Beranda blog Halaman 105

Apdesi Riau Bangun Sinergitas Pengawasan Pemdes Bersama Kejati Riau

Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau, Akmal Abbas dan Ketua Apdesi Riau, Zulfahrianto bangun sinergitas pengawasan (foto: doc:Apdesi Riau untuk SegmenNews.com)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Provinsi Riau, Zulfahrianto, SE, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Akmal Abbas Senin (19/5/25).

Zulfahrianto mengatakan, silaturahmi ini dalam rangka membangun sinergi antara penyelenggara pemerintahan desa dan institusi penegak hukum.

“Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya Apdesi Riau untuk menjalin kerja sama strategis dalam rangka penguatan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel, serta pencegahan terhadap potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan desa,” sampainya.

Disamping itu, sambung Zulfahrianto, silaturahmi ini juga mempererat hubungan kelembagaan, sebagai wujud komitmen Apdesi Riau agar seluruh kepala desa di Provinsi Riau dapat menjalankan pemerintahan yang transparan, sesuai aturan hukum, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kajati Riau Akmal Abbas menyampaikan apresiasinya kepada Apdesi Riau yang telah menjalin silaturahmi dan kerjasama dalam pengawasan dibidang hukum.

Ia menegaskan bahwa Kejaksaan memiliki fungsi penting tidak hanya dalam penindakan, tetapi juga dalam pembinaan dan edukasi hukum bagi para kepala desa.

“Kami siap bersinergi dengan APDESI. Melalui koordinasi yang baik, kami ingin memastikan bahwa para kepala desa memahami regulasi dan tidak ragu untuk berkonsultasi hukum sejak dini. Pencegahan lebih baik daripada penindakan,” tegas Akmal Abbas.

Lebih lanjut, Kepala Kejati Riau juga mengungkapkan rencana strategis dalam memperkuat peran Kejaksaan di tingkat kabupaten se-Provinsi Riau. Kolaborasi antara Kejati Riau dan Kejaksaan Negeri di seluruh kabupaten akan diperkuat untuk mendampingi dan membina pemerintahan desa secara lebih dekat dan responsif.

“Kita akan mendorong Kejaksaan Negeri di setiap kabupaten untuk aktif menjalin komunikasi dengan para kepala desa. Mereka harus menjadi mitra edukatif, bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pembina dan pelindung masyarakat desa,” jelasnya.

Silaturahmi ini diakhiri dengan pemberian cenderamata dan komitmen bersama antara APDESI Riau dan Kejati Riau untuk membentuk forum komunikasi hukum desa, yang melibatkan seluruh Kejaksaan Negeri dan pengurus APDESI di setiap kabupaten. Forum ini diharapkan menjadi ruang konsultasi hukum yang aktif dan solutif bagi desa-desa di Riau.***(rn/rl)

Bupati Kasmarni Berharap Program Konservasi Mangrove Berkelanjutan

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri berharap program Konservasi  Mangrove Berbasis Masyarakat dari Aramco Asia Singapore, supaya dapat melanjutkan programnya ke fase ketiga.

Harapan tersebut disampaikan saat menutup acara Projek Konservasi Mangrove Aramco Asia Singapore fase kedua, Senin 19 Mei 2025, di Sekretariat Kelompok Paghet Seghagah Kelapapati Bengkalis.

Kehadiran Aramco Asia Singapore Patsy Koh dan Manager Forest and Coastal Programe at Global Enviroment Centre GEC Nagarajan Rengasamy bersama rombongan disambut dengan gemuruh kompang, pencak silat dan pantun, yang merupakan adat istiadat serta tradisi masyarakat berjuluk Negeri Junjungan menyambut dan menghormati tamu.

Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis disampaikan Johansyah Syafri mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada pihak Aramco Asia Singapore, Global Environment Centre (GEC), Yayasan Gambut (YG) dan LSM Bahtera Melayu, yang telah peduli terhadap melestarikan lingkungan melalui program Konservasi  Mangrove Berbasis Masyarakat.

Khusus kepada Aramco Asia Singapore, Johan mengucapkan terima kasih telah menjadikan Kabupaten Bengkalis ini sebagai lokasi program Konservasi  Mangrove fase kedua. Setidaknya ada 4 lokasi yang sudah dilakukan konservasi mangrove dari pihak Aramco Asia Singapore.

“Kami sangat menyambut baik dan mendukung program ini, karena memiliki nilai-nilai positif yang bisa diperoleh, baik itu untuk pelestarian lingkungan, pemulihan alam, iklim serta faktor perekonomian masyarakat. Banyak manfaat dari pohon mangrove ini salah satunya menjadi tempat ekosistem hewan-hewan laut seperti kerang, lokan, siput, kepiting dan hewan-hewan lainnya,”ujarnya.

Untuk itu lanjut Johan, perlu adanya sinergi, kolaborasi serta komitmen bersama untuk merawat dan menjaga lingkungan hutan mangrove ini dengan berkelanjutan. Kepada semua pihak  terutama komunitas peduli mangrove yang ada di Kabupaten Bengkalis ini, diminta untuk supaya komitmen melakukan pelestarian hutan mangrove.

Setiap kegiatan konservasi mangrove, mantan Kadis Kominfotik Bengkalis ini meminta kepada semua kelompok komunitas mangrove supaya melibatkan mahasiswa dan siswa, sehingga dapat menambahkan ilmu pengetahuan serta mengedukasi tentang bagaimana cara melestarikan lingkungan.

Selanjutnya Johan juga menjelaskan bahwa lajunya abrasi pantai di pulau Bengkalis ini mencapai 59 hektar pertahun, sedangkan sedimentasinya hanya 16,5 pertahun. Proses sedimentasi akan terbantu apabila pantai-pantai ini dihijaukan dengan taman-taman pohon mangrove.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Aramco Asia Singapore, Global Environment Centre (GEC), Yayasan Gambut (YG) bersama LSM Bahtera Melayu dan juga kelompok mangrove yang ada di Kabupaten Bengkalis yang telah peduli terhadap pemulihan lingkungan,”pungkasnya.

Sementara itu Aramco Asia Singapore Patsy Koh, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis atas dukungan serta menyambut baik kegiatan projek konservasi mangrove di fase kedua ini.

“Kami merasa terhormat atas sambutan hangat dari pemerintah Kabupaten Bengkalis, kehadiran kami disini tidak hanya untuk menutup rangkaian program projek Konservasi Mangrove fase kedua, tetapi kami insya Allah akan melanjutkan program fase ketiga, sesuai dengan permintaan Bupati Bengkalis yang disampaikan pak Johansyah Syafri tadi,” ujarnya.

Selanjutnya Patsy menjelaskan bahwa kehadiran teman-teman dari Aramco Asia Singapore meluncur program ini, bukan hanya untuk menghadapi tantangan dari abrasi pantai, namun juga untuk menambah pemahaman masyarakat bagaimana cara melestarikan lingkungan yang baik dan benar.

Hal senada yang disampaikan Ketua LSM Bahtera Melayu Defitri Akbar bahwa kegiatan konservasi maupun restorasi mangrove yang telah dilakukan kawan-kawan Aramco Asia Singapore, Global Environment Centre (GEC), Yayasan Gambut (YG) hari ini merupakan investasi, yang harus dijaga dan dirawat untuk masa depan para generasi penerus.

“Jadi kalau investasi ini tidak dilanjutkan, didukung atau tidak dijaga maka kegiatan yang kita lakukan ini hanya sia-sia saja. Untuk itu mari kita bersama-sama bersinergi untuk menjaga serta melanjutkan program ini, supaya harapan serta keinginan kita semua untuk mewujudkan lingkungan hijau di Negeri Junjungan tercapai,” ujarnya.**(inf)

Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Tegaskan DPRD Banyak Berikan Masukan ke Pemko

Pekanbaru(SegmenNews.com)- DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna keempat masa persidangan ketiga Tahun 2024/2025 di ruang paripurna, Senin (19/5/2025).

Rapat ini membahas laporan panitia khusus terhadap pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru tahun 2024 dan sekaligus penyampaian keputusan DPRD Kota Pekanbaru tentang rekomendasi terhadap LKPJ Pemko Pekanbaru tahun 2024.

Adapun rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, didampingi tiga wakil lainnya, Tengku Azwendi, Muhammad Dikky Suryadi dan Andry Saputra.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid menyampaikan, DPRD sudah banyak memberikan masukan kepada Pemko, mulai dari permasalahan infrastruktur seperti jalan rusak, masalah sosial dan tingginya tingkat HIV di Kota Pekanbaru.

“Tentu ini menjadi atensi dari kawan-kawan. Kita juga harapkan laporan hari ini, bisa segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Pekanbaru demi perbaikan pelayanan dan arah pembangunan Kota Pekanbaru ke depannya,” ujar Isa.

Rapat ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar. Dalam kesempatan tersebut Markarius mengatakan, Pemko menyambut baik masukan-masukan yang disampaikan. Tentunya akan menjadi catatan dan akan disesuaikan kembali di APBD perubahan dan program pemerintah tahun 2026.

“Tadi ada beberapa hal yang disinggung salah satunya pengelolaan sampah. Terkait dengan open dumping yang masih terjadi sampai hari ini, tentu kami sedang bekerja untuk mempersiapkannya, mudah-mudahan waktu dekat sudah ada solusinya,” katanya.**(galeri)

Wawako Pekanbaru Apresiasi Peran PMP

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar memberikan apresiasi tinggi kepada organisasi Pemuda Maju Pekanbaru (PMP) atas kontribusi nyata dalam menggerakkan peran pemuda untuk pembangunan.

PMP juga merupakan salah satu organisasi yang memberikan dukungan sejak awal pencalonannya bersama Agung Nugroho sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru.

Hal ini disampaikan Markarius dalam acara pelantikan 15 Koordinator Kecamatan PMP periode 2025–2030 di Aula Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pekanbaru, Minggu (18/5/2025).

“Setelah pelantikan ini, saya harap pengurus PMP tidak sekadar aktif di awal lalu hilang tanpa jejak. Di bawah komando Ketua Umum Sanuar Harris Adrian, saya melihat PMP begitu luar biasa aktif dan konsisten,” ujar Markarius.

Sejak awal proses pencalonan, kawan-kawan dari PMP ikut terlibat mendukung dan menyertai perjuangan Agung Nugroho dan Markarius Anwar. Kini, keduanya dipercaya memimpin Pekanbaru.

“Untuk itu, saya secara pribadi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ucap Markarius.

Pemko Pekanbaru terbuka terhadap kritik, saran, dan partisipasi aktif dari organisasi kepemudaan, khususnya PMP. Ia berharap PMP dapat menjadi mitra strategis dalam pembinaan generasi muda.

“Pembinaan anak muda adalah bagian dari misi prioritas kami. Karena itu, kehadiran PMP sebagai organisasi kepemudaan sangat kami harapkan, terlebih dalam menciptakan pemuda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi,” kata Markarius.

Ia juga mendorong PMP untuk bersinergi dengan berbagai elemen kepemudaan lainnya seperti KONI, PSSI, dan KNPI. Organisasi kepemudaan itu tidak bisa bergerak sendiri.

“Harus ada sinergi dengan seluruh organisasi pemuda. Supaya, visi pembangunan yang kita cita-citakan bisa tercapai bersama-sama,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PMP Pekanbaru Sanuar Harris Adrian, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pemuda dalam sejarah bangsa dan pembangunan daerah. Pemuda adalah aset yang tak ternilai.

“Mereka merupakan tonggak kemajuan suatu daerah. Di Pekanbaru, saya yakin pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa bangga melihat antusiasme dan kehadiran berbagai tokoh penting dalam acara pelantikan ini. Ia semakin yakin bahwa organisasi ini akan menjadi wadah yang membanggakan.

Acara pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan gerakan pemuda di Pekanbaru yang tidak hanya aktif secara organisasi. Tetapi, organisasi ini juga diharapkan membawa dampak positif nyata bagi masyarakat dan pembangunan Pekanbaru.***(dmf)

Wabup Bengkalis dan Komandan Lanal Dumai Tanam Mangrove di Pantai Muntai

Bantan(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso bersama Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris didampingi Ketua Cabang 4 Korcab (DJA) Ny Dewi Abdul Haris melaksanakan Gerakan Penanaman 3000 Mangrove di Pantai Raja Kecik, Desa Muntai Barat. Senin, 19 Mei 2025.

Selain menanam pohon mangrove, juga dilakukan penyerahan sembako kepada  warga sebanyak 80 lebih paket sembako, 40 diantaranya dari BAZNAS Kabupaten Bengkalis.

Tak hanya itu, Wabup bersama Komandan Lanal Dumai juga menanam batang ubi kayu di tanah seluas 4 hektar milik kelompok masyarakat setempat guna mendukung upaya ketahanan pangan.

Wabup Bagus Santoso mengucapkan selamat datang kepada Kolonel Haris dan rombongan di Pantai Raja Kecik. Bagus menjelaskan, Bengkalis memiliki bentangan pantai yang sangat panjang, itulah potensi yang dimiliki Kabupaten Bengkalis, namun selain potensi ada pula tantangan yang harus dihadapi yakni abrasi yang cukup parah.

“Kita punya potensi pantai yang luar biasa, seiring dengan itu perairan kita lalu lintasnya juga ramai sehingga membawa dampak alam yakni abrasi. Abrasi tidak hanya kebun yang anjlok ke laut tapi juga pemakaman, sekolah, rumah, lapangan olahraga dan lain sebagainya,” terang Bagus.

Karena itu Wabup Bagus mengajak Komandan Lanal Dumai dan jajarannya untuk sama-sama menjaga laut dengan melestarikan mangrove supaya indah kembali.

“Mari kita membangun pertahanan keamanan maritim kita. Kami Pemkab Bengkalis dan masyarakat siap bersinergi berkolaborasi untuk mendukung program penanaman mangrove dan menjaga pulau ini tetap lestari dan tidak tenggelam di makan abrasi,” ajaknya.

Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris mengajak semua elemen khususnya masyarakat di pesisir pantai untuk bersama-sama memperbaiki kondisi pantai.

“Merusak alam gampang tetapi memperbaiki alam itu mahal. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Kita harus benar-benar sadar peristiwa alam bukan karna alam benci tetapi karena kita yang merusak alam itu,” tegas Kolonel Haris.

Ikut hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, Anggota DPRD Bengkalis Hendra Jeje, Danpos TNI AL Posal Bengkalis Letda Laut (P) Arisman,  Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Johny Cutser, Kakan Kemenag Bengkalis H. Khaidir, Wakil Ketua BAZNAS Bengkalis Edi Suyanto serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bengkalis.***(inf)

Gubernur Riau Luncurkan Program BERMARWAH

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid meluncurkan program Riau BERMARWAH—Bebas, Ringan, Murah, Ramah, Wajar, Adil, dan Hemat—sebagai solusi nyata untuk meringankan beban pajak kendaraan bermotor. Langkah itu menjadi wujud komitmennya sebagai pemimpin yang tanggap terhadap keluhan masyarakat, yang selama ini banyak disuarakan melalui media sosial.

Melalui akun media sosialnya, Wahid membaca satu per satu aspirasi masyarakat. Salah satu komentar berbunyi, “Pak Gub, tolong hapuskan denda pajak kendaraan dan tunggakan, agar beban kami jadi ringan,” tulis salah satu masyarakat.

Bagi Wahid, itu bukan sekadar keluhan, tapi suara hati masyarakat Riau yang harus direspons dengan kebijakan. Sebab ia tak hanya ingin menjadi pendengar, namun hadir sebagai solusi.

“Karena itu, mulai hari ini 19 Mei 2025, kami meluncurkan program BERMARWAH. Ini langkah konkret untuk membantu masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi Riau,” ujar Gubernur, Senin (19/5/2025).

Program ini mencakup beberapa kebijakan utama:

1. Penghapusan denda dan pengurangan pokok pajak kendaraan bermotor yang menunggak.

2. Wajib pajak yang menunggak dua tahun atau lebih cukup membayar pokok satu tahun terakhir dan tahun berjalan.

3. Berlaku untuk kendaraan pribadi, dinas, serta angkutan umum dengan plat BM yang terdaftar di Riau.

4. Kendaraan non-BM yang mutasi masuk ke Riau mendapat diskon 50% pokok pajak pada tahun pertama.

5. Wajib pajak yang tertib selama tiga tahun berturut-turut berhak mendapat potongan 10%, dengan pengajuan permohonan satu bulan sebelum jatuh tempo.

Namun, Wahid menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berlaku untuk kendaraan mutasi keluar, penyerahan pertama, serta kendaraan eks lelang eksekutif.

Program BERMARWAH ini berlaku selama tiga bulan sejak 19 Mei 2025, dan Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkannya sebaik mungkin.

“Ini bukan program biasa. Ini bentuk cinta dan kepedulian kami terhadap masyarakat Riau. Setiap kebijakan kami dasarkan pada kebutuhan rakyat. Saya ingin Riau dibangun dengan kejujuran, transparansi, dan kebersamaan. Mari kita jaga Riau dengan tertib membayar pajak,” tutup Wahid.***(adv)

 

Wakapolres Kuansing jadi Korban Tabrak Lari Balapan Liar

Wakapolres Kuansing jadi Korban Tabrak Lari Balapan Liar

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wakapolres Kuantan Singingi di Provinsi Riau Kompol Novaldi ditabrak saat tertibkan pelaku balapan liar, Akibatnya, perwira menengah dengan pangkat bunga satu itu patah tulang dan dilarikan ke rumah sakit.

Kompol Novaldi megalami patah tulang kaki dan dirujuk di Rumah Sakit Prima Pekanbaru.

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan saat menjenguk Wakapolres Kuansing menyampaikan keprihatinan yang mendalam sekaligus apresiasi atas keberanian dan dedikasinya yang tengah menjalankan tugas demi menjaga ketertiban masyarakat.

Kapolda menegaskan, aksi balap liar adalah pelanggaran serius yang tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga masyarakat umum dan petugas kepolisian. Ia memastikan bahwa Polda Riau dan seluruh jajarannya akan bertindak tegas terhadap segala bentuk aksi ugal-ugalan di jalan raya.

“Jalan raya bukan sirkuit. Siapa pun yang membahayakan keselamatan umum akan kami tindak. Tidak ada toleransi bagi pelaku balap liar yang bersikap brutal dan melawan petugas,” ujarnya.

Meski demikian, Kapolda juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak lagi menjadikan balap liar sebagai bentuk ekspresi diri. Ia membuka ruang dialog untuk mencari solusi bersama, termasuk kemungkinan memfasilitasi wadah resmi penyaluran hobi otomotif secara positif dan terarah.

“Kami tidak menutup mata terhadap potensi anak muda di bidang otomotif. Tapi harus disalurkan di tempat yang benar, bukan di jalan umum. Mari kita jaga keselamatan bersama,” pesannya.

Usai menjenguk, Irjen Herry juga memberikan semangat langsung kepada keluarga dan tim medis yang merawat Wakapolres Kuansing, serta memastikan seluruh kebutuhan perawatan terpenuhi dengan baik.***(rn/mr)

Ketua DPRD Pekanbaru Apresiasi Pelantikan PMP, Dorong Pemuda Jadi Motor Penggerak Kota Berbudaya

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammas Isa memberikan apresiasi atas pelantikan dan pengukuhan 15 Koordinator Kecamatan Pemuda Maju Pekanbaru (PMP) Masa Bakti 2025-2030 di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan (Dispusip) di Jalan Soetomo, Minggu (18/5/2025). Keberadaan PMP diharapkan mampu menjadi mitra strategis Pemko Pekanbaru dalam membangun kota yang maju dan berbudaya.

Muhammad Isa berharap PMP bisa menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan Pekanbaru sebagai kota yang berbudaya. Budaya bukan hanya soal seni, tari, atau musik.

“Budaya adalah kebiasaan. Kami ingin membiasakan hidup bersih, tidak membuang sampah sembarangan, memilah sampah, dan peduli terhadap lingkungan,” jelasnya.

Semenraa itu Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho menyoroti semakin meningkatnya ketertarikan penyelenggara untuk mengadakan berbagai acara berskala nasional dan internasional di Pekanbaru. Menurutnya, hal ini tak lepas dari karakter masyarakat yang ramah dan dukungan pemerintah yang terbuka.

“Event besar hadir di Pekanbaru karena masyarakatnya bersahabat, pemerintahnya suportif, dan antusiasmenya tinggi. Ini harus kita jaga bersama karena dampaknya sangat besar terhadap perputaran ekonomi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Agung juga mendorong pemanfaatan gedung-gedung pemerintah secara maksimal. Ia sengaja memilih Kantor Dispusip sebagai lokasi pelantikan untuk memperkenalkan fasilitas tersebut kepada publik.

“Saya saja, sebelum jadi wali kota, belum pernah ke sini. Semoga dengan kegiatan ini, perpustakaan bisa lebih hidup, bukan hanya tempat baca buku, tapi juga pusat kegiatan literasi dan pengembangan pengetahuan,” harapnya.***(galeri)

Hendry dan Zulmansyah Sepakat Kongres Persatuan PWI Digelar Paling Lambat Agustus 2025

Hendry dan Zulmansyah Sepakat Kongres Persatuan PWI Digelar Paling Lambat Agustus 2025

Jakarta(SegmenNews.com)- Akhirnya, konflik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menemukan jalan ke luar. Kedua pihak yang berkonflik menyepakati masalah yang berlarut di PWI akan diselesaikan melalui Kongres Persatuan yang akan digelar di Jakarta paling telat 30 Agustus 2025.

Kesepakatan itu dicapai melalui negosiasi maraton di Jakarta, Jumat (16/5/2025) malam, antara Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung, Hendry Ch Bangun, dan Ketua Umum PWI hasil Kongres Luar Biasa, Zulmansyah Sekedang.

Hendry terpilih sebagai Ketua Umum PWI melalui Kongres Bandung, 27 September 2023. Kurang dari setahun, awal 2024, PWI dilanda konflik internal, yang berbuntut Kongres Luar Biasa (KLB) di Jakarta, 18 Agustus 2024. KLB PWI memilih Zulmansyah secara aklamasi sebagai Ketua Umum.

Berbagai usaha mediasi dilakukan untuk mendamaikan kedua pihak. Kesepakatan Jumat malam adalah usaha menyelesaikan konflik tersebut.

Kesepakatan tersebut dimediasi oleh Dahlan Dahi, anggota Dewan Pers. Melalui negosiasi yang alot, dalam semangat persahabatan dan rekonsiliasi, Hendry dan Zulmansyah menuangkan poin-poin kesepakatan dalam dokumen bermaterai yang diberi nama “Kesepakatan Jakarta”.

“Semua harus melihat ke depan dengan semangat persatuan,” kata Hendry. “Ini semua untuk mengembalikan PWI yang sempat tertahan program kerjanya akibat perpecahan selama setahun.
PWI dengan anggota 30.000, tersebar di 39 provinsi, dan memiliki anggota bersertifikat sekitar 20.000 ingin terus berkontribusi bagi bangsa dan negara. Dan program peningkatan kompetensi dan kapasitas anggota dapat kembali berjalan baik.”

“Ini hasil yang luar biasa. Sejarah untuk PWI. Semoga PWI kembali guyub dan bersatu sesuai namanya Persatuan Wartawan Indonesia, baik di PWI pusat maupun di daerah.” komentar Zulmansyah.

Kesepakatan Jakarta

Negosiasi berlangsung selama sekitar empat jam, langsung antara Hendry dan Zulmansyah. Dahlan, yang duduk di tengah-tengah kedua tokoh pers itu, menjadi mediator.

Negosiasi berlangsung sangat alot di beberapa poin, disertai debat panas. Namun, beberapa kali terdengar suara tawa yang keras.

“Bang Hendry dan Bang Zul tegas dan konsisten dengan prinsip masing-masing. Tapi kebesaran jiwa dan rasa tanggung jawab yang tinggi untuk pers Indonesia, untuk PWI, menjadi titik temu. Keduanya juga bersahabat. Negosiasi dimulai dari sana,” komentar Dahlan.

Sebelum Hendry dan Zulmansyah bertemu langsung, diskusi mengenai poin-poin krusial sudah dilakukan melalui telepon. Dahlan juga meminta masukan dari tokoh-tokoh senior PWI.

Naskah satu halaman berisi Kesepakatan Jakarta akhirnya ditandatangani jelang tengah malam, diwarnai jabatan tangan dan tawa lepas. Dokumen dikopi tiga rangkap, di atas kertas materai, diteken oleh Hendry dan Zulmansyah serta Dahlan.

Dokumen Kesepakatan Jakarta menyebutkan, kesepakatan dilandasi semangat ketulusan, keikhlasan, dan tanggung jawab sebagai anggota PWI, masyarakat, bangsa, dan negara.

Kedua pihak menyadari konflik PWI harus diselesaikan secepatnya melalui proses rekonsiliasi. “Kami sepakat bahwa proses rekonsiliasi tersebut menjunjung tinggi semangat persahabatan, persaudaraan, saling menghormati, saling menghargai, dan melupakan perbedaan masa lalu, serta fokus ke masa depan,” demikian tertulis dalam Kesepakatan Jakarta.

Dokumen itu juga tegas menyebutkan, konflik akan diselesaikan melalui Kongres Persatuan selambat-lambatnya 30 Agustus 2025 tahun ini. Jakarta disepakati sebagai tempat penyelenggaraan kongres.

Untuk menyelenggarakan Kongres Persatuan, kedua pihak sepakat membentuk panitia bersama, terdiri atas tujuh orang steering committee (OC) yang terdiri atas ketua, wakil ketua, sekretaris, dan empat orang anggota.

Steering Committee (SC) juga akan dibentuk bersama. Terdiri atas masing-masing seorang ketua, wakil ketua, sekretaris, wakil sekretaris, serta masing-masing dua orang bidang persidangan, pendanaan, dan akomodasi.

Kedua pihak akan mengirimkan nama-nama pengurus OC dan SC.

Hendry dan Zulmansyah juga menyepakati poin paling penting, yakni calon ketua umum.

“Seluruh anggota biasa PWI berhak mencalonkan diri menjadi calon Ketua Umum PWI. Bila terdapat hambatan pencalonan karena masalah administratif atau hal lain yang muncul karena konflik PWI, maka hambatan itu akan ditiadakan/dihapuskan melalui mekanisme yang memungkinkan dengan semangat ketulusan, keikhlasan, dan persaudaraan sesuai prinsip-prinsip deklarasi ini,” demikian tertuang dalam Kesepakatan Jakarta.

Hendry dan Zulmansyah setuju untuk menyelesaikan beberapa topik yang belum disepakati secepatnya sebelum Kongres Persatuan digelar.(rl)

Kerajinan Tradisional Bengkalis Tenun Lejo Tampil di Konser Tradisi Malaysia

Bengkalis(SegmenNews.com)- Membanggakan, salah satu kerajinan tradisional masyarakat Negeri Junjungan, yakni tenun lejo atau kain songket dari Kecamatan Bukit Batu dan Bengkalis ditampilkan pada Konser Musik Tradisi Seri Malaya, di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu malam 17 Mei 2025.

“Kita patut bangga, karena tenun lejo atau kain songket merupakan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia turut ditampilkan di ajang tradisi di negeri jiran Malaysia,” ungkap Ketua Desa Wisata Bukit Batu, Juwandi, melalui rilis Ahad 18 Mei 2025.

Konser Musik Tradisi Seri Malaya tahun 2025 di gelar pada 17 Mei 2025, di MaTIC Kuala Lumpur Malaysia, menghadirkan bintang tamu utamanya adalah Rojer Kajol, Kajol Zuraidah, Asmidar, Mikael Noah, Hud Jibrael dan Sekolah Seni Malaysia Kuala Lumpur

Diungkapkan Juwandi,  keberadaan tenun lejo atau kain songket ini adalah identitas bagi masyarakat Riau khususnya Bengkalis dan Bukit Batu. Tenun unik nan bersejarah ini merupakan Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WbTB) sejak tahun 2022.

“Tanah Riau itu gudangnya tenun. Tiap daerah di sana memiliki corak dan karakter kain tenunnya masing-masing. Kain tenun Bukit Batu dan Bengkalis tentu salah satu yang terbaik. Menjadi kebanggaan tersendiri bisa membawa tenun ini ke Malaysia dan disaksikan oleh seluruh seniman dan tokon besar di Malaysia,” ungkap Juwandi

Dijelaskan Juwandi, tenun lejo memiliki filosofi, serta menyangkut aturan adat yang dipercaya secara turun temurun. Bukan hanya coraknya yang indah, tapi nilai yang ada di dalamnya sangat menginspirasi. Kain ini diciptakan tidak serta merta, tapi ada pesan besar yang ingin disampaikan. Semua terakait alam dan manusia. Dari sisi sejarah tenun ini dulunya dari Trengganu Malaysia dan suda ada sejak zaman kerajaan Siak dulu

Artis Rojer Kajol menjelaskan alasan memakai kain tenun Bengkalis dalam konser Seri Melaya sebagai bagian peduli akan tradisi yang sudah ada sejak dulu dan tenun Bengkalis sangat indah dan mewah dengan filosofis di motif kainnya.

“Saye sangat suke dengan kain tenun Bukit Batu dan Bengkalis karena sangat indah dan mewah, saye sampai beli 10 helai dan satunye saya pakai langsung dalam konser tadi malam, terima kasih sahabat dari Bukit Batu sudah berkolaborasi bersama kami”, tutup Rojer.***(inf)