Beranda blog Halaman 82

Dugaan Kecurangan PPDB, Anggota DPRD Kampar Hendri Domo Minta Disdik Sanksi Tegas Kepsek SDN 031 Tarai Bangun

Anggota DPRD Kampar, Hendri Domo

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Anggota DPRD Kampar, Hendri Domo menyayangkan beredarnya dugaan praktik kecurangan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SDN 031 Tarai Bangun.

Ia meminta Kepala Dinas Pendidikan Kampar mengambil sikap memanggil Kepseknya Yulfina dan memberikan sanksi tegas atas dugaan kecurangan tersebut.

Dari informasi, Kepsek Yulfina menerima berkas penerimaan murid baru dirumahnya dan mematokkan harga seragam sekolah hingga Rp1.650.000,-.

Baca Juga: Kepsek SDN 031 Tarai Bangun Diduga Curangi PPDB

Padahal, penerimaan murid baru hanya dilakukan secara online pada Senin 30 Juni 2025 mendatang.

“Kok bisa Kepsek Yulfina star duluan penerimaan murid, biarkan para wali murid mendaftarkan anak mereka secara online sesuai ketentuannya,” tegasnya.

Dijelaskannya, baru hari Senin 23 Juni kemarin Bupati Kampar, H.Ahmad Yusar menandatangani pakta integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), sebagai upaya menciptakan sistem penerimaan peserta didik baru yang transparan, adil dan akuntabel. Kepsek Yulfina sudah berani bermain.

Perbuatan Kepsek Yulfina ini jangan sampai merugikan calon murid-murid yang akan mendaftar secara online Senin mendatang. Dan akan mengakibatkan ketidakpercayaan masyarakat untuk mendaftarkan anaknya secara online.

Baca Juga: Gubernur Lira Kavilah Desak Bupati Kampar Copot Kepsek SDN 031 Tarai Bangun Yulfina

Mantan jurnalis politik ini menegaskan kepada semua pihak sekolah agar melaksanakan PPDB secara transparan, tidak ada penerimaan star duluan, praktik jual beli bangku dan seragam sekolah.

“Jangan persulit masyarakat yang mendaftarkan anaknya sekolah, lakukan sesuai aturan dan tranparan,” imbaunnya.

Hendri Domo meminta Dinas Pendidikan Kampar memantau proses penerimaan siswa baru, dan memberikan peringatan keras kepada seluruh sekolah agar memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.***(ran)

Bupati Kasmarni Komitmen Wujudkan KLA dengan Berbagai Inovasi dan Anggaran Besar

Bupati Kasmarni Komitmen Wujudkan KLA dengan Berbagai Inovasi dan Anggaran Besar

Bengkalis(SegmenNews.com)- Kabupaten Bengkalis menunjukkan komitmen kuatnya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan berbagai implementasi 24 indikator KLA, regulasi yang mendukung, alokasi anggaran yang signifikan, serta inovasi di berbagai sektor.

Hal ini disampaikan Bupati Bengkalis, Kasmarni, ketika mengikuti Rapat Verifikasi Lapangan Hybrid, Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring dari Ruang Pertemuan lantai II Kantor Bappeda Bengkalis, Selasa, 24 Juni 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kasmarni memaparkan berbagai upaya dan inovasi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mewujudkan Bengkalis sebagai daerah yang ramah anak. Beliau menekankan komitmen kuat Pemkab Bengkalis dalam memenuhi hak-hak anak dan melindungi mereka dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya maksimal dalam memenuhi dan melindungi hak anak, sesuai dengan amanat undang-undang. Berbagai program dan kebijakan telah kami laksanakan, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan anak, layanan kesehatan yang responsif anak, hingga penyediaan ruang-ruang publik yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang mereka,” ujar Bupati Kasmarni.

Bupati menyebutkan bahwa dari aspek kelembagaan dan regulasi, Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama DPRD telah menghasilkan beberapa regulasi penting, antara lain, Perda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Perda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak, Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok hingga Perda tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah.

Selain itu, lanjutnya, terdapat pula Peraturan Bupati tentang Rencana Aksi Daerah KLA, Peraturan Bupati tentang Penyelenggaraan KLA, serta Peraturan Bupati tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan.

“Dalam mendukung KLA, Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga telah mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp145.874.998.895 pada tahun 2022 dan 2023, ditambah anggaran lainnya sebesar Rp14.455.097.442. Gugus Tugas KLA juga telah dibentuk, serta penyusunan profil anak. Ranperda KLA bahkan telah masuk dalam Prolegda pada Bapemperda DPRD Kabupaten Bengkalis,” tuturnya.

Beliau juga menyebutkan bahwa peran lembaga masyarakat, dunia usaha dan media massa dalam mewujudkan KLA juga diapresiasi. Contoh konkret kolaborasi ini adalah pembangunan sanggar seni oleh PT Adei, bantuan alat permainan edukatif dari BRI, penanganan stunting oleh PT PHR, bantuan anak yatim oleh BAZNAS dan publikasi oleh media massa.

Disamping itu, untuk mendukung terwujudnya Kecamatan Layak Anak dan Desa/Kelurahan Layak Anak, Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengakomodasinya melalui program unggulan Dana Bermasa di setiap desa/kelurahan dan kecamatan.

“Kabupaten Bengkalis juga telah menjadi lokus desa percontohan Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Keberhasilan ini membuat Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, dipercaya mewakili Provinsi Riau dalam ajang Lomba Inovasi Desa Ramah Perempuan, Peduli Anak dan Pendidikan tahun 2025 ini,” jelasnya.

Dengan segala upaya dan capaian ini, Bupati Bengkalis Kasmarni mengaku optimis dapat mewujudkan Kabupaten Bengkalis sebagai Kabupaten Layak Anak seutuhnya.

Evaluasi Lapangan Hybrid KLA ini juga dihadiri Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso, Sekda Bengkalis, dr Ersan Saputra, Anggota DPRD Bengkalis, Hj Zahraini, para Kepala Perangkat Daerah, Kejaksaan, Kepolisian, Kodim 0303 Bengkalis dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan secara virtual ini juga turut diikuti Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak dari Kementerian PPPA, Endah Sri Rezeki, Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Irma Ardiana, Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi Riau, Hj. Fariza, serta sejumlah peserta daring lainnya.***(inf)

Gubernur Lira Kavilah Desak Bupati Kampar Copot Kepsek SDN 031 Tarai Bangun Yulfina

Gubernur Lira Riau, Kavilah Somarito

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gubernur Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Provinsi Riau, Kavilah Somarito mendesak Bupati Kabupaten Kampar, H.Ahmad Yuzar mencopot jabatan Kepala Sekolah SDN 031 Tarai Bangun.

Ditegaskan Vila, sapaan akrab Gubernur Lira Riau, Rabu 25 Juni 2025 kepada SegmenNews.com, Kepala Sekolah SDN 031 Tatai Bangun Yulfina diduga bermain curang dalam penerimaan murid SD di sekolah yang ia pimpin.

Pasalnya, penerimaan murid SD baru akan dibuka secara online pada hari Senin 30 Juni 2025 mendatang, namun para wali murid sudah mengantarkan berkas kerumahnya, bahkan ibu-ibu disana kedapatan hendak membeli materai untuk menandatangani berkas penerimaan.

“Saya menyaksikan sendiri, di teras rumah Kepsek SDN 031 Yulfina ada beberapa ibu-ibu sedang berbincang-bincang dengan Yulfina, ada berkas penerimaan dan tumpukan baju seragam sekolah SD merah putih. Ada juga ibu-ibu yang sedang pergi membeli materai. Ibu Yulfina juga mengakui sendiri ibu-ibu tersebut mengantarkan berkas penerimaan,” sampai Gubernur Lira.

Menurutnya, tindakan Kepsek Yulfina akan merugikan calon murid-murid yang akan mendaftar secara online Senin mendatang. Dan akan mengakibatkan ketidakpercayaan masyarakat untuk mendaftarkan anaknya secara online.

“Tindakan dan perbuatan Kepsek Yulfina telah mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Kampar. Kami mendesak Bupati Kampar segera mencobot jabatan Kepsek SDN 031 Yulfina,” kesalnya.

Ditegaskan Gubernur Lira Kavila lagi, Kepsek Yulfina juga telah mengangkangi kesepakatan pakta integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang ditandatangani langsung oleh Bupati Kampar, H Ahmad Yuzar pada Senin 23 Juni 2025 kemarin.

Padahal jelas pada pakta integritas SPMB ini berguna sebagai upaya menciptakan sistem penerimaan peserta didik baru yang transparan, adil dan akuntabel.

Penandatanganan pakta integritas ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memperkuat tata kelola pendidikan, khususnya dalam proses seleksi dan penerimaan siswa baru SD dan SMP di wilayah Kabupaten Kampar.

Bupati Kampar dengan tegas mengatakan atas komitmennya untuk memastikan sistem penerimaan murid baru berjalan secara objektif dan bebas dari praktik-praktik kecurangan.***(ran)

Penerimaan Belum Dibuka, Kepsek SDN 031 Tarai Bangun Terima Berkas Dirumahnya

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Penerimaan murid baru SD di Kabupaten Kampar akan dilaksanakan pada hari Senin 30 Juni 2025 mendatang secara online. Namun sejumlah wali murid sudah mengantarkan berkas di rumah Kepala Sekolah SDN 031 Tarai Bangun, Yulfina.

Pantauan di lapangan, Selasa 24 Juni 2025 sekitar pukul 17:30 WIB, sejumlah wali murid yang ingin mendaftarakan anaknya berkumpul diteras rumah Kepsek Yulfina, terlihat ada sejumlah berkas penerimaan siswa dan tumpukan seragam sekolah SD merah putih.

Beberapa ibu-ibu yang berkumpul di teras rumah Kepsek Yulfina mengaku mengantarkan berkas penerimaan SD 031 dan juga menyerahkan uanh untuk pembelian seragam sekolah yang nilainya berfariasi, ada yang Rp1.550.000,- dan Rp1.650.000,-.

“Uang baju harus dibayar lunas, baru kami bisa mendaftarkan anak kami,” kata wali murid yang enggan namanya dimuat.

Sementra itu Kepala SDN 031 Tarai Bangun, Yulfina membenarkan para ibu-ibu mengantarkan berkas kerumahnya. Namun untuk pembelian baju bisa dimana saja.

“Mereka (orang tua calon murid) mengantarkan berkas, kalau untuk beli baju saya persilahkan beli dimana saja,” jawabnya.***(la)

Gratis Tiga Bulan, Oplet Listrik AMAN Siap Layani Warga Pekanbaru

Gratis Tiga Bulan, Oplet Listrik AMAN Siap Layani Warga Pekanbaru

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, meluncurkan operasional sejumlah angkutan feeder di halaman RSD Madani Pekanbaru, Senin (23/6/2025). Total ada delapan unit angkutan feeder bertenaga listrik beroperasi melayani masyarakat.

Unit feeder listrik ini juga bakal melayani masyarakat menuju RSD Madani Pekanbaru. Angkutan feeder bertenaga listrik ini diberi nama Oplet AMAN.

Tahap awal ada dua trayek angkutan feeder listrik ini. Trayek pertama yakni Jalan Uka-Jalan HR Soebrantas.

Sedangkan trayek kedua yakni Jalan Taman Karya- Jalan HR Soebrantas. Masyarakat untuk saat ini bisa menikmati layanan feeder angkutan listrik secara gratis selama tiga bulan.

“Ini adalah Oplet Aman, untuk meningkatkan transportasi publik bagi warga Tuah Madani dan Bina Widya,” terangnya usai peluncuran.

Agung berharap nantinya secara bertahap feeder dari bus TMP bisa menjangkau seluruh pemukiman masyarakat. Namun untuk tahap awal ini hanya di dua kecamatan saja.

“Kita akan gratiskan untuk masyarakat selama tiga bulan ini,” ulasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Sunarko menyampaikan bahwa masyarakat bisa lebih mudah menuju RSD Madani Pekanbaru. Apalagi ada dua trayek tersedia sehingga bisa menjangkau pemukiman masyarakat.***(dmf)

Diduga Tak Tepat Sasaran, HMI Cabang Rokan Hulu Desak Dinsos Evaluasi Pendamping PKH

Ardias Januar, Kepala Bidang PTKP HMI Cabang Rokan Hulu

Rohul(SegmenNews.com) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Rokan Hulu menyampaikan kritik terhadap Dinas Sosial terhadap pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah kabupaten Rokan Hulu.

Pasalnya, HMI menilai bahwa program bantuan sosial bersyarat itu tidak berjalan sesuai regulasi, terutama terkait kinerja pendamping PKH.

Ketua Umum HMI Cabang Rokan Hulu, Al Fajar, menyebut pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan di lapangan. Ia menegaskan agar Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap para pendamping yang selama ini dipercaya menjalankan program tersebut.

“Kami mendesak agar Dinas Sosial melakukan pemantauan langsung dan mengevaluasi secara total para pendamping PKH. Ada indikasi ketidaktepatan dan penyimpangan dari regulasi yang berlaku,” ujarnya, Senin (24/6/25).

Hal senada disampaikan Ardias Januar, Kepala Bidang PTKP HMI Cabang Rokan Hulu, yang melakukan investigasi langsung ke sejumlah kecamatan dan desa. Ia menyebut, dari hasil wawancara dengan warga penerima, ditemukan dugaan penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran.

“Ada warga yang sebenarnya layak menerima bantuan namun tidak terdaftar, sementara beberapa yang tak sesuai kriteria justru menjadi penerima. Ini mencederai semangat keadilan sosial,” tegas Ardias.

HMI Cabang Rokan Hulu juga mendorong peningkatan transparansi data penerima PKH, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, agar distribusi bantuan benar-benar adil dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami menuntut agar Dinas Sosial melaksanakan program PKH ini secara akuntabel dan sesuai aturan. Jangan sampai bantuan yang seharusnya untuk masyarakat miskin justru diselewengkan,” tambah Al Fajar.

HMI menegaskan akan terus mengawal permasalahan ini hingga ada langkah konkret yang diambil oleh Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu.***

Pemkab Siak Sambut Mahasiswa KKN-PPM UGM

Siak(SegmenNews.com)- Sebanyak 29 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tiba di Kabupaten Siak, Kehadiran para mahasiswa ini untuk menjalankan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM).

Kedatangan mereka disambut secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Siak dalam acara penerimaan yang berlangsung di Ruang Rapat Sri Indrapura, Senin (23/6/2025).

Mewakili pemerintah daerah, Kepala Bepperida Siak L. Budhi Yuwono mengucapkan selamat datang sekaligus harapan besar kepada para peserta KKN yang akan tinggal dan berkegiatan langsung bersama warga di kampung-kampung.

“Selamat datang di Kabupaten Siak. Semoga adik-adik betah di sini. Daerah ini sangat menjunjung tinggi adat dan budaya. Kami harap kalian bisa beradaptasi dengan baik bersama masyarakat Siak,” ujar Budhi.

Ia juga menekankan pentingnya kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan kampung, pelestarian budaya, serta pengembangan UMKM lokal.

“Harapan kami besar kepada anak-anak muda seperti kalian untuk membawa inovasi baru bagi Siak, Kota Istana,” kata Budhi.

“Semoga dengan hadirnya mahasiswa UGM ini, proses pembangunan di Siak bisa berjalan lebih efektif dan efisien, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Selama 50 hari ke depan, para mahasiswa akan menjalankan program KKN di tiga lokasi yang berada di dua kecamatan yakni Kampung Dalam dan Kampung Rempak di Kecamatan Siak, serta kampung wisata di Kecamatan Dayun.

Mereka akan tinggal di tengah masyarakat dan menggali potensi lokal melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus ketua rombongan, Sailal Arimi, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Siak yang telah berkenan menerima kami dalam sinergi kerja sama yang sudah terjalin baik ini,” kata Sailal.

Ia menjelaskan bahwa peserta KKN berasal dari lintas bidang keilmuan, mulai dari saintek, soshum, medis, hingga agro.

“Kami berharap mahasiswa bisa menjadi teman belajar bersama masyarakat. Kami juga mohon tunjuk ajar dari semua pihak selama kegiatan ini berlangsung,” tutupnya.***(Infotorial)

Bupati Kasmarni Instruksikan RSUD Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Pelayanan KIA dan Dorong Penurunan AKI dan AKB

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis agar bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan pelayanan Kesehatan Ibu dan dan Anak (KIA) dan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) serta Angka Kematian Bayi (AKB) di Negeri Junjungan, Selasa 24 Juni 2025, di lantai II aula pertemuan RSUD Bengkalis.

Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis Kasmarni dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri, menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim visitasi pengampuan layanan kesehatan ibu dan anak dari RSUP Dr. Djamil Padang, semoga kegiatan ini menjadi momentum penting untuk berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya kesehatan ibu dan anak.

“Selamat datang Bapak dan ibu tim visitasi dari RSUP. Dr. Djamil Padang di Negeri Junjungan,” ucap Johansyah.

Johansyah juga mengatakan sangat menyambut baik kegiatan pengampuan layanan kesehatan ibu dan anak di RSUD Bengkalis ini, dan berharap dengan kegiatan ini akan mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak, karena mengingat upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan kesehatan.

“RSUD Bengkalis ini telah ditetapkan sebagai rumah sakit strata madya, diyakini mampu melakukan pelayanan kesehatan ibu dan anak spesialistik secara terintegritas, dan memliki sumber daya manusia kesehatan sesuai dengan tingkat kompetensi,” ucap Johansyah.

Selanjutnya Johansyah juga meminta tim visitasi agar memberi bimbingan dan masukan serta evaluasi yang konstruktif kepada manajemen dan tenaga medis RSUD Bengkalis agar menjadi pelayanan kesehatan ibu dan anak yang lebih berkualitas dan kuantitas.

Tidak hanya itu, Johansyah berharap sinergi dan kolaborasi yang baik ini dapat terus terjalin dan dapat ditingkatkan, demi memberi pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta unggul di Indonesia.

“Mari kita bangun kolaborasi dan sinergitas, dari RSUD strata madya menjadi rumah sakit Paripurna,” ajak Johansyah.

Sementara itu, Dr. Dharma Yosua Sardol Simarmata, selaku salah satu tim pelaksanaan visitasi pengampuan kesehatan ibu dan anak mengatakan tujuan kegaiatan ini dilakukan adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama di fasilitas kesehatan yang menjadi target pengampuan. Hal ini dilakukan melalui berbagai upaya seperti memberikan bimbingan teknis, penguatan jejaring, peningkatan kapasitas SDM dan fasilitas, serta memastikan standar pelayanan yang optimal.

Selain itu, kegiatan ini membangun dan memperkuat hubungan antara rumah sakit pengampu dengan rumah sakit yang diampu, serta dengan fasilitas kesehatan lainnya yang terkait, dan kegiatan ini bukan untuk kepentingan akreditasi semata akan tetapi untuk visitasi, sambung Dr. Dharma.

Sedangkan Direktur RSUD Bengkalis Azahari Effendy berharap semoga dengan pelaksanaan visitasi pengampuan ibu dan anak ini akan  berjalan dengan lancar dan sukses, sehingga RSUD Bengkalis kedepannya menjadi pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas.

Hal senada juga disampaikan Plt. Kadis Kesehatan Bengkalis Ermanto, diwakili dr. Ricky Chairunnas berharap kegiatan visitasi ini akan berjalan dengan baik dan mutu pelayanan RSUD Bengkalis menjadi pelayanan yang lebih optimal, ungkapnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan penandatanganan kesepakatan MoU visitasi oleh Staf Ahli Bupati Bengkalis, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD Bengkalis dan tim visitasi dari RSUP Dr. Djamil Padang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Direktur Pelayanan Rita Puspa, Plt. Kadis Kesehatan diwakili Ricky Chairunnas dan jajaran dokter spesialis RSUD Bengkalis serta undangan lainnya.***(inf)

Bupati Kasmarni Ajak Mahasiswa Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut hangat kedatangan Wakil Rektor beserta jajaran dan mahasiswa Universitas Riau (UNRI) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Tematik Literasi tahun 2025, di Negeri Junjungan.

Bupati Bengkalis Kasmarni yang merupakan alumni Jurusan Sosiologi UNRI angkatan 1993 ini, menyambut secara resmi Kukerta UNRI yang akan tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Bengkalis, di Ruang Dang Merdu, lantai IV Kantor Bupati, Selasa, 24 Juni 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni mengaku senang dapat menyambut langsung kehadiran rombongan Kukerta UNRI tahun 2025.

“Sebuah kebanggaan bagi kami tentunya, karena dapat menyambut langsung kehadiran Wakil Rektor dan adik-adik mahasiswa yang akan melaksanakan Kukerta di Negeri Junjungan ini. Kami sendiri juga merupakan bagian dari keluarga besar Universitas Riau, di mana pada tahun 1993 yang lalu, kami juga pernah menimba ilmu serta menjadi alumni di kampus tercinta tersebut, tepatnya pada Jurusan Sosiologi,” ujar Bupati Bengkalis Kasmarni.

Beliau berpesan kepada mahasiswa Kukerta UNRI untuk memanfaatkan kegiatan ini semaksimal mungkin, meskipun dengan waktu yang terbatas.

“Kukerta juga adalah kesempatan baik bagi adik-adik mahasiswa semua, untuk melakukan proses transfer pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh semasa perkuliahan sesuai dengan disiplin ilmunya di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, Bupati Kasmarni mengharapkan Kukerta ini menjadi ajang pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat melalui program yang telah disiapkan sesuai dengan dinamika, karakteristik dan perkembangan masyarakat.

Mahasiswa juga diajak untuk menggali potensi lokal guna menciptakan kesejahteraan masyarakat.

“Kami yakin, adik-adik adalah intelektual muda yang mampu menjadi motivator, fasilitator dan juga mediator bagi pembangunan masyarakat, agar kelak masyarakat bisa berdaya, baik secara ekonomi, individual maupun secara sosial, terutama dalam mendukung terwujudnya visi Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta Unggul di Indonesia,” tegasnya.

Dikesempatan itu, Bupati Kasmarni juga menekankan pentingnya peran mahasiswa Kukerta sebagai motor penggerak perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

Hal ini untuk mendukung upaya penanganan prevalensi stunting, pencegahan AIDS, TBC dan malaria. Mahasiswa juga diminta untuk mendorong masyarakat agar memberikan ruang bagi pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak.

“Agenda kesehatan dan agenda menjadikan Kabupaten Bengkalis sebagai Kabupaten Layak Anak, menjadi kerja besar kami Pemerintah Daerah saat ini, yang harus dikerjakan secara terintegrasi oleh semua pihak, termasuk bersama adik-adik mahasiswa Kukerta UNRI. Demi terciptanya generasi sehat, cerdas, ceria, berkualitas bahagia dan sejahtera di masa hadapan,” jelas Bupati Kasmarni.

Selama berada di lapangan, mahasiswa Kukerta juga diharapkan dapat menjadi inspirator dan pemimpin dalam menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam berbagai program pembangunan.

Pendekatan sistemik dengan komunikasi yang tepat dan santun, sesuai adat istiadat setempat, menjadi kunci. Koordinasi dan komunikasi dengan kepala desa maupun camat juga ditekankan untuk memastikan program kerja yang bermanfaat dan realistis sesuai kebutuhan masyarakat.

Para mahasiswa juga diingatkan agar tidak keluar dari koridor aturan yang ditetapkan kampus, serta melakukan koordinasi dengan sesepuh, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan stakeholder lainnya di lokasi Kukerta.

“Yang terpenting, jaga norma dan nilai sosial yang ada di lokasi Kukerta tersebut, jangan cemarkan kegiatan Kukerta ini dengan kegiatan-kegiatan di luar nuansa pengabdian, pembelajaran dan pemberdayaan, apalagi mengarah kepada kegiatan politik serta di luar dari aturan perundang-undangan,” pesannya.

Selain itu, mahasiswa didorong untuk melakukan studi kebijakan dan studi evaluatif dalam konteks percepatan pembangunan di Kabupaten Bengkalis. Rumusan program yang relevan dengan potensi lokal juga diharapkan dapat disumbangkan kepada pemerintah daerah untuk dimasukkan dalam fase pembangunan Kabupaten Bengkalis Bermasa yang berkelanjutan.

Terakhir, kepada Camat dan Kepala Desa, Bupati Bengkalis Kasmarni juga meminta agar mahasiswa difasilitasi, dibantu, dibimbing, serta dijaga keamanan dan kenyamanannya.

“Mereka juga diharapkan dilibatkan dalam setiap aktivitas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, agar dapat memahami, belajar dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.***(inf)

Cuaca Riau Didominasi Cerah Berawan, Tiga Titik Panas Terpantau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Riau merilis prakiraan cuaca untuk Selasa, 24 Juni 2025. Secara umum, cuaca di wilayah Riau didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga berawan dari pagi hingga dini hari. Namun, hujan ringan yang bersifat lokal tetap diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah.

Pada pagi hari, wilayah Riau diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan. Kondisi ini berlangsung hingga siang dan sore hari. Meski begitu, potensi hujan dengan intensitas ringan yang bersifat lokal masih dapat terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Indragiri Hilir.

Memasuki malam hari, cuaca umumnya masih cerah berawan hingga berawan. Namun, kembali terdapat potensi hujan ringan secara lokal di beberapa bagian Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Indragiri Hilir.

Sementara pada dini hari, kondisi udara diperkirakan akan berkabut hingga berawan, menandakan adanya kelembapan tinggi di atmosfer.

BMKG mencatat bahwa tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem untuk hari ini. Suhu udara berkisar antara 23,0 hingga 33,0 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 50 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 30 km/jam.

Untuk kondisi perairan, prakiraan gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau berada pada kategori rendah, dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi ini relatif aman untuk aktivitas pelayaran lokal.

Sementara itu, pemantauan titik panas (hotspot) yang dilakukan hingga pukul 23.00 WIB mencatat total 26 hotspot di wilayah Sumatera. Provinsi Riau sendiri terpantau memiliki tiga titik panas, yakni satu titik di Kabupaten Rokan Hilir dan dua titik di Kabupaten Pelalawan. Meski jumlah ini tergolong rendah, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama pada musim kemarau yang mulai berlangsung.

Forecaster on Duty, Indah DN, menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi perubahan cuaca dan menjaga lingkungan dari aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

“Masyarakat kami harapkan tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lokal dan perubahan cuaca, meskipun secara umum kondisi hari ini cukup kondusif. Kami juga terus memantau perkembangan hotspot di wilayah Riau dan sekitarnya,” ujar Indah dalam keterangan resminya.

Informasi cuaca dan titik panas akan terus diperbarui oleh BMKG secara berkala melalui kanal resmi. Masyarakat dapat memantau perkembangan cuaca dan informasi terkini melalui media sosial dan website resmi BMKG. ***(mr)