Beranda blog Halaman 754

Syukuran HUT Ke-76 TNI, Gubri Harap Jadi Momentum Persatuan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Saat menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun ke-76 TNI, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap HUT TNI menjadi momentum persatuan seluruh komponen.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau dan Forkompinda Riau mengucapkan dirgahayu TNI. Semoga Kita Senantiasa bersatu, berjuang dan kita pasti menang,” ucapnya, di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (05/10/2021).

Menurutnya, berdasarkan arahan dari Presiden RI Joko Widodo, perlunya sinergi Pemerintah Daerah (Pemda), TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat khususnya di Provinsi Riau. Hal itu untuk menghadapi setiap tantangan serta tugas secara bersama.

 

“Alhamdulillah tentunya kita telah berhasil, di antara lain dalam rangka mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun itu menjadi ancaman kita di Provinsi Riau,” ujarnya.

Kemudian, juga dalam menghadapi Pandemi COVID 19. Untuk saat ini, dikendalikan Bed occupancy rate (Bor) atau yang berkenaan dengan ketersediaan tempat tidur yang ada di Provinsi Riau sudah dapat dikendalikan.

“Dimana sekarang hanya 5 persen bor yang ada di semua Kabupaten dan Kota yang ada di Riau ini. Pada saat ini pasien kita hanya lebih kurang 47 orang jadi artinya sangat jauh sekali. Dan ini tentunya adalah berkat dukungan TNI-Polri bersama dengan pemerintah daerah dengan dinas kesehatan serta semua stakeholder yang terkait,” katanya.

 

Namun, ungkapnya tentunya masih banyak tantangan ke depan khususnya berkenaan dengan persoalan yang ada di Provinsi Riau, baik persoalan di perairan di pulau-pulau terluar, termasuk juga persoalan yang berkaitan peredaran narkoba dan ilegal logging.

“Untuk itu, kami mohon bantuan Pak Kapolda, Pak Dandrem serta jajaran Forkopimda Riau lainnya, bersama dengan pemerintah dalam menghadapi persoalan tersebut,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syamsuar juga mengungkap perhargaan yang tinggi atas upaya serta kerja keras TNI, Polri bersama dalam menghadapi tantangan yang ada khususnya di Provinsi Riau.

“Kami juga mengucapkan terima kasih. Semoga ini jadi amal ibadah kita di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, ini merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini,” tuturnya.***(mc/)

Sekdaprov Hariyanto Ingatkan Jangan Percaya Calo CPNS Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto meninjau pelaksanaan ujian perdana Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di UPT Penilaian Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Selasa (5/10/2021).

Saat tinjauan Sekda Riau didampingi Kepala Regional XII Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Neny Rochyani, Asisten I Setdaprov Riau Jenri Salmon Ginting, dan Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan.

Dalam tinjauannya SF Hariyanto melihat secara langsung score SKD CPNS Pemprov Riau dilayar televisi yang disiapkan panitia di luar ruang ujian.

Kemudian, SF Hariyanto memberi pengarahan dan motivasi kepada peserta CPNS yang akan mengikuti SKD di ruang tunggu untuk mengikuti ujian dengan jujur, dan jangan percaya calo yang mengiming-imingkan bisa menjamin kelulusan CPNS Pemprov Riau.

“CPNS Pemprov Riau tidak ada namanya pakai calo. Saya pesan jangan percaya calo. Apalagi pakai uang sekian harus bayar. Sekali lagi jangan percaya,” pesan SF Hariyanto mengingatkan.
Lebih lanjut SF menyatakan, jika seleksi CPNS Pemprov Riau dilakukan secara transparan. Bahkan hasil ujian bisa dilihat secara langsung atau live di Youtube BKD Provinsi Riau.

“Peserta maupun masyarakat bisa langsung tahu hasilnya, Passing Grade kan sudah ada. Peserta bisa lihat dia lolos atau tidak sesuai ranking. Jadi jangan percaya namanya calo atau joki tidak ada itu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Riau Ikhwan Ridwan mengatakan, ujian SKD CPNS Pemprov Riau akan dilaksanakan selama 15 hari, mulai 5-19 Oktober.
“Untuk teknis pelaksanaan ujian kita bagi empat sesi setiap harinya. Masing-masing sesi ada 50 peserta,” katanya.

Sedangkan peserta lulus administrasi yang mengikuti ujian SKD CPNS Pemprov Riau terdapat 3.230 orang. Dengan rincian 2.892 CPNS dan PPPK 262 orang.

“Tahun ini total pelamar CPNS dan PPPK Pemprov Riau ada 11.001 orang. Namun yang lulus administrasi 3.230 orang, dengan rincian 2.892 CPNS dan PPPK 262 orang. Sedangkan formasi yang diterima sebanyak 455 orang, dengan rincian CPNS sebanyak 123 orang dan PPPK sebanyak 332 orang,” tutupnya.***rls/

Dikunjungi 3 APP, BPK PerwakilanProvinsi Riau Sebut Pergubri Bisa jadi Kriteria Audit Anggaran Publikasi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Tiga Asosiasi Perusahaan Pers (APP) Riau, konstituen Dewan Pers (DP) yang terdiri dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) melakukan kunjungan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau, Senin (4/10/2021).

Rombongan 3 APP Riau terdiri dari Ketua AMSI Riau, Ahmad S.Udi, Ketua SMSI Riau Novrizon Burman, Ketua SPS Riau Khairul Amri, Sekretaris AMSI Riau Dian Alhadi, Bedum AMSI Riau M Junaidi, Majelis Etik AMSI Riau Hasan Basril, Sekretaris SMSI Riau Luna Agustin, dan Sekretaris SPS Riau Hasbi. Rombongan langsung diterima Kepala BPK Perwakilan Provinsi Riau Widhi Widayat yang didampingi Kepala Subauditorat II Handrias Haryotomo dan Kepala Humas dan TU Kalan Solikhin.
Pertemuan yang digelar di Ruang Pusat Informasi dan Komunikasi (PIK) Kuantan BPK Perwakilan Provinsi Riau tersebut berlangsung santai. Bahkan kerap diselingi canda. Diawali dengan ucapan selamat datang sekaligus perkenalan oleh Widhi Widayat selaku tuan rumah, dilanjutnya penyampaian tujuan kunjungan oleh Juru Bicara 3 APP Riau Ahmad S.Udi.

Ahmad mengungkapkan tujuan kunjungan sesungguhnya adalah untuk membangun sinergi dengan BPK Perwakilan Provinsi Riau terkait adanya Peraturan Gubernur Riau Nomor 19 Tahun 2021 Tentang Penyeberan Informasi Penyelenggaraan Pemerintah di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Riau atau yang lebih familiar disebut dengan Pergubri Mitra Media.

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan keberadaan Pergubri tersebut merupakan hasil dari dorongan 3 APP Riau dalam rangka memulihkan ekosistem bisnis media. “Kehadiran Pergubri Mitra Media ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk memulihkan ekosistem bisnis media,” ujar Ahmad.

Secara garis besar, tambah Ahmad, Pergubri Mitra Media berupa persyaratan media yang dijadikan mitra publikasi penyelenggara pemerintah di lingkungan Pemprov Riau. Persyaratan tersebut mengacu pada standar yang diterapkan Dewan Pers. Misalnya, media yang bisa dijadikan mitra entitas minimal sudah lolos verifikasi administrasi di Dewan Pers.

Mendapat penjelasan tersebut, Widhi Widayat melihat Pergubri Mitra Media sangat positif. Sebagai upaya untuk mewujudkan penggunaan anggaran negara yang akuntabilitas. “Pergubri itu bisa kita jadikan kriteria dalam mengaudit penggunaan anggaran publikasi di media massa,” tegasnya.
Lebih lanjut Widhi Widayat mengharapkan keberadaan Pergubri Mitra Media tersebut bisa menjadi regulasi agar penggunaan anggaran publikasi, selain akuntabilitas juga tepat sasaran. “Ada output dan outcome yang jelas dan terukur,” demikian pandangannya.

Atas apresiasi positif BPK Perwakilan Provinsi Riau tersebut, rombongan 3 APP Riau sangat beterima kasih. Kian bersemangat dalam memulihkan ekosistem bisnis media di Riau.***(rsl)

Kemeriahan Upacara Pembukaan PON XX Papua, Warga: Terima Kasih PLN

Jayapura(SegmenNews.com)- Kesuksesan pembukaan PON XX Papua, Sabtu (2/10) malam, membuat Indonesia dipandang oleh seluruh dunia. Kilau lampu yang mengiringi acara pembukaan selama tiga jam tersebut bahkan sempat _tranding topic_ world wide platform _Twitter_.

Kemewahan pembukaan ini tak lepas dari kontribusi PLN dalam memastikan keandalan listrik selama acara berlangsung.

Dentuman musik dari 88 unit perangkat _sound system_ serta gemerlap ratusan cahaya lampu turut melengkapi kemeriahan pembukaan pesta olahraga nasional di Stadion Lukas Enembe. Puluhan ribu pasang bola mata yang menyaksikan langsung ikut terhanyut dalam euforia energi PON XX di Bumi Cenderawasih itu.

Salah satu nona asal Jayapura, Meskerorey mengaku terkagum hingga tak mampu berkata kata saat menyaksikan secara langsung pembukaan PON. Kata dia, gemerlap lampu yang mewah baru pertama kali ini berkilauan di tanah Papua.

“Acara tadi _amazing_. Lampunya keren sekali. Petasan keren sekali. Saya rekam semua lampunya. Listrik tidak ada gangguan tidak ada hambatan. Penerangan semuanya sangat memuaskan,” ujar Meskerorey.

Tidak hanya Meskerorey, Bunga yang menyaksikan langsung juga mengaku berdecak kagum atas pementasan tadi malam. “Ini momen yang bukan biasa buat Papua. Ini kemeriahan yang luar biasa. Ini baru pertama kali terjadi di Papua. Ini megah dan kami sebut ini indah dan mewah sekali,” tambah Bunga.

Warga lainnya, Roy Kermas mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah memasok listrik yang andal untuk menyukseskan PON XX Papua.

“Kami lahir dan besar di Papua baru pernah merasakan keindahan seperti ini. Terima kasih untuk PLN yang sudah terangi PON Papua,” ungkap Roy usai menghadiri acara PON XX Papua.

Keandalan pasokan listrik PLN tak hanya menerangi arena PON XX Papua, daerah sekitar juga mendapatkan pasokan yang memadai. Ucapan syukur, disampaikan salah satu warga, Merlien Monim. Menurutnya, sebelum ada helatan PON, jalan-jalan di area Kampung Harapan minim pencahayaan.

“Mengucap syukur untuk cahaya yang PLN kasih. Karena ada PON di sepanjang kampung Harapan jadi terang,” katanya.

Warga Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur, Jhotam Ongge juga mengapresiasi upaya PLN menerangi Papua. Menurutnya, menjelang PON XX, area dekat _venue_ mendapatkan pasokan listrik yang memadai

“Saya mewakili pemerintah Kampung Nolokla mengapresiasi PLN. Karena menjelang PON listrik di sini jalan terus, terutama di dekat _venue-venue_ PON,” ujarnya.

Direktur Utama PLN, Zulklifli Zaini yang turut hadir dalam pembukaan PON XX Papua menyambut baik komentar positif para penonton yang hadir dalam gelaran tersebut.

” _Alhamdulillah_, pasokan listrik untuk upacara pembukaan PON terbukti Andal. Kesuksesan gelaran PON XX Papua ini menjadi bukti kesetaraan dalam kemajuan seperti yang disampaikan oleh Presiden. Keandalan listrik PLN tak hanya ada di Pulau Jawa atau Sumatera, tapi juga di Papua,” ujar Zulkifli.

Selama persiapan menuju upacara Pembukaan PON XX Papua, Zulkifli turun langsung meninjau kesiapan kelistrikan. Menurutnya, pesta olahraga nasional ini merupakan ajang  pemersatu bangsa. Tidak hanya itu, diharapkan rekor-rekor baru muncul untuk perhelatan olahraga yang lebih besar.

Untuk memastikan keandalan listrik selama PON XX Papua, PLN telah meningkatkan kompetensi para petugas PLN terutama di 230 titik strategis yang tersebar di empat klaster, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Timika, dan Merauke.

“Jadi bukan hanya para atlet yang tengah berlomba meningkatkan prestasi. Insan PLN pun berpacu mengukir prestasi dan memperkuat kompetensinya untuk masa depan kelistrikan Indonesia. Selamat berlomba bagi para atlet dan juga jajaran PLN di Papua. Torang Bisa!,” tandasnya.

Pasokan listrik yang andal ini berhasil menjadi suntikan energi yang melengkapi keindahan petang berbalut terangnya cahaya di kompleks Stadion Lukas Enembe. Tak tanggung, PLN memasok sebesar 2,2 megawatt (MW) untuk acara ini.

PLN menyiapkan 14 unit mobile genset dengan rincian  2 genset 1 MW, 5 genset 100 kW, 4 genset 500 kW, dan 3 genset 200 kW sebagai back-up. Selain itu, masih ada 4 unit UPS Mobile berupa 2 unit UPS 250 kVA, 1 unit 100 kVA dan 1 unit 30 kVA juga disiapkan.

PLN pun mengoperasikan Sub Sistem Jayapura, Sub Sistem Timika, dan Sub Sistem Merauke melalui teknologi yang terintegrasi, yakni Supervisory, Control and Data Aqcuisition (SCADA).

SCADA merupakan teknologi yang menggabungkan fungsi pengawasan, pengendalian dan pemerolehan/pengambilan data jarak jauh yang terpusat pada suatu tempat.

Selama PON XX Papua, PLN menerjunkan tim pengamanan pasokan kelistrikan sebanyak 1.574 personel yang berasal dari internal Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat serta dari luar Papua. Jumlah personel tersebut akan disiagakan di 45 lokasi pertandingan dan 230 lokasi strategis pada 4 klaster penyelenggara.

Di samping itu, PLN juga menyiapkan 129 unit mobile genset kapasitas 100 kW, 200 kW hingga 500 kW. Selain itu, 55 unit gardu berjalan (UGB), 45 unit UPS Mobile, 7 unit kabel bergerak (UKB) dan 4 unit kabel dan kubikel bergerak (UKKB).

Dengan keberhasilan dalam keandalan pasokan listrik di Pembukaan PON XX Papua ini, semakin menunjukan komitmen nyata dari PLN dalam mensukseskan gelaran PON XX Papua.***(rls)

Komisi III DPRD Provinsi Riau Rapat Bersama Diskes, Dishub, PU dan Diskanla

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Komisi III DPRD Provinsi Riau melakukan rapat kerja dengan Bapenda Provinsi Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau terkait Pembahasan Rancangan KUA-PPAS 2022, di ruang rapat Komisi III DPRD Provinsi Riau, Senin (4/10/2021).

Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau Husaimi Hamidi, didampingi dengan Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau Karmila Sari serta anggota komisi III
lainnya, seperti Eva Yuliana, Syahroni Tua, Misliadi, Sugeng Pranoto dan Sahrian Toni.

Turut hadir dalam rapat ini Kepala Bapenda Provinsi Riau Herman, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, serta dinas terkait lainnya.

Husaimi Hamidi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut guna membahas mengenai retribusi. Dimana setiap OPD diminta menyampaikan masing-masing potensi dan rancangan
kegiatan untuk kedepannya.

Menanggapi hal tersebut, Herman menjelaskan tentang retribusi pelayanan kesehatan dan hal-hal lain agar sesuai dengan realisasi.***(adv)

Gandeng KPK dan BPN, PLN Berhasil Amankan Aset Negara Lebih Dari Rp 2 Triliun Lewat Sertifikasi Tanah

Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) terus berkomitmen melakukan sertifikasi aset negara untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Selama Januari – September 2021, PLN telah mengamankan aset negara lebih dari Rp 2 triliun dari penyelesaian 11.318 sertipikat tanah di Indonesia.

Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan PLN terus mendorong percepatan sertifikasi aset tanah. Hal tersebut dapat direalisasikan berkat sinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Selama Januari – September 2021, PLN telah menerima kurang lebih 11.318 sertipikat tanah dari seluruh Kantor Pertanahan dari Sabang sampai Merauke,” kata Darmawan dalam Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Wilayah Bali Tahun 2021, Senin (4/10).

Darmawan menambahkan, khusus di Provinsi Bali, selama Januari – September 2021, PLN telah menerima 158 sertipikat baru dari BPN di Provinsi Bali dari target pensertifikatan di tahun ini sejumlah 346 sertipikat tanah.

“Jumlah tersebut tentu akan terus bertambah lagi hingga sertifikasi aset PLN di Provinsi Bali mencapai 100 persen,” ujar Darmawan.

Darmawan mengucapkan, apresiasi setinggi tingginya kepada KPK dan BPN di seluruh Indonesia atas kerja sama ini.

“Apabila diperlukan dukungan lebih teknis, kami tidak akan segan-segan untuk mengetuk pintu pihak lain, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, KPK, termasuk aparatur negara lainnya yaitu Kepolisian, Kejaksaan serta TNI. Begitu juga dengan pimpinan BPK, BPKP, Ombudsman di setiap wilayah di seluruh Indonesia,” ujar Darmawan.

Inspektur Jenderal Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sunraizal juga mengatakan melalui reformasi agraria ini BPN berkomitmen untuk mendukung PLN menyelesaikan pencatatan aset tanah ini. Salah satunya adalah dengan membuat surat pernyataan bahwa aset tanah yang sudah ada gardu induk atau transmisi yang berdiri di suatu bidang adalah sah milik PLN.

“Kami berkomitmen untuk mendaftarkan tanah milik PLN. Kesulitannya kadang kadang tidak ada dokumen yuridis. Kalau itu sudah ada tower dan gardu, tentu kita yakin itu milik PLN. Bukti yuridis itu kami dukung dengan surat pernyataan tanah itu milik PLN dan dikuasai PLN sebagai fakta yuridis kami untuk mendaftarkan aset PLN,” ujar Sunraizal.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata juga tak menampik persoalan penataan aset tanah ini sejak dulu bukan hal yang mudah. Proses yang berbelit memakan waktu lama serta membuat proses penataan aset tanah ini rawan terjadi korupsi.

Ia menilai, kerjasama semua pihak dalam penataan aset negara menjadi kunci dalam keberhasilan penataan aset dan juga mencegah adanya tindak pidana korupsi.

“Soal penataan tanah ini memang perlu adanya kerjasama semua. Program bersama KPK, BPN dan kejaksaan. Ini gak nyampe 6 bulan sudah terbit sertifikatnya dengan biaya yang murah,” ujar Alexander.

Ia mengapresiasi langkah kolaborasi yang dilakukan PLN bersama KPK dan BPN dalam penataan aset tanah ini. Ia menilai, kerjasama dan kolaborasi ini tak hanya mencegah korupsi tetapi juga bisa mendorong peningkatan penerimaan negara dan bisa dirasakan manfaatnya oleh semua masyarakat.

“Langkah bersama ini kami dorong. Agar apa? agar penerimaan negara kita juga makin bagus dan masyarakat juga gak terbebani dengan biaya biaya yang emang gak semestinya dibebankan,” ujar Alexander.

Tanpa kerja sama dengan KPK dan Kementerian ATR/BPN, upaya sertifikasi aset PLN belum menemukan jalan terang. Pasalnya, PLN masih perlu melakukan sertifikasi aset mencapai 106 ribu persil.

Aset-aset tersebut, merupakan bagian dari tanggung jawab PLN untuk mengamankan, memelihara, menggunakan, sekaligus mendayagunakan, dalam tugas kami menghadirkan terang ke seluruh pelosok negeri.

Hingga 2019 yang bersertifikat baru 30 persen. Untuk mempercepat sertifikasi aset negara, PLN memerlukan dukungan semua pihak agar pemanfaatannya dapat dilakukan semaksimal mungkin.

“Aset-aset tanah tersebut, merupakan bagian dari tanggung jawab PLN untuk mengamankan, memelihara, menggunakan, sekaligus mendayagunakan, dalam tugas kami menghadirkan terang ke seluruh pelosok negeri,” ujar Darmawan.

Sinergi membuahkan hasil. Darmawan menjelaskan, berkat kerja sama dengan KPK dan Kementerian ATR/BPN, PLN telah menerima sertipikat tambahan sebanyak 20.000 sertipikat tanah dari berbagai Kantah BPN di seluruh Indonesia, dengan nilai aset mencapai Rp 6,3 triliun pada 2020.

“Prestasi ini tentu tidak terlepas dari dukungan BPN, Pemda, dan KPK. Melalui kerja sama dan dukungan dari lintas instansi ini, kami mengharapkan seluruh aset PLN di Tanah Air dapat tersertifikasi seluruhnya pada 2023,” ujar Darmawan.

Gubernur Bali I Wayan Koster mendukung rencana PLN dalam menyelesaikan sertifikat aset tanah yang dimanfaatkan oleh PLN, khususnya di wilayah Bali. Ia memahami bahwa untuk menyelesaikan penataan aset tanah butuh kerjasama dan koordinasi semua pihak.

“Khususnya untuk program sertifikasi tanah PLN, kami dari Pemprov Bali sangat mendukung rencana ini. Kami akan berupaya semaksimal mungkin yang kami bisa untuk mendukung langkah penyelamatan aset dan penataan aset tanah ini. Langkah ini juga beriringan dengan langkah Pemprov Bali dalam melakukan penataan aset,” ujar Koster.***(rls)

Bupati Afrizal Sintong Pimpin Upacara HUT Rohil ke-22 Tahun

Rohil(SegmenNews.com)- Tepat pada hari ini 04 Oktober 2021, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) genap berusia 22 tahun. Dimana, berdirinya Kabupaten Rohil sesuai dengan undang-undang nomor 53 Tahun 1999.

Bupati Rohil Afrizal Sintong secara langsung memimpin upacara peringatan HUT Rohil yang di pusatkan di depan kantor BPKAD, Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Senin (4/10/2021).

Dalam sambutan nya, Bupati mengatakan bahwa, sebagai bangsa yang bermartabat serta masyarakat yang berbudaya, memperingati lahirnya suatu peristiwa haruslah dilihat dikaji dan dicermati dari berbagai aspek dalam proses dan perjalanan peristiwa itu.

Sebab lanjutnya, banyak terkandung pesan dan mempunyai makna dan nilai-nilai moral yang patut dipahami sekaligus menjadi pelajaran pengalaman bagi kita khususnya bagi generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa dan pembangunan Rohil ke depannya.

“Kita cermati kembali bahwa hakikat dari semangat perjuangan dalam membentuk Kabupaten Rohil yang dengan melalui proses panjang dan berliku serta memerlukan berbagai pengorbanan sesungguhnya tidaklah hanya bertujuan memisahkan diri, ” katanya.

Namun sebut Bupati, terbentuknya struktur pemerintah baru yang saat ini bernama Kabupaten Rohil hendaknya dapat dipastikan selain memperpendek rentang kendali juga terciptanya optimalisasi akses pelayanan dan lebih mempercepat pelaksanaan pembangunan dalam mensejahterakan masyarakat.

“Dari para pelaku perjuangan Kabupaten Rohil masih banyak yang belum dicapai sedangkan diantara dari mereka banyak yang telah mendahului kita, ” sebutnya.

Sebagai penerus perjuangan bangsa dan pembangunan Bupati mengajak agar hendaknya menjadikan nilai-nilai dan semangat dari suatu perjuangan tersebut sebagai motivasi dan orientasi dalam melaksanakan pembangunan.

“Nilai dan semangat dimaksud adalah terbangunnya nilai kebersamaan mau bekerja keras untuk kepentingan yang lebih besar sesuai dengan tema HUT Rohil ke 22 ” Bekerja bersama untuk Rokan Hilir yang lebih baik, ” paparnya.

Melalui peringatan HUT Kabupaten Rohil ke 22 ini, Bupati berharap dapat dijadikan sebagai kilas balik untuk melihat Kabupaten Rohil di masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang.

Memperingati hari jadi Kabupaten Rohil tambahnya, hendaknya tidak dipandang dari pelaksanaan serimonial belaka. Melainkan untuk dapat menjadikannya sebagai momentum untuk menyatukan visi dan persepsi sehingga menjadi suatu kekuatan dan jalan dalam pelaksanaan pembangunan ke arah yang lebih baik lagi.

“Hal itu juga sesuai visi dan misi Kabupaten Rohil yaitu memantapkan Rohil religius dan berbudaya dengan infrastruktur perekonomian yang handal tahun 2026,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan sekilas sejarah perjuangan dan perjalanan terbentuknya Kabupaten Rohil.

Kepada masyarakat Rohil saya mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Rohil yang ke 22 dengan iring-iringan doa dan harapan semoga masyarakat di Kabupaten Rohil merasakan makna yang mendalam dengan berdirinya Kabupaten Rohil ini, ” pungkasnya.

Upacara peringatan HUT Rohil ke 22 itu juga dihadiri Wabup Rohil H Sulaiman SS, MH, Ketua DPRD Rohil Maston, Kajari Rohil Yuliarni Appy SH MH, Dandim 0321 Rohil Letkol Arh Agung Rakhman Wahyudi, Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, Ketua PKK Sanimar Afrizal, kepala BPN Rocky Soenoko, Sekda Rohil HM Job Kurniawan, Para Kepala OPD, para Camat serta unsur lainnya.

Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Pelalawan, Fusthathul Diminta Segera Menyesuaikan Diri dan Laksanakan Tugas Pokok

Pelalawan(SegmenNews.com)- Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan, Silpia Rosalina, SH, MH melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), Fusthathul Amul Huzni, S.H, Senin pagi (4/10/2021).

Kajari Silpia Rosalina berharap Kasi Intel baru Fusthathul Amul Huzni segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tugas-tugas pokok serta fungsinya.

Usai pelantikan, dilakukan serah terima jabatan dari Kasi Intel sebelumnya Sumriadi, S.H.M.H. kepada Sdr. Fusthathul Amul Huzni, S.H. Kegiatan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan berakhir pada pukul 10:00 WIB yang ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada Kasi Intel (Sdr. Fusthathul Amul Huzni, S.H ) oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan beserta seluruh pegawai .

Bahwa pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Kepala Seksi Intelijen Kejaksanan Negeri Pelalawan berjalan dengan aman, tertib dan lancar.***(jr/ch)

Ishak, Sang Penghantar Mimpi Para Atlet PON XX Papua 

Jayapura(SegmenNews.com)-Mengingat kembali masa mudanya, Ishak Pattipeme pernah bermimpi bisa beraksi dan mencetak gol untuk Papua dalam momen seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Sempat aktif di cabang olahraga sepakbola ketika muda, Ishak dapat membayangkan perjuangan para atlet yang berlaga dalam kompetisi nasional empat tahunan ini.

Meskipun cita-citanya untuk berlaga di lapangan PON XX Papua tidak terwujud, ia semakin bangga karena dapat melayani para atlet meraih mimpinya. Ishak yang saat ini menjadi Operator Central Control Room (CCR) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Holtekamp Jayapura, pun berkomitmen akan memberikan komitmen terbaik selama masa siaga PON XX Papua.

“Saya bangga sebagai pegawai PLN dapat memberikan kontribusi nyata sehingga PON XX 2021 Papua sukses. Saya ingin keringat para atlet yang sudah berlatih demi memberikan penampilan terbaik ini dapat dikenang seluruh rakyat Indonesia dengan baik,” ujar penggemar tim sepakbola Persipura ini.

Terpilihnya Papua sebagai tuan rumah PON XX Papua menjadi momen yang tak terlupakan bagi Ishak. Dia pun merasa bangga dan senang kampung halamannya dipercaya untuk menjadi tuan rumah kompetisi nasional yang diadakan setiap empat tahun ini.

“Saya dan teman-teman saya sangat senang sekaligus bangga karena ini merupakan pertama kali PON di gelar di Papua. Semua orang bisa melihat bagaimana kondisi Papua yang keindahan alamnya sudah tersohor ke penjuru dunia,” kata Ishak yang sudah memasuki tahun kelima di PLN.

Meskipun memiliki latar belakang pendidikan di Ilmu ekonomi, Ishak tidak pernah berkecil hati ketika diterima di PLN dan mendapatkan tugas sebagai operator di PLTU Holtekamp. Mengaku sempat sedikit terhambat di awal, dengan bimbingan dari senior-seniornya dan juga rutin mengikuti pelatihan yang diadakan, sekarang dirinya sudah terbiasa dan bisa memberikan usahanya dengan maksimal agar PON XX Papua berjalan lancar.

Melihat perjuangan dan antusiasme Ishak, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini pun mengapresiasi putra daerah yang memberikan kerja baik dan dedikasi seperti Ishak. Berbincang secara langsung di sela kunjungannya memantau persiapan PON XX Papua, Dia pun optimistis, sosok seperti Ishak memberikan dukungan untuk PLN semakin maju.

“Saya mewakili manajemen mengucapkan terima kasih atas kerja baik dan dedikasi Ishak. Semoga Ishak dapat terus semangat berkontribusi bagi Papua dan PLN, serta mampu memberikan inspirasi bagi para putra daerah di PLN lainnya,” ucapnya.

Ishak saat ini tercatat sebagai salah satu pegawai PLN di PLTU Holtekamp yang memiliki kapasitas daya sebesar 2 x 10 Mega Watt. Satu-satunya Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Jayapura ini dibangun untuk mendukung sistem kelistrikan di Jayapura dan sekitarnya mulai beroperasi pada 2016.

Tergabung dalam Sub Sistem Jayapura, PLTU Holtekamp menjadi salah satu pembangkit yang akan menyuplai tenaga listrik untuk PON XX Papua di Jayapura.***(rl/PLN)

Gubri Audiensi bersama Mahasiswa Pendidikan Kader Ulama

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dalam rangka mempersiapkan kader-kader ulama di Provinsi Riau, Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar audiensi bersama mahasiswa Pendidikan Kader Ulama, di Rumah Dinas Gubri, pada Senin (04/10/2021).

Gubri mengatakan, dalam upaya mempersiapkan kader ulama di Riau, berawal saat ia melakukan pertemuan bersama Imam Besar Masjid Istiqlal, Profesor Nazaruddin Umar yang juga termasuk pengurus Perguruan Tinggi Al Quran di Jakarta.

Melalui pertemuan tersebut, Nazaruddin Umar menyatakan bahwa barometer ulama di Sumatera itu salah satunya berada di Provinsi Riau. Karena itu perlu kiranya untuk mempersiapkan kader-kader ulama di Riau di masa yang akan datang.

“Untuk itu, kami mempersiapkan kader-kader ulama yang akan di berangkat menempuh pendidikan sebagai seorang ulama. Ini juga merupakan  kepentingan umat di Provinsi Riau kedepannya,” katanya.

Untuk diketahui, mahasiswa yang diutus dari perwakilan dari Provinsi Riau yang mengikuti pendidikan kader ulama di Jakarta diantaranya, Muhammad Irsan, Wendi Maulana, Rafiqul Huda dan Muhammad Safuan.

Ia menuturkan, dengan menyiapkan kader ulama ini, diharapkan bisa menjadi panutan bukan hanya untuk umat di Provinsi Riau. Namun, juga Sumatera hingga tingkat Nasional.
Gubri menerangkan, bahwa yang akan menjadi pengajar di Pendidikan Kader Ulama bukan hanya dari ulama-ulama di Indonesia. Namun, juga dari Sudan, Mesir, dan beberapa ulama dari negara lainnya. Sementara, yang menempuh pendidikan kader ulama ini hanya 26 orang se- Indonesia.

“Pendidikan kader ulama ini setara dengan S2 dimana tercantum dalam Perguruan Tinggi Al Quran,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Syamsuar mengungkapkan kepada mahasiswa yang terpilih menempuh pendidikan kader ulama ini diharapkan untuk belajar sungguh-sungguh, dan fokus belajar. Hal ini sebagai upaya menyiapkan ulama di Riau pada masa yang akan datang.

“Fokus belajar sungguh-sungguh. Semoga apa yang menjadi impian bagi kita bersama dapat terwujud dan di ridhoi Allah SWT,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa Pendidikan Kader Ulama, Muhammad Irsan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Riau atas dukungannya dalam program pendidikan kader ulama ini.

“Harapannya, Provinsi Riau menjadi provinsi yang saling bekerjasama dalam kebaikan. Insyaallah kami akan berangkat besok sore Pak dan Minggu depannya sudah proses pembelajarannya. Semoga apa yang menjadi keinginan Provinsi Riau dapat dikabulkan,” tuturnya.

Turut hadir di pertemuan itu, Kepada Biro Kesra Setdaprov Riau Zulkifli Syukur, Kepala Bagian Bina Mental (Kabag Bintal) Biro Kesra Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Sofwan Muhajir, dan Perwakilan Bank Riau Kepri.***(mc/rl)