Beranda blog Halaman 104

Masuk Nominasi API Award 2025, Designer : Mohon Dukungan Semua

Pelalawan (SegmenNews.com) Sebagai Kecamatan tertua di Negeri Seiya Sekata, kini Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan mendapat perhatian secara nasional. Hal itu tak lain karena Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan ini masuk nominasi dan memiliki peluang untuk memenangkan Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2025.

Kecamatan Langgam yang memiliki banyak prestasi dalam 5 tahun terakhir ini harus berbangga karena dua wisata desanya yakni Batik Cahayo Laut Desa Segati dan Tongak Tonggol Kampung Langgam masuk dalam 180 nominasi terbaik API Award 2025.

“Alhamdulillah tahun ini kami masuk dalam nominasi API Award 2025. Kami berharap dukungan masyarakat untuk menunjukkan pesona desa kita kepada tim penilai nantinya,” ujar Pemilik dan Designer Batik Cahayo Laut Desa Segati, Nor Anita Zuzilla A.MA, Kamis, 8 Mei 2025.

Sambung Ketua TP PKK atau Istri Kepala Desa (Kades) Segati ini, mengucapkan ribuan terima kasih atas dukungan dari masyarakat Kabupaten Pelalawan, khususnya warga Desa Segati yang telah mensupport dan mendoakan Batik Cahayo Laut Desa Segati masuk 180 nominasi API Award 2025.***(riz)

1.777 Jamaah Calon Haji Riau Sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Ilustrasi (net)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Proses keberangkatan jamaah calon haji asal Riau ke Tanah Suci terus berjalan lancar. Hingga Rabu (7/5/2025), sebanyak 1.777 orang telah diberangkatkan melalui Embarkasi Batam (BTH).

Jumlah tersebut terdiri dari 1.749 jamaah reguler, 12 petugas haji daerah (PHD), dan 16 petugas kloter.

Hari ini, giliran 445 orang dari Kloter 6 BTH yang diberangkatkan. Rombongan ini terdiri atas 438 jamaah, 3 petugas pembimbing ibadah haji daerah (PHD), dan 4 petugas kloter.

Jamaah Kloter 6 berasal dari dua daerah, yaitu Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru. Keberangkatan mereka menjadi kloter keempat dari Provinsi Riau yang diberangkatkan pada musim haji tahun 2025.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Riau, Defizon, menyebutkan seluruh proses pemberangkatan berjalan sesuai skenario dan tanpa hambatan berarti.

“Petugas kami siap memberikan pelayanan terbaik, khususnya kepada jamaah lansia, mulai dari keberangkatan, selama di Tanah Suci, hingga nanti kembali ke Tanah Air,” ujar Defizon, Kamis (8/5/2025).

Sebelum berangkat, seluruh jamaah telah menjalani pemeriksaan dokumen dan kesehatan guna memastikan kesiapan fisik dan mental dalam menjalankan ibadah haji.

Kemenag Riau juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kelancaran ibadah para jamaah. “Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan menjadi haji yang mabrur,” harapnya.

Sebagai informasi, total jemaah haji asal Riau tahun ini mencapai lebih dari 5.047 orang yang akan diberangkatkan secara bertahap melalui Embarkasi Batam.***(mr)

Bupati Kasmarni Perjuangkan Listrik Masuk ke Seluruh Desa

Jakarta(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Kasmarni menginginkan aliran listrik masuk keseluruh pelosok Desa di Kabupaten Bengkalis dan hidup 24 jam.

Untuk mewujudkan itu Bupati Kasmarni menyampaikan usulan langsung kepada PT. PLN di Jakarta.

Usulan Bupati Kasmarni disampaikan kepada Direktur Distribusi PT PLN Adi Prianto disaksikan Gubernur Riau Abdul Wahid dan Bupati/Wali Kota se-Provinsi Riau, di Kantor Pusat PT PLN. Selasa, (6/5/2025).

Kasmarni menjelaskan, listrik sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan semua menginginkan agar pelayanan listrik bisa 24 jam.

“Usulan strategis kami kepada PT. PLN, pertama perluasan jaringan listrik ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau. Kemudian pelaksanaan program subsidi atau stimulus pemasangan sambungan baru untuk masyarakat kurang mampu, dalam rangka mendorong percepatan elektrifikasi,” ucapnya.

Secara rinci, Bupati mengatakan, berdasarkan data yang telah dihimpun hingga pertengahan tahun 2024, Kondisi Rasio Elektrifikasi, Jumlah Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Bengkalis sebanyak 195.940 KK.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 160.036 KK telah mendapatkan akses listrik dari PLN, dan 1.430 KK memperoleh listrik dari sumber non-PLN, namun terdapat 2.610 KK yang belum berlistrik sama sekali, baik dari PLN maupun non-PLN.

“Desa yang belum teraliri listrik secara merata adalah Desa Buluh Apo Kecamatan Pinggir, Desa Air Kulim Kecamatan Bathin Solapan dan Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil,” terangnya.

Kepala Daerah Bengkalis berharap, melalui kerja sama yang erat dengan PT. PLN, pemerataan akses listrik dapat segera tercapai, terutama untuk masyarakat diwilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T), sehingga target elektrifikasi 100% yang adil dan merata dapat terwujud dalam waktu dekat.

Direktur Distribusi PT PLN Adi Prianto menyambut baik usulan tersebut. Menurutnya usulan itu sejalan dengan komitmen PT PLN yang ingin mewujudkan listrik yang handal. dengan pelayanan 24 jam.

“Kami mendapatkan komitmen dari Presiden, pada tahun 2029 Desa maupun Dusun di seluruh Indonesia 100 persen berlistrik. Seluruh biaya listrik Desa membutuhkan total dana 48 triliun, kira kira 9-10 triliun pertahun. Kami akan lebih memantapkan program kami, kalau Riau itu mudah-mudahan tahun 2027 sudah clear teraliri listrik,” ungkapnya.

Dalam pertemuan di PLN ini, Bupati Kasmarni turut didampingi Sekda Bengkalis Ersan Saputra TH, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.***(Inf)

Kasmarni Ajukan Rencana Pembangunan RSUD Pratama Bukit Batu

Kasmarni Ajukan Rencana Pembangunan RSUD Pratama Bukit Batu

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis, Kasmarni, menyampaikan langsung komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan kepada Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin, dalam forum silaturahmi antara Menkes RI, Gubernur Riau, serta Bupati/Walikota se-Provinsi Riau yang berlangsung di Kantor Kemenkes Jakarta. Rabu 7 Mei 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kasmarni menyoroti sejumlah capaian dan rencana strategis sektor kesehatan di Kabupaten Bengkalis, termasuk selesainya pembangunan Rumah Sakit Pratama Pulau Rupat yang akan mulai dioperasikan tahun 2025.

Namun, Bupati juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi pasca pembangunan Rumah Sakit Pratama Pulau Rupat, yakni belum memadainya kesiapan operasional dan tenaga medis, terutama dokter spesialis. Saat ini RS Pratama tersebut masih membutuhkan empat dokter spesialis dasar, yaitu spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, spesialis anak, dan spesialis obstetri dan ginekologi.

“Kami sangat mengharapkan dukungan Kementerian Kesehatan dalam pemenuhan SDM kesehatan, agar rumah sakit yang sudah dibangun dengan anggaran negara ini dapat segera beroperasi optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pulau Rupat,” ujar Bupati Kasmarni kepada Menteri Kesehatan.

Lebih lanjut, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bengkalis itu juga memaparkan rencana pembangunan Puskesmas rawat inap di Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bandar Laksamana, sebagai respon atas keterbatasan fasilitas layanan kesehatan yang selama ini hanya dilayani oleh satu Puskesmas Pembantu dan satu Poskesdes untuk lebih dari 7.000 jiwa.

Rencana strategis lainnya yang disampaikan adalah pembangunan RS Pratama di Kecamatan Bukit Batu, yang akan mendukung akses rujukan medis bagi masyarakat tiga kecamatan serta mendukung pertumbuhan kawasan industri strategis. Penetapan lokasi sudah dilakukan, dan saat ini sedang dalam proses penetapan status lahan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga mengangkat isu peningkatan layanan unggulan di RSUD Mandau yang diarahkan menjadi pusat rujukan untuk penyakit jantung, stroke, dan kanker. RSUD Mandau sudah memiliki SDM spesialis, namun masih membutuhkan dukungan sarana dan prasarana seperti Cathlab, MRI, dan Mammography.

Sementara itu, RSUD Bengkalis telah ditetapkan sebagai bagian dari jejaring layanan prioritas Kementerian Kesehatan, yang mencakup KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi), KIA, Penyakit Infeksi Emerging, Kesehatan Jiwa, dan Diabetes Melitus. Dukungan tambahan berupa penempatan SDM subspesialis, alat kesehatan, pembangunan Gedung Unit Transfusi Darah (UTDRS), serta ambulance sangat diperlukan untuk mendukung fungsinya sebagai rumah sakit rujukan regional.

“Pembangunan infrastruktur hanyalah satu sisi dari pelayanan kesehatan. Tanpa dukungan tenaga medis dan peralatan yang memadai, pelayanan tidak akan berjalan maksimal. Kami berharap penuh dukungan dari Kementerian Kesehatan,” Pinta Bupati Kasmarni.

Silaturahmi ini menjadi langkah konkret memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam upaya pemerataan dan peningkatan mutu layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan seperti Kabupaten Bengkalis.

Turut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, serta Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemerintah.***(inf)

Ketua KUD Makmur Sejahtera Untung Sujarwo Dituntut 7 Tahun Penjara

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Makmur Sejahtera, Untung Sujarwo, dituntut pidana penjara selama 7 tahun dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di salah satu bank BUMD di Kabupaten Bengkalis yang merugikan keuangan negara lebih dari Rp5 miliar.

Hal ini terungkap dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anggi Putra Bumi dan Rozi Hermansyah dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis.

“Benar. Tadi Tim JPU telah membacakan tuntutan terhadap perkara dugaan korupsi pemberian kredit sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan pada salah satu bank BUMD di Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran (TA) 2021,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Bengkalis, Sri Odit Megonondo, saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Resky Pradhana Romli, Rabu (7/5).

Dalam tuntutannya, kata Resky, JPU menyatakan terdakwa Untung Sujarwo terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah oleh UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Terdakwa Untung Sujarwo dituntut pidana penjara selama 7 tahun, denda Rp400 juta subsidair 6 bulan kurungan serta membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp5.276.427.930 subsidair 4 tahun,” kata Resky.

Selain Untung, terdakwa lainnya dalam perkara ini juga dijerat dengan pasal yang sama. Terdakwa Saharlis, selaku Pimpinan Cabang Pembantu (Pimcapem) Duri Hangtuah tahun 2021, dituntut pidana penjara selama 2 tahun dan denda sebesar Rp200 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Sementara terdakwa Dedi Mulyadi, selaku Pimpinan Seksi Bisnis di cabang yang sama, serta Fadlah Muhammad dan Wan Zaky Zuhairy yang masing-masing bekerja sebagai Account Officer Kredit Produktif pada bank tersebut, dituntut lebih ringan, yakni pidana penjara selama 1,5 tahun dan denda masing-masing Rp200 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Atas tuntutan tersebut, para terdakwa diberikan kesempatan untuk mengajukan nota pembelaan. Penyampaian pledoi dijadwalkan akan digelar pada sidang berikutnya.

“Agenda sidang berikutnya adalah pledoi dari masing-masing terdakwa,” pungkas Resky.

Kasus ini bermula pada tahun 2021 ketika bank Capem Duri Hangtuah menyalurkan kredit produktif secara kolektif kepada 33 nasabah yang merupakan anggota KUD Makmur Sejahtera. Kredit tersebut mencapai total Rp4,95 miliar dengan plafon sebesar Rp150 juta per nasabah.

Pengajuan kredit dilakukan melalui terdakwa Untung Sujarwo yang bertindak sebagai Ketua KUD Makmur Sejahtera. Namun, dalam prosesnya, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) itu diduga memalsukan dokumen kredit dan laporan penjualan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit milik para nasabah.

Setelah dana kredit sebesar Rp149.850.000 per nasabah masuk ke rekening debitur, dana tersebut langsung ditarik oleh Untung Sujarwo tanpa sepengetahuan debitur dan disetorkan ke rekening pribadinya. Dana kredit yang diperoleh dari 33 debitur tersebut digunakan Untung Sujarwo untuk membeli lahan serta keperluan pribadi lainnya.

Sementara itu, tanah yang dijadikan agunan dalam pengajuan kredit merupakan tanah negara yang berada di Kawasan Hutan Produksi Terbatas, yang jelas melanggar aturan.

Hasil audit oleh lembaga terkait menunjukkan bahwa tindakan para tersangka menyebabkan kerugian negara sebesar Rp5.276.427.930. Laporan Hasil Audit Perhitungan Kerugian Negara tersebut tercantum dalam dokumen bernomor R-635/LHAPKN/H.VI.1/09/2024.***(rn)

Komisi II DPRD Riau Kunjungan Insidentil ke UPT KPH Rengat

Indragiri Hulu(SegmenNews.com)- Komisi II DPRD Provinsi Riau melaksanakan kunjungan insidentil ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (7/5/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh informasi langsung terkait pelaksanaan tugas dan program strategis UPT KPH, khususnya dalam upaya pelestarian hutan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Komisi II DPRD Riau Kunjungan Insidentil ke UPT KPH Rengat

Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Provinsi Riau Adam Syafaat, dan turut dihadiri oleh anggota Komisi II lainnya yaitu Monang Elizer Pasaribu, Dodi Nefeldi, Siti Aisyah, dan Evi Juliana. Kedatangan mereka disambut oleh Kepala UPT KPH Indragiri, Wang Yurizal, beserta jajaran.

Komisi II DPRD Riau Kunjungan Insidentil ke UPT KPH Rengat

Dalam pertemuan tersebut, Adam Syafaat menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang struktur, kegiatan, serta tantangan yang dihadapi oleh KPH.

“Kami ingin mengetahui apa saja kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan KPH, jumlah personel, serta kendala-kendala yang dihadapi pada tahun 2024 dan 2025,” ujarnya.

Komisi II DPRD Riau Kunjungan Insidentil ke UPT KPH Rengat

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT KPH Indragiri, Wang Yurizal, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini memiliki sekitar 44 ASN yang terlibat dalam berbagai kegiatan lapangan, terutama pada musim kemarau yang rawan karhutla. Kegiatan tahun 2024 lebih banyak difokuskan pada patroli pengamanan hutan serta pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan dukungan terhadap kelompok tani.

Sementara untuk tahun 2025, UPT KPH akan lebih menitikberatkan pada upaya penanggulangan karhutla, serta pengusulan hutan masyarakat melalui kegiatan pengukuran dan pemetaan sebagai bagian dari syarat verifikasi ke pemerintah pusat.

“UPT juga berperan aktif dalam pengamanan kawasan hutan, namun untuk penindakan hukum di lapangan merupakan kewenangan tim Penggunaan Kawasan Hutan (PKH),” jelas Wang Yurizal.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara legislatif dan unit pelaksana teknis di daerah dalam menjaga kelestarian hutan dan mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.***(galeri)

Bupati Bengkalis Serahkan Dokumen Usulan Peningkatan Pendidikan ke Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI

Jakarta(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah dr Ersan Saputra TH bersama dengan Gubernur Riau Abdul Wahid dan Kepala Daerah se-Riau melakukan audiensi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti.

Rombongan Kepala Daerah ini diterima Menteri Abdul Mu’ti di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, di Jakarta pada Rabu 7 Mei 2025.

Sekda Ersan mengungkapkan, kunjungan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Bengkalis dalam menyelaraskan pembangunan Daerah dengan Astacita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yakni “Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Sains, Teknologi, Pendidikan, Kesehatan, Prestasi Olahraga, Kesetaraan Gender, serta Penguatan Peran Perempuan, Pemuda dan Penyandang Disabilitas.

“Sinergi dengan Kemendikdasmen sangat diperlukan guna mewujudkan SDM yang unggul dan berdaya saing,” ungkap Ersan.

Usai pertemuan selama lebih kurang 30 menit dengan Menteri, Sekda Ersan menyerahkan dokumen yang memuat beberapa hal penting yang menjadi fokus dalam peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Bengkalis.

Isi dari dokumen tersebut meliputi usulan pembangunan sekolah unggul di Kabupaten Bengkalis. Usulan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Usulan Penguatan pendidikan kejuruan penerbangan dan pelayaran. Usulan peningkatan kapasitas dan kompetensi terstandarisasi kurikulum Nasional dan profesional.

Dijelaskan Sekda Ersan, saat ini Kabupaten Bengkalis belum memiliki sekolah unggulan berstandar Nasional. Hal itu menjadi cita-cita demi mencapai sumber daya manusia dengan talenta yang unggulan dan tangguh.

Kemudian, untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri. Perlu dilakukan revitalisasi SMK dan pengembangan pendidikan vokasi dengan penguatan pendidikan kejuruan, baik sarana dan prasarana serta fasilitas praktik sesuai standar industri serta memprioritaskan alat yang relevan dan sering digunakan di dunia kerja.

Selain itu, sambungnya, pendidikan yang berkualitas juga memerlukan ketersediaan guru yang memiliki kualifikasi dan kompetensi guru yang berkualitas sehingga dapat membentuk peserta didik menjadi manusia yang  berkarakter, unggul dan tangguh.***(inf)

Wabup Tinjau Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Rambah Samo

Rohul(SegmenNews.com)- Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hulu (Rohul) H. Syafaruddin Poti, S.H., MM lakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Rambah Samo pada hari Rabu (07/05/2025) dalam rangka meninjau langsung pelayanan kesehatan serta proses pengobatan yang diberikan kepada pasien dan masyarakat sekitar.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat dari Dinas Kesehatan dan unsur pimpinan Puskesmas setempat. Wabup H. Syafaruddin Poti, S.H, MM menyempatkan diri berbincang dengan petugas medis serta beberapa pasien untuk mendengarkan langsung keluhan, masukan, dan harapan mereka terhadap pelayanan kesehatan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas. Kesehatan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah,” ujar H. Syafaruddin Poti di sela-sela kunjungannya.

Menanggapi berbagai kendala yang didengar disampaikan langsut saat kunjungan, Wabup berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut guna meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Kunjungan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa diperhatikan oleh Pemkab Rohul, dengan harapan adanya perhatian langsung dari pimpinan daerah, pelayanan kesehatan di Puskesmas Rambah Samo dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi warga sekitar (FR/MC Diskominfo Rohul).

Bertemu Menko Airlangga, Gubri Usulkan Pulau Rupat Dikembangkan Sebagai KEK

Bertemu Menko Airlangga, Gubri Usulkan Pulau Rupat Dikembangkan Sebagai KEK

Gubernur Riau Abdul Wahid beretmu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, Selasa (6/5/2025).

Abdul Wahid memaparkan potensi besar sumber daya alam (SDA) Pulau Rupat di Provinsi Riau. Atas dasar hal tersebut, Pulau Rupat layak ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Wahid menjelaskan bahwa Riau memiliki berbagai komoditas unggulan, seperti kelapa sawit, kelapa dalam, sagu, karet, hutan tanaman industri (HTI), serta kopi liberika yang berpotensi besar di Kepulauan Meranti.

Beberapa langkah strategis yang diusulkan meliputi:

• Pengusulan Pulau Rupat sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

• Pengembangan kawasan logistik perkapalan di Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti

• Rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Bukit Batu

“Jika seluruh kawasan ini berkembang, maka akan mendorong pertumbuhan ekonomi Riau secara luar biasa,” ujar Gubri.

Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, turut mendukung langkah ini dan mendorong Pemprov Riau untuk menyusun studi kelayakan yang matang serta aktif berkoordinasi dengan Dewan Nasional KEK.

Mari kita dukung bersama pembangunan ekonomi Riau yang berkelanjutan!

Airlangga juga menekankan pentingnya posisi strategis Riau di Selat Malaka, salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan utama adalah bersaing dengan provinsi lain yang juga mengajukan KEK namun gagal karena keterbatasan infrastruktur dan kesiapan lahan.

“Pemda harus jeli memilih lokasi terbaik, dan memastikan kesiapan infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, serta lahan matang agar dapat bersaing secara global,” jelasnya.

Airlangga mendorong Pemprov Riau untuk menyusun studi kelayakan yang komprehensif, lengkap dengan regulasi pendukung dan komunikasi aktif dengan Dewan Nasional KEK dan tim khusus.***(galeri)

Bupati Kasmarni Usulkan Pembangunan Dermaga dan Pengalihan Status Jalan ke Menteri Perhubungan Republik Indonesia

Bupati Kasmarni Usulkan Pembangunan Dermaga dan Pengalihan Status Jalan ke Menteri Perhubungan Republik Indonesia

Jakarta(SegmenNews.com)- Bupati Kasmarni mengusulkan kepada Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia untuk dapat membangun Pelabuhan Penyeberangan, menambah dermaga penyeberangan roro dan pengalihan status jalan.

Usulan itu disampaikan Bupati Kasmarni kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi saat berkunjung ke kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta bersama rombongan Gubernur Riau dan Kepala Daerah se-Provinsi Riau. Selasa, (6/5/2025).

“Mohon izin Bapak Menteri, kami ingin menyampaikan secara umum sarana dan prasarana transportasi di Kabupaten Bengkalis yang masih memerlukan pengembangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan jasa transportasi, untuk itu kami mohon Kementerian Perhubungan dapat ikut bersama membangun Daerah” ungkap Bupati.

Usulan tersebut meliputi Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Ketam Putih, di Desa Sungai Batang, Kecamatan Bengkalis. Kemudian penambahan dermaga penyeberangan Roro Air Putih, Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis dan Desa Sei Selari Kecamatan Bukit Batu. Terakhir pengalihan status jalan, Jalan Lingkar Duri Barat menjadi jalan Nasional, Jalan Hangtuah Duri menjadi jalan Kabupaten.

Bupati Kasmarni memaparkan, Penyeberangan Ketam Putih menuju Desa Dakal Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti sangat dibutuhkan dan sangat potensial dalam pengembangan aksesibilitas di Indonesia. Bagian barat khususnya dalam program merangkai pulau yang ada di Provinsi Riau yang menghubungkan Kabupaten Bengkalis dengan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Untuk mewujudkan rencana pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Ketam Putih, Pemkab Bengkalis melalui Dinas Perhubungan telah menyusun Studi Kelayakan pada tahun 2005. Masterplan dan DED pada tahun 2011, review masterplan dan DED pada tahun 2019 serta AMDAL disusun pada tahun 2019.

Selain itu, sambungnya, infrastruktur yang sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis adalah dermaga penyeberangan RoRo (Roll-on/Roll-off) di Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis dan Desa Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu.

“Kondisi dermaga penyeberangan yang ada terdiri dari dua dermaga pada sisi Air Putih dan dua dermaga pada sisi Sei Selari yang memiliki umur yang cukup tua lebih dari 25 tahun. Penyeberangan Roro Air Putih dan Sungai Selari memiliki waktu tunggu antrian kendaraan berkisar antara 2 sampai 6 jam sehingga pada waktu tertentu bisa terjadi kemacetan yang cukup panjang,” jelasnya.

Untuk itu, Bupati Kasmarni mengusulkan perlu adanya penambahan dermaga penyeberangan RoRo di Desa Air Putih dan Desa Sungai Selari untuk meningkatkan kapasitas pelayanan dan mengurangi kemacetan yang sering terjadi di dermaga.

Ikut mendampingi Kasmarni dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH beserta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.***(inf)