Teluk Kuantan(SegmenNews.com)- Setelah kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, ke Kuantan Singingi, untuk menyaksikan secara langsung festival pacu jalur tradisonal Event Nasional di tepian Narosa kemarin. Pemerintah Pusat dipastikan akan menggelontorkan pembangunan besar-besaran untuk mendukung ikon budaya Riau Pacu Jalur.
Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, yang didampingi Kepala Dinas PUPR Kuansing, Ade Fahrer Arif, menegaskan bahwa arena pacu jalur dan sarana pendukung akan masuk agenda prioritas nasional.
“Pak Wapres sudah menegaskan, elemen pendukung pacu jalur akan jadi prioritas Pemerintah Pusat,” tegas Suhardiman saat mendampingi Gubernur Riau H. Abdul Wahid dan Kapolda Riau Irjen. Dr. Herry Heriawan, Kamis (21/8/2025) di Teluk Kuantan.
Tak hanya itu, menurut Ade Fahrer Arif, konsep Water Front City yang ditawarkan Pemkab Kuansing telah mendapat atensi khusus dari kementerian terkait. “Bahkan dalam waktu dekat, jembatan gantung di Pancang Finish akan dibangun permanen. Untuk areal Taman Jalur juga segera dipermanenkan dengan desain yang sudah ada,” ungkapnya.
Dengan dukungan penuh dari pusat, wajah Teluk Kuantan diyakini bakal berubah signifikan. “Kita berkomitmen mengubah wajah ibukota Kuansing agar lebih bedelau, apalagi sekarang ada support langsung dari Pemerintah Pusat,” tutup Suhardiman dan Ade.**(bas)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meraih penghargaan mitra kerja pada peringatan Hari Pengayoman ke-80 tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Riau. Penghargaan tersebut menjadi wujud apresiasi atas komitmen Pemprov Riau dalam mendukung pelaksanaan produk hukum bersama Kemenkumham.
Piagam penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Rudy Hendra, kepada Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Riau, M. Job Kurniawan. Kehadiran Pemprov Riau dalam daftar penerima penghargaan ini dinilai sebagai bentuk nyata kontribusi daerah dalam memastikan keberlangsungan aturan hukum yang lebih terarah.
Pj Sekda mengungkapkan, selama ini, Pemprov Riau melalui Biro Hukum terus menjalin sinergi dengan Kemenkumham dalam proses pembentukan dan implementasi produk-produk hukum. Job Kurniawan berharap, kerja sama yang sudah terjalin baik itu dapat semakin diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan hukum masyarakat yang kian dinamis.
“Kami melalui Biro Hukum berkomitmen dalam memastikan hubungan kerja sama yang baik, khususnya terkait produk-produk hukum yang ada di Pemprov Riau, bersama Kementerian Hukum,” tegas Job Kurniawan.
Menurutnya, pencapaian ini juga mencerminkan pandangan bahwa penghargaan kepada bangsa dapat diwujudkan melalui kepastian hukum yang jelas. Ia meyakini, aturan yang berjalan dengan baik akan memberikan perlindungan sekaligus menjadi landasan dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, penghargaan yang diterima menjadi motivasi agar prestasi ini terus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Tentu kita berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, dan produk-produk hukum di Bumi Lancang Kuning bisa berjalan dengan sebaik-baiknya,” kata Pj Sekda.
Selain Pemprov Riau, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah pihak lain yang dinilai berprestasi dan berjasa dalam mendukung tugas Kemenkumham. Penerimanya mencakup individu, instansi pemerintahan, lembaga pendidikan, perbankan, hingga organisasi profesi yang berkontribusi pada penguatan layanan hukum dan pengayoman masyarakat.
Adapun daftar penerima penghargaan mitra kerja Kemenkumham Provinsi Riau tahun 2025, yaitu:
1. Ariston Hotman Turnip
2. Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Pekanbaru
3. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pekanbaru
4. Sentra Hak Kekayaan Intelektual Universitas Islam Riau
5. Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara Pekanbaru
6. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Dumai
7. Dekranasda Provinsi Riau
8. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi
9. Dinas Kebudayaan Provinsi Riau
10. Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru
11. Dinas Pariwisata Provinsi Riau
12. Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Riau
13. Gerung Promosi Sentra Tuah Industri Kecil dan Menengah (IKM)
14. Pengurus Wilayah Provinsi Riau Ikatan Notaris Indonesia
15. RSUD Petala Bumi
16. Setda Kabupaten Bengkalis
17. Setda Kabupaten Kampar
18. Setda Kota Pekanbaru
19. Ade Agus Hartanto (Bupati Indragiri Hulu)***(mr)
Bengkalis(SegmenNews.com)- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Bagian Kemahasiswaan Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) sukses menyelenggarakan seminar bertajuk “Pemanfaatan AI Melawan Kejahatan Digital” yang diikuti dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Polbeng di ruang Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 3 pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Seminar menghadirkan Dr. Hanif Fakhrurroja, peneliti dari BRIN, dan Dr. Karmila Sari, anggota Komisi X DPR RI.
Direktur Polbeng Johny Custer mengapresiasi BRIN dan DPR RI yang telah menyelenggarakan seminar.
Ia menilai kolaborasi perguruan tinggi dengan lembaga riset sangat penting untuk menjawab tantangan dunia digital yang semakin kompleks.
“Tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini. Di era di mana kehadiran AI tidak dapat ditolak, kitalah yang harus memanfaatkannya untuk melawan kejahatan digital,” katanya.
Johny juga berharap seminar ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga awal dari kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan dan riset.
“Kami berharap peserta aktif berdiskusi dengan pemateri, serta mampu membawa dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh,” harapnya.
Hal senada disampaikan oleh Dr. Karmila Sari. Ia menegaskan bahwa keberadaan AI dapat menjadi hal positif atau negatif, tergantung pada cara pemanfaatannya. Oleh karena itu, ia mengajak sivitas akademika untuk aktif melakukan riset di bidang teknologi yang dapat mempermudah pekerjaan.
“Kami berharap Polbeng dapat menjadi perguruan tinggi unggul di Provinsi Riau, sekaligus berperan dalam mengedukasi masyarakat tentang kejahatan digital dan bagaimana melawannya dengan memanfaatkan AI,” ujar Karmila.
Seminar ini berlangsung setengah hari dengan berbagai materi menarik yang dipaparkan narasumber, di antaranya mengenai ancaman kejahatan digital yang semakin canggih, pengenalan AI, kewaspadaan terhadap penyalahgunaan AI, serta strategi melawan kejahatan digital dengan memanfaatkan AI.
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Polbeng Johny Custer, para wakil direktur, ketua jurusan, serta kepala pusat dan unit di lingkungan kampus.***(imam/hm)
Dubes Mozambik Terpukau Aksi Pacu Jalur di Kuansing
Kuansing(SegmenNews.com)- Teluk Kuantan Kemeriahan Festival Pacu Jalur berhasil memukau para tamu internasional, termasuk Duta Besar Mozambik untuk Indonesia, H.E. Belmiro Jose Malate. Ia mengungkapkan kekagumannya saat menyaksikan langsung perhelatan akbar di Tepian Narosa, Kuantan Singingi.
“Saya senang sekali bisa hadir di sini,” ujar H.E. Belmiro Jose Malate di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kuansing, Rabu (20/8/2025).
Ia merasa terkesan melihat ribuan orang yang memadati tepian sungai demi menyaksikan festival budaya khas Kuansing tersebut.
“Dan saya sangat terkesan melihat banyaknya orang yang datang ke sini untuk menyaksikan festival ini,” imbuhnya.
Menurutnya, Pacu Jalur bukan hanya sekadar acara lokal, melainkan sebuah tradisi yang penting untuk diketahui oleh dunia.
“Saya yakin ini juga penting untuk masyarakat lokal dan Indonesia umumnya, tetapi juga sangat penting bagi kami warga asing untuk mengetahui kebudayaan Indonesia,” jelasnya.
Ini adalah kunjungan pertamanya untuk menyaksikan Pacu Jalur. Ia menilai persiapan acara sudah sangat baik dan menyampaikan selamat atas keberhasilan penyelenggara.
Duta Besar Mozambik ini menjadi salah satu dari banyak perwakilan diplomatik negara sahabat yang hadir, membuktikan bahwa Pacu Jalur telah sukses menarik perhatian global.
Selain Dubes Mozambik, hadir juga Dubes Korea Selatan, Duta Besar (Dubes) Bangladesh, Dubes Fiji, Dubes Rwanda, Dubes Bosnia, Dubes Mozambik, utusan dari PBB, Duta Besar Persia, Dubes Bulgaria, Konsulat Jenderal Malaysia, Dubes Kenya, Dubes Azerbaijan, Dubes Uni Emirat Arab (UEA), Dubes Yordania, dan Dubes Angola, perwakilan PBB, dan International Coconut Community.***(inf)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Akmal Abbas, resmi memasuki masa purna tugas sebagai pejabat Kejaksaan Republik Indonesia. Terhitung sejak 21 Agustus 2025, tongkat estafet kepemimpinan sementara dilanjutkan oleh Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Riau, Dedie Tri Hariyadi, yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kajati.
Prosesi pelepasan dan perpisahan berlangsung sederhana namun khidmat di Aula Kejati Riau, Kamis (21/8). Acara tersebut dihadiri jajaran pejabat struktural, para jaksa, pegawai Kejati Riau, serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Riau yang memberikan penghormatan atas dedikasi Akmal Abbas selama menjabat.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Zikrullah, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas pengabdian Akmal Abbas selama memimpin institusi Adhyaksa di Bumi Lancang Kuning.
“Bapak Akmal Abbas memasuki masa purna tugas setelah mengabdikan diri di institusi Kejaksaan Republik Indonesia. Kami keluarga besar Kejati Riau menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepemimpinan, dedikasi, serta pengabdian beliau selama bertugas di sini,” ujar Zikrullah.
Terkait pengisian kekosongan jabatan, Zikrullah menjelaskan bahwa Kejaksaan Agung menunjuk Wakajati Riau sebagai Plt Kajati hingga pejabat definitif dilantik.
“Sesuai ketentuan, untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Kejati Riau, Wakajati telah ditunjuk sebagai Plt Kajati Riau. Hal ini agar roda organisasi dan pelayanan hukum kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” tambahnya.
Akmal Abbas diketahui menjabat Kajati Riau sejak 31 Oktober 2023. Selama masa kepemimpinannya, sejumlah capaian penting dalam penegakan hukum berhasil ditorehkan, termasuk pengungkapan kasus tindak pidana korupsi skala besar.
Kini, jajaran Kejati Riau berkomitmen melanjutkan program kerja yang telah dirintis, sembari menunggu penetapan Kajati Riau definitif oleh Kejaksaan Agung.***(rn)
BRK Syariah Dampingi ASN Kepulauan Meranti Siapkan Masa Purna Tugas dengan Sosialisasi Pensiun
Selatpanjang(SegmenNews.com)– PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau menggelar sosialisasi pembekalan pensiun bagi sekitar 100 ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Tebingtinggi, Selatpanjang, Kamis, (21/08/2025).
Sebagai Bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepulauan Riau, BRK Syariah terus berkomitmen hadir mendukung masyarakat, termasuk memberikan pendampingan bagi ASN yang memasuki masa purna tugas.
Pemimpin Divisi Konsumer BRK Syariah, Irsyadi Sukri, dalam sambutannya menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir pengabdian, melainkan awal dari babak baru yang tetap bisa produktif. “BRK Syariah ingin mendampingi ASN dalam transisi ini agar tetap berdaya, baik untuk keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Branch Manager BRK Syariah Cabang Selatpanjang, Wiwin Syahputra, juga memperkenalkan produk Kredit Pensiunan yang dirancang khusus bagi ASN purna tugas. Produk ini memiliki persyaratan mudah dengan tingkat suku bunga kompetitif.
“Kami berharap layanan ini dapat membantu para pensiunan melanjutkan aktivitas produktif, baik untuk usaha maupun kebutuhan keluarga,” Ujar Wiwin.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian BKD Provinsi Riau, Endy Novelly, menekankan pentingnya ASN memahami hak dan kewajiban menjelang pensiun.
“Masa transisi menuju pensiun sering kali membingungkan. Melalui sosialisasi ini, peserta mendapatkan informasi jelas mengenai pengurusan hak pensiun, layanan Taspen, hingga fasilitas perbankan dari BRK Syariah. Dengan begitu, mereka bisa lebih siap menjalani masa pensiun dengan tenang,” Kata Endy.
Setelah pemaparan dari BKD dan BRK Syariah, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dari PT Taspen. Dalam sesi ini, Taspen menjelaskan tata cara pengurusan manfaat pensiun, jaminan hari tua, serta layanan yang dapat dimanfaatkan ASN setelah purna tugas. Penjelasan ini disambut antusias oleh peserta karena menjawab kebutuhan informasi terkait hak-hak keuangan di masa pensiun.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para ASN yang hadir. Mereka menilai pembekalan tersebut memberi pencerahan dan kepastian, khususnya mengenai kelanjutan hak kepegawaian dan peluang tetap produktif setelah pensiun.
Sinergi antara BRK Syariah, BKD Provinsi Riau, dan PT Taspen diharapkan mampu membantu ASN di Kab. Kepualuan Meranti untuk dapat mempersiapkan diri lebih baik dalam memasuki masa purna bhakti, sekaligus terus berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui berbagai aktivitas produktif di tengah masyarakat.***(inf)
Kado HUT RI, PLN Salurkan Bantuan Pasang Listrik Gratis 2.821 Keluarga Prasejahtera di Seluruh Indonesia
Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) memberikan kado spesial bagi masyarakat di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan menyalurkan bantuan sambungan listrik gratis kepada 2.821 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia. Bantuan ini disalurkan secara serentak di 38 provinsi melalui program Light Up The Dream (LUTD) pada Rabu (20/8).
LUTD merupakan program bantuan pemasangan sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera yang tinggal di wilayah berlistrik, namun belum mampu menyambung listrik ke rumah mereka. Kegiatan yang berasal dari inisiasi dan donasi sukarela pegawai PLN ini telah dilaksanakan sejak tahun 2020 dan berhasil memberikan sambungan gratis kepada 37.088 pelanggan di seluruh Indonesia.
Romi Wahyudi, warga Ulak Karang Utara, Padang, Sumatera Barat yang merupakan salah satu penerima manfaat program LUTD, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan penyambungan listrik yang diberikan. Dirinya menyampaikan, setiap harinya Ia sekeluarga harus hidup dengan penuh keterbatasan tanpa listrik, bahkan untuk penerangan sekalipun.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai PLN dari pusat sampai daerah. Alhamdulilah, saya menikmati sambung listrik gratis yang diberikan sama PLN. Semoga berkat ini keluarga saya bisa memanfaatkannya menjadi lebih baik,” ujar Romi.
Bukan hanya penerima manfaat, program ini juga mendapatkan respons positif dari Pemerintah Daerah. Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, mengapresiasi program inisiasi dari pegawai PLN ini, yang secara konsisten memberikan akses listrik untuk masyarakat kurang mampu.
“Apresiasi yang luar biasa untuk PLN dengan Light Up The Dream atau penyalaan listrik di Papua Barat Daya. Di kesempatan ini kita sampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memberikan dukungan penuh untuk program ini dan diharapkan berlanjut di waktu mendatang. Mari kita berjuang bersama-sama untuk masyarakat kita bisa menikmati listrik,” kata Elisa.
Dukungan juga hadir dari Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Menurutnya, Light Up The Dream merupakan program yang sangat positif dari seluruh pegawai PLN untuk masyarakat Indonesia.
“Kita bersama-sama memastikan bahwa di Kemerdekaan Indonesia yang ke-80 seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Maluku Utara bisa benar-benar merdeka dari rasa gelap dan merdeka untuk menikmati fasilitas listrik, sehingga mereka bisa mendapatkan akses pendidikan dan pekerjaan. Kami doakan yang terbaik kepada PLN untuk terus memastikan Indonesia menyala,” ujar Sherly.
Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat dan PLN sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional memiliki tanggung jawab untuk memastikan akses tersebut dapat dinikmati oleh semua kalangan.
“Kegiatan ini merupakan cerminan kepedulian dan solidaritas insan PLN. Melalui LUTD, PLN ingin semua keluarga di Indonesia dapat memanfaatkan listrik untuk kehidupan lebih baik,” ucap Darmawan.
Pada tahun ini, sampai dengan Agustus 2025 tercatat sebanyak 7.978 keluarga prasejahtera di 38 provinsi telah mendapat sambungan listrik gratis lewat program tersebut. Ke depan, PLN memastikan program LUTD akan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai bagian dari misi besar PLN mewujudkan keadilan energi untuk semua.
“Kami percaya bahwa akses terhadap listrik adalah pintu pembuka menuju kemajuan. Dengan hadirnya listrik, anak-anak bisa belajar, keluarga bisa lebih produktif, dan perekonomian serta kualitas hidup masyarakat juga meningkat,” pungkas Darmawan.***(rl)
Kuansing(SegmenNews.com)- Teluk Kuantan Kemeriahan Festival Pacu Jalur berhasil memukau para tamu internasional, termasuk Duta Besar Mozambik untuk Indonesia, H.E. Belmiro Jose Malate. Ia mengungkapkan kekagumannya saat menyaksikan langsung perhelatan akbar di Tepian Narosa, Kuantan Singingi.
“Saya senang sekali bisa hadir di sini,” ujar H.E. Belmiro Jose Malate di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kuansing, Rabu (20/8/2025).
Ia merasa terkesan melihat ribuan orang yang memadati tepian sungai demi menyaksikan festival budaya khas Kuansing tersebut.
“Dan saya sangat terkesan melihat banyaknya orang yang datang ke sini untuk menyaksikan festival ini,” imbuhnya.
Menurutnya, Pacu Jalur bukan hanya sekadar acara lokal, melainkan sebuah tradisi yang penting untuk diketahui oleh dunia.
“Saya yakin ini juga penting untuk masyarakat lokal dan Indonesia umumnya, tetapi juga sangat penting bagi kami warga asing untuk mengetahui kebudayaan Indonesia,” jelasnya.
Ini adalah kunjungan pertamanya untuk menyaksikan Pacu Jalur. Ia menilai persiapan acara sudah sangat baik dan menyampaikan selamat atas keberhasilan penyelenggara.
Duta Besar Mozambik ini menjadi salah satu dari banyak perwakilan diplomatik negara sahabat yang hadir, membuktikan bahwa Pacu Jalur telah sukses menarik perhatian global.
Selain Dubes Mozambik, hadir juga Dubes Korea Selatan, Duta Besar (Dubes) Bangladesh, Dubes Fiji, Dubes Rwanda, Dubes Bosnia, Dubes Mozambik, utusan dari PBB, Duta Besar Persia, Dubes Bulgaria, Konsulat Jenderal Malaysia, Dubes Kenya, Dubes Azerbaijan, Dubes Uni Emirat Arab (UEA), Dubes Yordania, dan Dubes Angola, perwakilan PBB, dan International Coconut Community.***(bas)
Munir Raih Dukungan Mayoritas PWI Provinsi, Bertekad Perkuat Konsolidasi Organisasi
Jakarta(SegmenNews.com)- Peta dukungan menjelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang akan digelar 29-30 Agustus 2025 di BPPTIK, Komdigi, Cikarang, Bekasi, semakin mengerucut.
Bakal calon Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, berhasil mengantongi dukungan mayoritas dengan sedikitnya 20 PWI Daerah Provinsi. Dukungan ini diyakini akan terus bertambah dari beberapa provinsi lain hingga hari pelaksanaan kongres.
Besarnya dukungan ini tampak dalam acara rapat konsolidasi dg para ketua dan pengurus harian PWI Provinsi di Jakarta, Rabu malam (20/8)
Soliditas dukungan bagi Munir semakin kuat setelah sejumlah tokoh yang sempat digadang maju memutuskan mundur dan memberikan dukungan penuh. Zulmansyah Sekedang, mantan Ketua PWI Riau sekaligus Ketua Umum PWI Pusat versi KLB 2024, secara tegas menyatakan tidak akan maju. Sikap serupa ditunjukkan Atal S. Depari, Ketua Umum PWI periode 2018-2023, juga memilih memberi dukungan kepada Munir. Hal senada juga datang dari Johnny Hardjojo, mantan Ketua Departemen Pertahanan PWI Pusat, yang juga sebelumnya akan maju.
Konsolidasi besar ini membuat Munir kian dipandang sebagai figur pemersatu sekaligus kandidat terkuat dalam suksesi kepemimpinan PWI di Cikarang.
Munir, yang kini menjabat Direktur Utama LKBN Antara, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PWI Pusat periode 2025-2030.
“Bismillah, saya maju untuk membawa PWI bersatu kembali, melakukan rekonsiliasi, sekaligus melakukan konsolidasi organisasi, terutama penguatan PWI di daerah seluruh Indonesia,” kata Munir yang akrab disapa Cak Munir, Rabu malam (21/8).
Sebagai mantan Ketua PWI Jawa Timur dua periode dan pernah menjabat Ketua Bidang Daerah PWI Pusat, Munir mengaku sangat memahami denyut organisasi di tingkat daerah. Ia menegaskan, wartawan di daerah adalah ujung tombak kehidupan pers nasional.
“Darah saya PWI. Sejak mulai jadi wartawan tahun 1991, saya hidup bersama PWI, terutama di daerah. Karena itu saya ingin mengembalikan marwah PWI sekaligus memastikan daerah mendapat perhatian lebih besar,” tegasnya.
Munir juga menyiapkan sejumlah program yang menitik beratkan kepentingan PWI daerah antara lain Konsolidasi organisasi secara menyeluruh dan tuntas pasca terjadinya dualisme, membangun ekosistem media/pers nasional, meningkatkan kapasitas wartawan di daerah dengan memperbanyak Uji Kompetensi Wartawan, pelatihan berjenjang, workshop digital, dan penguatan media lokal, digitalisasi kelembagaan PWI, literasi dan pendalaman jurnalisme dan AI.
Dengan dukungan mayoritas PWI Provinsi dan program yang berpihak kepada kepentingan daerah, Munir diyakini menjadi figur yang mampu mengembalikan marwah dan martabat PWI sebagai rumah besar wartawan Indonesia.***(rl pwi)
Mentri Pariwisata Buka Iven pacu Jalur Nasional di Tepian Narosa Kuansing
Kuansing(SegmenNews.com)- Festival Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa, Kuantan Singingi, Riau, resmi dibuka hari ini. Festival yang kini mendunia itu dibuka oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.
Dalam sambutannya, Menteri Widiyanti menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Riau dan Pemkab Kuansing, serta seluruh masyarakat yang menjaga melestarikan festival budaya ini.
“Semangat gotong royong inilah yang sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam pengembangan event unggulan daerah,” kata Widyanti di Tepian Narosa, Kuansing, Rabu (20/6/2025).
Hadir dalam pembukaan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Gubernur Riau Abdul Wahid, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, hingga Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.
Semangat kebanggaan ini juga hadir pada perayaan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, di mana Pacu Jalur turut tampil.
Menurutnya, Festival Pacu Jalur adalah salah satu contoh nyata event yang berhasil tumbuh menjadi ikon budaya, sekaligus magnet wisata. Kemenpar akan terus mendukung peningkatan kualitas baik dari segi sumber daya manusia (SDM), pengembangan ekosistem event, maupun promosi ke pasar domestik dan internasional.
Ia menambahkan, Pacu Jalur adalah warisan budaya Indonesia yang unik yang kini juga menjadi instrumen diplomasi publik dan promosi pariwisata berbasis budaya.
“Exposure internasional yang semakin luas menjadikan Pacu Jalur bagian dari strategi kita untuk memperkuat nation branding serta memperluas diplomasi masyarakat atau people to people contact,” jelasnya.
Kemenpar berharap ke depan event-event daerah seperti Pacu Jalur dapat terus menjadi primadona pariwisata daerah, menggerakkan ekonomi lokal, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Widiyanti, kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dari sejumlah kementerian/lembaga kepada Bupati Kuansing. Di akhir, para tamu memberikan salam khas Pacu Jalur. Salam kayuah, kayuah, kayuah!.***(inf)