Beranda blog Halaman 10

Antrian BBM, Pemkab Rohul Pastikan Stok Aman, Distribusi Lancar

Bupati Rohul Anton

Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memastikan bahwa antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang terjadi dalam beberapa hari terakhir bukan disebabkan oleh kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), melainkan akibat terjadinya pergeseran pola konsumsi masyarakat pada jenis BBM tertentu pada pekan ini Senin (04/05/2026).

Bupati Anton, ST., MM. menyampaikan, berdasarkan hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dengan PT Pertamina (Persero) serta Pemerintah Provinsi Riau, kondisi pasokan BBM di wilayah Rokan Hulu dalam keadaan aman, tersedia, dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Perlu kami tegaskan kepada seluruh masyarakat bahwa antrean panjang pengisian BBM yang terjadi saat ini bukan karena kelangkaan stok BBM. Kondisi ini merupakan dampak dari migrasi pola konsumsi masyarakat, di mana sebagian pengguna Dex dan Dexlite beralih menggunakan Bio Solar, serta sebagian pengguna Pertamax dan Pertamax Turbo beralih ke Pertalite,” ujar Bupati.

Menurutnya, lonjakan permintaan pada jenis BBM tertentu secara bersamaan menyebabkan antrean di sejumlah SPBU, terutama pada jam-jam sibuk. Meski demikian, rantai distribusi BBM tetap berjalan normal, bahkan terus dipantau secara intensif agar pasokan ke seluruh wilayah Kabupaten Rokan Hulu tetap lancar dan terkendali.

Bupati juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang belum tentu benar, serta tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, tidak melakukan panic buying, serta membeli BBM secukupnya sesuai kebutuhan. Dengan begitu, distribusi dapat berlangsung merata dan adil bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu optimistis, dengan dukungan semua pihak dan sikap bijak masyarakat, kondisi antrean BBM akan segera kembali normal.

“Masyarakat Rokan Hulu adalah masyarakat yang dewasa dan bijak dalam menyikapi keadaan. Mari bersama kita jaga suasana tetap kondusif, saling memberi pengertian, dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pelayanan energi bagi masyarakat,” tutup Bupati Rohul.***(inf)

Wabup dan Pj Sekda Rohul Lepas Keberangkatan 182 JCH Menuju Batam

Rohul(SegmenNews com)- Sebanyak 182 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12 resmi diberangkatkan menuju Bandara Hang Nadim, Batam, melalui Bandara Tuanku Tambusai, Minggu (03/5/2026).

Pemberangkatan dilakukan secara bertahap dalam tiga jadwal penerbangan.
Penerbangan pertama yang membawa 61 JCH asal Kecamatan Bangun Purba, Rambah Samo, dan Rambah Hilir dilepas langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM. Dalam prosesi tersebut, Wabup didampingi oleh Ketua GOW Rokan Hulu, Hj. Masni Taher.

Selanjutnya, penerbangan kedua yang membawa 60 JCH diberangkatkan pada pukul 12.45 WIB. Keberangkatan rombongan asal Kecamatan Rambah Hilir, Ujung Batu, Tandun, Kabun, dan Rokan IV Koto ini dilepas oleh Pj Sekda Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, didampingi Ketua DWP, Hj. Yurniziarti.
Adapun penerbangan ketiga mengangkut 61 JCH sisa dari Kloter 12 yang berasal dari Kecamatan Tambusai Utara, Pagaran Tapah, dan Pendalian IV Koto.

Hadir dalam agenda pelepasan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu, H. Marthillevi Saleh, S.Ag., M.Sy, Wakil Ketua DPRD Rohul Porkot Lubis, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Camat di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.

Wakil Bupati Syafaruddin Poti dalam arahannya berpesan kepada seluruh jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan dan kekompakan selama berada di tanah suci. Ia juga berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk sehingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Setelah tiba di Bandara Hang Nadim Batam, seluruh jemaah Kloter 12 dijadwalkan akan beristirahat sejenak di asrama haji sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jeddah, Arab Saudi.***(inf)

Ini Daftar Harga BBM Naik per 4 April 2026

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada 4 Mei 2026. Penyesuaian ini merupakan perubahan harga kedua setelah sebelumnya dilakukan pada 18 April 2026. Sejumlah produk BBM nonsubsidi mengalami kenaikan, khususnya pada segmen bahan bakar berkualitas tinggi.

Berdasarkan informasi resmi Pertamina pada Senin (4/5/2026), tiga jenis BBM yang mengalami kenaikan adalah Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Harga Pertamax Turbo naik dari Rp19.400 menjadi Rp19.900 per liter. Sementara Dexlite mengalami lonjakan cukup besar dari Rp23.600 menjadi Rp26.000 per liter.

Adapun kenaikan tertinggi terjadi pada Pertamina Dex, yang kini dibanderol Rp27.900 per liter dari sebelumnya Rp23.900 per liter.

Di sisi lain, tidak semua produk mengalami perubahan harga. Pertamax dan Pertamax Green tetap dijual masing-masing Rp12.300 dan Rp12.900 per liter.

Untuk BBM subsidi, harga juga tidak mengalami perubahan. Pertalite masih berada di level Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengikuti dinamika harga minyak mentah dunia serta mengacu pada regulasi yang berlaku.

“Produk nonsubsidi pada prinsipnya mengikuti harga keekonomian dan mengacu pada ketentuan yang berlaku,” ujarnya dikutip Senin (4/5/2026).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pertamina tetap mempertimbangkan kondisi sosial dan daya beli masyarakat dalam menentukan harga.

“Namun, sebagai BUMN yang menjalankan mandat strategis negara, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis semata, tetapi juga memperhatikan kondisi terkini di masyarakat, daya beli pelanggan golongan pengguna BBM Non Subsidi, serta stabilitas nasional,” katanya.

Menurutnya, faktor sosial ekonomi turut menjadi pertimbangan sehingga tidak semua produk mengalami kenaikan harga.

Sebelumnya, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, juga menyampaikan bahwa harga Pertamax dan Pertamax Green tetap dipertahankan demi menjaga daya beli masyarakat.

“Harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi masyarakat tetap terjaga,” ujarnya dalam keterangan pada 18 April 2026 lalu.

Berikut Daftar harga BBM Pertamina se-Indonesia per 4 Mei 2026 :

Aceh

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

FTZ Sabang

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 11.550

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 24.400

Sumatera Utara

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sumatera Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 20.750

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 27.150

Pertamina Dex: Rp 29.100

Riau

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 20.750

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 27.150

Pertamina Dex: Rp 29.100

Kepulauan Riau

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 20.750

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 27.150

Pertamina Dex: Rp 29.100

FTZ Batam

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 11.750

Pertamax Turbo: Rp 18.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 24.700

Pertamina Dex: Rp 26.500

Jambi

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Bengkulu

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sumatera Selatan

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Bangka Belitung

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Lampung

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

DKI Jakarta

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Banten

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Jawa Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Jawa Tengah

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Yogyakarta

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Jawa Timur

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Bali

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Nusa Tenggara Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Nusa Tenggara Timur

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Kalimantan Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Kalimantan Tengah

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Kalimantan Selatan

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 20.750

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 27.150

Pertamina Dex: Rp 29.100

Kalimantan Timur

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Kalimantan Utara

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 20.750

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 27.150

Pertamina Dex: Rp 29.100

Sulawesi Utara

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Gorontalo

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sulawesi Tengah

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sulawesi Tenggara

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sulawesi Selatan

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sulawesi Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Maluku

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Maluku Utara

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Papua

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Papua Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Papua Selatan

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Papua Pegunungan

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Papua Tengah

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Papua Barat Daya

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500.***(mr)

Pemprov Riau Tampung Aspirasi Pekerja May Day 2026 di Purna MTQ

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Provinsi Riau berlangsung dengan nuansa yang berbeda dan penuh makna. Berpusat di kawasan Purna MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, pada Minggu (3/5/2026), momen ini tidak hanya diisi dengan orasi, tetapi juga dijadikan wadah strategis untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan elemen pekerja. Pemerintah Provinsi Riau berupaya mengubah stigma hari buruh menjadi ruang kolaborasi yang produktif bagi pembangunan daerah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, Roni Rakhmat, mengungkapkan bahwa peringatan tahun ini diramaikan oleh setidaknya 8 serikat pekerja besar. Partisipan tersebut mencakup Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Riau, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sejahtera, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Riau, hingga Serikat Pekerja Perkebunan Tingkat Regional PTPN IV.

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan soliditas buruh di Bumi Lancang Kuning dalam menyuarakan hak-hak mereka. Selain nama-nama di atas, kelompok lain seperti KSPSI AGN Riau, Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) Riau, serta Serikat Buruh Cahaya Indonesia (SBCI) Riau juga turut memadati lokasi.

Menurut Roni, perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan apresiasi nyata bagi para pekerja yang telah menjadi tulang punggung ekonomi Riau. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap dedikasi yang diberikan para buruh mendapat rekognisi yang layak melalui ruang dialog terbuka ini.

“Kita berharap dengan adanya ruang dialog ini, para pekerja dapat hidup lebih sejahtera. Aspirasi mereka tidak hanya didengarkan, tetapi langsung ditampung oleh pimpinan untuk dicarikan jalan keluarnya,” ujar Roni Rakhmat.

Ia menekankan bahwa kehadiran pemerintah di tengah massa buruh adalah bentuk komitmen untuk menciptakan iklim kerja yang harmonis. Setiap keluhan dan masukan menjadi bahan pertimbangan utama dalam pengambilan kebijakan daerah.

Disnakertrans Riau berencana merumuskan formulasi solusi yang akan dibahas bersama Plt Gubernur Riau. Roni menjelaskan bahwa hasil serapan aspirasi dari kedelapan serikat pekerja tersebut akan direkapitulasi secara sistematis. Nantinya, data tersebut tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi akan diteruskan ke pemerintah pusat melalui DPR RI agar mendapatkan perhatian secara nasional, terutama terkait regulasi yang membutuhkan perubahan di level pusat.

Tak hanya soal kebijakan, May Day 2026 di Riau juga diwarnai dengan aksi peduli lingkungan melalui penanaman pohon. Jajaran Forkopimda Riau bersama perwakilan serikat pekerja turun langsung menanam bibit sebagai simbol pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Menariknya, pemilihan jenis pohon didasarkan pada saran teknis dari Dir Intelkam Polda Riau yang mengusulkan penggunaan bibit pohon aren karena karakteristik akarnya yang mampu menyerap air dalam jumlah besar.

“Saran dari Dir Intelkam sangat teknis dan bermanfaat; pohon aren memiliki akar yang banyak sehingga diharapkan dapat mengurangi genangan air di kawasan Purna MTQ saat musim hujan,” tambah Roni.

Aksi ini menjadi pesan kuat bahwa kolaborasi buruh dan pemerintah tidak hanya berdampak pada isu kesejahteraan ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan dan kenyamanan fasilitas publik di Kota Pekanbaru.

Kegiatan ini pun dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, dan Dir Intelkam Polda Riau Kombes Pol Wimboko. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Danlanud Roesmin Nurjadin serta Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. Kehadiran para petinggi ini menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan kesejahteraan buruh merupakan tanggung jawab kolektif lintas instansi di Provinsi Riau.***(adv)

DPRD Pekanbaru Dukung Penguatan Karakter Generasi Muda Lewat Perkemahan Peduli Lingkungan 2026

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, T. Azwendi Fajri menghadiri agenda Pembukaan Perkemahan Peduli Lingkungan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Tahun 2026 yang digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup, Sabtu (2/05/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Pekanbaru, yakni Hj. Niar Erawati, Achmad Faisal Reza, Aidil Amri, dan Putri Varadina. Hadir pula Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan DPRD Kota Pekanbaru, Abdul Barri.

Perkemahan yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru tersebut diikuti para anggota Pramuka dari berbagai gugus depan di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda melalui edukasi lingkungan, peningkatan kedisiplinan, kerja sama tim, hingga penanaman nilai tanggung jawab sosial.

Dalam suasana penuh semangat, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan pembukaan dengan menampilkan yel-yel serta atraksi kepramukaan. Selain agenda perkemahan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi pengelolaan lingkungan, aksi kebersihan, dan pembinaan kepemimpinan bagi anggota Pramuka.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, T. Azwendi Fajri, menilai kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan perlu terus ditanamkan sejak usia dini.

“Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda tidak hanya dibentuk menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter, tetapi juga memiliki kesadaran sosial serta kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan Perkemahan Peduli Lingkungan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang mampu melahirkan generasi muda yang aktif, kreatif, dan memiliki semangat gotong royong.

Kehadiran unsur pimpinan dan anggota DPRD Kota Pekanbaru pada kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka, sejalan dengan upaya menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berwawasan lingkungan. (GALERI)

 

Menyalakan api unggun dalam kegiatan Perkemahan Peduli Lingkungan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Tahun 2026
Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, S.E., M.M., menandatangani prasasti peresmian didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru beserta jajaran pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru.
Para undangan yang hadir dari anggota DPRD dan lainnya
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru didampingi anggota DPRD lainnya sedang berada di lokasi perkemahan
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru beserta para anggota DPRD lainnya berfoto bersama
Wakil Ketua DPRD menandatangani Deklarasi Peduli dan Jaga Lingkungan
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru dalam acara Perkemahan Peduli Lingkungan
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru meninjau tenda perkemahan
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru meninjau tenda perkemahan
Suasana di acara Perkemahan Peduli Lingkungan
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru beserta rombongan hadir di lokasi Perkemahan Peduli Lingkungan

BRK Syariah dan Bapenda Riau MoU Pembayaran Pajak Digital

Bapenda Riau – BRK Syariah MoU Pembayaran Pajak Digital

Pekanbaru(SegmenNews.com)– PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau melalui penguatan sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah berbasis digital. Langkah ini ditandai dengan dilakukannya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Layanan Penerimaan Pembayaran Pendapatan Asli Daerah dan lain lain Pendapatan Daerah yang sah di Provinsi Riau bertempat di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah, Kamis (30/4/2026).

Penandatanganan PKS dilakukan oleh General Manager (GM) BRK Syariah Pekanbaru Cabang Utama Herman Dahlan dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau Ninno Wastikasari, disaksikan oleh Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, didampingi Pemimpin Divisi Dana & Digital Banking BRK Syariah Edi Wardana dan Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan BRK Syariah T.M. Fadhly Kholis.

Dalam sambutannya Plt Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus menegaskan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pihaknya memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung program strategis pemerintah, terutama dalam transformasi digital pelayanan publik.

“Hari ini kami menyerahkan 53 unit mesin EDC tambahan dari total 77 unit yang kami sediakan untuk seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan di Riau. Dengan sistem elektronik ini, masyarakat bisa membayar pajak secara praktis, cepat, dan akurat,” kata Helwin Yunus.

Ia menambahkan, kehadiran teknologi ini mematahkan hambatan waktu pelayanan.

“Jika sebelumnya pembayaran terbatas pada jam operasional kantor, kini melalui kanal digital seperti EDC, QRIS, dan aplikasi BRK Syariah Mobile (fitur Signal), masyarakat dapat bertransaksi 24 jam sehari selama 7 hari seminggu.” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan implementasi amanat UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem transaksi yang transparan dan akuntabel.

“Kami ingin memastikan semua transaksi tercatat secara real-time. Dengan pembayaran melalui sistem perbankan dan EDC, tidak ada lagi petugas kasir dari Bapenda yang menerima uang tunai. Ini sangat penting untuk meminimalisasi kebocoran PAD dan mencegah terjadinya potensi fraud,” kata Ninno.

Selain penandatanganan kerja sama, acara ini juga diisi dengan sosialisasi penggunaan mesin EDC kepada seluruh jajaran UPT dan UP di bawah Bapenda Riau. Sebagai bentuk apresiasi, BRK Syariah dan Bapenda juga memberikan penghargaan kepada UPT yang mencatatkan transaksi tertinggi melalui EDC sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan di lapangan.

Hadir dalam agenda tersebut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau, Syachman Perdymer, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Riau AKBP Fatikh Dedi Setiawan, Kepala Biro Tapem Jhon Armedi Pinem, Plt. Inspektur Jondra Jayaputra Manurung, Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Riau Muhammad Hidayat, Plt. Kepala Bidang Perbendaharaan dan Khas Daerah BPKAD Alamsyah almubarag serta Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Provinsi Riau

Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian fiskal daerah demi pembangunan Riau yang lebih merata.***(rl)

Wabup Bagus Santoso Resmi Lepas CJH Bengkalis

Bengkalis(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso secara resmi melepas keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Kecamatan Bengkalis dan Bantan menuju embarkasi batam musim ibadah haji tahun 1447 Hijriah, Kamis, 30 April 2026 di pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis.

Calon Jamaah Haji Kecamatan Bengkalis dan Bantan akan menjemput jamaah haji Kecamatan Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar Laksamana dengan jumlah 180 orang dengan menggunakan kapal topaz Dumai Line.

Kemudian Jamaah Kecamatan Mandau dan Pinggir melalui pelabuhan Pelindo Dumai.

Adapun musim haji tahun ini Calon Jamaah Haji Kabupaten Bengkalis berjumlah 399 orang.

Wabup Bagus menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh CJH yang mendapat kesempatan mulia menjadi tamu Allah SWT. Ia mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran serta kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

“Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh jamaah diberi kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rukun dan wajib haji, dan pulang ke tanah air menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh,” ucap Wabup Bagus.

Wabup juga mengingatkan para jamaah untuk selalu menjaga kekompakan, saling tolong-menolong, serta mengikuti arahan petugas haji selama berada di tanah suci, mengingat kondisi cuaca dan aktivitas ibadah yang cukup menguras tenaga.

Selain itu, ia turut menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama melaksanakan ibadah haji.

“Bapak Ibu adalah duta Kabupaten Bengkalis. Jaga sikap, jaga etika, dan patuhi aturan yang berlaku. Semoga semua berjalan lancar dari berangkat hingga kembali ke Bengkalis dalam keadaan selamat,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Bagus juga menitipkan doa kepada para jamaah agar turut mendoakan Kabupaten Bengkalis agar senantiasa diberkahi, aman, serta terus maju dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap seluruh Calon Jamaah Haji dapat menjalankan ibadah dengan sempurna, menjaga kesehatan, serta kembali ke tanah air membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat.***(imam/hm)

Pemko Pekanbaru Sempurnakan Skema WFH Setiap Jumat

Pekanbaru(SegmenNews.com- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mengevaluasi penerapan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemko ingin melakukan penyempurnaan terhadap kebijakan dari pemerintah pusat ini, dalam rangka efisiensi energi pasca konflik di Timur Tengah.

Pj Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, mengaku masih ada skema yang harus disempurnakan agar WFH yang diterapkan lebih terukur.

“Kan baru dua kali Jumat kita terapkan, memang harus ada yang disempurnakan supaya lebih terukur. Kan target utamanya untuk penghematan BBM,” kata Ingot, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, Pemko akan melakukan beberapa penyempurnaan terkait ASN yang melakukan WFH dan ASN yang tetap masuk kantor bagi mereka yang berada di bidang pelayanan langsung ke masyarakat.

“Sementara kantor kita kan emang jauh. Kita akan coba formulasikan lagi supaya target penghematan BBM itu betul-betul terlaksana, tapi efektivitas kerja juga terjamin,” jelas Pj Sekda.

Ia juga memastikan bahwa penerapan WFH bagi ASN setiap hari Jumat akhir pekan tidak mengganggu pelayanan publik yang ada.

Pemko Pekanbaru menerapkan WFH secara bergiliran kepada ASN, sehingga pelayanan publik tetap bisa berjalan dengan baik.***(dmf)

Jemaah Haji Asal Kampar Meninggal Dunia di Masjid Nabawi

Dawanus Mahmud Muhammad (52)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kabar duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji Provinsi Riau tahun 2026. Salah seorang jemaah haji asal Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 05, Dawanus Mahmud Muhammad (52), dilaporkan wafat saat berada di Kota Madinah, Arab Saudi, Kamis (29/4/2026).

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di lokasi yang sangat mulia, yakni Masjid Nabawi. Berdasarkan laporan yang diterima, pria yang beralamat di Ranah RT 01 RW 03 Kabupaten Kampar tersebut wafat saat tengah melaksanakan ibadah shalat sunnah sesaat sebelum berkumandangnya azan Ashar.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepulangan jemaah tersebut.

“Atas nama pribadi dan instansi, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Defizon dalam keterangan resminya.

Terkait penyebab kematian, Defizon menjelaskan berdasarkan diagnosa medis dari dr. Cipta Pedra Sahdi, jemaah dengan nomor porsi 0400100381 tersebut meninggal dunia pada pukul 16.39 waktu setempat. Almarhum diketahui mengalami acute myocardial infarction atau serangan jantung akut secara mendadak.

Proses pemulasaraan jenazah pun telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di Tanah Suci. Jenazah almarhum Dawanus Mahmud Muhammad kini telah diberangkatkan dan dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi, Madinah, yang merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi banyak sahabat Rasulullah.

Menanggapi kekhawatiran keluarga mengenai status ibadah almarhum, Defizon menegaskan bahwa pemerintah menjamin pemenuhan hak-hak ibadah jemaah. Mengingat almarhum wafat sebelum pelaksanaan wukuf, maka secara otomatis almarhum akan mendapatkan fasilitas badal haji yang dikelola langsung oleh petugas haji.

“Keluarga di tanah air tidak perlu risau, karena jemaah yang meninggal sebelum puncak haji akan dibadalhajikan oleh petugas. Seluruh proses dan hak-hak almarhum akan kami selesaikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah,” jelas Defizon.

Hingga saat ini, Dawanus tercatat sebagai jemaah haji pertama asal Riau yang wafat pada musim haji tahun 1447 Hijriah ini. Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Riau berkomitmen untuk terus memantau kesehatan jemaah lainnya dan memberikan pelayanan maksimal, baik dalam kondisi sehat maupun dalam penanganan jemaah yang wafat di Tanah Suci.***(mr)

Investasi Pabrik Sawit untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Investasi Pabrik Sawit untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Kampar(SegmenNews.com)– Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, didampingi Wakil Bupati Misharti, menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi Kabupaten Kampar, khususnya dalam pengelolaan komoditas kelapa sawit.

Bupati Kampar menyampaikan sejumlah permasalahan strategis yang dihadapi daerah, khususnya terkait pengelolaan komoditas kelapa sawit.

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini Kabupaten Kampar masih belum memiliki pabrik pengolahan sawit dalam skala besar yang mampu menampung dan mengelola hasil produksi masyarakat secara optimal.

“Sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Provinsi Riau, Kabupaten Kampar memiliki potensi yang sangat besar. Namun, kami masih menghadapi kendala dalam hal pengelolaan dan pengolahan hasil sawit,” ujar Bupati.

Untuk itu, Bupati Kampar berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat maupun investor agar dapat menghadirkan pabrik besar pengolahan sawit di Kabupaten Kampar.

Hal ini dinilai penting guna meningkatkan nilai tambah komoditas sawit, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.Ia berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat maupun investor untuk menghadirkan industri pengolahan sawit di Kabupaten Kampar.

Ia berharap, melalui forum ini lahir solusi konkret dari pemerintah pusat dalam menjawab berbagai tantangan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kami berharap dukungan pembangunan pabrik pengolahan sawit dapat segera terwujud, sehingga mampu meningkatkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya usai mengikuti pertemuan virtual bertajuk Rembuk dan Bincang Otonomi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Pertemuan ini dipimpin oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Cheka Virgowansyah, dan diikuti oleh para kepala daerah dari seluruh Indonesia. Forum ini menjadi wadah strategis untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah.***(mr)