Beranda blog Halaman 9

Disdukcapil Bengkalis kembali Jemput Bola Perekaman KTP-el di SMAN 3 Bengkalis

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang dekat dan cepat kepada masyarakat. Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), program “bermasa melayani, jebol semangatnya, nyata aksinya” kembali dilaksanakan dengan melakukan jemput bola perekaman data kependudukan di SMAN 3 Bengkalis. Rabu 6 Mei 2026.

Kegiatan ini menyasar para pelajar yang telah berusia 16 tahun ke atas sebagai langkah awal dalam persiapan kepemilikan identitas kependudukan. Upaya jemput bola tersebut bertujuan memastikan setiap anak yang memasuki usia dewasa telah terdata secara akurat dan tepat waktu dalam basis data kependudukan.

Disdukcapil Bengkalis juga berupaya memfasilitasi perekaman KTP-el lebih awal, sehingga saat para pelajar genap berusia 17 tahun, dokumen fisik dapat langsung diterbitkan tanpa harus melalui proses administrasi ulang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkalis, Syahruddin, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan implementasi program unggulan Bupati Bengkalis, khususnya dalam menghadirkan pelayanan kependudukan berbasis mobile.

“Melalui Pogram Jebol Master Go To School ini, pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjamin pemenuhan hak sipil anak-anak tanpa terkendala jarak dan waktu,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan di SMAN 3 Bengkalis, petugas berhasil melakukan perekaman terhadap 98 pelajar. Selain itu, kegiatan juga diselingi dengan edukasi interaktif kepada para siswa terkait pentingnya administrasi kependudukan.

Para pelajar diberikan pertanyaan seputar dokumen identitas dan manfaatnya. Bagi siswa yang mampu menjawab dengan benar, petugas memberikan apresiasi berupa hadiah buku tulis. Hal ini menjadi bentuk motivasi agar para pelajar lebih peduli dan memahami sejak dini hak serta kewajiban sebagai warga negara yang tertib administrasi.

Layanan ini tidak hanya berfokus pada perekaman biometrik seperti pengambilan foto, sidik jari, dan iris mata, tetapi juga menjadi sarana edukasi. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya dokumen kependudukan untuk berbagai keperluan di masa depan, mulai dari melanjutkan pendidikan, melamar pekerjaan, hingga mengakses layanan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap kesadaran generasi muda terhadap pentingnya administrasi kependudukan semakin meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya data kependudukan yang akurat dan berkualitas.***(imam/hm)

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- BMKG Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (7/5/2026) didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang berpotensi terjadi sejak pagi hingga dini hari di sejumlah wilayah.

Forecaster on duty Alfa Nataris menjelaskan, pada pagi hari kondisi cuaca di Riau umumnya udara kabur hingga cerah berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

“Pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir,” ujar Alfa.

Memasuki siang hari, kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Kuantan Singingi dan Pelalawan.

Pada sore hingga malam hari, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Riau.

Sementara pada dini hari, kondisi cuaca diprakirakan udara kabur hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hilir dan Kota Dumai.

BMKG Pekanbaru juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi perubahan cuaca di wilayah Riau.

“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada siang atau sore hingga malam hari,” kata Alfa.

Secara umum, suhu udara di Riau berkisar antara 23,0 hingga 34,0 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

“Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau tergolong rendah,” ungkapnya.

Selain itu, berdasarkan data titik panas (hotspot) hingga pukul 23.00 WIB, wilayah Sumatera tercatat memiliki 33 titik panas. Rinciannya, Jambi 13 titik, Kepulauan Riau 8 titik, Sumatera Selatan 7 titik, Lampung 2 titik, Aceh 1 titik, Sumatera Utara 1 titik, serta Bangka Belitung 1 titik.

“Sementara itu, di Provinsi Riau tidak terdeteksi adanya hotspot atau nihil titik panas,” jelasnya.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun berkendara pada siang hingga malam hari.***(mr)

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft

Karawang(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) berhasil menyelesaikan rangkaian proyek infrastruktur ketenagalistrikan Data Center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Kota Deltamas, Cikarang, dan Karawang International Industrial City (KIIC), Jawa Barat. Penyelesaian proyek Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) ini merupakan komitmen perseroan dalam mendukung sektor industri data center sekaligus memperkokoh Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.

PLN melalui PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) dan PLN Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) telah merampungkan pembangunan dan pengoperasian Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Data Center Bay Microsoft Line JKT 11 A & B di kawasan GIIC, Cikarang. Di lokasi lain, pembangunan GI 150 kV KIIC II/Margakarya Line JKT 09 dan JKT 02 yang akan menyalurkan kebutuhan listrik PT Microsoft Operation Indonesia di kawasan KIIC juga berhasil dituntaskan.

Energy Asia Pacific Regional Lead Microsoft, Leo Wirawan, menekankan bahwa keandalan dan keberlanjutan pasokan listrik menjadi faktor kunci dalam mendukung operasional data center global. Ia menilai kolaborasi dengan PLN tidak hanya memastikan kebutuhan energi terpenuhi, tetapi juga berperan penting dalam mendorong pengembangan ekosistem data center di Tanah Air.

“Kami percaya PLN mampu menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ujar Leo.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menegaskan bahwa penyelesaian proyek ini merupakan bagian dari langkah strategis PLN dalam memperkuat peran Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara. Keberhasilan ini, menurut Suroso, adalah tonggak penting dalam penyediaan pasokan listrik andal bagi pusat data berstandar internasional.

“PLN memandang pengembangan ekosistem data center sebagai salah satu pilar penting dalam transformasi ekonomi nasional. Oleh karena itu, kami menyiapkan infrastruktur ketenagalistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan industri digital yang terus berkembang,” ujar Suroso.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Kishartanto Purnomo Putro menyampaikan, pemenuhan kelistrikan nasional sudah menjadi tanggung jawab PLN untuk setiap lini sektor, termasuk industri digital yang semakin pesat.

“Keandalan listrik 24 jam bukan sekadar kebutuhan, tapi fondasi utama operasional data center berkelas dunia. PLN siap menghadirkan pasokan listrik yang stabil, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung aktivitas digital tanpa henti,” ujar Kishartanto.

Dirinya menambahkan, kepercayaan yang ditunjukkan Microsoft sebagai perusahaan teknologi global menjadi indikator kapasitas Indonesia di kancah internasional yang turut mengerek roda perekonomian investasi baik skala lokal maupun nasional.

“PLN tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga menghadirkan fondasi bagi pertumbuhan investasi dan ekonomi digital nasional. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan infrastruktur,” imbuh Krishartanto.***(rl)

Jagung Pipil di Desa Sukamaju Siap Panen

Bengkalis(SegmenNews.com)- Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan, jajaran Polsek Bantan Polres Bengkalis melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung pipil di Desa Sukamaju, Kecamatan Bantan, sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa, 5 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ps. Kapolsek Bantan IPTU Muhammad Iskandar, S.P bersama Bhabinkamtibmas Desa Sukamaju Aipda Junaidi Kurniawan.

Pengecekan dilakukan di lahan ketahanan pangan yang berlokasi di Jalan Sandang Pangan RT 01/RW 08 Desa Sukamaju dengan luas sekitar 2 hektare.

Lahan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan Polsek Bantan yang dikelola oleh BUMDes Bathin Restu Bersama bekerja sama dengan pemerintah desa setempat. Adapun jenis tanaman yang dibudidayakan adalah jagung pipil merek Paragon.

Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa tanaman jagung saat ini telah berbuah dengan pertumbuhan yang cukup baik dan siap untuk dipanen. Namun demikian, pelaksanaan panen masih menunggu koordinasi lebih lanjut antara pihak BUMDes dengan pemerintah desa.

Selain itu, petugas juga menemukan sebagian tanaman mengalami kerusakan, sehingga dilakukan langkah pemangkasan sebagai upaya perawatan agar hasil panen tetap optimal.

Ps. Kapolsek Bantan IPTU Muhammad Iskandar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Bantan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami juga terus mendorong sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Bengkalis.***(imam/hm)

DPRD Bengkalis Resmi Bentuk Pansus untuk Tiga Ranperda Strategis

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) sekaligus agenda pembentukan panitia khusus (pansus) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis, Selasa (05/05/2026).

Rapat dipimpin Wakil Ketua III H. Misno, didampingi Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan, serta dihadiri perwakilan Bupati Bengkalis, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Ed Efendi.

Sebelum rapat dimulai, Sekretaris DPRD Rafiardhi Ikhsan menyampaikan jumlah kehadiran anggota DPRD serta agenda yang akan dilaksanakan.

Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Bengkalis atas pandangan umum yang disampaikan terhadap tiga Ranperda, yakni Ranperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Ranperda Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak, dan Ranperda Penyelenggaraan Program Jaminan Ketenagakerjaan.

Menanggapi pandangan Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan Mila Fitria, pemerintah daerah sependapat bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan amanah bersama. Pemerintah berkomitmen mewujudkan Kabupaten Bengkalis sebagai Kabupaten Layak Anak, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Terkait dua Ranperda lainnya, pemerintah juga menegaskan pentingnya perlindungan lahan pertanian berkelanjutan guna menjaga ketahanan pangan daerah, serta peningkatan kesejahteraan petani melalui insentif dan bantuan. Selain itu, pengembangan sistem jaminan sosial ketenagakerjaan akan terus didorong untuk memberdayakan masyarakat.

Menanggapi Fraksi NasDem melalui juru bicara Ahmad Husein, pemerintah daerah menyatakan persetujuan agar ketiga Ranperda ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan. Pemerintah juga akan memperkuat sinergi pusat dan daerah serta mempercepat penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan melalui langkah-langkah konkret.

Terhadap pandangan Fraksi PKS yang disampaikan Sanusi, pemerintah menilai ketiga Ranperda memiliki urgensi tinggi dan potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Sejalan dengan itu, menanggapi Fraksi PKB melalui juru bicara Asep Setiawan, pemerintah menegaskan komitmen terhadap Ranperda Kabupaten Layak Anak agar berdampak pada pembangunan sumber daya manusia sejak dini, sekaligus memperkuat upaya perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan kejahatan melalui sinergi kebijakan serta peran keluarga dan masyarakat.

Sementara itu, terhadap pandangan Fraksi Bintang Demokrat Karya yang disampaikan Fakhtiar Qadri, pemerintah menilai Ranperda Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sangat strategis dalam memberikan perlindungan sosial, khususnya bagi pekerja informal dan rentan, serta memperkuat pengawasan terhadap pemberi kerja

Terakhir, menanggapi Fraksi Amanat Perindo Persatuan melalui Surya Riski, pemerintah menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja. Pemerintah berharap Ranperda ini nantinya mampu berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam rapat tersebut juga dibentuk panitia khusus untuk pembahasan masing-masing Ranperda. Panitia Khusus II yang membahas Ranperda Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak diketuai Hardianto dengan Wakil Ketua Mila Fitria.

Panitia Khusus III untuk Ranperda Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan diketuai Syafroni Untung, SH., MH dengan Wakil Ketua Hendra, ST., MM. Sementara Panitia Khusus IV yang membahas Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan diketuai Asep Setiawan, A.Md dengan Wakil Ketua Tantowi Saputra Pangaribuan.***(imam/hm)

HPN 2026, Aksi Kemanusiaan PWI Riau Kumpulkan 69 Kantong

HPN 2026, Aksi Kemanusiaan PWI Riau Kumpulkan 69 Kantong

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau bersama mitra menggelar kegiatan donor darah, dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PWI. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini digelar secara sederhana di sekretariat PWI Riau, menyesuaikan kondisi efisiensi tanpa mengurangi makna sosialnya.

Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini bukan hanya bagian dari peringatan HPN, tetapi juga wujud nyata peran PWI sebagai organisasi sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“PWI tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial. Donor darah ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap tahun target donor darah biasanya disesuaikan dengan usia PWI. Pada HUT ke-80 tahun ini, pihaknya menargetkan 80 kantong darah. Namun dari pelaksanaan di lapangan, terkumpul sebanyak 69 kantong darah.

“Antusiasme peserta sebenarnya cukup tinggi, baik dari anggota dan pengurus PWI maupun mitra seperti TNI dan Polri. Namun, banyak yang belum memenuhi syarat untuk mendonor,” jelasnya.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan HPN di Riau yang tahun ini dilaksanakan secara lebih sederhana. Jika sebelumnya kegiatan digelar hingga ke kabupaten/kota, tahun ini dipusatkan secara terbatas.

Sementara itu, Bendahara PMI Riau Eko Yuniar Prasetya menyampaikan apresiasi atas konsistensi PWI Riau dalam menggelar aksi kemanusiaan tersebut.

“Kami dari PMI Riau mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada PWI Riau. Kegiatan ini sangat positif dan diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada PWI dan berharap organisasi wartawan tersebut semakin maju dan terus berkontribusi bagi bangsa.

Kegiatan donor darah secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Bendahara PMI Riau, didampingi Ketua PWI Riau serta para mitra dari Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Polda Riau, Brimob, BRK Syariah dan mitra lainnya.

Meski tidak seluruh peserta dapat mendonor, kegiatan ini tetap mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian insan pers di Riau dalam berkontribusi untuk kemanusiaan.***(rl)

BRK Syariah – Taspen Perkuat Layanan Pensiun ASN, Utamakan Kemudahan dan Kepastian bagi Peserta

BRK Syariah – Taspen Perkuat Layanan Pensiun ASN, Utamakan Kemudahan dan Kepastian bagi Peserta

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah bersama PT Taspen (Persero) Cabang Pekanbaru memperkuat sinergi layanan pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Kerjasama ini menitik beratkan pada peningkatan kualitas layanan pembayaran manfaat pensiun, termasuk Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM), dengan sistem yang lebih terintegrasi, cepat, dan mudah diakses oleh peserta.

Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menegaskan bahwa penguatan kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan layanan publik yang lebih baik, khususnya bagi para pensiunan.

“Para pensiunan adalah sosok yang telah mengabdi puluhan tahun. Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan penuh kepastian, dengan pendekatan yang lebih humanis,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, BRK Syariah sebagai BUMD tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan memberikan rasa nyaman.

Penguatan kerjasama ini juga mencakup peningkatan kualitas layanan di lini terdepan. Petugas layanan diharapkan mampu memberikan informasi yang jelas, akurat, dan tidak menyulitkan peserta.

Sementara itu, Branch Manager Taspen Pekanbaru, Firson Arya Iskandar, menekankan pentingnya pelayanan yang tuntas di satu titik.

“Kami tidak ingin peserta harus bolak-balik karena informasi yang tidak lengkap. Setiap kendala harus diselesaikan di lini terdepan oleh mitra melalui komunikasi yang solid, bukan justru dibebankan kepada peserta,” tegasnya.

Ia menilai, pelayanan pensiun tidak hanya soal teknis administratif, tetapi juga menyangkut kepercayaan peserta terhadap institusi.

Melalui sinergi ini, kedua pihak sepakat menghadirkan layanan yang tidak hanya kuat dari sisi sistem, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat.

Hadir juga dalam kesempatan itu Pemimpin Divisi Dana dan Jasa BRK Syariah Edi Wardana, General Manager Kantor Cabang Utama Herman Dahlan, Pinbag CGHU Dadang Wahyudi dan Melani Usman, Pinbag Riteal Funding Dana dan Jasa, Muhammad Soha serta pejabat eksekutif dari PT Taspen Pekanbaru.***(rl)

Bengkalis Resmi Terapkan E-Ticketing di Pelabuhan Roro

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Kasmarni resmi memulai babak baru dalam transformasi digital sektor transportasi. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Bengkalis dengan PT Gerbang Berkah Solusi Indonesia (GBSI) terkait penerapan sistem tiket elektronik (E-Ticketing), penyebrangan Roll on Roll off (Ro-Ro) Air Putih-Sungai Selari, di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Selasa, 5 Mei 2026.

Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bengkalis dalam mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik, khususnya pada layanan transportasi penyeberangan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.

Bupati Bengkalis, Kasmarni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan E-Ticketing diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas pelayanan, sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat pengguna jasa pelabuhan.

“Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan langkah konkret dalam mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik, khususnya pengelolaan tiket elektronik di Pelabuhan Roro Bengkalis,” ujar Kasmarni.

Ia menambahkan, sistem E-Ticketing juga diharapkan menjadi solusi dalam mengurangi antrean panjang, meningkatkan ketertiban, serta meminimalisir praktik-praktik yang tidak diinginkan dalam pelayanan penyeberangan.

“Dengan demikian, pelayanan publik yang kita berikan dapat semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kasmarni menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik, ekonomi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.

“Di satu sisi kita memperkuat pembangunan daerah, dan di sisi lain kita terus mendorong modernisasi pelayanan publik berbasis teknologi demi mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera serta unggul di Indonesia,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap kerja sama tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat pengguna jasa Pelabuhan Roro Bengkalis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ed Effendi, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johanysyah Syafri, serta Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Andris Wasono.

Hadir pula Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis, Syahbandar Bengkalis, Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton, Kepala KSOP Kelas IV Bengkalis, Pimpinan PT GBSI, manajemen perusahaan pelayaran, tokoh adat, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.***(imam/hm)

KPPU dan Otoritas Persaingan Jepang Perkuat Kolaborasi Hadapi Disrupsi Ekonomi Digital Global

KPPU dan Otoritas Persaingan Jepang Perkuat Kolaborasi Hadapi Disrupsi Ekonomi Digital Global

Jakarta(SegmenNews.com)- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menerima kunjungan Ketua Japan Fair Trade Commission (JFTC) Chatani Eiji di Kantor KPPU, Rabu 29 April 2026 dalam pertemuan bilateral untuk memperkuat sinergi penegakan hukum persaingan usaha menghadapi disrupsi ekonomi digital global. Pertemuan ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi dalam menghadapi dinamika pasar digital yang semakin kompleks.

Pertemuan dipimpin oleh Ketua KPPU, M. Fanshurullah Asa bersama Anggota KPPU Gopprera Panggabean, didampingi oleh Anggota KPPU Rhido Jusmadi, Hilman Pujana, dan Eugenia Mardanugraha, serta pejabat struktural dari kedua lembaga.
Dalam sambutannya, Ketua KPPU menegaskan bahwa kunjungan JFTC menjadi momentum strategis untuk mempererat kerja sama bilateral sekaligus memperkuat rezim persaingan usaha yang adil.

Ia menyoroti bahwa otoritas persaingan saat ini berada pada fase krusial, yaitu redefinisi peran kelembagaan. Jika sebelumnya berfokus pada penindakan
kartel dan persekongkolan tender, kini otoritas dituntut berperan lebih strategis dalam membentuk struktur pasar melalui kebijakan dan advokasi. “KPPU tidak hanya menangani kartel dan persekongkolan tender, tetapi juga membentuk struktur pasar agar tetap terbuka, inovatif, dan inklusif, khususnya di sektor digital,” tegasnya.

KPPU juga menegaskan bahwa reformasi kelembagaan menjadi prioritas melalui tiga pendekatan utama, yakni penguatan mandat hukum, modernisasi organisasi, dan integrasi berbasis data.

Salah satu agenda kunci adalah amandemen Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 yang diharapkan memperluas kewenangan KPPU, termasuk penerapan notifikasi pratransaksi merger dan program leniency. JFTC menyatakan dukungannya terhadap upaya reformasi tersebut, sekaligus berbagi pengalaman dalam proses perubahan regulasi.

Dalam diskusi sektor digital, KPPU menyoroti meningkatnya konsentrasi pasar pada platform berbasis data. Sejumlah penanganan perkara strategis telah dilakukan, antara lain di sektor logistik e-commerce, sistem pembayaran aplikasi, serta pinjaman online. Praktik
integrasi vertikal oleh platform digital dinilai dapat meningkatkan efisiensi, namun juga berpotensi menutup akses pasar (foreclosure) bagi pelaku usaha lain jika tidak diawasi secara tepat.

Anggota KPPU Gopprera Panggabean yang turut memimpin jalannya diskusi
menjelaskan bahwa KPPU juga tengah menelaah indikasi praktik monopoli dalam ekosistem e-commerce, termasuk model bisnis social commerce.

Tantangan utama penegakan hukum
di sektor ini terletak pada penentuan pasar relevan dalam karakteristik multi-sided market, serta peran data sebagai sumber kekuatan pasar.

“Menghadapi tantangan tersebut, KPPU
menegaskan arah transformasi menuju otoritas persaingan berbasis data (data-driven competition authority),” jelas Gopprera.Sementara itu, JFTC menyoroti praktik penggunaan Digital Analyst, yakni tenaga ahli teknologi eksternal yang mendukung penegakan hukum dan kajian pasar secara fleksibel.

Pendekatan ini dinilai sebagai praktik baik yang dapat diadopsi, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan informasi dan independensi lembaga.

Selain itu, KPPU juga menyatakan
komitmennya untuk mengembangkan sistem deteksi dini persekongkolan tender berbasis kecerdasan buatan.
Ketua JFTC mengapresiasi langkah progresif KPPU dalam penanganan perkara digital dan strategis, termasuk kasus yang melibatkan perusahaan global seperti Google serta korporasi multinasional seperti SANY Group.

Menurut Ketua JFTC, keberanian dan
konsistensi KPPU dalam menindak pelaku usaha besar menunjukkan kredibilitas dan independensi lembaga dalam menjaga level playing field. “Penegakan hukum yang dilakukan KPPU menunjukkan standard tinggi, terutama dalam menangani kasus digital dan perusahaan global. Ini menjadi referensi penting bagi komunitas persaingan usaha internasional,” ujar Chatani.

Kedua lembaga menekankan bahwa praktik anti-persaingan di era digital bersifat lintas batas, sehingga membutuhkan kerja sama internasional yang erat, termasuk dalam pertukaran informasi, pengembangan kapasitas, serta kajian isu seperti algorithmic collusion dan kekuatan pasar berbasis data.

Pertemuan ini menegaskan bahwa tantangan persaingan usaha di era ekonomi digital tidak dapat diselesaikan secara unilateral. KPPU dan JFTC sepakat memperkuat kolaborasi sebagai fondasi menciptakan pasar yang sehat, kompetitif, dan berkeadilan, sekaligus meningkatkan perlindungan bagi pelaku usaha dan konsumen.***(rl)

Validasi Data, DPRD Pekanbaru Tekankan Akurasi Data Masyarakat Miskin

Validasi Data, DPRD Pekanbaru Tekankan Akurasi Data Masyarakat Miskin

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Komisi III DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat kerja bersama Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru dan Dinas Sosial Kota Pekanbaru untuk membahas penyaluran bantuan sosial (Bansos) serta validitas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), di gedung DPRD Kota Pekanbaru, Senin (4/05/2026).

Validasi Data, DPRD Pekanbaru Tekankan Akurasi Data Masyarakat Miskin

Rapat tersebut membahas pentingnya sinkronisasi data penerima bantuan sosial agar penyaluran bansos tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

Validasi Data, DPRD Pekanbaru Tekankan Akurasi Data Masyarakat Miskin

Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada pemutakhiran DTSEN sebagai basis data nasional dalam menentukan penerima berbagai program bantuan pemerintah.

Validasi Data, DPRD Pekanbaru Tekankan Akurasi Data Masyarakat Miskin

Dalam pertemuan itu, Komisi III menyoroti perlunya validasi dan verifikasi data secara berkala, mengingat masih ditemukannya masyarakat yang layak menerima bantuan namun belum terdata, serta adanya data penerima yang dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Validasi Data, DPRD Pekanbaru Tekankan Akurasi Data Masyarakat Miskin

Pihak Dinas Sosial Kota Pekanbaru menyampaikan bahwa proses pembaruan data terus dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, kecamatan, hingga kelurahan.

Validasi Data, DPRD Pekanbaru Tekankan Akurasi Data Masyarakat Miskin

Hal tersebut dilakukan guna memastikan data sosial masyarakat dapat lebih akurat dan terintegrasi.

Validasi Data, DPRD Pekanbaru Tekankan Akurasi Data Masyarakat Miskin

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sosial kepada masyarakat, termasuk dalam hal transparansi dan ketepatan penyaluran bantuan sosial.

Validasi Data, DPRD Pekanbaru Tekankan Akurasi Data Masyarakat Miskin

Komisi III DPRD Kota Pekanbaru berharap melalui rapat kerja tersebut, persoalan terkait data sosial dan distribusi bantuan dapat diminimalisir,

Validasi Data, DPRD Pekanbaru Tekankan Akurasi Data Masyarakat Miskin

sehingga program bantuan pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.(Galeri)