Beranda blog Halaman 825

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis di Kepulauan Meranti, Ternyata Ini Pelakunya

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis di Kepulauan Meranti, Ternyata Ini Pelakunya

Meranti(SegmenNews.com)-Pihak kepolisian terus mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap seorang wanita muda di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Masyarakat sempat dihebohkan dengan penangkapan terhadap salah seorang warga setempat yang diduga pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Kronologis penangkapan bermula pada Minggu (2/5/2021) Personil Polsek Rangsang Barat dipimpin Kapolsek Iptu J.A Lubis SH MH serta Personil Satreskrim Polres Kepulauan Meranti dipimpin Kasat Reskrim, AKP Prihadi Tri Saputra SH MH didukung personil dari Subdit III Ditreskrimum Polda Riau dipimpin AKP Indra Lamhot Sihombing, SIK bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) guna melaksanakan pendalaman dan pengembangan terhadap bahan keterangan dan informasi yang telah diperoleh sebelumnya, dengan dukungan alat peralatan dari Tim Ditreskrimum, serta proses analisa diperoleh data yang mendekati sasaran diduga sebagai pelaku tindak pidana dimaksud.

Dalam prosesnya, personil gabungan juga ada mengamankan seorang laki-laki bernama Subari (42) Alamat Desa Sungai Cina, Kecamatan Rangsang Barat dengan tujuan mencegah tindakan massa yang melampaui batas terhadap yang bersangkutan mengingat telah beredar informasi serta foto dari yang bersangkutan baik melalui media sosial atau pun kabar yang berhembus di masyarakat bahwa Subari adalah pelaku tindak pidana Curas yang mengakibatkan korban Rusmini meninggal dunia.

Selanjutnya, pada Senin (3/5/2021) sekira pukul 05.30 WIB berdasarkan analisa data yang telah dilaksanakan, tim gabungan mendekati sasaran yang diduga sebagai tempat pelaku bertempat tinggal yaitu di Jalan Perjuangan, Gang Pahlawan, Kelurahan Alahair, Kecamatan Tebing, tim mengamankan 1 (satu) orang pelaku pencurian dan pembunuhan berinisial Sw alias Ono (23) yang padanya ditemukan barang bukti diduga sebagai hasil tindak pidana dimaksud.

Setelah dilakukan interogasi singkat atas temuan yang didapati penyidik, Ono mengakui bahwa benar telah melakukan pencurian dan pembunuhan terhadap Rosmini alias Along, selanjutnya yang bersangkutan dibawa alias diamankan untuk proses lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) buah tas sandang kulit warna hitam, 1 (satu) helai kain sarung berlumur darah, 1 (satu) unit hp Nokia, 1 (satu) unit hp Nokia 1200 type 647, 1 (satu) unit hp Nokia 110 type Rm 827, 1 (satu) buah BPKB Merk Honda type AFX, seperangkat perhiasan yang diduga milik Korban dan anak korban, dan 1 unit motor honda.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah mengusut dugaan kasus pembunuhan seorang wanita muda yang merupakan ibu rumah tangga (IRT) di Dusun Purwosari, Desa Segomeng, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti, Riau berinisial Rs (27) diduga korban pencurian dengan kekerasan.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, melalui Kapolsek Rangsang Barat, Iptu JA Lubis SH, MH mengatakan, pihaknya terus berupaya menyelidiki untuk mengungkap pelaku.

“Anggota Polsek diback up Identifikasi Reskrim Polres Kepulauan Meranti sudah turun ke lokasi dan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), mengambil keterangan saksi, dan mengumpulkan barang bukti. Jenazah korban juga telah dilakukan visum, dan dibawa ke RSUD untuk dilakukan autopsi,” ujarnya, Sabtu (1/5/2021).

Sebelumnya, Rs ditemukan meninggal dunia dengan luka di bagian leher, di rumahnya Dusun Purwosari, Desa Segomeng, Jumat (30/4/2021) pukul 17.00 waktu setempat.

Polisi menduga, Rs menjadi korban pencurian dengan kekerasan karena ada perhiasan milik korban yang hilang.

“Saat kejadian, suami korban tidak berada di rumah. Korban bersama anak perempuannya yang masih kecil. Namun anaknya tidak kenapa-napa,” sebut JA Lubis.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh tetangganya bernama Ardiana, yang datang untuk mengembalikan cetakan kue.

“Korban ditemukan tergeletak berlumuran darah,” bebernya.

Ardiana pun langsung memberitahukan warga lainnya, Ramlah. Tak lama kemudian, kedua saksi tersebut kembali ke tempat kejadian untuk memeriksa kondisi korban.

“Saat diperiksa, kondisi korban sudah tidak bernyawa. Temuan ini kemudian dilaporkan ke kepala desa setempat, dan kepolisian,” pungkasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan isi rumah maka diketahui barang-barang yang hilang antara lain 2 (dua) buah kalung emas, 2 (dua) buah gelang emas, 3 (tiga) buah cincin emas, 1 (satu) buah handphone Nokia type 1280 dan uang sebesar lebih kurang Rp5.000.000 (lima juta rupiah). Atas kejadian tersebut mengalami kerugian sekira Rp13.500.000 (tiga belas juta lima ratus ribu rupiah).(Ags)

DPC LMR Bunut Beri Satunan Anak Yatim Saat Terima SK

DPC LMR Bunut Beri Satunan Anak Yatim Saat Terima SK

Pelalawan(SegmenNews.com)-Dewan Pengurus Cabang (DPC) Laskar Melayu Riau (LMR) terus berbuat maju demi organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang baru terbentuk di negeri seiya sekata ini. Pasalnya, saat terima SK kepengurusan langsung mengadakan penyerahan santunan untuk anak yatim diwilayah naungan ketua DPC LMR atau Penglimo Bungsu, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau tersebut.

Selain menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dan memberikan santunan anak yatim. Pengurus inti DPC LMR Bunut ini juga mengadakan buka bersama (Bukber) yang dihadiri langsung ketua DPD LMR Pelalawan, Supriadi berserta perwakilan pengurus, serta pengurus DPC Kecamatan Pangkalan Kuras di Desa Balam Merah, Kecamatan Bunut.

“Alhamdulillah, selain terima SK pengurus kita juga ada sedikit kegiatan sosial untuk anak yatim dan juga bukber sebagai bentuk silahturahmi bersama rombongan DPD LMR Pelalawan dan juga temen DPC kecamatan lain,” tutur Ketua DPC LMR Bunut, Eko Wardo, S.IP, kepada SegmenNews.com, Ahad 2 Mei 2021 malam.

Dikatakan Eko sapaan akrabnya ini, dalam acara pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) guna antisipasi hal-hal yg tidak diinginkan. Dan pihaknya berharap kedepan kegiatan sosial seperti itu, bisa terus berjalan atau berkelanjutan.

“Dalam acara kita juga mengetatkan prokes Covid-19. Alhamdulillah semua acara berjalan lancar dan sukses,” pungkas panglimo bungsu ini.***(Rls)

Reskrim Polsek Merbau Lumpuhkan 4 Pelaku Pencuri

Reskrim Polsek Merbau Lumpuhkan 4 Pelaku Pencuri

Meranti(SegmenNews.com)-Team pemburu Opsnal Unit Reskrim Polsek Merbau berhasil melumpuhkan 4 terduga pelaku Tindak Pindana Kasus Pencurian.

Awalnya, dilumpuhkan 3 terduga pelaku Pencurian tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 09 / IV / 2021 / RIAU / RES. KEP. MERANTI / SEK.MERBAU, tanggal 29 April 2021. Yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Merbau IPTU Benny A.Siregar SH,MH dan pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah Barang Bukti (BB) 1 buah Mesin Chainsaw Merk Pro quip warna kombinasi orange dan putih, dan 1 buah senapan angin berwarna coklat.

Pengungkapan kasus tersebut dibenarkan Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK melalui Kanit Reskrim Polsek Merbau IPTU Benny A.Siregar SH,MH kepada awak media, Minggu (2/5/2021).

“Benar kita berhasil melumpuhkan setidaknya 3 terduga pelaku pencurian yang di TKP didalam rumah korban Suryanto (65) jalan Sempurna RT 002/RW001 Dusun I desa Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyu,” kata Benny.

Ditambahkan Pria Berpangkat Dua Balok Kuning ini, Ketiga pelaku berinisial Au (36) warga RT. 001 / RW. 001 Desa Selat Akar Jo alias Jon (33) warga Selat Akar RT. 001 / RW. 001, dan Ua alias Atuan (40) warga RT. 001/ RW. 001 desa Selat Akar Kecamatan Tasik Putri Puyu dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 3,4 dan 5 KUH Pidana.

“Kejadiannya tanggal 11 Febuari, sekitar pukul 22:00 WIB. Ini semua berkat kerjasama team dan masyarakat kepada Pihak kami sehingga terduga Pelaku berhasil kami Gulingkan,” jelasnya.

Disampaikan Kanit Reskrim, ketiga pelaku melakukan Aksinya pada Kamis 11 Februari 2021. Selanjutnya, pada pukul 13.00 WIB, ketika pelapor pulang kerumahnya di jalan sempurna RT.002 RW.001 Dusun I Desa Selat Akar Kecamatan Tasik Putri Puyu, pelapor melihat 1 buah Mesin Chainsaw dan 1 senapan angin warna coklag yang sebelumnya di ruang tamu sudah tidak ada atau hilang.

“Korban (Pelapor) mengecek keseluruh bagian rumah untuk mencari barang – barang tersebut, tetapi tidak menemukannya. Selanjutnya, pelapor memberitahukan kejadian tersebut kepada Agung (30) dan Ihing (65) (Saksi). atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 7.000.000, dan membuat laporan ke Polsek Merbau,” ujarnya.

Sementara itu, dilumpuhkan ketiga terduga pelaku Pencurian tersebut berawal pada Sabtu tanggal 01 Mei 2021 sekira pukul 12.00 WIB, dirinya selaku Kanit Reskrim Polsek Merbau IPTU Benny A Siregar mendapat informasi bahwa para pelaku pencurian di sedang berada di jalan Kuala desa Selat Akar Kecamatan Tasik Putri Puyu.

“Saya menghubungi Kapolsek Merbau IPTU Saharuddin Pangaribuan SH atas Informasi tersebut, lalu team Pemburu Unit Reskrim yang saya pimpin langsung melakukan penyelidikan dan ternyata benar tim langsung mengamankan Au pada pukul 13:00 WIB dijalan Kuala Desa Selat Akar,” ujarnya.

Setelah diamankan terduga Pelaku Au, pelaku tersebut mengakuinya kalau dirinya telah melakukan pencurian dirumah Suryanto di jalan Sempurna RT.02 RW.01 Dusun 1 Desa Selat Akar, bersama Jo, Ua dan Akek (DPO).

“Kalau dua pelaku Jo, dan Ua berhasil ditangkap Jalan Kuala Desa Selat Akar. Tak sampai disitu, team Pemburu juga mengejar Akek (DPO) dirumahnya di jalan Kuala Desa Selat Akar. namun, DPO Akek tidak berada di rumahnya dan sejumkah tersangka langsung dibawa ke Polsek Merbau untuk proses lebih lanjut,” Pungkasnya.

Setelah berhasil mengamankan terduga 3 pelaku dan satu pelaku Menjadi Buron, Pihak team Pemburu Unit Reskrim Polsek Merbau berhasil melakukan Pengembangan dengan pelaku yang sama dan Kasus berbeda.

Dengan Dasar Laporan Polisi Nomor : LP / 10 / IV / 2021 / RIAU / RES. KEP. MERANTI / SEK.MERBAU, tanggal 29 April 2021.

Selanjutnya team Pemburu Unit Reskrim Polsek Merbau melakukan pengembangan kasus Pencurian Sarang Burung Walet milik Alibun alias Abun di Jalan Sempurna RT.002 RW.001 Dusun I Desa Selat Akar Kecamatan Tasik Putri Puyu.

“Ternyata setelah kami lakukan pengembangan dari hasil Interogasi pelaku lP Pertama, ternyata Mereka ada yang ikut melakukan aksinya di Pencurian Sarang Burung Walet dengan satu tersangka yang berhasil diamankan AE alias Apeng (30) warga RT. 001 / RW. 001 Desa Selat Akar Kecamatan Tasik Putri Puyu,” jelas Kanit Reskrim Polsek Merbau.

Dijelaskan Benny, atas ulah yang dilakukan (Pencurian Sarang Burung Walet) oleh AE alias Apeng dengan BB 1 buah linggis besi, dab 2 buah scrap besi bersama tersangka lainnya pada Sabtu, (20/03/2021) lalu Korban Alibun alias Abun mengalami kerugian sebesar Rp. 11.000.000 dan membuat laporan ke Polsek Merbau,” Bebernya.

Selanjutnya, disampaikan Kanit Reskrim Polsek Merbau dari dua Kasus ini, “Pihak kami (Team Pemburu Unit Reskrim Polsek Merbau) berhasil mengamankan 4 Tersangka dan satu Tersangka Akek dalam Kasus Pembobol Rumah masuk Dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang hingga saat ini masih diburu,” tutupnya.(Ags)

Gerak Cepat, Bupati dan Wabup Pelalawan Percepat Pembangunan

Pelalawan(SegmenNews.com)- Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan H Zukri Misran – H Nasarudin SH MH bergerak cepat untuk mengejar percepatan pembangunan daerah pascadilantik, Senin (26/4) lalu.

Di hari pertama ngantor, bupati dan wakil Bupati Pelalawan terpilih ini, sudah menggelar rapat bersama seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan untuk membahas penanganan dan penanggulangan Covid19, Selasa (27/4) siang lalu.

Bahkan, untuk merealisasikan pelaksanaan kemajuan pembangunan Negeri Seiya Sekata ini, pasangan mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau dan mantan Ketua DPRD Pelalawan tersebut kembali mengumpulkan seluruh kepala instansi Pemkab Pelalawan, Rabu (28/4) siang.

Rapat yang dipusatkan di Aula Kantor Bappeda Pelalawan ini, guna membuka pelaksanaan forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 20212026.

Tidak hanya para pejabat di lingkungan Pemkab Pelalawan, sejumlah tokoh masyarakat pun tampak terlihat hadir untuk merumuskan kebijakan arah pembangunan daerah sesuai visi dan misi Pelalawan Maju melalui pelaksanaan forum konsultasi publik rancangan awal RPJMD tersebut.

Di antaranya mantan Bupati H Tengku Azmun Jaafar, mantan Wakil Bupati H Marwan Ibrahim, Ketua Umum DPH Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Pelalawan Tengku Zulmizan Farinja Assagaff dan mantan Sekdakab Pelalawan Drs H Tengku Kashar Haroen.

Serta sejumlah undangan terbatas lainnya dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Dalam sambutannya, Bupati Pelalawan H Zukri Misran mengatakan, forum konsultasi publik rancangan awal RPJMD 20212026 ini dilaksanakan untuk mewujudkan visi misi dirinya bersama H Nasarudin SH MH selaku bupati dan wakil bupati Pelalawan terpilih. Yakni Pelalawan Maju.

Di mana dalam visi ini, ada lima arah kebijakan program pembangunan yang telah dirancang. Di antaranya maju SDM yang agamis, maju infrastruktur, maju pemerintahan, maju ekonomi, dan maju wisata dan budaya.

“Jadi, melalui visi dan misi Pelalawan maju ini, ada langkahlangkah yang akan kami lakukan, sehingga berdampak memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di Negeri Amanah ini. Untuk mewujudkan itu semua, maka kami akan mengedapankan pelayanan maksimal yang bisa betulbetul dirasakan masyakat,’’ harapnya.

‘’Serta pembangunan infrastruktur yang merata dan peningkatan serta pengembangan pariwisata, sumber daya manusia dan ekonomi melalui Industri dan UMKM yang diharapkan memberikan efek terhadap meningkatnya pendapatan daerah,” terangnya.***(chir)

Total 100 Hidangan Berbuka Puasa dibagikan Rumah Yatim Riau dalam 2 Hari Kebelakang

Total 100 Hidangan Berbuka Puasa dibagikan Rumah Yatim Riau dalam 2 Hari Kebelakang

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Rumah Yatim Cabang Riau membagikan total sebanyak 100 paket hidangan berbuka puasa pada hari Jumat (30/4) hingga Sabtu (1/5) kemarin.

50 paket hidangan pertama dibagikan tim relawan di wilayah sekitar Kantor Kas Rumah Yatim, Jalan Durian No. 13, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau. Hidangan dibagikan kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang tinggal di wilayah setempat.

Pembagian bantuan dilaksanakan tim relawan dengan berkolaborasi bersama pihak Kelurahan Labuhbaru. Rizky selaku Relawan Rumah Yatim, menghimbau anak-anak untuk pertama-tama berdoa bersama sebelum hidangan dibagikan. Ia juga berharap Rumah Yatim kedepannya dapat selalu membawa manfaat positif kedepannya dalam setiap kegiatan penyaluran bantuan.

“Semoga semua pihak dibelakang Rumah Yatim, termasuk para donatur, diberikan balasan pahala yang berlimpah oleh Allah SWT”, tutur Rizky.

Selanjutnya Rumah Yatim membagikan 50 paket hidangan untuk santri serta pengajar MDTA Hubbul Khairiyah, Jalan H. Usman, RT.05/RW.03, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, pada hari Sabtu lalu.

Serupa dengan pembagian sebelumnya, para santri dipimpin oleh Ibu Yuhaita selaku Kepala Sekolah MDTA Hubbul Khairiyah memanjatkan dahulu doa bersama, untuk Rumah Yatim serta para donatur, agar selalu diberikan kemudahan serta keberkahan dari Allah SWT. Beliau juga menyampaikan terima kasihnya atas hidangan yang dibagikan sore kemarin.

“Semoga apa yang dibagikan Rumah Yatim menjadi amal jariah serta membawa keberkahan untuk kita semua”, ucap Ibu Yuhaita.***(rls)

Prihatin, Bupati Pelalawan Kunjungi Anak yang Diasingkan di Kandang Kambing

Pelalawan(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Pelalawan, H Zukri mengunjungi dan melihat langsung kondisi seorang anak perempuan yang diasingkan orang tuanya tinggal sendirian di kandang Kambing, Sabtu (1/5/2021).

Dalam kunjungan ini, Bupati Zukri didampingi perwakilan dari Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Diskes) dan Rumah Relawan Duafa sendiri. Rombongan langsung mendatangi rumah kediaman sang anak yang bernama Ela (25) yang berada di Simpang Kualo, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Setiba di lokasi Bupati Zukri berdialog dengan perwakilan keluarga termasuk sang anak yang sudah menyambut kedatangan rombongan.

Ia memastikan, kondisi seperti ini tidak boleh terjadi di Pelalawan, apalagi alasan tidak memiliki biaya berobat, sehingga keluarga mengasingkan anak di tempat yang tidak sepantasnya.

Kondisi seperti ini kata Zukri tidak boleh dibiarkan terjadi di Pelalawan. Iapun meminta instansi terkait harus peka dengan persoalan-persoalan seperti ini di tengah masyarakat.

“Inikan bahagian dari program kita ke depan, dinas terkait harus peka. Cepat bertindak. Jangan hanya menunggu, jemput bola,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Pelalawan, langsung merujuk Ela ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci untuk diobati baik secara fisik maupun mental. Semua biaya pengobatan hingga pemulihan langsung ditanggung Pemkab Pelalawan.

Diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri di Simpang Kualo, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan tega mengasingkan anaknya tinggal sendirian di kandang Kambing. Pemicunya lantaran tidak memiliki biaya untuk mengobati anaknya yang sedang sakit.

Lokasi tempat diasingkannya berada di dalam kandang Kambing. Jarak dari rumah kurang lebih hanya 10 meter. Di lokasi terlihat anak ini diketahui bernama Ela (25) terbaring lemas.

Saat dijumpai di lokasi, korban tidak bisa berdiri. Makanya, langsung dilakukan tindakan dilarikan ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan pengobatan.***(rl/ch)

Polisi di Kepulauan Meranti Buru Pelaku Pembunuhan IRT di Rangsang Barat

Polisi di Kepulauan Meranti Buru Pelaku Pembunuhan IRT di Rangsang Barat

Meranti(SegmenNews.com)-Polisi masih mengusut dugaan kasus pembunuhan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Dusun Purwosari, Desa Segomeng, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti. Rs (27) diduga korban pencurian dengan kekerasan.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito S.Ik, melalui Kapolsek Rangsang Barat Iptu JA Lubis SH, MH mengatakan, pihaknya terus berupaya menyelidiki untuk mengungkap pelaku.

“Anggota Polsek diback up Identifikasi Reskrim Polres Kepulauan Meranti sudah turun ke lokasi dan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), mengambil keterangan saksi, dan mengumpulkan barang bukti. Jenazah korban juga telah dilakukan visum, dan dibawa ke RSUD untuk dilakukan autopsi,” ujarnya, Sabtu (1/5/2021).

Sebelumnya, Rs ditemukan meninggal dunia dengan luka di bagian leher, di rumahnya Dusun Purwosari, Desa Segomeng, Jumat (30/4/2021) pukul 17.00 wib.

Polisi menduga, Rs menjadi korban pencurian dengan kekerasan karena ada perhiasan milik korban yang hilang.

“Saat kejadian, suami korban tidak berada di rumah. Korban bersama anak perempuannya yang masih kecil. Namun anaknya tidak kenapa-napa,” sebut JA Lubis.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh tetangganya bernama Ardiana, yang datang untuk mengembalikan cetakan kue.

“Korban ditemukan tergeletak berlumuran darah,” bebernya.

Ardiana pun langsung memberitahukan warga lainnya, Ramlah. Tak lama kemudian, kedua saksi tersebut kembali ke tempat kejadian untuk memeriksa kondisi korban.

“Saat diperiksa, kondisi korban sudah tidak bernyawa. Temuan ini kemudian dilaporkan ke Kepala Desa setempat, dan kepolisian,” pungka JA Lubis.(Ags)

Ayo Minum Madu Lebah Asli Pulau Bengkalis Dijamin Jos

Bahri adalah contoh seorang petani Lebah Madu sukses di Dusun Meranti Belah, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Ia sudah teruji dan tunak selama 19 tahun menggeluti usaha lebah madu lokal pulau Bengkalis.

Kegigihannya membuahkan hasil tidak hanya sukses meraup jutaan rupiah tetapi juga diakui sebagai pakar madu yang sering bolak balik diundang sebagai nara sumber sekaligus pembina kelompok petani madu se Riau.

Berawal dari kegemarannya memelihara lebah madu lokal (Serena). Bahri juga terkenal sebagai penyedia madu yang terjamin keasliannya. Setakat ini pemasaran hasil madu miliknya tidak ada kendala. Bahkan masih banyak pesanan yang belum bisa terpenuhi.

Sekarang Bahri sudah berhasil membina kelompok petani madu. Masalah muncul, hasil panen madu kelompok yang dibinanya sebagian kesulitan pemasaran.

Persoalannya bukan masalah keaslian madu, tapi karena sugesti kepercayaan pembeli. Pembeli hanya percaya madu asli milik Bahri. Sementara Diakui Bahri dirinya belum mampu untuk menampung dan membeli madu hasil kelompok tani binaanya.

Menghadapi problem tersebut Bahri mengadukan kepada Bagus Santoso Wabup Bengkalis yang menyambangi ke lokasi usaha lebah madunya (28/4) tepatnya di pekarangan rumah dan kebun dusun Meranti Belah.

Sedikitnya 100 orang petani binaannya tersebar di kecamatan Bantan dan Bengkalis. Usaha ini terbilang padat modal bagi para petani meski tidak perlu biaya pembelian bibit. Modal awal yang diperlukan ketersedian kotak untuk rumah lebah.

Rumah lebah berbentuk kotak segi empat terbuat dari papan, disamping kawat dan juga tiang. Ddidalam kotak dibuatkan partisi segi empat sebagai sarangnya. Kotak lebah akan lebih awet jika dibuatkan los rumah beratap daun rumbia atau asbes menghindari panas hujan.

Ukuran kotak menyesuikan dengan jenis lebah yang dibudidayakan. Untuk jenis mellifera idealnya lebar 34 cm, tinggi 15 cm dan panjang 40 cm, bahkan ada yg lebih besar kalau koloninya sudah banyak. Sedangkan untuk jenis lokal lebih kecil.

Keberadaan madu di wilayah Kabupaten Bengkalis menyebar di sejumlah kecamatan antara lain Bukit Batu dan di pulau Rupat. Khusus di Rupat terkenal dengan madu lebah klanceng.

Sesuatu yang tak banyak diketahui, lebah madu lokal pulau Bengkalis tidak memerlukan perlakuan khusus. Cukup dibuatkan kotak ditaruh di kebun, maka saat musim tiba lebah datang dengan sendirinya tanpa perlu tambahan makanan.

Keunikan lebah madu pulau Bengkalis mengikuti suara alam. Lebah akan datang dan pergi mengikuti siklus . Hanya saja petani lebah menandai setiap bulan agustus datang dan bulan mei pergi.

Dalam rentang waktu 10 bulan petani sudah memanen, keuntungan yang didapat sesuai dengan jumlah kotak yang di miliki. Bahri mampu memetik lebih 1 ton madu yang datang ke kotak dipekarangan rumahnya. Harga madu milik Bahri dijual Rp 120.000,- setiap botol berisi sekitar 1 kg.

Potensi madu di pulau Bengkalis sangat besar. Hal tersebut didukung faktor ketersediaan pakan dan iklim yang mendukung. Sumber pakan (nektar) tersedia melimpah berasal dari pohon karet, akasia, sawit, tanaman buah dan bunga.

Untuk memanen madu dari kotak sangat mudah, meski dibutuhkan cara tersendiri. Selain waktu juga harus diperhitungkan masa lebah madu, kapan puncak menghasilkan madu. Rata rata setiap bulan sudah siap dipanen.

Bahri berharap kepada pemerintah agar kelompok yang dibinanya mendapatkan bantuan pemasaran bagi kelompok yang sudah berhasil manen madu. Sementara bagi pemula diperlukan bantuan modal dan perlengkapan yang dibutuhkan.

Bak gayung bersambut Pemkab menanggapi positif dan akan terus mendorong dengan skema bantuan baik dari pemerintah maupun swasta. Apalagi sesuai visi dan misi pasangan Kasmarni Bagus Santoso (KBS) pemkab komitmen akan mendukung setiap usaha warganya dalam mengelola sumber daya alam disetiap desa.

Sebagaimana diketahui sejak kempanye pasangan Kasmarni Bagus Santoso sangat fokus terhadap pemberdayaan ekonomi melalui peningkatan potensi lokal.

Program dan kegiatan yang menjadi andalan diantaranya Pemetaan potensi desa, kecamatan dan kewilayahan secara terpadu. Disamping Penguatan peran BUMDes dalam Peningkatan Potensi Pendapatan Asli Desa (PADes) untuk meningkatkan perekonomian masyarakat masyarakat.

Pemkab memberikan dorongan kepada kelompok tani desa untuk kembali semangat menggarap lahan dan pekarangan secara maksimal. OPD terkait seperti Koperasi, Disperindag, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas LHK, Bagian Ekonomi serta peran swasta perusahaan, Bank dan lainnya agar mengawal dan membantu kegiatan program dengan pemberian stimulus modal dan pembinaan.

Melalui visi misinya pasangan KBS akan terus berikhtiar untuk Penguatan ekonomi berbasis sumber daya lokal dan menjamin keberlangsungan usaha masyarakat. Karena sejatinya dengan pemberdayaan tersebut kekuatan ekonomi masyarakat desa akan tetap tercukupi meski menghadapi resesi akibat krisis dan wabah pandemi .

Manfaat madu sudah teruji dan terbukti sejak zaman dulu. Secara ilmiah madu didefinisikan sebagai cairan kental yang dihasilkan oleh lebah madu dari berbagai sumber nectar yang masih mempunyai keaktifan enzim diastase.

Bagi umat muslim sangat paham keberadaan dan pentingnya konsumsi madu. Madu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Madu juga dikonsumsi sejak masa ke Nabian. Nabi Muhammad menjaga stamina dan kesehatan dengan madu.

Apalagi saat pandemi covid 19, menjaga stamina mutlak dibutuhkan. Maka madu menjadi menu pilihan wajib untuk menjaga kesehatan dan stamina badan.

Madu merupakan bahan makanan yang kaya akan gizi. Komposisi madu antara lain : air (17,0%), fruktosa (38,5%), glukosa (31,0%), maltosa (7,2%), karbohidrat (4,2%), sukrosa (1,5%) dan cairan enzim, mineral, vitamin (0,5%).

Ayo garap potensi desa, dan rasakan original serta manisnya madu asli pulau Bengkalis. Dijamin stamina kuat ekonomi rakyat meningkat, anda penasaran ? Selamat mencoba pasti joss.***

Oleh: Bagus Santoso ( Wabup Bengkalis)

Koramil 02/Tebingtinggi Bagi-bagi Takjil di Bulan Ramadan

Koramil 02/Tebingtinggi Bagi-bagi Takjil di Bulan Ramadan

Meranti(SegmenNews.com)- Komando Rayon Militer (Koramil) 02/Tebingtinggi bagi-bagi takjil kepada pengendara sepeda motor dan becak yang melintas di Jalan Merdeka, Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (29/4/2021) sore.

Pembagian 150 paket takjil di bulan Ramadan 1442 Hijriah/2021 Masehi itu tentunya dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat masih suasana wabah virus Corona atau Covid-19.

Danramil 02/Tebingtinggi, Mayor Arm Bismi Tambunan, disela-sela pembagian takjil yang turun langsung ke jalan itu berharap keberkahan kegiatan bagi-bagi takjil bisa mencari keberkahan di bulan ramadan.

“Pada intinya kita ingin berbagi, terutama di bulan ramadan merupakan bulan yang penuh berkah untuk berbagi bersama sesama,” ujarnya.

Diungkapkan Bismi, bahwa kegiatan bagi-bagi takjil ini biasanya dilakukan pada hari Jumat atau biasa dikenal dengan kegiatan Jumat Barokah.

“Iya biasanya kita laksanakan pada hari Jumat, dikarenakan besok ada kegiatan lain jadi bagi-bagi takjil kita majukan hari ini. Untuk Kegiatan Jumat Barokah sendiri kita bagikan sembakonya secara door to door (rumah ke rumah),” ungkapnya.

Kegiatan ini tentunya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kenikmatan rezeki yang diberikan dan saling berbagi sesama.

“Kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur kita atas semua kenikmatan serta masih diberikan kesempatan untuk menjalani ibadah puasa di tahun ini, serta meningkatkan rasa kepedulian antar sesama umat manusia,” pungkasnya.(Ags)

Bupati H. Adil Lantik 25 Pj. Kades dan Anggota BPD Desa Tanjung Pranap

Bupati H. Adil Lantik 25 Pj. Kades dan Anggota BPD Desa Tanjung Pranap

Meranti(SegmenNews.com)- Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, melakukan Pelantikan 25 Penjabat (Pj) Kades dan Anggota BPD Desa Tanjung Pranap Kecamatan Rangsang.

Pada kesempatan itu Bupati mengintruksikan kepada Pj. Kades yang baru saja dilantik untuk dapat melayani masyarakat dengan cakap, profesional dan sepenuh hati sesuai dengan program “Ketuk Pintu Layani Dengan Hati”, bertempat di Aula Kantor Bupati Meranti, Kamis (29/4/2021).

Turut dalam pelantikan itu, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH, Kepala Badang Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Drs. Irmansyah M.Si, Kabag Hukum Sudandri, Kabag Humas dan Protokol, Para Camat dan Pj. Kades yang dilantik.

Pelantikan Pj. Kades ditandai dengan pengucapan sumpah oleh Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan pemasangan tanda pangkat. Nantinya Pj. Kades ini akan menjabat paling lama 1 tahun atau hingga ditetapkannya Kepala Desa Defenitif dalam melaksanakan tugas bertanggungjawab kepada Bupati Kepulauan Meranti.

Adapun para Pj. Kades yang dilantik oleh Bupati H.M Adil adalah sebagai berikut :

1. Syafrizal Pj. Kepala Desa Banglas Tebing Tinggi, 2. Taufik Yusro PJ. Kepala Desa Alah Air Tebing Tinggi, 3. Andi Azman Pj. Kades Sesap Tebing Tinggi, 4. Erliana Kades Telaga Baru Rangsang Barat, 5. Siswanto Kades Sungai Cina Rangsang Barat, 6. Budi Cahyadi Kades Tj. Samak Rangsang, 7. Rubaidah Kades Topang Rangsang, 8. Bambang Irawan Kades Penyagun Rangsang, 9. Mahadir Kades Gemala Sari Rangsang, 10. Rusli Kades Mekong Tebing Tinggi Barat, 11. Umar Saleh Kades Tenan Tebing Tinggi Barat, 12. M. Arif Kades Batang Malas Tebing Tinggi Barat, 13. Mazlin Jamal Kades Tj. Pranap Tebing Tinggi Barat, 14. Dodi Salfan Kades Gogok Darusalam Tebing Tinggi Barat, 15. Yulianto Kades Meranti Bunting Merbau, 16. Zaujar Kades Centai Pulau Merbau , 17. Jamaluddin Kades Semukut Pulau Merbau, 18. Wismizar Kades Renak Rungun Pulau Merbau, 19. Darmawi Kades Lukun Tebing Tinggi Timur, 20. Sabar Kades Teluk Buntal Tebing Tinggi Timur, 21. M. Satar Kades Tj. Gadai Tebing Tinggi Timur, 22. Suhari Kades Dedap Tasik Putri Puyu, 23. Sahlan Kades Bandul Tasik Putri Puyu, 24. Aminullah Kades Bungur Rangsang Pesisir, 25. Arahman Kades Tanah Merah Rangsang Pesisir.

Selain melakukan pelantikan Pj. Kades Bupati H.M Adil juga melakukan Pelantikan 5 Anggota BPD Desa Tj. Medang Kec. Rangsang.

Dalam sambutannya Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil, mengucapkan selamat kepada Pj. Kades yang baru saja dilantik dan berharap dapat melaksanakan tugas dengan baik dan penuh dedikasi.

“Saya minta kepada Kades dapat bekerja melayani masyarakat dengan cakap, profesional dan sepenuh hati sesuai dengan program “Ketuk Pintu Layani Dengan Hati,” agar nantinya mampu mendatangkan respon positif dari masyarakat dan menjadi kebanggaan bagi Pj. Kades,” ujar Bupati.

Selanjutnya demi suksesnya pelaksanaan Pemerintahan Desa, Bupati H.M Adil, juga mengingatkan kepada para Pj. Kades untuk memperkuat komunikasi dengan seluruh komponan desa selain itu juga memahi kondisi sosial yang terjadi dimasyarakat sehingga semua kebijakan yang dikeluarkan dapat menyentuh kepentingan publik.

Agar kebijakan yang dikeluarkan tepat sasaran dan mengacu pada Visi Misi Bupati yang dituangkan dalam 7 Program Strategis, seluruh Pj. Kades diminta untuk membuat pemetaan kondisi desa yang meliputi kondisi sosial seperti angka kemiskinan, jumlah anak yatim, kondisi pendidikan, ekonomi, potensi desa dan lainnya. Nantinya data tersebut dimuat dalam Database Desa sebagai pertimbangan membuat kebijakan dan pengelolaan anggaran Desa.

Kemudian Bupati H.M Adil, meminta kepada Kades untuk memakmurkan Masjid dan Mushola ditempat tugasnya masing-masing khususnya dibulan Ramadhan dalam acara Safari Ramadhan Desa.

“Semoga dapat merubah warna Desa dimana masyarakat lebih memakmurkan Masjid dan Mushola,” pungkasnya.

Dan yang tak kalah penting Bupati juga meminta kepada Kades untuk senantiasa standbye di Desa agar ketika masyarakat ingin melakukan konsultasi tidak mengecewakan.

Sementara kepada Anggota BPD dalam arahannya Bupati mengingatkan jangan hanya bisa mengkritisi tapi juga dapat memberikan solusi atas semua masalah desa. Dan yang paling penting jangan sampai main mata dengan Kades sehingga pengelolaan keuangan Desa dapat dilakukan dengan efektif dan Akuntable.

“Semua kebijakan yang dikeluarkan harus sesuai dengan ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari,” ucap Bupati mengingatkan.

Sekedar informasi, dari keterangan pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Meranti, direncanakan Pilkades serentak akan digelar pada Mei 2021 mendatang. Dan Bupati berharap Pj. Kades dapat memperdiapkan segala sesuatunya untuk mensukseskan Pilkades sampai ditetapkannya Kades Defenitif.(Ags)