Beranda blog Halaman 107

Pemkab Natuna Terima Deviden Rp 6 Miliar dari BRK Syariah

Natuna(SegmenNews.com)- Bupati Natuna, Cen Sui Lan menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Rapat umum di gelar di Menara Dang Merdu, Gedung Pusat Bank Riau Kepri Syariah, Pekanbaru, Selasa (29/4/2025).

RUPS tersebut diikuti oleh Gubernur, para Bupati, dan Wali Kota dari Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Dalam rapat itu, diputuskan penggunaan laba bersih BRK Syariah tahun 2024 sebesar Rp 350 miliar.

Pemerintah Kabupaten Natuna menerima dana dividen sebesar Rp 6 miliar dan dana CSR Rp601 juta dari Bank Riau Kepri Syariah tahun 2025. Dana tersebut akan dialokasikan untuk peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan UMKM dan masyarakat kurang mampu di Natuna.

Kepada wartawan usai rapat, Bupati Cen mengungkapkan bahwa Kabupaten Natuna merupakan salah satu pemegang saham di BRK Syariah.  Jumlah saham Natuna berada di peringkat ke-9 dari 17 kabupaten/kota di dua Provinsi tersebut.

“Kita mendapatkan dividen sebesar Rp 6,6 miliar dari BRK Syariah. Dana ini akan menjadi bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Natuna,” ujar Bupati Cen.

Menurutnya, dividen tersebut akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Pemkab Natuna akan menyalurkannya untuk pelayanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat kurang mampu, dan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Semua ini untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Bupati Cen menambahkan, penanaman saham di BRK Syariah merupakan langkah strategis Pemkab Natuna untuk memperkuat sumber PAD. Ia menilai sektor jasa keuangan, khususnya BRK Syariah, memiliki prospek cerah dengan market share yang kuat dan captive market yang terus berkembang.

“Bisnis jasa keuangan ke depan semakin profitable. Maka ke depan, portofolio saham Natuna di BRK Syariah akan terus ditingkatkan guna memperkuat PAD serta mewujudkan kemandirian daerah dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Bupati Cen, yang berlatar belakang sebagai seorang entrepreneur.***(rn)

Bupati Anton Pimpin Rakor Pembebasan dan Perlindungan Lahan Pertanian

Rohul(SegmenNews.com)- Rapat koordinasi pembebasan dan perlindungan lahan pertanian dan kondisi sistem irigasi di Kabupaten Rokan Hulu Dipimpin oleh Bupati Rokan Hulu Anton ST, MM yang dilaksanakan di ruang rapat Rumah Dinas Bupati, Rabu (30/04/2025).

Rapat ini diikuti oleh Kepala Dinas Tanaman pangan dan holtikultura Fisman Hendri, S.Hut, Kaban Bappeda Drs. H. Yusmar, M.Si, Kadis Peternakan dan perkebunan CH. Agung Nugroho, Kadis DPKAD Elbizri, Plt. Kadis PUPR H. Zulfikri ST, Plt. Kadis DPMPTSP Munandar, SE, Kabag Hukum Erinaldi, SH, Perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Dirjen Kementerian PUPR, Camat Rambah Samo H. Amri, S.Sos, dan Penyuluh perkebunan, perwakilan Desa desa yang memiliki kawasan sawah yang meliputi air irigasi osaka.

Bupati Rokan Hulu Anton mengatakan salah satu fokus Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran adalah mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan nasional, untuk mendukung program tersebut, dirinya menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan berupaya agar produksi pangan tetap terjaga dan meningkat.

Anton menyebutkan Saat ini banyak lahan pertanian yang sudah di alih fungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit oleh karena itu untuk Menekan alih fungsi sawah di kab. Rokan Hulu Anton menegaskan kepada Dinas DPMPTSP, Camat maupun Pihak Desa agar tidak lagi mengeluarkan surat Izin perubahan fungsi lahan, dan IPPT dari lahan sawah ke fungsi yang lain.

“Kita akan melakukan Pendataan luasan sawah per orang perdesa, jadi kami berharap dari pihak desa bisa mendata berapa luas lahan salah di wilayah nya masing masing dan menyampaikan ke dinas pertanian melalui Camat” ungkapnya.

Selesai pendataan nantinya, Anton mengatakan jumlah penyuluh pertanian akan disesuaikan dengan jumlah luas sawah yang ada, dan Bupati Anton berharap penyuluh pertanian dapat proaktif melakukan pembinaan terhadap petani.

” Jika nanti kita membuat irigasi di atas, maka harus ada pengaturan penggunaan air aliran irigasi untuk sawah, bisa memakai buka tutup aliran irigasi atau mengatur masa tanam, nah, ini yang mengatur atau melakukan pembinaan adalah penyuluh pertanian” ujar nya.

Kemudian terkait Irigasi, Anton akan menugaskan Dinas PUPR dapat mengusahakan Pengelolaan dan perawatan Jaringan irigasi Osaka oleh BWSS III di kecamatan Rambah Samo kabupaten Rokan Hulu yang saat ini dibawah kewenangan Provinsi Riau bisa dialihkan ke daerah, agar pengaliran air ke sawah petani tidak terkendala.

“Tidak bisa kita pungkiri, untuk membuat sawah faktor utama yang sangat penting itu adalah air, oleh karena itu, nanti dinas PUPR bisa berkoordinasi dengan provinsi dan pusat terkait pengelolaan irigasi agar bisa di kelola oleh pemerintah daerah” pungkasnya.

Anton berharap dengan dukungan semua pihak dan support dari OPD terkait serta sosialisasi aktif kepada petani, Para petani padi di Rokan Hulu bisa memiliki penghasilan setara seperti petani sawit.

“Tentunya kita semua harus berusaha semaksimal mungkin agar swasembada Pangan di Rokan Hulu bisa terwujud terutama dalam mendukung program Asta cita pemerintah Pusat, kita buat terobosan atau konsep nya dulu, agar sawah memiliki penghasilan sama dengan petani sawit” tutupnya.***(mr)

Menanti Tersangka Baru Kasus Korupsi Pemotongan GU dan TU Pemko Pekanbaru

graphic segmennews

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Saat ini
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengadili tiga orang tersangka pada kasus dugaan korupsi Ganti Uang Persediaan (GU) dan Tambahan Uang Persediaan (TU) yang bersumber dari APBD/ APBD-P Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2024, di Pengadilan Negeri Kota Pekanbaru.

Mereka adalah, Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, Sekda Indra Pomi dan Plt Kabag Umum, Novin Karmila.

Sementara atas nama Untung yang disebut turut menerima uang sebesar Rp1,6 miliar belum ditetapkan tersangka, ditambah lagi para pejabat pemberi suap atau gratifikasi juga belum satupun ditetapkan sebagai tersangka.

Koordinator Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi, Meyer Volmer Simanjuntak SH, ketika ditemui, transmedia.co, grup SegmenNews.com usai sidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Selasa 29 April 2025 kemarin mengatakan semua nama-nama yang disebutkan pemberi uang dan penerima ada konsekuensinya.

“Dalam dakwaan yang kami sampaikan, ada nama-nama di luar Risnandar, Indra Pomi dan Novin. Itu semuanya ada konsekuensinya kami sebutkan dalam dakwaan. Apakah akan ada tersangka baru? Ikuti terus perkembangannya ya,” ujar Meyer.

Dalam dakwaan dana pemotongan GU dan TU sebesar Rp8.959.095.000 masing masing, Pj Wako Pekanbaru Risnandar Mahiwa menerima Rp2.410.000.000, Sekda Indra Pomi Rp2.912.395.000, Plt Kabag Umum Novin Karmila Rp2.036.700.000 dan Untung sebesar Rp1.600.000.000.

Risnandar Mahiwa dan Indra Pomi juga disebut menerima suap atau gratifikasi mulai dari tas branded, baju dan uang tunai dari sejumlah pejabat kota Pekanbaru.

Pejabat pemberi suap atau gratifikasi. Baca selengkapnya disini>>>>
***(ran)

Jakarta Electric PLN Tumbangkan Jakarta Pertamina Enduro

Jakarta Electric PLN Tumbangkan Jakarta Pertamina Enduro

Semarang(SegmenNews.com)- Jakarta Electric PLN sukses meraih kemenangan perdana di babak Final Four PLN Mobile Proliga 2025 setelah menundukkan Jakarta Pertamina Enduro dengan skor 3-2 pada putaran kedua Final Four PLN Mobile Proliga 2025 yang digelar di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (27/4).

Ketua Umum Jakarta Electric PLN, Arsyadany G. Akmalaputri bersyukur atas kemenangan ini dan mengapresiasi perjuangan yang ditunjukkan oleh seluruh pemain.

“Kami mengapresiasi seluruh pemain yang hari ini menunjukkan mental juara. Mereka bangkit setelah hasil kurang maksimal di putaran pertama, dan membuktikan bahwa Jakarta Electric PLN selalu punya semangat untuk menang,” ucap Arsyadany.

Pelatih Kepala Jakarta Electric PLN, Chamnan Dokmai menyampaikan bahwa sejak awal dirinya meminta seluruh pemain untuk menjaga fokus agar meraih kemenangan.

“Di putaran pertama Final Four kita tampil kurang baik. Saya hanya minta ke seluruh pemain untuk tampil maksimal hari ini, dan akhirnya kami bisa menang,” ungkap Chamnan.

Ia menambahkan, kemenangan ini penting untuk mengembalikan kepercayaan diri anak asuhnya untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Peluang kami lolos ke Grand Final memang sangat kecil, karena harus sapu bersih sisa laga dan bergantung pertandingan lain. Tapi selama masih ada kesempatan kita terus harus berjuang,” ucap Chamnan.

Pada awal set pertama, Jakarta Electric PLN unggul 4-0 setelah Jakarta Pertamina Enduro kesulitan dalam melakukan penerimaan bola pertama. Jakarta Electric PLN terus menjaga keunggulan, melalui smash Polina Shemanova membuat tim memimpin skor 8-3 pada _technical time out_ pertama.

Permainan agresif Jakarta Electric PLN terus berlanjut hingga _technical time out_ kedua. Servis Ersandrina Devega tidak mampu diterima dengan baik, membuat Jakarta Electric PLN unggul 16-11. Akhir set pertama ditutup dengan smash keras dari Agustin, mengantar Jakarta Electric PLN menang 25-21.

Pada set kedua, Jakarta Electric PLN tetap mendominasi. Smash keras dari Kelsey Robinson Cook membuat tim unggul 9-6. Tak lama, block dari Polina Shemanova menambah keunggulan menjadi 15-10. Jakarta Electric PLN terus menjaga ritme dan kembali menutup set kedua dengan kemenangan 25-21 melalui smash keras Polina Shemanova.

Masuk set ketiga, pertandingan mulai berjalan lebih ketat. Jakarta Pertamina Enduro mulai tampil stabil dan unggul tipis 7-8 di _technical time out_ pertama lewat smash Junaida Santi. Memasuki pertengahan set ketiga, Jakarta Electric PLN kehilangan fokus dan tertinggal 7-13. Di akhir set, smash cepat dari Asih Titi mengantarkan Jakarta Pertamina Enduro unggul dengan skor 19-25.

Set keempat berlangsung sengit. Smash Kelsey Robinson Cook membawa Jakarta Electric PLN memimpin pada _technical time out_ pertama dengan skor 8-7 dan konsisten unggul pada _technical time out_ kedua dengan skor 16-14 melalui smash keras dari Polina Shemanova. Namun, Jakarta Pertamina Enduro berhasil menyusul dan menutup set keempat dengan kemenangan 23-25 lewat smash keras dari Junaida Santi.

Pada awal set kelima, Jakarta Electric PLN mampu tampil lebih dominan. Smash Polina Shemanova membawa tim unggul 8-4. Selanjutnya, Smash keras Kelsey Robinson Cook menutup pertandingan untuk kemenangan Jakarta Electric PLN dengan skor 15-8.

Pada pertandingan selanjutnya, Jakarta Electric PLN akan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada Kamis (1/5) dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia pada Sabtu (3/5) di GOR Sritex, Solo, Jawa Tengah. Bagi pecinta voli yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung, tiket tersedia di aplikasi PLN Mobile.***(rl)

Kurang kerjaan, Pria Ini Ditangkap Gegara Kirim Foto Kemaluan ke Istri Orang

Kunto Darussalam(SegmenNews.com) – Seorang pemuda berinisial YAS (28) mengirimkan foto kemaluan melalui whatsApp kepada seorang wanita berinisial R yang merupakan istri orang.

Akibat perbuatannya, YAS diamankan tim Reskrim Polsek Kunto Darussalam bersama barang bukti satu unit handphone android, dan Screen shoot gambar pornografi, Senin (28/4/25) kemarin.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Kunto Darussalam AKP Dadan Wardan Sulia mengatakan kejadian bermula adanya nomor WhatsApp yang masuk dan melakukan chat WA ke handphone milik R istri dari DFH.

Saat itu, Handphone milik R di pegang oleh DFH sang suami, ia terkejut melihat foto yang di kirim kan tersebut adalah foto kemaluan seorang laki-laki. Kemudian membalas pesan Whatshap tersebut apa maksud dan tujuan nya mengirimkan foto tersebut. Dalam pesan tersebut suami R kemudian juga membalas, mengatakan sebagai suami si pemilik handphone ini.

“Namun, pelaku YAS malah menantang suami R untuk bertemu dan mengirimkan share lokasi yang mengarah ke Pecandang Kelurahan Kota Lama,” jelas Kapolsek Kunto, Rabu (30/4/25).

Lanjut Kapolsek, DFH suami R menemukan seorang lelaki yang mengirimkan foto tak senonoh ke istrinya didalam rumah yang serupa dengan foto yang dikirim pelaku. Kemudian, DFH suami R membawa pelaku YAS ke Polsek Kunto Darussalam untuk di proses lebih lanjut.

“Pelaku beserta barang bukti berupa satu unit handphone android, dan screen shoot gambar pornografi. Pelaku akan di peoses sesuai dengan hukum yang berlaku tentang Tindak Pidana Pornografi dan Informasi Elektronik,” tutup Kapolsek.***(rn)

BRK Syariah Bagikan Deviden Rp229 Miliar dari Laba Bersih 2024

Pekanbaru(SegmenNews.com)– PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah mencatatkan kinerja keuangan yang semakin membaik sepanjang tahun 2024.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar pada Senin (28/4), manajemen memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp229 miliar dari total laba bersih tahun buku 2024 yang mencapai Rp339 miliar.

Keputusan ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya, di mana dividen yang dibagikan sebesar Rp191 miliar dari laba bersih Rp283 miliar pada 2023. Kinerja keuangan yang positif ini menjadi bukti transformasi BRK Syariah setelah konversi menjadi bank syariah.

RUPS dan RUPS LB dipimpin langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dan berlangsung selama 8 jam 30 menit di Ballroom Menara Dang Merdu, BRK Syariah. Acara dimulai pukul 15.00 WIB, sempat diskors untuk salat magrib dan makan malam pada pukul 18.00 WIB, lalu dilanjutkan hingga selesai pada pukul 23.30 WIB.

Rapat ini dihadiri oleh 21 pemegang saham yang berasal dari Pemerintah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau serta pemerintah kota/kabupaten di wilayah tersebut. Selain itu, turut hadir seluruh Direksi BRK Syariah, Komisaris Independen, Dewan Pengawas Syariah, serta sejumlah pejabat dari lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Lima Agenda RUPS Tahunan 2024 RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 membahas lima agenda penting, yaitu persetujuan laporan tahunan perseroan, penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2024, penetapan remunerasi bagi pengurus dan Dewan Pengawas Syariah, persetujuan dana pembinaan kemitraan untuk tahun 2025, dan pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun 2025.

Empat Agenda RUPS Luar Biasa Sementara itu, RUPS LB menetapkan empat agenda utama, yakni persetujuan perubahan anggaran dasar perseroan, penyerahan kewenangan kepada Gubernur Riau sebagai pemegang saham terbesar untuk menentukan jabatan pengurus dan dewan pengawas syariah, persetujuan rencana tambahan modal setor tahun 2025, dan emberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk membuat akta pencatatan tambahan modal dari pemegang saham.

Rapat ini dihadiri oleh 21 pemegang saham yang berasal dari Pemerintah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau serta pemerintah kota/kabupaten di wilayah tersebut. Selain itu, turut hadir seluruh Direksi BRK Syariah, Komisaris Independen, Dewan Pengawas Syariah, serta sejumlah pejabat dari lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Lima Agenda RUPS Tahunan 2024 RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 membahas lima agenda penting, yaitu persetujuan laporan tahunan perseroan, penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2024, penetapan remunerasi bagi pengurus dan Dewan Pengawas Syariah, persetujuan dana pembinaan kemitraan untuk tahun 2025, dan pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun 2025.

Empat Agenda RUPS Luar Biasa Sementara itu, RUPS LB menetapkan empat agenda utama, yakni persetujuan perubahan anggaran dasar perseroan, penyerahan kewenangan kepada Gubernur Riau sebagai pemegang saham terbesar untuk menentukan jabatan pengurus dan dewan pengawas syariah, persetujuan rencana tambahan modal setor tahun 2025, dan emberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk membuat akta pencatatan tambahan modal dari pemegang saham.***)rll)

VIDEO: Pj Wako Risnandar Terima Gratifikasi Rp906 juta, Indra Pomi Rp1,2 M

VIDEO: PJ WAKO PEKANBARU RISNANDAR DAN INDRA POMI

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pengadilan Negeri Pekanbaru menggelar sidang perdana terdakwa mantan pj walikota pekanbaru Risnandar Mahiwa dan Sekda Indra Pomi, Selasa 29 April 2025.

Mereka didakwa korupsi dana uang persediaan Ganti Uang dan tambahan uang persediaan pada Bagian Umum Setda Kota Pekanbaru sebesar Rp8,9 miliar.

Risnandar Mahiwa dan Indra Pomi Nasution, juga didakwa menerima gratifikasi dari sejumlah ASN, mulai dari tas branded hingga uang tunai kurun waktu April hingga November 2024.

Risnandar menerima gratifikasi sebesar Rp906 juta. Indra Pomi Nasution menerima Rp1,2 miliar.

Risnandar Mahiwa menerima gratifikasi dari Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup, melalui Tengku Ahmad Reza Pahlevi sebesar Rp5 juta. Bulan April dari Mardiansyah, Kadis Perkim Kota Pekanbaru melalui M Revaldi sebesar Rp50 juta diterima di parkiran rumah dinas walikota Pekanbaru.

Kemudian, bulan Juni dari Zulhelmi, Kadis Perindag Kota Pekanbaru melalui Nugroho di Mall Pelayanan Publik Rp10 juta, tas merek Bally seharga Rp8 juta diberikan di rumah dinas walikota dan uang Rp20 juta dan uang Rp50 juta diserahkan pada bulan November di rumah dinas walikota.

Kemudian dari Yulianis, Kepala BPKAD Kota Pekanbaru pada bulan Juli sebesar Rp50 juta, bulan September Rp25 juta diserahkan melalui ajudan Untung di rumah dinas walikota sebesar Rp25 juta. Kemudian bulan November sebesar Rp100 juta melalui Untung, diserahkan di rumah dinas walikota.

Selanjutnya, diterima dari Alek Kurniawan, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru, dua baju kemeja seharga Rp2,5 juta pada bulan Juli, kemudian uang Rp40 juta diserahkan melalui Untung di rumah dinas walikota.

Kemudian menerima dari Sekda Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution sebesar Rp150 juta yang diserahkan melalui M Rivaldo di rumah dinas walikota. Dan pada bulan November Rp200 juta diserahkan di Mall Pelayanan Publik.

Kemudian menerima dari Yuliarso, Kadis Perhubungan Kota Pekanbaru Rp10 juta, bulan September Rp15 juta di Kantor Walikota, dan bulan September Rp15 juta diserahkan melalui Untung di rumah dinas walikota.

Dan terakhir diterima Rp100 juta dari Edwariansyah, Kadis PUPR Kota Pekanbaru.

Sementara gratifikasi sebesar Rp1,2 miliar yang diterima terdakwa Indra Pomi Nasution, berasal dari Hariadi, Kabag Umum melalui ajudan Sekda sebesar Rp50 juta, diserahkan pada bulan Februari di Toko Baju Martin.

Bulan Maret Rp50 juta dan bulan April Rp200 juta diserahkan di Toko Baju Martin. Kemudian pada bulan Mei Rp100 juta diserahkan di kantor DPRD Pekanbaru, Juni Rp200 juta, Juli Rp200 juta dan Agustus Rp200 juta di Toko Baju Martin.

Kemudian dari Zulhelmi Arifin Kadis Perindag sebesar Rp5 juta di ruang Sekda. Dari Yulianis Rp50 juta, bulan September Rp20 juta, Oktober Rp30 juta dan November Rp20 juta. Kemudian terima dari Martin Manurung, Kabid di Dinas Perkim Rp10 juta, bulan Juli Rp10 juta dan Oktober Rp5 juta.

Kemudian dari Alex Kurniawan, Kadis Pendapatan Kota Pekanbaru Rp10 juta diserahkan di ruang Sekda. Dari Zulfahmi Adrian, Krpala Satpol PP Kota Pekanbaru Rp6 juta yang diterima pada bulan Agustus. Dan terakhir dari Yuliarso, Kadis Perhubungan Kota Pekanbaru sebesar Rp50 juta

Uang gratifikasi yang diterima oleh terdakwa Risnandar Mahiwa dan Indrapomi Nasution ini tidak pernah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, sesuai UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.**(ran)

Pemkab Bengkalis Segera Atasi Harga Bawang dan Cabai Merah Melonjak Naik

Bengkalis(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bengkalis segera mengambil Langkah cepat dan strategis penyebab terjadinya kenaikan harga bawang merah dan cabai merah di Negeri Junjungan.

Hal tersebut ditegaskannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Inflasi secara zoom metting bersama Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Komjen Pol Tomsi Tohir. Senin, 28 April 2025 bertempat di Ruang Rapat Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis.

Berdasarkan materi yang disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini, kenaikan IPH tertinggi pada minggu ke empat bulan April terjadi di Pulau Sumatera, tepatnya di Kabupaten Bengkalis dengan nilai IPH mencapai 5,09 persen.

Adapun komoditas yang mendorong kenaikan IPH tersebut di Bengkalis, antara lain, cabai merah (2,9850), cabai rawit (1,3418) dan bawang merah (0,4239).

Dengan kenaikan tersebut Kabupaten Bengkalis menempati komoditas penyumbang andil kenaikan IPH ke dua diantara Kabupaten/Kota yang ada di Pulau Sumatera.

“Kami minta kepada TPID dan dinas terkait yang IPH-nya naik tadi supaya mencermati kenapa kenaikan itu bisa terjadi, segera cek kelapangan dan carikan Solusi secepatnya ,” pinta Bagus.

Lebih lanjut Bagus mengungkapkan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Bulan April minggu ke dua di Bengkalis mengalami peningkatan sebesar 4,90 persen. Berdasarkan hasil pemantauan BPS pada Bulan Maret minggu ketiga sebesar 4,76 persen.

Kita menyadari tambah Bagus, transportasi menjadi kendala utama yang berdampak pada meningkatnya harga kebutuhan pokok seperti cabai merah, bawang putih dan bawang merah di Kabupaten Bengkalis, karena kebutuhan bahan pokok tersebut datangnya dari luar daerah seperti dari Bukit Tinggi dan Kota Medan.

“Kami juga berharap kepada Dinas Perhubungan untuk mengelola jaminan transportasi barang pokok baik masuk maupun keluar Pulau Bengkalis”, pinta Bagus.

Kemudian Bagus juga memberikan intruksi kepada Anggota TPID untuk selalu mengikuti Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) yang diselenggarakan setiap minggu, karena sampai saat ini tingkat partisipasi TPID sangat rendah.

“Saya akan selalu memantau dan meminta laporan peserta yang mengikuti rapat, siapa yang tidak hadir akan ketahuan. Ini komitmen kami bersama Bupati Kasmarni untuk selalu menjaga Kabupaten Bengkalis dari terjadinya inflasi”, tegasnya.

Hadir mengikuti Rakorpusda tersebut Dandim 0303/Bengkalis diwakilkan oleh Pasi Pers Lettu Inf Ucok Doni Samosir, Sekretaris Dishub Alhamidi serta anggota TPID Kabupaten Bengkalis.***(imam/hm)

UMKM Disabilitas Riau Semakin Berdaya

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menunjukkan komitmen kuat dalam memberdayakan kelompok masyarakat rentan, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penyandang disabilitas. Sebuah langkah signifikan terwujud melalui fasilitasi kemitraan antara 53 UMKM disabilitas dengan delapan pelaku usaha besar di Bumi Lancang Kuning.

Kolaborasi strategis ini tidak hanya memberikan angin segar bagi keberlangsungan usaha para penyandang disabilitas, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi 184 individu. Lebih dari sekadar mempertemukan UMKM dengan perusahaan besar, Pemprov Riau menggandeng berbagai lembaga negara untuk memberikan dukungan komprehensif.

Bank Indonesia (BI), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), Kementerian Agama Wilayah Riau, dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Wilayah Riau turut hadir memberikan legalitas usaha dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada UMKM disabilitas. Langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi dan memberdayakan kelompok masyarakat yang seringkali terpinggirkan.

Penandatanganan perjanjian kerja sama yang bersejarah ini berlangsung di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, Selasa (29/4). Kepala DPMPTSP Riau, Helmi D, secara langsung menyaksikan momen penting ini. Beliau menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan yang menjadi perhatian khusus Gubernur Riau.

“Alhamdulillah, pada hari yang berbahagia ini, kita bersama dengan berbagai instansi terkait telah melaksanakan pemberian legalitas UMKM disabilitas, penyerahan HAKI, serta penandatanganan kesepakatan kemitraan antara pelaku usaha besar dan UMKM,” ungkap Helmi dengan penuh semangat.

Beliau menekankan bahwa inisiatif ini adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat rentan, marginal, dan penyandang disabilitas. “Perhatian dan pemberdayaan usaha mereka menjadi aksentuasi utama Bapak Gubernur Riau,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Helmi merinci bahwa 53 UMKM disabilitas telah berhasil memperoleh legalitas usaha, HAKI, serta menjalin kemitraan yang produktif dengan delapan perusahaan besar. Nilai total dari kemitraan ini mencapai angka yang cukup signifikan, yaitu Rp309.750.000, dan secara langsung menciptakan 184 lapangan kerja baru.

Helmi menegaskan bahwa pemberdayaan usaha bagi masyarakat rentan merupakan prioritas utama Gubernur Riau. Kegiatan ini menjadi manifestasi nyata dari kepedulian pemerintah daerah dan sektor swasta terhadap kelompok masyarakat disabilitas.

“Jadi, kesetaraan dan keadilan harus menjadi perhatian kita bersama. Pemerintah dan dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk hadir dan mendukung kelompok-kelompok rentan dan disabilitas,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Helmi juga menyampaikan capaian yang lebih luas dalam tiga tahun terakhir. Sebanyak 950 UMKM di Riau telah berhasil bermitra dengan 48 pelaku usaha besar, dengan total nilai kesepakatan yang mencapai Rp37,7 miliar.

Kerja sama ini juga berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja, dengan terciptanya 2.606 lapangan kerja. Helmi menyoroti ketahanan UMKM saat pandemi Covid-19 melanda, di mana banyak usaha besar mengalami kesulitan, namun UMKM justru mampu bertahan. Hal ini semakin menguatkan perhatian Pemprov Riau terhadap pengembangan UMKM dan penyerapan tenaga kerja di sektor ini.

Helmi juga memberikan apresiasi kepada berbagai lembaga pemerintah di Riau yang telah memberikan dukungan signifikan dalam pemberdayaan dan pengembangan produk UMKM. Beliau menyebutkan peran penting BI dalam memberikan pembinaan, BBPOM dalam pelayanan Standar Nasional Indonesia (SNI), Kementerian Agama dalam layanan sertifikasi halal, dan Kementerian Hukum dalam layanan HAKI.***(mr)

Peduli Infrastruktur, Pemprov Riau Perbaiki Jembatan di Inhu

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menunjukkan keseriusannya dalam menangani infrastruktur yang krusial bagi masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah IV bergerak cepat melakukan perbaikan Jembatan Sei Sekayan Deras yang terletak di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Langkah sigap ini merupakan respons langsung atas perhatian dan instruksi Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid, terkait kondisi infrastruktur jembatan di wilayah tersebut.

Sebelumnya, kepedulian Gubri Abdul Wahid terhadap infrastruktur daerah dibuktikan dengan peninjauan langsung ke lokasi Jembatan Sei Sekayan Deras. Dalam kunjungannya, beliau mendapati adanya kerusakan signifikan pada bagian jalan pendekat (oprit) jembatan yang disebabkan oleh abrasi Sungai Indragiri. Kondisi ini tentu mengkhawatirkan karena jembatan tersebut merupakan jalur vital bagi mobilitas masyarakat dan perekonomian di wilayah Inhu dan sekitarnya.

Menindaklanjuti temuan dan arahan tegas dari Gubernur, Dinas PUPR-PKPP Riau melalui UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV segera mengambil tindakan konkret. Perbaikan Jembatan Sei Sekayan Deras yang berlokasi di Desa Teluk Sungkai, yang merupakan bagian dari ruas jalan provinsi, pun langsung dikebut. Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV, Dinas PUPR-PKPP Riau, Ludfi Hardi ST MT, menjelaskan detail penanganan yang sedang berlangsung.

“Jembatan Sei Sekayan Deras saat ini dalam tahap pekerjaan perbaikan yang intensif. Sebagai langkah awal penanganan dan perbaikan jembatan yang mendesak ini, kami telah mendatangkan berbagai material penting seperti Spun Pile, Pipa Baja, dan Sheet Pile ke lokasi,” ungkap Ludfi Hardi.

Material-material tersebut memiliki peran krusial dalam proses perbaikan struktur jembatan yang terdampak abrasi. Lebih lanjut, Ludfi Hardi menerangkan bahwa tahapan awal perbaikan difokuskan pada pembangunan jembatan sementara yang kini telah rampung.

“Jembatan sementara sudah berhasil kami selesaikan. Saat ini, pekerjaan dilanjutkan dengan pembongkaran struktur beton lama yang mengalami kerusakan akibat gerusan Sungai Indragiri,” terangnya, menggambarkan progres yang telah dicapai tim di lapangan.***(adv)