi selaras dengan hukum acara perdata.

“Jadi jangan sampai  nomenklatur dan hukum acara perdata tidak terpenuhi. Jika lahan masyarakat masih bersertifikat, perusahaan tidak bisa langsung eksekusi. Harus ikuti UU.No.40 tahun 2006 tentang HGU yakni melakukan pelepasan hak. Jika belum digugurkan SHM Warga, maka hal itu bisa menimbulkan persoalan baru. Yaitu pidana perusakan tanaman sawit warga yang memiliki yang dikeluarkan oleh BPN,” tambahnya.

Sementara itu, puluhan Anggota HMI Kabupaten Kwansing berjanji akan mendukung penuh seniornya Dr.Elviriadi yang telah berkontribusi secara hukum lingkungan terhadap persoalan lahan antara PT.Wanasari dengan Masyarakat desa Simpang Raya.

,”HMI siap membantu Dr.Elviriadi didalam memperjuangkan hak-hak Masyarakat yang di tindas oleh Perusahaan yang hanya mencari keuntungan Pribadi,” tandas  Novri salah seorang aktivis HMI. (yus)

Pakai Sampan, Tim Sasar Wilayah Suku Akit untuk Vaksinasi

Selatpanjang(SegmenNews.com)- Tim vaksinator terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus asal Wuhan tersebut di kabupaten bungsu di Riau itu.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak Polsek Tebingtinggi dengan sistem jemput bola ke pelosok-pelosok desa di kabupaten termuda di Riau, seperti yang dilakukan beberapa hari belakangan ini yakni tepatnya pada Rabu 14 Desember lalu, vaksinasi dilakukan kepada warga Suku Akit di Dusun Keridi, Desa Batin Suir, Kecamatan Tebingtinggi Timur dengan personil vaksinator gerai berjumlah 8 orang dan sasaran sebanyak 122 dosis.

Untuk menuju ke Desa Batin Suir, tim vaksinator yang dipimpin Kapolsek Tebingtinggi, IPTU Aguslan SH dengan menggandeng UPT Puskesmas Sungai Tohor sampai ke desa tersebut dengan menggunakan sampan dayung atau perahu kecil karena harus melewati sungai dan lewat dari pelabuhan Sedulur.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH, sebagaimana disampaikan Kapolsek Tebingtinggi, Iptu Aguslan SH, bahwa ini merupakan upaya mempermudah urusan masyarakat dalam rangka percepatan vaksinasi.

Apalagi, lanjut Kapolsek, notabene-nya Kepulauan Meranti merupakan daerah yang aksesnya sulit dijangkau karena berpulau-pulau.

“Kita hadir untuk membantu memudahkan urusan masyarakat. Termasuk soal vaksinasi yang menjadi salah satu fokus tugas kita saat ini. Para personel, terutama Bhabinkamtibmas sudah kita arahkan jemput bola untuk mengejar target vaksinasi,” ungkap Aguslan, Kamis (16/12/2021).

Pihaknya kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat wilayah hukum Polsek Tebingtinggi yang belum vaksin agar mendatangi tempat vaksin yang tersedia di masing-masing kecamatan maupun desa.

“Kami mengimbau dan mengajak warga yang belum vaksin agar segera divaksin. Vaksin merupakan upaya pemerintah melindungi rakyat dari penularan virus Corona yang tengah melanda dunia saat ini, jadi mohon kerjasamanya,” harapnya.***df

Temui Mahasiswa Meranti Berprestasi, Bupati Adil Ajak Ikut Membangun Kampung

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H.M Adil mengajak seluruh masyarakatnya untuk bersama-sama pemerintah kabupaten bersinergi membangun daerah. Terutama bagi warganya yang berkarir di luar daerah maupun yang sedang menimba ilmu di berbagai perguruan tinggi.

Imam Sutadi dan Ahmad Faqih contohnya. Dua orang mahasiswa asal Kepulauan Meranti itu sedang berkuliah di Politeknik Negeri Bengkalis. Mereka sengaja bertemu Bupati Adil usai melaksanakan MoU kerjasama pendidikan di kampus tersebut belum lama ini.

Kedatangan mereka mengenalkan kepada bupati hasil karya mereka yang bernilai bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Imam Sutadi, mahasiswa Teknik Mesin Produksi dan Perawatan asal Tanjung Kedabu, Rangsang Pesisir mengenalkan mesin sangrai (roaster) kopi hasil karyanya sendiri. Dia pun membawa langsung contoh kopi liberika Meranti yang disangrai lewat mesin buatannya.

“Mesin ini bisa memasak kopi dengan kapasitas 4 kilogram perjam” sebutnya.

Keunggulan dari mesin tersebut, kata mahasiswa angkatan 2018 itu, bisa diproduksi dengan harga murah dibandingkan mesin serupa yang dijual dengan harga hingga Rp 20 juta ke atas.

“Biaya produksi mesin ini hanya Rp 10 juta saja,” ujarnya.

Selain mesin produksi kopi, Imam Sutadi juga membawa parfum mobil beraroma kopi liberika hasil olahan tangannya sendiri.

“Sejauh ini produk saya baru diperjual belikan dalam lingkungan kampus dan sekitarnya,” kata Imam.

Berbeda dengan Imam, Ardhi Faqih menunjukkan produk madu kelulut hasil produksi masyarakat kampungnya di Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau. Madu tersebut diproduksi oleh kelompok masyarakat yang dibinanya.

“Semoga bapak bupati berkenan membantu pengembangan madu yang diproduksi kelompok masyarakat di Bagan Melibur ini,” harap mahasiswa jurusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Bengkalis itu.

Mendengar pemaparan mahasiswa asal Kepulauan Meranti itu, Bupati Adil pun menyambut baik dan siap memfasilitasi. Dia mengajak Imam dan Ardhi bersinergi bersama pemerintah kabupaten.

“Saya sangat mengapresiasi, ternyata ada anak Meranti yang sudah mampu membuat mesin seperti ini,” ujar Adil.

Bahkan dirinya lewat Plt. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, meminta Imam Sutadi menyiapkan satu buah mesin sebagai contoh untuk dipamerkan di Meranti.

“Kita akan mengenalkan inovasi ini kepada masyarakat. Kedepan bagaimana ini bisa dikembangkan lebih baik lagi. Mari terus berinovasi untuk membangun kampung kita,” katanya lagi.

Dia juga menawarkan kepada dua mahasiswa tersebut program pinjaman di Bank Riau Selatpanjang, sebagai modal pengembangan usaha bagi entrepreneur muda di Kepulauan Meranti.

“Jadi cukup bayar pokok pinjamannya saja. Soal bunga akan ditanggung oleh Pemkab Kepulauan Meranti,” tutur Adil lagi.

Dalam kesempatan itu juga, dua inovator muda Meranti tersebut menghadiahkan kopi, parfum dan madu hasil olahan mereka kepada Bupati Adil. Hadiah itu pun dengan bangga diterimanya sambil menyerahkan sejumlah uang.

“Saya harus beli, masa bupati mau gratis,” sebut Adil bercanda sambil membayar semua produk yang diberikan sebagai bentuk dukungannya kepada dua mahasiswa tersebut. (hms)

Kucing Hutan Jantan Ditemukan Mati di Areal PT RAPP

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Seekor kucing kucing hutan (Prionailurus Bengalensis) berjenis kelamin jantan dewasa ditemukan mati di areal Kerinci Central Nursery 2 (PT. RAPP) Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Senin, 13 Desember 2021, sekira pukul 10.45 WIB.

Tim Seksi Konservasi Wilayah I, dipimpin Tommy Sinambela langsung turun melakukan cek lokasi dan pengamatan fisik terhadap satwa tersebut.

Tim tidak menemukan luka pada tubuh satwa. Analisa Tim, kematian satwa terjadi secara alami. Segera Tim melakukan penguburan satwa di sekitar lokasi satwa ditemukan. Sekira pukul 11.20 WIB satwa selesai dikuburkan.

Informasi ini disampaikan melalui IG resmi BBKSDA Riau, Kamis (16/12/2021).***(chir)

Warga Pekanbaru Gugat Persoalan Pengeloaan Sampah di Pekanbaru

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gugatan warga Negara (citizen lawsuit) terkait persoalan sampah di Kota Pekanbaru resmi didaftarkan. Riko Kurniawan dan Sri Wahyuni melalui kuasa hukumnya mendaftarkan gugatan tesebut di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Gugatan yang turut diinisiasi oleh WALHI Riau, LBH Pekanbaru, RWWG , Koalisi Sapu bersih dan GPS Plastik menggugat Walikota dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan hingga DPRD Kota Pekanbaru. Ketiga pihak yang ditarik sebagai tergugat diminta untuk membenahi kebijakan pengelolaan sampah, baik kebijakan penanganan hingga pembatasan.

Even Sembiring, Direktur Eksekutif WALHI Riau menyebut persoalan sampah di Pekanbaru merupakan persoalan krusial. Timbulan sampah terjadi setiap tahun sejak 2016. Kejadian ini akibatkan banjir, pencemaran air, polusi udara hingga gangguan keindahan kota.

“Kejadian timbulan sampah yang terus berulang memperlihatkan buruknya tata kelola pemerintahan di Kota Pekanbaru. Perencanaan, implementasi hingga pengawasan yang buruk mengakibatkan persoalan sampah terus terjadi tiap tahun. Hal ini mengakibatkan penduduk Pekanbaru kehilangan hak dasarnya, hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat,” sebut Even.

Selain persoalan timbulan sampah, kota Pekanbaru juga menghadapi persoalan sampah plastik yang tidak terkendali. Ini tertuang dalam dokumen BPK yang menyebutkan pemerintah kota Pekanbaru harus segara menerbitkan aturan tentang pembatasan plastik sekali pakai. Seharunya perumusan aturan ini bukan menjadi pekerjaan sulit, banyak peraturan kepala daerah,  seperti Kota Bogor, Surabaya, DKI Jakarta, Bali dan lainnya yang dapat dirujuk pemerintah kota untuk merumuskan peraturan pembatasan plastik sekali pakai.

Gugatan ini juga melihat DPRD Kota Pekanbaru tidak serius menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran pengelolaan sampah. Kejadian berulang tidak direspon dengan sikap tegas dan solutif, sehingga Walikota dan Dinas LHK Kota Pekanbaru tidak serius membenahi persolan pengelolaan sampah.

Andi Wijaya, Direktur LBH Pekanbaru sekaligus koordinator tim advokasi mengatakan gugatan ini memperlihatkan partisipasi publik guna mendorong perbaikan kebijakan dan tindakan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam pengelolaan sampah.

“Untuk itu gugatan ini harus dimaknai secara positif oleh para tergugat. Keseluruhan petitum meminta perbaikan, penguatan kebijakan dan alokasi anggaran pengelolaan sampah. Jadi Walikota, Dinas LHK dan DPRD Kota Pekanbaru harus berterima kasih kepada publik yang sudah menginisiasi gugatan,” tutup Andi.***(chr/rl)

PLN Gerak Cepat Pulihkan Sistem Kelistrikan Flores Usai Gempa Magnitudo 7,4

Flores(SegmenNews.com)- 14 Desember 2021* – PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan aman seusai gempa magnitudo 7,4 mengguncang wilayah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan peringatan dini tsunami.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Agung Murdifi menyampaikan, saat ini sistem kelistrikan di Pulau Flores dan Pulau Alor yang terdampak gempa dalam kondisi aman dan tidak ada pemadaman listrik. Namun khusus di wilayah Adonara sempat terjadi gangguan antar jaringan tegangan menengah bersentuhan saat kejadian.

“Sistem Pulau Flores saat ini dipasok dari PLTMG Rangko, PLTMG Maumere, PLTP Ulumbu, PLTS Wewaria dan pembangkitan lainnya serta transmisi dalam kondisi aman dan tidak ada pemadaman listrik di Sistem Pulau Flores. Hanya PLTU Ropa yang masih dimatikan karena terindikasi muka air laut mengalami kenaikan,” kata Agung, Selasa (14/12/2021).

Untuk wilayah Adonara, sempat mengalami padam, namun sejak pukul 16.00 WITA, dari 194 gardu yang terdampak, seluruhnya berhasil dinormalkan. Saat ini dari total 38.085 pelanggan terdampak telah menikmati aliran listrik PLN kembali. Adapun total pelanggan di seluruh NTT mencapai 1 juta pelanggan.

“Kami bersyukur dampak gempa ini pada infrastruktur kelistrikan tidak parah,” ucap Agung.

Dirinya juga menambahkan, saat kejadian, tim lapangan siaga melaporkan kondisi pasokan listrik seusai gempa aman dan kondisi bangunan hingga keluarga pekerja PLN juga tetap aman.

“Kami juga bersyukur peringatan dini tsunami telah berakhir pada pukul 13.24 WITA info dari BMKG. Namun kami tetap masih siaga untuk pemasokan listrik,” kata Agung.

Saat ini, daya mampu sistem kelistrikan Flores saat ini mencapai 89,8 MW dengan beban puncak 74,4 MW sehingga terdapat cadangan daya sebesar 15,4 MW. Petugas di lapangan tetap bersiaga mengamankan pemasokan kelistrikan dan intensif berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 apabila terdapat gangguan kelistrikan yang dialami di sekitarnya,” tandas Agung.***(rls)

Dr. Elviriadi Ingatkan PT.Wahana Tidak Gegabah Eksekusi Lahan Milik Petani

Kuansing(SegmenNews.com)-Dr.Elviriadi S, Di, Msi Pakar Lingkungan mengingatkan PT.Wahana agar tidak gegabah melakukan eksekusi lahan masyarakat petani, Desa Simpang Raya, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau, sebelum ada Izin dari pengadilan.

Hal ini disampaikan Dr. Rlviriadi didamping didampingi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Riau yang di Wakili Kasi LHK Dwiyana S.Hut,Msi Selasa (14/12/2021)busai pertemuan dengan masyarakat petani di Kantor desa Simpang Raya.

Diutarakannya .kendatipun pada Pra Peradilan PT. Wahana di putuskan menang dalam perkara dengan Masyarakat namun Perusahaan tersebut tidak boleh se mena-mena Langsung mengexsecusi lahan yang dimenangkan.

Menurut Dr.Elviriadi untuk mengexsecusi lahan tersebut harus ada putusan Pengadilan secara tertulis dengan persetujuan kedua belah pihak.

,”Kita sangat menyayangkan PT. Wahana mengeksecusi lahan Masyarakat secara paksa dengan menyewa puluhan Brimob mengawal dilapangan untuk menakut-nakuti Masyarakat,”Ungkap Elviriadi yang didampingi Puluhan Mahasiswa yang tergabung didalam Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia(HMI)Kabupaten Kwansing.

DR.Elviriadi yang juga sebagai Ketua HMI Provinsi Riau itu meminta PT.Wahana supaya bersabar menunggu penyelesaian perkara yang Alan dilaporkan kembali ke pihak berwajib melalui lembaga Bagian Hukum(LBH)Provinsi Riau.

,”Kita akan menuntut PT.wahana karena telah merusak kebun sawit Masyarakat yang memiliki legalitas yakni sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN,”tambahnya.

Sementara itu puluhan Anggota HMI Kabupaten Kwansing berjanji akan mendukung penuh Ketuanya Dr.Elviriadi yang telah mengambil alih persoalan lahan antara PT.Wahana dengan Masyarakat desa Simpang Raya.

,”HMI siap membantu Dr.Elviriadi didalam memperjuangkan hak-hak Masyarakat yang di tindas oleh Perusahaan yang hanya mencari keuntungan Pribadi,” tandasnya-(yus)

Dr.Eiviriadi: Kader Muhammadiyah Harus Mampu jadi Pemimpin dan Dakwah Ditengah Masyarakat

Taluk Kuantan(SegmenNews.com)- Para Kader Muhammadiah harus mampu menjadi Pemimpin dan Pendakwah ditengah-tengah masyarakat. Demikian disampaikan Ketua Muhammadiyah Provinsi Riau Dr.Elviriadi Spi,Msi dalam pencerahan saat silaturahmi di PP KH. Ahmad Dahlan Taluk kuantan Rabu(14/12/2021).

Hadir pada acara tersebut Ketua Muhammadiyah Taluk Kuantan Febri para Guru mts, MA, ponpesn KH. Ahmad Dahlan dan Pengurus Muhammadiyah Taluk Kuantan.

Disampaikanya,Kader Muhammadiayah adalah termasuk orang-orang yang mampu mengembangkan Alqur’an Di segala penjuru dimana mereka tidak mengenal lelah untuk mengambangkan Agama Islam dimuka Bumi.

Pemimpin yang dimakaud bukan hanya memimpin Daerah ataupun Negara akan tetapi terlebih dahulu adalah Pemimpin di Rumah tangganya sendiri.

,”Untuk itu didiklah anak-anak kita didalam memahami agama Islam dan membaca Alqur”an setiap selesai Sholat Magrib atau Magrib mrngaji,”ajaknya.

Elviriadi juga bertindak sebagai Ustad Kondang itujuga menyampaikan kepada kepada seluruh Kader Muhammadiyah supaya tidak bosan-bosannya memberikan dakwah dimana ada kesempatan,apalagi dimasa Sekarang didalam menghadapi Era Globalisasi.

.”kita sangat berharap kepada Kader dan simpatisan maupun Anggota untuk tetap eksis mengembangkan Islam Di Muka Bumi ini,”ajaknya-(yus)

Bupati HM Adil SH Hadiri Tabligh Akbar Bersama Ketua MUI Riau

Meranti(SegmenNews.com)- Bupati Meranti H Muhammad Adil SH menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka Safari Dakwah MUI Provinsi Riau di Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2021M/1443 H, Berlokasi di Masjid Al-Mujahidin Jalan Banglas,Rabu malam (15/12/2021)

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Meranti Ardiansyah, Kapolres Meranti AKBP Andi Yul, Ketua MUI Provinsi, Ketua MUI Kabupaten H Mustafa SAg MM, Pejabat Dilingkungan Pemkab, dan Jama’ah Masjid Al-Mujahidin, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Forkompinda, Danposal Selatpanjang Jery Hendra, Camat Tebing Tinggi Ratna Juwita Sari, Ketua Masjid Agung.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan dilanjutkan dengan Sambutan Ketua MUI Kabupaten H Mustafa bahwa dia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Meranti H Muhammad Adil SH telah hadir dalam acara ‘Safari Dakwah’ di Masjid Al-Mujahidin. Dalam menyambut hari jadi Kabupaten Meranti yang ke-13 semoga Masyarakat Meranti mendapatkan berkah dan Ridho dari Allah SWT, Selanjutnya segenap pengurus MUI dan saya sebagai ketua masjid disini saya kembali mengucapkan terima kasih.

Acara ini sekaligus memperingati hari jadi Meranti dan kemudian jika ada pelayanan kami kurang berkenan dihati mohon di maafkan, kemudian ada 7 orang saudara kita dari Provinsi, nantik mari sama -sama kita dengar nanti Sambutan dari Ketua MUI Provinsi dan Bupati serta Ceramah dari Ustadz.

“Kami sebagai tuan rumah mengucapkan selamat semoga kita semua mendapatkan Rhido dari Allah, kita semuanya khusus Riau ini orangnya ramah tamah demi menjaga ukhuwah dari pada itu kami mengharapkan arahan dari Bupati Meranti H Muhammad Adil SH dan Provinsi”, ungkapnya H Mustafa SAg MM.

Kemudian Sambutan dari Ketua MUI Provinsi, dalam sambutannya dia mengenalkan dirinya bahwa asli dan lahir di Selatpanjang dan dikatakan bahwa Ardiansyah ketua DPRD Meranti adalah adik kandungnya. Dalam sambutannya dia mengucapkan terima kasih banyak atas sambutan dari Masyarakat dan Pemerintah Daerah.

“Kita berharap kepada Bupati Meranti dan MUI sangat dekat bagaimanapun MUI ini adalah mitranya, dan semoga bisa akrab dan bisa menjalin silaturahmi selamanya, yang penting kami sebagai MUI Provinsi tetap menjaga dan menjalin silahturahmi seperti dalam rangka acara ini, acara ‘Safari Dakwah’, katanya Ketua MUI Provinsi.

Selanjutnya sambutan dari Bupati Meranti H Muhammad Adil SH menyampaikan, Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada semua pihak yang telah terilibat dalam rangka menyukseskan kegiatan ini.

“Mewakili Pemerintah dan Masyarakat Meranti, Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Ketua MUI Provinsi Riau beserta anggota telah Sudi datang di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam acara ‘Safari Dakwah” semoga kita semua mendapatkan berkah dan selalu dilindungi Allah SWT”, katanya H Muhammad Adil SH.

Kami sangat menyambut baik atas terlaksananya kegiatan keagamaan seperti ini. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT sekaligus sebagai wadah untuk memperkuat silaturahmi antar sesama kaum
muslimin. Tak lupa juga, saya ingin mengucapkan selamat datang kepada Bapak Ustadz H Zulhusni Domo, S.Ag yang telah sudi hadir di tengah-tengah Kita, semoga dengan kehadiran Ustadz kita pada malam ini dapat menjadi penyemangat bagi kita semua dalam menambah dan memperkuat ilmu agama demi memperkokoh keimanan dan amal sholeh kita dalam menjalani hidup agar apa yang kita lakukan senantiasa di ridhoi dan diberkahi oleh
Allah SWT.

Pengetahuan terpenting dalam kehidupan. Tanpa ilmu, tentu ajaran slam tidak dapat diamalkan. Untuk agama merupakan aspek mewujudkan masyarakat Gemilang dalam Bingkai Syariah, diperlukan penguatan pengetahuan tentang agama, sehingga masing-masing individu dapat memfilter segala macam pengaruh berkaitan dengan pendangkalan Aqidah.

“Pemerintah daerah terus berupaya agar ‘Gerakan Dakwah’ dapat terlaksana dari semua komponen. Dan InshaAllah melalui kegiatan dakwah ini, kita berharap dapat meningkatkan syiar yang berdampak pada perilaku masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya kesadaran masyarakat untuk mengamalkan ajaran-ajaran agama secara maksimal dan termotivasi untuk melakukan dakwah walau dalam lingkup yang masih terbatas”, ungkapnya H Muhammad Adil SH.

“Mari sama-sama kita simak Tausiyah yang akan disampaikan oleh A-Ustadz kita nanti, semoga apa yang disampaikannya dapat meningkatkan keimanan dan menjadi semangat kita dalam melaksanakan ibadah serta menambah pemahaman dan pengamalan Dul Islam. Demikian beberapa hal yang dapat kami sampaikan, Semoga Allah SWT meridhoi apa yang kita laksanakan pada malam hari ini. Aamiin Yaa Rabbal’alamiin”, tutupnya H Muhammad Adil SH.

“Kepada Ibu/Bapak yang hadir disini saya kembali ingatkan bahwa kami dari Pemerintah sudah melakukan beberapa MOU salah satunya Bidang Pendidikan dan Kesehatan, semalam kita ke Bengkalis, Dumai, supaya apa agar masyarakat Meranti yang berobat tidak perlu susah-susah hanya gunakan KTP saja dan Anak-Anak yang nantik mau kuliah silahkan kita gratiskan”, katanya H Muhammad Adil SH.

“Kemudian saya ingatkan agar masyarakat dapat menjaga kesehatan agar terhindar dari Covid-19, tambah lagi saat ini pemerintah pusat menyarakan agar mengejar 70% masyarakat di Setiap Daerah dan Kabupaten sudah melaksanakan itu, maka dari itu saya ingatkan kepada warga agar melakukan Vaksinasi karna kita takut ada gelombang kedua”, tegasnya H Muhammad Adil SH.

“Saya ingatkan pada akhir tahun ini kepada imam diseluruh masjid agar dapat melaksanakan Sholat Istigosah supaya Meranti menjadi negri Toyabtun Warobun Ghofur, agar kita bisa membuka lembaran baru pada tahun 2022”, katanya H Muhammad Adil SH.

Selanjutnya Acara di Akhiri dengan Ceramah oleh KH Zulhusni Domo S,Ag dan membaca Do’a bersama.(**df)