Beranda blog Halaman 898

Dankoti MPC-PP Rohul Bagikan Ribuan Masker Gratis

Dankoti MPC-PP Rohul Bagikan Ribuan Masker Gratis

Rohul(SegmenNews.com)- Komandan Inti (Dankoti) Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Rokan Hulu, Syahmadi Malau bersama anggota membagikan masker sebanyak 4.000, Senin (26/10/2020).

Pembagian masker tersebut dilakukan di tiga titik, mulai Jalan Lingkar KM 4, Simpang Kantor DPRD Hingga Taman Kota Pasir Pengaraian. Masker dibagikann kepada pejalan kaki hingga para pengendara.

Dankoti MPC-PP, Syahmadi Malau mengatakan, pembagian masker tersebut sebagai bentuk partisipasi organisasinya dalam memutus mata rantai Covid-19.

Syahmadi juga mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan jika beraktifitas di luar rumah.

“Mari kita patuhi protokol kesehatan, dengan melaksanakan 4 M, seperti mencuci tangan, jaga jarak, memakai masker dan menghindari kerumunan,” ajak Syahmadi.

Ditambahkannya bahwa covid-19 ini tidak main-main jadi jangan menganggap remeh masalah ini sebab bukan hanya indonesia yang dilanda virus tersebut tetapi sudah mendunia.(fit)

Bertemu Bupati Irwan, Deputy II BRG RI Janji Bantu Pembangunan Industri Hilir dan Pemasaran Sagu Meranti

Meranti(SegmenNews.com)-Potensi Sagu Meranti yang melimpah terus menarik minat Badan Restorasi Gambut (BRG) RI untuk lebih mengeksplor manfaat Komodity lokal andalan Meranti ini, terutama untuk mendukung ketahanan pangan Nasional seperti yang saat ini dilakukan oleh BRG dengan penguatan kapasitas pengolahan lahan Gambut dengan memadukan Sagu dengan tanaman hutan melalui pembuatan Demplot Agroforestry di Desa Bagan Melibur Kecamatan, Tasik Putri Puyu dan yang tak kalah penting berjanji akan membantu pembangunan Industri Hilir dan Marketing Sagu.

Hal ini disampaikan oleh PLH Deputy 2 BRG RI Soesilo Indarto, saat berjumpa dengan Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, dikediamannya, Senin (26/10/2020).

Kedatangan Deputy 2 BRG juga didampingi Sarjono Budi S. (Kasubpokja Riau BRG), Harri Kuswondho (Tenaga Ahli Silvikultur BRG), Fransiskus Harum (Tenaga Ahli Silvikultur BRG), Heri, Sukria (Dosen Fak. Peternakan IPB), Putri Rengganis (Technical Assistant to Deputy 2 BRG), Agni Agrasevy (Staff Plh. Deputi), Zakey (Tenaga Teknis Bidang Peternakan BRG – penempatan Riau), Lasmaria Dora (Tenaga Teknis Bidang Pertanian BRG – penempatan Riau).

Bupati Meranti didampingi oleh Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Kabag Tapem Jhon Hendri, Sekretaris Bappeda Meranti Randolf dan lainnya.

Kepada Bupati Irwan, Soesilo menjelaskan, BRG telah melakukan penguatan kapasitas tentang teknik pengolahan lahan dengan memadukan Sagu dengan tanaman hutan/kayu melalui Deplot agroforestry adapun jenis tanaman kayunyang digunakan adalah Meranti, Bakau, Jelutung, Pulai, Balam dan Kelat.

Sementara untuk tanaman pertanian dan perkebunan Nanas dan Jahe. Untuk mensukseskan program ini pihak BRG melakukan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan KPH Tebing Tinggi,PPL, Fasilitator Desa serta masyarakat Bagan Melibur, Mekar Sari dan Sungai Anak Kamal.

Selain melakukan penguatan kapasitas tentang teknik pengolahan lahan pihak BRG juga melakukan kajian Partisipatif Sagu Parut Kering (Sapuring) sebagai bahan pakan ternak. Disini BRG mencoba untuk menguji formula Pakan Ternak berbasis Sapuring terhadap ternak Bebek Petelur, Sapi, dan Ayam melalui pembangunan Demplot dan dukungan mesin pengolah Sagu dan Pakan Ternak.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menyambut baik pelaksanaan kegiatan Pengembangan Tanaman Sagu dan Pemanfaatan Lahan Gambut di Meranti yang digagas oleh BRG RI. Menurut Bupati dalam pengembangan potensi Sagu Meranti  tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemda semata tapi harus ada campur tangan pusat salah satunya BRG RI.

Lebih jauh dijelaskan Bupati Irwan, Sagu adalah tanaman kehidupan yang sangat melimpah di Meranti, Sagu telah menjadi menjadi komodity lokal penopang ekonomi sebagian besar masyarakat Meranti yang berkontribusi terhadap kelestarian Ekosistem Gambut dimana tanaman Sagu terbukti berhasil menekan angka Kebakaran Hutan dan Lahan didaerah perbatasan Indonesia ini.

Namun yang menjadi masalah dikatakan Bupati adalah, disaat produksi Sagu Meranti melimpah terjadi penurunan permintaan pasar yang mengakibatkan melemahnya harga Sagu yang tentunya tak baik bagi upaya peningkatan kesejahteraan petani Sagu.

Berbagai gebrakan telah dilakukan Bupati Meranti dengan terus menyuarakanya dilevel Nasional, salah satunya dengan meminta Perum Bulog untuk masuk kepasar Sagu dan terakhir langsung disampaikan Bupati kepada Kepala Bulog Budi Waseso diacara Pangan Sagu Nusatara di Jakarta dimana keduanya hadir sebagai Narasumber.

“Ketika itu saya meminta Bulog dapat masuk ke Psar Sagu, Alhamdulillah sambutan Pak Buwas sangat baik,” akunya.

Selain Bulog diminta masuk ke Pasar Sagu, Bupati Irwan juga mengusulkan kebijakan Diversifikasi tepung Sagu dengan Tepung Terigu untuk bahan baku Industri makanan di Indonesia dengan begitu dapat menyerap hasil produksi Sagu Petani dan mengurangi Import tepung Sagu dari luar negeri.

“Karena jika itu terealisasi 10 persen saja maka diperkirakan dapat menyerap 1.3 Juta Ton hasil produksi Sagu dan dapat mengurangi Import tepung Sagu dari luar negeri,” jelasnya.

Saat ini untuk menyerap hasil produksi Sagu Meranti, Pemerintah Daerah tengah berupaya mengembangkan Sagu Parut Kering sebagai Pakan Ternak yang nilai ekonominya cukup menjanjikan.

“Dan Sapuring ini dapat menjadi solusi pemasaran Sagu yang belum jelas saat ini,” ujar Bupati.

Hal ini pula ternyata yang menjadi perhatian BRG RI, yang juga ikut menguji Sapuring sebagai pakan ternak yang memiliki karbohidrat tinggi bahkan diklaim lebih baik dan murah dari jagung yang selama ini menjadi pilihan pakan ternak.

Selain itu, kepada Bupati Irwan, Plh. Deputy 2 BRG Soesilo Indarto juga berjanji akan mengupayakan membantu Meranti dalam membangun Industri Hilir Sagu dalam upaya meningkatan value Sagu dan peningkatan pemasaran.(Ags)

Tim Yustisi Tegakkan Perda tak Pakai Masker

Siak(SegmenNews.com)- Ada-ada saja respon warga saat terjaring razia masker yang dilakukan oleh tim Yustisi Kabupaten Siak dalam rangka pencegahan penularan virus Corona. Seperti pria berkepala plontos yang menangis histeris saat diberhentikan petugas.

Pria yang datang dari arah Belantik menuju Simpang 4 Tengku Buang Asmara, Keluruhan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Riau ini diberhentikan oleh sejumlah tim yustisi berseragam Polri, TNI dan Satpol PP, beberapa waktu lalu.

Begitu berhenti, ia langsung menangis histeris dan menjadi pusat perhatian orang ramai. Padahal petugas belum mengintrogasinya dan belum menjelaskan kesalahannya yang tidak memakai masker.

“Ampunkan kesalahanku ya Allah… Ampunkan kesalahanku ya Allah..Ampunkan kesalahanku ya Allah,” katanya berulang-ulang kali meski telah ditenangkan oleh Polisi dan sejumlah personil lainnya di lapangan.

Petugas langsung memberikan teguran karena pria tersebut tidak menggunakan masker dan mengingatkan warga yang terus saja menangis itu untuk selalu menggunakan masker, sebab sudah ada Perda nomor 4 tahun 2020 yang menetapkan denda Rp 200 ribu untuk masyarakat yang tidak memakai masker.

Warga ini diduga takut bakal mendapat denda Rp 200 ribu karena tidak menggunakan masker dan tidak memakai helm saat berkendara. Dengan spontan, ia menangis sebelum didata dan membuat surat pernyataan. Saat menangis ia juga mengaku lupa memakai masker, padahal biasanya pakai masker.

“Kita ga bisa mendata bapak itu, karena dia nangis terus. Walaupun sudah kita tenangkan, tetap saja menangis. Mungkin sampai di rumah masih nangis bapak itu, berkali-kali dia istigfar karena lupa pakai masker,” kata Rozi kata salah seorang anggota Satpol PP yang bertugas sore itu.***(inf Siak)

Antisipasi Covid-19, Lokasi Wisata Dijaga Ketat

Siak(SegmenNews.com)- Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Siak, Riau akan dijaga ketat oleh tim Yustisi (Satpol PP, TNI, Polri dan Perhubungan) selama libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Pjs Bupati Siak, Indra Agus Lukman didampingi Kepala Satpol PP Kabupaten Siak, Kaharudin menyebutkan, Tim yustisi yang nantinya siaga di lapangan ini untuk memastikan wisatawan yang datang tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Wisatawan yang datang wajib menggunakan masker, disarankan mencuci tangan serta menjaga jarak atau tidak berkerumun. Ini nanti yang menjadi tugas anggota di lapangan, memastikan prokes Covid-19 sudah diterapkan,” kata Kaharudin, Senin (26/10/2020).

Tidak dipungkiri, Kabupaten Siak biasa ramai dikunjungi wisatawan saat hari libur. Mengantisipasi terjadinya lonjakan wisatawan dari luar daerah yang menimbulkan kerumunan, akan ada tim yang melakukan patroli di tempat-tempat wisata.

Selain itu, tim Yustisi juga akan memberikan penyuluhan kepada seluruh pengunjung tentang pentingnya menggunakan masker,mencuci tangan, dan menjaga jarak untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

“Fokus kita adalah untuk menghindari terjadinya penularan Covid-19 di Kabupaten Siak, baik dari pendatang maupun dari masyarakat Siak sendiri. Jadi nanti pengunjung akan mendengarkan suara dari petugas kita yang memberikan edukasi,” sebutnya.

Pemkab Siak, kata Pjs Bupati Siak, Indra Agus Lukman menyebutkan, sudah menyediakan fasilitas pencuci tangan serta sabun cair di setiap objek wisata. Seperti di sekitar lingkungan Istana Siak, tepian Sungai Jantan, makam Sultan Siak dan lainnya.

“Jadi kami imbau masyarakat serta pengunjung yang datang ke Siak, agar tetap menerapkan protokol kesehatan agar kita bersama-sama bisa mencegah penularan Covid-19 ini,” kata Pjs Bupati Siak.***(inf Siak)

Lomba Layangan Ditaja DPD Brigade 08 Riau Tahap Final

Lomba Layangan Ditaja DPD Brigade 08 Riau Tahap Final

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Hari ini, Minggu (25/10/2020), perlombaan layangan yang ditaja DPD Brigade 08 Provinsi Riau masuk tahap final. Perlombaan yang dilaksanakan sempena hari sumpah pemuda ini telah dilaksanakan selama sepekan di lapangan kadang kerbau Palas, Minggu (25/10/2020).

Masyarakat sangat antusias mengikuti perlombaan permainan rakyat ini.

Sekjend DPD Mahdi Brigade 08 Provinsi Riau, Mahdi menjelaskan, pihaknya sengaja mengangkat permainan rakyat layangan, sebab dalam permainan itu ada filosofinya, yakni layang-layang yang seimbang dan mengudara bermakna keadilan.

Dilanjutkannya, agar layangan bisa mengudara dengan sempurna diperlukan rangka dan kertas yang di rekatkan dengan sempurna.

Nilai filosofinya, perlu kekompakan dalam kehidupan. Ini perlu dipetik untuk generasi muda dalam berbangsa.

“Mari kita ambil hikmahnya dalam kegiatan ini. Sebagai anak bangsa mari bersama-sama bersatu padu kembali kepada apa yang telah dirumuskan para pendiri Republik ini agar bangsa ini menjadi bangsa yang kuat kokoh dan berdaulat mencapai suatu kemerdekaan yang hakiki,” ajak Mahdi.

Terpisah, Ketua DPD Brigade 08 Lleechenlung mengatakan, kegiatan ini di supurt oleh Walikota Pekanbaru , Ayat Cahyadi, Hamdani Ketua DPRD kota Pekanbaru serta PT. Kampung Aren kurma Indonesia (KAKI).

Turut membantu dalam bentuk lendanaan akomodasi operasional serta dari beberapa pengusaha lainnya salah satunya David Panger.***(Heri)

Pergi Memancing, M. Ali Ditemukan Sudah Tak Bernyawa Dekat Sungai Bono

Pergi Memancing, M. Ali Ditemukan Sudah Tak Bernyawa Dekat Sungai Bono

Pelalawan(SegmenNews.com) – M. Ali warga Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau ditemukan mengapung di aliran Sungai Kampar atau kawasan gelombang Bono.

Pria 45 tahun ini diketahui pergi memancing sendirian sejak Jumat, 23 Oktober 2020 kemarin, di daerah Kilang Lama Parit Sitan Sabar Menanti, Desa Gambut Mutiara. Sejak pergi siang itu sampai malam korban tak kunjung pulang, sehingga keluarga korban memutuskan untuk melakukan pencarian, namun hanya menemukan alat pancing korban di bekas tempatnya memancing.

Setelah keluarga tak menemukan kamana korban pergi, keluarga malaporkan ke pihak yang berwajib guna membantu mencari keberadaan korban.

“Laporan dari keluarga korban diterima hari Sabtu, tanggal 24 Oktober 2020 jam 10.00 Wib. Dari laporan tersebut personil Sat Polair Pos Teluk Meranti pergi ke TKP guna melakikan pencarian M. Ali hingga malam hari,” ungkap Kasubbag Humas Polres Pelalawan, Iptu Edi Haryanto, Ahad, 25 Oktober 2020.

Dari pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban di ketahui tenggelam saat memancing

Alhasil, kata Humas Edi, setelah di lakukan pencarian pada Ahad, 25 Oktober 2020, salah satu nelayan menemukan korban terapung ditepi Sungai Kampar tepatnya di Parit 8 Dusun 3 Desa Labuhan Bilik, Kecamatab Teluk Meranti.

“Korban M.Ali ditemukan kurang lebih 4 (empat) Mil dari posisi tenggelamnya Korban, tepatnya di titik koordinat
N 0°23’08.9952″
E 103°07’13.6128″ ,” terang Humas Edi.

Usai ditemukan, tambahnya, selanjutnya Personil Satuan Polisi Air (Sat Polair) bersama masyarakat membawa Korban ke Puskesmas Labuhan Bilik, Teluk Meranti untuk diperiksa.

“Setelah diperiksa korban diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan dan dikebumikan,” tandas Humas Edi, kepada SegmenNews.com.***(R.A)

Buntut Larangan Peliputan, Oknum Pegawai ATR/BPN Rohul Dipolisikan

Buntut Larangan Peliputan, Oknum Pegawai ATR/BPN Rohul Dipolisikan

Rohul(SegmenNews.com)- Kisruh dugaan pelarangan peliputan wartawan di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Rokan Hulu berbuntut panjang.

Meski Kepala ATR/BPN, Tabrita Simorangkir telah menyampaikan permohonan maafnya, Jum’at kemarin saat unjukrasa wartawan. Forum Pers Independen Indonesia (FPII) tetap melaporkan oknum pegawai di kantor tersebut ke Polres Rohul, Sabtu (24/10/2020).

Ketua FPII Rohul, Toba Sinaga saat membuat laporan didampingi oleh Sekretaris FPII Rohul Hendron Sihombing, Ketua Divisi Jaringan Nurul Arifin, Ketua DPC LSM PERKARA, Faisal Purba. Surat aduan diterima bagian SPK, Tarmizi.

Toba Sinaga mengatakan, perbuatan oknum pegawai di kantor ART/BPN Rokan Hulu Kamis kemarin telah melanggar undang-undang pers, dan kebebasan pers dalam melakukan peliputan.

“Kita telah melayangkan surat aduan kepada Polres Rokan Hulu, atas tindak kriminalisasi kepada wartawan yang juga merupakan kepala jaringan divisi di organisasi FPII, yang dimana hak nya sebagai jurnalistik yang di lindungi undang-undang di cegah dan di larang untuk melakukan pengambilan foto dan dilarang peliputan di sekitar Kantor ART/BPN Rohul,” ujar Toba Sinaga.

Baca Juga: VIDEO: Penyidik Geledah Kantor PUPR Rokan Hulu

“Dimana kita sudah saksikan sendiri isi dari Video yang sempat Viral itu, bahwa Nurul Arifin yang merupakan wartawan online di Rokan Hulu ini dilarang mengambil video dan di tuduh melakukan Intervensi kepada Kantor ART/BPN Rokan Hulu,” jelas Ketua FPII Rohul tersebut.

“Demi menjalankan tugas Jurnalis di Rokan Hulu, kita minta dan harap Bapak Kapolres Rokan Hulu harus memanggil yang kita laporkan saat ini, kalau tidak negara bisa kacau-balau kalau wartawannya dilarang dan tidak bisa komfirmasi terhadap kinerja aparatur negara,” tegas Toba Sinaga.

“Wartawan itu memiliki dedikasi yang tinggi untuk kemajuan suatu tatanan pemerintahaan, dimana wartawan bisa menjadi mediator kepada masyarakat dalam hal pemberitaan dan wartawan online itu mampu memberikan informasi yang akurat dan berimbang dengan cepat kepada masyarakat, wartawan juga yang memberitahukan apa yang terjadi di negara kita ini, kalau hak nya saja di rampas dalam hal pemberitaan, bagaimana bisa wartawan itu dikatakan Pilar ke empat dalam Demokrasi pemerintahan, dan untuk itu saya harapkan Kapolres Rohul untuk menegakkan Hukum bagi kuli tinta yang terampas haknya,” tambah Toba Sinaga.

Baca Juga: Sejumlah Wartawan Desak Copot Kepala ART/BPN Rokan Hulu

Ditempat terpisah, Ketua Divisi Advokasi di FPII Rohul Epesus Sinaga, SH memberikan komentarnya perihal pelarangan meliput terhadap salah satu wartawan Online di Rohul, Epesus mendukung penuh atas pengaduan yang dilakukan oleh FPII Rohul ke Polres Rohul.

“Saya sebagai Ketua Divisi Jaringan Advokasi di FPII Rohul mendukung sepenuhnya aduan yang dilayangkan ke Polres, dimana kita harus menegakkan Hukum karena perbuatan yang dilakukan oleh pegawai ART/BPN Rohul tersebut merupakan perampasan hak seorang wartawan dalam melaksanakan profesinya sesuai Pers No 40 Tahun 1999,” sebut Epesus.

“Saya sangat menyayangkan hal yang dilakukan oknum ART/BPN kepada Saudara Nurul Arifin, karena mempertanyakan perihal surat tugas kepada wartawan, dimana kita tau bagi seorang wartawan surat tugas merupakan SK yang tidak seharusnya di bawa saat bertugas, sama hal nya bagi seorang PNS atau ASN saat bertugas tidaklah membawa SK tugasnya saat melalukan tugasnya, wartawan itu juga dibekali dengan ID Card saya rasa dengan menjukkan ID Card nya saja kita mengerti mereka adalah wartawan,” bebernya.

Epesus Sinaga Sebagai Divisi Advokasi di FPII Rohul berharap dengan adanya laporan pengaduan ini, marwah Wartawan tidak tercoret dan harga diri Wartawan itu tidak diinjak-injak oleh Oknum mana pun di pemerintahan, karena tanpa Pemberitaan dari wartawan masyarakat tidak akan tau sejauh mana pemerintah itu telah melaksanakan tugasnya.***(rls)

Dinkes Siak Ingatkan Warga Tetap Olahraga Selama Masa Pandemi Covid-19

Siak(SegmenNews.com)- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, dr Toni Chandra mengatakan orang yang rutin berolahraga lebih jarang terserang penyakit dibandingkan dengan orang yang jarang berolahraga.

“Karena ketika anda berolahraga, kinerja sel darah putih akan terangsang. Sel darah putih ini yang berfungsi sebagai antibodi untuk melawan berbagai jenis kuman yang masuk kedalam tubuh,” kata dr Toni Chandra kepada wartawan, Minggu (25/10/2020).

Menurutnya, dengan berolahraga maka bakteri dari paru-paru yang memungkinkan tubuh terkena gejala flu dan penyakit lainnya dapat keluar.

“Ketika olahraga, suhu tubuh juga mengalami peningkatan. Hal ini dapat menghambat bakteri untuk berkembang dalam tubuh, dan dengan suhu tubuh yang meningkat juga dapat membantu tubuh melawan infeksi,” katanya.

Untuk itu, kata dr Toni, masyarakat Siak sangat dianjurkan untuk berolahraga setiap harinya agar dapat terhindar dari virus Corona ini. Olahraga bisa dilakukan di lingkungan rumah dan tidak perlu ke tempat pusat kegiatan olahraga.

“Banyak olahraga yang bisa dilakukan dari rumah saja. Itu membuat kita lebih aman dibandingkan olahraga di tempat keramaian. Contoh sederhana saja, yoga, senam bersama anggota keluarga dan lainnya,” sebutnya lagi.
Siak(SegmenNews.com)- Melaksanakan kegiatan olahraga selama masa pandemi Covid-19 ini sangat dianjurkan. Sebab aktivitas fisik ini menjadi salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus Corona atay Covid-19.***(inf Siak)

DPD Partai Nasdem Pekanbaru Rapat Perdana Bahas Program Kerja

DPD Partai Nasdem Pekanbaru Rapat Perdana Bahas Program Kerja

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dalam mengkokohkan kepengurusan, DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru dibawah kepemimpinan Abubakar Sidik, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan sekaligus rapat perdana, pada Sabtu (24/10/20) siang tadi.

Acara itu dilaksanakan di Jalan Jendral Sudirman tepatnya di Coffe Dapu Kota Pekanbaru ,” Agenda ini dilakukan bertujuan mempererat silaturahmi dan membahas program kerja Partai Nasdem kedepannya,” ucap Abubakar.

Acara langsung dibuka oleh Sekretaris Partai Nasdem Kota Pekanbaru Munawar Syahputra.SE dan di hadiri oleh para pengurus.

Munawar Syahputra,S.E selaku Sekretaris mengatakan di dalam agenda bahwa dengan terbentuknya kepengurusan baru ini kita bisa menyatukan visi dan misi untuk memajukan partai Nasdem dan menguatkan partai hingga di PRT dan DPC.

Disambung Abubakar, dirinya sangat mendukung penuh apa yang di sampaikan Sekretaris dan para Pengurus, dengan adanya kekompakan ini dan apa yang kita harapkan bersama dapat terwujud,” ucap pria yang kerap di sapa ABS dihadapan seluruh Pengurus.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik Rahmad Handayani siap menjalankan perintah Ketua dan Partai.

” Insyaallah saya selaku Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik akan menjalankan ini dengan penuh semangat. Kita harus Bersatu, Menang dan Berjuang,” tutur dianya.

Kata Rahmat lebih jauh, apalagi dirinya kan masih muda ia siap merangkul Pemuda Milenial untuk menjadi Garda terdepan dan mendorong Partai Nasdem menjadi Partai bagi seluruh masyarakat Riau terkhusus Kota Pekanbaru,” pungkasnya.***(MD)

Petugas Geram, Oknum Anggota DPRD Meranti Marah dan Menolak Didata Antisipasi Covid-19 di Pelabuhan

Meranti(SegmenNews.com)-Seorang oknum anggota DPRD Kepulauan Meranti berinisial HA marah-marah di tempat umum dan mengomeli petugas yang mencatat kedatangan penumpang di Pelabuhan Selatpanjang. Dia diduga menolak didata sebagai antisipasi penularan virus corona atau Covid-19, Jum’at (23/10/2020).

Bahkan setiap pulang dari berpergian ke luar kota, anggota DPRD ini sering menolak untuk didata oleh petugas. Aksi tak terpuji anggota DPRD itu membuat geram sejumlah petugas di lapangan.

“Semalam dia baru pulang dari Pekanbaru. Dan setiap penumpang yang datang kita bariskan untuk dilakukan pendataan untuk mengantisipasi Covid-19. Saat itu penumpang sudah tertib, namun saat beberapa orang sudah lewat, anggota DPRD ini menyelonong saja ke depan sambil ngomel-ngomel gitu. Dia bilang tidak usah pakai catat, menghabiskan waktu saja dan yang lain malah mengikuti. Yang saya geramkan itu dia anggota dewan titelnya doktor tapi memberikan contoh yang tidak baik ke masyarakat dan dengan kami petugas sedikit pun tidak menghargai,” kata
Kepala Bidang Linmas Satpol-PP Kepulauan Meranti, Masdiana, Sabtu (24/10/2020).

Dikatakan dari awal petugas sudah bertungkus lumus melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap penumpang yang datang sejak penyebaran virus asal Wuhan ini menular di Kepulauan Meranti. Bahkan sudah banyak petugas yang ikut terpapar.

“Sebenarnya yang melakukan pendataan ini adalah petugas dari Dinas Kesehatan. Namun saat ini diambil alih oleh petugas dari Satpol PP karena bagian pendataan dari Dinkes ada terkonfirmasi positif Covid-19 dan semua anggota Diskes yang di pelabuhan diisolasi mandiri. Terkait hal ini banyak kok pejabat yang lewat setiap harinya saat mereka datang dari luar daerah tapi mereka selalu saya fasilitasi untuk lewat dengan tidak didata karena mungkin ada kegiatan yang mendesak. Tak perlu berbicara kasar seperti anggota DPRD itu, saya tidak masalah kalau dia tidak berbicara kasar, apalagi dengan kondisi penumpang yang ramai,” ujar Masdiana

Ketua Badan Kehormatan DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan yang dikonfirmasi mengenai hal tersebut sangat menyayangkan hal tersebut. Menurutnya sebagai wakil rakyat harus mencerminkan perilaku yang baik bagi lingkungannya.

“Sebagai wakil rakyat kita harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan jangan sampai ego dan arogan,” katanya.

Terkait hal itu juga, Badan Kehormatan DPRD akan memanggil oknum anggota DPRD yang bersangkutan.

“Kami dari BK kalau ada laporan terkait hal itu jelas akan memanggil. Namun dengan kejadian seperti ini kita harus melihatnya dulu, karena kita tidak tau persis kejadiannya dan informasi pasti.
Sesama lembaga kita saling berkomunikasilah nantinya, bagaimana kita menjaga sikap kita di luar,” ujar Fauzi.

Mantan ketua DPRD ini juga menambahkan jika kejadian seperti itu harap dimaklumi, hal itu dimungkinkan oknum tersebut dalam kondisi stamina yang tidak fit.

“Kaget juga saya dia seperti itu dan saya juga tak yakin wakil rakyat seperti itu. Atau mungkin ada kekhilafan dimana kondisi yang bersangkutan sedang buruk, jadi harap dimaklumi lah,” pungkasnya.(Ags)