Optimalkan Pencegahan Covid-19, Kapolres Meranti Harap Tim Satgas Terus Bersinergi dan Bahu-membahu
Meranti(SegmenNews.com)- Tim gabungan telah melakukan upaya-upaya berupa tindakan-tindakan operasi yustisi untuk mencegah atau memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kepulauan Meranti, Riau. Minggu (8/11/2020).
“Harapan saya nantinya adalah semua instansi yang terlibat dalam Satgas Covid-19 ini bisa bersinergi dan saling bahu membahu untuk lebih mengoptimalkan lagi upaya-upaya yang dilakukan khususnya dalam upaya pencegahan,” harap Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk.
Kemudian, kata Eko Wimpiyanto, untuk arus keluar masuk warga masyarakat yang ada di wilayah Kepulauan Meranti khususnya di pelabuhan-pelabuhan pihaknya juga sudah membentuk posko yang bekerjasama dengan instansi-instansi yang terkait untuk melakukan upaya-upaya pencegahan baik melalui masyarakat yang masuk harus menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Selanjutnya, untuk anggota kepolisian dan pengunjung Markas Polres Kepulauan Meranti wajib cuci tangan dan cek suhu tubuh saat memasuki mako. Hal tersebut sebagai tindakan pencegahan dini terhadap penyebaran Covid-19.
“Pengukuran suhu tubuh dilakukan untuk memastikan kondisi anggota dalam keadaan sehat. Sehingga dapat melaksanakan tugas sebagai pelayanan masyarakat secara maksimal, begitu juga pengunjung. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari setelah merebaknya Covid-19, sebagai langkah deteksi dan antisipasi dini,” ujarnya.
Untuk anggota yang positif, kata Eko Wimpiyanto pula, akan diberikan perhatian lebih bagi personil tersebut baik personil polres maupun polsek.
“Ada sepuluh orang anggota kita yang positif dan semuanya sudah sembuh berkat dari upaya-upaya yang dilakukan termasuk kedisplinan anggota masing-masing individu kita yang ingin segera cepat sembuh sehingga akhirnya bisa bergabung dengan masyarakat lagi,” pungkasnya.(Ags)
Massa di Kepulauan Meranti Serukan Boikot Produk Negara Perancis
Meranti(SegmenNews.com)-Puluhan orang dari berbagai ormas Islam di Kepulauan Meranti melakukan Seruan Aksi Damai Bela Rasulullah SAW di depan Telaga Bening, Jalan Merdeka Selatpanjang, Minggu (8/11/2020).
Aksi itu merupakan bentuk respon umat di Kepulauan Meranti atas sikap Presidan Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW dan umat Islam. Selain itu mereka juga mengecam dan mengutuk keras presiden yang sudah berkali-kali mempropagandakan kebenciannya pada Islam.
Mereka di antaranya dari Front Pembela Islam (FPI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Dewan Mesjid Indonesia Kepulauan Meranti, BEM AMIK Selatpanjang, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Nurul Hidayah, Badan Waqaf Alquran (BWA) Kepulauan Meranti dan lain-lain.
Selain itu aksi tersebut juga dihadiri Ketua MUI Kepulauan Meranti, H Mustafa, Ustadz H Ahmad Fauzi Pimpinan Pondok Pesantren Darul Fikri dan Yayasan Fitrah Madani, Ketua DPW FPI Kepulauan Meranti, Hendrizal alias Bocang, dan ketua Pemuda Pancasila Kepulauan Meranti, Asnan Mahadar.
Massa yang didominasi berpakaian putih-putih dan hitam ini tampak membawa bendera tauhid dan merah putih. Mereka juga menggelar mimbar orasi di depan Telaga Bening secara bergantian. Di belakangnya tampak banner bertuliskan “Aksi Damai Bela Nabi, Membela Kehormatan Nabi” selain itu ada juga spanduk bertuliskan “Hukuman Mati Untuk Penghina Nabi”.
Seluruh massa aksi juga tampak menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aksi damai ditengah Pandemi Covid-19, diantaranya menjaga jarak dan memakai masker.
Ketua MUI Kepulauan Meranti, H Mustafa SAg MM dalam tausiyahnya menegaskan jangan pernah diam jika Nabi Muhammad SAW dihina. Dia mengajak seluruh umat Islam untuk menunjukkan kecintaan dan pembelaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Jangan pernah berikan ruang sekecil apapun, kepada siapa pun yang ingin merendahkan melecehkan Nabi kita Sayyiduna Muhammad SAW,” ujar Mustafa.
Sementara itu Ketua DPW FPI Kepulauan Meranti, Hendrizal alias Bocang mengecam dan mengutuk keras pelanggaran toleransi terhadap kebebasan beragama. Dalam orasinya, Bocang juga menyuarakan mengajak pemboikotan terhadap produk Perancis, sehingga dapat melumpuhkan ekonomi negara tersebut.
“Kita umat Islam tidak pernah mengganggu kebebasan beragama terhadap yang berbeda akidah dengan kita, padahal kita di Indonesia ini merupakan umat muslim terbesar di dunia. Jadi ketika Rasulullah dihina, kita pasti akan bertindak bertaruh nyawa sekalipun. Selain itu sebagai bentuk kekecewaan mari kita boikot semua produk Perancis, mari kita buat mereka miskin dengan tidak membeli dan mengkonsumsi produk buatan mereka,” ujar Bocang.
Sementara itu salah satu peserta aksi, Fefen mengatakan, aksi ini merupakan bentuk sikap umat di Kepulauan Meranti terhadap pelecehan yang dilakukan oleh Presiden Perancis. Sebab, masyarakat merasa terhina dengan pernyataan Macron.
“Ini sebagai bentuk kecintaan kita terhadap Rasulullah SAW. Kita tak mau nabi besar kita dilecehkan,” kata dia.
Di hari yang sama dan tidak jauh dari lokasi aksi damai tersebut, Laskar Muda Melayu Riau (LM2R) Kepulauan Meranti juga melakukan orasi tepatnya di Taman Cik Puan Selatpanjang.
Mereka menyerukan agar seluruh umat Islam bersatu untuk membela Rasulullah. Massa yang mengikuti aksi juga menyerukan untuk memboikot produk-produk dari Perancis.
Ada beberapa tuntutan dan pernyataan sikap yang disampaikan, diantaranya meminta pemerintah Republik Indonesia menolak segala bentuk impor produk Perancis, mengimbau kepada umat Muslim untuk tidak mengkonsumsi dan memboikot produk negara tersebut.
Sementara arus lalu lintas di Jalan Merdeka tepatnya di Telaga Bening ditutup. Polisi tampak berjaga di lokasi tersebut.(Ags)
Rohul(SegmenNews.com)- Ketua ikatan dai indonesia (IKADI) Kabupaten Rokan Hulu, Abdur Rahim S.Pdi kukuhkan Pengurus Cabang (PC) Ikadi Kecamatan Rambah periode 2020-2025, Minggu (8/11/2020). Pengukuhan tersebut sekaligus seminar Al-quran.
Turut hadir Pjs Bupati rohul Masrul Kasmy M.si, ketua ikadi kabupaten rokan hulu Abdur Rahim S.pdi, bendahara ikadi rohul Sapran M.pd, Adam Syafaat anggota dewan provinsi riau sebagai pembina ikadi, Camat rambah Ari Gunadi, dan yang hadir seluruh pengurus cabang Ikadi rambah yang dikukuhkan.
Pengukuhan PC ikadi rambah ditandai dengan pengucapan sumpah janji dan ikrar yang dibacakan oleh Ketua Ikadi rohul Abdur Rahim S.pdi yang diikuti seluruh pengurus.
Ketua ikadi rambah Sukron Jamil S.pdi mengatakan PC ikadi rambah yang dilantik hari ini ada sebanyak 30 orang yang mana akan kami buat beberapa program unggulan yakni pertama menyemarakkan penghapal qur’an, kedua membuka rumah-rumah tahfiz didesa, ketiga Da’i bina desa jadi setiap desa kita kirim khusus untuk menyampaikan dakwah dan melakukan pemberdayaan ekonomi didesa tersebut.
“Disamping itu hari ini juga kita adakan seminar Al-quran yang menghadirkan pembicara Ustad Junaidi Hafiz,” kata Sukron Jamil.
Kemudian ditempat yang sama Pjs Bupati rohul Masrul Kasmy M.si Mengatakan program membuka rumah tahfiz Al-quran sangat bagus sekali karna tidak perlu banyak modal program ini kan sebetulnya program yang sudah tidak perlu bawa semacam pembiayaan besar ya tinggal mungkin kepedulian dari kita kita para ustadz ustadzah nya nanti kalau memang lah semacam ada bantuan ya disiapkan barangkali kalau nanti dari sisi pemerintahannya dianggarkan untuk mereka katakan macam-macam jasa gitu tapi jangan terhalang gara-gara tak ada bantuan dari pemerintahan yang bisa kita berikan dukungan dari pihak swasta bisa dari perusahaan perusahaan perbankan yang membantu secara pribadi dari kocek kocek pribadi ya jadi jangan Jadi halangan gara-gara tidak ada program ini jadi tidak dibuahi.
“Ternyata ustazah yang ada didalam tadi juga bisa melakukan apa-apa program Tahfidz itu, apalagi kita kan Rokan Hulu nih Sudah basis para ulama-ulama sebagai daerah yang kata kalah Negeri Seribu suluk kebiasaan-kebiasaan menghafal Quran sudah ada gitu dan dengan hal ini di programkan itu menambah barokahnya negeri kita yakini para penghafal Alquran selain itu juga mereka menunjang program program beda dan juga jangan lupa sekarang di nasional di internasional ini sudah menjadi bagian penting para penghafal Alquran ini sudah bisa langsung diterima UNRI,” jelas Masrul Kasmy.(fit)
Siak(SegmenNews.com)- Usaha dan kerja keras tim medis di Kabupaten Siak dalam merawat pasien positif Corona membuahkan hasil. Hari ini, ada 12 orang pasien Covid-19 lagi yang sembuh. Yang mana 11 orang yang dirawat di Asrama Haji dan 1 orang yang dirawat di RSUD Tengku Rafian Siak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, dr Tonny Chandra mengatakan meskipun pasien positif Covid-19 dapat disembuhkan, untuk masyarakat yang sehat harus tetap waspada. Tetap menerapkan protokol kesehatan dan Jaga pola hidup sehat dengan makan buah dan sayuran, berolahraga rutin dan konsumsi vitamin yang cukup.
“Saat ini yang terpenting itu adalah mencegah agar kita tidak tertular virus Corona ini. Makanya yang sehat juga harus meminum vitamin dan menjaga imun tubuh dengan berolahraga,” kata dr Tonny Chandra, Minggu (8/11/2020).
Berdasarkan datang yang masuk hari ini, kata dr Tonny di Kabupaten Siak ada 7 penambahan kasus positif Covid-19. Masih ada 25 sampel lagi menunggu hasil, semuanya tersebar dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Siak terutama yang kontak erat dengan positif yang telah diambil uji swap.
“Total positif 1.195 orang, 84 dirawat, 1.018 sehat dan sudah dipulangkan, isolasi mandiri 66 orang, dan 27 orang meninggal dunia. Dan pasien positif covid yang dirawat di Siak hanya 18 orang di RSUD Tengku Rafian, RSUD Tipe D Tualang 1 orang, Asrama Haji Siak 30 orang,” katanya.Adapun 12 orang pasien yang dinyatakan sembuh, Minggu (8/11/2020) diantaranya:
Pasien 1119 Ny. FY (35) dari Asrama Haji Siak, Pasien 1118 An. KKK (6) dari Asrama Haji Siak, Pasien 1148 An. RNPN (14) dari Asrama Haji Siak, Pasien 1090 Ny. SD (37) dari Asrama Haji Siak, Pasien 1023 Nn. SI (23) dari Asrama Haji Siak, Pasien 1068 Ny. M (31) dari Asrama Haji Siak, Pasien 1087 An. DAA (13) dari Asrama Haji Siak
Pasien 995 An. DY (9) dari Asrama Haji Siak, Pasien 949 Tn. IM (20) dari Asrama Haji Siak, Pasien 1080 An. MZA (14) dari Asrama Haji Siak, Pasien 996 Nn. EF (24) dari Asrama Haji Siak, Pasien 1139 Ny. EY (30) dari RSUD Siak.***(inf Siak)
Siak(SegmenNews.com)- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), sudah mulai melakukan persiapan dan skenario dalam hal membuka kembali pembelajaran secara tatap muka di sekolah.
Kepala Disdikbud Siak H Lukman M.Pd mengatakan saat ini skenario sudah dirancang untuk memulai pembelajaran tatap muka di sekolah.
“Dimana untuk memulai dibukanya kembali pembelajaran secara tatap muka tersebut, Disdikbud Siak tetap meminta persetujuan dan arahan dari Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 serta Bupati terlebih dahulu,” kata Lukman, Minggu (8/11/2020).
Jika memungkinkan,kata Lukman, Disdikbud Siak akan ajukan skenario pembelajaran tatap muka secara terbatas kepada Bupati selaku bagian dari Tim Satuan Tugas Covid-19 untuk semester genap tahun ajaran 2020/2020 sekitar Januari 2021 mendatang.
Lukman menambahkan, sejauh ini memang belum ada kebijakan yang dikeluarkan terkait dilaksanakannya kembali pembelajaran secara tatap muka di sekolah.
“Untuk saat ini kami masih melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap PJJ dan penularan Covid-19 khususnya di Kabupaten Siak ini,” sebutnya. ***(inf Siak)
PH Ramses Bantah Kliennya Palsukan Tandatangan, Sertifikat Tanah Sah Milik Pasal Sihombing
Rohul(SegmenNews.com)- Penasehat Hukum, Ramses Hutagaol merasa keberatan dan membantah kliennya, Pasal Sohombing telah melakukan pemalsuan tandatangan sertifikat tanah oleh R.Tamba.
“Kami keberatan terkait pemalsuat surat yang disampaikan oleh R.Tamba,” tegas Ramses, Jum’at (7/11/2020).
Soal tudingan pemalsuan tandatangan itu perlu dibuktikan secara hukum. Dilanjutkan, Ramses, Apakah benar ada pemalsuan tandatangan dilakukan oleh Pasal Sihombing, atau ada kesepakatan yang langsung diperintahkan oleh Tamba kepada Pasal Sihombing untuk membuat sertifikat.
“Adapun kesepakatan tersebut yakni R. Tamba telah memberikan kuasa kepada Pasal Sihombing untuk mengurus sertifikat tanah ke BPN dengan melampirkan syarat-syarat mulai dari ktp dan kk karna saat itu R. Tamba tengah sakit oleh sebab itu semua kepengurusan sertifikat diserahkan kepdanya,” ungkap pasal.
“Kami menjunjung tinggi hukum. Silahkan Tamba melaporkan tentang pemalsuan itu ke Polsek Kunto Darussalam. Silahkan dibuktikan sejauh mana pemalsuan surat ini, apakah benar atau tidak,” tegas Ramses lagi.
Menurut Ramses, sertifikat tanah tersebut sah milik Pasal Sihombing, dan memyarankan BPN mengembalikan sertifikat tersebut.
“Sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN Rohul adalah sah milik Pasal Sihombing, dan pemerintah Desa dalam hal Kepala Desa muara dilam kecamatan pagaran tapah Zulfikar tidak memiliki wewenang untuk menyuruh BPN Rohul melakukan balik nama kepemilikan sertifikat tersebut, dan seandainya R. Tamba ingin menuntut kepemilikan sertifikat tanah itu maka haruslah membuat laporan dan aduan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” jelas Ramses Hutagaol.
Ditambahkannya Apabila Sertifikat tanah akan di balik namakan, ada tertuang di Pasal 50 Permen Agraria Nomor 11 Tahun 2016 mengatur bahwa terhadap putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dapat dimintakan permohonan pelaksanaan melalui Kantor Pertanahan setempat atau langsung diajukan ke Kementerian.
Khusus dalam hal permohonan pembatalan penetapan tanah terlantar, dan maka dari itu pemerintah Desa tidak memiliki wewenang untuk menentukan dan menyuruh BPN untuk mengganti namakan sertifikat yang ada.***(fit)
Pekanbaru(SegmenNews.com) – Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau akan menggelar Lomba Baca Puisi antar wartawan, khususnya untuk anggota dan pengurus pada Selasa (10/11/2020) mendatang.
Acara lomba dengan tema “Sebab Darah Pahlawan” ini akan dipentaskan di Wareh Kupie, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru mulai jam 14.00 WIB siang.
Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang menyambut baik dan mengapresiasi ide dan gagasan Seksi Seni dan Budaya yang digawangi oleh Kunni Masrohanti untuk menggelar lomba baca puisi antar anggota dan pengurus PWI ini. Karena lomba baca puisi antar anggota dan pengurus ini merupakan yang pertama sekali dilaksanakan oleh PWI Riau.
“Alhamdulillah, lomba baca puisi yang akan kita gelar nanti mendapat respon sambutan dari kawan-kawan anggota dan pengurus PWI Riau. Bahkan peserta lomba ada yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hulu dan Siak,” sebut pria yang akrab disapa Zum ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Baca Puisi antar anggota dan pengurus PWI Riau, Kunni Masrohanti menyampaikan, lomba ini diselenggarakan untuk menggelorakan semangat kesusastraan terutama puisi di kalangan insan pers di Bumi Melayu Lancang Kuning, Riau. Apalagi, kegiatan ini bersempena dengan hari Pahlawan.
“Pada lomba nanti, setiap peserta membawakan 2 puisi. Yakni puisi wajib dan puisi pilihan (bebas). Untuk puisi wajib berjudul Tanah Air Mata karya Sutardji Calzoum Bachri,” ujar Ketua Seksi Seni dan Budaya PWI Riau ini.
Pada lomba ini, sebut Kunni Masrohanti yang juga Presiden Penyair Perempuan Indonesia ini, panitia menyediakan hadiah uang tunai jutaan rupiah.
“Yuk daftar. Ada hadiah jutaan rupiah lho!,” ajak Pimpinan Komunitas Rumah Sunting ini.(rls)
Meranti(SegmenNews.com)- Warga menemukan satu unit perahu tenggelam di perairan selat Bengkalis. Sementara nelayannya tidak ditemukan.
Perahu tersebut diketahui milik nelayan bernama Yudi Hendri (44)warga Jalan Raja Laut, Desa Dedap Kecamatan Tasik Putripuyu, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dia diketahui hilang di perairan Selat Bengkalis tepatnya di sekitaran Pulau Dedap saat mencari ikan. Hilangnya pria ini diduga kuat tenggelam saat mencari ikan pada malam hari.
Korban diketahui hilang oleh rekannya yang sama-sama berprofesi sebagai nelayan, saat melihat perahu korban dalam posisi tenggelam ketika hendak pergi mencari ikan.
Kepala Desa Dedap, Mansur, membenarkan perihal hilang warganya yang berprofesi sebagai nelayan itu.
“Iya betul, nelayan tersebut berangkat dari rumah jam 9 tadi malam untuk
mencari ikan di laut. Mungkin dia tenggelam atau entah bagaimana, karena perahunya ditemukan dalam keadaan tenggelam namun orangnya tidak ada, sementara itu alat tangkap ikannya masih ada,” kata Mansur, Sabtu (7/11/2020) sore.
Sejak diketahui nelayan tersebut hilang tenggelam, pihaknya telah melakukan upaya pencarian keberadaan korban.
Namun, hingga saat ini, korban belum di temukan.
“Semua tim sudah bergerak, masih dalam pencarian sampai sore ini, bahkan Basarnas, Polair Bengkalis dan ratusan masyarakat Desa Dedap turun ke lokasi pencarian,” pungkasnya.(Ags)
Menghalang-halangi Tugas Pengawas Pemilu Dapat Dipidana
Dumai(SegmenNews.com)- Fritz Edward Siregar, S.H., LL.M., PH.DKoordinator Divisi Hukum, Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi mengatakan bahwa menghalang-halangi tugas Pengawas Pemilu dapat di Pidana. Sabtu (7/11/2020).
Hal itu disampaikan Fritz saat melakukan Kunjungan Kerja ke Riau selama dua hari dari tanggal 6-7 November 2020. Sebagaimana yang tertuang dalam UU No. 1 Tahun 2015 yang telah diubah melalui UU No. 10 Tahun 2016 Pasal 198A. Dalam UU ini menurutnya jelas dikatakan bahwa “setiap orang yang dengan sengaja melakukan tindak kekerasan atau menghalangi penyelenggara Pilkada dalam menjalankan tugasnya, bisa dipidana.”
Fritz mengatakan tugas pengawasan kampanye yang sedang berlangsung saat ini, banyak permasalahan yang dihadapi. Sehingga butuh kepercayaan diri, dan tindakan tegas. Pengawas pemilu tidak boleh takut saat melakukan tugas pengawasannya terutama pengawasan pada masa kampanye.
“Bapak Ibu harus percaya diri, bertindak tegas dan tidak takut saat bertugas, karena bapak ibu bertugas berdasarkan Undang-Undang. Siapapun tidak boleh menghalang-halangi Pengawas saat bertugas” kata Fritz.
Fritz mengawali Kunjungan Kerjanya di Istana Sayap yang terletak di Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan pada Pukul 11.00 WIB, disini Fritz bertemu panwaslu kecamatan se Kabupaten Pelalawan dalam acara Rapat Koordinasi Evaluasi Kampanye. Kemudian kunjungan dilanjutkan ke Kabupaten Siak dengan tema kegiatan Rapat Kerja Teknis Strategi Pengawasan dan Penerapan Hukum Perbawaslu 4 Tahun 2020 yang bertempat di Grand Hotel Mempura pada Pukul 14.30 WIB.
Kunjungan berakhir di Hotel The Zuri Kota Dumai pada Pukul 20.30 WIB dengan judul kegiatan Rapat Kerja Teknis Penguatan Kapasitas dan Pengenalan Pengelolaan PPID bagi Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan/Desa se-Kota Dumai .
Pada saat memberikan kata sambutan pada acara di Kota Dumai, Rusidi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Fritz yang telah berkunjung ke Kabupaten/Kota di Riau.
“Saya ucapkan terima kasih kepada bang Fritz Edward Siregar yang telah meluangkan waktu berkunjung ke tiga kabupaten/kota di Riau.” tuturnya
Sementara itu, dalam sambutannya Rusidi berharap agar pengawas pemilu ditingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan, maupun Kelurahan/Desa dalam menghadapi tantangan tugas tetap semangat dan memberikan dedikasi terbaik kepada negara dan bangsa.
“Saya berharap agar pengawas pemilu ditingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan, maupun Kelurahan/Desa dalam menghadapi tantangan tugas tetap semangat dan memberikan dedikasi terbaik kepada negara dan bangsa.” katanya.
Karena pada hakikatnya, Bawaslu RI maupun Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kabupaten/Kota, Pengawas Kecamatan, Pengawas Kelurahan/Desa, maupun Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) memiliki kewenangan yang sama, yang membedakan hanya pada sumpah jenjang tingkatannya saja.
“Wewenang kita sebagai penyelenggara pemilu adalah sama, baik Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kabupaten/Kota, Pengawas Kecamatan, Pengawas Kelurahan/Desa, maupun Pengawas TPS. Yang membedakan saya dengan Bapak/Ibu hanya tingkatan saja.” katanya.
Rusidi juga berharap agar pengawas pemilu di Riau dalam bertugas dapat percaya diri dan bertindak tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Saya juga berharap agar pengawas pemilu di Riau dalam bertugas dapat percaya diri dan bertindak tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.” harapnya.
Diakhir penyampaian materinya, Fritz mengatakan bahwa Bawaslu RI menyadari apa yang telah dilakukan pengawas pemilu tidaklah imbang dengan kompensasi yang diterima. Dimana tugas yang dilaksanakan Pengawas pada masa pandemi sangatlah berat. Namun semua itu Pengawas lakukan karena adanya niat yang mulia yaitu keinginan perubahan yang baik dengan terpilihnya kepala daerah yang baik dan berintegritas.
“Bawaslu RI menyadari bahwa kompensasi yang bapak ibu terima sangatlah tidak imbang, dimana wabah pandemi covid-19 belum lah usai. Namun tetap bapak ibu menjalankan tugas tersebut. Apa alasannya? akan saya jawab, karena niat mulia di dalam hati bapak ibu yang menginginkan masa depan dan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak kita dengan terpilihnya kepala daerah yang baik dan berintegritas.” tutupnya.***(rls)
Siak(SegmenNews.com)- Kepolisian Resor (Polres) Siak terus melakukan berbagai upaya guna mencegah penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Siak,Riau. Salah satunya dengan terus melaksanakan penertiban masyarakat yang masih mengabaikan protokol kesehatan.
Kapolres Siak, AKBP Doddy F.Sanjaya, SH, SIK, MIK, mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Siak untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan baik di rumah maupun di luar rumah.
“Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak memahami bahkan tidak percaya bahwa Covid-19 itu benar-benar ada. Padahal Covid – 19 ini menular tidak pandang status, usia, baik tua maupun muda bisa setiap waktu terancam tertular virus ini,” kata Doddy.
Dengan mematuhi protokol kesehatan atau menerapkan 4M, kasus Covid-19 di Kabupaten Siak dapat diminimalisir. Makanya selalu, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga Jarak, dan menghindari kerumunan.
Kapolres Siak Juga menegaskan akan menindak masyarakat yang ditemui masih membandel mengabaikan protokol kesehatan dengan memberikan teguran tertulis dan sanksi sosial.
” Sekali lagi mari bersama kita ciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Siak khusus nya dan tetap patuhi protokol kesehatan, kami tidak bisa berhasil mendisiplin masyarakat kalau masyarakat itu sendiri tidak ada niat untuk mendisiplinkan diri nya, sayangi diri kita dan orang orang disekitar kita, terhindar dari penyebaran Covid – 19,” tutup AKBP Doddy***(inf Siak)