Beranda blog Halaman 871

Jaksa Tagih Berkas Perkara Tomy, Tersangka Pengrusakan Pohon Pelindung di Pekanbaru

VIDEO:
Pekanbaru(SegmenNews.com)– Hingga saat ini Jaksa Peneliti di Kejaksaan Negeri Pekanbaru belum menerima pelimpahan berkas perkara Tomy dan lainnya, tersangka pengrusakan 83 pohon pelindung.

Untuk itu, jaksa juga telah mengirimkan P17 kepada penyidik. Untuk diketahui P17 merupakan kode penanganan perkara di Kejaksaan berisi tentang permintaan perkembangan penyidikan.

“Berkasnya belum kita terima. Saat ini kita sudah kirim P17 ke penyidik,” kata Kasi Pidum Kejari Pekanbaru, Robi Haryanto SH MH kepada wartawan, Rabu (30/12/2020)

Sebagaimana diketahui, Polsek Bukit Raya telah melakukan penahanan terhadap Tomy alias TFG dkk, tersangka pengrusakan 83 pohon pelindung di Pekanbaru sejak 9 November 2020 lalu.

Upaya penebangan pohon ini dianggap oleh tersangka telah mengganggu papan reklame perusahaannya.

Kasus penebangan pohon ini terungkap setelah adanya laporan dari pegawai Dinas PUPR Kota Pekanbaru. Dalam laporannya, pegawai tersebut mengaku mendapat laporan ada perusakan pohon pada Senin (12/10/2020).

Pohon itu disebut dipotong pada bagian atas sebanyak lebih kurang 83 batang di sepanjang Taman Median Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru. Peristiwa ini disebut merugikan pihak Dinas PUPR Pekanbaru senilai Rp 113 juta.

Polisi langsung turun tangan menyelidiki kasus tersebut. Hasilnya, seorang pengusaha reklame bersama empat orang lainnya ditetapkan menjadi tersangka.

“Kita sudah melakukan penahanan tersangka utamanya inisial TFG alias Tomi (49). Kini sudah dilakukan penahanan,” kata Kapolsek Bukit Raya AKP Arry Prasetyo kepada wartawan, Senin (9/11).

Arry mengatakan Tomi diduga menyuruh empat tersangka lainnya melakukan penebangan pohon lindung di Jalan Tuanku Tambusai. Empat orang pemotong 83 batang pohon pada Oktober lalu itu telah ditetapkan sebagai tersangka lebih dulu.

Mereka yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka adalah JW, MA, RA dan RP. Mereka kemudian mengaku kalau disuruh oleh Tomi.

“Dari keterangan tersangka JW dan MA, mereka menerangkan yang menyuruh atau memerintahkan langsung untuk melakukan penebangan pohon yang ada di Jalan T Tambusai adalah tersangka TFG alias Tomi, selaku pimpinan CV Riau Bersatu,” ujar Arry.

TFG diduga menjadi otak memotong 83 pohon yang selama ini diawasi oleh Dinas PUPR Kota Pekanbaru. Pohon-pohon tersebut diduga dipotong karena Tomi merasa papan reklame perusahaannya yang terpasang di median jalan tersebut terganggu.
“Tersangka dan menahan inisial TFG alias Tomi (49), terduga pelaku menyuruh melakukan perusakan pohon milik Dinas PUPR Kota Pekanbaru pada Jumat, (6/11) malam,” kata Arry.

Atas perbuatan tersangka TFG alias Tomi, sesuai pasal 184 KUHAP untuk diterapkan Pasal 170 Jo 55 KUHPidana, karena tersangka selaku pemilik CV. Riau Bersatu yang memerintahkan karyawannya untuk memotong pohon taman median jalan protokol,” sambungnya.

Sementara, empat karyawan Tomi, yakni JW alias Jhoni, MA alias Andi, RP alias Riko dan RA alias Reza dijerat Pasal 170 Jo 55 KUHP. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti batang pohon hingga parang.
“Karena empat karyawan tersebut, hanya disuruh dan diupah oleh tersangka TFG alias Tomi sebesar Rp 2,5 juta untuk memotong pohon tersebut,” ujarnya.***(rn)

Cegah Karhutla dan Ilog, Camat – Polsek dan RAPP Patroli Udara

Cegah Karhutla dan Ilog,
Camat – Polsek dan RAPP Patroli Udara

Kuantan Singingi(SegmenNews.com)- Guna mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Pembalakan Liar (Ilegal Logging), Pemerintah bersama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melaksanakan Patroli Udara, Selasa (29/12), di wilayah Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Camat dan Kapolsek Singingi Hilir bersama perwakilan RAPP melakukan pemantauan dengan Helikopter di beberapa titik rawan karhutla dan ilegal logging termasuk aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Estate Manager Logas, Budi Waskito mengatakan, kerjasama dari semua pihak sangat dibutuhkan dalam penanganan persoalan ini, termasuk pihak perusahaan baik melalui kegiatan patroli, sosialisasi serta pada waktu pemadaman kebakaran lahan.

“Kita rutin melaksanakan patroli bersama di darat, dengan harapan supaya tidak terjadinya kebakaran lahan di wilayah kita ini sehingga aman,” ujarnya.

Camat Singingi Hilir, Risman Ali mengatakan seluruh elemen masyarakat tetap harus waspada terhadap bahaya karhutla, ilegal logging dan PETI.

“Terima kasih kepada pihak PT RAPP yang siap siaga dalam pengamanan karhutla dan adanya program Desa Bebas Api perusahaan dengan memberdayakan masyarakat untuk menekan terjadinya kebakaran,” pungkasnya.***(ADV)

Polsek Rangsang Barat Panen Raya Padi Program Jaga Kampung

Polsek Rangsang Barat Panen Raya Padi Program Jaga Kampung

Meranti(SegmenNews.com)-Polsek Rangsang Barat melaksanakan panen raya padi program jaga kampung dalam mewujudkan program Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi untuk menjaga ketahanan pangan bagi masyarakat, Selasa (29/12/2020).

Tujuan pencanangan jaga kampung ini yaitu agar kuat kampungnya, sehat masyarakatnya dan cukup pangannya.
selama pandemi Covid-19.

Selain Kapolsek Rangsang Barat, Iptu JA Lubis SH MH, acara panen padi yang merupakan binaan pihaknya itu juga dihadiri Camat Rangsang Barat, Juwita Ratna Sari S Farm Apt, Kepala Desa Segomeng, Ahmad Saleh, Kepala Desa Bina Maju, Zahari, para kelompok tani dan masyarakat setempat.

Kapolsek Rangsang Barat, Iptu JA Lubis SH MH dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada para instansi terkait yang hadir dan berpartisipasi dalam program tersebut.

Dia mengatakan Padi yang ditanam merupakan hasil olah lahan kosong dalam rangka tetap produktif di masa
pandemi Covid-19.

Dimana hasil panennya tak hanya dikonsumsi sendiri tapi bisa juga dijual untuk menambah pendapatan masyarakat. Perputaran uang ini diharap menggerakkan roda ekonomi tingkat bawah.

Dia menyebutkan, pihaknya bersama Poktan menggarap dan merealisasi program ‘Jaga Kampung Nusantara’ yang merupakan program Polda Riau.

“Program pimpinan direalisasikan dalam upaya mengatasi kerawanan pangan di tengah covid 19 dengan memanfaatkan lahan kosong. Walaupun hujan tidak jadi penghalang untuk kita dalam pelaksanaan kegiatan panen raya padi program jaga kampung Polsek Rangsang Barat. Kita berharap dengan dilakukannya panen raya ini kedepan kita dapat menjadi kampung yang tanggung dapat memenuhi kebutuhan pangan khususnya daerah Rangsang Barat ini,” harapnya.

Dijelaskan kapolsek, adapun luas lahan panen raya padi program jaga kampung Polsek Rangsang Barat yakni seluas sekitar 1 hektar dengan jumlah gabah padi yang akan dipanen sekira 3,3 Ton.

Kemudian, adapun maksud dari program tersebut, beber kapolsek, dapat memberikan gambaran tentang upaya Polsek Rangsang Barat untuk memperdayakan potensi masyarakat dalam rangka menjaga stabilitas ketahanan pangan.

“Tujuan dari program jaga kampung ini merupakan gerakan yang datang dari kita semua agar kedepan menjadi kampung yang kuat dan dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan memperdayakan lahan dan potensi masyarakat.

Sementara itu, Camat Rangsang Barat, Juwita Ratna Sari S Farm Apt mengapresiasi Kapolsek Rangsang Barat yang telah mewujudkan program tersebut di Kecamatan Rangsang Barat untuk menjaga ketahanan pangan bagi masyarakat setempat.

“Semoga dengan ketahanan pangan melalui program jaga kampung yang digagas oleh Polsek Rangsang Barat ini dapat berkelanjutan nantinya demi ketahanan pangan masyarakat kita khususnya di Rangsang Barat ini,” ungkapnya.(Ags)

[VIDEO] Rumah Mewah Janda Muda di Grebek Polisi, Hasilnya Mengejutkan!

[VIDEO]
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Rumah mewah milik janda muda di Jalan Tengku Bey digrebek aparat kepolisian Tampar Pekanbaru, Senin malam (28/12/2020).

Dari rumah janda muda, RR, aparat kepolisan menemukan 1 kg narkotika jenis sabu-sabu yang di sembunyikan di dalam mesin cuci dan uang jutaan rupiah diduga hasil penjualan barang haram tersebut.

Kapolsek Tampan melalui Kanit Reskrim,Iptu Noki Loviko, Selasa (29/12/2020), RR awalnya mengelak dan tidak mau menunjukkan narkotika yang disembunyikan. Setelah diinterogasi mendalam akhirnya RR mengakuinya.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolsek Tampan untuk proses selanjutnya.***(rn)

Pengobatan Gratis Untuk Warga Pedalaman Kampung Wuyuneri

Pengobatan Gratis Untuk Warga Pedalaman Kampung Wuyuneri

Puncak Jaya, Papua(SegmenNews.com)- Satgas Pamrahwan Yonif Raider 500/Sikatan tak henti-hentinya untuk terus memberikan yang terbaik bagi waga dipedalaman Papua.

Kali ini, Satgas Yonif Raider 500/Sikatan menggelar pengobatan gratis
yang ditujukan bagi warga di Kampung Wuyuneri, Kabupaten Boven Digoel.

Di lokasi itu, Satgas dibekali berbagai perlengkapan kesehatan.
Dipimpin oleh Lettu Inf Aswin, Satgas memeriksa satu-persatu kondisi
kesehatan warga di pedalaman Kampung itu.

“Kesehatan warga di pedalaman, itu prioritas bagi kami,” ujarnya.
Senin, 28 Desember 2020 siang.

Terpisah, Dansatgas Pamrahwan, Letkol Inf Yoki Malinton Kurniafari
menegaskan jika sebelumnya, program itu sudah masuk dalam rutinitas yang
harus dilaksanakan oleh Satgas ketika berada di wilayah penugasan. “Itu
berlaku di setiap pos, dan itu harus dilaksanakan secara intens,”
tegasnya.***(rls/Dansatgas Pamrahwan Yonif Raider 500/Sikatan, Letkol Inf Yoki Malinton Kurniafari)

Vokasi Kepemimpinan Jadi Tolak Ukur Keberhasilan Organisasi

Vokasi Kepemimpinan Jadi Tolak Ukur Keberhasilan Organisasi 

Kota Mojokerto(SegmenNews.com)- Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf M. Dariyanto menyebut jika kepemimpinan, seakan menjadi tolak ukur utama bagi keberhasilan setiap organisasi.

Hal itu, ia katakan usai mengikuti vokasi kepemimpinan yang digelar
oleh pihak Mabesad bekerjasama dengan Universitas Indonesia secara
virtual pada Senin, 28 Desember 2020.

“Vokasi kepemimpinan itu ditujukan untuk menumbuhkan jiwa-jiwa komunikasi kepemimpinan yang berkualitas,” ujarnya.

Beberapa materi pembekalan, disuguhkan oleh pihak narasumber UI, salah satunya manajemen komunikasi kepemimpinan. “Materi ini berkaitan dengan tahap-tahap komunikasi seorang pemimpin kepada masyarakat maupun
komunikasi kepada awak media,” bebernya.

Ia menambahkan bahwa menjadi seorang pemimpin, tentunya harus melalui beberapa tahapan, misalnya menjadi seorang anggota atau pengikut. “Ada beberapa bekal untuk menjadi pemimpin,” ujarnya.

Pemimpin yang baik, menurutnya bukan dilihat dari seberapa banyak
jumlah pengikut. Ia mengungkapkan, seorang pemimpin ialah orang yang
mampu menciptakan pemimpin baru.

“Kepemimpinan adalah salah satu faktor penting bagi keberhasilan sebuah
organisasi. Untuk mencapai keberhasilan kepemimpinan, diperlukan
training organitation,” jelasnya.***(rls/Kapenrem 082/CPYJ, Mayor Caj Supranoto)

Polisi di Kepulauan Meranti Bagi Beras Sambil Edukasi Cegah Covid-19

Meranti(SegmenNews.com)- Bantuan 10 ton beras dari Mabes Polri untuk warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Senin 28 Desember 2020 kembali disalurkan.

Paket beras kemasan 5 kg ini dibagikan secara door to door oleh anggota Bhabinkamtibmas dengan menggunakan sepeda motor.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk mengatakan, penyaluran 10 ton beras bantuan Mabes Polri tersebut dilakukan 2 tahap. Tahap pertama, masing-masing Polsek dijatahi 1 ton. Setiap orang akan mendapat beras 5 Kg.

“Para penerima bantuan beras ini merupakan warga yang sudah terdata oleh bhabinkamtibmas polsek jajaran,” kata Eko Wimpiyanto.

Dia berharap, bhabinkamtibmas menyalurkan tepat sasaran guna membantu dan meringankan beban hidup warga terdampak Covid-19.

“Untuk di polsek, yang menyalurkan para bhabinkamtibmas. Semoga paket beras tersebut bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Saat membagikan beras, polisi juga mengedukasi warga pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Anggota di lapangan juga mengingatkan kepada warga untuk selalu mematuhi prokes yakni, memakai masker saat berada di luar rumah, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun,” jelas Eko Wimpiyanto.(Ags)

Bawaslu Riau Raih Penghargaan Upload Siswalu Terbaik Nasional Tahun 2020

Bawaslu Riau Raih Penghargaan Upload Siswalu Terbaik Nasional Tahun 2020

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Bawaslu Riau meraih penghargaan dari Bawaslu RI sebagai salah satu Provinsi yang terbaik dan responsif memuat atau _Up Load_ hasil pengawasan pada aplikasi Sistem Pengawas Pemilu (Siwaslu) pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Lanjutan Tahun 2020. Minggu (27/12/2020).

Penghargaan tersebut diterima oleh Neil Antriksa, A.Md., SH., MH Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Riau saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pelaksanaan Pusat Pendidikan Pengawasan Partisipatif Tahun 2021 di kota Malang beberapa waktu lalu.

Neil menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh jajaran pengawas pemilu se-Riau khususnya kepada 9 Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada Tahun 2020.

Ucapan terimakasih tersebut, Neil sampaikan kepada 9 Kabupaten/Kota yang terundang dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Fox Harris Hotel Pekanbaru yang dimulai pada pukul 16.00 WIB.

Selain Neil, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, beserta 2 anggota Bawaslu Riau lainnya Amiruddin Sijaya dan Hasan serta Kepala Sekretariat Bawaslu Riau, Anderson beserta pejabat dan staf sekretariat Bawaslu Riau.

Saat memberikan sambutan, Amiruddin Sijaya Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi (Datin) menyampaikan saat ini ada 5 Kabupaten yang akan memberikan keterangan di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP).

Amir meminta kepada Kabupaten/Kota yang akan menghadiri sidang tersebut agar mempersiapkan segala sesuatunya baik data, arsip maupun dokumen-dokumen lainnya.

“Bagi kawan-kawan Kabupaten/Kota yang akan pergi ke MK di Jakarta nanti, agar mempersiapkan seluruh data, arsip ataupun dokumen-dokumen yang diperlukan nantinya.” pinta Amir.

Kemudian, Hasan Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) menyampaikan terkait Pembinaan yang boleh dilakukan Bawaslu Kabupaten/Kota. Menurutnya Bawaslu Kabupaten/Kota hanya diperbolehkan memberikan pembinaan kepada staf sekretriat saja mengingat masa kerja pengawas adhoc seperti Pengawas Kecamatan yang akan berakhir di akhir bulan Januari 2021 dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) di akhir Tahun 2020 .

Hal ini sesuai dengan amanat yang diberikan Bawaslu RI pada Perbawaslu nomor 15 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pembinaan dan Pengawasan terhadap Pelaksanaan Tugas dan Pengawas Pemilihan Umum.

“Sesuai dengan Perbawaslu 15 Tahun 2020 tentang Pembinaan, Bawaslu Kabupaten/Kota hanya diperbolehkan melakukan pembinaan kepada staf sekretariat saja.” tutur Hasan.

Adapun bentuk Pembinaan yang dapat dilakukan kepada staf sekretariat yakni dalam bentuk _Reward dan Punishment_, Sosialisasi Peraturan perundang-undangan, Pelatihan atau Bimbingan Teknis (Bimtek).

Menurut Rusidi Rusdan Ketua Bawaslu Riau, Pelaksanaan kegiatan evaluasi ini bertujuan agar dapat menjaring semua permasalahan yang timbul ditiap tahapan sehingga nantinya akan dituangkan dalam laporan hasil Pengawasan Pilkada 2020 Bawaslu Riau.

Rusidi menyadari bahwa dalam pelaksanaan Pilkada 2020 kali ini Bawaslu Riau masih memiliki kekurangan atau kelemahan seperti belum maksimalnya publikasi dari hasil pengawasan kepada publik, meski begitu Bawaslu tetap harus bersyukur karena pelaksanaan Pilkada 2020 di Riau berjalan sukses dan lancar.

“Saya menyadari bahwa dalam pelaksanaan Pilkada 2020 ini, kita (Bawaslu Riau dan 9 Bawaslu Kabupaten/Kota) dalam hal melakukan publikasi hasil pengawasan belum maksimal. meski begitu Bawaslu tetap harus bersyukur karena pelaksanaan Pilkada 2020 di Riau berjalan sukses dan lancar.”

Sebelum menutup sambutan dan membuka acara, Rusidi mengingatkan agar seluruh anggota Bawaslu Kabupaten/Kota tetap solid dan menjaga kekompakkan dengan semua lembaga dan elemen masyarakat.

Pada kegiatan yang sama, yakni sekitar Pukul 20.00 WIB Bawaslu Riau bersama dengan Laboratorium Ilmu Pemerintahan Universitas Riau melakukan penandatanganan kerjasama (MoU).

Perjanjian ini sedikitnya memuat 7 pasal dengan jangka waktu perjanjian selama 5 Tahun.

Adapun tujuan perjanjian ini yaitu untuk meningkatkan Kualitas Pemilu dan Pilkada Serentak melalui Pengawasan Partisipatif di Provinsi Riau.

Perjanjian ditandatangani langsung oleh Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, dan Koordinator Laboratorium Ilmu Pemerintahan Universitas Riau Rury Febrina dan disaksikan oleh seluruh peserta kegiatan.***(rls)

Prioritaskan Pembangunan, Akses Jalan Setapak Desa Bluluk Dikebut

Lamongan(SegmenNews.com)- Kodim 0812/Lamongan berkomitmen mendukung setiap pembangunan di wilayah teritorialnya.

Seperti halnya pembangunan jalan setapak di Desa Bluluk, Kecamatan
Blulu, saat ini. Minggu, 27 Desember 2020 siang.

Bukan hanya TNI, pembangunan jalan itu juga melibatkan masyarakat.
Setidaknya terdapat puluhan warga yang ikut terjun di lokasi karya bakti
tersebut.

Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono menegaskan, pembangunan itu di pelopori oleh Babinsa setempat. Keberadaan Babinsa, kata dia, harus bisa memberikan bukti nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan jalan itu sangat tepat. Apalagi, jalan setapak di Desa itu
jadi akses utama masyarakat,” bebernya.

Terpisah, Sumadji menambahkan jika dirinya sangat terbantu dengan
adanya peran anggota Kodim ataupun Koramil di lokasi tersebut. Ia
menilai, jika pembangunan jalan setapak itu sudah lama direncanakan.
“Tadi kebetulan ada Babinsa yang berinisiatif menggelar karya bakti.
Yang dijadikan sasaran ya jalan setapak ini,” ungkapnya.***(rls/Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono)

Rahmad Handayani: Abaikan Prokes, Aparat diminta Tegas Terhadap Perserosi

Rahmad Handayani: Abaikan Prokes, Aparat diminta Tegas Terhadap Perserosi

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Pihak kepolisian untuk kedua kalinya membubarkan latihan sepatu roda di kawasan perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan, yang diadakan Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Pekanbaru.

Sepertinya Maklumat Kapolri dan Instruski Presiden Jokowi tentang larangan melakukan kerumunan di tempat terbuka tidak diindahkan Perserosi. Bahkan pembubaran yang sebelumnya juga dilakukan Polsek Tenayanraya tak membuat efek jera kepada Perserosi ini.

Hal ini membuat Ketua Forum Milenial Kota Pekanbaru, Teva Iris, melalui Sekretaris Rahmad Handayani meminta Tim Gugus Tugas Covid-19 untuk melakukan kontrol langsung dan melihat kegiatan tersebut.

“Jika dibiarkan kasihan anak-anak yang seharusnya membawa nama Kota Pekanbaru malah efeknya bisa terkena virus Covid-19 d-19 yang saat ini masih merisaukan kita semua,” kara Rahmad.

Menurut Rahmad, pihaknya meminta Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Pekanbaru untuk memberikan informasi bahayanya Virus Corona bagi anak-anak dan keluarga mereka.

“Satgas harus lebih keras lagi memberikan pemahaman bahwa jika tidak mengindahkan protokol kesehatan semua bisa tertular Covid-19,” kara Rahmad.

Rahmad juga meminta orang tua maupun persatuan Perserosi menahan diri dulu dan mematuhi Maklumat Kapolri dan instruksi Presiden RI, tidak boleh melakukan kerumunan untuk keselamatan keluarga.

Karena itu Rahmad juga meminta tim terkait dan aparat kepolisian untuk bertindak lebih tegas lagi terhadap mereka yang melanggar protokol kesehatan.

“Bagi yang membandel tentu mereka juga harus diberikan sanksi sesuai aturan, agar ada efek jera,”;kara Rahmad, Sabtu (26/12/2020).***(rls)