Beranda blog Halaman 771

Warga Rohul Diimbau Manfaatkan Penghapusan Pajak Kendaraan Bermotor

Kapolres Rohul, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Harjito

Rohul(SegmenNews.com)- Kepolisian Resor Kabupaten Rokan Hulu mendukung penuh upaya pemerintah untuk membantu masyarakat di masa pandemi dengan program penghapusan pajak kendaraan bermotor.

Dijelaskan Kapolres Rohul, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Harjito melalui Kasat Lantas, AKP Bagus Harry Priyambodo penghapusan pajak itu tertuang dalam Pergub Nomor 30 Tahun 2021. Aturan penghapusan pajak kendaraan bermotor penuh tersebut dimulai tanggal 9 Agustus hingga 9 November 2021.

Dengan adanya Pergub itu, masyarakat cukup membayar pokok pajaknya saja tanpa membayar denda pajak 100 persen.

“Kita imbau masyarakat dapat memanfaatkan program penghapusan pajak kendaraan bermotor motor ini. Ini bentuk upaya pemerintah Riau untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi ini,” imbau Kasatlantas.***(fit)

Lapas Tangerang Terbakar, Puluhan Napi Dikabarkan Meninggal

Tangerang(SegmenNews.com)- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kota Tangerang, Banten, terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari.

Sejumlah orang dilaporkan tewas dan terluka. Namun, belum ada laporan terperinci tentang korban tewas dan luka tersebut.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti dilansir kompas menyatakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 01.50 WIB. Mulanya, kebakaran terjadi di blok C Lapas Kelas I Tangerang.

“Betul, kebakarannya terjadi sekitar pukul 01.50 WIB. Kebakaran bermula dari blok C Lapas Kelas I Tangerang,” kata Rika, Rabu.

Pihaknya saat ini sedang melakukan evakuasi terhadap korban yang timbul dari peristiwa tersebut.

“Masih melakukan pemulihan kondisi. Yang tak kalah penting yakni menjaga kondisi lapas agar tetap kondusif,” ucap Rika.

Rika belum mengungkapkan jumlah korban yang tewas akibat kebakaran tersebut. Namun, dia menyatakan bahwa korban yang tewas dan luka-luka dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang.

“Saat ini kami masih melakukan tindakan-tindakan evakuasi penanganan korban-korban, termasuk yang meninggal dunia maupun yang masih dalam kondisi luka-luka dirawat di RSUD Tangerang,” papar Rika.***

 

Sumber:Kompas com

Pangdam V/Brawijaya Dampingi Kunjungan Presiden Jokowi di Jawa Timur

Surabaya(SegmenNews.com)- Presiden RI, Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi menggelar kunjungannya ke Provinsi Jawa Timur.

Di Jawa Timur, pejabat pertama di Indonesia itu melakukan kunjungannya
di 2 daerah. Selain Kabupaten Ponorogo, dirinya juga berkunjung ke
Blitar. Selasa, 07 September 2021.

Beberapa pejabat, nampak hadir menyambut dan mendampingi kunjungan yang dilakukan oleh Presiden, salah satunya Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto.

“Pak Presiden meninjau kegiatan vaksinasi di SMK PGRI 2 Ponorogo.
Vaksinasi itu ditujukan bagi para pelajar,” ujar Kepala Penerangan Kodam
V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra.

Bukan hanya itu saja, Kusdi mengungkapkan jika Presiden menyempatkan diri untuk melakukan pemantauan pelaksanaan vaksinasi di beberapa lokasi melalui telekonferensi video.

Untuk diketahui, Ponorogo dan Magetan, Jawa Timur adalah daerah yang masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 4.***(rls/Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra)

PLN Targetkan Produksi Listrik 10.601 GWh dari Co-firing PLTU pada 2025 

Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) telah memproduksi energi listrik sebesar 85.015 megawatt per hours (MWh) atau setara 291,1 MW dari mengimplementasikan Co-firing di 18 lokasi PLTU hingga Juli 2021.

Program Co-firing merupakan salah satu program strategis PLN dalam meningkatkan bauran energi baru terbarukan 23 persen pada 2025, melalui pemanfaatan biomassa hutan tanaman energi, pelet sampah, dan limbah perkebunan atau pertanian sebagai subtitusi sebagian bahan bakar batu bara di PLTU.

Implementasi Co-firing, juga menjadi upaya PLN melakukan transformasi dengan mendorong penggunaan energi rendah karbon yang ramah lingkungan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, PLN serius mendukung program pemerintah dalam percepatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) menuju target 23 persen pada 2025.

“Sejak 2020 sudah dilakukan implementasi di 18 lokasi PLTU di mana 6 lokasi sudah diimplementasikan sejak 2020 dan tambahan 12 lokasi sudah dilakukan pada tahun ini. Produksi energi biomassa hingga Juli 2021 sebesar 85.015 MWh dan pemakaian biomassa sebanyak 95.589 ton,” ujarnya.

Implementasi Co-firing, lanjut Agung, akan dilakukan di pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga mendorong efisiensi dari operasional pembangkit. Adapun, daya pembangkit Co-firing di 52 lokasi PLTU setara dengan 2.000 megawatt (MW).

Agung pun mencontohkan, implementasi Co-firing di beberapa pembangkit sudah tampak mereduksi emisi karbon di pembangkit batu bara. Misalnya, PLTU Sanggau, mereduksi emisi karbon sebesar 9,5 persen dari yang sebelumnya 10,2 persen. Selain itu, PLTU Belitung yang sebelumnya mereduksi emisi karbon sebesar 19,1 persen menjadi 17,9 persen.

Selain dua PLTU tersebut, PLN juga mengembangkan Co-firing di beberapa PLTU, seperti PLTU Paiton berkapasitas 2×400 MW menggunakan olahan serbuk kayu, PLTU Ketapang berkapasitas 2×10 MW dan PLTU Tembilahan berkapasitas 2×7 MW menggunakan olahan cangkang sawit.

Untuk menyukseskan co-firing, PLN memerlukan sinergi dengan BUMN dan pemasok lainnya. Saat ini, perseroan telah bersinergi dengan Perum Perhutani,PT Perkebunan Nusantara, dan PT Sang Hyang Seri (Persero).

Kerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut meliputi kolaborasi dalam rangka penyedia biomassa baik hutan tanaman energi maupun pelet sampah, guna menjamin kesiapan rantai pasok serta kesediaan biomassa jangka panjang.

Selain itu, PLN juga mendorong kemungkinan berdirinya industri biomassa melalui pengembangan hutan tanaman energi termasuk pemanfaatan lahan kering, serta pemanfaatan sampah.

“Untuk memenuhi pasokan biomassa, PLN telah berkoordinasi dengan BUMN, Pemda, dan swasta untuk memastikan kesiapan rantai pasokan biomassa dan kesiapan terkain volume dan harga,” ujarnya.

Sementara itu, PLN optimistis produksi penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti batu bara (Co-firing) di 52 PLTU dapat mencapai 10.601 GWh pada 2025.

Tak hanya berkontribusi besar terhadap peningkatan bauran energi baru terbarukan, program co-firing PLTU juga turut membangun ekosistem listrik kerakyatan.***(rls)

Hidupkan Syiar Islam, Bupati Wardan Tinjau Renovasi Masjid Jami Pulau Kijang dan Rumah Tahfidz

Pulau Kijang(SegmenNews.com)- Selasa ( 07/09/2021) di sela-sela Kunjungan Kecamatan Reteh dalam rangka peresmian BPD, Bupati Inhil H.M.Wardan juga melakukan Peninjauan terhadap Renovasi Masjid Jami Pulau Kijang bersama Camat Reteh dan Unsur Forkopincam serta kadis PUPR, Kadis Kesehatan, Kadis Kesbangpol dan rombongan.

Seusai melihat pelaksanaan donor darah yang berlokasi di jl.SMP depan masjid Jami Pulau Kijang Bupati Inhil juga melakukan peninjauan ke Masjid Jami Pulau Kijang yang saat ini sedang di renovasi.

“Renovasi Mesjid ini guna memberikan kenyamanan untuk masyarakat Pulau Kijang dalam melaksanakan Ibadah serta menghidupkan syiar islam didalamnya”, demikian Ujar Bupati HM.Wardan di sela-sela Peninjauan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati beserta rombongan juga mengunjungi Rumah Tahfidz Saniah Deli yang berada di Jl.Persatuan Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh .***(Galeri Foto/Diskominfo Inhil)

Berikut Galeri Fotonya:

Hidupkan Syiar Islam, Bupati Wardan Tinjau Renovasi Masjid Jami Pulau Kijang dan Rumah Tahfidz

Hidupkan Syiar Islam, Bupati Wardan Tinjau Renovasi Masjid Jami Pulau Kijang dan Rumah Tahfidz
Renovasi Mesjid ini guna memberikan kenyamanan untuk masyarakat Pulau Kijang dalam melaksanakan Ibadah serta menghidupkan syiar islam didalamnya

Bupati Wardan meninjau rumah tahfizd

Direktur Utama dan Bank BJB Raih Penghargaan Prestisius dari Infobank Award 2021

Direktur Utama dan Bank BJB Raih Penghargaan Prestisius dari Infobank Award 2021

Jakarta(SegmenNews.com)- Bank BJB kembali meraih penghargaan terbaik atas kinerja positifnya sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Penghargaan diterima bank bjb dalam anugerah 26th  Infobank Award 2021.

Penghargaan pertama diberikan Infobank Media Grup kepada Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi sebagai INFOBANK THE BEST CEO SERIES 2021.

Penghargaan kedua diberikan kepada bank bjb kategori Diamond Trophy sebagai bank dengan kinerja “Sangat Bagus” 20 tahun berturut-turut dan yang ketiga bank bjb pun mendapat penghargaan predikat “Sangat Bagus” dalam kategori Modal Inti Rp5 triliun sampai dengan di bawah Rp30 triliun (buku3) – Aset Rp100 triliun ke atas.

Direktur Utama dan Bank BJB Raih Penghargaan Prestisius dari Infobank Award 2021

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis dalam acara Live Video Conference Live Streaming Youtube Channel Infobank TV. Acara penghargaan didahului dengan webinar bertajuk “LEADING UNPRECEDENTED TIME Memanfaatkan Relaksasi Restrukturisasi Kredit Jilid 3”.

Dalam sambutannya Yuddy Renaldi mengucapkan syukur dan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh Infobank kepada dirinya dan bank bjb.

Dia mengatakan pencapaian ini adalah apresiasi yang diperoleh berkat kerja keras seluruh insan perusahaan. Prestasi ini tidak bisa dilepaskan dari catatan-catatan positif bank bjb dalam mempertahankan bahkan terus mendongkrak performa usahanya di tengah pandemi.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih atas penghargaan yang diberikan. Kerja keras dan soliditas antar lini perusahaan merupakan faktor kunci yang menentukan keberhasilan bank bjb. Di tengah pandemi yang membuat banyak perusahaan besar tumbang, kami bersyukur dapat terus bertumbuh positif. Ini adalah bukti nyata kerja keras bank bjb sebagai perusahaan yang tangguh, fleksibel, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan. Bagi saya pribadi, meyakini bahwa kemampuan seorang pemimpin dalam mengolah sumber daya yang ada dengan sikap adaptif di berbagai situasi adalah kunci menuju keberhasilan,” terang Yuddy.

Seperti diberitakan sebelumnya, industri perbankan menghadapi dampak krisis akibat pandemi COVID-19. Setelah mencatat kontraksi pertumbuhan kredit sebesar 2,21% pada 2020, industri perbankan juga masih kesulitan untuk melakukan ekspansi kredit pada 2021 akibat kondisi ketidakpastian yang menurunkan permintaan kredit.
Menurut Kajian Biro Riset Infobank bertajuk Rating 109 Bank Versi Infobank 2021, meskipun NPL perbankan secara industri masih aman di bawah 3,50% namun loan at risk (LAR) menunjukkan tren naik sejak tahun lalu. LAR perbankan meningkat dan 11,98% pada 2018, 12,93% pada 2019, 22,65% pada 2020, dan 23,71% per Februari. 2021. NPL juga berpotensi meningkat dan relaksasi kebijakan strukturisau kredit yang berakhir pada Maret 2022 diharapkan oleh para praktisi di industri perbankan untuk kembali diperpanjang

Dari sini pendapatan, banyak bank telah mencatat penurunan pendapatan bunga akibat masih seretnya kucuran kredit. Selain berusaha meningkatkan efisiensi termauk menurunkan cost of fund bank-bank juga berusaha memperbesar pendapatan selain bunga.

Sejak industri perbankan tidak lagi menikmati pertumbuhan kredit di atas 20% pada 2014, kontribusi pendapatan bunga terhadap total pendapatan bank terus berkurang dari 74% pada 2018 menjadi 72% pada 2019.

Pada 2020 ketika pendapatan bunga merosot 4,85% dari Rp717,80 triliun menjadi Rp683,01 triliun, pendapatan nonbunga industri perbankan tumbuh 8,76% dari Rp150,50 triliun menjadi Rp163,68 triliun. Kontribusi pendapatan bunga terhadap total pendapatan perbankan pun menyusut menjadi 66% pada 2020 dan tinggal 50% per April 2021.***(rls/rn)

Warga Saksikan Cahaya di Langit Rohul dan Suara Dentuman Keras 2 Kali

Warga Rohul Saksikan Cahaya di Langit dan Suara Ledakan 2 Kali

Rohul(SegmenNews.com)- Warsono, Warga Kabupaten Rokan Hulu menyaksikan cahaya di langit dan mendengar suara dentuman ledakan sebanyak dua kali.

Dijelaskan Kapolres Rohul, AKBP Taufiq Lukman Nurhdayat melalui Paur Humas, Aipda Mardiono Pasda SH, Selasa (7/9/2021). Peristiwa itu terjadi Senin (6/9/2021).

Dari koordinasi pihak kepolisian dengan Kades Rambah Muda Rian Denny Setiawan, S.Ip mengaku hanya mendengar suara dentuman ledakan diwilayahnya, pada hari Sabtu (16:00 WIB.

Saat Kades membuka media sosial facebook milik nya, ia melihat status Warsono (34), yang sehari-harinya bekerja sebagai sekuriti di Pasar Modern PasirPengaraian, mengaku melihat cahaya di langit dan beberapa detik kemudian terdengar suara dentuman.

Menurut keterangan Warsono, saat ia berada dilarang sawit di Dusun Suka Damai, Desa Rambah Muda, Sabtu 4 September 2021 sekitar pukul 16:00 WIB, Warsino melihat cahaya di langit yang bergerak dari arah timur ke barat.

Sekitar 30 detik kemudian terdengar suara dentuman sebanyak 2 kali secara beruntun.

Dari penelusuran tim Kapolsek Rambah Hilir sekira pukul 10.30 WIB Kapolsek Rambah Hilir, titik koordinat kebun Warsono saat melihat cahaya dari langit : 0.97975424N 100.31935159E.***(fit)

Vaksinasi Covid-19 Tidak Menjadi Syarat Untuk Siswa Sekolah Tatap Muka

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menyatakan, vaksinasi Covid-19 tidak menjadi syarat bagi siswa untuk mengikuti sekolah tatap muka. Siswa masih bisa mengikuti belajar tatap muka dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat.

Kepala Disdik Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas menyebut, meski tidak menjadi syarat dalam belajar tatap muka, pihaknya terus mendorong untuk percepatan vaksinasi di kelompok pelajar.

“Tetap (siswa) kita vaksin. Tapi masuk (sekolah) tidak nunggu vaksin,” terang Ismardi Ilyas, Senin (6/9).

Menurutnya vaksinasi kelompok pelajar saat ini masih berlangsung. Sudah ada sekitar 4 ribu siswa yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Sementara total siswa yang wajib vaksin mencapai 32 ribu siswa.

Ribuan siswa ini terdiri dari sekolah negeri dan swasta. Ismardi menyatakan, capaian vaksinasi bagi kelompok pelajar masih rendah akibat keterbatasan vaksin.

“Baru 4 ribu siswa, kan masih banyak yang belum vaksin. Yang baru vaksin ini kan yang (sekolah) negeri baru,” pungkasnya. (Kominfo6/RD2)

Kejati Belum Terima SPDP Baru Terkait Gratifikasi Fee Asuransi Pinca Bank Riau Kepri

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kejaksaan Tinggi Riau hingga saat ini belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) baru terkait dugaan seluruh Pimpinan Cabang dan Pimpinan Cabang Pembantu PT Bank Riau Kepri, menerima gratifikasi fee premi asuransi kredit dari PT Global Risk Manajemen.

Sebagaimana diketahui dugaan penerimaan gratifikasi itu diakui oleh dua saksi dan satu terdakwa di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Belum adanya SPDP baru ini diungkapkan Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi Riau, Marvel SH, kepada wartawan, Senin 6 September 2021.

Dikatakannya, soal apakah pengakuan saksi-saksi di persidangan bahwa semua Pinca juga menerima gratifikasi fee seperti tiga terdakwa tersebut akan ditindak lanjuti, merupakan kewenangan dari penyidik Polda Riau, karena perkara ini sebelumnya penyidiknya adalah Polda Riau.

“Silahkan tanya ke penyidik Polda Riau, apakah mereka melakukan pengembangan terhadap perkara ini atau tidak. Kalau kami (Kejati Riau), hanya menunggu saja, kalau ada berkas dari Polda Riau akan kita tindak lanjuti. Namun sejauh ini kita belum ada menerima SPDP baru terkait perkara ini,” ujarnya.

Sementara Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SIK, Msi, ketika dikonfirmasi bertuahpos.com secara terpisah melalui pesan whatsaap, apakah Polda Riau saat ini melakukan penyidikan yang sama terhadap Pinca dan Pincapem PT Bank Riau Kepri lainnya yang juga menerima gratifikasi fee asuransi premi kredit dari PT GRM, belum memberikan jawaban.

Demikian pula halnya ketika dikonfirmasi kepada Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, juga belum memberikan jawaban.

Untuk diketahui, sebelumnya, pada persidangan perkara penerimaan fee asuransi dengan terdakwa tiga pimpinan PT. Bank Riau Kepri, masing-masing Nur Cahya Agung Nugraha, Pincapem Bagan Batu Kabupaten Rokan Hilir, Mayjafry, Pimca Tembilahan, serta Hefrizal, Pincapem Senapelan, Kamis 19 Agustus 2021, saksi mengakui bahwa seluruh Pimpinan Cabang, Pimpinan Cabang Pembantu dan Kedai Bank Riau Kepri menerima fee asuransi 10 persen untuk kepentingan pribadi.

Saksi tersebut adalah, Dicky Vera Subastianto Kepala Perwakilan Provinsi Riau PT GRM, kemudian Hari Zumitra, salah seorang anggota Ditreskrimsus Subdit II Polda Riau.

Hari Zumitra, anggota Ditreskrimsus Polda Riau, kepada majelis hakim yang diketuai DR Dahlan SH MH, mengakui bahwa seluruh pimpinan cabang, pimpinan cabang pembantu dan pimpinan kedai menerima fee asuransi 10 persen secara ilegal (tidak resmi), yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi.

Hal ini diketahuinya dari dokumen dan sistem smart kredit PT GRM dan PT Bank Riau Kepri. Pada sistem itu tertera soal pemotongan 10 persen fee tidak resmi tersebut. Namun menurut saksi baru tiga orang ini yang lengkap.

Hal senada juga diungkapkan oleh terdakwa Mayjafri, kepada majelis hakim ketika dimintai tanggapannya oleh hakim. Menurutnya, ia mengetahui dari berkas penyidikan Polda ketika itu, bahwa pimpinan lainnya juga menerima fee seperti mereka.

Sementata saksi Dicky Vera Subastianto, Kepala Perwakilan PT GRM Provinsi Riau, dalam keterangannya kepada majelis hakim, juga membenarkan bahwa seluruh Pimpinan Cabang, Pimpinan Cabang Pembantu dan Kedai Bank Riau Kepri menerima fee ilegal 10 persen dari fee asuransi . Fee itu diserahkan dirinya kepada tiga terdakwa saat ini dengan cara dirinya membuka rekening di beberapa bank, kemudian ATM diserahkan kepada ketiga terdakwa, sementara buku tabungannya ada pada saksi Dicky.

Kemudian setiap bulannya saksi Dicky menyetorkan uang sebesar 10 persen dari premi asuransi setiap bulannya yang ada di Cabang, Capem maupun kedai Bank Riau Kepri.

Sementara untuk pimpinan Cabang, Pimpinan Capem dan Kedai Bank Riau Kepri lainnya, ada yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing atau atas nama orang lain, melalui ATM bank milik Dicky. Uang tersebut berasal dari fee 10 persen dari premi asuransi yang dikirimkan oleh Kantor GRM Pusat di Jakarta, yang selanjutnya di distribusikan oleh saksi Dicky ke seluruh Pimpinan Cabang, Pimpinan Capem dan Kedai Bank Riau Kepri.

Lebih lanjut dikatakan Dicky, pemberian fee 10 persen ke kantong pribadi pimpinan cabang, capem dan kedai tersebut atas perintah Direktur Utama PT GRM agar pihak Bank Riau Kepri menggunakan PT GRM sebagai pialang asuransi BRK dan pendapatan premi PT GRM meningkat. Sementara dirinya hanya menjalankan perintah saja.***(hn)

OJK Perpanjang Relaksasi Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2023

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dalam rangka menjaga momentum percepatan pemulihan ekonomi nasional dan stabilitas perbankan serta melihat perkembangan kinerja debitur restrukturisasi Covid-19 yang berangsur-angsur membaik, Otoritas Jasa Keuangan memutuskan untuk memperpanjang masa relaksasi restrukturisasi kredit perbankan menjadi sampai dengan 31 Maret 2023.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso menjelaskan bahwa kebijakan restrukturisasi yang telah dikeluarkan sejak awal tahun 2020 telah sangat sangat membantu perbankan dan para debitur termasuk pelaku UMKM.

Untuk menjaga momentum itu dan memitigasi dampak dari masih tingginya penyebaran Covid-19 maka masa berlaku relaksasi restrukturisasi akan diperpanjang hingga 2023.

Hingga saat ini, perbankan terus melanjutkan kinerja membaik, seperti pertumbuhan kredit yang positif mulai Juni dan angka Loan at Risk (LaR) yang menunjukkan tren menurun namun masih relatif tinggi. Sedangkan angka NPL sedikit mengalami peningkatan dari 3,06 persen (Desember 2020) menjadi 3,35 persen (Juli 2021).

Penerapan manajemen risiko dalam relaksasi restrukturisasi tetap menjadi pedoman dalam pelaksanaan kebijakan ini yang terdiri dari:

1. Kriteria debitur restrukturisasi yang layak mendapatkan perpanjangan. Penerapan self assessment terhadap debitur yang dinilai mampu terus bertahan, masih memiliki prospek usaha, dan oleh karena itu layak mendapatkan perpanjangan.

2. Kecukupan pembentukan CKPN. Terhadap debitur-debitur yang dinilai tidak lagi mampu bertahan setelah diberikan restrukturisasi pada tahap pertama, bank diminta mulai membentuk CKPN.

3. Prasyarat Pembagian Dividen. Dalam hal bank akan melakukan pembagian dividen, agar mempertimbangkan ketahanan modal atas tambahan CKPN yang harus dibentuk untuk mengantisipasi potensi penurunan kualitas kredit restrukturisasi.

Ketentuan lengkap mengenai kebijakan perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit ini akan dimuat dalam POJK tentang Perubahan Kedua atas POJK Stimulus Covid-19 yang akan segera diterbitkan. Rapat Dewan Komisioner OJK juga memutuskan untuk mengeluarkan POJK tentang Perubahan Kedua atas POJK Kebijakan Stimulus BPR/BPRS.

POJK perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit akan mengatur penetapan kualitas aset dan restrukturisasi kredit atau pembiayaan yang mendukung stimulus pertumbuhan ekonomi terhadap Bank Umum Konvensional (BUK), Bank Umum Syariah (BUS), atau Unit Usaha Syariah (UUS) serta debitur yang terkena dampak penyebaran Covid-19 termasuk debitur usaha mikro, kecil, dan menengah berlaku sampai dengan 31 Maret 2023.

Kepala OJK Provinsi Riau, Muhamad Lutfi menambahkan agar rencana perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit dapat dimanfaatkan dengan optimal oleh UMKM dan Perbankan di Provinsi Riau.

“Bagi UMKM yang masih atau baru terdampak pandemi Covid-19 agar dapat mengajukan permohonan restrukturisasi kredit kepada perbankan penyalur kredit,” kata Lutfi di Pekanbaru, Selasa (7/9/2021).

Sinergi yang baik sangat dibutuhkan antara UMKM dan Perbankan dalam implementasi kebijakan relaksasi restrukturisasi kredit agar terciptanya perekonomian UMKM Provinsi Riau yang stabil dan tingkat kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) Perbankan yang terjaga ditengah pandemi Covid19 yang telah melanda hampir berjalan 2 tahun.

Per posisi Juli 2021, outstanding restrukturisasi COVID-19 di Indonesia sebesar Rp 778,9 triliun dengan jumlah debitur mencapai 5 juta dan 71,53% di antaranya adalah debitur UMKM.
Outstanding kredit restrukturisasi Covid-19 ini menunjukkan penurunan bila dibandingkan dengan posisi di awal penerapan stimulus.

“Kebijakan relaksasi restrukturisasi kredit ini juga diharapkan memberikan kepastian bagi perbankan maupun pelaku usaha dalam menyusun rencana bisnis tahun 2022, khususnya mengenai skema penanganan debitur restrukturisasi dan skema pencadangan,” ungkapnya.***(Rg)