Beranda blog Halaman 872

Bupati Irwan Hadiri Pelantikan Pemuda Kekerabatan Masyarakat Meranti PKMM Kabupaten Karimun

Bupati Irwan Hadiri Pelantikan Pemuda Kekerabatan Masyarakat Meranti PKMM Kabupaten Karimun

Karimun(SegmenNews.com)- Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menghadiri acara Pelantikan Pemuda Kekerabatan Masyarakat Meranti (PKMM) Kabupaten Karimun Masa Bakti 2020-2023, dan Syukuran Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti Ke-12 Tahun 2020, kegiatan yang dikemas dengan acara silahturahmi antara Pemkab. Meranri dengan masyarakat Meranti Karimun ini dipusatkan di Rumah Singgah Meranti, Jalan Poros, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Sabtu (26/12/2020).

Turut hadir Wakil Bupati Kabupaten Karimun H. Anwar Hasyim, Anggota DPRD Meranti Ny. Nirwana Sari, Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner, Kepala Dinas Kesehatan Meranti Dr. Misri Hasanto, Sekretaris Badan Penanaman Modal Tunjiarto, Sekretaris BPMDPD Meranti H. Edi M Nur, Bagian Humas dan Protokol Meranti, Pembina KMM Karimun Wan Abdulrahman, Para Pengurus KMM Karimun, Ketua Maayarakat Meranti Luar Negeri Hasbi, Tokoh Masyarakat dan lainnya.

Pelantikan PKMM Karimun Masa Bakti 2020-2023, disaksikan langsung oleh Bupati Irwan, dan dilakukan oleh Ketua Umum KMM Karimun H. Zulkifli yang ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji.

Sekedar informasi, kegiatan itu juga dikemas dengan kegiatan penyerahan santunan kepada anak warga Meranti Karimun kurang mampu dan santunan kepada salah seorang warga yang sedang menjalani pengobatan karena penyakit Hidro Sepalus.

Bantuan juga diberikan Bupati kepada pengelola rumah singgah dan pengurus PKMM yang baru saja dilantik.

Seperti disampaikan Ketua Umum KMM Karimun H. Zulkifli, peringatan HUT Meranti Ke-12 Tahun 2020 yang digelar di Karimun, merupakan salah satu bentuk kecintaan warga Karimun asal Kepulauan Meranti pada kampung halaman, yang mana saat perayaan HUT Meranti yang jatuh pada tanggal 12 Desember 2020 lalu tak sempat pulang kampung.

“Jadi karena didorong kerinduan kepada kampung halaman inilah perwakilan dari 16 ribuan masyarakat Meranti di Karimun kembali menggelar acara HUT Meranti,” jelas H. Zulkifli.

Selanjutnya, Pembina PKMM Karimun Wan Abdulrahman mengucapkan apresiasi kepada Bupati Kepulauan Meranti dan rombongan yang telah berkenan menghadiri acara Pelantikan Pemuda Kekerabatan Masyarakat Meranti (PKMM) Kabupaten Karimun sekaligus Syukuran Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti Ke-12 Tahun 2020.

Dijelaskan Wan Abdulrahman terkait pelantikan PKMM Karimun ini merupakan inisatif dari para pemuda pemudi Meranti Karimun dalam rangka membuat wadah berkumpul yang bertujuan untuk meningkatkan silahturahmi dan saling dukung antara warga Meranti Karimun dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia berharap dengan berdirinya PKMM Karimun ini, dapat mendorong anak muda Karimun perantauan Meranti ini untuk lebih kreatif dan mandiri dengan secara konsisten melaksanakan berbagai kegiatan positif, sehingga bermanfaat bagi diri dan keluarga.

“Dengan terbentuknya PKMM Karimun ini semoga menumbuhkan kreatifitas sehingga lebuh mandiri, karena sudah tidak zamannya lagi mengharapkan bantuan dari orang tua apalagi dana dari Kabupaten. Dan yang paling penting jangan sampai terjerumus mengkonsumsi Narkoba mari jadikan setiap hari kita bermutu,” ujar Wan.

Terakhir Wan Abdulrahman yang juga menjabat sebagai Kepala Cabang Bang Riau Kepri Syariah, menegaskan siap membantu anak muda Meranti Karimun yang ingin berusaha dengan mengembangkan produk UMKM melalui pinjaman modal usaha.

“Mari kita berkreasi melihat segala potensi yang bisa dikembangkan,” ajaknya.

Menyikapi kegiatan tersebut, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, berharap dengan terbentuknya PKMM Karimun, dapat semakin meningkatkan sinergitas dan kerjasama antara masyarakat Karimun asal Meranti dengan Pemda untuk sama-sama berkontribusi menbangun Karimun.

Lebih jaun dikatakan Bupati Irwan, PKMM juga dapat menjadi wadah komunikasi antar anggota sehingga dapat saling menjaga.

“PKMM juga dapat menjadi wadah komunikasi antara anggota dalam menyelesaikan berbagai masalah sehingga tidak ada pagi masyarakat Meranti yang tertimpa masalah di Karimun,” jelasnya lagi.

Selain itu PKMM juga dapat membantu tugas Pemerintah Daerah dalam menjaga Kondusifitas di Karimun, agar masyarakat Meranti yang tinggal di Karimun dapat hidup lebih nyaman.

“Warga Meranti Karimun harus bisa merasa sebagai masyarakat Karimun yang berkewajiban membangun Daerah, dengan tidak melupakan keluarga yang ada di Meranti,”ujar Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati juga menyinggung soal fasilitas rumah singgah yang sengaja dibangun oleh Pemkab. Meranti untuk membantu warga Meranti yang berada di Karimun. Ia berharap rumah singgah ini dapat dijaga dengan baik sehingga memberikan manfaat maksimal sesuai peruntuannya.

Terakhir dengan telah usainya Pilkada Karimun yang pastinya setiap warga Meranti punya pilihan masing-masing, Bupati berharap segala perbedaan itu dihilangkan karena dalam demokrasi perbedaan adalah hal biasa.

“Jaga Karimun dengan baik, warga Meranti harus bisa menjadi Problem Solvet berkontribusi menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di Karimun,” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim dalam sambutannya, sangat menyambut baik terbentuknya PKMM Karimun, menurutnya organisasi ini akan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan masyarakat Karimun asal Meranti dengan warga tempatan untuk bersama-sama membangun daerah.

Iapun mengucapkan selamat kepada para pengurus PKMM yang baru saja dilantik dan siap mendukung berbagai kegiatan positif untuk membangun Karimun.

Terakhir Anwar Hasyim, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Karimun asal Kep. Meranti yang telah mensukseskan Pilkada Kabupaten Karimun.

“Terima kasih karena telah mengaja kemananan dan kenyaman ditengah masyarakat sehingga pelaksnaaan Pilkada Karimun berjalan dengan baik,” pungkasnya.(Ags)

Operasi Lilin Lancang Kuning 2020, Polisi Bagi-bagi Beras dan Masker

Operasi Lilin Lancang Kuning 2020, Polisi Bagi-bagi Beras dan Masker

Meranti(SegmenNews.com)-Aksi bagi-bagi beras dan masker sekaligus edukasi tentang pentingnya protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penularan Covid-19 mewarnai pelaksanaan Operasi Lilin Lancang Kuning di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk mengatakan, kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan setiap hari sampai berakhirnya pelaksanaan Operasi Lilin Lancang Kuning 2020.

“Berbeda dari tahun lalu, karena tahun ini perayaan Natal dan Tahun Baru di masa pandemi Covid-19. Jadi, selain untuk pengamanan, Pos Pam juga difungsikan untuk pendisiplinan protokol kesehatan,” kata Eko Wimpiyanto, Sabtu (26/12/2020).

Dijelaskannya, kegiatan yang dilaksanakan itu merupakan upaya mendukung pemerintah terkait penanggulangan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kepulauan Meranti.

“Kami mengimbau, untuk perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 agar dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, yakni selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” pesannya.

Kepolisian mendirikan 2 Pos Pengamanan (Pam) pada Operasi Lilin Lancang Kuning 2020 dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pos Pam pertama terletak depan Hotel Indobaru Jalan Diponegoro, dan Pos Pam kedua di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang.

Operasi tersebut melibatkan jajaran TNI dari Koramil 02 Tebingtinggi dan aparat di lingkungan pemerintah setempat. Dilaksanakan selama 15 hari mulai dari tanggal 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.(Ags)

Operasi Lilin Lancang Kuning 2020, Polisi Bagi-bagi Beras dan Masker

Meranti(SegmenNews.com)- Aksi bagi-bagi beras dan masker sekaligus edukasi tentang pentingnya protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penularan Covid-19 mewarnai pelaksanaan Operasi Lilin Lancang Kuning di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk mengatakan, kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan setiap hari sampai berakhirnya pelaksanaan Operasi Lilin Lancang Kuning 2020.

“Berbeda dari tahun lalu, karena tahun ini perayaan Natal dan Tahun Baru di masa pandemi Covid-19. Jadi, selain untuk pengamanan, Pos Pam juga difungsikan untuk pendisiplinan protokol kesehatan,” kata Eko Wimpiyanto, Sabtu (26/12/2020).

Dijelaskannya, kegiatan yang dilaksanakan itu merupakan upaya mendukung pemerintah terkait penanggulangan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kepulauan Meranti.

“Kami mengimbau, untuk perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 agar dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, yakni selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” pesannya.

Kepolisian mendirikan 2 Pos Pengamanan (Pam) pada Operasi Lilin Lancang Kuning 2020 dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pos Pam pertama terletak depan Hotel Indobaru Jalan Diponegoro, dan Pos Pam kedua di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang.

Operasi tersebut melibatkan jajaran TNI dari Koramil 02 Tebingtinggi dan aparat di lingkungan pemerintah setempat. Dilaksanakan selama 15 hari mulai dari tanggal 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.(Ags)

Tinjau Posko Terpadu Nataru 2020, Intruksikan Tim Covid-19 Antisipasi Penyebaran Virus Lewat Transmisi Lokal

Meranti(SegmenNews.com)- Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, bersama Forkopimda dan Dinas terkait melakukan peninjauan Pos Komando Terpadu Natal dan Tahun Baru 2020, peninjauan ini untuk melihat secara langsung kesiapan dari petugas dalam mengamankan situasi Kamtibmas saat arus masuk dan arus keluar jelang tahun baru dan sesudahnya. Dan yang tak kalah penting dalam mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 melalui transmisi lokal, bertempat di Pelabuhan Tj. Harapan, Selatpanjang, Sabtu (26/12/2020).

Turut dalam rombongan, Asisten III Sekdakab. Meranti Danramil Selatpanjang Mayor Inf. Bismi Tambunan, Danposal Selatpanjang, Kapolres Meranti AKBP. Eko Wimpiyanto, Kepala KSOP Sepatpanjang, Kadis Kesehatan Meranti Dr. Misri Hasanto, Bagian Humas dan Protokol Meranti dan lainnya.

Seperti diketahui tiap tahun saat natal dan jelang tahun baru serta satu minggu sesudahnya, sering dimanfaatkan oleh warga untuk berlibur baik yang keluar dari Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti maupun yang masuk. Akibatnya lonjakan penumpang tak bisa dihindari, kondisi ini sangat berpotensi menyebabkan terjadinya kerawanan Kamtibmas khususnya dipintu masuk Kabupaten salah satunya Pelabuhan Tanjung Harapan yang sejak dua hari yang lalu telah sesak dipenuhi penumpang yang masuk maupun keluar.

Selain berpotensi menyebabkan kerawanan Kamtibmas, lonjakan penumpang khususnya yang masuk ke Kota Selatpanjang dikawatirkan bisa menyebarkan Virus Covid-19 melalui transmisi lokal. Untuk itu agar kerawanan Kamtibmas dapat ditangani dengan baik dan penyebaran Virus Covid-19 dapat diantisipasi serta dikendalikan, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bersama Forkopimda dan Dinas terkait melakukan peninjauan Posko Terpadu Nataru 2020 yang berada di Pelabuhan Tj. Harapan, sekaligus mengecek kesiapan petugas dalam menghadapi kerawanan Kamtibmas dan penyebaran Virus Covid-19.

Dari hasil pantauan Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, bersama Forkopimda mendapati sejak 2 hari yang lalu telah terjadi peningkatan jumlah orang yang masuk dan keluar Meranti.

Untuk itu Bupati Irwan mengintruksikan kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Kepulauan Meranti untuk dapat memastikan kerumunan penumpang khususnya yang masuk ke Kepulauan Meranti bebas Covid-19 sehingga tidak terjadi penularan dari orang ke orang.

“Saya minta Tim Gugus Tugas dapat mengendalikan penularan Covid-19, salah satunya dengan mendirikan Poko Siaga berkerjasama dengan TNI dan Polri, untuk penanganan Kamtibmas dan pengendalian Covid-19,” jelas Bupati.

Selain masalah Kambtibmas antisipasi penyebaran Covid-19 menjadi fokus Pemkab. Meranti melalui Tim Gugus Tugas yang diminta benar-benar mampu mengendalikan penyebaran Virus berbahaya ini. Bahkan Pemkab. Meranti telah mengeluarkan kebijakan kepada seluruh penumpang yang masuk dan keluar diminta menerapkan protokol kesehatan secara ketat, penumpang juga akan dipantau dengan pengukur suhu tubuh dimana jika ditemukan penumpang yang suhu badan diatas normal akan langsung dilakukan Rapid Test Gratis dan jika reaktif maka akan langsung di Isolasi ditempat yang telah ditentukan.

“Jika memang hasil Rapid Test terkonfirmasi Reaktif maka Pemkab. Meranti akan memberlakukan tindakan dengan mengisolasi warga yang bersangkutan,”Tegas Bupati.

Meski begitu Bapati Irwan yakin semua masalah akan dapat diatasi dengan baik karena dari hasil peninjauan yang dilakukan terlihat semua kesiapan sudah berjalan sesuai prosedur.

Sekedar informasi, Pos Siaga Terpadu Nataru 2020 ini telah berdiri mulai dari tanggal 22 Desember-8 Januari 2020 sesuai dengan surat edaran daei Kapolri. Pos ini akan menjadi pusat penanganan Kamtibmas dan Pengendalian pengendalian penyebaran Covid-19 di Kepulauan Meranti.(Ags)

Kegiatan Perserosi Kota Pekanbaru Dibubarkan Polisi, Ini Penyebabnya

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Nekat melaksanakan kegiatan massal dalam masa pandemi Covid 19, Perserosi Kota Pekanbaru dibubarkan paksa oleh pihak kepolisian sektor Tenayan Raya, pada Jum’at (25/12/2020) pagi tadi.

Terkait dengan ini mendapat tanggapan serius dari Ketua Pemuda Milenial Kota Pekanbaru, Iris Teva, dimana beliau sangat menyayangkan kegiatan yang berbentuk massa. Apa lagi ini jumlahnya puluhan.

“Kami apresiasi juga kepada pihak kepolisian yang sangat cepat tanggap dalam pencegahan Covid 19. Seperti dibubarkannya kegiatan Perserosi yang berlangsung diarea perkantoran Kota Pekanbaru.

Tindakan yang dilaksanakan oleh petugas kepolisian ini sudah sangat tepat, hal ini juga sesuai dengan adanya maklumat Kapolri dan Presiden RI yang melarang melakukan kerumunan.

“Saya meminta kepada bapak Gubernur dan Walikota Pekanbaru sesuai intruksi bapak presiden Republik Ir.H.joko Widodo hentikan kegiatan yang bersifat keramaian,” pintanya

Dikatakan oleh Iris, menurut informasi yang kita peroleh dari masyarakat kegiatan itu tidak mematuhi protokol kesehatan, sebagai mana yang diterapkan oleh pemerintah.

” Mereka dibubarkan pertama tidak memiliki ijin keramaian, dan juga tidak taat protokol. Dengan dalih mereka hanya latihan. Padahal, apapun alasanya keramaian saat ini sangat dilarang keras,” ucap Iris.

Kata Iris lagi, dirinya sempat mengunjungi langsung pemakaman atau lokasi meninggalny korban-korban covid 19 didaerah TPU Palas sangat menyayat hati ,” Kita berharap masyarakat selalu taat akan protokoler kesehatan agar Corona bisa hilang,” kata dia.

Lanjut dia, kesadaran ini tentu semua pihak yang harus mematahui ” Saya memintak kepada masyarakat dan pengusaha patutihi protokol kesehatan apalagi saya melihat usaha-usaha live musik seperti cafe. Banyak di Kota Pekanbaru tidak mengindahkan protokol kesehatan,” pungkas Iris.

Kata dia lebih jauh, dampak covid ini sangat melemahkan ekonomi, maka dengan itu dirinya selaku ketua Pemuda Milenial Pekanbaru mengajak masyarakat ,” Pemerintah harus berperan aktif dalam melakukan kegiatan kegiatan yang tidak diizinkan keramaian,” pungkas dianya.***(MD)

Polisi Jaga 7 Gereja di Meranti, Pastikan Ibadah Natal Terapkan Prokes

Meranti(SegmenNews.com)-Sebanyak 35 personel kepolisian dari Polres Kepulauan Meranti disiagakan di 7 (tujuh) gereja yang ada di Kota Selatpanjang, saat perayaan Natal 2020.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk mengatakan, pengamanan dilakukan agar para jemaat merasa aman dan nyaman saat melaksanakan ibadah.

“Sebelum pelaksanaan ibadah, kita juga telah melakukan sterilisasi gereja. Kita ingin perayaan Natal dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif” kata Eko Wimpiyanto, saat memantau langsung kesiapan personel di lapangan. Jum’at (24/12/2020).

Ketujuh gereja yang mendapatkan pengamanan prioritas yakni, Gereja HKBP Jalan Tengku Umar, GPIB Jalan Teratai, GBI Jalan Merbau, Kalam Kudus Jalan Kartini, GKII Jalan Ibrahim, Gereja Katolik dan GPDI Jalan Yos Sudarso.

“Personel juga memastikan para jemaat menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat beribadah. Yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum masuk gereja,” jelasnya.

Pengamanan yang sama juga dilakukan masing-masing Polsek di Kepulauan Meranti. TNI-Polri menyiagakan personel pada setiap gereja yang akan melaksanakan ibadah Natal.

Sebagaimana diketahui, Polres Kepulauan Meranti menggelar Operasi Lilin Lancang Kuning untuk mengamankan jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Operasi tersebut akan berlangsung sejak 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Untuk personel pengamanan yang diterjunkan sebanyak 55 orang. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari unsur TNI, Polri, serta instasi terkait.

“Berikan pelayanan terbaik. Siapkan mental, fisik serta jaga kesehatan. Niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pesan Eko Wimpiyanto kepada para personel.(Ags)

MPC PP Rohul gelar Rapat Konsolidasi Bersama Seluruh PAC

PP Rohul Gelar Rapat Konsolidasi MPC-PP se Rohul

Rohul(SegmenNews.com)-Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar rapat konsolidasi, bertempat di kantor sekretariat Pemuda Pancasila depan Sapadia Hotel Pasir Pengaraian, Kamis (24/12/2020) sore.

Rapat konsolidasi itu di hadiri Ketua Bidang Kaderisasi MPW PP Provinsi Riau, Bung Oman kusmedi, Ketua MPC PP Rohul, Bung Syahmadi Malau, Sekretaris MPC PP Rohul, Bung Nirwanto SpdI, Bendahara MPC PP Rohul, Bung Nopriman dan seluruh pengurs MPC PP Rohul serta Ketua PAC PP se Rohul.

Ketua MPC PP Rohul, Syahmadi Malau mengatakan, bahwa musyawarah ini lakukan bertujuan untuk memantapkan dan mensolid kepengurusan baik di tingkat Kabupaten maupun di tingkat Kecamatan (PAC).

“Selain bisa bersilaturrahmi antar sesama, kegiatan ini kita lakukan bertujuan untuk mensolidkan kepengurusan kita hingga ke tingkat PAC dengan harapan agar kedepannya Pemuda Pancasila di Rokan Hulu ini semakin maju,” katanya.

Dikatakannya lagi, dalam rapat tersebut juga dilakukan pembekuan PAC se Rokan Hulu kecuali PAC Tambusai Utara. Pembekuan PAC di 15 kecamatan ini berdasarkan keputusan pleno bersama, antara pengurus MPC PP Rohul dan PAC se Rohul serta disaksikan oleh Ketua Bidang Kaderisasi MPW PP Provinsi Riau, Oman Kusmedi.

“Pembekuan PAC tersebut adalah, menciptakan bagaimana kedepan pengurusan PAC satu komando dan ke depannya ada sebuah perubahan serta pengembangan sayap ataupun membesarkan organisasi,” tuturnya.

Lanjut Malau setiap PAC yang sudah dibekukan diberi waktu satu bulan ke depan sesuai dengan keputusan bersama bahwasanya seluruh pihak yang sudah dibekukan kembali dan diberikan amanah untuk membentuk kepengurusan ranting menjadi syarat nanti RPP di setiap Kecamatan yang mereka pimpin.

“Kepada seluruh pengurus PP, baik ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Ranting untuk bersatu demi mewujudkan PP di Rokan Hulu ini bermarwah dan berguna di tengah masyarakat. Dan mari seluruh kader untuk bersama-sama mengembangkan PP ini di Negeri Seribu Suluk ini dan bisa bekerjasama dengan pemerintah di Rokan Hulu,” tutupnya.(fit)

Polres Kepulauan Meranti Akan Tindak Pelanggar Prokes Saat Libur Nataru 2021

Meranti(SegmenNews.com)- Masyarakat Kepulauan Meranti diimbau agar tidak membuat acara yang menimbulkan kerumunan pada momen libur akhir tahun ini.

Harapan itu disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk. Kata Eko, pihaknya tak segan menindak para pelanggar protokol kesehatan (prokes).

“Polri siap memberikan perlindungan dan menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru 2021, khususnya di Kepulauan Meranti,” kata Eko Wimpiyanto, Kamis 24 Desember 2020.

Imbauan ini, ujarnya, sesuai maklumat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis MSi, tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan libur Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021.

Dalam maklumat tersebut, masyarakat diminta tidak menyelenggarakan pertemuan atau kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum. Seperti perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah, pesta atau perayaan malam pergantian tahun, arak-arakan, pawai dan karnaval, dan pesta penyalaan kembang api.

Apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat itu, Kapolri menegaskan setiap anggota wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan.

Kemudian, imbauan yang disampaikan juga sesuai surat edaran Bupati Kepulauan Meranti tentang panduan penyelenggaraan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 di masa pandemi Covid-19.

Pertama, perayaan Nataru 2021 dapat dilaksanakan secara sederhana di rumah masing-masing dan dilarang keras menimbulkan kerumunan.

Kedua, para jemaat dan penyelenggara atau penanggungjawab tempat ibadah/Gereja harus menerapkan secara konsisten protokol kesehatan sebagaimana mestinya.

Ketiga, dilarang menyelenggarakan pesta perayaan Tahun Baru dan sejenisnya di dalam atau luar ruangan dengan menggunakan petasan, kembang api dan sejenisnya serta mabuk minuman keras.

Keempat, semua tempat hiburan terhitung mulai tanggal 31 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021 wajib ditutup.

Kelima, Camat, Lurah/Kepala Desa serta para pihak terkait agar melakukan koordinasi, komunikasi dan mensosialisasikan edaran ini untuk dilaksanakan dengan tertib, disiplin dan penuh rasa tanggung jawab.

Keenam, petugas yang berwenang akan melakukan razia dan penyisiran ke beberapa tempat yang dicurigai menimbulkan kerumunan dan kegaduhan serta memberikan sanksi tegas kepada masyarakat atau pengusaha hiburan yang tidak mematuhi surat edaran sesuai ketentuan peraturan berlaku.(Ags)

Penuhi Standar SNI, Bupati Kepulauan Meranti Kunjungi BPPSI Pekanbaru

Penuhi Standar SNI, Bupati Kepulauan Meranti Kunjungi BPPSI Pekanbaru

Meranti(SegmenNews.com)- Dalam melakukan penerapan standar industri Tepung Sagu sebagai bahan makanan, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan melakukan kunjungan ke Balai Pengembangan Produk dan Standardisasi Industri (BPPSI) Pekanbaru, Kamis (24/12/2020).

BPPSI sendiri berada di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia.

Kedatangan Bupati yang didampingi Plt Kepala Disdagperinkop UKM diwakili
Kepala Bidang Metereologi, Mufrizal dan Plt Kepala UPT Sentra Industri Sagu Terpadu, Miftahulaid SE disambut langsung oleh Kepala BPPSI Pekanbaru, Fathullah, S.T.,M.Sc.

Dalam pemaparannya, Bupati Irwan mengatakan kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka untuk memenuhi standar industri dan SNI. Dimana Kepulauan Meranti juga sudah melakukan penjajakan bersama PT Bulog.

Salah satu yang dibicarakan waktu itu adalah masalah sertifikasi Sagu untuk memudahkan pemasaran seperti Sertifikat Halal dan Sertifikat Kualitas Sagu yang diproduksi di Kepulauan Meranti. Hal itu dianggap penting karena akan menjadi pertimbangan dari Perum Bulog untuk menjalin kerjasama dibidang pemasaran.

“Kita datang ke BPPSI untuk mendapatkan standarisasi produk tepung sagu, karena apa, waktu kita kirim sampel tepung kita ke Pulau Jawa mereka bilang kualitasnya dibawah standar, dan kita juga belum tahu standarnya seperti apa. Karenanya ini jadi mainan oleh pedagang besar ketika mereka menampung produk IKM ini dengan menekan harga, mungkin inilah terobosan yang kita lakukan bagaimana mengetahui standar produk tepung sagu yang sesungguhnya,” kata Irwan.

Dikatakan Irwan, dengan mengetahui standar produk yang diinginkan, maka akan lebih mudah untuk melakukan pembinaan terhadap IKM yang mengolah tepung sagu.

“Dan kita juga perlu tahu
standar minimal yang harus dicapai di Kepulauan Meranti itu berapa dan dengan begitu pembinaan kepada IKM akan lebih mudah. Selain itu kami juga berharap BPPSI juga menetapkan dan menempatkan sagu Meranti sebagai produk halal sehingga kami lebih mudah memasarkan itu,” ujarnya.

Plt Kepala UPT Sentra Industri Sagu Terpadu yang juga merupakan Kepala Seksi Industri Logam, Mesin elektronika, Aneka dan Kerajinan Pada Bidang Perindustrian, Miftahulaid mengatakan pihaknya pihaknya sudah beberapa kali melakukan penjajakan dan uji laboratorium terhadap peningkatan kualitas produk tepung sagu. Hanya saja kali ini untuk mematangkan kegiatan tersebut.

“Kita sudah beberapa kali membawa sampel tepung sagu ini untuk dilakukan uji mutu di laboratorium dan hasilnya itu memang sudah memenuhi standar SNI dan standar industri. Untuk itu selanjutnya adalah bagaimana menstandarkan hal ini kepada seluruh pelaku IKM yang mengelola sagu agar adanya keseragaman,” kata Miftah.

Dikatakan Miftah, yang sering menjadi kendala didalam standar industri adalah tingkat keputihan tepung sagu dimana warga putih merupakan warna identik tepung seperti halnya Gandum dan Tapioka.

“Sebenarnya produk tepung sagu kita ini sudah masuk standar industri, namun yang sering jadi dipermasalahkan itu adalah tingkat keputihan dan beberapa perusahaan minta itu. Namun hal tersebut bukanlah suatu kendala, karena warnanya memang begitu mempunyai kekhasan yang berbeda dari tepung lainnya dan itu tidaklah menjadi masalah, hanya saja jika warnanya putih akan lebih menarik,” ungkapnya.

Kepala BPPSI Pekanbaru, Fathullah dalam sambutannya mengatakan pihaknya sangat senang dan mengapresiasi kedatangan ke BPPSI yang merupakan kunjungan pertama oleh Bupati.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini dan ini kali pertama kunjungan bupati ke BPPSI. Banyak program dan kegiatan yang bisa saling disinergikan untuk mendorong pertumbuhan industri melalui upaya pengembangan produk sumber daya daerah dan bagaimana memenuhi standar produk industri salah satunya seperti industri pengolahan sagu dan lainnya dapat dilakukan uji SNI terhadap tepung sagu yang dihasilkan agar dapat diterima oleh pasar yang luas termasuk sektor industri yang mengunakan bahan baku tepung sagu,” kata Fathullah.

Dia juga mengatakan jika produk sagu asal Kepulauan Meranti sudah diakui secara nasional kualitasnya, hanya saja ada beberapa item barometer yang belum terpenuhi.

“Produk sagu asal Kepulauan Meranti itu sudah diakui secara nasional kualitasnya, kalau mungkin ada yang belum memenuhi itu mungkin ada satu atau dua barometer yang belum memenuhi standar dan kita perlu turun ke lapangan untuk mengecek itu namun secara keseluruhan sudah bagus,” pungkasnya.(Ags)

Polres Kepulauan Meranti Salurkan 10 Ton Beras dari Mabes Polri

Polres Kepulauan Meranti Salurkan 10 Ton Beras dari Mabes Polri

Meranti(SegmenNews.com)- Sebanyak 10 ton beras bantuan dari Mabes Polri untuk masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai disalurkan Polres setempat.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk mengatakan, bantuan beras itu akan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Masing-masing Kepala Keluarga (KK) akan menerima 5 Kg.

“Kita salurkan langsung melalui anggota Bhabinkamtibmas. Sebab, mereka yang paling tau siapa warga yang paling membutuhkan, dan tentunya melibatkan tokoh masyarakat setempat,” kata Eko Wimpiyanto.

Seperti pada Rabu, 23 Desember 2020. Penyaluran beras bantuan Mabes Polri dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Brigadir Harun H Harahap di Desa Kudap, Kecamatan Tasik Putripuyu.

Guna menghindari kerumunan, beras tersebut diantarkan langsung ke 10 rumah penerima bantuan oleh Brigadir Harun bersama Babinsa Koramil 08 Merbau Pelda Suardi, Kades Kudap diwakili staf Banjiri, Kadus 1 Jekki dan Kadus 2 Deman.

Kegiatan sama juga dilaksanakan Polsek Tebingtinggi, Polsek Tebingtinggi Barat, Polsek Rangsang, dan Polsek Rangsang Baarat. Untuk sementara, masing-masing Polsek dijatahi 1 ton beras.

Eko Wimpiyanto berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di tengah pandemi Covid-19.

“Bersama kita berdoa semoga pandemi ini segera berakhir. Tetap ikuti anjuran pemerintah dengan disiplin protokol kesehatan yakni, memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun,” pesannya.(Ags)