Bupati H. Adil Ingatkan ASN Puasa Jangan Pengaruhi Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
Meranti(SegmenNews.com)-Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, memimpin Apel menyambut Ramadhan dilingkungan Pemkab. Meranti, dalam Apel tersebut Bupati menghimbau kepada seluruh ASN untuk terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan jangan jadikan puasa sebagai hambatan karena setiap kebaikan yang dilakukan akan bernilai ibadah, Senin (12/4/2021).
“Setiap kebaikan yang dilakukan oleh orang berpuasa bernilai ibadah oleh karena itu tetap Istiqomah jadikan Ramadhan ini sebagai penyemangat bagi kita untuk bekerja tulus dan ikhlas dalam melayani masyarakat,” ujar Bupati Adil.
Semangat kerja yang tinggi menurut Bupati Adil, harus dimulai dari para pimpinan ASN yang ada ditiap OPD. Karena akan menjadi contoh bagi pegawai lainnya untuk tetap bersemangat, untuk itu ia meminta kepada para pejabat khususnya Eselon II dan III untuk tidak besantai-santai karena dirinya akan selalu memantau kinerja pejabat sebagai bahan evaluasi untuk pengkariran kedepan.
“Karena pemimpin harus bisa mencerminkan semangat kerja kepada bawahan, dan jika bersantai-santai akan kita evaluasi,” ucap Bupati H.M Adil.
Lebih jauh dikatakan Bupati H.M Adil, dirinya akan selalu mengingatkan kepada seluruh ASN untuk senantiasa bekerja dengan baik, tulus dan ihklas karena hanya dengan itu apa yang dicita-citakan bersama yakni Meranti yang Maju, Cerdas dan Bermartabat bisa diwujudkan.
“Kita tidak mau daerah ini terus tertinggal mari bekerja dengan baik, tulus dan ikhlas semoga Meranti bisa menjadi Kabupaten terdepan di Riau dan Indonesia,” harap Bupati.
Terakhir, dengan akan dilaksanakannya Ibadah Puasa Ramadhon tak lupa Bupati H.M Adil, mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh ASN dan masyarakat jika selama pergaulan dan memimpin ada tutur kata dan perbuatan yang tak berkenan.
“Mohon maaf atas segala kekhilafan dan mari kita sambut puasa Ramadhan ini dengan perbanyak ibadah dan berbuat kebaikan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam Apel tersebut, Para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD Dilingkungan Pemkab. Meranti, Kepala Bagian Sekda, Para Pejabat Eselon III dan IV Dilingkungan Pemkab. Meranti.(Ags)
RSUD Meranti Pastikan Limbah B3 Tidak Ada Yang Tercecer
Meranti(SegmenNews.com)-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti
mengklaim sampah dan limbah medis infeksius bekas penanganan pasien Covid-19 dan pasien umum lainnya dibawa dan dibuang ke Cilegon Provinsi Banten.
Pasalnya dalam prosedur pengelolaan limbah medis infeksius RSUD Kepulauan Meranti menggandeng Kerja Sama Operasi (KSO) atau pihak ketiga, karena untuk menanggani hal ini harus dikelola secara khusus alias tidak boleh sembarangan.
Plt Direktur RSUD Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko MT mengatakan limbah infeksius harus kelola dengan perlakuan khusus lantaran terdapat ada yang beracun maupun berbahaya. Sementara untuk mengelola sendiri, Incenerator RSUD mengalami kerusakan.
Menurutnya pihak ketiga tersebut memiliki izin untuk menampung, dan pengelolaan itu ada transportirnya.
Limbah yang dihasilkan terlebih dahulu dipilah dan diangkut ke TPS B3 di RSUD untuk sementara dan dimasukkan kedalam kantong berwana kuning, setelah itu pihak RSUD menghubungi transportir nya dalam hal ini adalah
PT Pratama Saoloan Green dan PT Wastec dan sesegera mungkin diangkut dan dibawa ke Cilegon, kota yang berada di ujung barat laut Pulau Jawa.
“Dalam mengelola limbah di RSUD kita lakukan dengan menggandeng pihak ketiga, karena Incenerator rumah sakit rusak, dan rumah sakit sudah melakukan MoU dengan jasa pengangkutan yang pembakarannya dilakukan di Cilegon. Sebenarnya tergantung permintaan kita, sehingga sampah medis infeksius yang dihasilkan ini tidak sampai menumpuk. Intinya sesuai dengan PP 101 tahun 2014 tentang pengelolaan limbah B3, RSUD telah berusaha menjalankan kegiatan tersebut sesuai regulasi, dibuktikan dengan adanya kerjasama dengam pihak ketiga,” kata Fajar, Minggu (11/4/2021).
Diungkapkan, untuk memastikan bahwa limbah dan sampah medis infeksius ini sudah dimusnahkan dibuktikan dengan dikeluarkannya sertifikat tanda pemusnahan.
“Kita minta manifes barang dan juga sertifikat yang dikeluarkan oleh pihak ketiga sebagai bukti barang sudah dimusnahkan,” ungkap Fajar.
Dikatakan lagi, transportir yang dilakukan kerjasama telah memiliki izin dan rekomendasi dari KLHK, serta izin angkutan B3 dari kementerian Perhubungan untuk mengangkut limbah tersebut. RSUD juga telah mengevaluasi perizinan yang dimiliki transportir sehingga adanya kerjasama yang tidak asal- asalan, hal itulah yang dibuktikan dengan adanya report manifest dan sertifikat pemusnahan setiap dilakukannya pengangkutan limbah.
Diungkapkan Fajar, setelah diangkut pihaknya memastikan limbah tersebut tidak ada yang tercecer, karena sebelumnya sudah dilakukan pengemasan yang rapi.
“Jadi semua limbah yang dihasilkan telah dikelola dengan aman dan sesuai regulasi mulai dari TPS RSUD kemudian diangkut transportir lalu diterima oleh perusahaan pemusnah, disertai dengan seluruh kelengkapan dokumen pengangkutan limbah B3. Jadi saat limbah sudah diangkut oleh transportir, itu sudah menjadi tanggung jawab mereka, dalam sebulan ada sebanyak 2,5 ton sampah yang diangkut. Dan untuk sampah biasa ataupun non medis kami angkut langsung dengan truk DLH langsung ke TPA Gogok dan tidak ada di TPS Jalan Rumbia,” ungkapnya lagi.
Ditambahkan lagi, untuk Analisis Dampak Lingkungan atau AMDAL sudah ada sejak RSUD itu didirikan, kecuali untuk Incenerator.
“Untuk seluruh fasilitas di RSUD sudah ada izinnya kecuali Incenerator. Jika ada penambahan fasilitas nantinya, akan dilakukan pembaruan atau adendum dokumen AMDAL,” pungkasnya.(Ags)
Lawyer Kantor Hukum Nusantara Sepakat, Laporkan Dugaan Pembegalan Kapal IK Merdeka ke Mabes Polri
Jakarta (SegmenNews.com)-Muhammad Zainuddin, SH, Lawyer dari Kantor Hukum Nusantara Sepakat, akan melaporkan dugaan pembegalan terhadap Kapal IK Merdeka, ke Mabes Polri. Diketahui kapal ini masih merupakan barang bukti tiga perkara pidana Kejaksaan Tinggi DKI dan satu perkara perdata.
Muhammad Zainuddin SH, dalam rilisnya kepada wartawan mengatakan, saat ini ada kegiatan Penutuhan kapal (ship recycling) Ilegal di Desa Salira, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten yang dilakukan sejak tanggal 10 Maret 2021 sampai saat ini. Kegiatan ini diduga dilakukan oleh Mafia besi tua di lokasi pelabuhan milik H.Hafid.
Dikatakannya, Kapal IK Merdeka tersebut sampai saat ini masih menjadi barang bukti dan barang dalam sita jaminan dalam lima perkata, yakni Perkara Nomor: 1426/Pid.Sus/2019/PN.Jkt.Utr , atas nama Terdakwa Jonathan Chandra alias Abeng, dan Perkara Nomor: 1427/Pid.Sus/2019/PN.Jkt.Utr, atas nama Terdakwa Togu Hamonangan Simanjuntak, dengan tuduhan melakukan tindakan pidana bersama-sama melakukan perbuatan pelayaran tanpa memilik surat ijin dan bersama sama melakukan penggelapan terhadap Kapal IK Merdeka dengan Jaksa Penunut Umum Ema Oktara,SH. Kedua perkara saat ini Banding di Pengadilan Tinggi Jakarta.
Kemudian Perkara Nomor:1231/Pid.Sus/2019/PN Jkt.Utr atas nama Terdakwa Irwan bin Zamrin Darin dengan tuduhan melakukan tindak pidana bersama-sama melakukan perbuatan pelayaran tanpa memilik surat ijin dan bersama sama melakukan penggelapan terhadap Kapal IK Merdeka, yang saat ini status perkara masih dalam kasasi di Mahkamah Agung.
Kapal IK Merdeka lanjut Muhammad Zainuddin, sejak tanggal 30 Oktober 2019 dalam penahanan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Ottoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten berdasarkan Putusan Pengadilan Serang Nomor:169/Pdt.P/2019/PN.Srg tertanggal 30 Oktober 2019 sudah berkekuatan hukum tetap (inkacht van gewijsde).
Untuk memperoleh hak atas klaim pelayaran, lanjut Muhammad Zainuddin, para pemberi kuasa mengajukan gugatan a quo terhadap Baltic Agencies PTE., LTD., Singapore selaku operator yang ditunjuk oleh JAS MARINE, LTD., MALAYSIA yang proses persidangan sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Serang dengan Register Perkara Nomor 63/Pdt.G/2020/PN.Srg., tertanggal 04 Mei 2020.
“Klien kami adalah perwira dan awak kapal yang dipekerjakan diatas Kapal MPSV IK MERDEKA, yang memiliki Klaim Pelayaran (maritime claims) berupa gaji dan uang makan yang tidak dibayar oleh JAS MARINE (L) Ltd. selaku pemilik kapal dan BALTIC AGENCIES, Pte., Ltd. selaku operator kapal,” ujarnya.
“Terhadap klaim pelayaran tersebut, Kapal MPSV IK MERDEKA (IMO No.: 8313922) saat ini telah dilakukan “PENAHANAN” oleh Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Klas I Banten (KSOP) berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Serang Nomor 169/Pdt.P/2019/PN.Srg. tertanggal 30 Oktober 2019,” tambahnya.
Adapun amarnya berbunyi sebagai berikut: Menetapkan, mengabulkan permohonan Para Pemohon untuk sebagian. Menetapkan klaim pelayaran (maritime claims) Para Pemohon sebesar Rp13.699.678.720. Serta memerintahkan termohon untuk melakukan penahanan terhadap Kapal MPSV IK Merdeka (IMO No.: 8313922).
“Guna memperoleh hak atas klaim pelayaran (maritime claims), maka klien kami telah mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Serang sebagaimana telah tercatat dalam register Perkara Nomor 63/Pdt.G/2020/PN.Srg., tertanggal 04 Mei 2020. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa Klien kami memiliki kedudukan hukum (legal standing) atau pihak yang berkepentingan terhadap kapal dimaksud,” terang Muhammad Zainuddin SH.
Lebih lanjut dijelaskannya, dalam perkara a quo Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Ottoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Serang Nomor 169/Pdt.P/2019/PN.Srg. tertanggal 30 Oktober 2019 sesuai dengan Pasal 208 ayat (2) UU Nomor 17 Tahun 2008 telah diperintahkan kepada Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Ottoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten untuk melakukan penahanan terhadap Kapal MPSV IK Merdeka (IMO No.: 8313922) namun pada fakta KSOP Banten malah membiarkan peristiwa Pidana Pencurian dan Pengrusakan Terhadap Barang Bukti dan barang dalam sita jaminan.
Hal ini sebagai mana diatur dalam Pasal 161 KUHP dan Pasal 165 KUHP, pasal 363 KUH Pidana dan Pasal 233 dan pasal 102 Undang Undang 17 2006 Tentang Kepabeanan dan pasal 60 Jo Pasal 104 Undang –Undang Nomor 32 TAhun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH)
“Sangat aneh kegiatan Penutuhan kapal (ship recycling) Ilegal dan di pelabuhan tidak mepunyai izin (Illegal) di wilayah hukum KSOP Banten terkesan di biarkan padahal dalam ketentu UU Nomor 17 Tahun 2008 mengatur bahwa Bagian Ke lima tentang Penutuhan Kapal Bagian Kelima Penutuhan Kapal Pasal 241: ayat 1, Penutuhan kapal wajib memenuhi persyaratan perlindungan lingkungan maritim.. Ayat 2, Lokasi penutuhan kapal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan oleh Menteri,” jelasnya.
“Karena itu, harapan kami kepada Kapolri untuk membasmi dan atau memberantas mafia- mafia besi tua yang melakukan pembegalan terhadap hukum dengan mengedepan lobi- lobi uang untuk memuluskan kejahatannya dengan cara melawan putusan Negara dan menindak setiap Aparatur Sipil Negara dan atau anggota aparat penegak hukum yang seharus menjaga kewibawaan hukum namun melakukan pembiaraan terjadinya kejahatan di wilkayah hukumnya dan patut diduga menerima gratifikasi untuk tidak melaksanakan Undang-Undang sebagai mana tugas dan kewenagan yang dimilikinya,” ujar Muhammad Zainuddin SH.***(hn)
Pj Sekdaprov Riau Resmi Mengukuhkan Pejuang Subuh Riau
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Setelah dibentuk berapa bulan lalu, perwakilan pengurus Pejuang Subuh Riau resmi dikukuhkan oleh Pj Sekdaprov, Masrul Kasmy. Acara yang digelar Ahad pagi (11/04/21) di masjid Al Anshor ini bertujuan untuk meramaikan solat subuh seramai solat Jumat.
Pj Sekdaprov Riau, Masrul Kasmy kepada wartawan mengatakan
usai mengukuhan perwakilan pengurus Pejuang Subuh Riau mengatakan, Solat subuh ini adalah solat paling berat dari solat lainnya. “Harapan kita dengan adanya pejuang subuh ini, solat subuh bisa ramai seramai jumat. Terlebih masjid sekarang sudah mulai menggerakan jamaahnya untuk meramaikan solat subuh dengan adanya Pejuang Subuh Riau jamaah jamaah makin tergerak hatinya untuk melakukan solat subuh di masjid,” jelasnya.
Katanya lagi, di luar negeri seperti di Turki semua masjid setiap subuh selalu ramai bahkan tak jauh lebih ramai dari solat solat lainnya dan kita ingin ini juga bisa diterapkan di daerah kita ini. Apalagi di masjid Al Anshor ini juga melakukan gerakan solat subuh berjamaah (GSSB) Riau ke – 13 dan mendapatkan antusias warga disekitar perumahan Nusa Indah.
“Semoga dengan adanya gerakan gerakan subuh ini bisa mengetuk hati umat islam agar terpanggil hatinya untuk melakukan solat subuh di masjid masjid yang ada dilingkungannya. Begitu juga dengan adanya gerakan ini bisa menanamkan sejak dini kepada anak anak kita agar mereka terbiasa melakukan solat subuh di masjid setiap hari,” harapnya.
Sementa itu Ketua Umum Pejuang Subuh Riau, Abdul Wahid mengatakan, dengan dikukuhkan secara resmi Pejuang Subuh Riau ini mereka akan semakin bersemangat menggelar kegiatan Subuh Keliling karena memang sudah di agendakan setiap bulan,” Kami bersyukur sebelum ramadhan ini Pejuang Subuh Riau resmi dikukuhkan oleh pak Pj Sekdaprov Riau. Kedepan kami akan terus bergerak ke masjid masjid untuk melakukan subuh keliling dimana sebelum acara suling ini sudah kita lakukan ke beberapa daerah di Riau dan yang terbesar kemarin di Kabupaten Meranti tepatnya di Desa Sungai Tohor dan Nerlang dimana para penjuang subuh ini menggelar tablik akbar dan baksos untuk masyarakat disana,” tutur Wahid.
Ketua Pengurus Masjid Al Anhsor, Jos Bendri mengungkapkan rasa terima kasihnya karena masjid mereka terpilih untuk acara pengukuhan Pejuang Subuh Riau dan acara GSSB Riau ke 13 bersama Pj Sekdaprov Riau ,” Kami seluruh pengurus mengucapkan terimakasih karena bisa menjadi tuan rumah dalam acara sebesar ini, semoga dengan acara ini Masjid Al Anshor ini makin ramai jamaahnya terkhusus solat subuh bisa ramai seramai solat jumat,” imbuhnya.
Acara yang dihadir Ketua Harian Irma Romi Anto dan Sekum Ferlan Niko serta pengurus lain ini juga diisi pengajian oleh Ustaz H Zulhusni Domo serta santunan kepada anak yatim dan diakhiri sarapan pagi bersama. (Rls)
Singkawang(SegmenNews.com)– Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad secararesmi menutup pendidikan sekaligus melantik dan mengambil sumpah sebanyak 500 (Lima Ratus) prajurit Tamtama TNI AD bertempat di Tribun LapanganSapta Marga, Makorindam XII/Tpr, Kota Singkawang.
Acara penutupan pendidikan yang juga dihadiri oleh para Pejabat Utama Kodam
XII/Tpr, Danrindam XII/Tpr, Kolonel Inf Washington Simanjuntak, S. Hub.
Int., serta tamu undangan lainnya tersebut tetap menerapkan protokol
kesehatan.
Pelantikan dan pengambilan sumpah ini menandakan bahwa para mantan
siswa Dikmata TNI AD Gelombang II TA 2020 (OV) secara resmi memperoleh
pengakuan dari negara dan mendapat status sebagai Prajurit TNI AD yang
berkewajiban untuk setia secara lahir dan batin kepada NKRI.
Sebelum dilantik dan diambil sumpah oleh Pangdam, para Prajurit Muda
tersebut telah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama PK TNI AD Gelombang II TA 2020 selama lima bulan atau 20 minggu di Secata Rindam
XII/Tpr, sejak dibuka pada Senin 23 November 2020 hingga ditutup pada
Sabtu 10 April 2021.
Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam amanatnya menegaskan, tuntutan sebagai Prajurit TNI AD di masa depan, mencakup kesiapan fisik yang kuat disertai kemampuan dan ketrampilan. Untuk itu, tuntutan prajurit agar selalu memelihara dan meningkatkan fisik yang prima disertai kemampuan dan ketrampilan menjadi kebutuhan yang paling hakiki.
“Selalu tingkatkan budaya belajar dan berlatih yang mengacu kepada Tri
Pola Dasar Pendidikan yang meliputi aspek fisik, mental dan intelektual
secara seimbang. Sehingga, kalian akan memberikan andil yang besar bagi
terbentuknya sumber daya prajurit yang berkualitas, tanggap, tanggon dan
trengginas, sesuai postur prajurit yang ideal,” tegas Pangdam.
Pangdam XII/Tpr juga berpesan, bahwa perubahan status dari sipil menjadi Tamtama TNI AD, membawa konsekuensi logis sebagai awal dari
tuntutan tugas yang harus diemban menjadi abdi negara dibidang
pertahanan dan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa, kepada TNI, Rakyat, Bangsa dan Negara.
Diakhir acara, Pangdam didampingi Danrindam XII/Tpr dan para tamu undangan memberikan ucapan selamat dan menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan 500 prajurit dalam menyelesaikan pendidikan.***(rls)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ketua Forum Pemred Riau Rahmad Handayani hari ini, Sabtu (10/04/2021) menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus PK KNPI Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Riau.
Acara juga dihadiri Walikota Pekanbaru diwakili Ka Dispora, Asisten III, Ketua KNPI Riau Terpilih Fuad Santoso, Ketua KNPI Kota Pekanbaru Ade Fitra, Camat, Lurah dan tokoh masyarakat.
Berbeda dari acara pelantikan lazimnya, pelantikan pengurus KNPI Binawidya ini ditandai aksi sosial dengan melakukan sunatan massal untuk 50 orang anak.
Ketua Forum Pemred Riau Rahmad Handayani pada kesempatan tersebut mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus terpilih dan berharap ketua yang sudah dilantik dapat menjalankan roda organisasi dengan baik.
Rahmad juga mengatakan kepada Ketua PK KNPI Binawidya, Yasir,
bahwa organisasi hidup bukan dari pertemuan atau kegiatan saja, tetapi program kerja dan kegiatan juga jalan dan diketahui masyarakat oleh aktifnya kepengurusan di bidang media atau humas.
“Saya berpesan kepada Bung Yasir agar dapat menempatkan orang-orang yang pas dalam struktur kepengurusan, terkhusus yang membidangi media,” kata Rahmad.
Sementara Ketua KNPI Kota Pekanbaru, Ade Fitra, berharap kevdepannya KNPI Kecamatan Binawidya yang dijetuai Yasir dapat menjalankan amanah sesuai AD/ART dan tugas serta fungsi KNPI itu sendiri.
“Saya berpesan kepada Bung Yasir, selalu jalankan KNPI ini dengan baik, terutama jaga kekompakan diantara pengurus,” katanya.
Sedangkan Ketua KNPI Riau terpilih Fuad Santoso berpesan usai agar nantinya KNPI yang dinakhodai Yasir dapat melakukan terobosan-terobosan baru.**(rls)
Bantuan BPUM Belanjut, UKM di Meranti Diharapkan Persiapkan Data
Meranti(SegmenNews.com)-Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM telah melanjutkan program Bantuan bagi pelaku usaha mikro (BPUM) pada tahun 2021 ini. Dimana bantuan tersebut digadang-gadang untuk mengakselerasikan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.
Dalam mensukseskan program BPUM itu, Pemerintah Daerah se – Indonesia diminta untuk ikut andil agar bantuan tersebut tepat sasaran, tanpa terkecuali Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Meranti.
Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop-UKM) Kepulauan Meranti, Drs Asrorudin MSi melalui Kepala Bidang Koperasi dan UKM Syahril mengatakan bantuan tersebut diberikan bagi pelaku usaha mikro.
“Nantinya pelaku usaha mikro yang lolos akan mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar 1,2 juta, yang disalurkan langsung ke rekening penerima,” terangnya, Sabtu (10/04/2021).
Dikatakan Syahril, bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti yang mempunyai usaha tanpa terkecuali, sudah bisa mengusulkan untuk mendapatkan bantuan dari program BPUM tersebut. Dengan kriterianya pelaku usaha mikro yang tidak sedang menerima kredit usaha rakyat (KUR).
Sedangkan syarat yang harus dipenuhi seperti Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), Fotocopy Kartu Keluarga (KK) serta surat Keterangan usaha (SKU) yang bisa didapat di kantor desa/kelurahan setempat.
“Dan harus cantumkan Nomor Handphone yang aktif, karena informasi penerima akan dikirim melalui via sms,” katanya.
Ditambahkan Syahril, pihaknya akan membuka posko penerimaan pada 12 April 2021, untuk itu masyarakat bisa langsung mengantarkan persyaratan tersebut ke Kantor Disdagperinkop-UKM Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang.
“Kita buka Senin besok, untuk itu masyarakat bisa langsung datang ke Kantor. Ini merupakan tahap I pada program BPUM untuk tahun 2021,” ungkapnya.
Diharapkan nantinya data pelaku usaha mikro di Kepulauan Meranti sudah masuk semua pada tanggal 23 April 2021. Untuk itu Mantan Kabid Sarpras Dishub Kepulauan Meranti meminta agar masyarakat sesegera mungkin mengantarkan persyaratan tersebut.
“Kita harap dapat secepatnya diantar. Karena penginputan data itu dilakukan bertahap,” ungkapnya.
Diungkapkannya, selain mengusulkan data untuk tahun ini, pihaknya juga akan mengusulkan data para pelaku usaha mikro yang telah mendaftar di tahun 2020 lalu untuk diusulkan lagi ditahun 2021 ini.
Dengan kriterianya Data usulan yang belum mendapatkan dana BPUM tahun 2020, Data usulan yang telah ditetapkan tahun 2020 tetapi tidak cair.
“Untuk data penerima tahun lalu bisa juga mengusulkan kembali untuk menerima insentif. Akan tetapi besarannya belum ditentukan dari pusat,” katanya.
Syahril menjelaskan, pihaknya akan terus mengusulkan data pelaku usaha mikro di Kepulauan Meranti tanpa terkecuali. Pasalnya pelaku usaha jasa seperti tukang becak, tukang becak dan lain sebagainya juga bisa mengusulkan untuk menerima bantuan dari program BPUM.
Untuk itu dirinya berharap Pemerintah Desa dan Kelurahan di Kepulauan Meranti serta masyarakat mau bekerjasama untuk memberikan data pelaku usaha mikro untuk diusulkan
“Kita minta Desa dan Kelurahan bisa bekerjasama untuk memudahkan dalam mensukseskan program BPUM ini,” ujar Syahril.(Ags)
Bupati H. Adil Hadiri Pembukaan Pelaksanaan UPT Puskesmas Selatpanjang
Meranti(SegmenNews.com)- Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH didampingi Ketua PKK Meranti Ny. Rinarni M. Adil, menghadiri pembukaan pelaksanaan Program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati UPT Puskesmas Selatpanjang.
Kegiatan pemerintah dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat itu dipusatkan di Posyandu Jelutung, Kelurahan Selatpanjang Kota, Sabtu (10/4/2021).
Pada kesempatan itu dikatakan Plt. Camat Hery Kurniawan, Kecamatan Tebing Tinggi khususnya UPT Puskesmas siap melaksanakan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati H.M Adil-H. Asmar yakni Program Ketuk Pintu Melayani Dengan Hati.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mensukseskan program ini diakui Camat adalah dengan mengaktifkan kembali seluruh Posyandu yang ada diwilayah Tebing Tinggi yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada ibu hamil/menyusui serta pemberian gizi yang cukup kepada Balita, dengan begitu kondisi kesehatan ibu dan anak dapat terpantau dengan baik yang otomatis dapat menekan angka balita stunting di Kepulauan Meranti.
Selain itu melalui Program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati ini, pihak UPT Puskesmas Selatpanjang akan melakukan pendataan kondisi kesehatan masyarakat yang ada diwilayahnya dengan cara mendatangi rumah-rumah warga untuk wawancara sekaligus pemeriksaan kesehatan (Tensi, Cek Gula Darah, Kolesterol) untuk mengetahui kondisi pasien sehingga penanganan penyakit dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Menyikapi kegiatan tersebut, Bupati H.M Adil mengucapkan apresiasi kepada Kecamatan Tebing Tinggi yang telah menjalankan Program Ketuk Pintu Melayani Dengan Hati, salah satu program strategis Bupati untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat disegala sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan lainnya.
Bupati berharap Program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati ini dapat dijalankan dengan serius sehingga benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Jangan sampai ada warga yang sakit kita tidak tahu, dan tidak terlayani dengan baik,” ucap Bupati.
Bahkan Bupati H.M Adil, meminta kepada para insan kesehatan di Rumah Sakit dan Puskesmas dapat mengobati pasien dirumah jika memang tidak memungkinkan dibawa kerumah sakit.
“Jika warga sakit tidak bisa datang kerumah sakit maka kita datangi rumahnya untuk diobati,” ujar Bupati Adil.
Dan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Meranti khususnya warga kurang mampu yang tidak terdaftar di BPJS, tetap bisa berobat gratis di Rumah Sakit maupun Puskesmas, jika sebelumnya diminta mengurus SKTM kini cukup hanya dengan menunjukan KTP saja.
“Kedepan jika tidak ada BPJS masyarakat kurang mampu cukup berobat dengan menunjukan KTP, tidak pakai SKTM lagi,” jelasnya.
Karena seperti ditegaskan Bupati Adil, dirinya tidak ingin lagi mendengar ada masyarakat yang sakit Pemerintah tidak tahu dan ada yang ingin berobat tidak mendapat pelayanan.
Sekedar informasi, dalam kegiatan itu Bupati H.M Adil didampingi istri Ny. Rinarni M. Adil, juga berkesempatan melakukan cek kesehatan (cek darah, tensi) yang ditangani oleh para medis Puskesmas Selatpanjang dan meninjau pelayanan Posyandu Jelutung.(Ags)
Sambut Ramadhan, Nasdem Pekanbaru Berbagi Sembako di Mentangor
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan 1442 H/2021 M, Partai NasDem Kota Pekanbaru berbagi berkah, berupa pembagian sembako di Kelurahan Mentangor, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, Jum’at (09/4/2021).
Kegiatan dipusatkan di RT 03 RW 13, langsung dihadiri Ketua DPD Partai NasDem Kota Pekanbaru Abu Bakar Sidik, Sekretaris Munawar Syahputra dan pengurus DPD Partai NasDem Kota Pekanbaru lainnya.
Ketua DPD Partai NasDem Kota Pekanbaru, Abu Bakar Sidik dalam kesempatan ini memperkenalkan partai NasDem kepada warga RT 03 RW 13, dan menyebut partai NasDem adalah partai nasionalis dan partai gerakan perubahan untuk masyarakat.
“Partai NasDem Kota Pekanbaru akan berupaya semaksimal mungkin melakukan kegiatan positif. Pembagian Sembako ini juga masuk dalam agenda kerja kami di DPD Partai NasDem,” kata Abu Bakar Sidik.
Diakhir sambutannya, Abu Bakar Sidik berharap Partai NasDem akan menjadi partai yang selalu bergerak untuk masyarakat, terkhusus masyarakat Kota Pekanbaru.**(rls)
Bupati H. Adil Silahturahmi Bersama Pengurus PPLMN Meranti
Meranti(SegmenNews.com)- Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, menggelar silahturahmi dengan Perkumpulan Putra Meranti Luar Negeri (PPLMN), kegiatan ini dalam rangka menjalin sinergitas antara PPLMN dengan Pemkab. Meranti dalam mendukung pembangunan Meranti menuju Meranti Maju, Cerdas dan Bermartabat, Rumah Dinas Bupati, Jum’at (9/4/2021).
Hadir dalam silahturami itu, Ketua PPLMN Hasbi Kurniallah, Sekjend PPLMN Umarul Ahmad, Defril, Ketua Bidang Wanita Sumarni, Raja Ramlah, dan Pengurus lainnya.
Dalam pertemuan itu, PPMLN Meranti mengucapkan terima kasih kepada Bupati H.M Adil atas sambutan hangatnya kepada PPMLN Meranti, dalam rangka silahturahmi sekaligus mohon dukungan menjalankan berbagai program pemberdayaan anggota agar dapat mandiri ditengah Pandemi Covid-19 saat ini.
Seperti diketahui, sejak terjadinya Pandemi Covid-19 menyebabkan ribuan warga Meranti yang mengadu nasib diluar negeri khususnya negara tetangga Malaysia kehilangan pekerjaan dan terpaksa kembali ke kampung halaman Meranti.
Sebagai solusi PPLMN tengah berupaya menciptakan usaha UMKM yang akan memproduksi berbagai kuliner baik makanan dan minuman yang dikelola oleh anggota dengan begitu para anggota PPLMN dapat kembali bekerja dalam mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Untuk menunjang pemasaran produk UMKM ini, PPLMN berencana akan membangun gerobak jualan yang akan ditempatkan disudut strategis kota. Namun dengan keterbatasan anggaran PPLMN hanya mampu membangun beberapa buah saja dan berharap Pemkab. Meranti melalui Bupati H.M Adil dapat membantu memperbanyak pengadaan gerobak agar lebih banyak yang terbantu.
Menyikapi pertemuan itu, Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil, menyambut baik semangat para anggota PPLMN yang tak mudah berputus asa dengan terus berupaya untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Terkait usulan bantuan fasilitas gerobak tersebut, diakui Bupati akan mengkaji dulu dengan OPD terkait baik ukuran, bentuk dan modenya, karena Bupati tak ingin keberadaan gerobak yang pada dasarnya untuk mendukung ekonomi masyarakat justru mempengaruhi keindahan kota.
Karena Bupati H.M Adil, mengaku akan mencoba menrevitalisasi pedagang dan pasar yahg ada di Meranti agar pedagang bisa berjualan dengan nyaman dan kota tetap indah.
Kemudian kepada para ketua dan pengurus PPLMN, mengaku sangat mendukung segala upaya yang tujuannya untuk membagun daerah dan mensejahterakan masyarakat. Hal itu sesuai dengan 7 program strategis yang akan dijalankan yakni mencibtakan ribuan usahawan dengan menciptakan ribuan UMKM yang dilatih pada Balai Latihan Kerja agar mampu mandiri dan membuka peluang kerja baru.
“Nantinya kita akan memberikan pelatihan kepada masyarakat agar dapat memproduksi produk dan memasarkannya lebih luas hingga kemancanegara dengan memanfaatkan IT,” jelas Bupati Adil.
Selain itu masyarakat juga akan dilatih untuk menguasai komputer dan berbagai bahasa Internasional mulai dari Bahasa Inggris, Mandarin, dan lainnya.
“Agar warga kita yang bekerja diluar negeri mengerti bahasa mereka sehingga memilki peluang kerja lebih luas dengan upah yang lebih besar,” jelasnya lagi.
Selanjutnya Bupati berharap kepada PPLMN dapat mendukung 7 program strategis Meranti untuk sama-sama membangun Meranti Maju, Cerdas dan Bermartabat.
Permintaan Bupati H.M Adil, disambut positif oleh PPLMN yang mengaku siap mendukung program Bupati dan siap menerima petunjuk dan arahan untuk sama-sama membangun Meranti.
Silahturahmi Bupati dan para pengurus PPLMN yang berlangsung hangat tersebut, ditutup dengan acara pemberian cenderama dari PPLMN kepada Bupati H.M Adil, berupa topi berlogo PPLMN Meranti yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum Hasbi Kurniaillahi.(Ags)