Beranda blog Halaman 721

Jaga Keberlangsungan Bisnis, PLN Sudah Siap Jalankan Transisi Energi

Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) memastikan siap menjalankan transisi energi. Langkah tersebut dilakukan dengan terus menjaga keberlangsungan usahanya di tengah pelaksanaan transisi energi, juga menyiapkan _sustainability center_ untuk meningkatkan kapabilitas perusahaan.

Manajer Pengelolaan Perubahan Iklim PLN Kamia Handayani mengatakan, PLN berupaya menangkap peluang dari pelaksanaan transisi energi, sehingga dapat menjaga keberlangsungan usahanya.

“Dengan program konversi ke kompor induksi, _electric vehicle_ dimana PLN menyiapkan SPKLU, ada juga layanan sertifikat energi terbarukan, serta layanan _carbon credit_ untuk _offset_ jejak emisi. PLN juga ikut berpartisipasi dalam skema perdagangan emisi,” kata Kamia, dalam diskusi “Presidensi G20: EBT Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060” yang diselenggarakan secara daring, Senin (22/11/2021).

Strategi transformasi energi juga telah disiapkan PLN, sesuai dengan visi perusahaan, untuk menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara dan pilihan pertama pelanggan untuk solusi energi.

Menurut Srikandi PLN ini, perusahaannya harus meningkatkan kapabilitasnya terkait dengan transisi energi. Salah satunya dengan menyiapkan _sustainability center_ yang terdiri dari _renewable energy academy_, _HSSE academy_ dan juga _center of excellence_.

“PLN juga memiliki _transformation office_, yang akan mengawal progres pencapaian aspirasi _carbon neutral_ PLN secara keseluruhan,” ujarnya

Terkait dengan komitmen pemerintah untuk mencapai _Nationally Determined Contribution_ (NDC) di tahun 2030 dan _net zero emission_ di tahun 2060, PLN telah menerbitkan RUPTL 2021-2030 yang sudah disahkan pemerintah, dan untuk jangka panjang sudah memiliki peta jalan menuju _net zero emission_ 2060.

Dalam RUPTL tersebut, akan ada penambahan pembangkit baru sebesar 40,6 gigawatt (GW) selama 10 tahun dengan porsi EBT mencapai 20,9 GW atau sekitar 51,6 persen. Kemudian PLN juga akan pensiunkan PLTU dengan total kapasitas 1,1 GW sehingga kapasitas pembangkit PLN pada 2030 menjadi 99,2 GW.

“Pada RUPTL Hijau ini tercantum inisiatif PLN untuk mencapai target NDC pemerintah di tahun 2030, seperti _biomass co-firing_ dan Konversi PLTD ke EBT,” ucap Kamia.

Sementara itu, untuk jangka panjang PLN akan terus melakukan pembangunan EBT yang dikombinasikan dengan _energy storage_, dan juga interkoneksi. Langkah ini tentunya dibarengi dengan rencana memensiunkan PLTU secara bertahap.

Tidak hanya itu saja, PLN juga tengah mempertimbangkan penggunaan teknologi _Carbon Capture and Storage_ (CCS) mulai 2040 jika harga teknologi tersebut sudah lebih terjangkau. Dengan adanya CCS, diharapkan PLTU yang masih memiliki nilai ekonomi masih dapat dimanfaatkan.

Di sisi lain, Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM RI Sahid Junaidi mengemukakan, secara umum upaya pemerintah menuju karbon netral berdasarkan 5 prinsip utama. Kelima prinsip tersebut meliputi peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), pengurangan energi berbasis fosil, peningkatan pemanfaatan kendaraan listrik di sektor transportasi, peningkatan pemanfaatan peralatan listrik untuk sektor rumah tangga dan industri, dan terakhir pemanfaatan teknologi bersih seperti CCS.

“Kami telah mengembangkan sebuah peta jalan, yang menjabarkan upaya-upaya yang diperlukan untuk mengembangkan EBT, pengurangan bahan bakar fosil dan penerapan teknologi bersih untuk mencapai karbon netral pada 2060 atau lebih cepat melalui bantuan internasional,” papar Sahid.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Chairani Rachmatullah mengingatkan, hal mendasar yang perlu disiapkan adalah model bisnis yang tepat untuk menjaga keberlanjutan PLN sebagai penyelenggara layanan kelistrikan Indonesia.

“PLN perlu melakukan modernisasi sistem penyaluran dan distribusinya. Karena semakin banyak pembangkit _Variable Renewable Energy_ (VRE) beroperasi, maka PLN perlu mengadopsi digitalisasi dan _improvement_ untuk sistem transmisi dan distribusi,” katanya.

Menurutnya, RUPTL Hijau yang baru saja disahkan oleh pemerintah baru berbicara mengenai neraca daya yang dipasok oleh pembangkit EBT nantinya. Sementara masalah yang krusial adalah teknologi yang ekonomis.

“Banyak teknologi EBT, tetapi kita perlu memilih teknologi yang ekonomis. Karena kita ingin menjaga _sustainability_ perusahaan ini sendiri agar dapat PLN terus berlanjut,” imbuh Chairani.

Di samping itu, PLN juga harus mempersiapkan sistem keuangan secara baik agar rencana teknis di RUPTL 2021-2030 dapat tereksekusi tepat waktu.

“Dari 64 GW kapasitas listrik nasional, hampir 73 persennya dikelola oleh PLN. Maka penting sekali menjaga keandalan layanan kelistrikan,” tutupnya.***(ch/rl)

Perusahaan di Riau Diminta Laporkan Tenaga Kerja Melalui Online

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan, Direktorat Binariksa, Kemnaker, Yuli Adiratna meminta seluruh perusahaan di Provinsi Riau untuk melaporkan tenaga kerjanya.

Hal itu disampaikan Yuli Adiratna saat sosialosasi Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) Hybrid di Provinsi Riau, Selasa (23/11/2021). Sosialisasi itu diikuti ribuan perusahaan baik secara langsung maupun virtual.

Yuli Adiratna mengatakan, WLKP ini sebenarnya diinisiasi sejak tahun 1953. Kemudian saat ini dimudahkan melalui online, sehingga perusahaan mudah melaporkan tenaga kerjanya tanpa harus datang ke kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), tapi bisa dimana pun karena melalui online.

“Itu untuk mempercepat layanan saja. Kemudian itu untuk menghindari pertemuan langsung, dan menghindarkan hal-hal yang tak diinginkan seperti pungutan dan lainnya. Kalau lewat online kan hal itu tidak akan terjadi,” kata Yuli Adiratna di Pekanbaru.

Sebab menurutnya, ketika perusahaan memberi laporan yang baik, maka layanan ketenagakerjaannya akan diberikan secara baik. Seperti pembinaan ketenagakerjaan, kemudian tentang pencerahan K3 dan lainnya.

Ditanya soal sanksi bagi perusahaan yang tidak melaporka tenaga kerjanya, Yuli Adiratna menyatakan, sesuai regulasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan, bagi perusahaan yang tidak melaporkan tenaga kerjanya ada sanksinya.

“Sanksi bagi perusahaan yang tidak melaporkan ketenagakerjaan, maka kurungan 6 bulan atau denda Rp1 juta rupiah,” tegasnya.

Disinggung bagaimana dengan perusahaan yang telah menjalankan WLKP, namun tidak sesuai dengan data sebenarnya, dia menyatakan tentu itu tugas pengawas ketenagakerjaan untuk memastikan apakah laporan perusahaan sudah sesuai dengan fakta di lapangan.

“Kalau tidak sesuai, maka kita punya kewajiban memperbaiki, memberi penjelasan teknis dan pendampingan agar laporannya sesuai dengan kondisi lapangan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau, Jonli mengatakan, sosialisasi WLKP tersebut diikuti 50 perusahaan secara langsung.

“Sedangkan secara online itu lebih kurang 1.000 perusahaan, yang mengikuti sosialisasi WLKP ini,” katanya. ***(Ch/MCR)

PWI Riau Gelar Diklat Jurnalisme Anti Hoax dan Fake News

PWI Riau Gelar Diklat Jurnalisme Anti Hoax dan Fake News

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau kembali menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk wartawan.

Diklat bertajuk Jurnalisme Anti Hoax dan Fake News Serta Perlindungan Wartawan Berdasarkan UU Pers dan UU ITE yang disupport penuh oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ini akan diselenggarakan secara luring dan daring pada hari Jumat (26/11/2021) mulai pukul 14.00 WIB siang hingga 22.00 WIB malam.

Untuk luring atau tatap muka, diklat wartawan akan diselenggarakan di Balairung Datuk Empatsuku Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak.

Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang SSos menyampaikan, sedangkan untuk peserta daring atau online, dipersilakan mendaftarkan diri melalui link https://bit.ly/3cCl37w dengan cara mengisi kolom bama sesuai dengan KTP agar tidak terjadi kesalahan pengisian e-Sertifikat. Selanjutnya, pastikan nomor ponsel terintegrasi dengan WhatsApp, pastikan e-mail yang didaftar masih aktif, pastikan data yang dimasukkan sudah benar sebelum mengirim formulir.

“Setiap calon peserta hanya berkesempatan mengisi formulir satu kali,” jelas Zulmansyah.

Pada diklat terakhir yang diselenggarakan PWI Riau di 2021 ini, tampil sebagai narasumber atau instruktur pada sesi I adalah Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun, Ketua Advokasi/Pembelaan Wartawan PWI Pusat Octap Riady dan Direktur LBH Pers Ade Wahyudin. Sedangkan pada sesi II, ada ada 4 Panel Dewan Kehormatan yang akan menjadi narasumber yakni Dheni Kurnia, Fendri Jaswir, Zufra Irwan dan Kazzaini Ks.

“Untuk sesi I, diklat dimulai pukul 14.00 WIB siang hingga 18.00 WIB sore. Sedangkan sesi II dimulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB malam,” sebut Zulmansyah sembari berharap kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius. Karena, dengan tajuk Jurnalisme Anti Hoax dan Perlindungan Wartawan Berdasarkan UU Pers dan UU ITE, akan menjadi rambu-rambu dalam menjalankan kegiatan jurnalistik. Sehingga bisa terhindar dari perkara hukum atau sengketa pers.

“Mari kita ikuti diklat ini dengan serius. Karena pada diklat terakhir yang kita selenggarakan tahun ini tajuk yang diusung akan menjadi rambu-rambu bagi kita dalam menulis suatu berita. Artinya, jangan sampai berita yang ditulis itu masuk kategori hoax,” imbau Zulmansyah seraya menginfokan, pada diklat ini setiap peserta berkesempatan meraih kuiz dan doorprize uang tunai dengan total hadiah Rp5 juta.(rls)

Juniedi Pimpin DPC LPK Rohil, Ketua LPK Riau Miswan Ajak Pengurus Bekerja Maksimal

Penyerahan SK LPK Rohil

Rohil(SegmenNews.com)- Dewan Pengurus Cabang Lembaga Pemberantas Korupsi Kabupaten Rokan Hilir(Rohil) sudah terbentuk.

Hal ini terlihat pada pertemuan penyerahan SK dan kartu tanda pengenal oleh Ketua DPD LPK Provinsi Riau didampingi Dewan Penasehat Tamsir Silalahi, Selasa (23/11) di Aula Kantor Desa Pasir Putih Kecamatan Balai raja.

DPC LPK yang terbentuk sebagai Ketua Juniedi Lumbar Toruan Sekretaris  Royal Aprianto Silaban dan bendahara Syarif Aripin, dan beberapa anggota lainnya.

Ketua DPD LPK Provinsi Riau Miswan Sa.g didampingi Wanhat Tamsir Silalahi mengatakan dengan telah dibentuknya DPC LPK Rokan Hilir ini maka sebanyak enam Kabupaten di Riau sudah terbentuk Pengurus LPK.

Miswan berharap Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) sebagai perpanjangan tangan masyarakat bisa bekerja maksimal dalam menjalankan tugas untuk membantu mediator penyelesaian persoalan di masyarakat baik masalah Perdata maupun Pidana.

Kemudian juga membantu pemerintah dalam pengawasan pembangunan di segala sektor.

Miswan berharap kepada seluruh stakehholder disetiap Kabupaten agar berkenan bekerja sama bahu membahu didalam pelaksanaan pembangunan sehingga tidak ada pekerjaan yang tidak bisa didelesaikan.***(yus)

Pengukuran Lahan Sosial PTPN V Pasir Putih Rohil Masih Berlanjut

Pengukuran  lahan sosial PTPN V pasir putih Rohil masih berlanjut

Rohil(SegmenNews.com)- Pengukuran lahan Sosial yang dikuasai PTPN V desa Pasir Putih Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir yang dimulai Selasa (23/11/2021) masih berlanjut hari Rabu (24/11). Demikian disampaikan Kepala Desa Pasir Putih Utara, Tamsir Silalahi di ruang kerjanya.

Diutarakannya, sesuai dengan surat dari PTPN 5 nomor U-5,KTPU/X/25/XI/2021, yang ditujukan kepada Datuk Penghulu Pasir Putih, Penghulu Pasir putih Barat, Penghulu Pasir Putih Utara, Datuk penghulu Lubuk Jawa, hal pengukuran HGU Kebun Pasir Putih

Pada surat tersebut berbunyi menindak lanjuti surat Kementrian Agraria dan tata ruang Badan pertanahan Nasional Dirjend Survey dan Pemetaan Pertanahan Dan ruang Nomor: 626/S-300.16.1-UK, 01.03/XI/2021 tanggal 17 Nopember 2021 tentang pengukuran dan Pemetaan tanah PTPN V Kebun Tanah Putih Kepenghuluan beserta dua orang tang ditunjuk.

Oleh Penghulu melalui surat tugas untuk mendampingi Tim BPN  dan PTPN V Kabun Pasir Putih untuk menyaksikan dan menunjukkan batas-batas wilayah desa yang berada atau berbatasan langsung dengan HGU PTPN V Kebun Pasir Putih.

Menurut Tamsir Silalahi, pengukuran lahan dilaksanakan dengan membentuk Tim untuk melaksanakan pengukuran dibagi dua Tim dengan titik yang sudah ditentukan, namun karena lahan tersebut cukup luas maka tidak tuntas laksanakan untuk itu akan dilanjutkan Rabu(24/11) di lokasi berikutnya.***(yus)

Bupati H. Muhammad Adil. SH. Menghadiri Northern Sumatera Forum

Bupati H. Muhammad Adil. SH. Menghadiri Northern Sumatera Forum

Batam(SegmenNews.com)- Bupati kepulauan Meranti H. Muhammad Adil. SH menghadiri pembukaan acara Northern Sumatera Forum SKK Migas – KKKS wilayah sumbagut yang diadakan di Best Western Premiere Panbil Batam. Selasa (23/11)

Selain Bupati kepulauan Meranti H. Muhammad Adil. SH tampak hadir Bupati Pelalawan, Padang Lawas, dan Bupati Langkat

Acara Northern Sumatera Forum SKK Migas -KKKS Wilayah Sumbagut ini bertemakan “Sinergi Komunikasi Industri Hulu Migas Bersama pemangku Kepentingan Menuju Target Produksi Minyak 1 Juta BOPD dan Gas 12 BSCFD Tahun 2030” yang akan dilaksanakan pada tanggal 23- 25 November 2021.

Rikky rahmad Firdaus selaku Kepala Perwakilan SKK Migas juga panitia acara Northern Sumatera Forum SKK Migas- KKKS Wilayah Sumbagut ini menyampaikan ucapkan terima kasih kepada peserta yang telah hadir dalam acara Northern Sumatera Forum SKK Migas.

Bupati H. Muhammad Adil. SH. Menghadiri Northern Sumatera Forum

Rikky Rahmad Firdaus sampaikan bahwa acara ini pertama kali dilaksanakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangun komunikasi dan koordinasi serta meningkatkan sinergi hubungan antara SKK Migas – KKKS Wilayah Sumbagut dengan pemangku kepentingan di Pusat dan Daerah, sehingga terbangun kesepahaman bersama terhadap beberapa peraturan dan kebijakan pemerintah serta pelaksanaan kegiatan di sektor industri hulu migas, khususnya di wilayah regional Sumatera Bagian Utara.

Acara ini akan membahas terkait kebijakan dan implementasi terget migas Nasional 1 Juta BOPD dan Gas 12 BSCFD (IOG 4.O) , Peranan pemerintah Pusat dan Daerah dalam perizinan kegiatan usaha Hulu Migas berdasarkan UU cipta Kerja dan turunannya, sosialisasi PP 19 Tahun 2021 tentang penyenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan umum, dan Efek berganda Industri Hulu migas Bagi perkembangan Daerah.

Bupati Meranti HM Adil menunjukkan kue khas Meranti di stad

Selain materi dengan topik-topik yang menarik, Northern Sumatra Forum juga akan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Gubernur yang telah memberikan kontribusi aktif dalam kelancaran operasional hulu migas di Wilayah Sumbagut, di antaranya Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Riau, Gubernur Kepulauan Riau dan Gubernur Sumatera Barat.

Selain itu juga akan ada penghargaan yang diberikan kepada 6 UMKM dan 7 orang Local Heroes perwakilan dari masing – masing Wilayah KKKS

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepulauan riau H. Ansar Ahmad SE. MM yang di wakil oleh Drs HM Juramadi Esram ST sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Dalam sambutannya Beliau ucapan terima kasih kepada SKK Migas yang telah memilih Kota batam Provinsi Kepri dilaksanakan acara Northern Sumatera Forum SKK migas -KKKS.
Beliau berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar.

Acara dilanjutkan dengan melihat stand UMKM dari berbagai daerah termasuk dari Kabupaten Kepulauan Meranti binaan dari EMP malaca Strait.

UMKM dari Meranti menampilkan bermacam aneka kue dari sagu, dan cendol sagu kering siap saji yang menjadi andalan.

Pada kesempatan ini Bupati H.Muhmamad Adil. SH mengapresiasi kepada semua pihak terutama kepada EMP malacca strait yang telah membina UMKM yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sejalan dengan 7 Program strategis Bupati, Pemerintah Daerah akan meningkatkan produk-Produk asli meranti seperti cofee Liberika, Cendol Sagu kering siap saji dan produk lainya melalui UMKM yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Turut hadir Plt kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Penanaman Modal, Sekretaris BPKAD, Sekretaris Badan pengelolaan pajak dan Retribusi Daerah, Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dan Kasubag Protokol.***(ADV/Prokopim)

Beredar Poster Sindiran di Pekanbaru “Dekan Mesum, Sikap Diam Rektor Jadi Tanda Tanya”

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Beredar Poster sindiran terhadap kasus pelecehan seksual di Pekanbaru, Selasa 23 November 2021.

Poster ini bisa ditemukan dari Jalan Sudirman hingga Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.

Poster tersebut berisikan sindiran yang diduga tertuju kepada kasus pelecehan seksual salah satu oknum Dekan Universitas di Pekanbaru terhadap mahasiswinya. Kasus tersebut saat ini sedang ditangani Polda Riau

“Dekan mesum jadi tersangka, sikap diam rektor jadi tanda tanya,” bunyi poster tersebut.

Di poster lain, berisikan undangan untuk Mendikbud, Nadiem Makarim untuk datang ke Unri.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh dosen sekaligus Dekan Fisip Unri viral di sosial media setelah ditayangkan video pengakuan korban.

Dalam video yang tayang di Instagram @komahi_ir itu menyebut bahwa pelakunya tidak lain adalah Dekan Fisip Unri Syafri Harto.

Dalam pembelaannya, Syafri Harto sebelumnya juga sudah memberi klarifikasi terhadap kasus ini. Dia membantah telah melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya. “Saya tidak pernah melakukan perbuatan itu,” ujarnya.***(Segmen1)

Bupati Inhil HM Wardan Tandatangani MoU Kerja Sama dengan Unisi

Tembilahan(SegmenNews.com)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama / Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Islam Indragiri (UNISI), di Lantai 5 Kantor Bupati, Senin (22/11/2021).

MoU antara Pemkab Inhil dengan Unisi tentang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada Masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya Manusia ini ditandatangani langsung oleh Bupati Inhil Drs. H. M. Wardan, MP dan Rektor Unisi H. Najamuddin.

Turut mendampingi Bupati pada kesempatan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Tantawi Jauhari, MM yang juga turut dihadiri Wakil Rektor Unisi beserta jajaran, dan beberapa Kepala OPD serta Kepala Bagian terkait di lingkungan Pemkab Inhil.

Rektor Unisi H. Najamuddin berharap, setelah penandatanganan MoU dengan Pemkab Inhil, bisa ditindaklanjuti yaitu dengan MOA bersama Kepala Dinas atau OPD yang ada di Pemkab Inhil.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan menyambut baik dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Unisi yang berkenan menjadikan Pemkab Inhil sebagai mitra khususnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ucapnya

Bupati Wardan juga mengharapkan dari sekecil apapun yang disepakati dan ditandatangani bersama ini ada realisasinya. Tambahnya

“Secuil saja yang memang betul dapat direalisasikan ini tentunya akan memberikan kontribusi yang sangat-sangat berharga dalam rangka upaya kita melaksanakan kegiatan pembangunan di Daerah ini”. Tutup Bupati HM Wardan.***(Ibn)

Pemko Pekanbaru Masuk Nominasi 10 Besar Inovasi Daerah, Wali Kota Presentasi Besok

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Setelah melewati proses yang cukup panjang sejak Juli 2021, penilaian indeks inovasi daerah yang digawangi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hampir sampai puncak tahapan pelaksanaan kegiatan saat ini. Kota Pekanbaru berhasil masuk nominasi 10 besar untuk klaster kota se-Indonesia tahun ini.

Tahap selanjutnya adalah penilaian presentasi oleh kepala daerah. Tahapan ini telah dimulai, Selasa (23/11).

Tahapan presentasi ini telah dibuka secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro. Acara berikutnya langsung masuk ke pemaparan dari pemerintah provinsi dan dilanjutkan dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Tahap penilaian kali ini dapat dilakukan secara daring maupun luring di Ruang Sidang Utama Gedung A lantai 3 Kemendagri. Untuk presentasi Kota Pekanbaru akan dilakukan secara langsung di tempat acara oleh Walikota Pekanbaru Firdaus besok.

Presentasi ini akan dihadiri juga oleh seluruh kepala perangkat daerah yang masuk kedalam inovasi unggulan diantaranya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Muhammad Jamil, Kepala Dinas Pertanahan Dedi Gusriadi, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Irma Novrita, Camat Rumbai Vemi Terlihat, serta kepala perangkat daerah yang lain juga turut hadir dalam pelaksanaan presentasi esok hari.

“Pada tahap penilaian kali ini, kami telah mempersiapkan diri secara maksimal. Semoga kami mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kota Pekanbaru Azwan ketika menghadiri pembukaan acara penilaian presentasi pada pagi tadi.

Pada kegiatan kali ini penilaian akan dilakukan oleh tim yang terdiri dari berbagai unsur baik pemerintahan, akademisi, peneliti, hingga dari media massa.***(chr)

Bupati Rohul  Ikuti Deklarasi Damai Pilkades Serentak Ke III  Rohul Tahun 2021

Rohul(SegmenNews.com)-Bupati  Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman bersama Wabup H Indra Gunawan di dampingi Kapolres AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK  menghadiri deklarasi damai pilkades serentak Gelombang Ke III Kabupaten Rohul Tahun 2021. Selasa (23/11/2021)

di Hall Islamic Center Rohul.

Deklarasi itu juga dihadiri  Anggota DPRD, Ali Imran, Kajari diwakili  Kasi Pidum HR Nasution SH MH, Dandim 0313 KPR diwakili  Danramil 08 Tandun Kapten Inf Mawardi Kadis DPMPD Margono S Pd, Kasatpol PP, Ridatmanto SIP, MP.

Para Kapolsek Kapolsek, para Camat se – Rohul, seluruh Calon Kepala Desa (Cakades) sebanyak 65 orang , Ketua BPD dan Ketua Panitia Penyelenggara Pilkades dan lainnya.

Acara tersebut diawali dengan pembacaan Naskah Ikrar Calon Kepala Desa, diikuti penandatanganan Deklarasi Damai Pilkades Serentak Gelombang Ketiga Tahun 2021.

Sementara itu Bupati Rohul H. Sukiman mengatakan pelaksanaan Deklarasi  yang diikuti seluruh Kepala desa ini bertujuan untuk menciptakan pesta Demokrasi di tingkat desa ini terlaksana dengan sukses dan damai di tengah-tengah Masyarakat.

Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh calon Kepala Desa agar mematuhi segala aturan terkait dengan pemilihan Kepala desa  sesuai dengan aturan yang sudah disampaikan,”Silahkan hidupkan lampu kita dengan tidak memadamkan lampu orang lain,” ungkap Bupati.***(yus)