Beranda blog Halaman 91

Diduga Tak Tepat Sasaran, HMI Cabang Rokan Hulu Desak Dinsos Evaluasi Pendamping PKH

Ardias Januar, Kepala Bidang PTKP HMI Cabang Rokan Hulu

Rohul(SegmenNews.com) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Rokan Hulu menyampaikan kritik terhadap Dinas Sosial terhadap pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah kabupaten Rokan Hulu.

Pasalnya, HMI menilai bahwa program bantuan sosial bersyarat itu tidak berjalan sesuai regulasi, terutama terkait kinerja pendamping PKH.

Ketua Umum HMI Cabang Rokan Hulu, Al Fajar, menyebut pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan di lapangan. Ia menegaskan agar Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap para pendamping yang selama ini dipercaya menjalankan program tersebut.

“Kami mendesak agar Dinas Sosial melakukan pemantauan langsung dan mengevaluasi secara total para pendamping PKH. Ada indikasi ketidaktepatan dan penyimpangan dari regulasi yang berlaku,” ujarnya, Senin (24/6/25).

Hal senada disampaikan Ardias Januar, Kepala Bidang PTKP HMI Cabang Rokan Hulu, yang melakukan investigasi langsung ke sejumlah kecamatan dan desa. Ia menyebut, dari hasil wawancara dengan warga penerima, ditemukan dugaan penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran.

“Ada warga yang sebenarnya layak menerima bantuan namun tidak terdaftar, sementara beberapa yang tak sesuai kriteria justru menjadi penerima. Ini mencederai semangat keadilan sosial,” tegas Ardias.

HMI Cabang Rokan Hulu juga mendorong peningkatan transparansi data penerima PKH, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, agar distribusi bantuan benar-benar adil dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami menuntut agar Dinas Sosial melaksanakan program PKH ini secara akuntabel dan sesuai aturan. Jangan sampai bantuan yang seharusnya untuk masyarakat miskin justru diselewengkan,” tambah Al Fajar.

HMI menegaskan akan terus mengawal permasalahan ini hingga ada langkah konkret yang diambil oleh Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu.***

Pemkab Siak Sambut Mahasiswa KKN-PPM UGM

Siak(SegmenNews.com)- Sebanyak 29 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tiba di Kabupaten Siak, Kehadiran para mahasiswa ini untuk menjalankan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM).

Kedatangan mereka disambut secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Siak dalam acara penerimaan yang berlangsung di Ruang Rapat Sri Indrapura, Senin (23/6/2025).

Mewakili pemerintah daerah, Kepala Bepperida Siak L. Budhi Yuwono mengucapkan selamat datang sekaligus harapan besar kepada para peserta KKN yang akan tinggal dan berkegiatan langsung bersama warga di kampung-kampung.

“Selamat datang di Kabupaten Siak. Semoga adik-adik betah di sini. Daerah ini sangat menjunjung tinggi adat dan budaya. Kami harap kalian bisa beradaptasi dengan baik bersama masyarakat Siak,” ujar Budhi.

Ia juga menekankan pentingnya kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan kampung, pelestarian budaya, serta pengembangan UMKM lokal.

“Harapan kami besar kepada anak-anak muda seperti kalian untuk membawa inovasi baru bagi Siak, Kota Istana,” kata Budhi.

“Semoga dengan hadirnya mahasiswa UGM ini, proses pembangunan di Siak bisa berjalan lebih efektif dan efisien, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Selama 50 hari ke depan, para mahasiswa akan menjalankan program KKN di tiga lokasi yang berada di dua kecamatan yakni Kampung Dalam dan Kampung Rempak di Kecamatan Siak, serta kampung wisata di Kecamatan Dayun.

Mereka akan tinggal di tengah masyarakat dan menggali potensi lokal melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus ketua rombongan, Sailal Arimi, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Siak yang telah berkenan menerima kami dalam sinergi kerja sama yang sudah terjalin baik ini,” kata Sailal.

Ia menjelaskan bahwa peserta KKN berasal dari lintas bidang keilmuan, mulai dari saintek, soshum, medis, hingga agro.

“Kami berharap mahasiswa bisa menjadi teman belajar bersama masyarakat. Kami juga mohon tunjuk ajar dari semua pihak selama kegiatan ini berlangsung,” tutupnya.***(Infotorial)

Bupati Kasmarni Instruksikan RSUD Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Pelayanan KIA dan Dorong Penurunan AKI dan AKB

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis agar bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan pelayanan Kesehatan Ibu dan dan Anak (KIA) dan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) serta Angka Kematian Bayi (AKB) di Negeri Junjungan, Selasa 24 Juni 2025, di lantai II aula pertemuan RSUD Bengkalis.

Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis Kasmarni dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri, menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim visitasi pengampuan layanan kesehatan ibu dan anak dari RSUP Dr. Djamil Padang, semoga kegiatan ini menjadi momentum penting untuk berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya kesehatan ibu dan anak.

“Selamat datang Bapak dan ibu tim visitasi dari RSUP. Dr. Djamil Padang di Negeri Junjungan,” ucap Johansyah.

Johansyah juga mengatakan sangat menyambut baik kegiatan pengampuan layanan kesehatan ibu dan anak di RSUD Bengkalis ini, dan berharap dengan kegiatan ini akan mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak, karena mengingat upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan kesehatan.

“RSUD Bengkalis ini telah ditetapkan sebagai rumah sakit strata madya, diyakini mampu melakukan pelayanan kesehatan ibu dan anak spesialistik secara terintegritas, dan memliki sumber daya manusia kesehatan sesuai dengan tingkat kompetensi,” ucap Johansyah.

Selanjutnya Johansyah juga meminta tim visitasi agar memberi bimbingan dan masukan serta evaluasi yang konstruktif kepada manajemen dan tenaga medis RSUD Bengkalis agar menjadi pelayanan kesehatan ibu dan anak yang lebih berkualitas dan kuantitas.

Tidak hanya itu, Johansyah berharap sinergi dan kolaborasi yang baik ini dapat terus terjalin dan dapat ditingkatkan, demi memberi pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta unggul di Indonesia.

“Mari kita bangun kolaborasi dan sinergitas, dari RSUD strata madya menjadi rumah sakit Paripurna,” ajak Johansyah.

Sementara itu, Dr. Dharma Yosua Sardol Simarmata, selaku salah satu tim pelaksanaan visitasi pengampuan kesehatan ibu dan anak mengatakan tujuan kegaiatan ini dilakukan adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama di fasilitas kesehatan yang menjadi target pengampuan. Hal ini dilakukan melalui berbagai upaya seperti memberikan bimbingan teknis, penguatan jejaring, peningkatan kapasitas SDM dan fasilitas, serta memastikan standar pelayanan yang optimal.

Selain itu, kegiatan ini membangun dan memperkuat hubungan antara rumah sakit pengampu dengan rumah sakit yang diampu, serta dengan fasilitas kesehatan lainnya yang terkait, dan kegiatan ini bukan untuk kepentingan akreditasi semata akan tetapi untuk visitasi, sambung Dr. Dharma.

Sedangkan Direktur RSUD Bengkalis Azahari Effendy berharap semoga dengan pelaksanaan visitasi pengampuan ibu dan anak ini akan  berjalan dengan lancar dan sukses, sehingga RSUD Bengkalis kedepannya menjadi pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas.

Hal senada juga disampaikan Plt. Kadis Kesehatan Bengkalis Ermanto, diwakili dr. Ricky Chairunnas berharap kegiatan visitasi ini akan berjalan dengan baik dan mutu pelayanan RSUD Bengkalis menjadi pelayanan yang lebih optimal, ungkapnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan penandatanganan kesepakatan MoU visitasi oleh Staf Ahli Bupati Bengkalis, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD Bengkalis dan tim visitasi dari RSUP Dr. Djamil Padang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Direktur Pelayanan Rita Puspa, Plt. Kadis Kesehatan diwakili Ricky Chairunnas dan jajaran dokter spesialis RSUD Bengkalis serta undangan lainnya.***(inf)

Bupati Kasmarni Ajak Mahasiswa Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut hangat kedatangan Wakil Rektor beserta jajaran dan mahasiswa Universitas Riau (UNRI) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Tematik Literasi tahun 2025, di Negeri Junjungan.

Bupati Bengkalis Kasmarni yang merupakan alumni Jurusan Sosiologi UNRI angkatan 1993 ini, menyambut secara resmi Kukerta UNRI yang akan tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Bengkalis, di Ruang Dang Merdu, lantai IV Kantor Bupati, Selasa, 24 Juni 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni mengaku senang dapat menyambut langsung kehadiran rombongan Kukerta UNRI tahun 2025.

“Sebuah kebanggaan bagi kami tentunya, karena dapat menyambut langsung kehadiran Wakil Rektor dan adik-adik mahasiswa yang akan melaksanakan Kukerta di Negeri Junjungan ini. Kami sendiri juga merupakan bagian dari keluarga besar Universitas Riau, di mana pada tahun 1993 yang lalu, kami juga pernah menimba ilmu serta menjadi alumni di kampus tercinta tersebut, tepatnya pada Jurusan Sosiologi,” ujar Bupati Bengkalis Kasmarni.

Beliau berpesan kepada mahasiswa Kukerta UNRI untuk memanfaatkan kegiatan ini semaksimal mungkin, meskipun dengan waktu yang terbatas.

“Kukerta juga adalah kesempatan baik bagi adik-adik mahasiswa semua, untuk melakukan proses transfer pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh semasa perkuliahan sesuai dengan disiplin ilmunya di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, Bupati Kasmarni mengharapkan Kukerta ini menjadi ajang pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat melalui program yang telah disiapkan sesuai dengan dinamika, karakteristik dan perkembangan masyarakat.

Mahasiswa juga diajak untuk menggali potensi lokal guna menciptakan kesejahteraan masyarakat.

“Kami yakin, adik-adik adalah intelektual muda yang mampu menjadi motivator, fasilitator dan juga mediator bagi pembangunan masyarakat, agar kelak masyarakat bisa berdaya, baik secara ekonomi, individual maupun secara sosial, terutama dalam mendukung terwujudnya visi Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta Unggul di Indonesia,” tegasnya.

Dikesempatan itu, Bupati Kasmarni juga menekankan pentingnya peran mahasiswa Kukerta sebagai motor penggerak perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

Hal ini untuk mendukung upaya penanganan prevalensi stunting, pencegahan AIDS, TBC dan malaria. Mahasiswa juga diminta untuk mendorong masyarakat agar memberikan ruang bagi pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak.

“Agenda kesehatan dan agenda menjadikan Kabupaten Bengkalis sebagai Kabupaten Layak Anak, menjadi kerja besar kami Pemerintah Daerah saat ini, yang harus dikerjakan secara terintegrasi oleh semua pihak, termasuk bersama adik-adik mahasiswa Kukerta UNRI. Demi terciptanya generasi sehat, cerdas, ceria, berkualitas bahagia dan sejahtera di masa hadapan,” jelas Bupati Kasmarni.

Selama berada di lapangan, mahasiswa Kukerta juga diharapkan dapat menjadi inspirator dan pemimpin dalam menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam berbagai program pembangunan.

Pendekatan sistemik dengan komunikasi yang tepat dan santun, sesuai adat istiadat setempat, menjadi kunci. Koordinasi dan komunikasi dengan kepala desa maupun camat juga ditekankan untuk memastikan program kerja yang bermanfaat dan realistis sesuai kebutuhan masyarakat.

Para mahasiswa juga diingatkan agar tidak keluar dari koridor aturan yang ditetapkan kampus, serta melakukan koordinasi dengan sesepuh, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan stakeholder lainnya di lokasi Kukerta.

“Yang terpenting, jaga norma dan nilai sosial yang ada di lokasi Kukerta tersebut, jangan cemarkan kegiatan Kukerta ini dengan kegiatan-kegiatan di luar nuansa pengabdian, pembelajaran dan pemberdayaan, apalagi mengarah kepada kegiatan politik serta di luar dari aturan perundang-undangan,” pesannya.

Selain itu, mahasiswa didorong untuk melakukan studi kebijakan dan studi evaluatif dalam konteks percepatan pembangunan di Kabupaten Bengkalis. Rumusan program yang relevan dengan potensi lokal juga diharapkan dapat disumbangkan kepada pemerintah daerah untuk dimasukkan dalam fase pembangunan Kabupaten Bengkalis Bermasa yang berkelanjutan.

Terakhir, kepada Camat dan Kepala Desa, Bupati Bengkalis Kasmarni juga meminta agar mahasiswa difasilitasi, dibantu, dibimbing, serta dijaga keamanan dan kenyamanannya.

“Mereka juga diharapkan dilibatkan dalam setiap aktivitas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, agar dapat memahami, belajar dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.***(inf)

Cuaca Riau Didominasi Cerah Berawan, Tiga Titik Panas Terpantau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Riau merilis prakiraan cuaca untuk Selasa, 24 Juni 2025. Secara umum, cuaca di wilayah Riau didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga berawan dari pagi hingga dini hari. Namun, hujan ringan yang bersifat lokal tetap diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah.

Pada pagi hari, wilayah Riau diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan. Kondisi ini berlangsung hingga siang dan sore hari. Meski begitu, potensi hujan dengan intensitas ringan yang bersifat lokal masih dapat terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Indragiri Hilir.

Memasuki malam hari, cuaca umumnya masih cerah berawan hingga berawan. Namun, kembali terdapat potensi hujan ringan secara lokal di beberapa bagian Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Indragiri Hilir.

Sementara pada dini hari, kondisi udara diperkirakan akan berkabut hingga berawan, menandakan adanya kelembapan tinggi di atmosfer.

BMKG mencatat bahwa tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem untuk hari ini. Suhu udara berkisar antara 23,0 hingga 33,0 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 50 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 30 km/jam.

Untuk kondisi perairan, prakiraan gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau berada pada kategori rendah, dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi ini relatif aman untuk aktivitas pelayaran lokal.

Sementara itu, pemantauan titik panas (hotspot) yang dilakukan hingga pukul 23.00 WIB mencatat total 26 hotspot di wilayah Sumatera. Provinsi Riau sendiri terpantau memiliki tiga titik panas, yakni satu titik di Kabupaten Rokan Hilir dan dua titik di Kabupaten Pelalawan. Meski jumlah ini tergolong rendah, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama pada musim kemarau yang mulai berlangsung.

Forecaster on Duty, Indah DN, menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi perubahan cuaca dan menjaga lingkungan dari aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

“Masyarakat kami harapkan tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lokal dan perubahan cuaca, meskipun secara umum kondisi hari ini cukup kondusif. Kami juga terus memantau perkembangan hotspot di wilayah Riau dan sekitarnya,” ujar Indah dalam keterangan resminya.

Informasi cuaca dan titik panas akan terus diperbarui oleh BMKG secara berkala melalui kanal resmi. Masyarakat dapat memantau perkembangan cuaca dan informasi terkini melalui media sosial dan website resmi BMKG. ***(mr)

Sepanjang 2024, PLN Dorong Pertumbuhan Konsumsi Listrik hingga 17,78 TWh

Jakarta(SegmenNews.com) – PT PLN (Persero) sukses mencetak kinerja gemilang sepanjang tahun 2024, pertumbuhan penjualan tenaga listrik mencapai 17,78 terawatt hour (TWh) atau naik 6,17% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh strategi pemasaran agresif yang mencakup kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi, dengan kontribusi sebesar 8,40 TWh.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa meningkatnya konsumsi listrik mencerminkan kepercayaan masyarakat kepada PLN terus tumbuh. Capaian positif ini merupakan buah dari strategi pemasaran yang inovatif, melalui berbagai program yang mendorong pemanfaatan listrik di berbagai sektor.

“Pencapaian ini menunjukkan komitmen kami dalam memastikan listrik menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi dan keseharian masyarakat. Ini juga menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap visi Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi nasional,” ujar Darmawan.

PLN menjalankan berbagai upaya strategis untuk memperkuat kinerja perusahaan, salah satunya melalui strategi intensifikasi yang fokus pada optimalisasi konsumsi listrik pelanggan eksisting guna mendorong efisiensi operasional, ekspansi usaha, dan daya saing.

Strategi ini menghadirkan program diskon tambah daya, membangun _electrifying lifestyle_, dan akuisisi _captive power_ bagi pelanggan industri dan bisnis. Tujuannya, menjadikan listrik sebagai penggerak utama produktivitas di berbagai sektor. Sepanjang 2024, strategi ini menyumbang 5,80 TWh terhadap pertumbuhan penjualan.

Sementara itu, strategi ekstensifikasi difokuskan untuk menciptakan _demand_ baru melalui sektor pertanian dan peternakan (_electrifying agriculture_), kelautan (_electrifying marine_), percepatan dedieselisasi, dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Inisiatif ini tak hanya memperluas jangkauan layanan PLN, tetapi juga mendorong konsumsi listrik di sektor potensial.

“PLN terus menjangkau ceruk pasar baru dan mendorong lebih banyak masyarakat beralih ke listrik PLN. Hasilnya, dengan ekstensifikasi ini memberikan kontribusi ke pertumbuhan penjualan sebesar 2,60 TWh,” jelas Darmawan.

Lebih lanjut, Darmawan menyampaikan bahwa keberhasilan ini juga didorong oleh transformasi besar yang dilakukan PLN sejak 2020. Melalui inisiatif Transformasi 2.0 berbasis _Moonshot Thinking_, PLN terus berkembang menjadi perusahaan yang adaptif, inovatif, responsif terhadap kebutuhan pasar, dan berorientasi penuh pada pelanggan.

“Langkah transformasi yang kami lakukan bukan sekadar memperbaiki sistem kerja, tetapi juga mengubah cara pandang PLN sebagai penyedia energi masa depan. Melalui digitalisasi layanan pelanggan serta pendekatan pemasaran yang adaptif dan inovatif, PLN mampu menjaga daya saing di tengah dinamika industri,” kata Darmawan.

Selain realiasasi penjualan yang mencapai 306,22 TWh, PLN juga berhasil mencatatkan penambahan jumlah pelanggan sebesar 3,72 juta atau naik sebesar 5,88% dibandingkan tahun 2023.

Tak hanya itu, daya tersambung turut tumbuh 9,03% dibandingkan periode yang sama tahun 2023, yaitu sebesar 10.517,83 MegaVolt Ampere (MVA).

“PLN kini tidak hanya berperan sebagai penyedia pasokan listrik, tapi telah bertransformasi menjadi enabler pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kami bergerak dinamis, proaktif, dan berbasis kebutuhan pelanggan,” tutup Darmawan.***(rl)

Kejati Usut Dugaan Korupsi Dana PI Rp551 Miliar yang Diterima PT.SPRH dan PHR

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau tengah mengusut dugaan korupsi dalam pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10% senilai lebih dari Rp551 miliar yang diterima PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH) dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada periode tahun 2023 hingga 2024. Saat ini, pengusutan telah masuk dalam tahap penyidikan.

“Benar. Sudah dik (penyidikan,red),” ujar Kepala Kejati (Kajati) Riau, Akmal Abbas saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Zikrullah, Senin (23/6).

Dikatakan Zikrullah, pengusutan perkara telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu dengan melakukan penyelidikan. Dalam tahap itu, Tim Jaksa Penyelidik memastikan adanya peristiwa pidana dalam perkara tersebut, sehingga status perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Penyidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Nomor: PRINT-06/L.4/Fd.1/06/2025 tertanggal 11 Juni 2025,” sebut Zikrullah.

Sejak saat itu, Tim Penyidik berusaha mengumpulkan alat bukti, termasuk mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi. Sejauh ini, sudah 6 orang saksi diperiksa yang berasal dari berbagai unsur manajemen PT SPRH serta pihak perbankan yang terkait dalam pengelolaan dana tersebut.

Adapun para saksi itu masing-masing berinisial MF selaku Direktur Keuangan PT SPRH sejak tanggal 7 November 2023 sampai dengan sekarang, dan RH selaku Direktur Umum BUMD PD Sarana Pembangunan Rokan Hilir periode 2021-2026 dan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BUMD PD Sarana Pembangunan Rokan Hilir 2023.

Lalu, AS selaku manajer cabang salah satu bank daerah di Bagansiapiapi tahun 2023 hingga sekarang, KD selaku Sekertaris PD Sarana Pembangunan Rokan Hilir April hingga Agustus 2024, TS selaku Komisaris Utama PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir 2023 – sekarang, dan ZP selaku Direktur Pengembangan PT SPRH tahun 2023 sampai dengan sekarang.

“Pemeriksaan saksi dalam rangka pengumpulan alat bukti guna penetapan tersangka dalam perkara ini,” pungkas Zikrullah.

Menurut informasi yang dihimpun, dana PI yang jumlahnya mencapai Rp551.473.883.895 diduga kuat dikelola tidak sesuai dengan peruntukannya sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan.***(rl)

Duta Anak Inhil Diharapkan Wujudkan Kabupaten Ramah Anak

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab. Inhil bersama Bunda Forum Anak Kab. Inhil Hj. Katerina Susanti Herman menghadiri malam puncak Forum Anak Inhil Temu Aspirasi Tahun 2025 yang dilaksanakan di gedung wanita, Minggu malam (22/06/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Satu Suara, Satu Aksi Anak Inhil Siap Menginspirasi” ini turut dihadiri beberapa Kepala OPD terkait dilingkungan Pemkab Inhil serta panitia dan para peserta pertemuan.

Membacakan sambutan tertulis Bupati Inhil yang diawali dengan pengalungan selempang untuk duta anak terpilih, Plt. Asisten Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat Setda Kab. Inhil Dwi Budianto menyampaikan bahwa pemerintah daerah menyambut baik dan mendukung dilaksanakannya kegiatan ini.

“Tentunya tema ini sangat relevan karena setiap kebijakan pembangunan harus mengakomodasi suara dan aspirasi anak sebagai bagian integral dari masyarakat”, ucap Bupati.

Senada dengan yang dikatakan Bupati, Bunda Forum Anak Kab. Inhil Hj. Katerina Susanti Herman juga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara / kegiatan ini.

“Dengan terpilih dan hadirnya Duta Anak Kab. Inhil Th. 2025 tentunya memberikan harapan dan menjadi perwakilan bagi anak – anak khususnya dalam pemenuhan hak anak guna mewujudkan Kabupaten Indragiri Hilir sebagai kabupaten yang ramah anak”, ucap Bunda Katerina Susanti Herman.***(sup/hm)

Bupati Siak Afni Komitmen Bangun Jalan di Semua Kecamatan

Siak(SegmenNews.com)- Bupati Siak Afni  dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), menerima usulan Pembangunan tahun 2026 dan Rembuk Stunting tingkat Kecamatan Kandis tahun tahun 2025

“Untuk tahun 2025 ini, meskipun kami sedang efisiensi anggaran, akan tetapi kami akan membangun jalan di setiap kecamatan, nantinya setiap kecamatan akan mendapatkan jatah 1 kilometer,” ucap Afni.

Meskipun setiap kecamatan hanya mendapatkan pembangunan jalan 1 Km, ini merupakan bentuk pemerataan pembangunan dan keadilan untuk setiap Kecamatan.

“Meskipun hanyo sikit, tapi kami ingin semuo Kecamatan samo-samo merasokannyo. Apolagi keadaan keuangan kito sekarang lagi susah, jadi harap bersabar dulu ya pak Camat dan pak Penghulu,” kata Afni dengan logat melayu.

Selain itu sambungnya, Pemerintah Kabupaten Siak berencana akan membuat Ruang Terbuka Hijau (RTH) di setiap Kecamatan. Selain menjadi tempat wisata, RTH ini juga akan menjadi tempat untuk membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM di setiap Kecamatan.

“Kami sudah meninjau beberapa Kecamatan untuk lokasi pembuatan RTH. Untuk di Kecamatan Kandis, nantinya kami beserta Camat akan secepatnya meninjau dimana lokasi strategis pembuatan RTH. Dan untuk pembuatan RTH ini, akan kami sesuaikan dengan kondisi anggaran, jika tidak bisa tahun ini akan kami laksanakan di tahun depan,” jelas Afni.

Terkait dengan usulan Pembangunan untuk tahun 2026, Bupati Siak Afni meminta kepada para Camat dan Penghulu, agar yang diusulkan sesuai dengan 17 Program Kerja Bupati dan Wakil Bupati Siak, serta dampaknya juga langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Kami harap usulan pembangunan ditahun 2026 nantinya, sesuai dengan Program kerja kami dan juga berdampak langsung kepada masyarakat. Karna kedepannya kami tidak akan membangun gedung-gedung megah, kami akan memanfaatkan sebaik mungkin fasilitas yang ada, dan juga gedung yang ada ataupun tidak terpakai saat ini,” tutup Bupati Siak itu.

Sementara itu, Camat Kandis Said Irwan menjelaskan bahwa dari 3 Kelurahan dan 8 Kampung, terdapat 596 usulan pembangunan untuk tahun 2026.

“Akan tetapi setelah kami melaksanakan pra Musrenbang beberapa waktu lalu, terpilih lah 133 usulan prioritas untuk tahun 2026, yang terbagi beberapa bidang diantaranya pembangunan jalan, pengembangan UMKM dan beberapa bidang lainnya,” ujar Irwan.***(inf)

Pemkab Bengkalis Akan Jadikan BLK Sebagai Lokus Sekolah Rakyat

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri, mengikuti rapat koordinasi klarifikasi dan pembahasan penambahan Sekolah Rakyat (SR) secara zoom meeting, Senin 23 Juni 2025, di ruang rapat Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis.

Rapat ini bertujuan membahas persiapan Pemerintah Daerah dimasing-masing Provinsi, Kabupaten/Kota untuk mempersiapkan gedung dan calon siswa Sekolah Rakyat.

Pada paparan Sekjen Kementerian Sosial, menyampaikan dari 308 Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di Indonesia terdapat 122 lokasi yang dianggap dan dinilai mempunyai identifikasi yang cukup untuk fasilitas Sekolah Rakyat (SR). Dari 122 titik lokasi tersebut 98 BLK milik Pemda Provinsi, Kabupaten/Kota dan 24 BLK milik Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

Sekjen Kemensos juga meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) di seluruh Pemerintah Daerah baik itu Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar bisa segera mempersiapkan untuk calon siswanya, yaitu dengan mempersiapkan nama-nama yang benar-benar tidak termasuk didata dapodik, yaitu anak yang berstatus belum sekolah dan tidak sekolah lagi, akan tetapi benar-benar anak yang kurang mampu, sesuai dengan arahan bapak Presiden Prabowo Subianto.

Selanjutnya, Sekjen Kemensos mengatakan untuk yang diundang rapat pada hari ini secara otomatis sudah termasuk dalam 122 titik lokasi tahap 2a Sekolah Rakyat dan untuk lahan Sekolah Rakyat diberi kesepakatan khusus bagi daerah kota yang luas lahannya bisa kurang dari 6 hektar dengan fasilitas bangunannya dibangun keatas atau bertingkat.

Sekjen Kemensos juga menyampaikan bagi yang belum terpilih jangan berkecil hati karena untuk Sekolah Rakyat ini sangat memprioritaskan Kabupaten/Kota yang punya tanah/lahan dan Provinsinya yang berdekatan, dan Sekolah Rakyat Ini bukan milik Kementerian Sosial akan tetapi ini merupakan dari Bapak Presiden sesuai Inpres nomor 8 tahun 2025.

Kemudian Sekjen Kemensos menyampaikan mengenai sertifikat tanah atau lahan yang dijadikan Sekolah Rakyat agar segera diselesaikan, dan jika ada kendala agar secepatnya disampaikan agar bisa segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Pemerintah Bengkalis melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri, mengatakan siap mendukung untuk menindaklanjuti arahan dari Kementerian Sosial mengenai penyediaan gedung dan calon siswa Sekolah Rakyat dan akan mempersiapkan dengan sebaik-baiknya.

Selanjutnya Johansyah mengatakan Kabupaten Bengkalis sudah menyiapkan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai lokus Sekolah Rakyat, dengan menyediakan 2 ruang belajar yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 dan Sekolah Menengah Atas (SMA) 1.

Lebih lanjut, Johansyah mengatakan BLK Kabupaten Bengkalis berada di Kecamatan mempunyai fasilitas sudah lengkap, akan tetapi lokasinya sangat jauh sekitar 150 km dari pusat Kabupaten Bengkalis, dan ia berharap tim verifikasi dari pusat untuk secepatnya melakukan survei, kemudian jika lokasi tersebut tidak memungkinkan akan digantikan dengan lokasi yang lain.***(inf)