Beranda blog Halaman 874

Bupati Irwan dan Anggota DPR RI Achmad Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Tahfiz Insan Qurani

Bupati Irwan dan Anggota DPR RI Achmad PeletakanBatu Pertama Pembangunan Rumah Tahfiz Insan Qurani

Meranti(SegmenNews.com)- Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bersama Anggota Komisi VIII DPR RI H. Achmad, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tahfiz Insan Qurani dan Panti Asuhan Zainab Selatpanjang, bertempat di Jalan Pinang Kelurahan Selatpanjang Timur, Senin (21/12/2020).

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah, Sekretaris Daerah Kep. Meranti Dr. H. Kamsol, Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner, Kadis Perpustakaan Meranti Husni Gamal, Ka. Kanwil Kemenag Riau, Kakan Kemenag Meranti, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Kabag Renc Polres Meranti Kompol. Amir Husein, Camat Tebing Tinggi Rayan Pribadi SH, Danramil Selatpanjang, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Fikri H. Ustadz Fauzy, Dewan Pengasuh Rumah Tahfiz H. Karim, Ustadz Asep, Tokoh Masyarakat/Agama, Para Wali Murid Rumah Tahfiz dan lainnya.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Tahfiz Insan Qurani dan Panti Asuhan Zainab Selatpanjang, langsung dilakukan oleh Bupati Irwan, Anggota DPR RI H. Achmad, serta Ka. Kanwil Kemenag Riau.

Penasehat Rumah Tahfiz Insan Qurani H. Karim dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan Rumah Tahfiz Insan Qurani yang memang sangat dibutuhkan sebagai tempat belajar baca, tulis dan hafal Al-Quran.

Seperti dijelaskannya, hingga saat ini rumah Tahfiz yang dikelolanya belum memiliki gedung permanen, proses belajar mengajar terpaksa dilakukan dengan menumpang di gedung Baznas dan halaman Masjid Agung Darul Ulum, seiring bergulirnya waktu dan kegiatan Rumah Tahfiz Insan Qurani semakin meningkat dan berkembang membuat pengelola harus segera mencari solusi untuk membangun gedung permanen.

Sebagai langkah awal dengan membebaskan lahan yang nanti diatasnya akan dibangun gedung  Rumah Tahfiz Insan Qurani. Rencana ini seat disampaikan H. Karim kepada Bupati Irwan yang langsung mendapat respon luar biasa.

“Ide ini ternyata disambut luar biasa oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, dengan menyerahkan sebidang tanah milik pribadinya untuk membangun gedung Rumah Tahfiz Insan Qurani,” jelas H. Karim.

Meski kini Rumah Tahfiz Insan Qurani sudah memiliki lahan namun H. Karim dan pengelola lainnya juga sangat berharap kepada masyarakat dan donatur lainnya untuk dapat menyisihkan sedikit hartanya membantu pembangunan gedung anak anak memperdalam ilmu baca Al-Quran tersebut sehingga tidak perlu lagi menumpang disana-sini.

Menyikpai hal tersebut, Bupati Irwan dalam sambutannya menyambut baik dan sangat mendukung pembangunan gedung Tahfis Insan Qurani tersebut, menurut Bupati pembangunan rumah ibadah, pesantren dan sejenisnya sudah seharusnya menjadi tanggungjawab seluruh umat islam, tujuannya tak pain adalah untuk membentengi diri anak-anak dari segala perbuatan yang negatif.

“Apalagi kini ancaman kerusakan moral di Meranti sangat luar biasa salah satunya dengan maraknya kasus peredaran Narkoba. Dan rumah tahfiz ini dapat menjadi media membentengi diri anak anak Meranti sejak dini sehingga tidak terpengaruh pada hal-hal yang sifatnya negatif tersebut,” papar Bupati.

Untuk itu agar proses pembangunan ini berjalan dengan cepat, Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama berinfaq membangun Rumah Tahfiz Insan Qurani sebagai bekal diakhirat kelak.

“Mari kita bersama-sama menyumbang untuk pembangunan Rumah Tahfiz ini agar kita sama-sama bisa masuk Syurga,” ucap Bupati dengan senyumannya yang khas.

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota DPR RI H. Achmad, dalam sambutannya Mantan Bupati Rohul 2 Periode yang telah mengggas pembangunan Islamic Center Rohul ini mengungkapkan komitmennya dalam mendukung pembangunan Rumah Tahfiz ini.

Diakui Achmad yang kini duduk di Komisi VIII DPR RI, akan berupaya keras memperjuangkan dana APBN untuk pembangunan Rumah Tahfiz ini.

“Komisi kami membidangi masalah sosial dan keagamaan, dalam APBN tersedia dana yang besar kita akan berupaya meperjuangkan dana untuk pembangunan Rumah Tahfiz Insan Qurani,” ucap Achmad.

Satu hal yang perlu disadari dan kadang terlupakan oleh ujat Islam adalah “jika seseorang mengagungkan agama Allah maka akan diturunkan keberkahan yang melimpah kepada negeri dan masyarakatnya.

“Untuk itu mari kita bersama-sama mendukung pembangunan Rumah Tahfiz Insan Qurani, semoga nantinya akan menghasilkan Hafiz dan Hafizah yang akan mendoakan Meranti lebih baik lagi kedepan,” pungkasnya.

Sekedar informasi dalam kegiatan itu, Anggota DPR RI H. Achmad didampingi Bupati dan Forkopimda juga berkesempatan menyerahkan sejumlah bantuan uang kepada anak-anak penghafal Quran berprestasi disaksikan seluruh hadirin.(Ags)

Dugaan Pelanggaran Paslon 1 Meranti Naik ke Penyidikan

Dugaan Pelangaran Paslon 3 Meranti Naik ke Penyidikan

Meranti(SegmenNews.com)-Tim Kuasa Hukum Paslon 3, Syahrial, Henri Zanita, dan Darul Huda menyebutkan perkara dugaan pelanggaran Pilkada dilakukan tim Paslon nomor urut satu naik ke penyidikan.

“Per tanggal 18 Desember ditingkatkan menjadi penyidikan, jadi penyidik akan mengembangkan perkara ini memanggil saksi-saksi dan nanti mungkin ada yang ditetapkan menjadi tersangka,” ujar Zanita, Minggu (20/12/2020) di posko menebas center Jalan Amelia Selatpanjang.

Dijelaskannya proses penyidikan tersebut nantinya akan dilaksanakan selama 14 hari kerja.

“Kami sangat apresiasi dengan Bawaslu telah bekerja proporsional,” ungkapnya.

Syahrial menambahkan naiknya status laporan mereka membuktikan bahwa laporan mereka terkait pelanggaran saat pilkada benar adanya.

“Ingin sekedar memberitahu kepada siapapun, jangan bermain-main dengan hukum, dan mudah-mudahan ini tetap berlanjut ke tahap persidangan,” tuturnya.

Dirinya juga mengatakan dengan penyidikan ini nantinya pihaknya juga akan melanjutkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ini akan memperkuat lagi bukti-bukti kami di Mahkamah Konstitusi. Bahwa pihak Bawaslu nanti akan menjadi pihak pemberi keterangan di Mahkamah Konstitusi,jadi komplementer dengan langkah kami berikutnya,” ujarnya.

Dirinya juga menekankan dengan adanya penyidikan ini membuktikan bahwa laporan mereka bukan sekedar gertakan saja.

“Jadi bagi yang masih ragu-ragu di luar sana bahwa perjuangan ini hanya perjuangan gertak sambal, tidak! Ini perjuangan yang serius,” tegasnya.

Syarial juga menyampaikan nantinya pihaknya juga akan melengkapi dan menyampaikan “peluru” lainnya untuk meneruskan kasus ini.

“Akan ada hal-hal berikutnya yang akan kami sampaikan dan itu adalah suprise. Ada kejutan-kejutan tak terduga karena ini ibarat bola salju, akan bergulir terus.” Pungkasnya.

Seperti diketahui beberapa waktu yang lalu pihak kuasa hukum Paslon Mahmuzin Taher-Nuriman Khair melaporkan dugaan pelanggaran Kampanye politik uang dan kampanye di luar jadwal yang dilakukan oleh Paslon nomor urut 1 M. Adil-Asmar.

Adapun barang bukti yang dibawa meraka adalah kartu BLT dengan gambar paslon nomor urut 1 serta beberapa saksi yang menerima kartu tersebut. Kartu tersebut disampaikan mereka dibagikan oleh pihak tim sukses Paslon nomor urut 1.

“Kartu BLT dari Paslon nomor urut 1, dugaan pelanggaran bisa jadi money politik pasal 187a ayat 1, menjanjikan. Walaupun belum ada transaksi uang pada saat itu tapi menjanjikan juga masuk unsurnya,” ungkap Zanita.

Selain itu pelanggaran juga dikatakan Zenita karena pembagian kartu tersebut juga dilakukan pada saat masa tenang Pilkada.(Ags)

Empat Kilo Berjalan Kaki Menerjang Banjir, AMM Bakti Sosial di Pedalaman Nerlang

Meranti(SegmenNews.com)-Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kepulauan Meranti melaksanakan bakti sosial bersempena hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Meranti ke-12 di daerah pedalaman Nerlang dengan menempuh transportasi laut dan berjalan kaki menuju ke lokasi bakti sosial sekitar empat kilo sambil menerjang arus banjir, Minggu (20/12/2020).

“Kondisi alam yang menantang dan penuh dengan rintangan, tidak menyurutkan semangat angkatan muda Muhammadiyah Kepulauan Meranti untuk melaksanakan bakti sosial di daerah pedalaman Nerlang, Desa Sungai Tohor Barat, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti,” ujar Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Meranti, Amirlah Jeni SIKom

Menurut Siti Nurjanah SPd, selaku ketua panitia pelaksana kegiatan bakti sosial bersama AMM (Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Tapak Suci, Ikatan Pelajar Muhammadiyah) bersempena HUT Kabupaten Kepulauan Meranti ke-12, kali ini diamanahkan ke Pimpinan Daerah Nasyiyatul Aisyiyah Kepulauan Meranti untuk menjadi pelaksana kegiatan tersebut, Adapun tema kegiatan bakti sosial kali ini bertema “Melalui Bakti Sosial di Daerah Pedalaman, Kita Jadikan Semangat Berbagi Sebagai Karakter Islam Menuju Meranti Berkemajuan”.

“Adapun bentuk kegiatan sosial kali ini ialah penyerahan pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, buku dan alat tulis untuk para siswa dan siswi yang bersekolah di Nerlang, Peralatan Kebersihan untuk sekolah, Masker, APD lainnya serta kegiatan games untuk siswa-siswi yang mengikuti acara bakti sosial tersebut”, ujar perempuan yang akrab disapa Nana tersebut.

Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kepulauan Meranti yang diwakili oleh Ketua Bidang Organisasi dalam sambutannya mengatakan AMM bersepakat bahwa bakti sosial di daerah pedalaman merupakan salah satu dari sekian banyak wujud rasa kemanusiaan antara sesama manusia. Kegiatan ini dilaksanakan bersempena HUT Kabupaten Kepulauan Meranti Ke-12 dengan harapan dapat mengurangi beban orang lain baik secara mental maupun finansial di daerah-daerah pedalaman yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kepala Desa Sungai Tohor Barat, Nordiansor, turut hadir diacara tersebut dan dalam sambutannya mengucapkan ribuan terimakasih kepada Angkatan Muda Muhammadiyah Kepulauan Meranti yang telah sudi berkunjung dan melaksanakan kegiatan bakti sosial sempena HUT Kabupaten Kepulauan Meranti di pedalaman Nerlang Desa Sungai Tohor.

“Kegiatan bakti sosial tersebut menunjukkan kepedulian yang besar dari AMM akan daerah-daerah terisolir dan sangat membantu masyarakat dalam peningkatan mutu dan kualitas pendidikan para siswa-siswi di daerah Pedalaman Nerlang,” ujar Nordiansor.

Dikesempatan lainnya Mukhsin SE, selaku Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Meranti menuturkan kedatangan AMM dari Kota Selatpanjang menuju daerah pedalaman Nerlang ini dengan tujuan untuk menebarkan kebaikan dan mencerahkan semesta menuju Meranti Berkemajuan.

“Pemuda harus hadir ditengah-tengah masyarakat pedalaman dan memberikan kontribusi yang nyata akan kebutuhan masyarakat pendalaman tersebut dengan kegiatan-kegiatan bakti sosial yang insyaAllah yang berkelanjutan dimasa yang akan datang,” pungkasnya.(Ags)

Stock Sembako di Kepulauan Meranti Aman, Harga Masih Stabil

Stock Sembako di Kepulauan Meranti Aman, Harga Masih Stabil

Meranti(SegmenNews.com)- Memasuki akhir tahun menjelang hari besar Natal dan Tahun Baru 2021, biasanya terjadi kenaikan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang diiringi dengan kelangkaan Stock disejumlah pasar di Kota Selatpanjang, untuk mengatasi hal itu Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Dr. H. Kamsol bersama OPD terkait langsung melakukan pemantauan disejumlah pasar, Minggu (20/12/2020).

Turut mendampingi, Kepala Dinas Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kepulauan Meranti Arief Rahman Hakim, Kadis Lingkungan Hidup Drs. H. Irmansyah M.Si, Kadis Perikanan Meranti Eldy Syahputra, Plt. Kadis PU Meranti H. Abu Hanifah, Sekretaris Penanaman Modal Meranti Tunjiarto, Kabid Trantib Pol PP Meranti Mardiana, Kabid Perdagangan Ade Suhartian, Bagian Humas dan Protokol Meranti serta pejabat lainnya.

Pasar pertama yang dikunjungi Sekda Kamsol dan rombongan adalah, Pasar Modern Pelabuhan I Selatpanjang, dilokasi ini Sekda melihat secara langsung aktifitas jual beli yang cukup menggeliat ditengah tekanan ekonomi dan Pandemi Covid-19 di Kepulauan Meranti. Sekda juga melakukan dialog dengan sejumlah pedagang Sembako yang mengaku harga masih tergolong stabil begitu juga ketersediaan stock.

Begitu juga dengan harga Sembako yang dijual pedagang dan ketersediaan stock di Pasar Sungai Juling Selatpanjang, sejauh ini belum ada kelangkaan stock dan kenaikan yang signifikan.

Namun yang pasti harga Sembako di Kota Selatpanjang masih tergolong tinggi dibandingkan Kabupaten Kota lainnya, hal itu disebabkan karena Cost tambahan yakni transportasi menuju daerah Kepulauan Meranti dimana sebagian besar item Sembako masih dipasok dari Sumatera dan Jawa.

Sekedar informasi daei data yang dihimpun Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, harga Sembako dipasaran Selatpanjang masih stabil meski terjadi sedikit fluktuasi namun masih dalam batas kewajaran. Kenaikan terjadi kisaran 1000-5000 rupiah untuk Beras, 1 papan Telur, Cabai Merah, dan Daging Sapi.

Secara rinci sebagai berikut, 1. Beras Premium/Kg Rp. 13.000-14.000, Bawang Merah Rp. 35.000-36.000, Cabe Merah Rp. 50.000-52.000, Telur I Papan Rp. 22.000-24.000, Daging Sapi Rp. 130.000-135000, Sementara Gula Pasir, Minyak Goreng dan Tepung Terigu belum ada kenaikan.

Dalam kegiatan itu selain melakukan peninjauan harga dan stock Sembako disejumlah pasar, Sekda Meranti dan rombongan juga berkesempatan melihat gedung baru Pasar Modern yang telah selesai namun belum difungsikan, direncanakan nanti seluruh pedagang yang masih berjualan diluar pasar modern atau diruas jalan akan ditertibkan dan diminta masuk kedalam karena dinilai merusak keindahan kota serta biang kemacetan.

Kemudian Sekda juga mengecek gorong-gorong yang berada disepanjang jalan Iman Bonjol Selatpanjang, dalam pantauannya masih banyak masyarakat yang tidak tertip dengan membuang sampah sembarangan sehingga menyebabkan tersumbatnya parit. Untuk mengatasi hal ini Sekda meminta dinas terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Meranti untuk memperbanyak Tong Sampah dan lebih menggencarkan sosialisasi ditengah masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan serta keindahan kota.

Terakhir Sekda dan rombongan juga berkesempatan melihat usaha UMKM pembuatan kue Semprong, disitu Sekda cukup takjub dengan kekuatan UKM yang tak terlalu terpengaruh dengan kondisi Pandemi Covid-19, dimana produksi dan penjualan tetap berjalan seperti biasa.(Ags)

Bupati Irwan Serahkan Bantuan 4 Unit Kapal Tangkap Beserta Alat 

Bupati Irwan Serahkan Bantuan 4 Unit Kapal Tangkap Beserta Alat

Meranti(SegmenNews.com)-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya Nelayan penangkap ikan, salah satu cara yang dilakukan adalah dengan memberikan bantuan Kapal penangkap ikan lengkap dengan peralatan pendukung seperti yang dilakukan oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, saat ini dengan menyerahkan bantuan Kapal serta Alat penangkap ikan kepada kelompok Nelayan, bertempat di Halaman Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kepulauan Meranti, Sabtu (19/12/2020).

Hadir mendampingi Bupati Meranti dalam penyerahan bantuan Kapal Nelayan ini, Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner, Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Meranti Eldy Syahputra, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Perwakilan Nelayan penerima bantuan dan lainnya.

Seperti dijelaskan Kepala Dinas Perikanan Meranti Eldy Syahputra, bantuan Kapal dan peralatan tangkap ini bersumber dari dana DAK Kementrian Perikanan dan Kelautan Tahun 2020 sebesar 1 Miliar lebih. Secara rinci bantuan itu terdiri dari 4 Unit Kapal Maksimal 3 GT, dan I Unit Kapal Ukuran 4 GT, lengkap dengan alat tangkap seperti jaring dan lainnya.

Bantuan Kapal dan alat penangkap ikan ini diberikan kepada beberapa kelompom Nelayan diantaranya Tuah Mekar dari Desa Mekar Sari, Kelompok Nelayan Andalan Batang Meranti Pulau Merbau, Kelompok Nelayan Sinar Bahari Tj. Padang dan lainnya.

Menyikapi penyerahan bantuan tersebut, disambut baik oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menurutnya bantuan ini adalah bukti perhatian yang tinggi Pemerintah Daerah kepada masyarakat Nelayan yang ada di Kepulauan Meranti. Iapun berharap dengan adanya bantuan ini dapat meningkatkan hasil tangkap ikan Nelayan sehingga semakin sejahtera.

“Semoga bantuan ini dapat meningkatkan kemampuan Nelayan dalam melaut dengan mendapat tangkapan ikan yang lebih banyak sehingga semakin sejahtera,” harap Bupati.

Selanjutnya, agar bantuan tersebut memberikan manfaat maksimal sesuai dengan target yang ingin dicapai, Bupati Irwan berpesan kepada kelompok Nelayan penerima bantuan dapat memeliharanya dengan baik jangan sampai rusak apalagi dijual.

“Saya berpesan bantuan ini dapat dipergunakan dan dipelihara sebaik mungkin jangan sampai terdengar kabar dijual, sebab amat disayangkan sekali Kapal dan perlengkapan melaut yang mahal ini rusak apalagi dijual karena yang rugi adalah masyarakat kelompok penerima bantuan,, jelasnya.

Sekedar informasi, dalam kegiatab itu Bupati Irwan dan rombongan juga berkesempatan mencoba kapal penangkap ikan ini dan hasilnya cukup memuaskan.(Ags)

Bupati Irwan Ajak Masyarakat Bersatu Majukan Negeri Sagu

Bupati Irwan Ajak Masyarakat Bersatu Padu Majukan Negeri Sagu

Meranti(SegmenNews.com)-Sabtu 19 Desember 2020 merupakan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti ke-12 Tahun 2020, puncak Hari Jadi Meranti kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena digelar dengan sederhana ditengah Pandemi Covid-19 mengikuti Protokol Kesehatan, dalam acara Rapat Paripurna DPRD Meranti, meski begitu Peringatan HUT Meranti tetap berlangsung hikmat dengan tidak menghilangkan semangat perjuangan seluruh masyarakat Meranti dalam menyongsong cita-cita, bertempat di Gedung DPRD Meranti.

Rapat Paripurna Peringatan HUT Meranti Ke-12 Tahun 2020, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah dan dihadiri Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, Wakil Ketua DPRD Iskandar Budiman, Wakil Ketua DPRD H. Khalid Ali beserta Anggota DPRD Meranti, Forkopimda, Sekda Meranti Dr. H. Kamsol, Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti 2020-2024 H. Adil-H. Asmar, Hery Saputra SH, H. Nuriman, Tokoh Pemekaran Meranti H.mwan Abu Bakar dan lainnya, Jajaran Pejabat Eselon II dan III Dilingkungan Pemkab. Meranti, Pimpinan Partai Politik, Pimpinan Perbankan/Perusahaan, Tokoh Agama/Adat, Perwakilan LSM, dan Masyarakat lainnya.

Prosesi peringatan Hari Jadi Meranti diawali dengan penyerahan sejumlah penghargaan yang diraih oleh Kabupaten Kepulauan Meranti ditahun 2020, Pertama Juara Umum Daerah Paling Berhasil Mengatasi Masalah Stunting dari Pemprov Riau. Kedua Penghargaan Penyaluran Dana BLT Tepat Waktu kepada 31 Desa dari Kementrian Desa. Penghargaan Terbaik Pengelolaan Dana Desa dari Kementrian Desa. Penghargaan Akuntabiltas Pengelolaan Keuangan Daerah dengan meraih WTP 5 Kali berturut-turut dari Menteri Keuangan. Juara I Nasional Puskesmas Berpestasi Kategori Daerah Terpencil dari Kementrian Kesehatan RI. Juara III Nasional Posyandu Remaja Setia Pari Kec. Pulau Merbau Kategori Vidio Jambore Konselor Sebaya Kader Posyandu atas nama M. Zulkarnain.

Penyerahan penghargaan langsung diberikan oleh Bupati Drs. H. Irwan M.Si kepada perwakilan penerima.

Sekedar informasi dalam kegiatan itu juga dilakukan Pandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal ini Bupati Drs. H. Irwan M.Si dengan Direktur PT. Novatek Eko Solusi Hasanah Candra dalam hal Revitalisasi Penyediaan Fasilitas Air Bersih di Kota Selatpanjang dan sekitarnya.

Dalam pidatonya sempena HUT Meranti Ke-12 Tahun 2020, Bupati Irwan mengucapkan terima kasih kepada para tokoh pemekaran dan seluruh masyarakat yang telah berhasil memperjuangkan terbetuknya Kabupaten Kepulauan Meranti sehingga kini jauh lebih maju dibanding sebelum pemekaran.

Selanjutnya agar Kepulauan Meranti terus maju dan berkembang Bupati mengajak masyarakat untuk berfikir konstruktif dan kreatif dengan meninggalkan cara berfikir destruktif saling hujat karena mainset seperti itu menurutnya hanya akan membawa kemunduran bagi daerah.

Apalagi saat ini Meranti dihadapi dengan tantangan yang begitu keras diantaranya

Tantangan Geografis, Geo Politik, Kebijakan Keuangan, Pembatasan perdagangan lintas batas, Pembatasan pengelolaan lahan hutan dan masih banyak lagi, namun begitu pembangunan yang merata dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat  harus tetap dilakukan.

Lebih jauh dijelaskan Irwan, selama 12 tahun inu berbagai upaya untuk membangun daerah telah dilakukan oleh Pemkab. Meranti seperti membangun infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan, gedung sekolah dan lainnya.

Diantara yang telah dilakukan adalah membangun jalan sepanjang 8000-an KM, 64 Ruas Jalan Pemukiman dan masih ada 1000-an jalan lagi yang harus dituntaskan yang kini telah menjadi prioritas pembangunan ditahun 2021, Pembangunan pelabuhan RoRo dan Pelabuhan Kecamatan untuk membuka Isolasi, Peningkatan Elektrifikasi sudah mencapai 80 persen, Terobosan pelayanan kesehatan dengan membangun Gedung Puskemas ditiap Kecamatan, Menaikan Kelas RSUD Merati yang dilengkapi dengan peralatan dan didukung oleh puluhan tenaga Dokter Spesialis, Sektor pendidikan membangun 8 gedung sekolah dan merevitalisasi sejumlah gedung yang tak layak dan akan berlanjut ditahun 2021, Menjalin Kerjasama Dengan Berbagai Perguruan Tinggi dalam upaya Peningkatan SDM, Berprestasi dalam Seni Baca Al-Quran, Mendorong berdirinya Pesantren, Perluasan Sawah dan Ladang Padi yang telah mampu memenuhi 50 persen kebutuhan beras masyarakat Meranti, Pengembangan Potensi Sagu dengan menjadikan Sagu sebagai Pangan Alternatif Nasional, Membangun Centra Industri Sagu untuk pengembangan UMKM, Memiliki Balai Bina Benih Ikan Kakap Putih.

Alhasil dengan berbagai gebrakan tersebut Pemkab. Meranti berhasil melakukan penurunan angka kemiskinan sebesar 17 persen dari 43 persen kini menjadi 26 persen. Dan upaya yang paling luar biasa adalah dengan mempertahankan APBD Meranri di angka 1 Triliun dan berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan daerah 5 tahun berturut-turut.

Namun meski Meranti telah berhasil meraih berbagai capaian dan prestasi selama 12 tahun terakhir, diakui Bupati Irwan kedepan masih banyak PR besar menanti untuk itu Bupati mengajak segenap masyarakat Meranti untuk tetap bersatu padu membangun negeri Sagu sesuai dengan Tag Line HUT Meranti Ke-12 Tahun 2020 saat ini.

“Mari bersama kita wujudkan Visi dan Misi Meranti dengan menjadikan Negeri Sagu sebagai kawasan niaga yang maju dan unggul dalam tatanan masyarakat madani,” ucap Irwan.

Dan terakhir dalam pidatonya Bupati Irwan mengatakan, dengan telah berakhirnya Pilkada Meranti ia mengajak kepada Bupati terpilih nanti dapat merangkul semua pihak untuk bersama-sama membangun Meranti menuju Meranti yang cemerlang terbilang dan gemilang.

Rapat Paripurna HUT Meranti Ke-12 Tahun 2020, ditutup dengan acara makan bersama dan silahturahmi antara Pemkab. Meranti, Forkopimda, Legislator DPRD Meranti dengan masyarakat.(Ags)

DPRD Gelar Paripurna Hari Jadi Kepulauan Meranti Ke-12

Meranti(SegmenNews.com)-Sabtu 19 Desember 2020 Kabupaten Kepulauan Meranti memperingati Hari Jadi ke-12. Salah satu agenda penting dalam mengenang sejarah perjuangan pemekaran daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat menggelar rapat paripurna istimewa yang berlangsung di Balai Sidang DPRD.

Paripurna dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Dipimpin Ketua DPRD Kepulauan Meranti Ardiansyah SH MSi, didampingi Wakil Ketua I DPRD H Khalid Ali SE, dan Wakil Ketua II Iskandar Budiman SE.

Turut hadir Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan MSi, Kapolres AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, Sekda Dr. H. Kamsol, para pejuang pemekaran, srikandi, para Calon Bupati dan Wakil Bupati 2020, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Kepala Bagian di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Camat, tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama, budayawan dan cendikiawan.

Dalam pidatonya, Ardiansyah mengatakan, pertemuan ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas apa yang telah diraih. Hari Jadi ke-12 ini sebagai cermin sejauh mana jati diri anak negeri membawa eksistensi daerah ke arah lebih maju sesuai cita-cita para leluhur dan pelaku sejarah Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Makna yang terkandung di dalam Hari Jadi yang jatuh hari ini adalah bagaimana mengingatkan kita kepada ajaran-ajaran kebaikan, nilai keikhlasan, makna perjuangan dan pengabdian,” kata Ardiansyah.

Menurutnya, Hari Jadi ke-12 ini juga merupakan momen untuk memupuk semangat kebersamaan dan persatuan. Banyak kemajuan dan prestasi yang telah diraih, namun masih ada PR besar untuk memajukan Kepulauan Meranti ke depan.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Jadi ini sebagai momentum untuk mengevaluasi hasil pembangunan yang telah dilaksanakan sebagai acuan pembangunan kedepannya dengan karya dan prestasi yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Dikakan Ardiansyah, penetapan daerah Kepulauan Meranti sebagai kabupaten merupakan buah dari perjuangan para tokoh-tokoh pendiri yang tak kenal lelah dan tanpa pamrih.

“Kita doakan agar para pejuang yang masih hidup diberikan kelapangan dan kesehatan. Sedangkan yang sudah meninggal dunia, kita doakan semoga dilapangkan kuburnya dan suatu saat kelak berhimpun dalam barisan penghuni syurga,” ungkap Ardiansyah, dan diaminkan para undangan yang hadir.

Sementara, Bupati Irwan dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para pendahulu, pejuang pemekaran selaku founding father pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Penetapan Kepulauan Meranti sebagai daerah otonomi baru merupakan berkah dan nikmat yang tak terhingga dari Allah SWT. Perlu kita renungi bahwa, berbagai aspek sosial pembangunan yang kita nikmati sekarang ini merupakan implementasi dari pemekaran kabupaten ini,” kata Irwan.

Hari Jadi ke-12 memiliki makna sangat mendalam bagi Irwan. Karena selain diperingati di tengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19, juga merupakan momen di akhir masa jabatan setelah 10 tahun dipercayakan mengemban amanah memimpin Kepulauan Meranti.

“Semoga Bupati dan Wakil yang akan dilantik nantinya mampu memberikan yang lebih baik dari apa yang sudah kami lakukan,” harapnya.

Irwan menjelaskan, selama 12 tahun sejak dimekarkan banyak pengalaman berharga baik tantangan maupun hambatan yang dilalui dalam membanguan daerah ini. Seperti tantangan geografis, yakni alam Kepulauan Meranti membutuhkan kos besar untuk membangun. Kemudian perubahan geopolitik, yang berujung perubahan kebijakan baik di tingkat pusat maupun provinsi yang berdampak pada komposisi keuangan daerah.

“Begitu juga perubahan-perubahan kebijakan tingkat pusat yang membatasi gerak kreasi kita membangun daerah,” jelasnya.

Bagaimanapun situasi tersebut, sambung Irwan, upaya meletakkan pondasi pembangunan terus dilakukan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat yakni, fokus pada program yang memperhatikan aspek pertumbuhan (growth), pemerataan (developing), dan berkelanjutan (sustainable).

“Diantara yang menjadi fokus kita adalah menstabilkan keuangan daerah. Alhamdulillah, APBD kita tetap berada dalam kisaran satu triliun lebih hingga tahun depan. Tanpa uang kita akan sulit membangun, dan alhamdulillah kita mampu mengelola dengan baik hingga mendapatkan delapan opini WTP berturut-turut,” beber Irwan.

Diungkapkannya, bahwa apapun visi dan misi pemerintah daerah pada akhirnya tujuan pokok dari pembangunan daerah adalah pembangunan manusia daerah itu sendiri. Dalam istilah statistik diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pengukuran dilakukan dengan perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup.

“Alhamdulillah IPM kita terus naik dari angka 59,71 poin tahun 2010, dan sekarang sudah 65,93 poin atau naik 6,22 poin dalam 10 tahun terakhir,” sebutnya.(Ags)

Natal dan Tahun Baru di Meranti, Hanya Kegiatan Ibadah, Tanpa Kembang Api

Natal dan Tahun Baru di Meranti, Hanya Kegiatan Ibadah, Tanpa Kembang Api

Meranti(SegmenNews.com)- Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dipastikan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) akan diwarnai sejumlah aturan karena dirayakan di tengah Pandemi Covid-19.

Termasuk di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Perayaan Nataru di daerah ini tetap akan dilaksanakan, namun harus mematuhi aturan dan sesuai protokol kesehatan.

Hal ini berdasarkan rapat koordinasi (rakor) yang digelar Polres Kepulauan Meranti bersama unsur terkait setempat di Rupama Polres. Jum’at (18/12/2020).

Rakor dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto Harjito SIk, diwakili Kabag Ops Kompol Joni Wardi SH, Kasat Intelkam AKP Syaiful, Danramil 02 Tebingtinggi diwakili Peltu Lakattang, Danposal Selatpanjang diwakili Serma Mujiatno, Bidnasel Dishub Azwan, KSOP Selatpanjang M. Ridha, Kabid Linmas Satpol PP Masdiana, serta perwakilan PT. Pelindo Amdan.

Pihak Polres berharap masing-masing instansi yang terlibat dalam Operasi Lilin Lancang Kuning 2020 dapat saling bersinergi dalam menjaga kondisi Kabupaten Kepulauan Meranti tetap aman dan kondusif.

“Untuk posko pelayanan dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru akan dibuat menjadi dua, yakni di Pelabuhan Tanjung Harapan dan di Jalan Diponegoro depan Hotel Indobaru,” kata Djoni Wardi.

Dalam rapat juga disampaikan, bahwa adanya pembatasan kegiatan pada perayaan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pertama, Natal tahun ini dibolehkan melaksanakan kegiatan ibadah di Gereja, namun tetap membatasi jumlah jemaat yang akan melaksanakan ibadah dan menjaga jarak.

Kemudian, perayaan Natal dan tahun baru di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak dibenarkan atau dilarang menggunakan kembang api atau semacamnya.

Selanjutnya, selama perayaan Natal dan tahun baru tempat hiburan dan wisata agar ditutup sementara.(Ags)

Banjir Dijadikan Kolam Renang Dadakan di Meranti

Meranti(SegmenNews.com)- Air pasang laut atau banjir Rob yang menggenangi wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti hingga meredam sebagian ruas jalan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berenang.

Seperti yang terjadi di Jalan Dorak Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi yang mendadak berubah menjadi tempat rekreasi kolam renang yang sangat luas, karena genangan air yang cukup tinggi, setelah daerah itu dibanjiri air pasang laut.

Bukanlah menjadi suatu bencana, justru fenomena ini menjadi tempat bermain bagi anak-anak bahkan orang dewasa. Karena mereka bisa bermain air dan tidak perlu jauh-jauh pergi ke kolam renang yang masuknya harus membayar.

Salah seorang warga sengaja membawa anak-anaknya untuk bermain di lokasi tersebut untuk bermain air. Menurutnya hal tersebut merupakan kejadian yang sangat jarang terjadi.

“Saya sengaja membawa anak-anak untuk bermain air disini, karena ramai dan jarang terjadi. Memang pasang Keling itu tiap akhir tahun memang terjadi, tetapi jarang- jarang airnya setinggi ini,” kata Ira, salah seorang warga Selatpanjang.

Meski demikian, banjir rob jangan dianggap sepele. Dikhawatirkan adanya hewan berbisa bisa naik ke daratan saat air pasang meluap ke jalan. Selain itu dikhawatirkan arus yang sangat deras.

“Kerugian secara materil dan korban jiwa tidak ada untuk sementara. Kami mengimbau agar masyarakat khususnya orang tua untuk menjaga anaknya tidak bermain-main di air, bahkan saat air pasang arus air semakin kencang dan ini sangat berbahaya,” ujar Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK.

Dikatakan Eko, pengawasan terhadap anak-anak itu lebih difokuskan dari orangtua dan ini sangatlah bermanfaat jika orangtua selalu aktif dalam melihat aktifitas anak-anak mereka.

“Tolong dijaga anak-anaknya, dan jangan sampai orangtua lalai akan perilaku anaknya ketika melihat air pasang naik. Ini demi untuk keselamatan kita bersama-sama sehingga peristiwa yang tidak kita inginkan tidak akan terjadi apabila kita bisa mencegahnya dari awal,” terangnya.

Sementara itu, luapan air laut ini justru menjadi momok menakutkan bagi pemilik kendaraan bermotor. Selain dapat merusakan mesin kendaraan, air laut juga bisa membuat body kendaraan cepat berkarat.

“Kalau sudah terkena air asin, pulang ke rumah harus cepat cepat di cuci.‎ Karena bisa berakibat fatal kalau dibiarkan saja,” kata Bujang salah seorang warga Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi.(Ags)

Tim Kuasa Hukum Paslon Menebas Terus Usut Diduga Paslon Nomor 1 Sebarkan Kartu BLT

Meranti(SegmenNews.com)- Pihak Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati Kepulauan Meranti nomor urut 3 Mahmuzin Taher dan Nuriman Khair hingga saat ini masih belum menerima hasil rekapitulasi suara melalui rapat pleno KPU Kepulauan Meranti beberapa waktu yang lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Paslon 3 yaitu Syahrial, Henri Zanita, dan Darulhuda saat memberikan keterangan pers di Cafe Kopitiam Selatpanjang, Jum’at (18/12/2020).

Syahrial menyampaikan pihaknya belum menerima hasil apapun terkait Pilkada Kepulauan Meranti, sehingga saat Rapat pleno hasil rekapitulasi suara Pilkada Kepulauan Meranti pihaknya juga tidak mau menandatangi berita acara.

Hal tersebut dijelaskanya karena Meraka masih melakukan proses hukum terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Paslon nomor urut 1.

“Kita masih belum menerima hasil kemarin, karena kita masih melakukan upaya hukum. Sehingga itu pilihan kita sampai ada keabsahan terhadap proses hukum yang dilakukan,” ujar Syahrial.

Syahrial mengatakan mereka masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Bawaslu Kepulauan Meranti terkait pelanggaran yang dilakukan pihaknya.

Bahkan dirinya menilai bahwa seluruh bukti dan saksi sudah mereka serahkan kepada pihak Bawaslu untuk melengkapi berkas mereka.

“Kemarin ada 11 saksi yang sudah diperiksa. Walaupun ada beberapa saksi yang mengundurkan diri. Walaupun demikian bukti dan saksi tersebut bagi kami itu sudah lebih dari cukup. Jadi mudah-mudahan sudah memenuhi dan sudah membuktikan,” tuturnya.

Dari informasi yang diterimanya, Syahrial menambahkan saat ini pihak Bawaslu Kepulauan Meranti masih melakukan pendalaman melalui saksi ahli.

Dimana sesuai jadwal sesuai tanggal pelaporan, hasil penyelidikan apakah ditingkatkan atau tidak akan ditentukan esok hari.

“Tinggal minta keterangan ahli oleh Bawaslu dan kami yakin-seyakinnya itu terbukti,” pungkasnya.

Pada prinsipnya pihaknya tetap siap menang maupun kalah dalam perhelatan Pilkada ini. Hanya saja dirinya berharap pihak penyidik terhadap kasus yang mereka sampaikan juga bisa diproses secara adil.

“Kalah menang biasa saja, namanya kontestasi. Namun kita tidak mau proses ini dicederai dengan pelanggaran hukum. Kita hanya bisa menghimbau Bawaslu bisa berfikir objektif dan melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi mereka,” tutupnya.(Gus)

Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) Menuju Negeri Bahari Sejahtera (Menebas) terus usut praduga Paslon nomor urut 1 Sebarkan Kartu Bantuan Langsung Tunai (BLT) disaat Minggu tenang.

Hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Pasangan Paslon Menebas nomor urut 3 Syahrial, S.H, S.Sos.I, M.Si, M.H didampingi Henri zanita, S.H, M.H dan Darul Huda, S.H, S.Pd, M.Pd, M.H. Di Kopitiam lantai 2 Jalan Diponegoro Selatpanjang. Jum’at (18/12/2020).

Dirinya menyampaikan pihaknya belum menerima hasil apapun terkait Pilkada Kepulauan Meranti, sehingga saat Rapat pleno hasil rekapitulasi suara Pilkada Kepulauan Meranti pihaknya juga tidak mau menandatangi berita acara.

Hal tersebut dijelasknnya karena Meraka masih melakukan proses hukum terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Paslon nomor urut 1. Ia berharap masyarakat yang bersedia menjadi saksi pelapor tidak perlu takut memberikan keterangan di Bawaslu, karena penyebaran kartu dengan janji janji untuk mempengaruhi pemilih, apalagi dalam masa hari tenang adalah pelanggaran serius Paslon nomor urut 1.

“Paslon 1 sebagai terlapor belum memiliki kapasitas untuk menyebar Kartu BLT dan Kartu lainnya itu, karena kapasitasnya masih calon, bukan Kepala Daerah yang sudah dilantik,” terangnya.

Menurut Syahrial, Tindakan Paslon itu menyebar Kartu BLT di hari tenang dengan janji janji untuk mempengaruhi pemilih adalah tindakan pidana pemilukada, antara lain tercantum dalam beberapa pasal. Masyarakat perlu menganalisa kepastian realisasi janji yang disampaikan saat Kartu itu diberikan oleh Paslon 1, mengingat kemampuan APBD yang masih bergantung pada DAK, DAU dan DBH dari pusat yang sudah jelas alokasi peruntukannya, sedangkan PAD masih sangat kecil.

“Ditariknya kembali Kartu itu dari masyarakat penerima, dapat dikatakan sebagai bukti bahwa Kartu itu hanya alat janji untuk mempengaruhi pemilih, dimana pendistribusian kartu tersebut tanpa ada ketentuan syarat dan kriteria calon penerima yang betul betul layak menerima BLT,” ucapnya.

Lebih jauh dikatakannya, upaya Paslon 1 mengamankan para saksi-saksi kasus itu adalah indikasi bahwa mereka menyadari tindakan menyebar Kartu BLT dengan janji-janji dimasa hari tenang adalah pelanggaran pemilukada.

“Kita masih belum menerima hasil kemarin, karena kita masih melakukan upaya hukum. Sehingga itu pilihan kita sampai ada keabsahan terhadap proses hukum yang dilakukan,” ujar Syahrial.

Syahrial mengatakan mereka masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Bawaslu Kepulauan Meranti terkait pelanggaran yang dilakukan pihaknya.

Bahkan dirinya menilai bahwa seluruh bukti dan saksi sudah mereka serahkan kepada pihak Bawaslu untuk melengkapi berkas mereka.

“Kemarin ada 11 saksi yang sudah diperiksa. Walaupun ada beberapa saksi yang mengundurkan diri. Walaupun demikian bukti dan saksi tersebut bagi kami itu sudah lebih dari cukup. Jadi mudah-mudahan sudah memenuhi dan sudah membuktikan,” tuturnya.

Dari informasi yang diterimanya, Syahrial menambahkan saat ini pihak Bawaslu Kepulauan Meranti masih melakukan pendalaman melalui saksi ahli.

Dimana sesuai jadwal sesuai tanggal pelaporan, hasil penyelidikan apakah ditingkatkan atau tidak akan ditentukan esok hari.

“Tinggal minta keterangan ahli oleh Bawaslu dan kami yakin-seyakinnya itu terbukti,” pungkasnya.

Pada prinsipnya pihaknya tetap siap menang maupun kalah dalam perhelatan Pilkada ini. Hanya saja dirinya berharap pihak penyidik terhadap kasus yang mereka sampaikan juga bisa diproses secara adil.

“Kalah menang biasa saja, namanya kontestasi. Namun kita tidak mau proses ini dicederai dengan pelanggaran hukum. Kita hanya bisa menghimbau Bawaslu bisa berfikir objektif dan melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi mereka,” tutupnya.(Ags)