Beranda blog Halaman 914

KUA-PPAS ABPD-P 2020 Meranti Disepakati, Pendapatan Berkurang Rp37 Miliar

KUA-PPAS ABPD-P 2020 Meranti Disepakati, Pendapatan Berkurang Rp 37 Miliar

Meranti(SegmenNews.com)- Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2020, resmi ditetapkan.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan DPRD setempat dalam Rapat Paripurna yang digelar di gedung DPRD Kepulauan Meranti, Senin (28/9/2020) malam.

Rapat Paripurna dihadiri Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan, Sekda Kepulauan Meranti Dr H Kamsol, unsur pimpinan DPRD, Ketua Ardiansyah, Wakil H Khalid Ali dan Iskandar Budiman serta seluruh kepala OPD dan pejabat instansi vertikal.

Proyeksi pendapatan dan belanja dalam APBD Perubahan itu disepakati sebesar Rp 1,316.693.783.417 triliun berkurang sebesar Rp 37, 632.310.058 miliar dari APBD murni yakni sebesar Rp 1,354.326.093.475 triliun.

Dalam rapat paripurna KUA-PPAS itu, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan menyampaikan rincian pendapatan asli daerah sebesar Rp 203.882.065.832 miliar yang bertambah sebesar Rp 98.101.713.729 miliar dari sebelumnya Rp 105.780.352.103 miliar.

Dimana dana Perimbangan sebesar Rp 886.984.621.213 miliar berkurang Rp
154.397.483.787 dari sebelumnya yakni Rp 1,041.382.105.000 triliun.

Sementara itu lain-lain pendapatan yang sah juga mengalami penambahan sebesar Rp 18.663.460.000 miliar dari angka sebelum yakni Rp 207.163.636.372 miliar dan menjadi Rp 225.827.096.372 miliar.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa KUA-PPAS APBD Perubahan tahun 2020 ini merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui dalam menyusun RAPBD Perubahan sebagaimana yang tertuang dalam peraturan Menteri Dalam Negeri.No 86 tahun 2017.

“Dalam KUA-PPAS ini memuat tentang prioritas pembangunan daerah yang telah disesuaikan dengan perubahan RPJMD Kepulauan Meranti tahun 2016 – 2021.Yaitu pembangunan sumber daya manusia, infrastruktur dan penurunan angka kemiskinan,” kata Irwan.

Selain itu kebijakan umum KUA-PPAS APBD Perubahan ini disusun dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal serta kondisi saat ini yang kurang baik akibat adanya pandemi Covid-19

“Pada APBD Perubahan tahun 2020 ini sebagian besar anggaran daerah difokuskan kepada penangganan Covid-19 dan penanganan dampak ekonomi, penghematan dan efisiensi tentu saja menjadi keharusan sebagai langkah kongkrit yang harus ditempuh pemerintah daerah agar tidak terjadi defisit yang besar dalam mengelola keuangan daerah,” ujar Irwan.

Dikatakan pembelanjaan yang tidak ada kaitannya dengan pembangunan dan penanganan Covid-19 akan dihapus dan APBD Perubahan ini juga akan difokuskan untuk penyelenggaraan Pilkada.

“Belanja-belanja yang bersifat seremonial yang tidak menunjang prioritas pembangunan dan penanganan Covid-19 tentu saja harus diminimalkan dan bahkan dihilangkan, sebagian postur anggaran dituangkan dalam peningkatan ekonomi masyarakat dan pembukaan lapangan pekerjaan dalam rangka mendukung program pemerintah pusat yakni pemulihan ekonomi nasional. Selain itu anggaran pada APBD Perubahan tahun ini difokuskan juga untuk menjamin kelancaran pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan 9 Desember mendatang,” kata Irwan.

Disampaikan Bupati, dalam gambaran kebijakan umum KUA-PPAS Perubahan APBD tahun 2020 memang terjadi penurunan, hal itu disebabkan adanya Pandemi Covid-19 yang melanda.

“Pendapatan berkurang Rp 37 miliar lebih dari Rp 1,354 miliar lebih tinggal Rp 1,316 miliar lebih. Begitu juga dari sisi belanja dapat kita lihat pada APBD perubahan ini adalah Rp 1, 322 miliar atau terjadi penurunan sebesar Rp 83 miliar lebih dari APBD murni yakni 1,406 miliar lebih. Penurunan ini disebabkan oleh penerimaan daerah dari sektor pajak daerah akibat pandemi Covid-19. Dimana tingkat hunian hotel menjadi sepi pengunjung demikian pula yang terjadi di rumah makan dan sektor yang menunjang penerimaan pajak lainnya,” ujar Irwan.

Bupati juga mengatakan dengan ditandatanganinya nota KUA-PPAS APBD perubahan 2020 ini antara
eksekutif dan legislatif mempunyai kesamaan dan kewenangannya masing-masing untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan pembangunan anggaran tahun 2020 ini.

“Semoga tahapan selanjutnya dalam menyusun APBD perubahan akan dapat kita lalui dengan baik dan mampu menghasilkan APBD yang berkualitas demi kepentingan masyarakat Kepulauan Meranti. Saya berharap semoga APBD perubahan 2020 ini dapat berjalan optimal sehingga kepentingan rakyat dapat terlayani dengan maksimal,” ungkap Irwan.

Bupati juga berharap antara Pemkab Kepulauan Meranti dan DPRD harus sejalan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan.

“Tentang Pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah pada dasarnya selain merupakan tugas dan kewajiban konstitusional juga merupakan aktualisasi prinsip kemitraan antara Pemda dan DPRD sebagai sesama unsur penyelenggara pemerintahan.
Oleh karenanya kemitraan yang sejajar antara Pemda dan DPRD tersebut perlu dibina secara optimal dalam koridor saling asah dan saling isi dengan menjunjung nilai-nilai kebersamaan sesuai dengan fungsi dan tugas serta peran masing-masing dengan menyadari bahwa Pemda tanpa membangun kemitraan dengan DPRD akan terjadi ketimpangan dan tidak akan serasi dan sejalan dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti,” pungkas Irwan.(Ags)

Bawaslu Kepulauan Meranti Imbau Paslon dan Tim Kampanye untuk Tertibkan APS

Meranti(SegmenNews.com)-Bawaslu Kepulauan Meranti mengimbau pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, tim kampanye agar segera melakukan penertiban alat peraga sosialisasi (APS). Adapun APS tersebut seperti baliho, spanduk, umbul-umbul yang memuat foto pasangan calon yang terpasang sebelum masa kampanye.

Komisioner Bawaslu Kepulauan Meranti, Romi Indra menyampaikan sebagaimana diketahui saat ini masa kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti tahun 2020 berlangsung selama 71 hari, dimulai tanggal 26 September sampai dengan 5 Desember 2020.

“Untuk baliho, spanduk dan umbul-umbul yang terdapat foto pasangan calon dalam konteks kampanye disebut Alat Peraga Kampanye (APK), dimasa kampanye APK yang terpasang harus sesuai dengan ukuran dan jumlah yang sudah ditetapkan oleh KPU melalui SK penetapan,” ujar Romi, Senin (28/9/2020).

Dijelaskan Romi, untuk desain dan materi APK baik yang difasilitasi oleh KPU maupun yang dicetak mandiri oleh pasangan calon wajib sesuai desain yang sudah disetujui KPU Kepulauan Meranti. Begitu juga dengan pemasangan APK tidak boleh dilakukan ditempat yang dilarang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Dalam PKPU 11 tahun 2020 tentang Kampanye, pasangan calon yang sudah ditetapkan, kemudian paling lambat 5 hari setelah penetapan nomor urut menyerahkan desain dan materi APK ke KPU Kepulauan Meranti. Selain APK yang difasilitasi KPU, paslon dan tim kampanye dapat mencetak dan memasang APK tambahan berjumlah paling banyak 200% sesuai dengan desain dan ukuran yang ditetapkan KPU,” jelasnya.

Bawaslu Kepulauan Meranti juga sudah bersurat dengan Nomor 134/K.RI.10/PM.00.02/9/2020 Tanggal 25 September 2020, agar pasangan calon yang sudah ditetapkan menertibkan alat peraga sosialisasi seperti baleho, spanduk dan umbul-umbul yang memuat foto pasangan calon yang dipasang sebelum masa kampanye.

“Pemasangan alat peraga kampanye dilarang, seperti tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan (gedung dan sekolah). Kemudian apabila dipasang ditempat milik perseorangan atau badan swasta harus dengan izin tertulis dari pemilik tempat tersebut. Paslon dan tim kampanye agar tidak mencetak dan memasang APK selain dalam ukuran, jumlah dan lokasi yang ditentukan oleh KPU Meranti sesuai dengan SK penetapan,” ungkapnya.

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Lembaga ini juga mengatakan pemasangan APK dilaksanakan dengan mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan dan keindahan kota kawasan setempat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Tentu imbauan ini apabila tidak ditindaklanjuti maka Bawaslu Kepulauan Meranti akan berkoordinasi dengan pihak Satpol PP untuk melakukan penertiban,” tegas Romi.(Ags)

Ini Langkah Pemkab Inhil Stabilkan Harga Elpiji 3 kg Dimasa Pandemi

Inhil(SegmenNews.com)- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtrin) Kabupaten Inhil melakukan pengawasan dengan Pertamina untuk mengatasi mahalnya Elpiji 3 Kilo Gram yang beredar di pasaran.

Pengawasan tersebut dilakukan pasca terjadinya kelangkaan barang serta melambungnya harga Gas Elpiji yang tembus mencapai kisaran 40.000 rupiah.

Tidak hanya itu, kehebohan masyarakat di media sosial (Facebook, red)  juga ikut melengkapi atas kejadian ini, banyak warga yang mengeluhkan kenaikan harga dan kelangkaan gas Elpiji yang ada di kabupaten Indragiri Hilir terutama di kota Tembilahan.

“Kamis sudah didistribusikan ke agen untuk mengatasi maraknya harga elpiji yang mahal,” ucapnya, Senin (28/9/2020).

Untuk diketahui pangakalan elpiji  tidak setiap hari mendapatkan jatah dari agen, selain itu kouta untuk itupun terbatas yang disuplai oleh agen ke pangkalan. Dengan demikian, nenurut Arispuddin, hal ini yang membuat elpiji 3 kg menjadi langka dan mahal.

Adapun upaya yang dilakukan Disdagtrin melakukan razia kepada pangkalan-pangkalan yang nakal untuk memainkan harga.

“Alhamdulillah untuk hari ini Elpiji  sudah normal dipangkalan, upaya Disperindag untuk mencari solusi ke Pertamina membuahkan hasil dengan Pertamina memberikan tambahan 15.000 tabungan ke agen,” terangnya.

Adapun standar harga gas Elpiji 3 kg yakni sekitar Rp 20.300 dan tertinggi Rp 26.100, variasi harga tersebut tergantung daerah masing-masing yang ada di kabupaten Indragiri Hilir.(ADV/ Diskominfopers Inhil)

Karang Taruna Kepulauan Meranti Bantu Biaya Pengobatan Anak Penderita Jantung Bocor

Karang Taruna Kepulauan Meranti Bantu Biaya Pengobatan Anak Penderita Jantung Bocor

Meranti(SegmenNews.com)-Karang Taruna Kabupaten Kepulauan Meranti membantu biaya pengobatan terhadap anak penderita jantung bawaan sebanyak 2 orang yang akan dirujuk ke ke rumah sakit Eka hospital Pekanbaru.

Hal itu dilakukan Karang Taruna usai kegiatan hari jadi Karang Taruna yang diselenggarakan bersama Bupati Kepulauan Meranti di RTH LAMR. Disamping hari jadi Karang Taruna yang ke 60 tahun juga dilakukan kemitraan efektif antara Karang Taruna dengan pemerintah daerah.

Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan menyambut baik kemitraan efektif yang dilakukan Karang Taruna dengan pemerintah daerah melalui Dinas Sosial. Yakni membantu distribusi beras cadangan pemerintah kepada ada keluarga terdampak sesuai dengan kriteria yang diatur.

“Ini sebuah kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dengan Karang Taruna Meranti. Nanti kita minta juga Karang Taruna di level kecamatan dan desa membantu distribusi beras sampai ke keluarga penerima manfaat atau layak salur,” ujar Bupati.

Sementara itu bantuan yang disalurkan Karang Taruna yaitu berupa uang yang diperoleh dari penggalangan dana baik oleh masyarakat yang langsung melalui rekening ataupun yang mengumpulkan saat donasi pada acara hari jadi Karang Taruna di halaman gedung LAMR.

“Kami berharap bantuan ini dapat mengurangi beban keluarga yang sedang berjuang untuk kesembuhan anaknya. Inshaallah kegiatan sosial seperti ini akan terus kami bangun dan kami lakukan sehingga ringan sama dijinjing berat sama dipikul untuk meningkatkan rasa kepedulian sesama kita,” ujar ketua karang taruna kabupaten kepulauan Meranti Rayan pribadi SH.

Dikatakan Camat Tebing Tinggi ini juga, bahwa setelah penyaluran beras dan pemerintah ini selesai dilakukan Karang Taruna juga mendapatkan kepercayaan pengingat Karang Taruna itu adalah PSKS yang bernaung dibawah dinas sosial yaitu menyalurkan beras PKH bantuan dari pemerintah pusat untuk KPM PKH se Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kami akan berkoordinasi dan bersama-sama dengan pendamping PKH untuk menyalurkan beras tersebut dan teman-teman Karang Taruna sampai ke desa dan kelurahan siap untuk membantu agar beras tersebut sampai kepada sasaran dan tidak menumpuk pada satu kerumunan acara dalam rangka mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Rayan.(Ags)

HUT Karang Taruna, Bupati Salurkan Ratusan Karung Beras Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

HUT Karang Taruna, Bupati Salurkan Ratusan Karung Beras Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Meranti(SegmenNews.com)- Sempena peringatan hari ulang tahun Karang Taruna, Pemerintah Kabupaten Kepulauan menyerahkan bantuan terhadap masyarakat miskin dan profesi terdampak Covid-19. Adapun bantuan yang disalurkan tersebut berupa beras yang berasal Beras Cadangan Pemerintah (BCP).

Seperti diketahui sejak terjadinya Pandemi Covid-19 di Kepulauan Meranti berdampak pada seluruh aspek kehidupan dan ekonomi masyarakat, seperti meningkatnya angka pengangguran, menurunnya daya beli masyarakat, melemahnya sektor usaha hingga kerawanan pangan.

Penyerahan bantuan langsung dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan kepada sejumlah tenaga kebersihan di halaman Ruang Terbuka Hijau (RTH) LAMR Kepulauan Meranti, Senin (28/9/2020).

Dikatakan Bupati, saat ini pandemi Covid-19 sangat berdampak pada semua sektor kehidupan terutama pada sektor kesehatan dan pada sektor ekonomi.

“Untuk itulah kami mengimbau kepada kita semua mari membangun pemahaman untuk diri kita sendiri dan keluarga kita masing-masing bahwa saat ini menjaga kesehatan adalah sesuatu yang sangat utama dan harus kita pentingkan dalam rangka melindungi diri kita pribadi dan keluarga kita masing-masing,” kata Irwan.

Bupati juga mengatakan jika saat ini, Bangsa Indonesia sedang mengalami
resesi ekonomi atau kemunduran ekonomi yang disebabkan oleh Covid-19. Dimana hal tersebut berdampak kepada akan menurunnya daya beli masyarakat dan akan berdampak kepada bertambahnya pengangguran yang selanjutnya juga berdampak pada meningkatnya kemiskinan.

“Dalam konteks itulah pemerintahan hari ini segera mengambil langkah kedepan bagaimana membantu masyarakat di Kepulauan Meranti jangan sampai terjadi kerawanan pangan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dan pada hari ini Alhamdulillah pemerintah masih punya kemampuan untuk menyangga kebutuhan pokok masyarakat yaitu dengan membantu kebutuhan pokok masyarakat beras sebanyak 10 kg,” ujar Bupati.

Bupati menekankan bantuan ini harus adil dan merata agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat kurang mampu di wilayah Kepulauan Meranti untuk itu ia meminta objek bantuan dapat diperluas.

“Bantuan ini kalau bisa tidak hanya diserahkan kepada petugas kebersihan di Selatpanjang saja, namun di seluruh wilayah Kepulauan Meranti. Bantuan haus berlaku adil dan bisa dinikmati semua lapisan masyarakat, memang bantuan ini tak seberapa tapi dapat membantu meringankan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tidak hanya bagi petugas kebersihan, tapi mungkin bisa diperluas seperti Satpol-PP, tukang becak, buruh pelabuhan, guru agama non PNS dan guru komite sekolah itu juga harus dapat” ujarnya.

Untuk penyalurannya, Bupati mengharapkan kerjasama Karang Taruna sebagai mitra pemerintah dalam hal kegiatan sosial.

“Nanti kami mengharapkan kiranya adanya kerjasama dengan pihak Karang Taruna di tingkat kecamatan agar bisa melakukan kegiatan yang sama sebagai titra dengan pemerintah untuk menyampaikan bantuan ini,” pungkas Bupati.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Kabupaten Kepulauan Meranti, Agusyanto Bakar menjelaskan saat ini pemerintah pusat maupun P
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah berupaya untuk mempertahankan ketahanan pangan bagi rumah tangga miskin maupun rumah tangga yang rentan miskin terlebih lagi di tengah pandemi Covid-19.

“Bantuan yang disalurkan pemerintah ini digunakan untuk membantu keperluan masyarakat menyangkut kebutuhan akan beras sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan terjadinya gejolak harga maupun dalam menghadapi bencana Covid-19 yang dalam konteksnya dapat dikategorikan sebagai bencana non alam. Karenanya bantuan ini dipandang perlu dalam konteks intervensi dan sensifititas pemerintah melalui pembagian beras ini untuk menjamin kebutuhan hidup sehari-hari,” kata Agusyanto.

Dikatakan Agusyanto, beras yang akan disalurkan tersebut mencapai 470 karung dengan berat perkarung nya yakni 10 kilogram.

Sementara itu ketua Karang Taruna Kepulauan Meranti, Rayan Pribadi mengatakan bahwa pihaknya terus bergerak untuk melakukan penyempurnaan organisasi sampai ke tingkat desa dan RT/RW.

“Karang Taruna hari ini terus bergerak untuk melakukan penyempurnaan organisasi mulai dari Kecamatan desa dan kelurahan sampai ke tingkat RT dan RW, tentu memang masih belum maksimal mengingat memang jarak dan komunikasi serta pemahaman sumber daya manusia pemuda-pemuda di desa dan kelurahan itu masih belum cukup bagaimana Karang Taruna itu harus segera dibentuk di level yang paling kecil. Namun demikian kami dari terus saja melaksanakan kegiatan karena memang kami secara orientasi bukanlah organisasi kepemudaan dan kami juga bukan organisasi masyarakat, namun Karang Taruna adalah organisasi sosial yang membantu Dinas Sosial dalam rangka wujudkan pilar-pilar sosial,” ujarnya.

Dikatakan lagi, kegiatan tersebut dilakukan sempena hari ulang tahun Karang Taruna ke 60.

“Perlu kami sampaikan bahwa pada tanggal 26 September lalu tepatnya hari Sabtu merupakan hari puncak Karang Taruna nasional.Namun demikian mengingat bahwa ada kegiatan sosial yang juga kami berpartisipasi untuk mendukung program pemerintah maka sesuai arahan Bupati kegiatan hari puncak sekaligus penyaluran beras untuk masyarakat yang terdampak atau yang memenuhi syarat untuk menerima beras diarahkan pada hari Senin. Tugas kami adalah bagaimana meringankan beban kerja pemerintah terutama berada dibawah Dinas Sosial tentu harapan kami tentu semua untuk dilibatkan sebagai pilar-pilar sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Rayan.(Ags)

Salurkan Bantuan PKH, GGUMP Ucapkan Terimakasih Kepada Lurah Wonorejo

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pengurus Gerakan Ginda Untuk Masyarakat Pekanbaru ( GGUMP ) ucapkan terimakasih kepada Lurah Wenorejo, dimana telah berlaku adil dalam menyalurkan bantuan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Pekanbaru.

Kemudian tidak lupa GGUMP memberikan sanjungan kepada Kemensos yang bekerja keras dalam merealisasikan bantuan sosial kususnya di Kelurahan Wenerejo, Kecamatan Marpoyan Damai.

Sebagaimana diketahui, GGUMP Kota Pekanbaru merupakan organisasi penyerap aspirasi rakyat Kota Pekanbaru, dan melakukan gerakan sosial dan moral untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Terlihat hadir didalam acara pembagian sembako ketua ( GGUMP ) dan sekretaris, beserta lurah wenorejo, dimana ketua (GGUMP ) sambil berdialog bersama lurah dan warga terkait bantuan yang disalurkan kepada warga yang menerima PKH.

Ketua ( GGUMP ) Teva iris memberikan tangapan dan ucapan terimakasih kepada Lurah Wenorejo, Bapak Rasyit, yang terjun langsung menyaksikan, menyalurkan bantuan dari kemensos tersebut.

Adapun bantuanya kata Iris Teva, berupa beras kepada penerima PKH yang mana ini merupakan tangung jawab kita bersama terhadap masyarakat,” Bantuan harus tepat pada sasaran agar tidak terjadi kekecewaan masyarakat,” terangnya.

Rasyit selaku Lurah Wenorejo menanggapi pembagain sembako dan kehadiran Ketua ( GGUMP ) bersama Sekretaris. Kata Rasyit, pertama ia ucapkan puji syukur dengan menyebut Allahamdulilah.

Dimana sambungnya, sembako dari kemensos telah turun dan kita salurkan kepada penerima PKH di Kelurahan Wenerejo, karena ini bermanfaat besar bagi masyarakat yang kurang mampu.

,” Semoga kedepan tidak hanya sampai disini akan ada bantuan yang lainya dari Para donatur untuk masyarakat,” kata dia lagi.

“Terimakasih kepada ketua GGUMP, Teva Iris dan sekretaris yang hadir dan mengapresiasi kami sebagai pemerintah Kota Pekanbaru ditingkat kelurahan, terhadap pembagian sembako kepada penerima PKH semoga GGUMP ini lebih giat membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Dimana kali ini bantuan dari kemensos berupa Beras sebanyak 15 Kg/1 bulan, tetapi ini dirapel menjadi dua bulan sebanyak 30 Kg, bantuan ini akan berlangsung selama 3 bulan untuk masyarakat penerima PKH.***(rls)

Penganiaya Anak Dibawah Umur Menyerahkan Diri, Saat Ini Sedang Diintrogasi

Pelalawan(SegmenNews.com)- Polsek Pangkalan Kuras kembali mengungkap kasus penganiayaan diwilayah hukumnya. Kali ini terjadi terhadap anak di bawah umur.

Sebut saja Ntan (nama samaran), anak bertubuh mungil yang di ketahui berasal dari Suku Nias, jadi bulan-bulanan ayah kandung korban. Ntan ini merupakan anak dari 6 bersudara dari anak-anak pelaku.

“Saat ini pelaku sudah menyerahkan diri diantar istrinya ke Mapolsek Pangkalan Kuras,” ungkap Kapolsek Sorek Kompol Ahmad, melalui Kanit Reskrim, Ipda Esapati Daulay.

Besok, Selasa 28 September 2020 Polsek Pangkalan Kuras akan melakukan konferensi pers, sekaligus menghadirkan pihak terkait seperti Dinas Sosial (Dinsos), Ikatan Keluarga Nias (IKN), dan lainnya, guna mencari langkah terbaik untuk penyelesaikan soal pengaiayaan tersebut.

“Saat ini sedang lidik dan diintrogasi. Rencananya besok akan kita adakan konferensi pers, dengan menghadirkan Dinsos, IKN dan lainnya, untuk penyelesian kasus ini, seperti apa nantinya,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, seorang anak dibawah umur diketahui jadi korban kekerasan oleh orang terdekat korban. Saat ini Polsek Pangkalan Kuras sedang memburu pelaku.

“Korban anak di bawah umur, smeentara dianiaya oleh orang tua korban,” ungkap Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Ahmad, Senin, 28 September 2020.

Anak tersebut di ketahui, keturunan dari Suku Nias, saat ini sudah berada di Mapolsek Pangkalan Kuras, setelah diobati guna diambil keterangan.

Dari tubuh korban terdapat luka bekas kekerasan di bagian kuku tangan dan bagian kepala korban.

“Kuku korban di cabut pakai tang, dan tambutnya juga dicabut paksa dari keterangan korban,” beber Kompol Ahmad.

Saat ini, kata Kapolsek, pihaknya sedang memburu pelaku, semoga pelaku cepat kita tangkap.”Identitas pelaku sudah di ketahui, saat ini sedang kita buru,” tandasnya, kepada SegmenNews.com.***(R.A)

Polres Rohul Bekuk Sindikat Pengedar  Narkotika Jenis Ekstasi dan Sabu

Polres Rohul Bekuk Sindikat Pengedar  Narkotika Jenis Ekstasi dan Sabu

Rohul(SegmenNews.com)- Jajaran Polres Rokan Hulu berhasil membekuk dua pelakubdiduga pengedar narkotika jenis ekstasi dan sabu-sabu.

Kapolres Rohul, AKBP Taufik Lukman Nurhidayat,SH,MH, Senin (28/9/2020) menjelaskan kedua tersangka pengedar narkotika itu adalah, pria RB (36) dan wanita IN (28).

Mereka dibekuk, Jum’at, tanggal 25 September 2020 sekira pkl 10.30 WIB di Jalan Diponegoro Depan Kantor PMI Kel. Pasir Pengaraian Kecamatan,  Rambah.

Adapun barang bukti yang disita yakni, satu buah tas selempang kain w. hitam,6 ( enam ) butir diduga narkotika jenis pil ekstasi,1 ( satu ) unit HP merk samsung lipat w. hitam dg simcard No.0852 6309 9929,1 ( Satu ) unit HP android merk OPPO A 53 w. hitam dg simcard No.0812 7029 9432,1 ( Satu ) unit hp android merk VIVO w. ungu dengan simcard No.0823 8880 0063,8 ( delapan ) paket diduga narkotika jenis shabu,1 ( satu ) butir diduga narkotika jenis  ekstasi,1 ( satu ) pucuk senjata pistol airsoftgun,1 ( satu ) unit KBM R4 Avanza warna putih BM 1578 TC

Adapun Berat BB sbb Extacy berat kotor lebih kurang 3,50 Gram,Shabu berat kotor lebih kurang 1,30 Gram,penangkapan berawal dari
Senin tgl 21 Sept 2020 Satnarkoba mendapat informasi ada sesorang berprofesi sebagai tukang pangkas rambut disimpang Harapan Batang Kumu kec Tanbusai bermarga GINTING sering mengedarkan narkoba, atas informasi tersebut Kasat Resnarkoba bersama 4 ( empat ) orang personil melakukan lidik dilapangan mengecek kebenaran info dan dg menggunakan jasa informan dilakukan pemesanan namun ketika akan diamankan berhasil melarikan diri,”ucap paur pada rilissnya.

kemudian pada hari Jum’at tgl 25 Sept 2020 skr pkl 10.30 wib sewaktu Kasat Narkoba dengan team gabungan TNI, Polri dan Satpol PP melaksanakan operasi yustisi penertiban pemakaian masker terhadap pengguna jln raya tepatnya di Dpn ktr PMI kab Rohul pd saat itu ada 1 ( satu ) unit kbm avanza w. putih BM 1578 TC dgn penumpang tdk memakai masker & kemudian team memberhentikan kenderaan tsb, melihat pengemudinya GINTING yg sdh lama menjadi TO Satnarkoba Kst Resnarkoba AKP Masajang Effendi menyuruh GINTING turun dan kemudian diminta menunjukkan identitas diri (KTP) saat itu juga sdr.Ginting mengambil dompetnya di dlm mobil dan ybs disuruh berdiri disamping mobil ,saat itulah sdr. Ginting ada memegang 1 (satu) bh plastik klip selanjutnya Kst Res.Nkb  bertanya apa yg dipegang itu, kemudian sdr.Ginting mengatakan bhw yg di pegang tsb adlh 1 (satu) butir pil extacy w. hijau merk logo ROBOT & dilakukan penggeledahan badan ditemukan di saku celana kanan depan 5 ( lima ) butir pil ekstasi w. coklat merk logo KINGKONG , selanjutnya dilakukan pemeriksaan ke dlm mobil tepatnya pd dashboard depan di temukan 1 (satu) pucuk Senjata pistol jenis Airsoftgun tanpa Amunisi, dan pd kursi dpn ditemukan 1 ( satu ) unit handphone merk samsung lipat w. hitam dg simcard No.0852 6309 9929, 1 (Satu) unit hp android merk OPPO A 53 w. hitam dg simcard No.0812 7029 9432, 1 (Satu) unit hp android merk VIVO w. ungu dg simcard No.0823 8880 0063, selanjutnya terlapor  dibawa kepolres bersama dg Sdri.VIONA, Sdr.APRI & Sdri.INTAN  dilakukan interogasi lalu dikembangkan & dilakukan penggeledahan di kamar  kontrakan VIONA  ditemukan satu buah kotak sepatu w. hijau berisikan : 1 (satu) bh pipet panjang , 1 (satu) bh kaca pirex, 1 ( satu ) bh tutup botol  aqua terpasang pipet plastik putih, 3 ( tiga ) lbr plastik klip w. putih bening, 2 ( dua ) bh pipet plastik.

Pada hari Sabtu 26 September 2020 sekira pkl 10.00 wib dilakukan lgi pemeriksaan terhadap mbl sdr. Robi Ginting dan di temukan 1 (satu)Bks ktk rokok Merk Sampoerna mild, setelah diperiksa di temukan 1 (satu) bh plastik klip w.putih yg berisikan pil ekstasi , kemudian di temukan  8 (delapan) paket yg diduga Shabu  tetapi kedua terlapor masing masing Robi Ginting dan Isma Novia tidak mengakui BB yg di Amankan tsb milik mereka selanjutnya kedua terlapor di bawa ke Polres Rokan Hulu guna proses selanjutnya.”tegas Totok mengahiri.(fit)

Disiksa, Kuku Anak Dibawah Umur Dicabut Pakai Tang, Polisi Buru Pelaku

Disiksa, Kuku Anak Dibawah Umur Dicabut Pakai Tang, Polisi Buru Pelaku

Pelalawan(SegmenNews.com)- Seorang anak dibawah umur diketahui jadi korban kekerasan oleh orang terdekat korban. Saat ini Polsek Pangkalan Kuras sedang memburu pelaku.

“Korban anak di bawah umur, sementara dianiaya oleh orang tua korban,” ungkap Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Ahmad, Senin, 28 September 2020.

Anak tersebut di ketahui, keturunan dari Suku Nias, saat ini sudah berada di Mapolsek Pangkalan Kuras, diamankan anggota Polsek.

Dari tubuh korban terdapat luka bekas kekerasan di bagian kuku tangan dan bagian kepala korban.

“Kuku korban di cabut pakai tang, dan tambutnya juga dicabut paksa dari keterangan korban,” beber Kompol Ahmad.

Saat ini, kata Kapolsek, pihaknya sedang memburu pelaku, semoga pelaku cepat kita tangkap.”Identitas pelaku sudah di ketahui, saat ini sedang kita buru,” tandasnya, kepada SegmenNews.com.***(R.A). Baca Selanjutnya: Penganiaya Anak Dibawah Umur Akhirnya Menyerahkan Diri>>>

BC Rohul Sapu Bersih Hadiah Kontes Mini Burung Berkicau di Padang Lawas

BC Rohul Sapu Bersih Hadiah Kontes Mini Burung Berkicau di Sosa

Padang lawas(SegmenNews.com)- 588 peserta yang datang dari beberapa daerah seperti dari Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara maupun dari Kabupaten Rokan Hulu se Provinsi Riau ikut dalam kontes mini burung berkicau yang diadakan di Desa Aek Tinga Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara, Minggu (27/9/2020) kemarin.

Kontes mini burung berkicau tersebut  berhadiahkan jutaan rupiah ini dengan menyabet trofi Bird Club’ semuanya peserta dari Kabupaten Rokan Hulu.

Adapun dalam perlombaan  juara 1 juara BC yang dijuarai oleh Selindit mama muda Armen Nasution, dan untuk juara 2 diraih dari Club KUBC dari Ujung Batu Rokan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Kontes Mini Burung Berkicau, Achyar , Minggu (27/9/2020) saat penyerahan trofi bagi Club yang mendapatkan juara.

“Alhamdulillah, kontes mini burung berkicau yang diadakan oleh Achyar Grub dan Nasha Bird Shop berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Dan antusias dari pencinta burung mania cukup tinggi. Terbukti dengan jumlah peserta yang mencapai 588 peserta ,” jelas Achyar

Insyaallah kedepannya akan kita selenggarakan lagi kontes burung berkicau namun tidak lagi kontes Mini . Tapi kelas yang lebih tinggi lagi. Sehingga apa yang menjadi hoby para komunitas burung mania dapat tersalurkan. Disamping terjalin hubungan silaturahmi yang semakin erat sesama Club pecinta burung mania,” ujar Achyar.

Kemudian salah satu peserta yang berhasil meraih juara 1 di kelas burung Selindit, Armen Nasution dari pasir pengaraian yang juga tergabung didalam Club Rohul BC mengatakan cukup puas dengan prestasi yang diraih burung Selindit miliknya.

” Alhamdulillah hari ini burung selindit mendapat juara lagi baik perlombaan antar kabupaten maupun kota Provinsi Riau,” kata Armen.

Ditambahkannya, bahwa dalam mengikuti kontes burung berkicau juara bukanlah tujuan utama. Namun hubungan silaturahmi sesama komunitas pecinta burung adalah yang utama.(fit)