Beranda blog Halaman 905

Lewat Aksi Konvergensi, Pemkab Meranti Berhasil Turunkan Angka Stunting di 12 Locus

Meranti(SegmenNews.com)-Kerjasama seluruh OPD dilingkungan Pemkab. Meranti dalam menuntaskan kasus Stunting mulai menuai hasil, terbukti dari 16 Desa yang menjadi Locus kasus Stunting 12 diantaranya angka Stunting berhasil ditekan.

Hal ini terungkap dalam Rapat Persiapan Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Kepulauan Meranti yang digelar diruang Rapat Melati Kantor Bupati, Selasa (13/10/2020).

Rapat yang melibatkan semua OPD terkait dalam penuntasan kasus Stunting di Meranti langsung dipimpin oleh Sekdakab. Meranti Dr. Kamsol MM.

Rakor juga dihadiri Kadiskes Kep. Meranti, dr. Misri Hasanto, M.Kes, Kadis Sosial, Agusyanto, Kadis LHK Irmansyah, Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan M. Arif, Sekretaris BPMPD Meranti Edi M Nur, Kepala Bappeda Kep. Meranti yang diwakili Sekretaris Bappeda, Randof, Perwakilan Dinas PUPR, Sekretaris Disdik Meranti Syarifah Zuma, Perwakilan Kecamatan Tebing Tinggi dan lainnya.

Dalam Rakor tersebut seperti dijelaskan Kadiskes Meranti Misri Hasanto, kondisi geografis Meranti yang berada diwilayah perbatasan, dan terluar dengan tingkat kemiskinan yang masih cukup tinggi sangat berpotensi memunculkan kasus Stunting.

“Sedangkan yang kita petakan dari akhir 2019, itu ditemukan 16 Locus stanting di Meranti, sehingga di tahun 2020 ini menurut saya fokus kita sebaiknya di 16 lokus ini saja,” ujar Misri.

Lebih lanjut Misri dipaparkan Misri, dari delapan aksi, ada empat aksi saja yang dipakai untuk menurunkan angka stunting di Meranti, di antaranya lewat peraturan bupati, peran desa, peran serta masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat lewat kader posyandu, agar masyarakat desa lebih peduli dengan anak-anak yang terkena stunting alhasil dari 16 Desa Locus Stunting, 12 diantaranya angka Stunting berhasil ditekan.

Hal ini mendapat apresiasi dari pihak Bappeda Meranti yang disampaikan oleh Sekretaris Bappeda Randolf, dijelaskannya dari 16 desa yang menjadi lokus stanting, ada 12 desa yang mengalami penurunan, 3 desa yang naik, dan 1 desa yang tetap.

“Terima kasih atas kerjasama semua OPD dalam menuntaskan kasus Stunting di Meranti, berhasil menekan angka Stunting di 12 Desa,” ucap Randolf.

Apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Sekda Meranti, Dr Kamsol MM , ia juga berharap di tiga desa lokus yang mengalami kenaikan, dan satu desa yang tetap, bisa terus diintervensi guna menurunkan angka stunting di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kita berharap intervensi Stunting terus dilakukan hingga kasus Stunting di Meranti menjadi 0,” pungkasnya.(Ags)

BLT-DD Sampai Desember, di Meranti Baru dua Desa yang Memastikan Sanggup

Meranti(SegmenNews.com)- Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), anggaran dana desa dialihkan menjadi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebagai upaya perlindungan sosial. Pemerintah pun memperpanjang masa pemberian bantuan hingga akhir Desember 2020 lantaran belum pastinya akhir dari pandemi corona.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kepulauan Meranti, Darwis S.IP MM mengatakan, perpanjangan BLT-DD tersebut berdasarkan Permendes Nomor 14 Tahun 2020. Banyak desa di Kepulauan Meranti tidak memiliki anggaran yang cukup untuk penambahan BLT-DD tersebut. Hal itu akibat dana desa yang cair lebih awal dari biasanya dan digunakan untuk kegiatan lain, atau jumlah penerimanya yang sangat banyak.

“Sesuai Permendes Nomor 14 Tahun 2020 yang baru saja terbit menyebutkan bahwa BLT-DD dilaksanakan hingga tahap sembilan  atau sampai dengan bulan Desember apabila dana desa masih tersedia.Dan kemungkinan besar hanya beberapa desa saja di Kabupaten Kepulauan Meranti yang dapat melaksanakannya,” kata Darwis, Selasa (13/10/2020).

Ditambahkan Darwis, pihaknya sudah mengundang perwakilan ketua forum desa di kecamatan, pendamping desa dan kepala seksi di masing-masing kecamatan untuk mensosialisasikan Permendes tersebut.

“Terkait adanya Permendes baru yang menyebutkan bahwa BLT-DD sampai bulan Desember kita sudah mengundang pihak desa dan kecamatan. Awalnya kita sudah membuat kesepakatan bahwa semua desa di kepulauan Meranti menyalurkan sampai tahap 7. Namun melihat kondisi keuangannya, kita putuskan hanya desa yang masih tersedia dananya sampai tahap 9 dan yang tidak ada dananya, cukup sampai tahap 6 saja,” ujar Darwis.

Darwis mengungkapkan, dari 96 jumlah desa di Kepulauan Meranti yang sanggup menyalurkan BLT-DD hanya 10 desa.

“Dari 96 desa yang ada di Kepulauan Meranti tidak lebih dari 10 desa yang sanggup menyalurkan BLT-DD sampai bulan Desember. Yang sudah memastikan itu baru dua desa, yakni
Sendaur dan Desa Mekar Sari,” pungkasnya.(Ags)

Penyidik Geledah Kantor PUPR Rohul, Sita Sejumlah Dokumen

Rokan Hulu(SegmenNews.com)- Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Rokan Hulu melakukan penggeledahan di Kantor PUPR, Senin (12/10/2020) sekitar pukul 13:00 WIB. Penggeledahan ini terkait perkara dugaan korupsi pembangunan jembatan Sei Batang Lubuh SP III Kepenuhan, Senin (12/10/2020) sekitar pukul 13:00 WIB.

Penggeledahan yang dipimpin Kasi Pidsus, Doni Saputra, SH beserta anggota tim, Ari Supandi, SH. MH, Herdianto, SH, Frederic Daniel Tobing, SH, dan Wikan Adhi Cahya, SH ini bertepatan pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu ke-21.

Dikatakan Doni Saputra, penggeledahan tersebut mencari & menemukan alat bukti surat berupa data & dokumen utk kelengkapan berkas perkara dugaan korupsi pembangunan jembatan Sei Batang Lubuh SP III.

Sejauh ini pihaknya telah menyita sejumlah berkas penting guna penyidikan lebih lanjut.

Doni Saputra menegaskan, pihaknya akan cepatnya menangani kasus ini hingga tuntas.

Penggeledahan dilakukan berdasarkan Ijin Penetapan Penggeledahan dr Ketua Pengadilan Negeri Rokan Hulu Nomor : 143/Pen.Pid/2020/PN Prp tanggal 08 Oktober 2020.

Penggeledahan kata, Doni, dilakukan dengan mempedomani protokol kesehatan covid 19. Penggeledahan berakhir hingga pukul 18:00 WIB.

Diberitakan sebelumnya, kegiatan itu, awalnya dianggarkan dalam APBD Rohul 2018 senilai Rp10,9 miliar pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rohul. Diindikasi ada perbuatan melawan hukum, sehingga menyebabkan kerugian negara.

Perkara dugaan tindak pidana korupsi itu, mulai diselidiki sejak Januari 2020 lalu, dan ditingkatkan ke proses penyidikan pada pertengahan Maret 2020 lalu.

Informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, pada pekerjaan pembangunan jembatan Batang Lubuh pada ruas Jalan Kota Tengah SP III Kepenuhan, dari hasil pemeriksaan fisik BPK RI ditemukan adanya kekurangan pengerjaan capai 13 persen.

Namun, dalam pelaksanaannya pihak Dinas PUPR membayarkan ke rekanan kontraktor 100 persen. Sehingga terjadi kelebihan bayar capai Rp1,9 miliar. Juga masih berdasarkan pemeriksaan BPK RI, terdapat kekurangan penerimaan denda keterlambatan pekerjaan Rp178 juta.***(fit)

Masuk Zona Merah, Siak Dapat Bantuan 100 Ribu Masker dari Provinsi Riau

Siak(SegmenNews.com)- Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak yang sudah masuk dalam zona merah, Pemerintah Provinsi Riau memberikan 100 ribu lembar masker untuk dibagikan kepada masyarakat.

Pj Bupati Siak, Indra Agus Lukman mengatakan bantuan 100 ribu lembar masker itu sudah mulai didistribusikan kepada masyarakat melalui penghulu, Camat, seluruh OPD, organisasi masyarakat.

“Bantuan 100 ribu lembar masker ini untuk Kabupaten Siak karena Siak masuk zona merah Covid-19. Bapak Gubernur Riau ingin semua warga Siak menggunakan masker dan patuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari virus Corona ini,” kata Kepala Dinas ESDM Riau ini kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Selain itu juga, di Kabupaten Siak juga sudah ada Perda yang mengatur tentang kewajiban masyarakat menggunakan masker. Jadi dengan dibagikannya masker kepada masyarakat melalui penghulu ini, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak menggunakan masker.

“Dan kita juga akan membagikan masker di Kecamatan Tualang yang menerapkan pembatasan sosial berskala kecil (PSBK),” kata Indra Agus Lukman.

Gerakan bagi masker ini, kata Pj Bupati Siak, sangat membantu pelaku UMKM di Riau. Sebab 100 ribu masker kain yang akan dibagikan ini merupakan produksi penjahit lokal di Riau.

“Artinya, saat Pandemi Covid-19 ini, perekonomian di Riau tetap bergulir. Masker yang akan dibagikan ini merupakan masker kain, jadi tahan lama karena bisa dicuci,” sebut Indra lagi.***(inf Siak)

Kabupaten Siak Banyak Kemajuan dalam Segala Bidang

Siak(SegmenNews.com)- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 21 Kabupaten Siak dimulai dengan pelaksanaan rapat paripurna antara Pemkab Siak bersama DPRD Kabupaten Siak, yang diikuti oleh Pemerintah Provinsi Riau dan DPRD Provinsi Riau maupun para tokoh pendiri negeri istana secara virtual, Senin (12/10/2020).

Dari Ruang Siak Bandar, lantai II gedung Kantor Bupati Siak, peringatan Hari jadi Kabupaten Siak ini dihadiri Bupati Siak Indra Agus Lukman, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman, dan unsur Forkopimda dan Asisten III Setdakab Siak Jamaluddin dan sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Siak.

Dalam sambutannya, Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman mengatakan usia Kabupaten Siak telah 21 tahun, tentunya dipandang sebagai usia yang mulai matang untuk dapat lebih mandiri dalam menghadapi permasalahan dan tantangan kedepannya.

Meskipun peringatan hari jadi kabupaten Siak tidak seperti biasanya, menggingat kondisi diselimuti bencana Covid-19. Dirinya berharap momentum hari jadi Kabupaten tersebut untuk kemajuan Siak pada masa yang akan datang.

“Hari jadi ini kita jadikan momentum untuk mengevaluasi hasil pembangunan yang telah dilaksanakan sebagai acuan pembangunan kedepannya dengan karya dan prestasi,” ucapnya.

Selanjutnya Ia menyampaikan kemajuan pembangunan yang diraih oleh Pemkab Siak. Diantaranya adalah tingkat kemiskinan Kabupaten Siak berada dibawah rata-rata tingkat kemiskinan Provinsi Riau, yaitu 5.03 persen. Masih dibawah angka kemiskinan Provinsi Riau 7,08 persen.

Kemudian tentang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak tanpa Migas tumbuh 4,53 persen di tahun 2019,diatas pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau tahun 2019 sebesar 2,84 persen.

“Segala upaya terus kita, lakukan untuk melaksanakan pembangunan demi mencapai kesejahteraan masyarakat” jelas Indra.

Selain itu ia juga menyampaikan prestasi yang diraih Kabupaten Siak sepanjang tahun 2019-2020. Sebanyak 28 penghargaan telah diterima oleh Pemkab Siak, baik ditingkat Provinsi maupun nasional.***(inf Siak)

Kado HUT Pelalawan, 3.933 Pelaku Usaha Mikro Terima Rp2,4 Juta

Pelalawan(SegmenNews.com) – Upaya keras yang dilakukan tim Dinas Koperasi Usaha Kecil dan menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmprindag) Kabupaten Pelalawan dalam memfasilitasi pendataan bagi pelaku usaha mikro dari UMKM dan IKM yang terdampak covid 19, akhirnya membuahkan hasil.

Dari 6.000 lebih data Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) yang telah diinput dalam sistem online Kemenkopukm Republik Indonesia (RI), dan hasil verifikasi yang memenuhi syarat. Setidaknya 3.933 pelaku usaha yang tersebar di 12 Kecamatan se kabupaten Pelalawan menerima BPUM sebesar Rp. 2,4 juta.

“Ini kado HUT Pelalawan dari kita untuk pelaku usaha mikro yang ada di Pelalawan. Walupun saat ini sudah 3.933 yang menerima BPUM,” ungkap Kadiskopukmprindag Pelalawan, Fakhrizal, Senin, 12 Oktober 2020.

Bantuan tersebut, katanya, telah disalurkan oleh Bank Republik Indonesia di 14 unit kerja terdekat di 12 kecamatan se Kabupaten Pelalawan. Bantuan BPUM, itu sejalan kebijakan Pemerintah Daerah yaitu program Pelalawan Makmur.

“Pelaku usaha mikro tersebut sudah kita salurkan sejak tanggal 10 dan 11 Oktober 2020 lalu,” ujarnya.

Ditambahkannya, berdasarkan surat dari Kemenkopukm RI Nomor: 491/SM/X/2020 tgl 06 oktober 2020, program BPUM, itu diperpanjang sampai akhir November 2020.

“Oleh sebab itu kita menghimbau agar pelaku usaha bisa menggesanaya kedepan. Dan kita berharap bagi yang telah menerima agar bisa bermanfaat di masa pendemi COVID-19 ini,” pungkasnya kepada SegmenNews.com.

Dengan BPUM, itu pihaknya mengingatkan agar terus berusaha dan berupaya dengan gigih, pantang menyerah, dan kami siap melayani masyarakat dgn Motto SANTUN (Senyum, Aman, Nyaman, Transparan dn Unggul).***(R.A)

Rumah Reot Dibedah Kapolres Meranti, Kakek Ibrahim: Seperti Mimpi

[VIDEO]
Meranti(SegmenNews.com)- Akhirnya proses pembedahan atau renovasi rumah reot milik Kakek Ibrahim (62) di Jalan Mahkroji, Desa Mekong sudah selesai.

Kakek Ibrahim terharu menyaksikan kondisi rumahnya saat ini yang jauh lebih baik dari sebelumnya beratap penuh lubang dan berdinding kayu sudah lapuk dan reot.

Kakek Ibrahim yang tinggal sebatangkara itu mengaku masih tidak percaya mendapatkan perhatian dari Kapolres Meranti, AKPB Eko Wimpiyanto Hardjito SIK.

Dengan mata berkaca-kaca, Kakek Ibrahim mengatakan bantuan yang sangat besar baginya ini seperti dalam mimpi.

Baca Juga: Kondisi Miris Rumah Kakek Ibrahim

“Ini seperti dalam mimpi. Rumah saya sekarang sudah bagus, dulu banyak atap yang bocor. Saya bersyukur kepada Allah SWT, atas bantuan ini. Dan mengucapkan terimakasih kepada Kapolres dan Camat sudah memberikan bantuan,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca penuh haru.

Sebelumnya, Kakek Ibrahim bermukim dirumah reot beratap bocor selama lima tahun. Kakek Ibrahim yang bekerja serabutan atau bekerja sebagai buruh yang tidak menentu, tidak mampu untuk memperbaiki rumahnya. Ia mengaku tak jarang untuk makan saja banyak dibantu tetangganya.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKPB Eko Wimpiyanto Hardjito SIK menyerahkan langsung kunci rumah yang sudah dibedah kepada Kakek Ibrahim, Senin (12/10/2020).

Penyerahan kunci rumah itu didampingi oleh Kepala Desa Mekong, Daman beserta staf, pihak Pemerintah Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kapolsek Tebing Tinggi Barat, IPTU AGD Simamora SH MH beserta anggota dan tokoh masyarakat.

“Kita dari pihak Polres Kepulauan Meranti berkerjasama dengan Aliansi Melayu Tionghoa (AMT) Kepulauan Meranti, Kades, Polsek dan masyarakat disini bahu membahu membantu hingga selesainya proses pelaksanaan renovasi rumah ini sehingga sudah layak untuk ditempati,” sampainya.

Kapolres berharap, masyarakat lainnya termotivasi untuk saling bahu membahu membantu masyarakat kurang mampu diwilayahnya masing-masing.

Tambahnya lagi, Pemerintah juga hadir untuk memberikan bantuan sosial sebanyak 20 rumah masyarakat Desa Mekong yang dilakukan renovasi, itupun sudah dalam proses mulai dibangun dan ada yang hampir selesai.

Untuk diketahui, rumah milik Ibrahim yang sempat viral dimedia sosial beberapa waktu lalu dengan cepat pihak Polres Meranti melalui Polsek Tebing Tinggi Barat mendatangi serta memberikan bantuan sembako kepada Ibarahim, dan melakukan koordinasi bersama Polres serta Pemerintahan dan tokoh masyarakat untuk saling bergotong royong membantu melakukan renovasi rumah tersebut.

Akhirnya pada hari ini pengerjaan rumah itu sudah selesai direnovasi dengan ukuran 5 meter x 6 meter yang dilakukan secara bersama, sampai pemasangan listrik serta diwarnai kuning membuat rumah tersebut tampak indah dan saat ini sudah layak dihuni oleh Ibarahim.***(Ags)

HUT Rohul ke-21, Pjs Masrul Kasmy Bersama Sekda Bagikan Masker

Rohul(SegmenNews.com)- Hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu ke-21 Pejabat Sementara (PJS) Bupati Rohul, Masrul Kasmy bersama Sekretaris Daerah, H. Abdul Haris membagikan ribuan masker serta peninjauan pelaksanaan donor darah yang bertempat di Palang Merah Indonesia (PMI), Kecamatan Rambah, Senin (12/10/2020).

Masrul Kasmy bersama Sekda membagikan masker kepada masyarakat yang lewat, baik pengendara sepeda motor, pengendara mobil dan pejalan kaki mendapatkan masker yang bertuliskan Hut Rohul XXI.

PJS Masrul Kasmy melanjutkan kegiatan acara paripurna istimewa di DPRD.

Berikut Galeri Fotonya:

Hut Rohul ke-21, Pjs Masrul Kasmy Bersama Sekda Bagikan Masker
Hut Rohul ke-21, Pjs Masrul Kasmy Bersama Sekda Bagikan Masker
Masrul Kasmi baru sampai di halaman PMI
Selain meninjau, Masrul Kasmy ikut donor darah

Paripurna HUT Rohul ke21
Masrul Kasmy memberikan sambutan
Suasana Paripurna HUT Rohul ke-21

Anggota DPR RI Achmad Sosialisasi Sekaligus Salurkan Aspirasi BOP Rp5.330.000.000

DPR RI Achmad Sosialisasi Sekaligus Salurkan Aspirasi BOP Rp5.330.000.000

Rohul(SegmenNews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI), H. Achmad M.si melakukan sosialisasi sekaligus menyalurkan aspirasi Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) tahap 2 sebesar Rp5.330.000.000, bertempat di Convention Hall Islamik Center, Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah, Senin (12/10/2020).

Bantuan aspirasi diterima langsung oleh pejabat sementara (PJS) Bupati Rokan Hulu, Masrul Kasmy disaksikan seluruh hadirin yang hadir dengan tetap mengikuti protokol kesehatan jaga jarak, gunakan masker, dan selalu mencuci tangan dengan sabun.

Achmad mengatakan bantuan ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah melalui kami perjuangannya di DPR.

“Jadi hari ini kami bantu pondok-pondok pasantren, madrasah dan taman pendidikan Al-quran di kabupaten rokan hulu dibantu untuk operasional untuk membayar listrik atau alat kesehatan pelindung anak-anak pasantren tidak digunakan untuk pembangunan fisik,” kata Achmad.

Ditambahkannya bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban pendidikan keagamaan dirohul sebagai bentuk kepedulian kami.

“Secara total yang sudah tersalurkan lebih kurang enam milyar tiga ratus juta,” tutup mantan bupati Rohul ini.(fit)

Sikapi Aspirasi Penolakan UU Cipta Kerja, DPRD Riau Kirim Surat ke Presiden Terbitkan Perppu

Hardianto dan Sekwan Muflihun memperlihatkan salinan surat ke Presiden

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Menyikapi aksi gelombang mahasiswa dan organisasi lainnya yang menolak Omnibus Law undang-undang Cipta Kerja. DPRD Provinsi Riau kirimkan surat ke Presiden meneruskan aspirasi agar menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) sesuai aspirasi.

Hal itu disampaikan oleh pimpinan DPRD Riau, Hardianto didampingi Sekwan Muflihun, Senin (12/10/2020). Dikatakan surat tersebut telah disampaikan tanggal 9 Oktober 2020.

“Surat resmi tersebut sebagai tindak lanjut aspirasi mahasiswa dan elemen masyarakat. Dalam konteks nya, tanggungjawab dan komitmen DPRD Provinsi Riau secara kelembagaan menerima aspirasi, maka tentu konsekuensinya wajib hukumnya aspirasi itu diteruskan,” sampai Hardianto.

Baca Juga: [VIDEO] Demo Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Riau Diwarnai Lemparan Batu dan Gas Air Mata

Kedepannya, Hardianto berharap mahasiswa maupun elemen masyarakat agar menyampaikan aspirasi dengan mengedepankan dialog. Dengan harapan segala persoalan akan terselesaikan dengan baik.

“Kita tidak anti demo. DPRD terbuka untuk menerima aspirasi. Tapi kita himbau untuk mengedepankan komunikasi dan dialog. Tak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan komunikasi,” tegasnya.

Hal itu untuk menghindari terjadinya kerusuhan dan mengantisipasi jatuhnya korban seperti unjukrasa kemarin.***(ran)