Rohul(SegmenNews.com)- Kepala Desa Sialang Rindang, Putro Warsono menggelar pemilihan anggota badan permusyawaratan desa (DPD) sialang rindang periode 2020-2026 dengan sistem birokrasi secara langsung yang bertempat di tiga dusun seperti Dusun 1 kebon agung, Dusun 2 Sungai Lahun, dan Dusun 3 Jati Mulya Kecamatan Tambusai, Rabu (7/10/2020).
Pemilihan kali ini diikuti 16 calon yakni 10 orang keterwakilan laki-laki dan 6 orang keterwakilan perempuan yang mengikuti kompetisi dalam pencalonan DPD yang dipilih langsung oleh masyarakat dengan jumlah pemilih sekitar 2167.
Kepala desa sialang rindang Putro Warsono mengatakan tahun ini 2020 agak berbeda dengan tahun lalu yang mana tahun ini pemilihan nya dilakukan sesuai pilihan masyarakat dengan mencoblos pakai surat suara yang ada gambar-gambar para calon.
” jadi yang sudah bisa memilih akan kami ikut sertakan, sesuai pantauan dari masing-masing dusun bahwa sejauh ini tingkat parti sipasi masyarakat sangat antusias berkisar 80%,”kata Putro.
Disampaikannya tujuan pemilihan ini agar masyarakat bebas memilih siapa pun yang diinginkan sesuai keterwakilan wilayah sehingga DPD terpilih dapat menjalankan tugasnya secepat mungkin.
Adapun tahapan nya setelah perhitungan suara ditingkat dusun lalu diplenokan ditingkat desa setelah itu baru akan dibuat berita acara jadi harapannya dari pemerintah desa dalam pesta drmokrasi ini pasti ada yang berhasil dan ada yang tidak berhasil.
” Untuk itu bagi yang berhasil kami ucapkan selamat dan bagi yang belum anggap keberhasilan masih tertunda, semoga kita semua tetap kompak serta bersatu padu jangan tercerai berai karna kompetisi,” harap Putro.(fit)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiwa se-Riau berunjukrasa di Gedung DPRD Provinsi Riau jalan Sudirman Pekanbaru, Rabu (7/10/20).
Para mahasiswa sambil berteriak agar pemerintah membatalkan UU Cipta Kerja yang disahkan DPR RI.
Karena tertahan, mahasiswa terus merangsek. Aksi saling dorong pecah. Beberapa mahasiswa wanita dan pria terlihat pingsan.
Bahkan para mahasiswa dipaksa bubar oleh aparat kepolisian. Dalam aksi itu aparat kepolisan dan mahasiswa terlibat kejar-kejaran, kepolisian juga mengerahkan watercanon untuk membubarkan mahasiswa.
Aksi tersebut membuat Jalan Jendral Sudirman macet, arus lalulintas dialihkan.***(rn)
Meranti(SegmenNews.com)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Meranti menemukan 531 pemilih ganda atau pemilih terdaftar lebih dari satu kali dalam daftar pemilih sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti tahun 2020.
Komisioner Bawaslu Kepulauan Meranti, Romi Indra SE menyebutkan temuan tersebut berdasarkan hasil pengawasan di lapangan Bawaslu Kepulauan Meranti beserta jajaran dan bersumber dari analisis data yang terdapat dalam DPS.
“Selain temuan data ganda tersebut juga ditemukan daftar pemilih yang invalid atau elemen datanya bermasalah berjumlah 89 pemilih, pemilih tidak memenuhi syarat (sudah meninggal) berjumlah 99 pemilih, pemilih memenuhi syarat tetapi belum terdaftar berjumlah 98 pemilih,” ujar Romi Indra, Rabu (7/10/2020).
Dijelaskan Romi Indra, dugaan tersebut mencuat karena di analisis terdapat kesamaan nama, tanggal lahir dan tempat lahir bahkan NIK dan NKK. kegandaan pemilih juga berasal dari ganda dalam 1 (satu) TPS, ganda antar desa, dan ganda antar kecamatan. Bahkan terdapat 1 pemilih terdaftar 3 (tiga) kali.
“Terhadap temuan ini Bawaslu Kepulauan Meranti memberikan rekomendasi perbaikan ke KPU Meranti agar dilakukan verifikasi dan kroscek kelapangan. Hal ini harus dilakukan KPU Meranti, masih ada waktu sebelum penetapan daftar pemilih tetap (DPT). Sesuai dengan tahapan, program dan jadwal penetapan DPT dilakukan paling lambat tanggal 16 Oktober 2020,” jelas Romi Indra.
Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubungan Lembaga ini juga menyebutkan, rekomendasi perbaikan yang diserahkan harus ditindaklanjuti segera oleh KPU Kepulauan Meranti, jangan sampai nanti ada masyarakat yang terdaftar lebih dari satu kali di satu TPS karena ketidak tahuannya dalam memahami regulasi sehingga menggunakan hak suaranya lebih dari satu kali.
“Konsekuensi pidana jika pemilih mencoblos lebih dari satu kali, dalam Undang-Undang 10 tahun 2016, pasal 187 huruf b, yaitu “Setiap orang yang pada waktu pemungutan suara dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum memberikan suaranya lebih dari satu kali di satu atau lebih TPS, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 (tiga puluh enam) bulan dan paling lama 108 (seratus delapan) bulan dan denda paling sedikit Rp 36.000.000, (tiga puluh enam juta rupiah) dan paling banyak Rp108.000.000, (seratus delapan juta), lanjutnya. Tentu potensi pelanggaran ini harus kita cegah dari awal,” ungkapnya.
Kemudian kata Romi, Bawaslu Kepulauan Meranti juga mengimbau kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati, tim kampanye dan masyarakat agar mencermati DPS ini, sampaikan masukan-masukan ke KPU Kepulauan Meranti atau dapat melaporkan ke Bawaslu Meranti dan jajaran apabila masih ada masyarakat Meranti yang berhak memilih belum terdaftar dalam DPS.
“Kita awasi dan bantu kerja KPU Kepulauan Meranti dan jajaran agar DPT Pilkada Meranti nanti benar-benar bersih, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, ini merupakan tanggung jawab kita bersama agar Pilkada Kepulauan Meranti berlangsung berintegritas dan berkualitas dan tidak terdapat kecurangan dalam prosesnya,” tegasnya.(Ags)
Pilkada 2020, Bupati Ingatkan Jangan Pilih ‘Kucing Dalam Karung’
Meranti(SegmenNews.com)-Dalam berbagai kesempatan, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan selalu mengingatkan kalangan masyarakat setempat untuk tidak salah memilih pemimpin pada suksesi pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 9 Desember mendatang.
Menurut Bupati, memilih pemimpin yang punya program masuk akal dan tidak menjanjikan hal yang muluk-muluk.
“Pemimpin harus dekat dengan rakyat dan punya program yang pro rakyat, semoga kedepan kita diberikan pemimpin yang baik yang mampu membangun Kepulauan Meranti yang lebih baik. Sehingga dampak dari pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat bukan hanya dirasa oleh pejabat yang duduk diposisi penting di pemerintahan,” kata Irwan saat memberikan sambutan dalam kegiatan penyerahan secara simbolis penyaluran Bantuan Sosial Beras (BSB) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (7/10/2020).
Bupati juga meminta masyarakat dapat memilih pemimpin secara objektif, menurutnya pemimpin yang baik adalah pemimpin yang peduli dan mengerti akan kebutuhan masyarakat nya. Dia juga mengingatkan agar masyarakat menjaga kekompakan dan tidak memutuskan silaturahmi.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat mari kita menjaga persatuan dan kekompakan diantara kita. Karena siapapun yang akan ikut mencalonkan diri sebagai bupati siapapun yang akan kita pilih sebagai bupati akan datang itu jangan sampai memutus silaturahmi diantara kita,” ujarnya.
Mendekati masa berakhir jabatannya selaku bupati di daerah tersebut, kata dia, saat ini mulai muncul para kandidat yang akan menjadi bupati setempat dengan menawarkan program-program perubahan ke masyarakat. Untuk itu dia mengimbau kalangan masyarakat untuk memilih sesuai dengan nurani masing-masing serta mempelajari karakter masing-masing calon
“Saya Ingatkan kepada masyarakat untuk menjadi pemilih yang pintar dan cerdas, karena siapa yang akan terpilih sebagai bupati akan datang itu akan berpengaruh terhadap pembangunan dan perekonomian di Kepulauan Meranti. Oleh karena itu pilihlah calon pemimpin yang sudah tahu track recordnya dan jangan terpengaruh karena uang dan juga jangan terpengaruh karena pemberian sesuatu karena kalau ibu bapak sekalian itu menerima uang artinya itu nanti suara kita sudah dibeli. Pilihlah calon yang
sudah kita kenal yang mungkin selama ini sudah berkomunikasi dengan baik dan jangan beli kucing dalam karung, itu pesan saya,” kata Irwan.(Ags)
Serahkan BSB PKH, Bupati Ingatkan Masyarakat Tidak Pasrah Dengan Kondisi Ekonomi Sulit
Meranti(SegmenNews.com)-Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan melakukan penyerahan secara simbolis penyaluran Bantuan Sosial Beras (BSB) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (7/10/2020).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A), Agusyanto Bakar, Camat Tebingtinggi, Rayan Pribadi, Kepala Bagian Kesra, Abu Hanifah dan Kepala Bagian Humas dan Protokol, Rudi Al Hasan serta lurah dan kepala desa se Kecamatan Tebing Tinggi.
Camat Tebing Tinggi, Rayan Pribadi dalam sambutannya mengatakan sejatinya beras akan disalurkan pada Jum’at lusa, namun dipercepat karena beras sudah siap dibongkar dari kapal.
“Jadwal yang telah ditetapkan oleh dinas sosial bahwa penyaluran beras PKH untuk Kecamatan Tebing Tinggi itu dijadwalkan hari Jumat lusa. Alhamdulillah kami dapat informasi dari koperasi penyalur bahwa beras PKH untuk Kecamatan Tebing Tinggi hari ini sudah dapat dibongkar dari kapal dan siap dibagikan,” kata Rayan.
Dikatakan untuk Kecamatan Tebing Tinggi ada sebanyak 2.676 penerima. Dimana setiap KPM akan mendapatkan 45 kilogram yang diakumulasikan selama tiga bulan.
“Untuk wilayah Kecamatan Tebing Tinggi tadi sudah kami hitung kebutuhannya sebanyak 120 ton lebih yang akan dibagikan kepada 2.676 KPM. Bantuan beras ini sebanyak 45 kilogram akumulasi dari 3 bulan berturut-turut dimana pemerintah pusat memberi bantuan sebanyak 15 kilo beras kepada KPM setiap bulannya,” ujar Rayan.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan mengatakan bantuan ini diberikan oleh pemerintah untuk membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi ekonomi yang sulit.
“Dalam keadaan yang sulit seperti ini pemerintah tiada henti-hentinya memberikan perhatian kepada masyarakat Indonesia khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti khususnya masyarakat untuk membantu penguatan ekonomi keluarga dalam rangka memperkuat program pemulihan ekonomi nasional dengan memberikan bantuan beras yang hari ini disalurkan sekali untuk 3 bulan,” kata Irwan.
Disampaikan Bupati, bantuan yang disalurkan ini juga untuk mengantisipasi kerawanan pangan yang terjadi ditengah pandemi Covid-19. Untuk itu diharapkan masyarakat untuk terus menjaga kesehatan agar tidak tertular virus berbahaya tersebut.
“Program ini secara terus-menerus dilakukan pemerintah dalam rangka mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan, kenapa pemerintah melakukan program seperti ini untuk mengantisipasi kerawanan pangan sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini seluruh dunia termasuk kita disini sedang melawan covid-19 yang masif melanda seluruh dunia dan kita di Kepulauan Meranti juga tidak terlepas dari bahaya itu semua. Oleh karena itu saya sebagai kepala daerah mengharapkan Kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti untuk dapat menjaga kesehatan kita dan keluarga masing-masing,” ujarnya.
Untuk bantuan beras ini seluruh KPM di Kepulauan Meranti tercatat ada sebanyak 14 ribu lebih penerima. Selain itu Pemkab Kepulauan Meranti juga menyediakan Beras Cadangan Pemerintah (BCP) yang saat ini tersedia di gudang Dinas Sosial.
“Oleh karena itu, dalam rangka untuk menghindari krisis ekonomi yang bisa membahayakan kita semua makanya pemerintah memberikan bantuan untuk menguatkan ekonomi keluarga kita. Disamping beras program PKH, Pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Meranti juga menyiapkan beras cadangan pemerintah Karena kami tahu tidak semua masyarakat yang kurang mampu yang mungkin mendapat bantuan ini jadi kalau ada nanti masyarakat yang memang sedang kesusahan di bidang ekonomi itu mungkin perlu bantuan semacam ini. Untuk itu kepada Kepala Dinas Sosial agar segera bertindak untuk membantu masyarakat jangan sampai ada masyarakat kita yang kesulitan ditengah tengah himpitan ekonomi yang sedang melanda dunia saat ini,” ujar Irwan.
Selain memberikan bantuan stimulus, Pemkab Kepulauan Meranti juga
berupaya membantu permodalan kepada masyarakat umum dan UKM untuk bisa mengusahakan kegiatan ekonomi dalam skala kecil dengan bantuan modal pinjaman tanpa bunga dari perusahaan.
“Kita harus terus berusaha bagaimana ekonomi di Meranti ini terus bergerak dan jangan sampai membuat kemiskinan semakin bertambah di Kabupaten ini. Selain bantuan stimulus ekonomi yang terus digalakkan, saat ini kita juga berupaya membantu permodalan kepada masyarakat umum dan UKM untuk bisa mengusahakan kegiatan ekonomi dalam skala kecil dengan memberikan bantuan modal pinjaman tanpa bunga dari PT Timah untuk bisa menggerakkan ekonomi rakyat kecil di Kepulauan Meranti,” ujarnya.
Bupati juga mengatakan, dalam keadaan ekonomi yang sulit seperti saat ini, masyarakat diminta untuk tidak pasrah. Karena menurutnya jika kondisi ekonomi tidak berputar, maka
akan berdampak terhadap terganggunya ketertiban dan keamanan masyarakat.
“Kita tidak boleh pasrah karena ekonomi dunia sedang sulit dan ekonomi nasional memasuki resesi. Tapi kita di Meranti harus bisa bertahan bagaimana caranya ekonomi di Selatpanjang ini bisa berputar sehingga kalau ekonomi kita berputar tentu masyarakat kita masih bisa menjaga keamanan dan ketertibannya. Seandainya ekonomi kita disini tidak berjalan akan berdampak terhadap terganggunya ketertiban dan keamanan masyarakat karena ekonomi dengan keamanan dan ketertiban itu ada hubungannya. Seperti contoh, kalau seandainya orang tidak bisa berusaha atau ekonominya macet tentu akan banyak sekali terjadi pencurian dan
akan banyak sekali ancaman-ancaman lain,” pungkasnya..(Ags)
Berlinang Air Mata, Bupati Irwan Berharap Kesembuhan Bocah Penderita Tumor
Meranti(SegmenNews.com)- Disela-sela kunjungan kerjanya ke Kecamatan Rangsang Pesisir, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan menyempatkan diri mengunjungi Aprilia Natasha bocah asal Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Pesisir berusia 2,4 tahun penderita tumor mata, Rabu (7/10/2020).
Perjalanan yang ditempuh Bupati selama satu jam menggunakan sepeda motor ke rumah bocah yang berjuang melawan tumor ganas itu didampingi Kepala Dinas Sosial, Agusyanto, Kepala Dinas Kesehatan, Misri Hasanto, Kepala Dinas Perhubungan, Dr H Aready dan Ketua Karang Taruna Kepulauan Meranti, Rayan Pribadi.
Selain menjenguk dan memastikan perkembangan kesehatan Natasha, Bupati juga menyerahkan Sembako dan memberikan sejumlah uang.
Sambil berbincang-bincang dan meperhatikan bocah malang itu, tak terasa mata Buoati Irwan berlinang air mata. Tampak sesekali ia menyeka matanya.
Ia berharap kesembuhan bocah malang itu. Sebab kanker mata ini merupakan kanker paling ganas.
Bupati juga bersyukur, setelah menjalani terapi pengobatan, kesehatan bocah malang itu sudah mulai membaik.
“Bersyukur cepat ditangani, sehingga kanker matanya tidak menjalar ke organ lain. Dan masih stadium 1. Penyakit kanker mata ini jarang terjadi pada anak. Alhamdulillah sekarang sudah mulai membaik dan menjalani kemoterapi mata secara rutin di RSUD, inshaallah akan segera sembuh,” kata Irwan, sambil menyeka air matanya.
Bupati juga memberi atensi serius kepada Natasha, karena menurut dokter senior mata di Riau, bahwa kanker mata ini termasuk kanker paling ganas pada anak jika lambat ditangani.
Saat menggendong Natasha, Irwan tampak sedih dan matanya terlihat berbinar-binar. Sesekali dia menyeka air matanya dengan tangan.
“Mudah-mudahan terapi yang dijalani dapat membuat Natasha bisa bermain kembali dan melihat secara normal seperti anak lainnya,” ujar Irwan.
Sebelumnya, Aprilia Natasha bocah asal Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Pesisir berusia 2,4 tahun penderita tumor mata dirujuk ke Pekanbaru dan dibiayai langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti.
Hal itu seiring dengan penyakit bocah tersebut yang diinformasikan Ketua Karang Taruna Kepulauan Meranti, Rayan Pribadi yang telah menginformasikan hal tersebut kepada Bupati, Irwan Nasir.
Rayan menyebutkan jika Pemkab Kepulauan Meranti dalam hal ini Bupati langsung memberikan perhatian khusus kepada bocah tersebut untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan dalam pengobatan penyakitnya.
“Karena penyakit pada mata anak tersebut sudah dinilai sangat parah dan butuh penanganan khusus, serta biaya pengobatannya juga besar, makanya Bupati mengambil atensi penuh terhadap anak itu dengan langsung merujuknya ke spesialis anak dan mata di Pekanbaru dan besok sudah langsung dibawa,” kata Rayan.(Ags)
Pj Bupati Bengkalis Serahkan BLT-DD Dua Desa di Kecamatan Bandar Laksamana
Bandar Laksamana(SegmenNews.com)- (Pj) Bupati Bengkalis H Syahrial Abdi menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di dua desa di Kecamatan Bandar Laksamana, Selasa (6/10/2020).
Penyerahan pertama dilakukan di Desa Parit I Api-api, penyerahan tahap ke VI ini dilakukan di aula kantor desa kepada 83 orang.
Penyerahan BLT-DD langsung diserahkan Pj. Bupati Bengkalis kepada Kepala Desa Parit Satu I Api-Api dan disaksikan langsung masyarakat dan Perangkat Desa Desa Parit I Api-Api serta beberapa Pejabat Tinggi di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Dalam Sambutannya Pj Bupati Bengkalis Syahrial Abdi memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Kepala Desa Parit I (Satu) Api-Api dan relawan Desa lawan Covid-19, yang telah bekerja serius dalam upaya percepatan penanganan Covid-19.
“Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) ini bertujuan untuk mengurangi dampak ekonomi bagi masyarakat akibat pandemi Covid-19, sekaligus menjaga daya beli masyarakat serta meningkatkan peredaran barang dan jasa di Desa, dengan sasaran yakni Kepala Keluarga miskin non penerima PKH atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), KK yang belum terdata dalam DTKS, tercatat resmi sebagai warga/penduduk Desa terkait, tidak meneriama Bansos lainnya, termasuk BST Kemensos, kehilangan mata pencaharian, mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis serta Ibu-ibu kepala keluarga”, ungkapnya.
Tampak hadir pada acara tersebut Kepala Dinas PMD Yuhelmi, Kepala Dinas Sosial Martini, Kabag Umum Al Fahrurrazi,Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Muhammad Fadhli, Camat Bandar Laksamana Acil Esyno, Camat Bukit Batu, Camat Siak Kecil, Kepala Desa Parit I Api- Api Suretman.
Penyerahan BLT-DD dilanjutkan ke Desa Api-Api bertempat di Aula Gedung Serba Guna Desa Api-Api Kecamatan Bandar Laksamana.
Pj. Bupati Bengkalis H. Syahrial Abdi langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada 6 orang perwakilan warga Desa Api-Api dari 193 orang yang mendapat bantuan.
Syahrial Abdi menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Kepala Desa Api-Api dan Relawan Desa lawan Covid-19, yang telah bekerja serius dalam upaya percepatan penanganan Covid-19. Ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi juga disampaikan Pj. Bupati Bengkalis tersebut kepada PT. Bank Riau Kepri Capem Sungai Pakning atas partisipasinya dalam menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) APBD Kabupaten Bengkalis dalam penanganan Covid 19.
“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak dari pandemi wabah virus Corona. Perlu bapak dan ibu ketahui bahwa Dana BLT-DD ini diambil dari sebagian Dana Desa berdasarkan petunjuk Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo melalui Menteri Desa yang diatur dalam Peraturan Menteri Desa No 6 Tahun 2020”, jelas Syahrial Abdi.
Selanjutnya, kata Syahrial, berdasarkan laporan yang kami terima, adapun KPM (Keluarga Penerima Manfaat) BLT-DD untuk Kabupaten Bengkalis sebanyak 16.273 penerima manfaat. Dengan besaran dana penyaluran tahap I s/d III sebesar @Rp.600.000.,-/KPM dan penyaluran tahap IV s/d VI sebesar @Rp.300.000.,/ KPM. Sedangkan untuk penyaluran tahap I dan IV telah disalurkan 100% kepada KPM oleh 136 Desa Se-Kabupaten Bengkalis, sementara itu untuk penyaluran tahap V (lima) telah disalurkan kepada 112 Desa (82%) dan penyaluran tahap VI (enam) telah disalurkan sebanyak 21 Desa (15%). Data ini perlu kami sampaikan agar kedepannya tidak terjadi kesalahpahaman antara masyarakat penerima bantuan dengan Pemerintahan Desa.
“Kepada saudara Kepala Desa, kami ingatkan agar terus memaksimalkan tugas dan fungsi Relawan Desa lawan Covid-19. Terus bangun komunikasi yang baik dengan tenaga kesehatan yang ada. Serta selalu sosialisasikan dan terapkan 3 M kepada masyarakatnya yakni menggunakan Masker, Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta tidak berkumpul atau Menjaga jarak”, kata Syahrial Abdi.
Tampak Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas PMD Yuhelmi, Kepala Dinas Sosial Martini, Kapolsek Bukit Batu Hendrik, Kabag Umum Al Fahrurrazi, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Muhammad Fadhli, Camat Bandar Laksamana Acil Esyino, Camat Bukit Batu Taufik Hidayat, Pimpinan Pembantu Cabang Bank Riau Kepri Bukit Batu H. Nanang, Kepala Desa Api-Api Edi.***(adv Bengkalis)
Siak(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Siak saat ini terus mempersiapkan skema pemberlakukan Pembatasan Berskala Mikro (PSBM) khusus Kecamatan Tualang. Sebab dari 880 kasus Covid-19 di Kabupaten Siak, Riau, sebanyak 595 kasus berasal dari Kecamatan Industri tersebut.
Sekda Siak, H Arfan Usman saat dikonfirmasi GoRiau.com menyebutkan kondisi terkini Kabupaten Siak masuk dalam zona merah,bahaya Covid-19. Melihat pasien terbanyak berasal dari Kecamatan Tualang, maka Pemkab Siak akan memberlakukan PSBM.
“Waktunya belum dapat kita pastikan kapan akan dimulai. Saat ini masih kita persiapan dan insyaAllah besok kita akan rapat di kantor Camat Tualang, terkait hal ini (PSBM),” kata Arfan Usman, Rabu (7/10/2020).
Setelah ditetapkan PSBM nanti di Tualang, kata Sekda, warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan akan dikenakan sanksi denda.
Akan banyak personel Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dilibatkan dalam penerapan PSBM. Personel terdiri atas TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan tenaga kesehatan.
“Masyarakat diharapkan mengurangi aktivitas di luar rumah. Penerapan PSBM ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Sanksinya ini untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” katanya.***(inf Siak)
12 Oktober, Pemkab Gelar Zikir Virtual Hingga Santuni Anak Yatim di HUT Rohul XXI
Rohul(SegmenNews.com)– Peringatan Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke XXI yang jatuh pada tanggal 12 Oktober 2020 mendatang, berbeda pelaksanaannya dengan tahun sebelumnya. Pasalnya ditengah Pandemi Covid-19, Pemkab Rohul akan Peringati HUT Rohul secara sederhana dan melakukan Zikir secara Virtual hingga Santuni Anak Yatim.
Pernyataan itu dikatakan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Rohul Drs H. Masrul Kasmy M.Si kepada awak media, usai memimpin Rapat Persiapan HUT Rohul ke XX1 bersama Sekda, Asisten dan Kepala OPD Rohul, di Ruang Rapat Kantor Bupati Lantai II, Pasir Pengaraian, Senin (5/10/2020) sekira Pukul 14.30 Wib.
Diakui Masrul Kasmi, Peringatan HUT Rohul ke XXI tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun lalu banyak rangkaian acara seperti Upacara, Perayaan, Bazar, Hiburan rakyat dan lainnya. Karena ditengah Pandemi Covid-19 Peringatan HUT Rohul digelar tanpa upacara hanya dilaksanakan Rapat Paripurna dan kegiatan lainnya tanpa mengundang massa dalam jumah banyak.
“Saya tadi minta kepada Panitia acara HUT Rohul tidak seperti tahun lalu, tahun ini harus menyesuaikan dengan kondisi hari ini ditengah Pandemi, nanti tidak ada Upacara, kegiatan menimbulkan kerumunan, Cuma ada Rapat Paripurna kemudian perayaan yang sifatnya mengumpulkan massa tidak banyak,” kata Masrul
Tanpa menghilangkan makna itu, tambah Pjs Bupati Masrul, Pemkab akan menggelar kegiatan religius seperti Zikir dan muhasabah secara virtual yang dihubungkan seluruh Kecamatan dan Desa se Rohul tanpa menghadirkan ribuan orang.
“Tanpa menghilangkan makna itu sendiri, masyarakat juga merasakan sebuah rasa syukur, kita cari macam-macam caranya dengan tatanan Protokol Kesehatan, kita buat Zikir, Muhasabah dibuat di Mesjid secara Virtual dengan Pihak Kecamatan, jadi itu tidak membawa ribuan orang. Jadi cara-cara itu kita manfaatkan informasi tekhnologi (IT) kita gunakan seperti itu,” ujarnya
Selain berzikir secara virtual, Bahkan Staf Ahli bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kemasyarakatan Setdaprov Riau ini meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk patungan menyumbangkan sebagian penghasilannya untuk Anak Yatim, Panti Asuhan dan membeli Masker.
“Kita patut bersyukur, masing-masing pegawai ini ada karena ada Kabupaten ini lah bisa menjadi pegawai, dapatlah gaji tunjangan dan fasilitas, macam saya ini kan jadi Pjs dapatlah, jadi kita bisa berpartisipasi apa yang ada bisa kita bantu, ada sedikit rezeki kita sumbang, kita kasih makan anak yatim, datang ke Panti Asuhan, Kita belikan Masker dan kita bagikan ke masyarakat itu bentuk-bentuk rasa syukur,” kata Masrul
“Kita berikan nanti pada hari H HUT Rohul, bersama Ibuk PKK dan organisasi Wanita di Rohul dan tim-tim kita bagikan bersama Satpol PP ke Panti Asuhan, Pasar-pasar dan tempat umum, sambil mengingatkan warga bahwa hari ini adalah kita sedang memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Rokan Hulu,” pungkasnya. (pr Kominfo/fit)
Bupati Irwan Resmikan Puskesmas Kedaburapat Kecamatan Rangsang Pesisir
Meranti(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal ini Bupati Drs. H. Irwan M.Si, sangat berkomitmen dalam upaya peningkatan pelayanan dan derajat kesehatan masyarakat, melalui peningkatan fasilitas kesehatan seperti yang saat ini dilakukan Bupati dengan meresmikan pengoperasian Puskesmas Kecamatan Rangsang Pesisir, bertempat dihalaman Puskesmas Desa Kedaburapat, Selasa siang (6/10/2020).
Turut mendapingi Bupati, Anggota DPRD Meranti Amin, Kadisperindag Meranti H. Azza Fahroni, Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak Agusyanto, Kadis Perhubungan Meranti Dr. Aready, Kadis Kesehatan Meranti dr. Misri, Kalaksa BPBD Meranti Idris Sudin, Sekretaris Badan BPMPD Edi M Nur, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Camat Rangsang Pesisir H. Afifuddin, Kades Kedabu Rapat Mahadi, Ketua Karang Taruna Meranti Rayan Pribadi, Perwakilan Satpol PP Meranti Ginting, Kepala Puskesmas Kedabu Rapat dr. Ruspa Samda dan jajaran, para tokoh masyarakat/agama/adat dan lainnya.
Peresmian Puskemas Rangsang Pesisir dilakukan langsung oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilanjutkan dengan pemotongan pita dan peninjauan fasilitas tanda Puskesmas siap beroperasi melayani masyarakat.
Sekedar informasi dalam kegiatan itu, Bupati Irwan juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Kades Kedaburapat Mahadi, yang dianggap telah berjasa dalam pendirian gedung Puskesmas dengan menghibahkan lahan.
Selain itu Bupati juga menyerahkan Beras Cadangan Pemerintah kepada perwakilan para buruh pelabuhan, petugas kebersihan dan pegawai honor dengan total 58 karung beras 10 KG.
Seperti dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Misri Hasanto, Gedung Puskemas Rangsang Pesisir ini dibangun dari dana APBN DAK Afirmasi Tahun 2020 sebesar 8 Miliar.
Gedung baru yang sangat representatif ini sekaligus akan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyatakat dari yang sebelumnya hanya melayani rawat jalan menjadi rawat inap 24 jam. Meski begitu untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat masih diperlukan beberapa dukungan seperti jalan akses yang masih terkendala, masalah jaringan listrik PLN yang belum sampai ke Gedung Puskesmas. Serta masih kurangnya SDM untuk ditugaskan pada Puskemas.
Lebih jauh dijelaskan Misri, dengan adanya Puskesmas yang cukup representatif ini, hendaknya dapat meningkatkan pula derajat kesehatan masyarakat setempat, terutama dalam urusan pelayanan kesehatan masyarakat.
Dan yang paling penting dan menjadi isu terkini adalah penuntasan Stunting di Kepulauan Meranti, khusus di Kecamatan Rangsang Pesisir tercatat 2 Desa telah ditetapkan sebagai Locus.
“Masalah Stunting ini perlu disikapi serius karena akan mempengaruhi kesehatan anak, kecerdasan anak dan yang paling dikawatirkan akan menimbulkan masalah sosial dimasa yang akan datang, kita berharap kedepan 2 Desa yang menjadi locus ini dapat bebas dari kasus Stunting,” harap
Sementara itu Bupati Kepulauan Meranti dalam sambutannya menegaskan, saat ini Pemkab. Meranti tengah fokus pada upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, salah satunya dengan membangun Puskesmas yang sangat represntatif disetiap Kecamatan Se-Kabupaten Meranti seperti yang saat ini diresmikan Puskesmas Rangsang Pesisir.
“Semoga dengan adanya fasilita sini dapat menjamin masyarakat agar senantiasa sehat dan terhindar dari berbagai penyakit,” harap Bupati Irwan.
Selanjutnya senada dengan Kepala Dinas Kesehatan Meranti, Bupati menegaskan masalah Stunting sangat perlu mendapat perhatian serius oleh karena itu ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Meranti khususnya Pulau Merbau untuk dapat bersama-sama menbebaskan Meranti dari kasus Stunting.
Sebagai langkah pertama yang harus dilakukan menurut Bupati adalah dengan mengaktifkan kembali Posyandu sebab dengan adanya Posyandu pemantauan dan sosialisasi ditengah masyatakat akan lebih intensif.
Dan yang juga penting dalam upaya peningkatan pelayanan seperti disarankan Bupati adalah dengan menyediakan obat-obatan yang kualitas disamping obat generik yang disediakan pemerintah pusat.
“agar masyarakat tidak lagi berobat keluar daerah seperti Batam dan Pekanbaru oleh karena itu saya minta Puskesmas dan Rumah Sakit juga menyediakan obat-obat Patent,” pintanya.
Terakhir Bupati Irwan mengucapkan apresiasi kepada seluruh petugas Puskemas dan Rumah Sakit yang telah berhasil menjaga masyarakat agar tidak terjangkit Covid-19 dan ia berharap upaya penanggulangan ini terus berlanjut dan semakin baik.
“Kita berharap usaha usaha ini dapat terus menjadi perhatian, mari bersama kita jalankan Protokol Kesehatan Covid-19 agar keluarga, Kampung dan Kabupaten Meranti terbebas dari penyebaran Covid-19,” pungkasnya.
Terakhir, dengan akan digelarnya Pilkada Meranti 9 Desember 2020 mendatang, Bupati meminta masyarakat dapat memilih pemimpin secara objektif, menurutnya pemimpin yang baik adalah pemimpin yang peduli dan mengerti akan kebutuhan rakyat.
Sehingga ia dapat menggunakan anggaran APBD untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat, misal pembangunan jalan poros, fasilitas kesehatan, pelabuhan dan lainnya.
“Sehingga dampak dari pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat bukan hanya dirasa oleh pejabat yang duduk diposisi penting di Pemerintahan,” ujar Bupati Irwan yang enggan membangun Gedung Kantor Bupati demi dapat membangun jalan-jalan poros Kecamatan.
Kuncinya menurut Bupati adalah memilih pemimpin yang punya program masuk akan dan tidak muluk-muluk.
“Pemimpin harus dekat dengan rakyat dan punya program yang pro rakyat, semoga kedepan kita diberikan pemimpin yang baik yang mampu membangun Meranti lebih baik lagi kedepan,” pungkas Bupati.(Ags)