Beranda blog Halaman 99

Harkitnas, Bupati Bengkalis Sampaikan Amanat Menteri Komdigi

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyelenggarakan Upacara Bendera dalam rangka Memperingati 117 Tahun Hari Kebangkitan Nasional, di Halaman Kantor Bupati Bengkalis, Selasa, 20 Mei 2025.

Bupati Bengkalis Kasmarni, diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, bertindak menjadi inspektur upacara tersebut, serta membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Viada Hafid.

Dalam amanatnya, Johansyah Syafri menyebutkan bahwa upacara di tanggal 20 Mei 2025 ini tidak sekadar memperingati sebuah tanggal dalam kalender nasional. Namun sedang membuka kembali halaman penting dari sejarah perjuangan bangsa, halaman yang ditulis bukan dengan tinta biasa, tetapi dengan kebangkitan kesadaran, semangat persatuan, dan keberanian menolak untuk terus terjajah.

“117 tahun yang lalu, di tengah keterbatasan dan tekanan kolonialisme, lahirlah sebuah kesadaran baru yang menyalakan api perubahan. Melalui pendirian Budi Utomo, bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan kepada kekuatan asing. Bahwa kemajuan hanya mungkin dicapai bila kita bangkit berdiri di atas kekuatan kita sendiri,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, kebangkitan itu bukanlah sebuah peristiwa yang selesai dalam satu masa. Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup. Ia menuntut semua pihak untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman ini, zaman yang menghadirkan ujian jauh lebih kompleks. Seperti disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital.

Beliau juga menyebutkan bahwa dalam arus globalisasi yang semakin kuat, Indonesia terus melangkah dengan tenang, menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian. Prinsip Politik Luar Negeri bebas aktif, yang telah menjadi pedoman sejak awal kemerdekaan, senantiasa menuntun langkah.

“Di tengah polarisasi dunia, Indonesia mengambil posisi sebagai trusted partner – bebas dalam menentukan kepentingan nasional dan aktif membangun dialog yang produktif dengan berbagai pihak. Prinsip inilah yang menjadikan Indonesia kian dihormati di berbagai forum internasional. Kehadiran kita di pentas global bukan sekadar untuk menyuarakan kepentingan nasional, tetapi juga untuk membawa gagasan dan solusi yang memberi manfaat bersama. Di tengah dunia yang terus menghadapi ketidakpastian, indonesia tampil sebagai mitra dialog yang mampu menjembatani kepentingan,” tuturnya.

Semangat inilah yang juga tercermin dalam setiap langkah kebangkitan nasional di dalam negeri. Indonesia menapaki jalur pembangunan yang tidak semata terfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan setiap kebijakan membuka ruang bagi kemajuan yang adil dan merata. Sebuah ikhtiar besar agar pembangunan yang megah tetap berpijak kokoh pada kepentingan rakyat.

“Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-117. Mari melangkah bersama, dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil dan lebih beradab,” tutupnya.**(inf)

Bupati Bengkalis Tegaskan Komitmen Bersama Cegah Korupsi

Jakarta(SegmenNews.com)- Dalam rangka memperkuat kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Daerah, Bupati Bengkalis Kasmarni menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Sinergi Kolaborasi yang diselenggarakan oleh KPK RI pada Senin, 19 Mei 2025, di Aula Bhineka Tunggal Ika, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Rakor hari ini juga dihadiri oleh Gubernur Riau serta 6 Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD yang ada di Provinsi Riau.

Adapun Kepala Daerah yang ikut dalam kegiatan pada hari ini diantaranya Gubernur Riau Abdul Wahid, serta sejumlah Bupati, seperti Bupati Bengkalis Kasmarni, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, Bupati Rokan Hulu Anton, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Bupati Pelalawan Zukri, dan Bupati Siak Alfedri, lengkap bersama Ketua dan Wakil Ketua DPRD masing-masing Daerah.

Sementara untuk Bupati/Walikota yang lainnya, akan mengikuti kegiatan ini, pada keesokan harinya.

Bupati Bengkalis Kasmarni didampingi Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, serta Wakil Ketua DPRD M. Arsya Fadillah dan H. Misno, dalam kesempatan itu menegaskan keseriusan Kabupaten Bengkalis untuk terus meningkatkan tata kelola Pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dalam arahannya, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK bersama Kasatgas Pencegahan dan Kasatgas Penindakan menyampaikan pentingnya komitmen Kepala Daerah dalam mendorong implementasi strategi pencegahan korupsi secara konkret di wilayah masing-masing. Salah satu instrumen penting yang menjadi fokus adalah Monitoring Center for Prevention (MCP), yang terdiri dari sejumlah indikator serta area intervensi strategis yang telah ditetapkan oleh KPK.

MCP menjadi alat ukur dan media kendali dalam mengevaluasi kinerja Pemerintah Daerah secara berkala. KPK juga menegaskan akan terus menggelar forum-forum lanjutan sebagai bagian dari proses pengawasan dan pembinaan, agar seluruh Pemerintah Daerah tetap berada dalam jalur tata kelola yang sesuai dengan prinsip-prinsip good governance.

Bupati Bengkalis Kasmarni dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi terhadap KPK dan sangat mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, forum ini sangat penting karena memberi ruang diskusi yang produktif antara KPK dan Pemerintah Daerah dalam menguatkan strategi pemberantasan korupsi.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik kegiatan ini. Forum seperti ini bukan hanya menjadi ajang koordinasi, tapi juga wadah refleksi dan pembinaan agar seluruh proses penyelenggaraan Pemerintahan berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Ini penting, agar upaya pembangunan yang dilakukan benar-benar berkontribusi pada kemajuan Daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kasmarni.

Lebih lanjut, Kasmarni menyampaikan harapannya agar KPK terus memberikan arahan serta pembinaan kepada Pemerintah Daerah, demi terwujudnya Pemerintahan yang baik dan bebas dari korupsi.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara KPK dan Pemerintah Daerah sebagai bentuk kesepakatan dan penguatan niat dalam menjalankan Pemerintahan yang berintegritas.

Penandatanganan ini menjadi simbol nyata bahwa pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab kolektif yang harus dipegang oleh semua pihak baik Eksekutif maupun Legislatif di Daerah.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap sinergi antara KPK dan Pemerintah Daerah semakin kokoh, dan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan Pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal.

Turut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kegiatan ini antara lain Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, Wakil Ketua DPRD M. Arsya Fadillah, dan H. Misno, Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.***(inf)

Pemprov Dukung Maklumat Daerah Istimewa Riau Lewat Tutur Etika dan Adat Melayu

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendukung berjalannya maklumat Daerah Istimewa Riau. Tentunya dengan tutur etika dan adat melayu yang bermarwah dan tidak melanggar konstitusi apapun.

Hal itu disampaikan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur saat menghadiri kegiatan maklumat tersebut di Balai Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau. Ia mengatakan, Pemprov Riau mendukung berjalannya maklumat ini dan menyambut baik kegiatan tersebut jika tidak melanggar hukum yang berlaku.

“Jika konstitusi memperbolehkan, kita sambut baik. Tentunya dengan cara, etika, dan adat melayu dalam berjuang. Berjuang dengan santun lewat bahasa yang santun untuk daerah istimewa,” ungkapnya, Selasa (20/5/2025).

Daerah Istimewa Riau sendiri dikatakan Zulkifli akan mendapatkan manfaat yang besar jika terlaksana. Mulai dari segi tata kelola pemerintahan, hingga segi pemberian anggaran.

Zulkifli turut berharap yang terbaik untuk Bumi Lancang Kuning di masa mendatang. Pemprov Riau masih akan menunggu dan melihat keputusan konstitusi ke depannya.

Ketua Badan Pekerja Perwujudan (DPP) Daerah Istimewa Riau (DIR) Datuk Seri Taufik Ikram Jamil mengatakan, Riau memiliki sejarah yang terbukti jelas telah menyatukan Republik Indonesia. Ia mengatakan, Riau siap menjadi daerah istimewa seperti yang diatur pada Undang-undang yang berlaku.

“Nantinya Riau akan berkontribusi lebih besar lagi untuk kemajuan bangsa, dengan status Daerah Istimewa Riau. Berbarengan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, capai Indonesia Emas 2045, Riau siap,” ungkapnya.

Taufik Ikram Jamil juga sampaikan, hal ini akan menjadi pemberian berharga bagi anak dan cucu kelak di masa depan. Melalui LAMRiau, ia berharap masyarakat Riau bisa bersatu padu mewujudkan hal tersebut.***(mr)

PLN Enjiniring Jalin Kolaborasi Global dengan EPPEI

PLN Enjiniring Jalin Kolaborasi Global dengan EPPEI

Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PT PLN Enjiniring, menjalin kolaborasi strategis dengan China Electric Power Planning & Engineering Institute Co., Ltd. (EPPEI), institusi enjiniring energi terkemuka asal Tiongkok. Sinergi lintas negara ini menjadi langkah konkret dalam mendukung agenda transisi energi nasional dan memperkuat kapasitas ketenagalistrikan di Indonesia.

Kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, dan Deputy Director, International Consulting Institute EPPEI, Wang Shunchao di Jakarta, Jumat (9/5).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen PLN Group untuk mempercepat pengembangan energi baru terbarukan secara menyeluruh guna mencapai target _Net Zero Emissions_ (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

“Kolaborasi ini menegaskan peran strategis PLN Group sebagai garda depan transformasi energi, khususnya dalam perencanaan sistem kelistrikan, pengembangan pembangkit berbasis EBT, dan penerapan teknologi efisiensi energi,” ujar Darmawan.

Ia menambahkan, Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru akan memuat porsi besar pembangkit energi terbarukan, sehingga kerja sama dengan mitra global seperti EPPEI menjadi penting untuk memastikan penggunaan teknologi yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, menjelaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya menyasar penguatan infrastruktur kelistrikan nasional, tetapi juga bertujuan *memperkuat* kapabilitas teknis PLN Enjiniring sebagai _center of excellence_ di bidang enjiniring ketenagalistrikan.

“Sinergi ini menjadi katalis dalam transfer pengetahuan dan penguatan kapasitas internal, sekaligus membuka ruang lebih luas untuk pertukaran pengalaman teknis dalam menghadapi tantangan transisi energi,” jelas Chairani.

Salah satu agenda utama dalam kemitraan ini adalah pelaksanaan _capacity building_ dengan membentuk tim kerja gabungan dari kedua belah pihak. Tim ini akan menyusun dokumen enjiniring bersama, serta aktif dalam kegiatan _knowledge sharing_, diskusi teknis, dan _benchmarking_ terhadap praktik terbaik industri ketenagalistrikan global fokus pada strategi _flexible generation_ dan permodelan _system planning_ untuk meningkatkan penetrasi VRE.

“Kami ingin membangun organisasi yang adaptif dan kompetitif. Melalui kolaborasi ini, kami memperluas akses terhadap pengalaman internasional sambil memperkuat keunggulan teknis di tingkat nasional,” tambah Chairani.

Chairani juga menegaskan bahwa PLN Enjiniring secara konsisten terus memperluas jejaring kerja sama internasional sebagai bagian dari transformasi Perusahaan untuk menjadi _engineering partner of choice_ dalam pembangunan infrastruktur energi nasional yang modern, andal, dan berkelanjutan.

Sementara itu, _Chairman_ China Energy Engineering Corporation (CEEC) Lyu Zexiang menyambut baik kolaborasi antara EPPEI dan PLN Enjiniring. Ia optimistis sinergi ini akan memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak, khususnya dalam pengembangan teknologi transisi energi.

“Kami akan mengerahkan para ahli dan insinyur dalam kolaborasi ini agar saling memberikan manfaat. Fokus kami adalah menciptakan solusi yang ramah lingkungan, aman, efisien, dan andal, termasuk dalam pengembangan sistem penyimpanan energi dan teknologi baterai berkelanjutan,” ujar Lyu.***(rl)

Bupati Kasmarni Ikuti Sarasehan Nasional

Bengkalis(SegmenNews.com)- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), H. Ahmad Muzani, menegaskan pentingnya memperkokoh Ideologi Pancasila sebagai fondasi Bangsa dalam menghadapi dinamika perubahan geopolitik global.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Sarasehan Nasional bertema “Perubahan Geopolitik Dunia Dalam Peluang Menuju Indonesia Raya: Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Tantangan Perubahan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya”, yang digelar di Gedung Nusantara IV, kompleks MPR/DPR RI, Jakarta, Selasa, 20 Mei 2025.

Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menyampaikan bahwa dunia saat ini sedang berada dalam fase ketidakpastian yang tinggi. Pergeseran kekuatan global, konflik antar Negara, krisis energi, hingga perang teknologi, menjadi tantangan nyata yang dapat memengaruhi stabilitas Nasional, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun ideologi.

“Di tengah situasi global yang serba cepat dan tak terduga ini, Indonesia tidak boleh kehilangan arah. Pancasila adalah jangkar utama kita untuk tetap tegak sebagai Bangsa yang berdaulat, adil, dan bermartabat. Oleh karena itu, forum-forum seperti ini sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif Bangsa,” ujar Muzani.

Sarasehan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh Nasional, akademisi, TNI/Polri, tokoh masyarakat, serta para Kepala Daerah dari seluruh Indonesia. Mereka berkumpul untuk berdiskusi dan mencari solusi dalam memperkuat Ketahanan Nasional, khususnya dari sisi ideologis, dalam menghadapi tekanan geopolitik yang semakin kompleks.

Salah satu Kepala Daerah yang turut hadir adalah Bupati Bengkalis, Kasmarni. Ia menjadi satu dari sedikit Bupati perempuan yang secara aktif menyuarakan pentingnya peran Daerah dalam memperkuat Ketahanan Ideologi dan sosial masyarakat.

Dalam keterangannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada MPR RI atas terselenggaranya kegiatan strategis ini. Menurutnya, peran Daerah dalam membumikan nilai-nilai Pancasila sangatlah penting, terutama di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi global.

“Sebagai Kepala Daerah, kami melihat langsung bagaimana masyarakat di tingkat akar rumput semakin terpapar oleh pengaruh luar, baik melalui media sosial, budaya asing, maupun pola pikir yang tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur Bangsa. Karena itu, kami berkomitmen menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam setiap kebijakan Daerah,” ungkap Kasmarni.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Bengkalis yang merupakan wilayah pesisir dan berdekatan dengan jalur Internasional seperti Selat Malaka, memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas sosial dan identitas kebangsaan. Oleh karena itu, penting bagi Pemerintah Daerah untuk terus memperkuat wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, dan ketahanan masyarakat.

“Kami di Kabupaten Bengkalis tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan nilai. Kami percaya, kemajuan suatu Daerah harus dibarengi dengan penguatan karakter masyarakat yang berlandaskan Pancasila,” tambahnya.

Sarasehan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar lembaga dan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam menjaga keutuhan Bangsa, serta menyatukan langkah dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Raya yang kuat dan berdaulat di tengah percaturan dunia.

Ikut mendampingi Kasmarni dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkalis Andris Wasono, Kepala Dinas Pendidikan Hadi Prasetyo, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Bengkalis Amru Herawza, Kepala Bagian Hukum Setda Bengkalis Mohd. Fendro Arrasyid, Kepala Bagian Umum Setda Bengkalis Kevin Rafizariandi.***(inf)

Jaksa Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan SMPN 4 Panipahan

Jaksa Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan SMPN 4 Panipahan

Rohil(SegmenNews.com)- Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir resmi menahan satu orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 4 Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rohil Senin (19/5/2025) Sore.

Penahanan terhadap tersangka berinisial SJ berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor PRINT-01/L.4.20/Fd.2/05/2025, berlaku selama 20 hari hingga 7 Juni 2025 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bagansiapiapi.

Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, Andi Adikawira Putera, SH, MH, didampingi Kasi Intelijen Yopentinu Adi Nugraha dan Kasi Pidsus Misael Tambunan menyatakan bahwa AA seharusnya menghadiri pemeriksaan pada hari yang sama, namun mengajukan alasan sakit.

“Penyidik menegaskan bahwa proses hukum tetap memperhatikan hak tersangka, namun jika sakit dijadikan alasan untuk menghindari pemeriksaan, pihak Kejari memiliki strategi khusus untuk menyiasatinya, untuk pemanggilan ulang, “ungkap kajari

Kasus ini terus berkembang dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi ini.

SJ ditetapkan sebagai tersangka pada 15 Mei 2025 bersama AA, yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir sekaligus Pengguna Anggaran. Dalam proyek yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun anggaran 2023, AA menunjuk SJ sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk enam pembangunan serta sebagai pelaksana pada dua rehabilitasi.

Hasil penyelidikan menemukan beberapa indikasi perbuatan melawan hukum, seperti penggelembungan biaya pembelian material, penyusunan laporan pertanggungjawaban (SPJ) yang tidak sesuai ketentuan, serta mutu bangunan yang tidak sesuai spesifikasi. Dugaan penyimpangan ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1.109.304.279,90.***(rl)

Apdesi Riau Bangun Sinergitas Pengawasan Pemdes Bersama Kejati Riau

Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau, Akmal Abbas dan Ketua Apdesi Riau, Zulfahrianto bangun sinergitas pengawasan (foto: doc:Apdesi Riau untuk SegmenNews.com)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Provinsi Riau, Zulfahrianto, SE, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Akmal Abbas Senin (19/5/25).

Zulfahrianto mengatakan, silaturahmi ini dalam rangka membangun sinergi antara penyelenggara pemerintahan desa dan institusi penegak hukum.

“Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya Apdesi Riau untuk menjalin kerja sama strategis dalam rangka penguatan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel, serta pencegahan terhadap potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan desa,” sampainya.

Disamping itu, sambung Zulfahrianto, silaturahmi ini juga mempererat hubungan kelembagaan, sebagai wujud komitmen Apdesi Riau agar seluruh kepala desa di Provinsi Riau dapat menjalankan pemerintahan yang transparan, sesuai aturan hukum, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kajati Riau Akmal Abbas menyampaikan apresiasinya kepada Apdesi Riau yang telah menjalin silaturahmi dan kerjasama dalam pengawasan dibidang hukum.

Ia menegaskan bahwa Kejaksaan memiliki fungsi penting tidak hanya dalam penindakan, tetapi juga dalam pembinaan dan edukasi hukum bagi para kepala desa.

“Kami siap bersinergi dengan APDESI. Melalui koordinasi yang baik, kami ingin memastikan bahwa para kepala desa memahami regulasi dan tidak ragu untuk berkonsultasi hukum sejak dini. Pencegahan lebih baik daripada penindakan,” tegas Akmal Abbas.

Lebih lanjut, Kepala Kejati Riau juga mengungkapkan rencana strategis dalam memperkuat peran Kejaksaan di tingkat kabupaten se-Provinsi Riau. Kolaborasi antara Kejati Riau dan Kejaksaan Negeri di seluruh kabupaten akan diperkuat untuk mendampingi dan membina pemerintahan desa secara lebih dekat dan responsif.

“Kita akan mendorong Kejaksaan Negeri di setiap kabupaten untuk aktif menjalin komunikasi dengan para kepala desa. Mereka harus menjadi mitra edukatif, bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pembina dan pelindung masyarakat desa,” jelasnya.

Silaturahmi ini diakhiri dengan pemberian cenderamata dan komitmen bersama antara APDESI Riau dan Kejati Riau untuk membentuk forum komunikasi hukum desa, yang melibatkan seluruh Kejaksaan Negeri dan pengurus APDESI di setiap kabupaten. Forum ini diharapkan menjadi ruang konsultasi hukum yang aktif dan solutif bagi desa-desa di Riau.***(rn/rl)

Bupati Kasmarni Berharap Program Konservasi Mangrove Berkelanjutan

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri berharap program Konservasi  Mangrove Berbasis Masyarakat dari Aramco Asia Singapore, supaya dapat melanjutkan programnya ke fase ketiga.

Harapan tersebut disampaikan saat menutup acara Projek Konservasi Mangrove Aramco Asia Singapore fase kedua, Senin 19 Mei 2025, di Sekretariat Kelompok Paghet Seghagah Kelapapati Bengkalis.

Kehadiran Aramco Asia Singapore Patsy Koh dan Manager Forest and Coastal Programe at Global Enviroment Centre GEC Nagarajan Rengasamy bersama rombongan disambut dengan gemuruh kompang, pencak silat dan pantun, yang merupakan adat istiadat serta tradisi masyarakat berjuluk Negeri Junjungan menyambut dan menghormati tamu.

Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis disampaikan Johansyah Syafri mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada pihak Aramco Asia Singapore, Global Environment Centre (GEC), Yayasan Gambut (YG) dan LSM Bahtera Melayu, yang telah peduli terhadap melestarikan lingkungan melalui program Konservasi  Mangrove Berbasis Masyarakat.

Khusus kepada Aramco Asia Singapore, Johan mengucapkan terima kasih telah menjadikan Kabupaten Bengkalis ini sebagai lokasi program Konservasi  Mangrove fase kedua. Setidaknya ada 4 lokasi yang sudah dilakukan konservasi mangrove dari pihak Aramco Asia Singapore.

“Kami sangat menyambut baik dan mendukung program ini, karena memiliki nilai-nilai positif yang bisa diperoleh, baik itu untuk pelestarian lingkungan, pemulihan alam, iklim serta faktor perekonomian masyarakat. Banyak manfaat dari pohon mangrove ini salah satunya menjadi tempat ekosistem hewan-hewan laut seperti kerang, lokan, siput, kepiting dan hewan-hewan lainnya,”ujarnya.

Untuk itu lanjut Johan, perlu adanya sinergi, kolaborasi serta komitmen bersama untuk merawat dan menjaga lingkungan hutan mangrove ini dengan berkelanjutan. Kepada semua pihak  terutama komunitas peduli mangrove yang ada di Kabupaten Bengkalis ini, diminta untuk supaya komitmen melakukan pelestarian hutan mangrove.

Setiap kegiatan konservasi mangrove, mantan Kadis Kominfotik Bengkalis ini meminta kepada semua kelompok komunitas mangrove supaya melibatkan mahasiswa dan siswa, sehingga dapat menambahkan ilmu pengetahuan serta mengedukasi tentang bagaimana cara melestarikan lingkungan.

Selanjutnya Johan juga menjelaskan bahwa lajunya abrasi pantai di pulau Bengkalis ini mencapai 59 hektar pertahun, sedangkan sedimentasinya hanya 16,5 pertahun. Proses sedimentasi akan terbantu apabila pantai-pantai ini dihijaukan dengan taman-taman pohon mangrove.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Aramco Asia Singapore, Global Environment Centre (GEC), Yayasan Gambut (YG) bersama LSM Bahtera Melayu dan juga kelompok mangrove yang ada di Kabupaten Bengkalis yang telah peduli terhadap pemulihan lingkungan,”pungkasnya.

Sementara itu Aramco Asia Singapore Patsy Koh, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis atas dukungan serta menyambut baik kegiatan projek konservasi mangrove di fase kedua ini.

“Kami merasa terhormat atas sambutan hangat dari pemerintah Kabupaten Bengkalis, kehadiran kami disini tidak hanya untuk menutup rangkaian program projek Konservasi Mangrove fase kedua, tetapi kami insya Allah akan melanjutkan program fase ketiga, sesuai dengan permintaan Bupati Bengkalis yang disampaikan pak Johansyah Syafri tadi,” ujarnya.

Selanjutnya Patsy menjelaskan bahwa kehadiran teman-teman dari Aramco Asia Singapore meluncur program ini, bukan hanya untuk menghadapi tantangan dari abrasi pantai, namun juga untuk menambah pemahaman masyarakat bagaimana cara melestarikan lingkungan yang baik dan benar.

Hal senada yang disampaikan Ketua LSM Bahtera Melayu Defitri Akbar bahwa kegiatan konservasi maupun restorasi mangrove yang telah dilakukan kawan-kawan Aramco Asia Singapore, Global Environment Centre (GEC), Yayasan Gambut (YG) hari ini merupakan investasi, yang harus dijaga dan dirawat untuk masa depan para generasi penerus.

“Jadi kalau investasi ini tidak dilanjutkan, didukung atau tidak dijaga maka kegiatan yang kita lakukan ini hanya sia-sia saja. Untuk itu mari kita bersama-sama bersinergi untuk menjaga serta melanjutkan program ini, supaya harapan serta keinginan kita semua untuk mewujudkan lingkungan hijau di Negeri Junjungan tercapai,” ujarnya.**(inf)

Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Tegaskan DPRD Banyak Berikan Masukan ke Pemko

Pekanbaru(SegmenNews.com)- DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna keempat masa persidangan ketiga Tahun 2024/2025 di ruang paripurna, Senin (19/5/2025).

Rapat ini membahas laporan panitia khusus terhadap pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru tahun 2024 dan sekaligus penyampaian keputusan DPRD Kota Pekanbaru tentang rekomendasi terhadap LKPJ Pemko Pekanbaru tahun 2024.

Adapun rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, didampingi tiga wakil lainnya, Tengku Azwendi, Muhammad Dikky Suryadi dan Andry Saputra.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid menyampaikan, DPRD sudah banyak memberikan masukan kepada Pemko, mulai dari permasalahan infrastruktur seperti jalan rusak, masalah sosial dan tingginya tingkat HIV di Kota Pekanbaru.

“Tentu ini menjadi atensi dari kawan-kawan. Kita juga harapkan laporan hari ini, bisa segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Pekanbaru demi perbaikan pelayanan dan arah pembangunan Kota Pekanbaru ke depannya,” ujar Isa.

Rapat ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar. Dalam kesempatan tersebut Markarius mengatakan, Pemko menyambut baik masukan-masukan yang disampaikan. Tentunya akan menjadi catatan dan akan disesuaikan kembali di APBD perubahan dan program pemerintah tahun 2026.

“Tadi ada beberapa hal yang disinggung salah satunya pengelolaan sampah. Terkait dengan open dumping yang masih terjadi sampai hari ini, tentu kami sedang bekerja untuk mempersiapkannya, mudah-mudahan waktu dekat sudah ada solusinya,” katanya.**(galeri)

Wawako Pekanbaru Apresiasi Peran PMP

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar memberikan apresiasi tinggi kepada organisasi Pemuda Maju Pekanbaru (PMP) atas kontribusi nyata dalam menggerakkan peran pemuda untuk pembangunan.

PMP juga merupakan salah satu organisasi yang memberikan dukungan sejak awal pencalonannya bersama Agung Nugroho sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru.

Hal ini disampaikan Markarius dalam acara pelantikan 15 Koordinator Kecamatan PMP periode 2025–2030 di Aula Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pekanbaru, Minggu (18/5/2025).

“Setelah pelantikan ini, saya harap pengurus PMP tidak sekadar aktif di awal lalu hilang tanpa jejak. Di bawah komando Ketua Umum Sanuar Harris Adrian, saya melihat PMP begitu luar biasa aktif dan konsisten,” ujar Markarius.

Sejak awal proses pencalonan, kawan-kawan dari PMP ikut terlibat mendukung dan menyertai perjuangan Agung Nugroho dan Markarius Anwar. Kini, keduanya dipercaya memimpin Pekanbaru.

“Untuk itu, saya secara pribadi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ucap Markarius.

Pemko Pekanbaru terbuka terhadap kritik, saran, dan partisipasi aktif dari organisasi kepemudaan, khususnya PMP. Ia berharap PMP dapat menjadi mitra strategis dalam pembinaan generasi muda.

“Pembinaan anak muda adalah bagian dari misi prioritas kami. Karena itu, kehadiran PMP sebagai organisasi kepemudaan sangat kami harapkan, terlebih dalam menciptakan pemuda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi,” kata Markarius.

Ia juga mendorong PMP untuk bersinergi dengan berbagai elemen kepemudaan lainnya seperti KONI, PSSI, dan KNPI. Organisasi kepemudaan itu tidak bisa bergerak sendiri.

“Harus ada sinergi dengan seluruh organisasi pemuda. Supaya, visi pembangunan yang kita cita-citakan bisa tercapai bersama-sama,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PMP Pekanbaru Sanuar Harris Adrian, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pemuda dalam sejarah bangsa dan pembangunan daerah. Pemuda adalah aset yang tak ternilai.

“Mereka merupakan tonggak kemajuan suatu daerah. Di Pekanbaru, saya yakin pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa bangga melihat antusiasme dan kehadiran berbagai tokoh penting dalam acara pelantikan ini. Ia semakin yakin bahwa organisasi ini akan menjadi wadah yang membanggakan.

Acara pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan gerakan pemuda di Pekanbaru yang tidak hanya aktif secara organisasi. Tetapi, organisasi ini juga diharapkan membawa dampak positif nyata bagi masyarakat dan pembangunan Pekanbaru.***(dmf)