Beranda blog Halaman 925

Pemkab Meranti Segera Terima Hibah Dua PLTS dari Kementerian ESDM

Jakarta(SegmenNews.com)- Pemkab Kepulauan Meranti bakal segera menerima hibah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang telah dibangun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM). Demikian hasil rapat koordinasi (rakor) antara Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan Nasir MSi dengan sejumlah pejabat Direktorat Jenderat (Ditjen) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM di Hotel Novotel Tanggerang, Jum’at (11/9/2020).

PLTS itu sendiri telah dibangun di dua lokasi yakni; Desa Lemang Kecamatan Rangsang Barat dan Desa Teluk Samak Kecamatan Rangsang. Pembangunan dilakukan tahun 2015 lalu dimana masing-masing PLTS memiliki kapasitas 150 KWP (kilowatt-peak).

“Alhamdulillah pihak Kementerian bersedia menghibahkan pembangkit tersebut kepada kita agar nantinya bisa kita integrasikan dengan jaringan PLN di daerah tersebut,” ungkap Bupati Irwan yang dalam pertemuan itu didampingi Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Abu Hanifah.

Irwan menambahkan bahwa selama ini pihaknya belum mau menerima hibah PLTS tersebut karena belum dapat difungsikan. Nantinya, sebelah serah terima hibah dilakukan, pihak Kementerian ESDM akan menyiapkan Sertifikat Laik Operasi (SLO) sehingga aset PLTS yang diterima benar-benar fungsional.

“Kita minta sebelum dihibahkan ke kita, PLTS itu benar-benar dalam kondisi baik dan bisa difungsikan. Alhamdulillah pihak Kementerian bersedia menerima persyaratan kita dimana mereka nantinya akan menyiapkan SLO-nya sehingga aset yang kita terima dalam kondisi clear and clean,” tegas Irwan.

menampaikan bahwa, ia bersedia menandatangani surat bersedia menerima PLTS tersebut dengan syarat, Pihak Direktorat Jendral EBT KE merevitalisasi aset tersebut melalui APBN serta menyiapkan Sertifikat Laik Operasi (SLO), sehingga aset yg diterima siap untuk dioperasinalkan dengan kata lain clear and clean, tegas Irwan.

Setelah kedua pihak menyepakati poin-poin yang akan dituangkan dalam nota hibah, Bupati Irwan pun menandatangani surat kesediaan menerima hibah. Sedangkan penandatanganan nota hibah direncanakan akan dilakukan di Yogyakarta pada Oktober mendatang. Selain Meranti, sejumlah daerah lainnya juga akan menerima hibah PLTS tersebut.

Sementara itu Kabag Ekonomi Abu Hanifah menambahkan PLTS ini akan sangat membantu menambah daya mesin pembangin diesel PLN di dua kecamatan berkenaan. Apalagi pembangkit tenaga surya itu sangat hemat dan ramah lingkungan.

“PLTS ini akan sangat membantu kekurangan daya listrik PLN di Pulau Rangsang. Masih banyak desa yang belum sampai jaringan PLN sehingga belum terpenuhi kebutuhan listriknya terutama di Rangsang Pesisir,” ungkap Abu Hanifah.(Rls/Ags)

Sekwan DPRD Riau Tepis Isu Penambahan Klaster Baru Covid-19

Sekretaris DPRD Riau, Muflihun

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sekretaris DPRD Riau, Muflihun mengklarifikasi soal jumlah kasus positif di DPRD Riau seperti yang dikatakan pihak Diskes Pekanbaru sebelumnya.

Dihubungi, Jumat (11/09/2020) Muflihun secara tegas mengatakan jumlah kasus positif di DPRD Riau hanya 17 kasus.

“Tidak benar sebanyak 20 kasus. Jumlah kasus positif di DPRD Riau hanya 17 kasus. Jadi tidak ada klaster baru seperti informasi yang beredar saat ini. Kasus positif 17 orang tersebut berasal dari klaster yang lama, yakni kunjungan kerja Badan Musyawarah (Banmus) DPRD beberapa waktu lalu,” ungkap Muflihun.

Lebih jauh disampaikannya, 17 orang yang dinyatakan positif terdiri dari 11 orang ASN, THL dan sekuriti serta 6 orang Anggota DPRD Riau. Hasil tersebut didapat setelah pihaknya melaksanakan swab test massal di lapangan tenis indoor DPRD Riau sebanyak tiga kali.

“Itu berdasarkan hasil swab test yang digelar pihak Diskes sendiri di lapangan tenis,” pungkasnya.

Sejauh ini, lanjut Muflihun, pihaknya tetap melakukan langkah antisipatif secara berkesinambungan. Yakni dengan cara melakukan sterilisasi areal gedung, pengetatan aturan pemakaian masker dan cuci tangan, hingga pelaksanaan swab test berkelanjutan.

“Dalam waktu dekat kami bakal lakukan kembali swab test di lingkungan DPRD Riau. Kami telah melakukan berbagai upaya secara berkesinambungan. Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus penambahan Covid-19 di lingkungan DPRD Riau,” harapnya.

Pemberitaan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan sudah puluhan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster DPRD Riau tersebut.

Namun tidak semuanya merupakan anggota DPRD Riau. Lebih lanjut dikatakannya, klaster DPRD Riau tersebut pertama kali ditemukan setelah adanya beberapa anggota DPRD Riau yang melaksanakan kunjungan kerja ke luar provinsi.

Namun apakah semua yang positif dari klaster DPRD Riau tersebut tertular dari kegiatan kunjungan kerja tersebut, Mimi tidak bisa memastikan.

“Bisa saja kan yang positif itu tertular di luar lingkungan DPRD Riau. Tapi karena yang pertama kali ditemukan yang dari luar provinsi itu, jadi dianggap tertular dari sana,” sebutnya.***(rls)

[VIDEO] Lurah Sidomulyo Barat Hendry Safitrah Bagikan Ribuan Masker Gratis

[VIDEO]

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Guna memutus mata rantai penularan Covid-19 ditengah-tengah masyarakat.  Lurah Sidomulyo Barat, Hendry Safitrah,SH,MH membagi-bagikan 1500 masker gratis kepada masyarakat, Jum’at (11/9/2020). Pembagian masker dilakukan di depan kantor Lurah Sidomulyo Barat.

Dikatakan Hendry Safitrah, pembagian masker ini merupakan upaya dalam pemutusan mata rantai pandemi Covid-19 di Kecamatan Tampan.

Hal itu mengingat meningkatnya grafik penyebaran virus Covid-19 di Kecamatan Tampan.

“Kegiatan ini bentuk upaya kami dari tiga pilar Kelurahan Sidomulyo Barat, dalam pemutusan mata rantai penyebaran virus corona. Kita ketahui untuk Kecamatan Tampan penyebaran virus corona ini cukup meningkat. Jadi kami mengambil langkah upaya penekanan dengan pembagian masker,” kata Hendry Safitrah.

Dia juga menegaskan, selain pembagian masker, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan sesuai protokol kesehatan.

Diantaranya selalu menggunakan masker jika keluar rumah, menjaga jarak, selalu mencuci tangan, menjaga kesehatan dengan meningkatkan imun tubuh, dan jika terjadi gejala sakit segera periksakan ke petugas kesehatan.

“Mari kita bersama-sama memerangi virus Corona dengan mengikuti aturan protokol kesehatan. Semoga kita semua terhindar dari pandemi ini, dan diberikan kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT,” tutupnya.***(ran)

Bupati Siak Terima Uang Pecahan Rp75 ribu dari BI

Bupati Siak Terima Uang Pecahan Rp75 ribu dari BI

Siak(SegmenNews.com)- Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau diwakili oleh Asisten Direktur, Dini Nur Setiawati menyerahkan langsung uang pecahan Rp75 ribu kepada Bupati Siak, Alfedri.

“Hari ini saya menyerahkan langsung pecahan uang Rp75 ribu edisi khusus kemerdekaan kepada Pak Alfedri,” kata Dini, kemarin.

Dini mengatakan, pecahan uang itu dikeluarkan sebagai wujud dalam mensyukuri anugerah kemerdekaan dan pencapaian hasil pembangunan Indonesia selama 75 tahun merdeka, simbol memperteguh kebhinekaan, dan optimisme menyongsong masa depan Indonesia yang gemilang.

“Bagi warga yang menginginkan uang pecahan baru Rp75 ribu ini, dapat melakukan pemesanan penukaran melalui website pintar.bi.go.id atau bertanya di akun instagram @bank_indonesia_riau,” kata dia.

Uang cetakan khusus kemerdekaan ini, hanya dicetak sebanyak 75 juta lembar saja di Indonesia dan resmi diluncurkan di Hari Kemerdekaan ke-75 RI pada tanggal 17 Agustus 2020 yang lalu.

Uang ini akan diserahkan ke warga dengan sejumlah persyaratan, diantaranya setiap warga hanya boleh memiliki 1 lembar.

Ia menyebutkan, untuk membeli uang edisi khusus kemerdekaan yang dikeluarkan 25 tahun sekali ini, warga harus mengisi formulir nomor identitas pribadi (KTP) sebagai syarat.

Sebagai informasi, Bank Indonesia telah 10 kali mengeluarkan uang cetakan edisi khusus, kemerdekaan. Ini merupakan yang ketiga kalinya dikeluarkan, yang pertama nominal Rp25 ribu, kedua Rp50 ribu dan ketiga Rp75 ribu.

Sementara itu, Bupati Siak Alfedri mengucapkan terimakasih karena bisa memiliki dan menerima langsung uang edisi khusus kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun itu.

“Terimakasih banyak atas kenang-kenangan dari BI, uang edisi khusus ini sebagai momen mengingatkan kita kalau perjuangan Indonesia sudah 75 tahun,” katanya.

Masih kata Alfedri, masyarakat dapat menukarkan uang Rp75 ribu ke BI secara kolektif dan uang ini dapat digunakan sebagai bentuk transaksi pembayaran namun lebih baik uang tersebut disimpan sebagai koleksi karena khusus dikeluarkan untuk perayaan HUT RI ke-75. (INF)

Antisipasi Covid-19, Bupati Siak Lepas Rombongan Pembagian Maker ke Masyarakat

Siak(SegmenNews.com)- Polres Siak bersama Bupati Alfedri menggelar kegiatan pembagian masker secara serentak sekaligus mengkampanyekan physical distancing (jaga jarak) secara masif ke masyarakat, Kamis (10/9/2020).

Kapolres Siak AKBP Doddy Ferdinan Sanjaya menerangkan bahwa pembagian masker secara serentak dan kampanye jaga jarak ini, dilakukan untuk menekan angka penularan Covid-19, yang belakangan ini kembali melonjak di Siak khususnya dan di Indonesia secara umum.

Menurutnya pencanangan pembagian masker serentak dan kampanye jaga jarak, akan dirangkai dengan imbauan untuk menghindari kerumunan dalam rangka operasi yustisi penggunaan masker dan Pilkada 2020 yang aman, damai dan sehat.

“Kegiatan pembagian masker serentak, kampanye jaga jarak dan hindari kerumunan ini dilaksanakan secara serentak hari ini diseluruh wilayah indonesia.” kata Doddy.

Sebanyak 1000 masker dibagikan kepada masyarakat secara simbolis kepada perwakilan seperti Camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perwakilan tokoh masyarakat yang akan mendistribusikan secara langsung kepada masyarakat.

“Kita berharap launching pembagian masker yang kita inisiasi ini menjadi satu momentum bagi kita untuk memberikan getok tular mengajak masyarakat kita di level manapun untuk sama-sama kita menggunakan masker,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Siak Alfedri mengatakan pemerintah telah menganjurkan masyarakat untuk selalu menerapkan pola 3 M + 1 T yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

“Karena ini kunci yang utamanya pakai masker, pakai masker dan pakai masker setelah itu baru kita terapkan mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan tidak berkerumun agar terhindar dari Covid-19,” kata Alfedri.

Selain kegiatan pembagian masker seluruh peserta yang hadir juga melakukan deklarasi bersama untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi nasional serta mewujudkan Pilkada Serentak 2020 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang aman, damai dan sehat dengan wajib memerapkan protokol kesehatan yang dipimpin oleh ketua pelaksana harian Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kabupaten Siak Susilo SH.(INF)

Update Covid-19, 4 Warga Inhil Positif dan 1 Sembuh

Inhil(SegmenNews.com)- Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merilis data terbaru terkait kasus Covid-19. Berdasarkan data tersebut, diketahui adanya penambahan jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 4 (empat) orang dan 1 (satu) orang pasien positif yang dinyatakan sembuh, Kamis (10/9/2020) malam.

Pasien-pasien tersebut diidentifikasi sebagai warga Tembilahan. Keempat pasien positif Covid-19 itu, kini tengah menjalani perawatan di RSUD PH Tembilahan.

“Pasien sudah melalui uji swab dan hasilnya positif Covid-19. Sekarang sudah diisolasi di RSUD Puri Husada Tembilahan,” tutur Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19, Trio Beni Putra melalui keterangan tertulis.

Lebih lanjut, Trio mengatakan, saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil tengah berupaya melakukan tracing kontak para pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dengan melibatkan sejumlah pihak terkait, seperti TNI, Polri, Puskesmas dan tokoh masyarakat setempat.

Disamping adanya penambahan kasus positif Covid-19, Trio mengungkapkan, terdapat pula seorang pasien pria positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

“Pasien ini berinisial SO (19) seorang warga Tembilahan yang dinyatakan sembuh setelah diberikan pengobatan dan dilakukan swab ulangan dengan hasil swab terakhir negatif, dan saat ini pasien dalam kondisi klinik baik,” ungkap Trio.

Secara kumulatif, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Inhil adalah sebanyak 74 kasus dengan total kesembuhan sebanyak 59 kasus. Sementara, untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 3 kasus.***(ADV/Diskominfopers Inhiil)

Riau Hijau Dinilai Sekadar Bualan, Komitmen Syamsuar-Edy Natar Dipertanyakan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Koalisi Selamatkan Hutan dan Lingkungan Hidup Riau menuntut Gubernur Riau untuk merealisasikan kebijakan Riau Hijau yang digadang-gadang sejak pencalonan pada Pilkada 27 Juni 2018.

Bahkan Syamsuar sehari setelah dilantik menjadi Gubernur Riau menegaskan penyusunan konsep Riau Hijau dengan partisipasi masyarakat dalam 100 hari menjabat.

Perlu langkah cepat dan tegas karena masih banyak tugas yang tertunda, diantaranya: aspek penegakkan hukum, pemulihan ekosistem gambut, mengembalikan wilayah kelola rakyat yang dirampas korporasi, “1,5 tahun Syamsuar menjabat sebagai Gubernur Riau, kebijakan Riau Hijau masih bualan semata tanpa kebijakan, bahkan sekadar perencanaan dan pelaksanaan yang konkret,” kata Ahlul Fadli, Staf kampanye dan advokasi Walhi Riau.

Bahkan, setelah terjadi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan pada 2019 lalu Syamsuar tak juga menggesa kebijakan Riau Hijau. Padahal bencana asap tersebut disebabkan karhutla yang dahsyat seluas 90.550 hektar.

Dampaknya pun tak main-main, 3 orang meninggal dunia diduga terpapar asap, lebih dari 300 ribu orang sakit ISPA, sekolah dan universitas diliburkan dan penerbangan terganggu.

“Riau Hijau mestinya dapat menjadi solusi untuk perbaikan hutan, gambut dan lingkungan di Riau yang telah rusak untuk menghentikan bencana karhutla, yang terjadi setiap tahun,” kata Ahlul Fadli.

Adapun terobosan yang pernah dilakukan, khususnya saat awal menjabat seperti; pembentukan Tim Terpadu Penertiban Penggunaan Kawasan/Lahan Secara Ilegal di Provinsi Riau melalui Surat Keputusan Nomor: Kpts.911/VIII/2019 pada 2 Agustus 2019. Menjadikan tema ulang tahun Provinsi Riau ke 62, Riau Hijau dan Bermartabat. Instruksi melalui surat edaran No. 335/SE/2019 tentang Penanggulangan karhutla kepada seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Riau pada 20 September 2019.

Juga revisi SK POKJA PPS dan target perhutanan sosial. Lalu mengusulkan penanggulangan abrasi di tiga pulau yaitu, Pulau Rupat dan Pulau Bengkalis (Kabupaten Bengkalis) serta Pulau Rangsang (Kabupaten Kepulauan Meranti) ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024.

Kebijakan 1,5 tahun ini masih bersifat simbolis dan belum memiliki dampak di lapangan. “kebijakan yang di klaim sebagai kebijakan Riau Hijau masih parsial, simbolis dan belum memiliki dampak di lapangan. Riau hijau harus muncul sebagai kebijakan yang terencana dan persoalan ril di lapangan harus menjadi objeknya,” kata Aldo, Staf kampanye Jikalahari.

Saat ini, memasuki fase paling kritis musim kemarau dan peluang terjadinya karhutla di lahan gambut. Syamsuar harus bersiap mencegah terjadinya karhutla, agar bencana asap tak terulang. Termasuk menyelesaikan persoalan hulunya.

“Harus disiapkan betul penyelesaian persoalan karhutla di Riau, bukan hanya berbual saat asap sudah mengepung Riau. Komitmen Riau Hijau harusnya mampu menjadi solusi permanen rusaknya hutan dan lingkungan hidup kita, termasuk bencana asap. Itu kalau Riau Hijau bukan cuma bual kosong saja,” kata Aldo.***(rls)

Bupati Hentikan Tatap Muka Sekolah di Kecamatan Tebingtinggi

Meranti(SegmenNews.com)-Bertambahnya kasus positif covid-19 di Kabupaten Kepulauan Meranti membuat Bupati Irwan Nasir sangat khawatir. Dia pun segera mengambil langkah-langkah untuk memutus mata rantai penularan wabah tersebut.

Diantara langkah yang diambil adalah menghentikan kembali kegiatan belajar mengajar tatap muka di semua tingkatan sekolah terutama di Kecamatan Tebingtinggi atau di kota Selatpanjang. Namun sekolah tatap muka masih diperkenankan di kecamatan lainnya terutama di desa-desa terisolir yang belum mendapat akses jaringan internet yang memadai.

“Memperhatikan situasi saat ini, kita sudah membuat keputusan untuk menutup kembali sekolah atau menghentikan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di semua tingkatan sekolah di Selatpanjang atau Kecamatan Tebingtinggi. Keputusan ini berlaku mulai Senin, 14 September depan,” tegas Bupati Irwan.

Dengan keputusan tersebut, pihak sekolah kembali diminta melakukan sistem belajar daring atau online. Instruksi Bupati ini nantinya akan diteruskan oleh Dinas Pendidikan ke sekolah-sekolah.

Untuk diketahui, hingga Kamis (10/9/2020) sore sebanyak 12 orang sudah dinyatakan positif covid-19 dan diisolasi di RSUD Selatpanjang. Bupati Irwan pun meminta warga menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

“Kita minta semua warga menjalankan protokol kesehatan dengan benar. Gunakan masker, jaga jarak, dan sering cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer. Dan yang penting juga, jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak,” tegasnya.

Bupati juga menginstruksikan jajaran dibawahnya seperti Satpol-PP dan Dinas Perhubungan kembali gencar mengimbau warga menggunakan masker. Dia juga mengharapkan instansi terkait terus bekerjasama agar warga mentaati protokol kesehatan.

“Kegiatan-kegiatan berkumpulnya orang perlu dibatasi. Kita minta warga tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak,” tambahnya lagi.
(Ags)

Polres dan Pemkab Meranti Bersinergi, Kampanyekan Protokol Kesehatan Covid-19

Polres dan Pemkab Meranti Bersinergi, Kampanyekan Protokol Kesehatan Covid-19

Meranti(SegmenNews.com)-Saat ini penyebaran dan penularan Virus Covid-19 di Indonesia sudah memasuki gelombang kedua terbukti dengan semakin meningkatnya jumlah kasus Positif Covid-19 yang terjadi hampir diseluruh wilayah tak terkecuali di Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk itu perlu dilakukan antisipasi dengan cara menumbuhkan kesadaran masyarakat agar secara konsisten dapat mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

Seperti yang dilakukan oleh Polres Kepulauan Meranti bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam kegiatan Penandatangan Pakta Integritas Patuh Pada Perundang-undangan dan Protokol Kesehatan Covid-19, yang dipusatkan di Taman Cik Puan, Selatpanjang, Kamis (10/9/2020).

Kegiatan juga diikuti oleh Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, Ketua DPRD Kepulauan Meranti Jack Ardiansyah, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Dr. H. Kamsol MM, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. Eko Wimpiyanto, Danramil Lakatang, Kadis Kesehatan Meranti Dr. Misri Hasanto, Kabag Ortal Sekda Meranti Widodo, Kabag Kominfo Wan Fachriarmi, Camat Tening Tinggi Rayan Pribadi, Direktur RSUD Meranti Dr. Ria Sari, serta Perwakilan Parpol Pengusung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada Meranti 2020, perwakilan Babinsa TNI/Polri dan lainnya.

Dalam kegiatan itu semua pihak kompak berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah dan akan mentaati protokol kesehatan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kepulauan Meranti yang ditandai dengan pengucapan deklarasi oleh perwakilan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti yang dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas.

Dan terakhir kegiatan bagi-bagi masker dan Face Shield kepada perwakilan Parpol, Babin Kamtibmas Pori/TNI, serta pengendara kendaraan bermotor yang kebetulan melintas didepan Taman Cik Puan Selatpanjang.

Sekedar informasi Polres Kepulauan Meranti sengaja melibatkan Perwakilan Parpol dan Tim Sukses Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung dalam Pilkada serentak tahun 2020. Hal ini dinilai penting karena jika kampanye yang menghadirkan banyak orang tanpa mematuhi Protokol Kesehatan akan memicu munculnya cluster baru untuk itu perwakilan Parpol diharapkan dapat beartisipasi aktif menghimbau masanya untuk secara konsisten mematuhi Protokol Covid-19.

“agar ketika pesta demokrasi berlangsung tidak terjadi cluster baru penyebaran Covid-19 yang akan berdampak pada kesehatan, aktifitas dan perekonmian masyarakat di Kepulauan Meranti, untuk itu kita ingin para pasangan calon dapat menjadi pioner untuk mengajak para pendukung mencegahan penyebaran Covid-19, karena ini adalah ancaman nyata dan benar-benar terjadi,” jelas Kapolres AKBP. Eko Wimpiyanto.

Seperti diketahui dalam beberapa hari terakhir tepah terjadi peningkatan kasus posotif Covid-19 yang signifkan di Kepualauan Meranti, dari data Dinas Kesehatan sejauh ini jumlah kasus Positif Covid-19 sudah mencapai 27 orang dimana 10 diantaranya masih di Isolasi/dirawat dan 17 lainnya sudah dinyatakan sembuh.

“Mari bersama kita patuhi Protokol Kesehatan Kesehatan secara konsisten dengan cara menjaga jarak, memakai masker, cuci tangan, menghindari kerumunan dan membatasi jumlah orang,” ajak Kapolres.

Menyikapi kegiatan tersebut, disambut baik oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Dr. H. Kamsol MM, yang mengucapkan apresiasi kepada pihak Polres Kepulauan Meranti dalam hal ini AKBP. Eko Wimpiyanto yang telah mendukung Pemerintah Kabupaten dalam upaya rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kepulauan Meranti.

Karena seperti dikatahui jumlah kasus positif Covid-19 di Kepulauan Meranti yang terus meningkat belum diiringi dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan terbukti masih banyak warga yang tidak memakai masker, dan menjaga jarak hal itu semakin diperburuk dengan budaya bersalaman dan berpelukan yang sulit untuk dihindari.

Lebih jaun dijelaskan Sekda saat ini Pemerintan Kabupaten terus berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran kasus Covid-19, dengan cara menghimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan yang dimulai dengan jajaran pemerintah daerah dan sekolah-sekolah yang ada di Kepulauan Meranti. Bukan saja himbauan disini Pemkab. Meranti juga melakukan pembagian masker dan Face Shield kepada masyarakat khususnya dipusat-pusat keramaian seperti jalan protokol dan pasar-pasar.

Untuk menagantisipasi penyebaran Covid-19, Pemkab. Meranti melalui Dinas Kesehatan juga aktif melakukan Tracking dan Testing kepada masyarakat yang dikatahui pernah berinteraksi dengan pasien positif Covid-9.

“Karena kita kawatir jika kasus terus bertambah akan sulit ditangani karena daya tampung ruang Isolasi dan tenaga medis di Kepulauan Meranti sangat terbatas, untuk itu mari bersama kita dorong masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” ujar Sekda.

“Mari kita tumbuhkan kesadaran infovidu mematihi peotokol kesehatan khussnya memakai masker untuk melindungi diri, keluarga dan orang lain, jangan lelah melawan Covid-19,”pungkasnya.(Ags)

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Meranti Kembali Meledak

Meranti(SegmenNews.com)- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kabupaten Kepulauan Meranti Kembali meledak dan tampaknya sudah menyerang pejabat di pemerintah desa.

Diketahui warga dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) itu merupakan Kepala Desa Teluk Ketapang, Kecamatan Pulau Merbau berinisial TA.

TA terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab yang dikirim sebelumnya oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Meranti.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri membenarkan informasi tersebut.

“Yang bersangkutan merupakan salah seorang kepala desa di wilayah Kecamatan Pulau Merbau,” kata Fahri, Kamis (10/9/2020)

Ditanya terkait riwayat perjalanan terhadap kepala desa tersebut, Fahri menyampaikan, bahwa disinyalir tidak memiliki aktivitas keluar daerah.

Hanya saja, TA diduga memiliki kontak erat dengan warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang saat ini sedang diisolasi di RSUD Kepulauan Meranti.

Dikatakan penyebaran Covid-19 tersebut menyebar dan penularannya melalui transmisi lokal. Dengan adanya membuat Kepulauan Meranti berubah dari zona kuning menjadi orange.

“Saat dilakukan tracing, yang bersangkutan tidak memiliki aktivitas kemana pun. Diduga kuat dia memiliki kontak erat saat berkunjung dengan salah seorang yang sebelumnya sudah terkonfirmasi positif yakni AS dan saat ini sedang dirawat di RSUD,” ujarnya.

Ditambahkannya bersama kepala desa tersebut penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kepulauan Meranti saat ini ada tiga orang. Dengan begitu, saat ini jumlah total yang telah terkonfirmasi positif ada 10 orang.

“Selain kepala desa, ada dua warga lainnya yang terkonfirmasi positif yakni salah seorang pegawai honorer di Pengadilan Agama dan satu siswa di sebuah Madrasah Tsanawiyah di Selatpanjang,” pungkas Fahri.(Ags)