Beranda blog Halaman 899

PDIP Gelar Rakercabsus Pemenangan Pilkada 2020

Rohul(SegmenNews.com)- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Rokan Hulu (Rohul), PDI Perjuangan gelar Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) dan Rapat Konsolidasi Training Of Trainer (TOT) serta membentuk Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) dalam rangka pemenangan Pilkada Rohul  2020, Sabtu-Minggu 24-25 Oktober 2020.

Acara tersebut dilaksanakan di lantai dua Hotel Sapa Dia Rokan Hulu yang dihadiri oleh Cawabup Rohul H.Indra Gunawan, hadir juga Anggota DPR RI, Ir.Ependi Sianipar, Ketua DPW Riau yang diwakili oleh H.Syafaruddin Poti, Ketua DPD Rokan Hulu Hardi Chandra, hadir juga semua pengurus DPD-PDI Perjuangan Rohul dan anggota perwakilan DPC-PDI Perjuangan Rohul serta Partai Pengusung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu.

Kegiatan Acara dibukak langsung oleh Ketua DPW-PDI Perjuangan Provinsi Riau yang diwakili oleh Syaparuddin Poti yang juga salah satu anggota DPRD Provinsi Riau dari Partai PDI Perjuangan.

Dalam sambutanya Syafaruddin Poti menyampaikan kalau Wacabup Rokan Hulu bukan lagi orang luar dari Partai PDI Perjuangan

“Kita harus camkan dalam diri kita masing-masing bahwa kita harus tetap dan komitmen mengusung H.Sukiman-H. Indra Gunawan, ditambah lagi H.Indra Gunawan sudah menjadi kader partai PDI Perjuangan tentunya ini sudah tidak ada asing lagi buat kita.” Katanya.

Di tempat yang sama Ir.Efendi Sianipar menunjukkan semangatnya mendukung Paslon Nomor urut 2, bahkan beliau memberikan Sport kepada anggota DPC-PDI Perjuangan.

“Kalau nanti dalam pilkada ini bisa dimenangkan oleh pasangan calon Sukawan saya akan kasih hadiah kepada DPC-PDI Perjuangan yang memperoleh suara terbanyak untuk memenangkan Sukawan.” Katanya.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, ketua DPD-PDI Perjuangan Rokan Hulu mengatakan akan selalu solid untuk memenangkan Paslon Sukawan pada Pilkada nanti.

“Kita akan gerakkan semua anggota kader kita yang ada di tingkat kecamatan dan desa untuk selalu berjuang dengan cara bergotong royong demi untuk kemengan Sukawan, kalau semua ini bisa bergerak pasti kita bisa menyumbangkan kemenangan.” Kata Hardi Chandra.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Efendi Sianipar yang akan memberikan bonus kepada tingkat DPC yang bisa mendapatkan suara terbanyak untuk Kemengan Sukawan, Hardi Chanda berkomentar.

“Itu semua sebagai bentuk semangat beliau kepada seluruh kader PDI Perjuangan terutamanya tingkat DPC Rokan Hulu, tentunya kami sebagai DPD mengucapkan terima kasih kepada bapak Efendi yang telah memberikan Sport kepada kami.” tutupnya.(fit)

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkab Siak Siapkan Sediakan Tempat Pencuci Tangan di Tempat Wisata

Siak(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Siak, Riau sejak April 2020 sudah menutup semua objek wisata. Namun meski sudah ditutup, pelancong tetap saja datang ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Siak. Untuk itu, Pemkab Siak menyediakan tempat pencuci tangan di setiap objek wisata tersebut.

“Jadi meskipun kita tutup semua objek wisata, tetapi warga ataupun wisatawan tetap datang dan hanya sekedar berfoto. Seperti Istana Siak yang sudah tutup sejak April lalu, tapi sampai sekarang ada juga yang masih datang ke Istana. Walaupun hanya berfoto dari luar,” kata Kepala Dinas Pariwisata Siak, Fauzi Asni kepada wartawan, Sabtu (24/10/2020).

Selain tempat pencuci tangan yang diletakkan di beberapa titik, ada juga banyak spanduk himbauan untuk menggunakan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan yang sudah dipajang oleh pemerintah di sekitar tempat wisata.”Pesan melalui spanduk ini kita harapkan dapat diterapkan pengunjung ataupun masyarakat setempat. Dengan harapan, jangan ada penularan virus Corona dari tempat-tempat wisata,” kata Fauzi lagi.

Selain itu, Fauzi juga mengingatkan pedagang dan pelaku UMKM di sekitar objek wisata agar dapat memberi contoh kepada masyarakat dengan konsisten menerapkan 3 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Ini untuk kebaikan kita bersama. Pemkab Siak sudah melakukan berbagai upaya agar penyebaran virus Corona ini tidak banyak di Kabupaten Siak. Ingatkan pengunjung yang datang untuk tetap menggunakan maskernya,” kata Fauzi.**(inf Siak)

Baznas Rohul Terima Zakat Produktif Rp300 Juta dari Baznas Riau

Baznas Rohul Terima Zakat Produktif Rp300 Juta dari BAZNAS Riau

Rohul(SegmenNews.com)- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Provinsi Riau, bantu dana stimulan ke BAZNas Rohul Rp300 juta, yang nantinya bisa membantu mustahik terdampak Covid-19.

Adapun Dana stimulan Rp300 juta, diserahkan Ketua BAZNas Provinsi Riau DR.Saidul Amin. MA kepada Pjs Bupati Rohul Drs H Masrul Kasmy M.Si dan langsung diserahkan kepada Ketua BAZNas Rohul H.Armen.ZA, didampingi Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Rohul Muhammad Zaki yang juga Kepala Bappeda Rohul, serta komisioner BAZNas Rohul, Kamis (22/10/2020) di Aula Kantor Bappeda Rohul.

Ketua BAZNas Riau mengatakan, Saidul Amin, bantuan Rp300 juta tersebut merupakan stimulan, agar menjadi modal. Karena ke depan, zakat yang diberikan untuk zakat produktif. Hal itu agar ekonomi masyarakat di bawah dapat bergerak, karena kefakiran itu bisa membawa kekafiran.

“Orang kalau sudah miskin apa saja akan dilakukan,” sebut Saidul Amin.

Saidul juga mengharapkan, bantuan dari program pemberdayaan ekonomi produktif tersebut menjadi stimulan, dan ke depannys BAZNas Rohul jadi maskot, atau BAZNas terbaik di Provinsi Riau.

“Kedepan kita harapkan di Rohul, agar BAZNas betul-betul gemilang, cemerlang, dan terbilang,” ucap Saidul, dan berharap bantuan Rp300 juta dikembangkan untuk pengembangan ekonomi umat.

Sementara itu, Ketua BAZNas Rohul, Armen ZA, mengaku, bahwa potensi objek zakat di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk cukup banyak, namun plafon atau target belum tercapai, dan Pjs Bupati Rohul menghimbau dan mengajak BAZNas menerapkan sistem jemput bola.

Di tambahkan Armen, bahwa dampak Covid-19 cukup mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat. Bantuan Rp 300 juta dari BAZNas Riau ini akan dibagikan ke dua kelompok sapi di Kecamatan Rambah Hilir dan Bangun Purba.

Bantuan zakat produktif nantinya juga akan diberikan ke pedagang sayuran di pasar-pasar di Kabupaten Rohul, karena mereka ikut terdampak Covid-19, dan tidak terjerat utang ke oknum rentenir.

“Kita tidak minta apa-apa, cuman kalau mereka bisa berinfaq tentunya akan membantu masyarakat lainnya,” tambah Armen.

Ditempat yang sama, Pjs Bupati Rohul, Masrul Kasmy, berterima kasih ke BAZNas Rohul yang sudah membantu para mustahik melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif.

Masrul Kasmy juga Ketua BWI Riau menuturkan penyaluran bantuan dari BAZNas Riau harus berdasarkan delapan asnaf yang telah ditentukan.

Masrul juga mengajak BAZNas Rohul, untuk menerapkan sistem jemput bola terhadap semua objek zakat yang berpotensi, seperti perusahaan, perkantoran, usaha-usaha lain.

“Datangi mereka beri penjelasan tentang pentingnya membayar zakat, karena secara syari atau syariah menguntungkan, serta bisa mengurangi angka kemiskinan, pengangguran,”tutup Masrul Kasmy.(fit)

TP-PKK Bengkalis dan Riau Gebrak Masker dan Distribusikan Sembako

TP-PKK Bengkalis dan Riau Gebrak Masker dan Distribusikan Sembako

Mandau(SegmenNews.com)- Gerakan Bersama Pakai Masker (Gebrak Masker) terus digencarkan, kali ini TP-PKK Provinsi Riau, Hj Misnarni Syamsuar bersama Penjabat (Pj) Ketua TP-PKK Bengkalis Hj Herawati Syahrial serta pengurus PKK Provinsi Riau dan Kabupaten Bengkalis melakukan pembagian masker gratis di Pasar Mandau, Duri Kecamatan Mandau, Jum’at (23/10/2020).

Gebrak Masker secara gratis bagi masyarakat Kecamatan Mandau berjumlah 10.500 buah yang diberikan kepada para pembeli dan pedagang yang ada di sepanjang Pasar Mandau.

Ketua TP PKK Provinsi Riau Hj Misnarni mengatakan, pembagian masker ini tidak hanya sebagai kegiatan simbolis saja, namun dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian edukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker.

Sambil membagikan masker, Hj Herawati juga mengajak para pedagang pasar untuk mengikuti anjuran Pemerintah, yakni menerapkan protokol kesehatan di setiap aktifitas guna mencegah penyebaran Covid-19 dan menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mencuci tangan pakai sabun, menggunakan masker saat keluar rumah, jaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sementara Pj. Ketua TP.PKK Kabupaten Bengkalis Hj Herawati Syahrial mengatakan bakal mengoptimalkan kader PKK untuk membangun kesadaran masyarakat dalam memakai masker.

“Pembagian masker ini tidak ada batas waktu karena kegiatan ini termasuk dari 10 program pokok PKK tentang kesehatan, sehingga selama ada bantuan masker dan juga bantuan-bantuan lainnya akan tetap dilaksanakan. Kami harap masyarakat disiplin memakai maskernya dengan cara yang benar yaitu masker harus menutupi bagian hidung, mulut, dan dagu,” jelas Herawati Syahrial.

**Bantuan Sembako**

TP-PKK Bengkalis dan Riau Gebrak Masker dan Distribusikan Sembako

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Riau Hj. Misnarni Syamsuar dan Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis Hj. Herawati Syahrial mendistribusikan sejumlah paket sembako kepada warga yang terdampak akibat penyebaran Covid-19, di Pesantren Babussalam Duri dan warga sekitar pada Jumat (23/10/2020).

Paket sembako berupa makanan tambahan, masker kain dan peralatan cuci tangan tersebut diserahkan oleh Misnarni Syamsuar dan Herawati Syahrial secara door to door kepada warga untuk menghindari kerumunan massa sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Ketua TP PKK Provinsi Riau Hj. Misnarni Syamsuar mengatakan apa yang diberikan ini mungkin belum sebanding dari apa yang dialami masyarakat akibat pandemi Covid-19. “Namun dengan kepedulian ini hendaknya dapat sedikit meringankan beban di masa yang sulit akibat dampak virus corona ini,” ucap Misnarni.

Hal senada juga diucapkan Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis Hj. Herawati Syahrial. Herawati berharap bantuan yang diberikan tepat sasaran sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga bantuan ini yang mungkin tidak seberapa, namun hendaknya dapat meringankan beban dari bapak ibu sekalian, ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Tim Penggerak PKK kepada masyarakat, semoga musibah wabah ini cepat berlalu,” harap Herawati.***(INF Bengkalis)

[VIDEO] Sejumlah Wartawan Minta Kepala BPN Rokan Hulu Dicopot, Ini Penyebabnya

[VIDEO]

Rohul(SegmenNews.com)- Puluhan wartawan melakukan aksi unjukrasa di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rokan Hulu, Jum’at (23/10/2020). Mereka meminta kepala BPN, Tabrita Simorangkir dicopot dari jabatannya.

Desakan itu dipicu tindakan pegawai BPN yang diduga bersikap arogan terhadap wartawan. Bahkan telah melarang wartawan melakukan peliputan kericuhan di kantor BPN.

Para wartawan dan LSM membawa sejumlah poster dengan tulisan soal undang-undang pers dan meminta kelapa badan BPN Rokan Hulu dicopot.

Dalam aksi, salah satu wartawan Alfian menegaskan, selama ini para wartawan sangat pro dengan kinerja BPN dalam pembagian prona kepada masyarakat, dan kerap melakukan peliputan.

Namun ia kecewa dengan perlakuan pegawai BPN yang dinilai telah menghalang-halangi kinerja wartawan yang melakukan peliputan di kantornya. Untuk itu, ia meminta pegawai ditindak dan kepala BPN segera dicopot.

“Copot kepala BPN,” teriak wartawan.

Menanggapi hal itu, Kabag Tata Usaha, Rini didampingi Kepala BPN Tabrita Simorangkir dan Kapolres menyampaikan, bahwa tindakannya kemaren hanya berniat melerai dan menenangkan pegawai BPN dalam situasi yang semakin memanas.

“Saya kemarin lebih tepatnya menghalangi, melerai. Karena saya anggap situsi akan memanas. Lebih tepatnya saya menenangkan anggota saya. Karna kemarin sempat terjadi penarikan kerah Kadus (Kepala Dusun). Karna itu terjadi, saya bertanya bapak siapa? bapak wartawan?. Lalu saya tanyakan surat tugas bapak mana? ,” jelas Rini.

Disamping itu, Kelapa BPN Rohul,  menyampaikan permohonan maafnya kepada wartawan atas tindakan pegawainya. Ia menilai kejaian itu hanya salah paham.

“Setelah saya lihat CCTV masalah ini cuma kurang komunikasi (mis komunikasi) jadi saya meminta maaf kepada kawan-kawan sebab kita ini mitra,” katanya.

Sebelumnya, Kamis kemarin terjadi kekisruhan antara wartawan dan pegawai BPN. Dalam video berdurasi 1,26 menit. Terlihat seorang pegawai BPN meminta wartawan untuk mematikan kamera videonya. Walaupun wartawan itu telah mengaku Wartawan dan menunjukkan kartu persnya, namun pegawai BPN tetap melarang wartawan mengambil video kericuhan itu.

Akibat pelarangan itu, situasi semakin memanas. Salah seorang wartawan bertanya siapa yang melarang mengambil gambar?.  Salah seorang pegawai BPN dengan lantang mengatakan ialah yang melarangnya.

Sementara itu, pegawai lainnya mempertanyakan surat tugas peliputan kepada wartawan yang tengah mengambil video.  Tampak juga pegawai perempuan yang mengaku, bahwa wartawan tidak boleh mengambil gambar tanpa persetujuan dia.

“Nggak usah foto-foto disini. Disini ada CCTV kalau bapak butuh nanti. Bapak tau nggak pelanggaran. Kalau bapak foto-foto dan rekam kayak gini tanpa persetujuan saya, nggk boleh loh ini,” katanya kepada wartwan yang mengambil video.***(fit)

Pemkab Meranti Himpun Aspirasi Masyarakat Susun RPJMD 2021-2026

Meranti(SegmenNews.com)-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal ini Bappeda Meranti menggelar kegiatan Konsultasi Publik kajian lingkungan hidup strategis (KLHS), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kepulaan Meranti 2021-2026, dalam kegiatan itu masalah infrastruktur untuk meningkatkan aksesbilitas dan tingginya angka kemiskinan masih menjadi Isu strategis untuk segera dituntaskan.

Kegiatan dalam rangka mendengarkan isu aktual dan menghimpun masukan dari sejumlah tokoh masyarakat sesuai dengan UU No. 32 Tahun 2009 terkait penyusunan RPJMD tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Dr. Kamsol MM didampingi Plt. Kepala Bappeda Meranti Rizki Hidayat, bertempat di Gedung Biru Kantor Bupati, Jum’at (23/10/2020).

Turut hadir bersama Sekda, Kepala Kantor Kemenag Meranti Agustiar MA, Wakapolres Meranti Kompol Ipwin Bonar Hutabarat, Kepala Bappeda Meranti Rizki Hidayat, Pemateri Dr. Suwondo, Danposal Letda Jeri Hendra, Perwakilan OPD serta tokoh masyarakat di Kepulauan Meranti.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Dr. Kamsol mengatakan Pemerintah Daerah akan terus fokus pada upaya-upaya untuk menekan angka kemiskinan yang masih cukup tinggi di Kepulauan Meranti. Meski sudah jauh menurun dari sejak pertama Meranti berdiri 10 tahun yang lalu berada di angka 40 persen kini angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 26 persen lebih.

Hal ini menurut Sekda berkat keseriusan dan konsistensi dari tiap OPD dilingkungan Pemkab. Meranti untuk bersinergi mengatasi berbagai persoalan yang terjadi ditengah masyarakat. Adapu. Isu-isu yang terus dibenahi adalah masalah minimnya infrastruktur dasar seperti jalan yang menyebabkan terkendalanya aksesbilitas, alhasil biaya transportasi menjadi tinggi, mahalnya harga kebutuhan pokok, sementara daya beli semakin lemah.

“Jadi masalah inftastruktur ini sangat berkaitan erat dengan masih tingginya angka kemiskinan di Meranti untuk itu pembangunan inftastruktur tetap menjadi fokus kita ditahun tahun yang akan datang,” jelas Sekda.

Agar upaya-upaya menekan angka kemiskinan dan peningkatan pembangunan berjalan dengan baik, Pemkab. Meranti sangat berharap masukan dari berbagai elemen dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama memberikan saran yang nantinya akan menjadi pertimbangan bagi Kepala Daerah selanjutnya dalam penyusunan RPJMD 2021-2025.

“Disni kita mencoba untuk menggali berbagai isu strategis yang terjadi ditengah masyarakat baik masalah Kemiskinan, Minimnya Infrastruktur, Melemahnya Ekonomi, Sosial, Kesehatan, hingga masalah lingkungan Abrasi, serta Kemanan dan lainnya,” ujar Sekda.

Selain malasah infrastruktur Isu lainnya yang juga harus menjadi pertimbangan menurut Sekda Kamsol adalah, kondisi Pandemi Covid-19 saat ini yang menyebabkan melemahnya semua sektor terutama ekonomi masyarakat, untuk itu Sekda mengntruksikan kepada semua OPD terkait untuk terus fokus kepada program-progran pemberdayaan yang benar-benar bersentuhan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dengan begitu segala permasalahan dapat ditanggulagi dengan baik.

Terakhir, Sekda Kamsol berjanji segala masukan dan saran yang diperoleh dari kegiatan Konsultasi Publik ini akan dicatat dan akan dijadikan sebagai pertimbangan bagi Pemda Meranti khususnya Kepapa Daerah dalam penyusunan RPJMD yang akan datang.

“Harapan kita kedepan semua Isu dan permasalah yang terjadi dapat ditanggulangi dengan baik yang ditandai dengan sejahteranya masyarakat dan pemerataan pembangunan mulai dari Kota hingga pelosok Desa,” pungkas Sekda.(Ags)

Sanksi Tidak Pakai Masker di Siak Sudah Diatur dalam Perda No 4 Tahun 2020

Siak(SegmenNews.com)- Kabupaten Siak satu-satunya di Riau yang sudah memiliki Perda terkait penanganan Covid-19. Hal ini digesa Pemkab Siak guna untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Wakil Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak, Budhi Yuwono menyebutkan, inisiatif menyusun Perda ini sejak mulai diterapkan era kehidupan baru.

“Pemerintah pusat memberikan gambaran bahwa kita tidak serta merta menghilangkan Covid-19 ini. Makanya kita harus menjaga diri agar tidak tertular. Melihat kesadaran masyarakat kurang dalam menerapkan protokol kesehatan ini, makanya perlu kita buat Perda ini,” kata Budhi.Untuk masyarakat yang tidak ingin mendapat sanksi denda, kata Budhi, sebaiknya selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Dan menerapkan protokol kesehatan ini sebagai kebiasaan baik yang wajib dilakukan setiap hari.

“Untuk yang melanggar ini sudah ada sanksinya dan diatur dalam Perda nomor 4 tahun 2020. Petugas dalam melaksanakan penerapan protokol kesehatan ini di lapangan sangat terkendali,” kata Budhi. ****(inf Siak)

Pembagian Masker Gratis Upaya Antisipasi Covid-19 di Siak

Siak(SegmenNews.com)- Keluarga Besar Rumah Tanahan Negara Kelas IIB Siak Sri Indrapura melakukan kegiatan bagi-bagi masker untuk masyarakat. Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2020.

Kepala Rutan Siak, KB Siregar mengatakan kegiatan bagi-bagi 350 lembar masker ini dilakukan di beberapa titik, mulai di depan Istana Siak, di sekitar lingkungan Lapas, ke rumah-rumah warga dan Jalan Sutomo.

“Awalnya kita jadwalkan 31 Oktober kegiatan HDKD ini, namun karena lusa sudah mulai cuti bersama,jadi kegiatannya dimajukan hari ini. Ada 350 lembar masker yang kita bagikan,” kata KB Siregar.

Masih kata Kepala Rutan, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemenkumham ini, ASN Kemenkumham juga memiliki peran penting dalam membantu mencegah penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Siak.

“Masker ini kita bagikan kepada masyarakat sekaligus mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan masker. Masyarakat Siak harus bisa disiplin dalam menggunakan masker agar kita dapat menekan angka penularan Covid-19,” katanya.(inf Siak)

Terlibat Kampanye, Perangkat Desa Diproses Bawaslu Pelalawan

Pelalawan(SegmenNews.com) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kembali menegakkan keadilan pemilu di Kabupaten Pelalawan. Kali ini menemukan pelanggaran netralitas yang dilakukan oleh salah satu perangkat desa.

Berdasarkan informasi yang ditemui dan laporan temuan 001/TM/PB/P.KURAS/04.08/X/2020 tanggal 15 Oktober 2020, Bawaslu Pelalawan melalui Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) memproses SU, seorang perangkat Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.

“Temuan SU ditindaklanjuti karena terbukti melakukan pelanggaran perangkat desa dilarang ikut serta terlibat dalam kampanye yang diatur dalam UU nomor 6 tahun 2014 pasal 51 huruf J,” ungkap Ketua Panwascam Pangkalan Kuras, Sarifudin, melalui Kordiv Penindakan dan Pelanggaran Hendry Dausa Saputra, Jumat, 22 Oktober 2020.

Dimana, kata Hendry, dalam Undang-Undang tersebut, perangkat desa dilarang ikut serta dan/atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum dan/atau pemilihan kepala daerah.

“Setelah diberitahukan ke pihak-pihak terkait, selanjutnya akan diproses lebih lanjut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya, kepada SegmenNews.com.***(R.A).

Banyak Pejabat Rangkap Jabatan, Tiga Jabatan di Pemkab Meranti Masih Kosong

Meranti(SegmenNews.com)-Saat ini kondisi yang tidak sehat terjadi di tubuh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Hal itu terkait dengan banyaknya pejabat yang rangkap jabatan sehingga banyak berstatus sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Kondisi ini terjadi akibat banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pindah ke luar daerah dan adapula yang akan memasuki masa pensiun dan meninggal dunia.

Ia adalah John Hendri. Jabatan defenitifnya adalah Kepala Bagian Tata Pemerintahan. Namun ia ditunjuk sebagai Plt Kepala Disdagperinkop UKM menggantikan Aza Fahroni yang sudah pindah ke Bappeda dan Litbang Provinsi Riau.

Selanjutnya jabatan Plt Kepala Dinas PUPRPKP yang tinggalkan Aza Fahroni digantikan oleh Abu Hanifah, dimana jabatan definitif nya sebagai Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah.

Jabatan Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah yang dijabat oleh Abu Hanifah, kini dipegang oleh Rudi Al Hasan yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah.

Jabatan Plt Kepala Bappeda saat ini dijabat oleh Kepala Disparpora, Rizki Hidayat dan Plt Dinas Pendidikan dijabat oleh Syamsudin yang saat ini juga menjabat sebagai Asisten I Sekretariat Daerah.

Sedangkan Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Rosdaner menjadi Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Hal itu dilakukan menyusul Bambang Suprianto terpapar Covid-19 dan saat ini menjalani perawatan di RSKI Covid-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau. Begitu juga jabatan Kepala Satpol-PP juga akan dijabat oleh Plh, karena saat ini Helfandi dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19, namun penunjukannya belum dilakukan.

Sementara itu Jabatan Sekretaris Dinsos P3AP2KB, yang dijabat Rika saat ini kosong karena pindah ke Biro Ortal Sekretariat Daerah Provinsi Riau.

Begitu juga dengan jabatan Sekretaris Disdagperinkop UKM yang dijabat Firman, yang juga sudah pindah ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau.

Selain itu jabatan Sekretaris Camat Tebingtinggi Timur yang kemaren dijabat Khamril juga kosong, karena meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Meranti, Bakharuddin mengatakan kekosongan jabatan diakibatkan banyak pejabat yang mengajukan pindah, selain itu banyak juga yang sudah memasuki purna tugas.

“Sejak Januari 2020 sampai hari ini sudah ada 34 ASN yang mengajukan pindah dan SK nya sudah keluar. Selain itu juga ada beberapa pejabat yang akan memasuki usia pensiun dan ada yang meninggal dunia.Kita memang sangat kekurangan pejabat,” kata Bakharuddin, Kamis (22/10/2020).

Terkait jabatan yang saat ini dijabat oleh Plt maupun Plh akan diemban sampai ada pimpinan definitif di jabatan tersebut. Sayangnya, saat disinggung kapan lelang jabatan akan dibuka, Bakharuddin mengatakan belum ada. Pihaknya sifatnya hanya menunggu instruksi saja.

“Belum ada (lelang jabatan, Red). Belum ada petunjuk lebih lanjut dari Bapak Bupati. Sementara itu kita juga sedang menghadapi Pilkada. Mudah-mudahan bupati yang baru nanti sudah ada pejabat yang menduduki posisi tersebut,” ujarnya.

Dengan banyaknya pejabat pelaksana tugas (Plt) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Kondisi ini dinilai membuat kinerjanya tidak maksimal.

Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi SE mengatakan, pejabat pelaksana tugas tidak bisa mengambil keputusan yang strategis. Hal ini karena sifatnya sementara, tidak definitif.

Namun, pihaknya menilai apa yang dilakukan Bupati dengan pengisian jabatan Plt sudah baik, meskipun dampaknya negatif bagi masyarakat.

“Plt tidak dapat mengambil keputusan yang sifatnya strategis karena sifatnya hanya sementara. Tapi mau bagaimana lagi, pejabat kita banyak yang notabene bukan orang tempatan, sehingga banyak yang sudah mengajukan pindah, sementara tidak ada aturan yang mengikat melarang untuk pindah,” kata Fauzi.

Terkait hal ini pula, pihaknya sudah memanggil dan mengadakan Hearing bersama BKD Kepulauan Meranti. Hasil pertemuan tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti berjanji akan melakukan assessment pada tahun 2021 mendatang.

“Kita sudah memanggil BKD untuk menjelaskan persoalan yang terjadi saat ini. Mereka berjanji akan melakukan assessment pejabat pada 2021 mendatang, karena proses assesmen banyak menguras anggaran, sedangkan saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19. Mudah-mudahan Bupati yang terpilih nanti bisa segera mengatasi persoalan ini,” pungkasnya.(Ags)