Beranda blog Halaman 83

UPTD Kesehatan Puskesmas Pangkalan Taja Loka Karya Lintas Sektor

Kecamatan Pucuk(SegmenNews.com)- UPTD Kesehatan Puskesmas Pangkalan, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabuoaten Kuantan Singingi menaja
kegiatan loka karya mini karya lintas sektor, Kamis 17 Juli 2025.

Kepala Puskesmas Pucuk Rantau Espariadi , S. Kep mengatakan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan kemajuan pelayanan kesehatan di UPTD Kesehatan Puskemas Pucuk Rantau. Dan mendorong berbagai pihak ikut andil dalam peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Pelaksanaan mini lokakarya puskesmas ini sebagai implementasi terhadap amanat permenkes tentang manajemen puskesmas serta sebagai bentuk dukungan kepada puskesmas dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara layanan kesehatan” ungkap nya

Ditambahkannya, lokakarya mini sektoral merupakan suatu pertemuan antar petugas puskesmas dengan sektor terkait untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan puskesmas serta membina peran serta masyarakat secara terpadu agar dapat meningkatkan fungsi puskesmas itu sendiri.

“Dengan lokakarya lintas sektor ini diharapkan mendapat dukungan dan masukan dari lintas sektoral dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan yg lebih baik kepada masyarakat”, pungkasnya.

Dalam pelaksanaan loka karya ini juga di lakukan lounching inovasi TANK BAJA ( tanggap dan antisipasi kesehatan bagian jiwa) dan program FKP ( forum konsultasi publik) di wilayah wilayah kerja UPTD Puskesmas Pucuk Rantau.***(inf/bas)

Pemkab Rohul dan PLN MoU Penambahan PJU

Pemkab Rohul dan PLN MoU Penambahan PJU(foto:diskominfo rohul)

Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali menjalin kerja sama dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau (Riau Kepri) melalui UP3 Bangkinang terkait pengelolaan dan penambahan fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Rohul.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul Muhammad Zaki SSTP MSi bersama Manager PLN UP3 Bangkinang Tri Haryanto, bertempat di ruang rapat lantai 3 Kantor Bupati Rohul, Kamis (17/7).

Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Rohul H Syafaruddin Poti SH MM, turut hadir Asisten Manager Transaksi Energi Listrik PT PLN UID Riau Kepri Ferry Sajun Naibaho, Asisten Manager Keuangan dan Umum Dariel Pelawi, Manajer PT PLN ULP Pasirpengaraian Randa Merza Fernando, Asisten II Setda Rohul Drs H Ibnu Ulya MSi, Kadisnakbun Rohul CH Agung Nugroho STP MM, Plt Kadishub Rohul Minarli Ismail, serta sejumlah pejabat dari OPD terkait.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Rohul H Syafaruddin Poti mengapresiasi kerja sama yang dibangun bersama PLN tersebut. Menurutnya, penambahan dan pengelolaan PJU menjadi salah satu keperluan prioritas masyarakat, terutama di kawasan permukiman dan jalan lintas strategis.

“Penerangan jalan umum sangat diperlukan demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, serta untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di malam hari. Kami menyambut baik sinergi yang terbangun antara Pemkab Rohul dan PLN, dengan harapan dusun-dusun yang belum teraliri listrik dapat tersambung dan menikmati penerangan di malam hari ,” ungkap Wabup Poti.

Sekda Rohul Muhammad Zaki SSTP MSi menyebutkan, perjanjian kerja sama ini diawali niat dan pencapaian visi misi Bupati dan Wabup Rohul Anton ST MM dan H Syafaruddin Poti SH MM untuk menyusun program kegiatan di mulai dengan mencari pendapatan.

Salah satu pendapatan yang perlu ditingkatkan dari pajak PJU dan pemakaian listrik dari masyarakat yang dikelola PT PLN.

’’Kita harapkan dari kerja sama dengan PLN, bisa mengkolaborasikan seluruh perusahaan, teruma pabrik kelapa sawit maupun perusahaan perkebunan yang masih menggunakan PLTD bisa beralih ke jaringan listrik dari PLN. Termasuk perumahan karyawan, perkantoran dan jalan perusahaan menggunakan PLN,’’ ujarnya.***(kmf)

Terima Kunjungan FPK, Bupati Inhil Ajak Bersinergi Menjaga Persatuan

Tembilahan(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT.,menerima kunjungan Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau dalam rangka pembinaan serta koordinasi program penguatan nilai-nilai kebangsaan dan kerukunan di daerah, yang berlangsung di ruang rapat lantai 4 Kantor Bupati Inhil, Senin (15/07/2025).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua FPK Provinsi Riau, Drs. H. Auni M. Noor, M.Si., bersama sejumlah pengurus FPK Provinsi Riau. Turut mendampingi, Hj. Nurliah, SH., MH. (Wakil Ketua Bidang Peningkatan Peran Perempuan), Sri Petri Haryanti (Koordinator Bidang Organisasi), Andrie Herda, S.IP., M.IP. (Wakil Bendahara), serta Hj. Nurkutiningsih (Bidang Hubungan Antar Paguyuban). Kehadiran mereka menjadi simbol keseriusan FPK dalam memperkuat peran strategisnya di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat yang beragam.

Dalam sambutannya, Bupati H. Herman menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan komitmen FPK dalam mempererat persatuan serta mendorong nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi aktif menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman. Pemerintah daerah siap membuka ruang komunikasi yang lebih luas agar nilai-nilai kebangsaan terus tumbuh dan berkembang.”ujarnya

Kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk berbagi informasi, menyelaraskan program antara FPK Provinsi dan Kabupaten, serta membangun kesepahaman dalam menangani isu-isu kebhinekaan, pencegahan konflik horizontal, dan pemberdayaan komunitas lintas etnis dan budaya di daerah.

Sementara itu, Ketua FPK Provinsi Riau, Drs. Auni M. Noor, menekankan pentingnya peran FPK sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Ia menyampaikan bahwa keberagaman yang ada di Riau—khususnya di Inhil—merupakan kekuatan besar jika dikelola dengan bijak dan harmonis. Ia juga aktif mendorong seluruh pengurus FPK di daerah untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

“Kita memiliki modal sosial yang kuat. FPK hadir untuk memperkuat itu, mendampingi pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat rasa kebangsaan dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan bersama.”tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Inhil, serta perwakilan FPK Kabupaten Inhil yang ikut memberikan pemaparan terkait program kerja di tingkat daerah.***(sup/hm)

Bupati Bengkalis Pimpin Upacara HKN dan HUT ke-78 Koperasi Nasional

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Andris Wasono memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) sekaligus peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 tahun 2025.

Upacara diikuti para Pejabat, ASN, dan Tenaga Honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Kamis 17 Juli 2025, di halaman Kantor Bupati Bengkalis.

Hari Kesadaran Nasional adalah upacara rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 17 sebagai momentum bagi ASN untuk memantapkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya apresiasi semua ASN yang telah mengikuti upacara pagi ini. Hari Kesadaran Nasional ini poin pentingnya adalah disiplin. Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah menunjukkan kedisiplinan,” ujar Andris.

Dalam peringatan Hari Koperasi Nasiona Republik Indonesia, Andris Wasono menyampaikan pidato tertulis Menteri Koperasi Republik Indonesia bahwa koperasi Indonesia terus menunjukkan geliat positif. Tahun lalu, jumlah koperasi aktif tercatat sebanyak 131.617 unit. Anggotanya mencapai hampir 30 juta orang. Artinya, satu dari sepuluh warga Indonesia adalah bagian dari koperasi. Volume usaha koperasi pada tahun 2024 menyumbang Rp. 214 triliun terhadap PDB nasional, itu hampir 1 persen, dan potensinya masih sangat besar jika kelola secara bersama.

“Kita juga mengetahui, desa-desa kita menyimpan potensi luar biasa, mulai dari pertanian, perikanan, kerajinan, pariwisata, bahkan energi terbarukan. Berdasarkan data BPS 2024, terdapat 84.276 wilayah administrasi pemerintah setingkat desa, yang terdiri dari 75.753 desa, 8.486 kelurahan, dan 37 Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) atau satuan permukiman transmigrasi (spt) di 7.281 kecamatan pada 514 kabupaten/kota,”jelasnya.

Dimana pada 66.002 desa/kelurahan, sebagian besar masyarakatnya bekerja di bidang pertanian, kehutanan dan perikanan, inilah potensi yang harus dikelola dengan benar.

Tapi semua itu, lanjut Andris baru bisa menjadi kekuatan ekonomi jika dikelola bersama. Dan itulah mengapa, presiden mengeluarkan instruksi Presiden Nomo 9 tahun 2025 dan Keputusan Presiden Nomor 9 tahun 2025, yang mendorong percepatan pembentukan koperasi desa/kelurahan merah putih.

“Saya bangga menyampaikan bahwa hingga saat ini, sudah lebih dari 80.000 koperasi desa/kelurahan merah putih terbentuk lewat musyawarah desa/kelurahan khusus. Prosesnya bukan dari atas, tapi dari bawah. Rakyat sendiri yang membentuk. Rakyat sendiri yang mengelola. Koperasi ini bukan hanya tempat simpan pinjam,”ucapnya.

Selain itu, Koperasi Merah Putih memiliki
beberapa gerai penting, yaitu gerai sembako tempat mengakses barang subsidi pemerintah seperti gas, beras dan minyak goreng.

Selanjutnya gerai klinik desa disertai dengan gerai apotik, gerai gudang untuk menyimpan logistik dan transportasi untuk mendistribusikan hasil panen. Dengan koperasi desa/kelurahan merah putih, barang subsidi untuk warga desa tidak lagi harus menunggu lama, tapi dapat diakses warga desa dengan harga yang ditetapkan dan waktu yang tepat.

Lanjut Andris, 80.000 koperasi desa/kelurahan merah putih merupakan piranti yang disiapkan agar masyarakat lepas dari belenggu kemiskinan.

Disamping itu, koperasi desa/kelurahan merah putih akan menjadi pusat kegiatan ekonomi di desa yang mencakup pusat produksi dan distribusi desa. Koperasi ini akan mengefisienkan biaya-biaya ekonomi yang sebelumnya merugikan masyarakat desa. 80.000 koperasi desa/kelurahan merah putih sebagai soko guru perekonomian bangsa.

“Mari kita rayakan Hari Koperasi ke-78 ini dengan rasa syukur dan semangat baru. Mari kita jadikan koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat. Mari kita buktikan bahwa indonesia adil, makmur, dan berdaulat, bukan karena kekuatan segelintir orang, tapi karena kekuatan bersama rakyat,”imbuhnya.

Di kesempatan itu juga Andris menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah membentuk Koperasi Merah Putih 100 persen.

“Insya Allah kalau tidak ada halangan kita bagian dari 80.000 Koperasi Merah Putih yang akan diresmikan dan dilantik oleh Bapak Presiden Republik Indonesia dalam waktu dekat ini, semoga dengan terbentuknya koperasi ini, dapat mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta Unggul di Indonesia,”tambah Andris.

Terlihat hadir, Dandim 0303/Bengkalis diwakili Kasdim, Mayor Inf Suratno, Kapolres Bengkalis diwakili Kasat Binmas Polres Bengkalis AKP Kasmandar Subekti dan Danposal Bengkalis diwakili Peltu Mes Iwan Setiawan.***(imam/hm)

Pj Sekdaprov Riau Launching Bantuan Beras ke Masyarakat

Pj Sekdaprov Riau Launching Bantuan Beras ke Masyarakat

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, M. Job Kurniawan  resmi melepas tim penyaluran bantuan pangan beras ke masyarakat Riau.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antar Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, dan jajaran pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dari segi kondisi ekonomi dan sosial.

Bantuan pangan beras akan diberikan kepada 278.250 penerima yang tersebar di 12 kabupaten/kota yang ada di Riau. Setiap penerima akan menerima 10kg beras perbulan selama dua bulan.

“Hari ini kita sudah launching bantuan pangan beras, untuk 278.250 penerima dengan beras sebanyak kurang lebih 5.565 ton beras,” terang Pj Sekdaprov di Perum Bulog Jadirejo Pekanbaru, Kamis (17/7/2025).

Pj Sekdaprov Riau menjelaskan, distribusinya akan melalui 8 gudang Bulog yang tersebar di wilayah Provinsi Riau. Penyaluran bantuan pangan beras ini ditargetkan rampung pada tanggal 31 Juli mendatang.

“Penyerahan beras harus lebih baik karena Bulog langsung turun mendistribusikannya. Mari mengawal penyaluran ini agar bejalan lancar dan memastikan distribusinya tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah,” ungkapnya.

Job sampaikan, penyaluran bantuan pangan tidak diukur keberhasilannya dari jumlah banyak beras yang didistribusikan. Namun proses penyaluran hingga masyarakat bisa menikmati dan menyantapnya adalah sebuah keberhasilan.

Sementara itu Kepala Perum Bulog Kanwil Riau dan Kepulauan Riau, Ismed Erlando menyampaikan, penyaluran bantuan pangan bertujuan untuk mengurangi pengeluaran beban ekonomi penerima bantuan. Selain itu, upaya penurunan dan pengentasan kemiskinan ekstrem juga diharapkan.

“Penyaluran bantuan pangan ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem, kerawanan bahan pangan, kekurangan gizi, serta mengurangi gejolak harga pangan,” jelasnya.

Penerima bantuan pangan di Riau telah mengalami penurunan angka dibanding tahun sebelumnya, yaitu 316.751 penerima di tahun 2024. Hal ini diharapkan terjadi karena angka kemiskinan ekstrem menurun di beberapa tempat.

Dijelaskan, distribusi bantuan pangan beras akan dimulai dari Kota Pekanbaru dengan bantuan beras sejumlah 52.340 kg, yang tersebar di tiga kecamatan. Penerima tersebar di Kecamatan Pekanbaru Kota sebanyak 822, Kecamatan Lima Puluh sebanyak 878, dan Kecamatan Sukajadi sebanyak 917.***(mr)

 

Pemko Pekanbaru Bahas Kerja Sama Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Terbarukan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menunjukkan komitmennya dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar memimpin rapat pembahasan draf perjanjian kerja sama dengan pihak investor di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Selasa (15/7/2025).

Rapat tersebut secara khusus membahas rencana kerja sama antara Pemko Pekanbaru dan PT ICE Victory Riau (Penanaman Modal Asing/PMA). Fokus utama dari perjanjian tersebut adalah pengelolaan sampah kota menjadi energi terbarukan.

Markarius menegaskan, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya strategis pemko dalam mengatasi persoalan sampah. Upaya ini sekaligus mendukung target nasional dalam pemanfaatan energi ramah lingkungan.

“Dengan pengelolaan sampah menjadi energi, kami tidak hanya bisa mengurangi volume sampa. Tetapi, kami juga menciptakan sumber energi alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Markarius, teknologi yang ditawarkan PT ICE Victory Riau akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi wilayah Pekanbaru. Dalam waktu dekat, pemko akan meninjau lokasi serta teknis pelaksanaan kerja sama ini.

“Kami berharap perjanjian ini dapat segera difinalisasi dan diimplementasikan. Supaya, manfaatnya segera dirasakan,” harap Markarius.***(dmf)

BMKG: Sebagian Wilayah Riau Berpotensi Hujan Ringan, 9 Titik Panas Terdeteksi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Rabu, 16 Juli 2025, umumnya cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Namun, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di beberapa wilayah pada siang hingga malam hari.

Pada pagi hari, kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan di sebagian besar wilayah Riau.

Memasuki siang hingga sore, hujan ringan yang bersifat tidak merata diperkirakan turun di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, dan Indragiri Hilir.

Sementara pada malam hingga dini hari, cuaca diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.

BMKG juga menyebut tidak ada peringatan dini khusus yang dikeluarkan pada periode ini.

“Suhu udara berkisar antara 22.0 hingga 34.0 °C dengan kelembapan 55–99 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–30 km per jam,” ungkap Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Mari Frystine.

Selain itu, prakiraan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Riau tergolong rendah, yakni antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Berdasarkan pemantauan titik panas (hotspot) per Selasa (15/7) pukul 23.00 WIB, terdeteksi total 21 titik panas di wilayah Sumatera.

Dari jumlah tersebut, Riau menyumbang sembilan titik panas yang tersebar di Kabupaten Rokan Hulu (2 titik), Rokan Hilir (4 titik), Bengkalis (2 titik), dan Kampar (1 titik).

“BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lokal dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas luar ruangan, terutama di wilayah yang terpantau memiliki titik panas,” imbaunya.***(mr)

KPPU Tuntaskan Semester 1 2025 Ditengah Tekanan Besar

Jakarta(SegmenNews.com)- Di tengah tekanan untuk menjaga keseimbangan pasar yang semakin dinamis, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menutup paruh pertama tahun 2025 dengan catatan yang kuat.

Dari denda triliunan rupiah hingga reformasi kemitraan UMKM, KPPU mempertegas fungsinya sebagai garda depan dalam menjaga iklim usaha yang sehat dan kompetitif.

KPPU juga mengingatkan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen hanya dapat dicapai jika indeks persaingan usaha terus ditingkatkan secara signifikan, dari posisi 4,95 pada tahun lalu menuju 6,33 sebagai tolok ukur baru.

Laporan semester I KPPU tahun ini menunjukkan capaian yang cukup mencolok di berbagai lini, mulai dari penegakan hukum persaingan, pengawasan merger dan akuisisi, advokasi kebijakan, hingga perlindungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Namun, tantangan besar masih membayangi, mulai dari konsolidasi konglomerasi digital hingga keterbatasan fiskal yang makin menekan.

Penegakan hukum masih menjadi etalase utama kinerja KPPU. Hingga akhir Juni 2025, sebanyak 6 (enam) Putusan dan 1 (satu) Penetapan telah dijatuhkan, dengan total nilai denda mencapai lebih dari Rp220 miliar.

Salah satu putusan paling menyita perhatian publik adalah perkara dugaan praktik monopoli dan penyalahgunaan posisi dominan melalui sistem pembayaran Google Play Store yang berujung pada denda sebesar Rp202,5 miliar; angka tertinggi dalam periode ini, selain dugaan persekongkolan tender proyek PDAM di Lombok Utara yang dijatuhi denda sebesar Rp12 miliar.

Berbagai sikap ini menandai ketegasan KPPU dalam mengawal praktik bisnis yang transparan. Saat ini, 9 (sembilan) perkara tengah dalam proses persidangan majelis dan 2 (dua) perkara menunggu dimulainya persidangan, termasuk perkara besar atas dugaan kartel suku bunga pada industri pinjaman online.

Kasus yang melibatkan 97 platform fintech dengan nilai pasar mencapai Rp1.650 triliun ini dipandang sebagai ujian serius terhadap kemampuan KPPU dalam merespons disrupsi ekonomi digital.

Sidang perdana kasus ini dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua Agustus mendatang. Dari sisi pengawasan merger dan akuisisi, KPPU menerima 63 (enam puluh tiga) notifikasi transaksi senilai total Rp244,05 triliun sepanjang semester ini.

Sektor transportasilogistik, energi, teknologi, dan keuangan menjadi wilayah dominan aktivitas merger, mencerminkan arah konsolidasi pasar yang kian intensif.

Salah satu penilaian merger dan akuisisi paling menonjol adalah akuisisi Tokopedia oleh TikTok Nusantara, yang mendapat persetujuan bersyarat dari KPPU pada 17 Juni lalu. Transaksi multi pasar ini hanya diberi lampu hijau setelah pihak TikTok menyetujui seluruh syarat atau remedial yang diajukan KPPU.

Advokasi kebijakan tetap menjadi bagian penting dari peran kelembagaan KPPU. Selama semester ini 3 (tiga) saran dan pertimbangan telah dirumuskan, antara lain terkait rencana Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD) untuk benang filamen, dan pengawasan layanan internet dalam katalog elektronik pemerintah.

KPPU terus aktif mendorong penggunaan Daftar Periksa Kebijakan Persaingan dalam proses penyusunan dan revisi kebijakan Pemerintah, serta kepatuhan pelaku usaha melalui program kepatuhan.

Hingga saat ini, tercatat ada 59 (lima puluh sembilan) program kepatuhan yang didaftarkan, 21 (dua puluh satu) diantaranya telah memperoleh Penetapan dari KPPU. Dalam upaya mendorong ekosistem usaha yang inklusif, perlindungan terhadap UMKM melalui fungsi pengawasan kemitraan juga menjadi sorotan.

Sepuluh laporan kemitraan telah diselidiki KPPU, mayoritas berasal dari sektor perkebunan sawit dan layanan transportasi daring.

Semester ini, di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah, KPPU berhasil memfasilitasi perbaikan tata kelola kebun plasma sawit yang memberi dampak langsung bagi kesejahteraan lebih dari 1.600 petani mitra.

Pendampingan teknis, transparansi laporan, dan penguatan perjanjian kemitraan menjadi bagian dari skema reformasi tersebut.

Sementara itu, dari sisi kontribusi fiskal, pada semester ini KPPU mencatat realisasi pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari denda yang telah berkekuatan hukum tetapmencapai Rp22,8 miliar, atau Rp825,34 miliar sejak lembaga ini berdiri tahun 2000, dengan kesuksesan tingkat penagihan sebesar 75,6 persen.

Meski begitu, 114 (seratus empat belas) Putusan senilai Rp265,49 miliar masih belum tereksekusi, menjadi pekerjaan rumah penting dalam mengefektifkan Putusan hukum yang telah berkekuatan tetap.

Ironisnya, di tengah beban kerja yang terus meningkat, pagu anggaran KPPU untuk tahun 2026 justru kembali dipotong sebesar 35,18 persen.

Ini menjadi tahun ketiga berturutturut pemangkasan anggaran terjadi. Bahkan tidak terdapat alokasi anggaran untuk kegiatan advokasi dan penegakan hukum.

Kondisi ini tidak hanya mengancam efektivitas program pengawasan dan penegakan hukum, tetapi juga memperlemah posisi strategis KPPU di tengah tekanan pasar yang makin kompleks, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi digital dan struktur pasar yang terkonsentrasi. Tantangan ke

depan bukanlah ringan. Dugaan praktik predatory pricing pada tekstil impor melalui platform e-commerce, potensi dominasi jaringan midstream LPG, hingga konsolidasi perbankan lokal (BPR-BPRS) menjadi fokus penelitian baru yang sedang dipetakan.

Sementara itu, dua survei indeks mulai digarap tahun ini, yakni survei nasional Indeks Persaingan Usaha yang tahun ini dirancang lebih komprehensif karena mencakup seluruh provinsi termasuk lima Daerah Otonom Baru (DOB) di Papua, serta indeks baru terkait kemitraan UMKM.

Dengan lanskap pasar yang semakin terdisrupsi, KPPU menghadapi tantangan besarantara memperkuat kapasitas kelembagaan dan menjaga independensi dalam menghadapi tekanan politik dan ekonomi.

Jika Indonesia serius menargetkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sebesar 8 persen, maka penguatan tata kelola persaingan usaha tidak bisa ditawar lagi.

Tanpa kehadiran otoritas yang kuat, inklusif, dan dibiayai secara layak, risiko dominasi pasar oleh segelintir aktor besar bukan hanya akan mengancam UMKM, tetapi juga menghambat pemerataan hasil pembangunan itu sendiri.***(rl)

Ketua Apdesi Riau Zulfahrianto: Pemuda Motor Penggerak Kemajuan Daerah

Ketua Apdesi Riau, Zulfahrianto memberikan medali

Kembang Damai(SegmenNews.com)- Ketua DPD APDESI Provinsi Riau, Zulfahrianto, SE menghadiri penutupan sekaligus penyerahan piala kepada tim pemenang turnamen Kades Cup III Kembang Damai, Selasa 15 Juli 2025.

Turnamen yang sukses dilaksanakan beberapa minggu lalu di Desa Kembang Damai, Kecamatan Bonai, Kabupaten Rokan Hulu ini mendapat dukungan penuh
dari Zulfahrianto, yang dikenal sebagai sosok peduli terhadap kegiatan positif kepemudaan.

Ditegaskannya, pemuda harus di gembleng menjadi tangguh, tentunya diisi dengan kegiatan-kegiatan positif seperti turnamen dan lainnya, dengan demikian akan tercipta pemuda-pemudi yang sehat aktif dan kreatif.

Kedepannya, para pemuda sebagai generasi penerus akan memiliki pemikiran-pemikiran dan inovasi yang berbobot untuk kemajuan daerahnya.

“Peran pemuda sangat penting untuk kemajuan daerah. Bahkan kemajuan negara juga sangat bergantung pada semangat pemuda-pemudinya,” tegas Zulfahrianto.

Mengingat pentingnya peran para pemuda tersebut, maka Zulfahrianto menyatakan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap aktivitas positif para pemuda di Kabupaten berjuluk Negeri Seribu Suluk ini.

“Saya berkomitmen akan selalu mendukung dan mensupport setiap kegiatan pemuda dengan ikhlas. Tujuan saya satu, anak muda Rokan Hulu harus menjadi generasi kreatif dan aktif, agar mereka bisa jauh dari pengaruh buruk dan kegiatan negatif,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kembang Damai, Iswandi menyampaikan terima kasihnya atas kehadiran dan dukungan penuh dari Zulfahrianto.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Zulfahrianto selaku Ketua DPD APDESI Riau yang telah hadir langsung dan memberikan dukungan nyata terhadap turnamen ini. Kehadiran beliau menjadi semangat tersendiri bagi kami dan seluruh pemuda di Desa Kembang Damai,” ujar Iswandi.

Turnamen Kades Cup III tidak hanya menjadi ajang sportivitas, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan antar pemuda desa. Dukungan dari para tokoh seperti Zulfahrianto menjadi dorongan besar dalam mewujudkan generasi muda desa yang tangguh dan berdaya saing.***(rn)

Pj Sekda Beri Bonus Untuk Kalifah Kuansing Berprestasi di MTQ Riau ke-43

Teluk Kuantan(SegmenNews.com)-
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi memberikan apresiasi dan bonus kepada Kafilah MTQ Kuansing yang telah berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih peringkat keempat pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-43 tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis, beberapa waktu lalu.

Acara silaturahmi dan pemberian bonus tersebut berlangsung di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuantan Singingi, Senin (14/07/2025), dan dihadiri oleh Bupati Kuansing Dr.H. Suhardiman Amby, MM yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) dr. H. Fahdiansyah, Sp.OG.

Dalam sambutannya, Pj. Sekda menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas capaian yang diraih oleh para peserta, pelatih, official, dan seluruh tim pendukung.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Terima kasih telah mengharumkan nama Kuansing di tingkat Provinsi,” ujar Fahdiansyah.

Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini menjadi pemicu semangat menyongsong MTQ Provinsi Riau ke-44 yang akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi pada tahun 2026 mendatang.

“Tahun 2026 kita dipercaya sebagai tuan rumah. Maka dari itu, mulai sekarang mari kita giat berlatih dan belajar. Waktunya masih panjang, dan kita tidak hanya ingin sukses sebagai tuan rumah, tapi juga menargetkan juara umum,” tegasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kuantan Singingi, H. Suhelmon, MA, C.Qem, dalam penyampaiannya menyebutkan bahwa dari 10 cabang yang dilombakan, hanya satu cabang yang belum berhasil meraih juara.
Ia juga mencatat bahwa meskipun peringkat tahun ini sama dengan tahun lalu, secara kualitas terjadi peningkatan.

“Jumlah nilai dan jumlah peserta yang meraih juara mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya,” jelas Suhelmon.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli, Asisten Administrasi Umum Setda Kuansing, Kabag Kesra, jajaran Kemenag, pengurus LPTQ, serta seluruh peserta kafilah yang telah mengukir prestasi pada MTQ Provinsi.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Kuansing menyerahkan bonus secara simbolis kepada para peserta yang meraih juara.***(inf)